• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN SURABAYA 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN SURABAYA 2020"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN

PRAKTIK KERJA LAPANGAN TEMATIK INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE)

POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

PENYUSUN:

TIM IPE

PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN

SURABAYA

2020

(2)

PANDUAN

PRAKTIK KERJA LAPANGAN TEMATIK INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE)

POLTEKKES KEMENKES SURABAYA TAHUN 2020

OLEH :

TIM PENYUSUN – POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

1. Dr. Sri Utami, S.Kp., M.Kes.

2. Dr. Dwi Ananto Wibrata, S.ST., M.Kes.

3. Taufiqurrahman, SKM., MPH.

4. Dr. Siti Nur Kholifah, SKM., MKep., Sp.Kom.

5. Hadi Suryono, ST., MPPM.

6. Minarti, M.Kep., Sp.Kom.

7. Dwi Purwanti, S.Kp., M.Kes.

8. Imam Thohari, ST., M.MKes.

9. Retno Sasongkowati S.Pd., S.Si., M.Kes.

10. Dwi Adji Norontoko, S.Kep., Ns., M.Kep.

11. Isnanto, S.Si.T., M.Kes.

12. Hepta Anugrahani, S.Kep., Ns., M.Kep.

13. Suliati, S.Pd., S.Si., M.Kes.

14. Muhammad Ridha Makruf, ST, M.Si.

15. Titi Maharrani, S.ST., M.Keb.

16. Nikmatul Fadilah, S.Kep., Ns., M.Kep.

17. Ira Puspita Sari, SST.

EDITOR : Dr. Dwi Ananto Wibrata, S.ST., M.Kes Nikmatul Fadilah, S.Kep., Ns., M.Kep.

Taufiqurrahman, SKM., MPH

(3)

AR PENGESAHAN

Panduan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Tematik Interprofessional Education (IPE) disusun berdasarkan Kurikulum Program Studi Sarjana Terapan dan Program Studi Diploma III Poltekkes Kemenkes Surabaya

Surabaya, Juni 2020

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya, sehingga dapat diselesaikannya penyusunan Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) Politeknik Kesehatan Kementeriaan Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Surabaya. Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) Tahun 2020 ini disusun oleh Pusat Pengembangan Pendidikan bersama TIM Persiapan pembelajaran IPE Poltekkes Kemenkes Surabaya.

Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) di Masa New Normal ini dapat digunakan sebagai pedoman bagi dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya dalam penyelenggaraan Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) Tahun 2020 dalam masa pandemi Covid-19.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, Wakil Direktur 1. 2 dan 3, Ketua jurusan, Ketua Program Studi, atas semua dukungannya dalam menyelesaikan Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) ini.

Tentunya Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) ini masih ada keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu saran dan masukan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk penyempurnaan panduan ini, sehingga penyelenggaraan pembelajaran Praktek Kerja Lapangan Tematik Interprofessional Education (IPE) dapat lebih baik lagi.

Tim Penyusun

(5)

DAFTAR ISI

Halaman

Sampul Luar i

Sampul Dalam ii

Halaman Pengesahan iii

Kata pengantar iv

Daftar isi v

Visi, Misi, dan Tujuan Poltekkes Kemenkes Surabaya

vi

Bab I. Pendahuluan 1

Bab II. Pengelolaan PKL Tematik 8

Bab III. Tahapan Kegiatan PKL Tematik 15 Bab IV. Evaluasi Program PKL Tematik 17

Bab V. Penutup 20

Lampiran

1. Jadwal Kegiatan PKL Tematik IPE 2020-2021 21 2. Rekapitulasi Kegiatan Individu (LOG-BOOK) 23

3. Rekapitulasi Kegiatan Kelompok 24

4. Format Pengkajian Keluarga – Perencanaan (POA) –Implementasi – Evaluasi – Rencana Tindak Lanjut

25

5. Format Laporan Kelompok 36

6. Format Evaluasi PKL 37

(6)

VISI DAN MISI POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

VISI

“Poltekkes Kemenkes Surabaya menjadi Rujukan Pendidkan Tinggi Bidang Kesehatan yang memiliki Moralitas dan Integritas dengan keunggulan Kualitas Global pada tahun 2025”

MISI:

1. Melaksanakan integrasi Tridharma Perguruan Tinggi untuk mendukung pengembangan pengetahuan, moralitas, integritas dan kompetensi kualitas global.

