• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PROGRAM P2M DANA DIPA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN PROGRAM P2M DANA DIPA"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

(1)

1

LAPORAN

PROGRAM P2M DANA DIPA

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MATERI, KISI-KISI DAN SOAL OLIMPIADE SAINS SD BAGI GURU-GURU IPA SD KECAMATAN

BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG

Oleh:

Putu Artawan, S.Pd., M.Si / 197912202006041001 Dr. I Nyoman Suardana, M.Si / 196611231993031001

Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd., M.Sc / 196710131994031001

Dibiayai dari Dana DIPA BLU Universitas Pendidikan Ganesha

Nomor SP DIPA /042.01.2.400987/2017 tanggal 7 Desember 2016

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

2017

(2)

1. Judul P2M : Pendampingan Penyusunan Materi, Kisi- Kisi Dan Soal Olimpiade Sains SD Bagi Guru-

Guru IPA SD Kecamatan Busungbiu

Kabupaten Buleleng

2. Ketua Tim Pengusul

a. Nama Ketua : Putu Artawan, S.Pd.,M.Si.

b. NIP / NIDN : 197912202006041001 / 0020127902

c. Bidang Keahlian : Fisika (IPA)

d. Jabatan / Pangkat / Golongan: Lektor / Penata Tk.I / IIId e. Jurusan / Fakultas : Pendidikan Fisika / MIPA

f. Alamat Rumah / Tlp : Jl. Udayana II No.51 Seririt Bali / 0817557266

3. Jumlah Anggota Tim : 2 orang

a. Identitas Anggota 1

Nama : Dr. I Nyoman Suardana, M.Si.

NIP : 196611231993031001

Jabatan / Pangkat / Golongan : Lektor Kepala / Pembina IVa b. Identitas Anggota 2

Nama : Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd.,M.Sc

NIP : 196710131994031001

Jabatan / Pangkat / Golongan : Lektor Kepala / Pembina / IVa

4. Waktu Pelaksanaan : Bulan April s/d Nopember 2017

5. Lokasi Kegiatan : Kecamatan Busungbiu,Kabupaten Buleleng

Mengetahui Singaraja, 15 September 2017

Dekan Fakultas MIPA Ketua Pengusul,

Universitas Pendidikan Ganesha,

Prof. Dr. I Nengah Suparta, M.Si Putu Artawan,S.Pd.,M.Si

NIP. 196507111990031003 NIP. 197912202006041001

Menyetujui, Ketua LPPM Undiksha

Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum NIP. 195612311983031022

(3)

Pemberdayaan potensi Sumber Daya Manusia di Desa perlu dilakukan dimulai dari aspek pendidikan. Misalnya saja salah satu bidang pendidikan yaitu Olimpiade Sains. Banyak siswa yang berpotensi di Desa hanya saja belum diberikan sosialisasi dan pembinaan yang intensif dan berkelanjutan terkait program pembinaan calon peserta olimpiade khususnya bidang Sains. Begitupula terhadap guru-guru bidang studi Sains yang juga memiliki kompetensi dan semangat yang tinggi untuk berperan serta dalam ajang kompetisi tersebut.

Berdasarkan situasi di lapangan, maka sangatlah diperlukan langkah dan solusi konkrit untuk memfasilitasi fenomena yang terjadi di masyarakat melalui suatu kegiatan ”Pendampingan Penyusunan Materi, Kisi-Kisi Dan Soal Olimpiade Sains SD Bagi Guru-Guru IPA SD Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng”. Program pengabdian ini dilaksanakan melalui pelatihan/pembinaan yang difokuskan pada upaya pembekalan terhadap guru-guru IPA Sekolah Dasar terkait materi, kisi-kisi dan soal olimpiade khususnya bidang Sains. Tujuan utama dari program pengabdian ini: 1) Memberikan pelatihan/pembinaan terhadap guru-guru SD bidang IPA Kecamatan Busungbiu utamanya terkait materi dan kedalamannya, kisi-kisi dan soal-soal ilmpiade khususnya bidang Sains. 2) Memberikan sosialisasi/wawasan keilmuan dan kesempatan kepada Masyarakat Desa (guru dan siswa Sekolah Dasar) untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Sains. 3) Menggali potensi yang ada di Desa khususnya bidang pendidikan dalam hal ini adalah bidang Sains. Program pengabdian ini diikuti 50 orang guru dari 46 Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Busungbiu. Produk yang dihasilkan dari program pengabdian ini adalah berupa Materi, Kisi-Kisi dan Soal Olimpiade Sains SD.

Kata-kata kunci: Pembinaan, Olimpiade Sains SD, Materi, Kisi-Kisi dan Soal

(4)
(5)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Manusia Indonesia seutuhnya yang cerdas dan berkompeten menjadi cita-cita pendidikan di Indonesia. Manusia yang berdaya saing dan unggul sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya pemerintah memiliki kiat-kiat tersendiri salah satunya adalah dengan menyelenggarakan dan mengikuti berbagai event yang bersifat kompetisi. Berbagai upaya yang telah dilakukan adalah dengan secara intensif dan terintegratif menyelenggarakan berbagai kompetisi-kompetisi bidang pendidikan baik dari tingkat dasar maupun sampai tingkat perguruan tinggi. Program tersebut dilakukan untuk melahirkan anak-anak bangsa yang cerdas dan mandiri yang nantinya bisa bersaing di kancah Internasional. Kegiatan di bidang kompetisi misalnya Olimpiade di setiap bidang khusunya bidang Sains sudah dilakukan secara kontinyu dengan berbagai program lain seperti pembinaan guru dan siswa sebagai calon peserta olimpiade. Kegiatan sejenis seperti ini hendaknya diberikan perhatian khusus sehingga benar-benar melahirkan insan Bangsa yang cerdas, kompetitif dan unggul.

1.2 Analisis Situasi

Berdasarkan paparan pendahuluan diatas bahwa sesungguhnya pemerintah sudah berupaya untuk mencapai cita-cita pendidikan Indonesia namun dalam implementasi di masyarakat belum begitu optimal. Masyarakat sebagai insan pendidikan tidak seluruhnya bisa merasakan dan mengikuti program yang dicanangkan pemerintah. Hal ini disebabkan oleh sosialisasi dari pemerintah yang masih terbatas dan juga sumber daya manusia pelaksana dari program yang dilaksanakan tidak dilibatkan semua secara terintegrasi dari daerah menuju pusat. Lasmawan, Wayan. 2001. Hal ini dibuktikan dari berbagai kegiatan pembinaan seperti misalnya pembinaan olimpiade sains yang melibatkan guru dan siswa belumlah diketahui secara jelas oleh masyarakat pendidikan di daerah-daerah. Dari hasil pengamatan dan terjun ke lapangan, beberapa saran dari masyarakat khususnya guru-guru Sekolah Dasar di Kecamatan Busungbiu mengungkapkan hal tersebut. Mereka mengungkapkan dan bertanya terkait bagaimana sistem perekrutan calon peserta olimpiade

(6)

untuk sains tingkat Sekolah Dasar dan juga pembinaan terhadap guru-gurunya. Disisi lain juga diungkapkan bahwa potensi yang ada di daerah/desa belum tentu terkalahkan oleh masyarakat yang ada di Kota “ungkap beberapa guru SD di Desa Busungbiu”. Banyak siswa yang berpotensi di Desa hanya saja belum diberikan sosialisasi dan pembinaan yang intensif dan berkelanjutan terkait program pembinaan calon peserta olimpiade khususnya bidang Sains. Begitupula terhadap guru-guru bidang studi Sains yang juga memiliki kompetensi dan semangat yang tinggi untuk berperan serta dalam ajang kompetisi tersebut.

Di Kecamatan Busungbiu terdapat 46 Sekolah Dasar yang tersebar di berbagai Desa.

Berikut data sebaran Sekolah Dasar yang ada di Kabupaten Buleleng dan khususnya di Kecamatan Busungbiu.

