• Tidak ada hasil yang ditemukan

BANDAR UDARA DI PANIMBANG PANDEGLANG BANTEN DENGAN PENDEKATAN WAYFINDING.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BANDAR UDARA DI PANIMBANG PANDEGLANG BANTEN DENGAN PENDEKATAN WAYFINDING."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Konsep Perencanaan dan Perancangan

Bandar Udara di Panimbang Pandeglang Banten

dengan Pendekatan

Wayfinding

Disusun oleh :

Anggraeni Budi Kusriarti

I0212013

Dosen Pembimbing :

Ir. Hadi Setyawan, M.T

Ir. Edi Pramono Singgih, M.T

Program Studi Arsitektur

Fakultas Teknik

Universitas Sebelas Maret

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkat serta rahmat

dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir Prodi

Arsitektur Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UNS.

Dalam penyususnan tugas akhir ini penulis mendapat bantuan baik berupa

sumber data, bimbingan, dan saran-saran dari berbagai pihak. Untuk itu pada

kesempatan ini perkenankan penulis untuk menyampaikan terima kasih.

1.

Allah SWT atas karunia dan Ridho-Nya.

2.

Keluarga yang saya cintai Mama, Papa, Mas Arif, Mbak Wida, Mbak Ayu,

Mbak Andri, dan Ozi. Terima kasih atas dukungan baik moral maupun

material.

3.

Tri Joko Daryanto, S.T, M.T, selaku pembimbing akademik

4.

Ir. Hadi Setyawan, M.T, selaku pembimbing tugas akhir

5.

Ir. Edi Pramono Singgih, M.T, selaku pembimbing tugas akhir

6.

Teman-teman arsitektur 2012 yang saya cintai

7.

Serta semua pihak yang terlibat dalam penyusunan tugas akhir

Akhirnya penulis menyadari bahwa tugas akhir ini masih jauh dari sempurna.

Penulis hanya berharap semoga tugas akhir yang telah disusun ini menjadi hal yang

berguna dan bermanfaat.

Surakarta, Desember 2016

(4)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR SKEMA ... ix

BAB I

1.1. Pengertian Judul ... 1

1.2. Latar Belakang ... 2

1.3. Tujuan dan Sasaran ... 8

1.4. Permasalahan dan Persoalan ... 8

1.5. Lingkup dan Batasan Pembahasan ... 10

1.6. Metoda Pembahasan... 11

1.7. Sistematika Penulisan ... 16

1.8. Originalitas ... 17

1.9. Kerangka Pikir ... 18

BAB II

2.1. Bandar Udara ... 19

2.2. Hubungan Daerah Terminal dengan Landasan Pacu ... 29

2.3. Terminal Bandara Udara ... 43

2.4. Preseden ... 73

BAB III

3.1. Pengertian

Wayfinding

... 78

3.2. Variabel Utama dalam

Wayfinding

... 81

3.3. Strategi dalam Penerapan

Wayfinding

... 81

3.4. Faktor Utama dalam Penerapan

Wayfinding

dalam Arsitektur ... 83

(5)

3.7. Kesimpulan Tinjauan

Wayfinding

... 89

BAB IV

4.1. Provinsi Banten ... 91

4.2. Kabupaten Pandeglang ... 95

4.3. Kecamatan Panimbang ... 103

BAB V

5.1. Pengorganisasian Ruang ... 107

5.2. Pola Sirkulasi ... 107

5.3. Pendekatan Kebutuhan Ruang pada Terminal Penumpang ... 112

5.4. Perhitungan Besaran Ruang pada Bangunan Terminal Bandar

Udara ... 113

5.5. Analisis Site ... 120

5.6. Analisis Konsep Zoning ... 131

5.7. Analisis Konsep Arsitektural Bangunan ... 133

5.8. Analisis Sistem Utilitas Bangunan ... 139

BAB VI

6.1 Konsep Besaran Ruang ... 156

6.2 Konsep Programatik ... 158

6.3 Konsep Sirkulasi Pencapaian ... 162

6.4 Konsep Matahari dan Angin ... 163

6.5 Konsep Kebisingan ... 164

6.6 Konsep View dan Orientasi ... 165

6.7 Konsep Gubahan Massa ... 166

6.8 Konsep Struktur dan Bahan Material ... 166

6.9 Konsep Sistem Utilitas Bangunan ... 168

DAFTAR PUSTAKA ... 172

(6)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1-1. Rencana Induk pembanguan KEK Tanjung Lesung Tourism (BWJ) ... 3