2. Melaksanakan tata kelola organisasi dan sumber daya manusia yang kredibel, akuntabel, transparan dan terukur.

3. Mengembangkan kerjasama dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

(7)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 20 ayat 2 dinyatakan bahwa ”Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat”. Pada Pasal 24 ayat 2 disebutkan bahwa

“Perguruan tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan pengabdian masyarakat”.

Program pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program yang wajib dilaksanakan, baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa, dengan berlandaskan pada beberapa prinsip yaitu kompetensi akademik, jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), dan profesional, sehingga dapat menghasilkan program pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, relevan, dan sinergis dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah bentuk kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi.

PKL juga merupakan salah satu bentuk pendidikan interprofesional, yaitu dimana beberapa mahasiswa dari berbagai profesi belajar tentang profesi lain, belajar bersama satu dengan yang lain untuk menciptakan kolaborasi efektif dan pada akhirnya meningkatkan outcome kesehatan yang di inginkan. Pendidikan interprofesional merupakan tahap yang penting dalam upaya mempersiapkan lulusan atau profesional kesehatan yang siap untuk bekerja di dalam sebuah tim dan melakukan praktek kolaborasi dengan efektif untuk merespon atau memecahkan masalah yang ada di masyarakat.

Seiring dinamika masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun dunia global, maka program PKL di Poltekkes Kemenkes Surabaya diarahkan pada pola PKL

(8)

empowerment) dan perkembangan kelembagaaan (institutional development) yang terkait.

Bahan evaluasi dapat diperoleh dari laporan tertulis sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah dan manajerial atas semua kegiatan PKL Tematik IPE yang telah dilakukan.

Berdasarkan laporan itu, diketahui tingkat keberhasilan pelaksanaan kegiatan PKL Tematik, kelayakan program, dan besarnya partisipasi keluarga sasaran.

B. Evaluasi Keberlanjutan Program PKL Tematik PKL Tematik IPE merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan secara sinergis unsur mahasiswa, keluarga/masyarakat, dan kelembagaan yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pihak yang terlibat. Fungsi evaluasi pada tahap ini adalah untuk menjaga, meneruskan, dan menambah agar dampak positif tersebut dapat dikembangkan dan dilestarikan serta meminimalisir dampak negatifnya.

Usaha-usaha tindak lanjut dalam bentuk pembinaan terhadap semua hasil PKL Tematik IPE yang telah dicapai perlu dilakukan pada daerah/wilayah/institusi yang pernah menjadi lokasi PKL Tematik IPE. Masyarakat (keluarga) / institusi yang bersangkutan diharapkan dapat meneruskan dan mengembangkan program yang telah dirintis dan dibina bersama mahasiswa PKL Tematik IPE.

Pembinaan kerjasama dengan instansi dan para pihak yang terkait perlu dilakukan agar terbina kerjasama yang sinergis dan harmonis sehingga pemberdayaan masyarakat dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Evaluasi pada tahap ini dilakukan terhadap dampak hasil kegiatan PKL Tematik melalui pertemuan secara periodik oleh semua pihak terkait. Evaluasi dampak meliputi sarana, prasarana, dan keluaran dari sistem proses PKL Tematik dengan memperhatikan umpan balik dari keluaran, seperti gambar 4 berikut:

(9)

PERSIAPAN

PELAKSANAAN

PENILAIAN Tim IPE

Mahasiswa Masyarakat

Mitra

SARANA &

PRASARANA M O N I T O R I N G

LINGKUNGAN FISIK LINGKUNGAN SOSIAL

M O N I MAHASISWA T MASYARAKAT O MITRA R I N G

TAHAP MASUKAN TAHAP PROSES TAHAP KELUARAN

(10)

PENUTUP

Buku Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik IPE ini sebagai perangkat pembelajaran yang bersifat dinamis agar bisa mencapai tujuan program pembelajaran yang dilaksanakan. Keberhasilan penyelenggaraan proses pembelajaran PKL Tematik IPE dapat tergantung dari berbagai aspek yang meliputi perencanaan program yang akurat, pelaksanaan kegiatan yang berkualitas dan penilaian/evaluasi yang berkesinambungan, serta didukung oleh SDM, sarana dan prasarana yang sesuai standar.

