• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI KASUS PENERAPAN METODE PERT PADA PROYEK GUDANG X | . | Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil 1186 2159 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI KASUS PENERAPAN METODE PERT PADA PROYEK GUDANG X | . | Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil 1186 2159 1 SM"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Urutan Aktivitas (Hamilton, 1997)
Gambar 2. Hubungan antar Aktivitas (Kerzner, 2009)
Tabel 1. Perhitungan Expected Time pada Gudang (te)
Tabel 2. Early Start, Early Finish, Latest Start dan Latest Finish pada Gudang

Referensi

Dokumen terkait

Perhitungan produktivitas keseluruhan dari keseluruhan sampel dan produktivitas ideal yang didapatkan dari sampel siklus bagian Aktivitas F, yaitu rangkaian PC Wire dari spiral

Cash outflow dari contoh rencana investasi proyek perumahan sederhana ini akan meliputi biaya beli tanah, biaya desain, biaya pemasaran, biaya perijinan dan prasarana,

Jenis penelitian ini adalah menganalisa upah kerja pada RAB suatu proyek yang telah selesai dan peninjauan lapangan untuk mendapatkan data tentang jumlah hari

Dari hasil analisis data yang ditunjukkan oleh gambar diatas bisa dilihat bahwa pekerjaan pengecoran untuk 1 m 3 beton memiliki produktivitas yang lebih baik sehingga

Berdasarkan persentase perbedaan antara data tenaga kerja rencana dan data nyata diatas dari daily output pada pekerjaan bekisting, pembesian dan pengecoran pada

Dari hasil analisis didapatkan bahwa faktor penyebab risiko yang menentukan keberhasilan suatu proyek konstruksi adalah : risiko finansial, risiko bencana alam, risiko hukum,

Hasil evaluasi dengan metode performance intensity selama 8 periode awal (periode I sampai periode VIII) yang menggunakan barchart rencana awal, nilai CCP selalu lebih

Dari model persentase mean secara umum pada pekerjaan konstruksi yang harus diperhatikan adalah change, namun pada pekerjaan arsitektural bangunan gedung (66.25%)