Gambar 1-2 Peta letak KEK Tanjung Lesung dan infrastruktur ... 6

Gambar 2-1. Karakteristik Pesawat Udara ... 25

Gambar 2-2. Konfigurasi Landasan Pacu Tunggal ... 30

Gambar 2-3. Konfigurasi Landasan Pacu Paralel ... 31

Gambar 2-4. Konfigurasi Landasan Pacu Paralel Bergeser ... 31

Gambar 2-5. Konfigurasi Landasan Pacu V Terbuka ... 32

Gambar 2-6. Jenis Apron Sistem Linier... 34

Gambar 2-7. Contoh Apron Sistem Linier pada Bandara ... 34

Gambar 2-8. Jenis Apron Sistem Dermaga ... 35

Gambar 2-9. Contoh Apron Sistem Dermaga pada Bandara ... 35

Gambar 2-10. Jenis Apron Sistem Satelit ... 35

Gambar 2-11. Contoh Apron Sistem Satelit pada Bandara ... 35

Gambar 2-12. Jenis Apron Sistem Transporter pada Bandara ... 36

Gambar 2-13. Kombinasi Beberapa Jenis Apron ... 36

Gambar 2-14. Tipe Parkir Nose in ... 39

Gambar 2-15. Tipe Parkir Angled Nose in ... 39

Gambar 2-16. Tipe Parkir Angled Nose out ... 40

Gambar 2-17. Tipe Parkir Sejajar ... 40

Gambar 2-18. Ketentuan dalam Manuver Pesawat ... 41

Gambar 2-19. Apron yang Bersampingan dalam Satu Lantai ... 41

Gambar 2-20. Apron yang Bersampingan dalam Dua Lantai ... 42

Gambar 2-21. Apron yang Diletakkan secara Vertikal ... 42

Gambar 2-22. Apron yang Diletakkan secara Segregasi Vertikal ... 43

Gambar 2-23. Arus Pergerakan Penumpang dan Bagasi ... 45

Gambar 2-24 Blok tata ruang domestik ... 47

Gambar 2-25. Sirkulasi penumpang ... 47

Gambar 2-26 Bandara Soekarno Hatta ... 73

Gambar 2-27 Pembagian area publik, semi steril, dan steril di Bandara Soekarno Hatta 74 Gambar 2-28 Arah masuk dan keluar penumpang Bandar Udara Soekarno Hatta ... 74

Gambar 2-29 Bandar Udara Cangi Singapura ... 75

Gambar 2-30 Pembagian area publik, semi steril, dan steril Bandar Udara Changi ... 75

Gambar 2-31 Arah Masuk dan Keluar penumpang Bandar Udara Cangi... 76

Gambar 2-32 Bandar Udara Internasional Svarnabhumi di Bangkok... 76

Gambar 2-33 Pembagian area publik, semi steril, dan steril Bandar Udara Svarnabhumi 77 Gambar 2-34 Arah masuk dan keluar penumpang Bandar Udara Svarnabhumi ... 77

Gambar 4-1. Peta Provinsi Banten ... 91

Gambar 5-1 Analisis Sirkulasi Pencapaian ... 123

Gambar 5 2 Orientasi ... 124

Gambar 5-3 Situasi Lingkungan Sekitar Site ... 125

(7)