TABEL 1. DATA STATISTIK SEBARAN SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BULELENG DAN KECAMATAN BUSUNGBIU

Tabel 1.1 DATA JUMLAH SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BULELENG

Tabel 1.2 DATA JUMLAH DAN NAMA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BUSUNGBIU

NO NAMA SEKOLAH STATUS

1 SD NO.1 BENGKEL NEGERI

2 SD NO.1 BONGANCINA NEGERI

3 SD NO.1 BUSUNGBIU NEGERI

4 SD NO.1 KEDIS NEGERI

5 SD NO.1 KEKERAN NEGERI

6 SD NO.1 PELAPUAN NEGERI

7 SD NO.1 PUCAKSARI NEGERI

8 SD NO.1 SEPANG NEGERI

NO KECAMATAN JUMLAH SEKOLAH

DASAR

1 TEJAKULA 48

2 KUBUTAMBAHAN 46

3 SAWAN 48

4 BULELENG 91

5 SUKASADA 62

6 BANJAR 60

7 SERIRIT 54

8 BUSUNGBIU 46

9 GEROKGAK 56

(7)

9 SD NO.1 SEPANG KELOD NEGERI

10 SD NO.1 TELAGA NEGERI

11 SD NO.1 TINGGARSARI NEGERI

12 SD NO.1 TISTA NEGERI

13 SD NO.1 UMEJERO NEGERI

14 SD NO.2 BENGKEL NEGERI

15 SD NO.2 BONGANCINA NEGERI 16 SD NO.2 BUSUNGBIU NEGERI

17 SD NO.2 KEDIS NEGERI

18 SD NO.2 PELAPUAN NEGERI

19 SD NO.2 PUCAKSARI NEGERI

20 SD NO.2 SEPANG NEGERI

21 SD NO.2 SEPANG KELOD NEGERI

22 SD NO.2 TELAGA NEGERI

23 SD NO.2 TINGGARSARI NEGERI

24 SD NO.2 TISTA NEGERI

25 SD NO.2 UMEJERO NEGERI

26 SD NO.3 BENGKEL NEGERI

27 SD NO.3 BUSUNGBIU NEGERI

28 SD NO.3 KEDIS NEGERI

29 SD NO.3 KEKERAN NEGERI

30 SD NO.3 PUCAKSARI NEGERI

31 SD NO.3 SEPANG NEGERI

32 SD NO.3 SEPANG KELOD NEGERI 33 SD NO.3 TINGGARSARI NEGERI

34 SD NO.3 TISTA NEGERI

35 SD NO.3 UMEJERO NEGERI

36 SD NO.4 BUSUNGBIU NEGERI 37 SD NO.4 PUCAKSARI NEGERI

38 SD NO.4 TISTA NEGERI

39 SD NO.5 BUSUNGBIU NEGERI

40 SD NO.5 SEPANG NEGERI

41 SD NO.6 BUSUNGBIU NEGERI

42 SD NO.6 SEPANG NEGERI

43 SD NO.8 BUSUNGBIU NEGERI 44 SD NO.9 BUSUNGBIU NEGERI

45 SD NO.- SUBUK NEGERI

46 SD NO.- TITAB NEGERI

Sumber: Data Dinas Pendidikan Tahun 2016

Dari data diatas, tentunya dari 46 Sekolah Dasar di Kecamatan Busungbiu, pastilah terdapat mutiara-mutiara yang terpendam yang belum diasah yang tentunya mampu bersaing dalam ajang kompetisi Olimpiade khususnya bidang Sains.

Berdasarkan situasi di lapangan seperti diungkap tersebut, maka sangatlah diperlukan langkah dan solusi konkrit untuk memfasilitasi fenomena yang terjadi di

(8)

masyarakat melalui suatu kegiatan sosialisasi dan pembinaan/pelatihan. Khusus dalam bidang olimpiade Sains tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Busungbiu, sangatlah perlu diberikan solusi terkait pembinaan guru bidang Sains tentang bagaimana menyusun materi dan kedalaman materi olimpiade Sains, kisi-kisi dan bagaimana soal-soal yang muncul dalam olimpiade Sains SD. Sehingga sangatlah tepat diberikan: ”Pelatihan/Pembinaan Penyusunan Materi, Kisi-Kisi Dan Soal Olimpiade Sains SD Bagi Guru-Guru IPA SD Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng”. Tentunya solusi tersebut adalah solusi tepat yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat desa untuk bisa maju dan berkompetisi.

1.3 Identifikasi dan Perumusan Masalah 1.3.1. Rumusan Masalah Program

Identifikasi masalah yang terjadi di Kecamatan Busungbiu antara lain: 1).

Kurangnya kesempatan pelatihan ataupun kesempatan keikutsertaan Guru/Siswa SD dalam ajang kompetisi Olimpiade Sains. 2). Langkanya kegiatan-kegiatan sejenis sosialisasi, pelatihan ataupun pendampingan dalam bidang Olimpiade Sains baik terhadap Guru maupun Siswa SD di Kecamatan Busungbiu. Sehingga dapat disimpulkan permasalahan yang menjadi perhatian khusus pada program pengabdian ini adalah: “Bagaimana Program Pelatihan/ Pembinaan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat Desa yang tentunya juga berpotensi dalam ajang kompetisi Olimpiade Sains”

1.3.2. Ruang Lingkup Program

Program pengabdian ini dilaksanakan melalui Pendampingan

(pelatihan/pembinaan) yang difokuskan pada upaya pembekalan terhadap guru-guru IPA Sekolah Dasar terkait materi, kisi-kisi dan soal olimpiade khususnya bidang Sains.

1.4. Tujuan Kegiatan

Tujuan utama dari program pengabdian ini adalah:

1. Memberikan pendampingan (pelatihan/pembinaan) terhadap guru-guru SD bidang IPA Kecamatan Busungbiu utamanya terkait materi dan kedalamannya, kisi-kisi dan soal-soal ilmpiade khususnya bidang Sains.

(9)

2. Memberikan wawasan keilmuan dan kesempatan kepada Masyarakat Desa (guru dan siswa Sekolah Dasar) untuk berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Sains.

3. Menggali potensi yang ada di Desa (Kecamatan Busungbiu) khususnya bidang pendidikan dalam hal ini adalah bidang Sains.

1.5. Manfaat Pengabdian

Kegiatan pengabdian ini nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi:

1. Praktisi (Dosen,Guru)

Memiliki pengalaman dan wawasan keilmuan yang lebih mendalam tentang bidang Sains khususnya Olimpiade Sains.

2. Siswa

Mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih utamanya bidang Sains dan persiapan olimpiade Sains.

3. Lembaga/Institusi dan Dinas Terkait

Terjalin kerjasama yang mutualis antara Lembaga dan Dinas Pendidikan serta Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) dalam rangka menciptakan sinergi positif khususnya pembinaan Olimpiade Sains.

1.6. Khalayak Sasaran Strategis

Sasaran strategis dalam kegiatan pengabdian ini adalah guru IPA SD di Kecamatan Busungbiu yang nantinya memberikan imbas terhadap anak didik (siswa) yang diasuhnya dalam rangka menambah wawasan keilmuannya di bidang Sains dan memberikan kesempatan pengalaman dalam mengikuti ajang kompetisi olimpiade Sains.

(10)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Motivasi Berprestasi

Semua orang memiliki kecenderungan untuk maju untuk berprestasi dan memiliki keunggulan lebih dari orang lain. Kecenderungan itu identik dengan keinginan/motif.

Secara teori motif sering diartikan dengan dorongan. Sedangkan dorongan akan berbentuk tenaga yang merupakan gerak jiwa dan jasmani untuk berbuat sesuatu. Dalam hal ini motif merupakan suatu driving force yang menggerakkan manusia untuk bertingkah laku, dan dalam perbuatannya mempunyai tujuan tertentu. Crow A. (1983) mengartikan bahwa motif adalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang mampu melakukan dan mengarahkan sesuatu perbuatan atau aktivitas untuk mencapai tujuan tertentu.

Crow. A (1983) menyatakan bahwa motivasi adalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang untuk melakukan suatu perbuatan atau aktivitas untuk mencapai tujuan. Motivasi adalah konstruksi yang mengaktifkan perilaku, sedangkan komponen yang lebih spesifik dari motivasi yang berhubungan dengan tipe perilaku tertentu disebut motif. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang akan mempengaruhi tingkat kebutuhan individu orang tersebut. Individu yang pendidikannya rendah dalam hal ini menuntut pemenuhan kebutuhan pokok atau dasar dalam memperjuangkan kehidupannya.

