• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kerangka Pemikiran aset tetap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kerangka Pemikiran aset tetap"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Kerangka Pemikiran

Aset tetap PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara merupakan asset yang bernilai paling besar dan paling penting yang dimiliki perusahaan tersebut. Salah satu asset tetap perusahaan yang memerlukan pengendalian intern adalah peralatan kantor. Pengendalian intern peralatan kantor dilakukan karena besarnya investasi yang ditanamkan dalam peralatan kantor sehingga menjadikan peralatan kantor tersebut perlu mendapatkan perhatian yang serius baik dalam operasi dan pemeliharaannya. Dalam melaksanakan sistem pengendalian intern peralatan kantor PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara menggunakan 5 unsur pokok yaitu : lingkungan pengendalian, penilaian resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pengawasan. berdasarkan teori diatas adapun kerangka pemikirannya sebagai berikut:

PT. PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN UTARA

PERALATAN KANTOR

SISTEM PENGENDALIAN INTERN ASET TETAP

LINGKUNGAN PENGENDALIAN

PENILAIAN RESIKO

AKTIVITAS PENGENDALIAN

INFORMASI & KOMUNIKASI

Referensi

Dokumen terkait

Iskak (1997) meneliti Pengaruh Besarnya Perusahaan, Jenis Perusahaan, Efektifitas Pengendalian Intern Perusahaan dan Lamanya Waktu Audit Serta Besarnya Kantor

Bank Pembangunan Daerah Bali Kantor Cabang Seririt banyak diminati oleh masyarakat, sehingga perlu dilakukan adanya evaluasi terhadap sistem pengendalian intern

Iskak (1997) meneliti Pengaruh Besarnya Perusahaan, Jenis Perusahaan, Efektifitas Pengendalian Intern Perusahaan dan Lamanya Waktu Audit Serta Besarnya Kantor

Oleh karena itu, tenaga kerja ini harus mendapatkan perhatian khusus dan merupakan sasaran dari manajemen sumber daya manusia untuk mendapatkan,

menunjukkan adanya pengaruh dari Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Akuntabilitas Publik terhadap Kualitas Laporan Keuangan Terdapat variabel Independen Sistem

Menurut Soekartawi (1994) efisiensi diartikan sebagai upaya penggunaan input yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar- besarnya. Secara umum

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian pengendalian intern,antara lain: a Anastasia Diana dan Lilis Setiawati menyatakan bahwa : Pengendalian internal adalah semua rencana

Menurut Veithzal, Andria dan Ferry 2007:720, definisi Profitabilitas adalah hasil perolehan dari investasi penanaman modal yang dikatakan dengan persentase dari besarnya investasi Laba