(LKjIP) TAHUN 2016
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
KABUPATEN TULANG BAWANG
DINAS PERIKANAN
KABUPATEN TULANG BAWANG
Dalam Penyelenggaraan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah sesuai dengan Instruksi
maka Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang telah berupaya
memenuhi ketentuan tersebut dengan menyusun LKjIP Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2016, sekaligus merupakan pertanggungjawaban dalam
merealisasikan Visi dan Misi sesuai dengan Rencana Strategis Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Tulang Bawang, Visi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Tulang Bawang yaitu :
“ TERWUJUDNYA SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG TANGGUH SERTA
MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN DAN NELAYAN YANG MAKMUR DAN
SEJAHTERA”.Pencapaian Kinerja meliputi nilai capaian kinerja dari 7 (tujuh) kelompok
Misi yaitu :
No Kelompok Misi
1 2
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Membangun dan mendukung pembangunan fisik prasarana dan sarana di
bidang Budidaya Kelautan dan Perikanan;
Meningkatkan perekonomian melalui konsentrasi pada sektor Kelautan dan
Perikanan dengan melakukan upaya pemulihan stabilitas ekonomi, titik berat
pada pembangunan ekonomi kerakyatan;
Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang beriman, bertakwa dan
menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi;
Membuka peluang dan kesempatan investasi yang bersifat ramah lingkungan;
Pelestarian dan pemanfaatan sumberdaya perairan dan lingkungannya secara
proporsional;
Membuka peluang dan mendorong investasi sub sektor perikanan;
Menata tumbuh kembangkan kawasan sentra produksi pembudidayaan sebagai
embrio lumbung.
Berdasarkan hasil pengukuran dan evaluasi kinerja yang dilakukan terhadap Kinerja Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang dalam merealisasikan Visi, Misi,
Kelautan dan Perikanan TA. 2016 sebesar 80.5% dan dapat dikategorikan baik. Meskipun
tingkat sasaran tersebut berkategori cukup, namun perlu ditingkatkan lagi karena belum
sepenuhnya sesuai dengan yang diharapkan.
Banyak faktor yang mempengaruhi atau hambatan pencapaian sasaran tersebut yang
disebabkan oleh :
a. Masih banyak kelompok pembudidaya ikan kelas pemula yang belum
mengetahui teknologi atau teknik cara berbudidaya ikan yang baik
b. Kurangnya kordinasi lintas sektor di Kabupaten Tulang Bawang mendukung
program perikanan tangkap
c. Dalam melakukan kegiatan khususnya pengawasan laut terhambat oleh aturan
terbaru dan anggaran
d. Minimnya pengetahuan pelaku usaha perikanan/Polahsar tentang Perda No. 04
Tahun 2010 dan Perbup No. 52 Tahun 2014 mengenai tata cara pengurusan
perizinan yang harus diterbitkan
e. Tidak tersedianya anggaran untuk mendukung penyerapan kegiatan
Untuk mengatasi hambatan/kendala tersebut terdapat beberapa langkah strategi
pemecahan masalah yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang, sehingga dapat
diperoleh nilai capaian kinerja yang lebih baik.