Sedangkan individu yang mempunyai pendidikan yang tinggi akan menuntut perbaikan taraf kehidupan, sehingga macam dan tingkat kebutuhannya pun makin bervariasi dan semakin tinggi.

Motivasi yang terdapat dalam individu akan terealisasi dalam suatu perilaku yang mengarah pada tujuan yang diinginkan untuk memperoleh kepuasan. Atas dasar pendapat diatas dapat dinyatakan bahwa motif atau motivasi mampu memberikan kekuatan, dorongan untuk menggerakkan diri seseorang dalam perilaku tertentu dan sekaligus memberikan arahan terhadap diri seseorang untuk merespon atau melakukan kegiatan ke arah pencapaian tujuan.

Menurut Hall dan Lindzey, motif berprestasi sebagai dorongan yang berhubungan dengan prestasi yaitu menguasai, mengatur lingkungan sosial, atau fisik, mengatasi

(11)

rintangan atau memelihara kualitas kerja yang tinggi, bersaing melebihi prestasi yang lampau dan mempengaruhi orang lain. (Gibbons, Michael. 1999). McClelland (Myron Weiner, 1984) menyatakan bahwa motivasi berprestasi diberi nama Virus mental yaitu n- Ach ("Need for Achievement"). Virus mental terjadi pada diri seseorang, cenderung orang itu akan bertingkah laku secara giat. Dengan menambah n-Ach seseorang akan menjadi bertamah giat dan tekun dalam berupaya, tidak hanya sekedar mencari keuntungan, namun berupaya lebih keras agar mencintai pekerjaan, untuk mendapat kepuasan dalam hidup.

McClelland and Heckhausen menyatakan bahwa motivasi berprestasi adalah motif yang mendorong individu dalam mencapai sukses dan bertujuan untuk berhasil dalam kompetisi dengan beberapa ukuran keberhasilan, yaitu dengan membandingkan prestasinya sendiri sebelumnya maupun dengan prestasi orang lain. Menurut Atkinson (1959), adalah kecenderungan seseorang mengadakan reaksi untuk mencapai tujuan dalam suasana kompetisi, demi mencapai tujuan yaitu apabila prestasi yang dicapai melebihi aturan yang lebih baik dari sebelumnya. Khususnya yang menantang dan mempunyai reward yang bersifat intrinsik. Individu yang mempunyai motif berprestasi yang tinggi mempunyai motif untuk selalu ingin berkompetisi dan meraih sukses.

2.2. Olimpiade Sains

Di balik euforia Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang sekarang tengah berlangsung, tentunya ada cerita tersendiri yang mengisahkan mengapa olimpiade paling bergengsi di bidang sains ini diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. Dari masa ke masa, OSN mengalami berbagai pembenahan. Mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga provinsi, berlomba menyeleksi siswa terbaik yang nantinya akan berlaga di tingkat nasional. Di ajang OSN inilah kelak bermunculan para jenius muda yang akan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Sejarah pelaksanaan OSN dimulai tahun 2002. Saat Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Olimpiade Internasional Fisika. “Kala itu, sesuai dengan arahan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Indra Djati Sidi, bahwa kita harus siap melaksanakan kegiatan ini dan harus siap pula mencapai tiga sukses: sukses penyelenggaraan, sukses peserta, dan sukses prestasi. Three success itu berhasil dilaksanakan oleh tim Indonesia dengan perolehan 3 medali emas, dan 2 medali perak,”

(12)

ungkap Suharlan, SH, MM, Kasi Bakat dan Prestasi Direktorat Pembinaan SMA. Ajang adu kemampuan bidang fisika siswa se-dunia di Bali itu diikuti oleh 72 negara, dibuka oleh Megawati Soekarnoputri, saat itu Presiden Republik Indonesia. “Kita mendapat kesan yang cukup baik di mata Internasional,” Suharlan menuturkan. Usai pelaksanaan olimpiade internasional tersebut, kisah Suharlan, tim pelaksana punya mimpi, mengapa kegiatan ini tidak dilaksanakan di Indonesia dan bersifat nasional? Mimpi itu segera diwujudkan menjadi kenyataan. OSN antar siswa SMA dilaksanakan di tahun yang sama. Kegiatan itu, menurut Suharlan, memperoleh respon positif dari Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) saat itu, Malik Fajar. Malik berpesan kepada para rektor yang hadir di acara tersebut untuk berpikir cerdas, kalau perlu siswa tingkat nasional diterima di Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dan mengambil anak-anak yang berprestasi dari ajang ini. Selanjutnya, Malik Fajar meminta agar mulai tahun berikutnya jenjang SD, SMP, dan SMA melaksanakan olimpiade. Ajang bergengsi yang diikuti siswa SMA seluruh Indonesia ini, kemudian disempurnakan pada tahun 2003. Tahun itu pelaksanaan OSN sudah berkordinasi dengan SD, SMP, dan SMA, disusul dengan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP). Seiring perjalanan waktu, timbul keinginan agar penyelenggaraan OSN tingkat nasional bergiliran diadakan di semua provinsi. Respon positif datang dari berbagai provinsi. Selanjutnya, OSN pun dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Tahun 2003 OSN dilaksanakan di Balikpapan. Kegiatan ini sudah melibatkan siswa SD, SMP, dan SMA. Dari sinilah akhirnya perjalanan OSN terus berlanjut.

Hasyimibrahim.wordpress.com. 2009.

(13)

BAB III

METODA PELAKSANAAN

3.1 Metoda Pelaksanaan Program

Program Pengabdian ini dilaksanakan secara estafet melibatkan guru-guru SD bidang Sains yang tersebar diberbagai daerah khusunya di Kabupaten Buleleng. Program Pengabdian ini merupakan program strategis dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia dalam hal ini guru dan siswa sehingga memiliki wawasan keilmuan dan kesempatan berkompetisi khususnya di bidang Sains. Program pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan/pembinaan terhadap guru Sekolah Dasar dengan memberikan pembekalan terkait materi bidang Sains yang sering digunakan dalam Olimpiade-olimpiade Sains SD, kemudian guru juga dilatih menyusun kisi-kisi dan soal-soal terkait olimpiade bidang Sains. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 3 hari yang secara rinci kegiatan pengabdian dijadwalkan sebagai berikut.

Tabel 2. Gambaran Kegiatan Pengabdian

No Jenis Kegiatan Pelaksanaan

1 Hari 1: Sosialisasi Wawasan Keilmuan Olimpiade Bidang Sains

Hari Jumat, Minggu I

Agustus 2017

2 Hari 2: Penyusunan Kisi-Kisi Hari Sabtu, Minggu I Agustus

2017

3 Hari 3: Telaah Soal-Soal Olimpiade Sains SD Hari Minggu, Minggu I

Agustus 2017

Program pengabdian ini dilaksanakan dengan memperhatikan motivasi yang dimiliki guru-guru dalam mengembangkan wawasan keilmuan dan pengalaman mereka untuk berprestasi khususnya dalam bidang Olimpiade Sains tingkat sekolah dasar.

Berikut disajikan bagan Metoda Pelaksanaan Program Pelatihan/Pembinaan di Kecamatan Busungbiu.

(14)

METODA PELAKSANAAN PROGRAM

Gambar 1. Metoda Pelaksanaan Program

Secara garis besar program pengabdian ini dilaksanakan dengan kegiatan program sebagai berikut: Hari 1: Sosialisasi Wawasan Keilmuan Olimpiade Bidang Sains

Hari 2: Penyusunan Kisi-Kisi

Hari 3: Telaah Soal-Soal Olimpiade Sains SD

Kemudian, selang beberapa waktu (sekitar 2 minggu), pelaksana program melakukan monitoring ke sejumlah sekolah untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan program yang dilakukan guru peserta P2M. Saat monitoring dilakukan, digunakan lembar observasi (rubrik penilaian) sebagai indikator ketercapaian dari pelaksanaan program. Hasil monev/observasi ini selanjutnya dianalisa untuk dicari skor ketercapaiannya.

3.2. Kerangka Pemecahan Masalah

Berdasarkan rasional analisis situasi dan tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan program pengabdian ini, berikut disajikan bagan kerangka pemecahan masalah.