Buku Panduan Praktek Kerja Lapangan Tematik IPE ini dimaksudkan sebagai panduan bagi dosen dan mahasiswa dalam penyelenggaraan pembelajaran praktek IPE untuk mencapai kompetensi yang diharapkan.

(11)

Hari 1 1. Perwakilan

mahasiswa datang/survey di lokasi keluarga sasaran 2. Acara

pembukaan 3. Konsolidasi

internal kelompok

Hari ke 2 1. Perkenalan ke

Pemuka masyarakat, (RT) dan/ atau instansi terkait.

2. Mencari data sekunder terkait 3. Konsolidasi internal

kelompok utk pembagian keluarga sasaran

4. Melakukan survey awal rencana keluarga sasasaran.

5. Data dikumpulkan dan dikirim kepada panitia dalam bentuk

aplikasi google form

Hari ke 3 1. Melakukan survey

keluarga sasaran (3 keluarga)

2. Satu keluarga menjadi tanggung jawab 10-11 (sepuluh)

mahasiswa keluarga.

3. Saat kunjungan ke keluarga tidak boleh sendiri tapi

dianjurkan 2-3 mahasiswa, untuk validitas data 4. Data dikumpulkan

dan dikirim kepada panitia dalam bentuk aplikasi google form Hari ke 4

1. Lanjutan survey keluarga 2. Merekap dan

mengolah data sesuai template 3. Data dikumpulkan

dan dikirim kepada panitia dalam bentuk aplikasi google form 4. Menentukan

masalah kesehatan yang ada di keluarga sasaran yang akan dijadikan focus binaan

Hari ke 5

1. Membuat Planning of action (POA) 2. Permasalahan, POA

dan rencana implementasi dikonsultasikan dengan DPL.

3. Masukan dan saran saat diskusi dengan DPL dimasukkan dalam perencanaan

Hari ke 6-9 Implementasi Kegiatan pada masing-masing keluarga sasaran Lampiran 1

Jadwal Kegiatan Harian PKL Tematik IPE 2020-2021

(12)

Format 4. LEMBAR EVALUASI KELOMPOK (PEER EVALUATION) KEGIATAN PKL TEMATIK IPE

Petunjuk:

1. Tulislah nama semua anggota kelompok anda pada kolom nama (Jangan menulis nama anda sendiri)

2. Berilah nilai pada masing-masing komponen dengan nilai antara 0-100 untuk semua anggota kelompok.

3. Berilah nilai dengan jujur sesuai dengan hati nurani dan kondisi yang sebenarnya selama kegiatan praktik keperawatan komunitas

4. Nilai yang anda berikan bersifat rahasia.

N O

NAMA Komponen Penilaian Total

Nilai Kreatifitas Keaktifan Kedisiplinan Kerjasama Kepedulian

Referensi

Dokumen terkait

d.. Longsoran guling akan terjadi pada suatu lereng batuan yang acak  kemiringannya berlawanan dengan kemiringan bidang-bidang lemahnya. Keadaan tersebut dapat

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat 12 belas nilai karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Lampung, (2) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam

Berdasarkan analisa perencanaan fasilitas dan tata letak galangan yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka dapat dilakukan perhitungan estimasi nilai investasi yang

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Kebumen Nomor 41 Tahun 2017 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017

Dengan jumlah neuron yang sangat besar, JST memiliki sifat yaitu fault tolerance. Sifat ini mengandung maksud kerusakan sedikit atau sebagian pada sel- sel dalam jaringan tidak

a. Mencampur zat-zat kimia. Jangan mencampur bahan kimia tanpa mengetahui sifat reaksinya. Jika belum tau maka tanyakan pada orang yang lebih kompeten. Zat-zat baru atau

Tujuan pengembangan media audio pembelajaran adalah untuk menghasilkan produk media audio sebagai variasi media untuk menghasilkan produk media Audio Interaktif tentang

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengeta- hui perbedaan pengaruh antara metode FGD dengan metode SIG terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas XI di SMK Hidayah Semarang