LAPORAN PRAKTIKUM PENGETAHUAN KOMPUTER
SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM)
NAMA : RENI PRATIWI
NIM : G41113303
KELOMPOK : VI (ENAM)
ASISTEN : MUHAMMAD QAYYUM HAMKA
WAKTU : JUMAT, 7 NOVEMBER 2014
LABORATORIUM KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI PROGRAM STUDI KETEKNIKAN PERTANIAN
JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Komputer dikenal sebagai suatu sistem karena terdiri dari tiga hal, yaitu hardware, software,dan brainware. Hardware berupa komponen fisik dari sistem tersebut software sebagai komponen lunak yang berisi berbagai macam aplikasi, dan brainware sebagai pengguna dari komputer tersebut.
Antara brainware dan hardware, ada sebuah penghubung yang dikenal dengan sebutan sistem operasi (operating system). Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat banyak sistem operasi dengan keunggulannya masing-masing.
Ada beberapa sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows, Macintosh, dan Linux. Dari sekian banyak sistem operasi yang beredar, sistem operasi Windows dari perusahaan Microsoftlah yang paling populer untuk para pengguna PC, notebook, bahkan ponsel dan PDA sekalipun, dengan sistem operasi berbasis mobilenya.
Tak jarang, untuk beberapa kalangan hanya mengenal Windows lah sebagai satu-satunya sistem operasi karena banyaknya pengguna Windows dan jarang menemukan pengguna sistem operasi lain di sekitar mereka. Padahal, sistem operasi bukan hanya Windows, melainkan ada Linux, Ubuntu, dsb.
Selain itu, sebagian masyarakat memercayakan kepada teknisi komputer untuk menginstal sebuah sistem operasi, khususnya Windows. Padahal orang awampun bisa menginstal Windows jika memiliki keinginan dan pengetahuan tentang penginstalan.
1.2 Tujuan dan Kegunaan
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis sistem operasi dan mengetahui cara penginstalan Windows 7.
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Operasi (Operating System)
Dalam ilmu komputer, sistem operasi (operating system) adalah suatu perangkat lunak yang berfungsi memberikan gambaran terhadap kontrol dan manajemen perangkat keras serta berbagi operasi dasar sistem yang dipakai oleh software aplikasi, seperti program-program pengolah data dan browser web. Secara umum, sistem operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada lapirsan memori komputer pada saat komputer booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah sistem operasi tersebut berjalan, dan sistem operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu (Prakoso, 2005).
Gambar 28. Bagan Sistem Operasi
Dengan kata lain, OS (operating system) dapat disebut sebagai kumpulan dari software (perintah atau program) pengendali hardware, antara lain disk drive, harddisk, CD/DVD-ROM atau DVD/DVD-RW, monitor, keyboard, mouse, scanner, atau printer. OS (operating system) juga merupakan perantara user dalam menggunakan program, aplikasi, seperti program pengolah kata, pengolah angka, pengolah grafis, dan presentasi (Aiyub, 2009)
2.2 Fungsi Sistem Operasi (Operating System)
Menurut Nur (2010), beberapa fungsi Sistem Operasi adalah sebagai berikut: a. Sistem Booting
Prases booting terjadi pada saat dimulainya menghidupkan sistem komputer. Pada tahap ini, OS akan mengecek dan menyimpan konfigurasi hardware, seperti monitor dan memori internal.
b. Manajemen Proses
Inti proses yang ada didalam memori utama adalah mengarahkan pengembalian program ke dalam memori utama untuk dieksekusi oleh CPU. Selanjutnya, OS (operating system) mengelola memori tersebut, yaitu partisi lokasi memori dan urutan data dalam memori.
c. Manajemen Memori
Fungsi OS (operating system) yang lain adalah mengelola memori yang terdiri dari partisi per program dan virtual memory. Hal ini dilakukan dengan mensimulasikan harddisk sebagai perluasan dari memori utama mempunyai kapasitas yang lebih besar daripada kapasitas fsik sebenarnya.
d. Manajemen File
Pengaturan dan pengaksesan file yang disimpan dalam penyimpanan sekunder juga menjadi tugas OS (operating system). OS (operating system) membuat dan mengatur struktur direktori serta operasi-operasi terhadap file sebagai contoh copy, delete, rename, dan paste.
e. Formatting
Sesuai dengan namanya, OS (operating system) berfungsi sebagai alat yang digunakan untuk memformat disket yang belum siap dipakai sehingga siap untuk dipakai oleh user.