Analisis Situasi

Kondisi Riil SDM

Stakeholder s Alternatif Solusi

Wawasan Keilmuan, Kesempatan

Berprestasi

Gambar 2. Kerangka Pemecahan Masalah SOSIALISASI DAN WAWASAN

RANCANGAN PROGRAM

PELATIHAN KISI-KISI

TELAAH SOAL-SOAL MONEV PROGRAM

ANALISA KETERCAPAIAN

(15)

Dari analisis situasi riil yang terjadi di masyarakat khususnya di Kecamatan Busungbiu bahwa banyak guru-guru IPA di Kecamatan Busungbiu menyampaikan bahwa belum pernah mengikuti pembinaan/pelatihan terkait program Olimpiade bidang Sains.

Padahal guru-guru ini sering mendengar informasi terkait pelaksanaan Olimpiade bidang Sains baik di tingkat regional maupun nasional bahkan internasional. Guru-guru ini memiliki motivasi yang tinggi dan berkeinginan untuk mengirim anak didiknya (siswa) yang berpotensi dalam ajang olimpiade Sains, namun wawasan dan informasi terkait pelaksanaan dan tahapan seleksinya yang mereka ketahui sangatlah terbatas sekali. Untuk itu, kami sebagai praktisi pendidikan merasa terenyuh untuk mencari solusi alternatif yang mampu mengakomodir dan memfasilitasi keinginan tersebut. Alternatif pemecahan masalah yang dilakukan dengan memperhatikan stakeholders yang terlibat dengan memperhatikan potensi yang ada untuk menambah wawasan keilmuan mereka utamanya di bidang Sains dan juga memberikan kesempatan untuk berprestasi. Johnson, David W. and Frank P. 1991. Solusi ini diyakini sebagai salah satu solusi cerdas dalam rangka mengembangkan potensi guru dan siswa Sekolah Dasar di bidang Sains dan juga sebagai efek positif adalah peluang berprestasi yang mereka dapatkan sangatlah menjadi pengalaman yang sangat berharga.

(16)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

Program pengabdian ini secara menyeluruh dilaksanakan selama 8 bulan (April s/d Nopember 2017) mulai dari tahap analisis situasi hingga pelaporan kegiatan P2M. Secara rinci jadwal kegiatannya disajikan pada tabel berikut:

Tabel 3. Jadwal Kegiatan P2M No Jenis Aktivitas Program

Bulan / Tahun 2017 April –

Mei

Juni – Juli Agst – Sept Okt – Nop 1 Identifikasi dan Analisis

Situasi ✓

2 Alur Adiministrasi

Birokrasi ✓

3 Penyusunan Rancangan

Program ✓

4 Persiapan dan Sosialisasi

Program P2M ✓ ✓

5 Pelaksanaan Kegiatan ✓

6 Monitoring dan Evaluasi ✓

7 Analisa Hasil Monev ✓

8 Penyusunan Laporan ✓

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) sebagai salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus diimplementasikan tentunya sangat memberikan manfaat positif tidak hanya dirasakan oleh Dosen sebagai pelaksana tetapi juga sangat dirasakan kebermanfaatannya oleh stake holders (masyarakat), utamanya masyarakat sebagai sasaran dari pelaksanaan P2M.

Semua guru mata pelajran Sains dari 46 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di Kecamatan Busungbiu ikut terlibat dalam kegiatan P2M ini. Sambutan dari Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (KUPP) Kecamatan Busungbiu juga begitu hangat dan begitu semangat mendukung tyerlaksananya kegiatan P2M ini. Begitu pula kehadiran peserta begitu antusias dan datang lebih awal serta lebih dari undangan yang disebarkan. Kegiatan pengabdian diawali dengan sambutan dari Kepala UPP, kemudian sambutan oleh Ketua

(17)

Pusat P2M Undiksha sekaligus membuka kegiatan. Dalam sambutannya KUPP sangat menerima baik kegiatan sejenis utamanya kegiatan di bidang pendidikan, selain menambah keilmuan dan wawasan dari para guru peserta juga memberikan motivasi bagaimana melihat potensi-potensi anak didik yang ada di Desa dan di Sekolah. Ketua Pusat P2M Undiksha juga menyampaikan hal senada dan memberikan pesan penegasan supaya kegiatan pengabdian semacam ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan program yang lebih intensif dan bila perlu terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan pengimbasan sehingga guru-guru dan siswa memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih kompleks serta holistik dalam pengembangan prestasi siswa serta pencarian bibit bibit unggul yang ada didaerah pedesaan. Program pengabdian ini dirasakan sangat besar manfaatnya dalam menciptakan iklim akademik khususnya pembinaan dan cara/strategi yang tepat dalam membina siswa di Sekolah Dasar.

Gambar 3. Foto Saat Pembukaan Pelaksanaan P2M

Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan secara langsung melibatkan guru-guru peserta P2M untuk berlatih mulai dari menyusun materi, kisi-kisi sampai menyusun soal yang setara dengan level olimpiade. Materi, kisi-kisi dan soal selanjutnya didiskusikan melalui presentasi dari masing-masing kelompok untuk selanjutnya dibahas bersama baik dari segi konten maupun kedalaman pengayaan dari topik yang dibahas. Keseluruhan materi, kisi-kisi dan soal yang dihasilkan pada kegiatan ini dijadikan sebagai bahan laporan juga dengan menggabungkan beberapa file modul olimpiade yang sudah pelaksana susun sebelumnya. Hasil dari kegiatan P2M ini selanjutnya diimplementasikan di masing-masing sekolah yang selanjutnya di monitoring oleh pelaksana P2M. Monitoring dilakukan secara bertahap di beberapa sekolah sampel sesuai dengan jadwal yang disepakati sebelumnya.

(18)

DAFTAR PUSTAKA

Artawan. Putu. 2016. “Pelatihan/Pembinaan Penyusunan Materi, Kisi-Kisi dan Soal Olimpiade Sains SD Bagi Guru-Guru IPA SD Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Laporan. Undiksha.

Crow A. 1983. Motivasi Berprestasi. Jakarta: Depdikbud, Ditjen Dikti, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Dikti Depdikbud.

Gibbons, Michael. 1999. Elementary Education Relevance in the 21 st Century. Paris:

UNISCO and World Bank.

http://hasyimibrahim.wordpress.com/2009/08/09/sejarah-olimpiade-sains-nasional-osn/

Johnson, David W. and Frank P. Johnson. 1991. Joining Tegether: Groups Theory and Groups Skills. 4th. ed. Englewood Clift, NY: Prentice hall.

Lasmawan, Wayan. 2001. Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Daerah Terpencil pada Sektor Pendidikan Melalui Pendekatan Sosial Konteks. Program Sibermas Dirjen Dikti. Jakarta: Dirjen Pendidika Tinggi.

McClelland. Myron Weiner. 1984. Need for Achievement. Seatle-USA: Prentice Hall.

(19)

LAMPIRAN 1

BIODATA KETUA DAN ANGGOTA

BIODATA KETUA

1. Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Putu Artawan, S.Pd.,M.Si

2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Jabatan Fungsional/Gol Penata Tk.I/IIId

4 NIP 197912202006011001

5 Tempat dan Tanggal Lahir Seririt, 20 Desember 1979

6 Alamat Rumah Jalan Udayana II No 51 Seririt

7 Nomor Telepon/Fax -

8 Nomor HP 0817557266

9 Alamat Kantor Jalan Udayana Singaraja

10 Nomor Telepon/Fax (0362) 25072

11 Alamat E-mail [email protected]

2. Riwayat Pendidikan

1. Program: S1 S2 S3

2. Nama PT IKIP N SINGARAJA ITS SURABAYA

3. Bidang Ilmu Pendidikan Fisika Fisika Murni

4. Tahun Masuk 1998 2009

5. Tahun Lulus 2002 2011

6. Judul Skripsi Efektivitas Pemberian

Tugas Rumah Sebelum Materi Diajarkan Pada Pembelajaran Fisika Sebagai Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas 1 Cawu 1 SMU Negeri 1 Seririt Tahun Pelajaran 2001/2002

Fabrikasi dan

Karakterisasi Antena Mikrostrip Tapered Patch (MTP) Untuk

Aplikasi Antena

Panel Pada Frekuensi 2,4 GHz

7. Nama Pembimbing Drs. Made

Mariawan,M.Pd Dra. A.A Istri Rai Sudiatmika, M.Pd

Dr. Yono Hadi

Pramono, M.Eng

(20)