Gambar 5-6. Alternatif Penggunaan Vegetasi ... 127

Gambar 5-7. Kekurangan Penggunaan Vegetasi menghalangi Sinyal ... 128

Gambar 5-8. Alternatif Penggunaan Material Akustik ... 129

Gambar 5-9 Analisis Matahari ... 129

Gambar 5-10 Gambaran Sinar Matahari ... 130

Gambar 5-11 Analisis Angin ... 130

Gambar 5-12 Analisis Zoning ... 132

Gambar 5-13 Analisis Zoning Horizontal ... 132

Gambar 5-14 Analisis Zoning Vertikal ... 133

Gambar 5-15 Proses Gubahan Massa Bangunan ... 134

Gambar 5-16 Pondasi Bored Pile ... 136

Gambar 5-17 Hollow structural section ... 137

Gambar 5-18 Struktur rangka ruang ... 138

Gambar 5-19 Sistem distribusi air downfeed ... 140

Gambar 5-20 Sistem penangkal petir Thomas ... 151

Gambar 5-21 Sistem penangkal petir prevector ... 151

Gambar 5-22 Sistem penangkal petir konvensional / Franklin ... 152

Gambar 5-23 Sistem penangkal petir faraday ... 152

Gambar 5-24 Sistem keamanan X-Ray ... 153

Gambar 5-25 Sistem keamanan Walk through metal detector ... 154

Gambar 5-26 Sistem keamanan Hand hold metal detector ... 154

Gambar 5-27 Sistem keamanan CCTV ... 155

Gambar 6-1 Hubungan Ruang Terminal ... 159

Gambar 6-2 Konsep penzoningan terminal bandara (Horizontal) ... 160

Gambar 6-3 Konsep penzongan terminal bandara (vertikal) ... 160

Gambar 6-4 Organisasi Ruang Keberangkatan ... 161

Gambar 6-5 Organisasi Ruang Kedatangan ... 162

Gambar 6-6 Konsep Entrance ... 163

Gambar 6-7. Penggunaan Material Kaca pada Bangunan ... 164

Gambar 6-8 Konsep View dan Orientasi ... 165

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel 1-1 Tahapan Pembangunan KEK Tanjung Lesung... 4

Tabel 1-2 Jumlah wisatawan Provinsi Banten tahun 2013 ... 5

Tabel 1-3 Prakiraan Permintaan Jasa Angkutan Udara Bandar Udara Baru di

Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ... 7

Tabel 1-4 Metode Program Arsitektur ... 15

Tabel 1-5 Judul Tugas Akhir di Arsitektur UNS ... 17

Tabel 2-1. Kriteria Klasifikasi Bandar Udara ... 23

Tabel 2-2. Pembagian bandara berdasarkan kapasitas orang/tahun ... 23

Tabel 2-3. Karakteristik Pesawat ... 26

Tabel 2-4. Kebutuhan Air untuk PKP-PK ... 58

Tabel 2-5. Ukuran Kabin... 64

Tabel 2-6. Luasan Ruang Penunjang ... 71

Tabel 2-7 Perhitungan Kebutuhan Ruang Terminal Penumpang ... 71

Tabel 4-1 Luas Wilayah Adminitrasi Per-Kecamatan Kabupaten Pandeglang .... 96

Tabel 4-2 Jumlah Penduduk Kabupaten Pandeglang Tahun 2012 ... 99

Tabel 4-3 Panjang Jalan Menurut Janis Permukaan Jalan Per Kecamatan Tahun

2012 ... 101

Tabel 4-4 Jumlah kepala keluarga dan jumlah penduduk tahun 2008 ... 104

(9)

DAFTAR SKEMA

Skema 5-1 Sirkulasi Keberangkatan Penumpang ... 108

Skema 5-2 Sirkulasi Kedatangan Penumpang ... 109

Skema 5-3 Sirkulasi Bagasi Keberangkatan dan Kedatangan ... 109

Skema 5-4 Sirkulasi Pengelola Terminal Penumpang ... 110

Skema 5-5 Sirkulasi Karyawan Maskapai Penerbangan ... 110

Skema 5-6 Sirkulasi Staff Ground Handling ... 111

Skema 5-7 Sirkulasi Pengelola Komersial ... 111

Referensi

Dokumen terkait

Pada dasarnya, para pegiat ilmu falak FPI yang terkumpul dalam Lajnah Falakiyah FPI sudah mengenal berbagai metode hisab rukyat penentuan awal bulan Kamariah,

Dengan menjalankan prinsip Master Cheng Yen yaitu melepaskan penderitaan, relawan Tzu Chi membantu keluarga Nenek Cun Nyoh, mulai dari bantuan biaya hidup hingga membangun

Berdasarkan hasil penelitian perilaku beralih konsumen jasa operator AXIS di Kota Denpasar, maka saran yang dapat di berikan bagi layanan jasa operator AXIS

Selanjutnya penjelasan pasal 34 tersebut menyatakan : “Bahwa lembaga pengawasan jasa keuangan yang nantinya akan dibentuk, akan melaksanakan pengawasan seluruh sektor jasa

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji, 2009, Penelitian Hukum Normatif : Suatu Tinjauan Singkat, Raja Grafindo Persada, Jakarta.. Tobing, GHS Lumban, 1999, Peraturan Jabatan

Puji syukur Kepada Allah SWT, karena rahmat dan hidayah-Nyalah, penulis dapat menyelesaikan penulisan hukum dengan judul: “Analisis Kedudukan Notaris Sebagai Pembuat

Akta autentik Notaris atau disebut juga Akta notariil menjadi alat bukti tertulis yang sempurna sepanjang dalam proses pembuatannya memenuhi syarat ketentuan yang berlaku

Jadi bila dijumlahkan persentase jawaban responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju dari ketiga indikator diatas maka didapat rata-rata sebanyak 94,24%