Strategi pemecahan masalah yang dapat dilakukan antara lain :
a. Mengadakan pelatihan tentang bimtek aparatur sipil khususnya tenaga teknis
guna membuka wawasan teknis terbaru di bidang budidaya perikanan
b. Agar dilakukan pertemuan dengan sektor sektor terkait di Kabupaten Tulang
Bawang guna mendukung program perikanan tangkap maka perlu dilaksanakan
pertemuan dengan sektor terkait minimal 2 kali dalam 1 tahun
c. Melakukan koordinasi ke tingkat Provinsi/Kementerian terhadap illegal fishingdi laut dikarenakan peraturan dan kewenangan laut berada di provinsi sementara
dampak dari kegiatan illegal fishing sangat berpengaruh terhadap kegiatan masyarakat nelayan Tulang Bawang
d. Pengawasan terhadap sungai terkendala operasional dan sarana (speed boat)
e. Mengadakan sosialisasi skala besar dengan instansi terkait agar target PAD
dalam hal retribusi perikanan dapat tercapai
f. Anggaran untuk penyerapan kegiatan ke depannya agar dapat direalisasikan
dengan lebih optimal
Demikian LKjIP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2016
sebagai bahan Laporan untuk masa mendatang, hasil evaluasi dan analisa akan dijadikan
masukan agar capaian sasarannya sesuai dengan yang diharapkan. Beberapa prinsip
penyusunan dan penyajian laporan telah disajikan dengan berbagai pertimbangan. Prinsip
– prinsip pelaporan yang baik mungkin saja tidak semua dapat diterapkan pada pelaporan
BAB I PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) disusun seiring dengan semakin tingginya
tuntutan dalam menciptakan penyelenggaraan Pemerintah yang baik (Good Governance) sesuai dengan surat Edaran Sekretariat Daerah Kabupaten Tulang Bawang
No.050/294/III.2/TB/XII/2016 tanggal 14 Desember 2016 tentang Penyampaian Laporan
Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) pada Dinas/Instansi Tahun Anggaran 2016 sesuai
dengan TAP MPR RI Nomor : XI/MPR/1998, Undang-undang No. 28 Tahun 1999 tentang
Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang
ditindaklanjuti dengan Keputusan Presiden No. 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah yang dibangun dan dikembangkan dalam rangka perwujudan
pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi serta pengolahan sumberdaya
pelaksanaan kebijakan dan program yang dipercaya kepada setiap Instansi Pemerintah
kepada masyarakat berdasarkan suatu sistem yang mandiri.
LKjIP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang, perlu dikembangkan
suatu standar pengukuran kinerja yang dapat memberikan informasi kepada pimpinan,
apakah Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang telah melaksanakan
tugasnya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sehingga perlu disusun metode
pengukuran kinerja yang membantu memberikan informasi apakah program yang telah
dilaksanakan sesuai dengan rencana. Pengukuran kinerja digunakan untuk penilaian atas
keberhasilan/kegagalan pelaksanaan kegiatan program/kebijakan sesuai dengan sasaran
dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Dinas Kelautan
dan Perikanan yang disinergikan dengan visi dan misi Kabupaten Tulang Bawang.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Tulang Bawang, ini dimaksudkan sebagai laporan Kinerja Keuangan sekaligus sebagai
wujud pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta sebagai wujud
kewajiban pertanggungjawaban keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan Misi Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang. Dari laporan ini diharapkan dapat
dapat dipergunakan sebagai masukan dalam rangka kinerja pada masa yang akan datang,
serta perbaikan dalam perencanaan, khususnya perencanaan jangka menengah dan
jangka pendek.
1.2 DASAR HUKUM
Penyusunan laporan akuntabilitas ini didasarkan pada ketentuan perundang-undangan
yang berlaku sebagai berikut :
1. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang
Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;
2. Undang-undang Nomor 2 Tahun 2000 tentang Pemerintah Daerah;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan
Pertanggungjawaban Keuangan Daerah;
4. Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah;
5. Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang tentang Rencana Strategis
(Renstra) Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2008-2013;
6. Surat Keputusan Ketua LAN Nomor 589/IX/TB/2003 Tahun 1999 tentang
Pedoman Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
7. Peraturan Bupati Tulang Bawang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Rincian Tugas
Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang.
8. Peraturan Daerah Nomor : 01 Tahun 2016 tanggal Februari 2016 tentang
Pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tulang
Bawang Tahun Anggaran 2016.
9. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian
Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi
1.3 RUANG LINGKUP
Laporan Akuntabilitas Kinerja ini mencakup pelaksanaan kegiatan, program dan
kebijakan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang ini melaporkan
kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang yang meliputi kegiatan
rutin dan pembangun daerah khususnya untuk mencapai daya guna dan hasil guna dalam
pengelolaan sumber daya Kelautan dan Perikanan, yang meliputi 1 (satu) Bagian
Sekretariat, 3 (tiga) Bagian Bidang, 2 (dua) Sub Bagian dan, 6 (enam) Seksi.