3. Pengalaman Penelitian

No Tahun Judul Penelitian Pendanaan

Sumber Jml (Juta Rp) 1 2007 Model Pembelajaran Dengan Macromedia

Flash sebagai upaya meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar Fisika Matematika

DIPA 5

2 2008 Studi Kelayakan Dan Pengembangan

Kurikulum FMIPA Jurusan Fisika Undiksha

DIPA 5

3 2010 Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Panel 4 Microstrip Patch Horn Untuk Komunikasi Wi-fi Pada Frekuensi 2,4 GHz

Sendiri 8

4 2010 Perancangan Antena Panel Microstrip

Horn Array 2x2 Untuk Komunikasi Wi-Fi Pada Frekuensi 2,4 GHz

Sendiri 6.5

5 2010 Perancangan Antena Microstrip Horn

Untuk Aplikasi Antena Panel Pada Frekuensi 2,4 GHz

Sendiri 7

6 2011 Fabrikasi dan Karakterisasi Antena

Mikrostrip Tapered Patch (MTP) Untuk Aplikasi Antena Panel Pada Frekuensi 2,4 GHz

Sendiri 7.5

7 2011 Fabrikasi dan Karakterisasi Antena

Panel Mikrostrip Tapered Patch Untuk Aplikasi Wi-Fi Pada Frekuensi 2,4 GHz

DIPA 7.5

8 2012 Pengembangan Variatif Rancangan

Antena Panel Microstrip Tapered Patch Untuk Aplikasi Wi-Fi Pada Frekuensi 2.4 GHz

DIPA 7.5

9 2013 Penerapan Model Pembelajaran PDL

Untuk Meningkatkan Creative

Thinking Skill Dan Pemahaman

Konsep Fisika Siswa Kelas VIII SMP N 1 Seririt Tahun 2013

DIPA 15

10 2014 Pengembangan Media Pembelajaran

Interaktif Dengan Macromedia Flash Untuk Meningkatkan Prestasi Fisika Siswa SMP N 1 Seririt

DIPA 15.5

11 2015 Pengembangan Media Pembelajaran

Interaktif Dengan Macromedia Flash Untuk Meningkatkan Prestasi Fisika Siswa SMP N 1 Seririt

DIPA 20

12 2016 Rancangan Detektor Gempa Berpotensi

Tsunami Berbasis Wireless Sensor Network Dengan Sistem Magnetic Altitude

DIPA 20

(21)

4. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dalam Jurnal

No Tahun Judul Artikel Ilmiah Volume/

Nomor

Nama Jurnal 1 2010 Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Panel

4 Microstrip Patch Horn Untuk Komunikasi Wi-Fi Pada Frekuensi 2,4 GHz

ISBN-978- 979-89010-6-

7

Prosiding Simposium Fisika Nasional 2 2010 Perancangan Antena Panel Microstrip

Horn Array 2x2 Untuk Komunikasi Wi- Fi Pada Frekuensi 2,4 GHz

ISBN-978- 602-97895-1-

5

Prosiding Seminar Nasional MIPA 3 2010 Perancangan Antena Microstrip Horn

Untuk Aplikasi Antena Panel Pada Frekuensi 2,4 GHz

ISSN-1829- 9156 Volume 7 No.1 Tahun

2010

Prosiding SNTI 2010

4 2011 Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Panel Mikrostrip Tapered Patch Untuk Aplikasi Wi-Fi Pada Frekuensi 2,4 GHz

No:2725 / UN.48.16/ PK

/ 2011

Artikel Perpustakaan UNDIKSHA

5 2014 Pengembangan Media Pembelajaran

Interaktif dengan Macromedia Flash untuk meningkatkan Prestasi Fisika Siswa SMP N 1 Seririt

Tahun 2014 Artikel

SENARI

6 2015 Metode Gasing Berseting Siklus

Belajar Meningkatkan Sikap Ilmiah

Dan Kemampuan Pemecahan

Masalah

(Artawan, Agus Edi Putra)

Volume 8 No.1 Tahun

2014

Artikel WAHANA MIPA UNDIKSHA

7 2015 Implementasi Model Pembelajaran

Inkuiri Terbimbing Untuk

Meningkatkan Prestasi Belajar Dan Kinerja Ilmiah

(Artawan, Sudiantara)

Volume 8 No.2 Tahun

2014

Artikel WAHANA MIPA

UNDIKSHA

5. Kegiatan Profesional

(Pengabdian pada Masyarakat)

a. Sebagai anggota P2M: “Pelatihan Strategi Pemecahan Masalah Menuju Olympiade Fisika Bagi Guru SMP Di Kota Singaraja”. Juni s/d November 2006.

b. Sebagai angota P2M: “Peningkatan Kualitas Penguasaan Bidang Studi IPA (Astronomi) Bagi Guru – Guru SMP di Kabupaten Buleleng Untuk Mengantisipasi Pelaksanaan Olympiade Astronomi” .November 2006.

(22)

c. Sebagai anggota P2M: “Pelatihan Pengolahan Data Hasil Penelitian Dengan Program Excell dan SPSS Bagi Guru-Guru SMP Di Kabupaten Buleleng “. Mei s/d November 2006

d. Sebagai anggota: “Tim Field Worker (Tenaga Pencacah Data) dalam rangka Program Perintisan Pengabdian Kepada Masyarakat“. LPM UNDIKSHA. Maret 2007.

e. Sebagai anggota P2M: “Pendampingan Pengembangan KTSP pada Guru-guru SMP di Kota Singaraja“. Mei s/d November 2007.

f. Anggota P2M“di SMP No 4 Pancoran – Panji Anom, Singaraja”.UNDIKSHA 2007.

g. Anggota P2M “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Macromedia Flash Bagi Guru-Guru Fisika SMP Di Kota Singaraja” 2007. UNDIKSHA. 2007.

h. Ketua Pelaksana P2M “Pelatihan Pembuatan Program T2 Learning Bermedia Komputer Sebagai Inovasi Media Belajar Bagi Guru-guru SMP N 3 Seririt”. April 2008.

i. 2009-2011 Studi S2

j. Ketua Pelaksana P2M: “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Alat Praktikum Fisika dengan PDL System Guru-guru IPA (Fisika) SMP Kecamatan Busungbiu”. 2012 k. Ketua Pelaksana P2M: “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Alat Praktikum Fisika

dengan PDL System Guru-guru IPA (Fisika) SMP&SMA Kecamatan Gerokgak”.

2013

l. Ketua Pelaksana P2M: “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Alat Praktikum Fisika dengan PDL System Guru-guru IPA (Fisika) SMP Kecamatan Seririt”. 2014

m. Ketua Pelaksana P2M: “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Alat Praktikum Fisika dengan PDL System dan Instrumen Kinerja Ilmiah Guru-guru IPA (Fisika) SMP Kecamatan Seririt”. 2015.

n. Ketua Pelaksana P2M: “Pelatihan/Pembinaan Penyusunan Materi, Kisi-Kisi dan Soal Olimpiade Sains SD Bagi Guru-Guru IPA SD Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. 2016.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima resikonya.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya sebagai lampiran dalam Laporan P2M pelaksanaan Tahun 2017.

Singaraja, 15 September 2017 Ketua,

Putu Artawan,S.Pd.,M.Si NIP. 197912202006041001

(23)

BIODATA ANGGOTA 1

A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Dr. I Nyoman Suardana, M.Si.

2 Jabatan Fungsional Lektor Kepala

3 Jabatan Struktural -

4 NIP/NIK/No. Identitas`lainnya 196611231993031001

5 NIDN 0023116603

6 Tempat dan Tanggal Lahir Sukawati, 23 Nopember 1966

7 Alamat Rumah Jl. Bisma Gang Nusa Indah No. 10 Singaraja

Bali, 81117

8 Nomor Telepon/Faks/HP 081936009408

9 Alamat Kantor Jl. Udayana Singaraja Bali, 81116

10 Nomor Telepon/Faks (0362)25072/(0362)25335

11 Alamat e-mail [email protected]

12 Lulusan yang Telah Dihasilkan S1 = 50 orang, S2 = 6, S3 = -

13 Mata Kuliah yang Diampu 1. Kimia Dasar

2. Statistika Dasar 3. Profesi Kependidikan

4. Telaah dan Pengembangan Kurikulum

B. Riwayat Pendidikan

No Program S1 S2 S3

1 Nama PT UNUD ITB UPI

2 Bidang Ilmu Pendidikan Kimia Kimia Fisika Pendidikan Sains

3 Tahun Masuk 1986 1996 2007

4 Tahun Lulus 1991 1998 2010

5 JudulSkripsi/ Analisis Eugenol Sintesis dan Pengembangan

(24)

Tesis/Disertasi dari Daun dan Kulit Batang Kayu Manis (Cinnamomum burmanni) yang Ditanam Di Dusun Munduk Ngandang Belatungan Tabanan

Karakterisasi Senyawa Besi (II) Hidrat

Model Praktikum

Kimia Dasar

Berbasis Budaya

Bali untuk

Meningkatkan Keterampilan

Berpikir Kritis

Mahasiswa Calon Guru Kimia

6 Nama

Pembimbing/

Promotor

Dra. Frieda Nurlita

dan Drs.