Pekerjaan atau task yang dilakukan oleh OS (operating system) dapat diatur dengan pengaturan seperti dalam Tabel 1dibawah ini.
Tabel 1 Tabel Task Management
OS (operating system) mengelola akses kontrol terhadap file, seperti dalam penggunaan password.
h. User Interface
OS (operating system) menyediakan interface (antarmuka) yang berbasis grafis dan atau GUI (Graphic User Interface) agar user dapat bekerja dengan perangkat lunak lainnya.
i. Toleransi Kesalahan
OS (operating system) akan menangani kesalahan yang ada sehingga komputer tetap akan berjalan ketika terjadi kesalahan misalnya; kesalahan memori, komponen komputer yang berulang-ulang, dan kesalahan user.
2.3 Macam-macam Sistem Operasi (Operating System)
Menurut Anonim (2014), macam-macam sistem operasi (Operating System) adalah sebagai berikut:
a. Windows
memberi nama MS-DOS (Microsoft), sedangkan yang dijual perusahaan IBM diberi nama PC-DOS oleh IBM.
Gambar 29 Logo Windows b. Linux
Linux adalah nama yang diberikan sistem komputer bertipe unix Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan
perangkat lunak bebas
terbuka dan sumber utama terbuka. Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro
Linux (Linux
distribution), yang di dalamnya disertakan program program lain pendukung sistem operasi. Contoh program tersebut adalah
server web, bahasa
pemrograman, basis data, tampilan desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan aplikasi perkantoran (office suite) seperti multilevel filesystem, OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric.
Linux adalah sistem operasi yang pada perkembangannya dari sebuah proyek hobi dikerjakan oleh seorang Linus Torvalds. Dalam mengerjakan proyek hobinya, seorang Linus Torvalds memperoleh inspirasi dari Minix, suatu sistem Unix kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Pada tanggal 5 Oktober 1991 Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02.
bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Linux adalah alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial, dengan kemampuan Linux yang setara atau bahkan lebih (Prakoso, 2005).
Gambar 30. Pingguin Sebagai Logo Linux c. Macintosh (Mac OS)
Macintosh Operating System (MAC OS) merupakan system operasi komputer yang dibuat oleh Apple . Apple yang sebelumnya bernama Apple Computer, Inc. adalah sebuah perusahaan silicon valley berbasis cupertino, California yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer pribadi pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memanjukannya sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh. Macintosh OS merupakan OS yang pertama menggunakan GUI (Graphical User Interface ).
Gambar 31. Logo Macintosh
Macintosh Portable (1989); Macintosh IIfx, Macintosh Classic, Macintosh Performa (1990); Macintosh Quadra, PowerBook (1991); Macintosh IIvx, PowerBook Duo (1992); Macintosh Centris, Macintos Color Classic, Macintosh Performa, Macintosh Tv (1993); Power Macintosh (1994); Power Macintosh G3, PowerBook G3, Twentieth Anniversary Macintosh (1977); iMac (1998); iBook, Power Macintosh G4 (1999); Power Mac G4 Cube (2000); PowerBook G4 (2001); eMac (2002); Xserve, Power Mac G5, iMac G4 (2003); iMac G5 (2004); Mac Mini (2005); MacBook, MacBook Pro (2006)
d. DOS (Disk Operating System)
DOS (Disk Operating System) adalah sistem operasi yang menggunakan interface command-line yang digunakan para pengguna komputer pada dekade tahun 1980-an. Untuk fasilitas booting komputer dan menjalankan beberapa aplikasi software, misalnya WS dan Lotus. Masih banyak fungsi DOS yang digunakan pada zaman sekarang, terutama dalam menyelesaikan beberapa troubleshooting pada hardware komputer.