Manimpan Siregar

Prof. Dr. Imam Rahayu dan Dr.

Djulia Honggo

Prof. Dr. Liliasari, M.Pd., Prof. Dr.

Ismunandar, dan

Dr. Omay

Sumarna, M.Si C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir

No Tahun Judul Penelitian

Pendanaan Sumber Jumlah

(Juta Rp)

1 2010 Pengembangan Model Praktikum Kimia Dasar

Berbasis Budaya Bali Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa

Hibah Doktor

33,95

2 2011 Praktikum Inkuiri Terbimbing Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Praktikum Kimia Dasar I

DIPA Undiksha

15

3 2012 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inkuiri

Terbimbing Berbasis Budaya Lokal untuk Me- ningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Mata Pelajaran Kimia (Tahun I)

Hibah Bersaing

45

4 2013

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inkuiri Hibah Bersaing

45

(25)

Terbimbing Berbasis Budaya Lokal untuk Me- ningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Mata Pelajaran Kimia (Tahun II) 5 2013 Penerapan Siklus Belajar 7E Berbasis Budaya

Lokal untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Proses Sains Mahasiswa pada Pembelajaran Kimia Dasar I

DIPA Undik- sha

13,25

6 2014 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Siklus

Belajar 7E Berorientasi Konten dan Konteks

Budaya Lokal untuk Meningkatkan

Keterampilan Proses Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Mata Pelajaran Kimia (Tahun I)

DIPA Undik- sha

15,5

7 2015 Pengembangan Perangkat Pembelajaran Siklus

Belajar 7E Berorientasi Konten dan Konteks

Budaya Lokal untuk Meningkatkan

Keterampilan Proses Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Mata Pelajaran Kimia (Tahun II)

DIPA Undik- sha

20

8 2016 Penerapan Pembelajaran Koperatif Tipe STAD

Berbantuan Modul untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Dasar I Mahasiswa Pendidikan IPA Tahun 2015/2016

DIPA Undik- sha

5,45

D. Pengalaman Pengabdian pada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir

No Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat

Pendanaan Sumber Jumlah

(Juta Rp)

1 2010 Pelatihan Merancang Praktikum Kimia dengan

Memanfaatkan Potensi Lingkungan Bagi Guru Sains SMP di Kecamatan Kintamani

DIPA Undiksha

5

(26)

2 2011 Pendampingan Lesson Study Berbasis Sekolah (LSBS) di SMP Negeri 3 Singaraja

DIPA Undiksha

5

3 2011 Peningkatan Pemahaman Ibu-Ibu PKK

Busungbiu Tegalbingin Desa Mas Kecamatan Ubud Terhadap Zat Aditif Makanan

DIPA Undiksha

5

4 2012 Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran

Berbasis Budaya Bali Bagi Guru-Guru Sains SMP Di Kecamatan Buleleng

DIPA Undiksha

5

5 2012 Peningkatan Kompetensi Guru SMA melalui

Pendampingan Terpadu Berbasis Kaji Tindak Pembelajaran Di Kabupaten Klungkung dan Karangasem Provinsi Bali

PM-PMP Dikti

82,5

6 2013 Desa Binaan Berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana Di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng

DIPA Undiksha

15

7 2013 Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran

Sains Kimia Berbasis Budaya Bali Bagi Guru- Guru IPA SMP Di Kecamatan Sukasada

DIPA Undiksha

7,5

8 2014 Pengelolaan Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 1 Busungbiu Jawa

DIPA Undiksha

20,75

9 2015 Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Pembelajaran Pendidikan Karakter Melalui Model Pendampingan dengan Pola Lesson Study Di Sekolah Dasar Negeri 4 dan 7 Banyuning

DIPA Undiksha

28,2

10 2016 Peningkatan Sumber Daya Masyarakan Desa

Ambengan dalam Pengelolaan Sampah

DIPA Undiksha

10

(27)

E. Pengalaman Menulis Artikel Dalam Jurnal Ilmiah (5 Tahun Terakhir)

No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volume/

Nomor/Tahun 1. Investigasi Keterampilan Berpikir Kritis

Mahasiswa pada Topik Kesetimbangan Kimia

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan

4(1), 2010

2. Praktikum Berbasis Budaya Lokal pada Topik Asam-Basa

Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia

1(1), 2011 3. Pemanfaatan Potensi Lingkungan Lokal

dalam Membuat Prosedur Praktikum Kontekstual (Anggota)

Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

44(1-3), 2011

4. Model Demonstrasi Interaktif Berbantuan Multimedia dan Hasil Belajar IPA Aspek Kimia Siswa SMP

Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

45(1), 2012

5. Peningkatan Penguasaan Konsep

Mahasiswa melalui Praktikum Elektrolisis Berbasis Budaya Lokal

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

20(1), 2013

6. Identifikasi Konteks-Konteks Budaya Lokal yang Relevan dengan Materi Kimia SMA

Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia

3(1-2), 2013

7. Pengembangan Perangkat Pembelajaran

Kimia Berbasis Budaya Lokal dan Keterampilan Berpikir Kritis

Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia

3(1-2), 2013

8. Analisis Relevansi Budaya Lokal dengan Materi Kimia SMA untuk Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Budya

Jurnal Pendidikan Indonesia

3(1), 2014

9. Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Budaya Lokal pada Pembelajaran Sains Kimia SMP

Wahana Matematika dan Sains

2(1), 2014

F. Pengalaman Penyampaian Makalah Secara Oral pada Pertemuan/Seminar Ilmiah dalam 5 Tahun Terakhir

No. Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat

1 Seminar Nasional Identifikasi Konten dan Konteks

Budaya Bali untuk Mengembang- kan Model Praktikum Kimia

24 Juli 2010, HKI Jawa Tengah

(28)

Dasar Berbasis Budaya

2 Seminar Nasional Peningkatan Keterampilan Berpi-

kir Kritis Mahasiswa melalui

Praktikum Berbasis Budaya

Lokal pada Topik Asam-Basa

24 Juli 24 Juli 2010, HKI Jawa Tengah

3 Seminar Internasional The Effectiveness of Local

Culture Based Acid-Base

Laboratory Activity in

Improving Students’ Critical Thinking Skills

9 Oktober 2010,

Jurdik Kimia

FPMIPA-UPI

4 Seminar Internasional Local Culture Based Guided

Inquiry Laboratory Activity in Enhancing Students’ Critical Thinking Skills

30 Oktober 2010, Prodi Pendidikan IPA-SPs UPI

5 Seminar Nasional Praktikum Pemisahan dan Pemur-

nian Komponen-Komponen Cam- puran Berbasis Budaya Bali

29 Oktober 2011, FMIPA Undiksha

6 Seminar Nasional Analisis Keterampilan Berpikir

Kritis Siswa SMA Di Kabupaten Buleleng

30 November 2012, FMIPA Undiksha

7 Seminar Nasional Pembelajaran Inkuiri

Terbimbing Berbasis Budaya

Lokal untuk Meningkatkan

Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Negeri 4 Singaraja

22 November 2013 UNDIKSHA

8 Seminar Nasional Analisis Kebutuhan

Pengembangan Perangkat

Pembelajaran Siklus Belajar 7E

Berorientasi Konten dan

Konteks Budaya Lokal

21-22 November

2014

Hotel Grand

InnaKuta Bali

(29)

9 Seminar Nasional Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengelola

Pembelajaran Pendidikan

Karakter Melalui Lesson Study

28-30 Novenber

2014

Hotel Menara

Peninsula, Jakarta

G. Penghargaan yang Pernah Diraih dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi

Penghargaan Tahun

1 Satyalancana Karya Satya X Tahun Pemerintah 2007

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima resikonya.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya sebagai lampiran dalam Laporan P2M pelaksanaan Tahun 2017.

Singaraja, 15 September 2017

(30)

BIODATA ANGGOTA 2

I. Identitas Diri

1. Nama Lengkap dan Gelar : Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd., M.Sc

2. NIP : 19671013 199403 1 001

3. Tempat dan Tanggal Lahir : Tamblang, 13 Oktober 1967

4. Jenis Kelamin : Laki-laki

5. Pangkat, Golongan : Pembina, IVa

6. Jabatan : Lektor Kepala

7. Alamat Kantor : Pascasarjana Undiksha, Jl. Udayana Singaraja

No. Telp/Fax : (0362) 32558 /

No. HP : 085237167750

E-mail : [email protected]

8. Alamat Rumah : Desa Tamblang Kec. Kubutambahan, Singaraja

9. Mata Kuliah yang diampu : 1) Landasan Pembelajaran

2) Teknologi Pembelajaran

3) Desain Pembelajaran: teori & terapan 4) Evaluasi Program Pembelajaran II. Riwayat Pendidikan

No Jenjang

Pendidikan

Institusi Pendidikan Bidang Studi Tahun

Lulus

1 S1 Prodi Pendidikan Biologi FKIP

Universitas Udayana

Pendidikan Biologi

1993

2 S2 University of Manchester Institute

of Science and Technology

(UMIST)

Bioteknologi 1998

3 S3 Prodi Teknologi Pembelajaran

Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Teknologi Pembelajaran

2006

III. Riwayat Jabatan Akademik dan Kepangkatan

Tahun Jabatan Akademik Kepangkatan

1994 – 1996 Asisten Ahli Madya Penata Muda/ III a

1997 – 1999 Asisten Ahli Penata Muda Tk I/ III b

(31)

2000 – 2002 Lektor Penata/ III c

2003 – 2006 Lektor Penata Tk I/ III d

2007 – sekarang Lektor Kepala Pembina/ IV a

IV. Pengalaman Penelitian (dalam 5 tahun terakhir)

No. Tahun Judul Penelitian Pendanaan

Sumber Jml

1 2009 Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal untuk Mata Pelajaran Sains SMP (Ketua Peneliti)

Hibah Penelitian Strategi Nasional Batch I

100.000.000

2 2009 Pengembangan Model Pembelajaran Bilingual Preview Review dengan Seting Kooperatif GI pada Mata pelajaran Biologi Siswa SMA BI (Anggota Peneliti)

Penelitian Hibah Bersaing DIKTI

45.000.000

3 2010 Pengembangan Strategi Pembelajaran Biologi Bilingual Berbantuan ICT untuk Sekolah Menengah Atas Rintisan Sekolah bertaraf Internasional (Ketua Peneliti)

Penelitian Hibah PGBI Fakultas MIPA

24.500.000

4 2011 Pengembangan Strategi Pembelajaran Biologi Bilingual Berbantuan ICT untuk Sekolah Menengah Atas Rintisan Sekolah bertaraf Internasional (Ketua Peneliti)

Penelitian Hibah PGBI Fakultas MIPA

25.000.000

5 2011 Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Component Display Theory untuk Mata Kuliah

Desain Pembelajaran pada Program Magister Teknologi Pembelajaran Undiksha (Ketua Peneliti)

Penelitian Hibah Institusional

Pascasarjana Undiksha

80.000.000

6 2012 Pengembangan Perangkat Penelitian Hibah 100.000.000

(32)

Pembelajaran Mata Kuliah Landasan Pembelajaran, Desain Pembelajaran, Media Pembelajaran Produksi, dan Evaluasi Program Pembelajaran Berbasis E-learning (Ketua peneliti)

Institusional Pascasarjana Undiksha

7 2012 Pengembangan Model-Model Student Centered Learning untuk Meningkatkan Penalaran dan Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas (Anggota Peneliti)

Hibah Penelitian Tim Pascasarjana

75.000.000

8 2012 Pengembangan Model Lingkungan Kaya Bahasa dalam Upaya Optimalisasi Kemampuan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar di Provinsi Bali (Anggota Peneliti)

Penelitian Strategis Nasional (Tema:

Pembangunan

Manusia dan Daya Saing Bangsa)

75.000.000

9 2013 Pengembangan Model Lingkungan Kaya Bahasa dalam Upaya Optimalisasi Kemampuan Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar di Provinsi Bali (Ketua Peneliti);

Tahun ke-2

Penelitian Strategis Nasional (Tema:

Pembangunan

Manusia dan Daya Saing Bangsa);

Tahun ke-2

97.000.000

10 2014 Studi Empirik Pengembangan Media Pembelajaran Guru-guru SD, SMP, SMA, dan SMK di Provinsi Bali

Penelitian Hibah Institusional

Pascasarjana Undiksha

17.500.000

V. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat (dalam 5 tahun terakhir)

No. Tahun Judul P2M Pendanaan

Sumber Jml (Rp) 1 2009 Memberikan pembinaan kepada siswa

peserta Olimpiade Sains SMP Bidang Biologi Tingkat Provinsi Bali

APBD Propinsi Bali

2 2009 Memberikan pelatihan kepada guru APBD Propinsi

(33)

Biologi sebagai Pembina Olimpiade Sains SMP Bidang Biologi Tingkat Provinsi Bali

Bali

3 2010 Pelatihan dan Pendampingan

Pemanfaatan TIK untuk

Mengembangkan Inovasi Pembelajaran di Sekolah Dasar dan Menengah Kabupaten Buleleng

Hibah P2M

Pascasarjana Undiksha

20.000.000

4 2011 Pelatihan Pengembangan Media Sederhana Berbasis ICT Bagi Guru- guru SD se-Kecamatan Buleleng

Hibah P2M

Pascasarjana Undiksha

23.000.000

5 2012 Pelatihan Pengembangan Desain Pembelajaran Inovatif Bagi Guru-guru SMP se Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan KTSP

Hibah P2M

Pascasarjana Undiksha

30.000.000

6 2014 P2M Desa Binaan:

Memberdayakan Masyarakat melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif dan Usaha Mandiri Berbasis Potensi Lokal di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula,

Kabupaten Buleleng

DIPA Undiksha 2014

38.000.000

7 2015 P2M Desa Binaan:

Memberdayakan Masyarakat melalui Kegiatan Ekonomi Kreatif dan Usaha Mandiri Berbasis Potensi Lokal di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula,

Kabupaten Buleleng

DIPA Undiksha 2015

38.500.000

VI. Penulisan Karya Ilmiah

A. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dalam Jurnal

No Tahun Judul Artikel Ilmiah Volume/Nomor Nama Jurnal 1 2008 Pengaruh Pendekatan Pembelajaran

dalam Seting Kooperatif STAD terhadap Keterampilan Berpikir pada

Volume 2, Nomor 2 (ISSN 1979-

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (Lemlit

(34)

Pembelajaran IPA SD 7109) Undiksha) 2 2009 Pengembangan Model Pembelajaran

Bilingual Preview Review dengan Seting Kooperatif GI pada Mata pelajaran Biologi Siswa SMA BI

Jilid 42, Nomor 3

(ISSN 0215- 8250)

Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (LPTK Undiksha)

3 2010

Pengembangan Bahan Ajar

Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mata Pelajaran Sains SMP

Volume 4, Nomor 3 (ISSN 1979- 7109)

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (Lemlit Undiksha)

B. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah (tidak dipublikasikan)

No. Tahun Judul Artikel Ilmiah Nama Pertemuan Ilmiah 1 2009 Perancangan dan Pelaksanaan Penilaian

Proses dan Hasil Belajar Sesuai KTSP untuk Pengelolaan Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (RSKM)

Workshop Penulisan dan Analisis Butir Soal serta Pengembangan Format Penilaian RSKM bagi guru- guru SMA Negeri 1 Kubutambahan 2 2009 Inovasi Pembelajaran untuk Program

Bilingual di Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)