Kelebihan dari DOS adalah menampilkan program yang lebih "realistis" dibandingkan windows karena beberapa command dari windows itu sendiri mengadaptasi dari DOS (misalkan command virus untuk menyembunyikan attribut). Sedangkan kekurangan dalam sistem operasi ini adalah masih menggunakan Command Line Interface dan Windows yang sekarang (NT Tech) tidak begitu kompatibel dengan program DOS.
e. Ubuntu
Gambar 32. Logo Ubuntu f. Sun Solaris
Sun Solaris adalah sebuah sistem operasi keluarga Unix yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. OpenSolaris adalah Sun Solaris yang di open-source kan di bawah lisensi CDDL (Common Development and Distribution License). Sun Solaris bisa dijalankan di atas prosesor yang berspek x86,x64 dan SPARC. g. UNIX
UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), danInstitut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA).
h. FreeBSD
FreeBSD adalah suatu sistem operasi yang bekerja layaknya UNIX tetapi bukan turunan dari UNIX. Pertama kali dikembangkan oleh Berkeley Software Distribution pada tahun 1993.
i. Novell Operating System
Sistem operasi ini dibuat oleh Novell Corporation yang memiliki kelebihan sebagai software jaringan, kecepatan komunikasi antar PC dalam sebuah LAN (Local Area Network), manajemen jaringannya mudah, dan perangkat besar (space disk, memori) hanya pada komputer yang digunakan sebagai server. Sedangkan kekurangan dalam sistem ini adalah sistem ini berbasis DOS sehingga mode operasinya tidak grafis.
2.4 Perkembangan Sistem Operasi (Operational System)
Menurut Wijaya (2013), sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
a. Generasi Pertama (1945-1955)
kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan.
b. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS. c. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
d. Generasi Keempat (Pasca 1980-an)
III METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Waktu dan Tempat
Praktikum perakitan komputer dilaksanakan pada hari Jumat, 31 Oktober 2014, pukul 13.30-15.30 WITA di Laboratorium Komputer dan Sistem Informasi, Program Studi Keteknikan Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar.
3.2 Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah laptop dan sebuah flashdisk. Sedangkan bahan yang digunakan adalah master Windows 7.
3.3 Prosedur Kerja
Prosedur kerja atau cara menginstal Windows 7, yaitu: a. Menyalakan komputer/laptop
b. Mengubah boot pertama ke CD/DVD, namun jika dari flashdisk, ubah boot pertama ke flashdisk. Ini diperlukan agar bootpertama dilakukan melalui Windows 7 Installer atau flashdisk.
Gambar 33 Tampilan Menu Setup
1. Masuk ke Setup Utility, Tampilan ini beraneka ragam tergantung merk , cari boot.
Gambar 34 Tampilan Setup Utility
2. Mengarahkan boot pertama jadi DVD atau flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun beraneka ragam tergantung merk.
Gambar 35 Tampilan Boot Pertama
3. Exit, Saving Changes kemudian Yes, dan komputer/laptop akan segera restart dari DVD atau flashdisk.
d. Proses instal Windows 7 dari DVD Windows 7 Installer dimulai, tekan tombol sembarang pada keyboard. Tunggu hingga gambar dibawah ini muncul
Gambar 37 Tampilan Starting Windows e. Pilih English, kemudian Next pada kotak dialog
Gambar 38 Kotak Dialog f. Klik Instal Now
Gambar 40 Kotak Dialog License Terms h. Tampilan penginstalan akan muncul
Gambar 41 Tampilan Penginstalan i. Klik Custom (advenced)
Gambar 43 Partisi yang Akan Dihapus
k. Arahkan kursor pada partisi yang akan diisi Windows 7, Klik “New, kemudian Next
Gambar 44 Tampilan Partisi yang akan diisi Windows 7 l. Muncul tampilan instalasi
Gambar 45 Tampilan Instalasi
Gambar 46 Tampilan Instalasi n. Mengisi nama komputer, kemudian pilih Nezt
Gambar 47 Kotak Dialog Instalasi Windows 7
o. Lengkapi kolom password jika ingin memberikan passswod pada komputer.
Gambar 49 Kotak Dialog Kode Produk q. Pilih Use recommend settings
Gambar 50 Tampilan Use Recommended Settings r. Menyesuaikan waktu dan tanggal
Gambar 52 Windows 7
4.1 Hasil
Sumber: Data Primer, Laboratorium Komputer dan Sistem Informasi, 2014. 4.2 Pembahasan
Pada praktikum sistem operasi, penginstalan Windows 7 ke laptop yaitu melalui USB (menggunakan flashdisk). Penginstalan sistem operasi melalui flashdisk dapat dilakukan sesuai dengan pernyataan Gunawan (2014), bahwa salah satu jenis sistem operasi, yaitu Windows 7, ke laptop/lomputer, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui DVD (jika menggunakan Windows 7 DVD Installer) atau melalui USB (jika menggunakan flashdisk).
dapat dijadikan sebagai first boot. Cara untuk membuat flashdisk booteble ini ada dua cara. Yaitu dengan melakukan perintah melalui command prompt sebagai cara bawaan Windows 7 sendiri. Dan dengan menggunakan software seperti WinToFlash.