Seminar Akademik dalam rangka SBB Jurdik Biologi untuk Guru-guru SMP

3 2009 Konsepsi Program Pembelajaran dan Penilaian untuk Menunjang Pelaksanaan KTSP (wujud pemenuhan standar proses sesuai Permendiknas 41/2007)

Seminar Pendidikan dalam rangka HUT SMPN 2 Sawan yang ke-25

4 2009 Pedoman Dasar Pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran

Workshop Pengembangan Bahan Ajar dan Media bagi Guru-guru SMPN 2 Dawan, Klungkung

5 2010 Pedoman Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran IPA SMP untuk RSBI

Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar bagi Guru-guru IPA SMPN 1 Gianyar (9 Jan 2010)

6 2010 Inovasi Pembelajaran Sains Melalui Permainan

Pelatihan Guru-guru IPA SMP se- Bali dalam rangka HUT HMJ

Pendidikan Kimia

(35)

”VISVITALIS” XVI (17 April 2010)

7 2011 Integrasi Nilai-nilai Karakter Bangsa ke dalam Silabus dan RPP Mata Pelajaran Biologi SMA

Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran MIPA, Fakultas MIPA Undiksha (Tema:

Pengembangan Pendidikan Karakter Menuju bangsa yang Mandiri melalui Penelitian dan pendidikan MIPA) 29 Oktober 2011

8 2012 Mendesain Pembelajaran dengan Menggunakan E-learning: suatu kajian teoretik

Seminar Nasional Pendidikan Teknik Informatika.

Undiksha, 22 September 2012 9 2013 Rekonstruksi Perancangan Dan

Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran Sains Dalam Implementasi Kurikulum 2013

Seminar Nasional Fakultas MIPA Undiksha (Tema: Peningkatan Mutu MIPA dan Pendidikan MIPA untuk Mendukung Implementasi Kurikulum 2013), 30 Nov 2013

10 2014 Biodiversitas Bryophyta Dan Pteridophyta Yang Teridentifikasi Pada Wisata Alam Air Terjun Gitgit Buleleng Bali Tahun 2011-2014

Seminar Nasional Biodiversity Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga;

6 September 2014

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima resikonya.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya sebagai lampiran dalam Laporan P2M pelaksanaan Tahun 2017.

Singaraja, 15 September 2017

Anggota,

Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd., M.Sc NIP. 196710131994031001

(36)

BIODATA ANGGOTA 3 (MAHASISWA)

1. IDENTITAS

1. Nama Lengkap Ketut Agus Asta Putra

2. Jenis Kelamin L

4. NIM 1313021032

5. Jurusan / Fakultas Pendidikan Fisika / MIPA

6. Tempat dan Tanggal Lahir Joanyar, 30 Agustus 1994

7. Alamat Rumah Dusun kajanan, Desa Joanyar

8. Nomor Telpon/Fax/HP 081915662495

9. Alamat e-mail [email protected]

Pengalaman Penelitian/Pengabdian/Prestasi:

Anggota HMJ Pendidikan Fisika Pemain Liga MIPA 2014

Finalis OSN Pertamina 2013 Tingkat Provinsi

Anggota P2M Sosialisasi Dan Pelatihan Perancangan Alat Praktikum Fisika (IPA) Dengan PDL System Dan Instrumen Penilaian Kinerja Ilmiah Guru-Guru IPA SMP Kecamatan Seririt Tahun 2015

Finalis OSN Pertamina 2015 Tingkat Provinsi Finalis OSN Pertamina 2017

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima resikonya.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya sebagai lampiran dalam Laporan P2M pelaksanaan Tahun 2017.

Singaraja, 15 September 2017

(37)

BIODATA ANGGOTA 4 (MAHASISWA)

1. IDENTITAS

1. Nama Lengkap Ni Komang Sophize Yustitie

2. Jenis Kelamin Perempuan

4. NIM 1513021041

5. Jurusan / Fakultas Pendidikan Fisika / MIPA

6. Tempat dan Tanggal Lahir Gianyar, 30 April 1997

7. Alamat Rumah Busungbiu Kubur, Desa Ketewel,

Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar

8. Nomor Telpon/Fax/HP 081339579014

9. Alamat e-mail [email protected]

Pengalaman Penelitian/Pengabdian/Prestasi:

Anggota HMJ Pendidikan Fisika Undiksha Anggota Persma VISI Undiksha

Peserta OSN PERTAMINA Propinsi Tahun 2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima resikonya.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya sebagai lampiran dalam Laporan P2M pelaksanaan Tahun 2017.

Singaraja, 1 Nopember 2016 Singaraja, 15 September 2017

(38)

LAMPIRAN 2

PETA LOKASI P2M

Lokasi P2M secara geografis terletak kurang lebih 27 Km ke arah barat dari Kota Singaraja dimana Undiksha sebagai lembaga mitra berada kemudian keselatan menuju Kecamatan Busungbiu. Lokasi yang begitu potensial sebagai tempat pelaksanaan P2M dengan posisi yang strategis dan sarana yang memadai serta sebaran masyarakat yang heterogen. Lokasi pelatihan berada disekitar kota Kecamatan (kantor UPP Kecamatan Busungbiu / SDN 3 Busungbiu) dengan arus transportasi yang lancar sehingga akses untuk pelatihan dan pengembangannya bisa berjalan dan berkesinambungan dengan baik.

U S LOKASI P2M

UNDIKSHA

+ 27 Km

Kec. Busungbiu SINGARAJA

(39)

LAMPIRAN 3

RINCIAN BIAYA (RAB) / JUSTIFIKASI ANGGARAN

No Jenis Anggaran Jumlah Biaya (Rp)

1 Honorarium 1.100.000,-

2 Bahan Habis Pakai (ATK) 2.230.000,-

3 Transportasi + Konsumsi 3.970.000,-

4 Penyusunan Proposal 700.000,-

Total 8.000.000,-

(delapan juta rupiah)

Dengan Rincian:

1. Honorarium

No Rincian Kegiatan/Bahan Volume/Jumlah Jumlah Biaya (Rp)

1 Honor Ketua 1 Orang 300.000,-

2 Honor Anggota Dosen 2 Orang 500.000,-

3 Honor Anggota Mahasiswa 2 Orang 300.000,-

Sub Total Biaya 1.100.000,-

2. Bahan Habis Pakai / ATK

No Rincian Kegiatan/Bahan Volume/Jumlah Jumlah Biaya

(Rp)

1 Beli Kertas A4 HVS 70 Gr 4 rim 140.000,-

2 Pulpen 1 lusin 90.000,-

3 Sewa Handycam 1 buah 200.000,-

4 Sewa Wireless 1 buah 200.000,-

5 Flash disk 3 buah 225.000,-

6 Modul Materi Olimpiade dan Soal 55 paket 1.375.000,-

Sub Total Biaya 2.230.000,-

Gambar

TABEL 1. DATA STATISTIK SEBARAN SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BULELENG              DAN KECAMATAN BUSUNGBIU
Tabel 2. Gambaran Kegiatan Pengabdian
Gambar 1. Metoda Pelaksanaan Program
Tabel 3. Jadwal Kegiatan P2M  No  Jenis Aktivitas Program
+7

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Ketika perusahaan menerima kontrak jangka panjang, perusahaan akan menggunakan metode persentase penyelesaian yang merupakan sebuah pendapatan kontrak dihubungkan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan hasil yang didapatkan dari pengaruh bauran promosi terhadap keputusan pembelian avanza di Auto 2000 hanya 19.1%, sehingga

Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah. 5) Surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan tidak mengajukan

data dan gambar cilia angin yang dibuat oleh perangkat lunak CA-2000, dilakukan verifikasi dengan cara membandingkannya dengan hasil pengolahan data dan gambar cakra angin

Perusahaan telah mengembangkan bisnis distribusi gas bumi melalui jaringan pipa dari 3,187 km panjang dengan kapasitas 692 MMSCFD, yang terdiri dari kota-kota utama di

dari bulan Mei 2014 sampai jumlah sampel tercapai. Penelitian dilakukan di poli Paru dan Penyakit Dalam divisi Endokrin dan Metabolik RS Persahabatan. Pasien dengan keluhan

Sebagai saran dari penelitian ini, meskipun banyak kalangan remaja yang memanfaatkan internet sebagai sumber informasi tetapi tidak hanya mengandalkan satu media