Ketika sebuah laptop akan diinstal/diinstal ulang, partisi utama hard drive sebaiknya dihapus. Sesuai dengan pernyataan Gunawan (2014), yang menyatakan bahwa selama instalasi baru / instal ulang Windows 7, sebaiknya menghapus partisi hard drive utama (primary partition) sehingga bersih dan instal Windows 7 dari awal - prosedur ini yang disebut sebagai "Clean Install" atau kadang-kadang disebut "Advanced/Custom install".
Proses pertama yang terjadi ketika penginstalan Windows 7 adalah booting pertama Windows. Pada saat booting berlangsung, tekan F2 untuk menampilkan kotak dialog BIOS. Tampilan BIOS bisa saja berbeda dengan komputer lainnya, tergantung merek apa yang digunakan. Sesuai dengan pendapat Gunawan (2014) yang menyatakan bahwa tampilanBIOS pun beraneka ragam tergantung merek yang digunakan.
Proses setelah melalui booting pertama dan menyetel BIOS settings utility, adalah mengatur partisi yang akan dihapus dan menentukan partisi apa yan akan diisi oleh Windows 7. Proses selanjutnya adalah memasukkan password apabila pengguna menginginkan password dalam komputernya, memasukkan kode produk, dan mengatur waktu dan tanggalnya. Setelah prose teresebut diselesaikan, sistem operasi Windows 7 dapat digunakan. Hal ini sesuai dengan pendapat Gunawan (2010), yaitu pengaturan partisi yang dilakukan setelah first booting untuk menentukan partisi yang akan dihapus dan partisi yang akan diisi oleh Windows.
A. Kesimpulan
Kesimpulan dalam praktikum sistem operasi ini adalah:
1. Jenis-jenis sistem operasi terdiri dari: Windows, Linux, Macintosh, Ubuntu, Unix, DOS (Disk Operating System), Sun Solaris, FreeBSD, dan Noveli Operating System/
2. Tahapan utama dalam penginstalan Windows 7 melalui flashdisk adalah menyetel perintah yang dikehendaki pada BIOS Setup Utility, menghapus partisi yang dikehendaki serta menentukan partisi mana yang akan diisi ileh Window 7, dan menyetel password (jika diinginkan), memasukkan kode produk, dan meyetel waktu dan tanggal.
B. Saran
Sebelum mengisntal sistem operasi melalui flashdisik, pastikan apakah sistem operasi tersebut sudah tersalin dengan baik di flashdisk, agar hambatan dalam penginstalan sistem operasi dapat diminimalisir.
Aiyub, Muhammad. 2009. Sistem Operasi Komputer: Sejarah Windows , Linux, dan Macintosh. Universitas Syiah Kuala.
Anonim. 2014. Macam-macam Sistem Operasi Windows. http://tech.dbagus.com/macam-macam-jenis-sistem-operasi-Windows diakses tanggal 9 November 2014 pukul 15.00 WITA.
Gunawan, Tatang. 2014. Tutorial Cara Menginstal Windows 7 dengan sempurna http://www.aura-ilmu.com/2013/01/Tutorial-Cara-Menginstall-Windows-7-Dengan-Sempurna.html diakses
Hapsari, Emita Yulia. 2010. Sistem Operasi. Universitas Gadjah Mada. Jogjakarta. Mulyana, Regina Ade. 2014. Panduan Lengkap Menginstal Windows 7 Menggunakan Flashdisk. http://regibrader-free.blogspot.com/2013/08/cara-menginstal-windows-7-dengan.html diakses tanggal 10 November 2014 pukul 21.00 WITA
Nur, Ahmad, et al. 2010. Makalah TIK: Sistem Operasi pada Komputer. http://academia.edu.com diakses tanggal 10 November 2010 pukul 20.00 WITA
Prakoso, Samuel. (2005), Jaringan Komputer Linux, Andi, Yogyakarta.