1.4 GAMBARAN UMUM 1.4.1 Struktur Organisasi
Dengan diberlakukannya UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah
dan PP No. 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pusat dan Kewenangan Propinsi sebagai
Daerah Otonom dan PP No. 84 tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi Perangkat
Daerah, memberikan kewenangan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Tulang Bawang dengan didasarkan pada azas desentralisasi dalam wujud otonomi yang
luas, nyata dan bertanggung jawab. Untuk menyusun kembali kewenangan Dinas
Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang dan organisasi perangkat dinas
dituangkan dalam Perda dan Keputusan Bupati yaitu sebagai berikut :
1. Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Nomor 06 tahun 2011 tentang
Pembentukan Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang;
2. Keputusan Bupati Tulang Bawang Nomor 23 tahun 2011 tentang Penjabaran
Rincian Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Tulang Bawang.
Adapun susunan organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang terdiri dari :
a. Kepala Dinas
b. Kepala Bagian Sekretariat
1. Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan
c. Kepala Bidang Bina Produksi Ikan
1. Seksi Teknik Penangkapan Ikan
2. Seksi Teknik Budidaya, Keselamatan dan Sumber Daya Ikan
d. Kepala Bidang Kelautan
1. Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
2. Seksi Konservasi Sumber Daya Kelautan, Sungai, Pesisir, dan Tata
Ruang
e. Kepala Bidang Bina Usaha Perikanan
1. Seksi Kelembagaan, Usaha Perikanan dan Kemitraan
2. Seksi Pelayanan dan Pengembangan Usaha serta Permodalan
f. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)
STRUKTUR ORGANISASI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN TULANG BAWANG
KEPALA DINAS Ir. MEILAN AZIZ, MM
NIP. 19610501 198603 1 012
SEKRETARIS KANEDI, A.Pi., MH
NIP. 19680804 199203 1 007
KASUBBAG BINA PROGRAM
M. ANSORI, SE., MM
NIP. 19780812 201101 1 003
KASUBBAG UMUM, KEPEG. DAN KEUANGAN
SANARIYAH, SH
NIP. 19750806 199803 2 002
BIDANG PSDKP
I GUSTI KETUT SUSILO, SP
NIP. 19640119 198709 1 001
BIDANG BINA PRODUKSI IKAN
RUZAIDI, SP., MM NIP. 19710502 199302 1 001 BIDANG P2HP
Drs. FIRDAUS
NIP. 19581127 198903 1 008
KASI SUMBER DAYA DAN PENGEMB. USAHA
RIO ANGGA P., SH., MH
NIP. 19850902 200312 1 002 KASI TEKNOLOGI P2HP
ADI MASYURYOTOMO
NIP. 19630614 198603 1 009
KASI PERIKANAN BUDIDAYA
SANDY PUTRA A., SE., MM
NIP. 19850113 200803 1 001
KASI PERIKANAN TANGKAP
EKA SAPUTRA A., S.Kel
NIP. 19870806 201001 1 002
KASI WASDAL, Konservasi SDK dan PERIKANAN
LIZA A. PUTRI, S.Pi M.IP
NIP. 19800725 200212 2 002
KASI PENGELOLA TPMP
BUDI SETIAWAN, S.Pi
1.4.2 Rincian Tugas Pokok dan Fungsi
• Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Dinas
Kepala Dinas mempunyai tugas memimpin, mengendalikan dan mengkoordinasikan
pelaksanaan tugas Dinas Kelautan dan Perikanan dalam menyelenggarakan kewenangan
rumah tangga Kabupaten dalam bidang Kelautan dan Perikanan yang menjadi kewenangan
dan tugas–tugas lain sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan
Peraturan Perundangan–undangan yang berlaku.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada peraturan ini, Kepala Dinas
mempunyai fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang Kelautan dan Perikanan;
b. Penyusunan dan penetapan program kerja dalam rangka pelaksanaan tugas;
c. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Kelautan
dan Perikanan;
d. Penyelenggaraan kebijakan di bidang Kelautan dan Perikanan yang ditetapkan
oleh Bupati;
e. Pemberian informasi saran dan pertimbangan di bidang Kelautan dan Perikanan
kepada Bupati sebagai bahan untuk menetapkan kebijaksanaan atau membuat
keputusan;
f. Penyelenggaraan koordinasi dan mengadakan hubungan kerjasama dengan
semua instansi, untuk kepentingan pelaksanaan tugas;
g. Pembinaan terhadap personil Dinas, UPTD dan Jabatan Fungsional dalam rangka
pelaksanaan tugas di bidang Kelautan dan Perikanan;
h. Pelayanan administratif;
i. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang
tugasnya.
• Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas mengkoordinasikan, mengatur tertib penyelenggaraan
administrasi umum, kepegawaian, rumah tangga, perlengkapan, keuangan, tata laksana,
kehumasan, perencanaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan di lingkup Dinas Kelautan dan
Perikanan.
Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sekretariat mempunyai fungsi :
a. Pengelolaan, pembinaan, administrasi kepegawaian;
c. Pengelolaan, pembinaan dalam arti melakukan urusan ketatausahaan,
perlengkapan dana kerumahtanggaan;
d. Pelaksanaan kegiatan hubungan masyarakat, dokumentasi dan informasi
Kelautan dan Perikanan;
e. Pelaksanaan urusan perencanaan program serta monitoring dan evaluasi program
Kelautan dan Perikanan;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
(1) Sub Bagian Bina Program mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyajian
data informasi bidang Kelautan dan Perikanan, penyusunanan rencana kerja dan
anggaran serta evaluasi Kinerja Dinas di bidang Kelautan dan Perikanan.
Rincian tugas Sub Bagian Bina Program adalah sebagai berikut :
a. Menyiapkan usulan, perubahan dan pembahasan rencana kerja dan anggaran
dinas;
b. Mengumpulkan, menganalisis dan menyajikan data informasi pengelolaan kelautan
dan perikanan;
c. Menyiapkan bahan perumusan rencana dan penyusunan program serta
memfasilitasi dan melaksanakan kerja sama di bidang pengelolaan kelautan dan
perikanan;
d. Menyiapkan bahan koordinasi perencanaan program pengelolaan kelautan dan
perikanan;
e. Menyiapkan bahan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
(LAKIP);
f. Menyiapkan bahan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi program serta
menyiapkan bahan laporan kegiatan;
g. Menyiapkan bahan laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Bina Program;
h. Melaksanakan tugas lain yang diberikanan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang
tugasnya.
(2) Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan
pengelolaan, pembinaan dalam arti melakukan urusan ketatausahaan, perlengkapan,
kerumahtanggaan, pelaksanaan kegiatan hubungan kemasyarakatan, dokumentasi,
pembinaan administrasi kepegawaian serta melaksanakan pengelolaan administrasi
keuangan dalam lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan.
Rincian tugas Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan Keuangan adalah sebagai berikut :
a. Melaksanakan pengurusan surat masuk dan keluar serta penataan dan
b. Mengatur, menyediakan alat tulis kantor, penggunaan stempel Dinas Kelautan dan
Perikanan, operator telepon dan faximile, pramu tamu serta pengemudi kendaraan
dinas operasional;
c. Menyelenggarakan administrasi barang inventarisasi Dinas mulai dari rencana
kebutuhan, pengadaan, penomoran inventaris, penyimpanan, penggunaan dan
perawatan serta inventaris ruangan sampai penghapusan inventaris;
d. Menyiapkan bahan pelaksanaan kegiatan kehumasan, dokumentasi, informasi dan
koordinasi pelaksanaan pameran;
e. Menyiapkan bahan pengusulan kebutuhan formasi pegawai, kenaikan pangkat,
perbantuan/perpindahan wilayah pembayaran gaji dan batas usia pensiun karena
telah mencapai batas usia;
f. Menyiapkan bahan pelaksanaan mutasi pegawai, meliputi peningkatan status,
pengangkatan dalam jabatan, penyesuaian ijasah, peninjauan masa kerja,
pemberhentian sementara, pemberhentian dan pensiun;
g. Menyiapkan pelaksanaan pelayanan penyelesaian Karpeg, Karis/Karsu, Askes,
Taspen, cuti, kenaikan gaji berkala dan pemberian penghargaan PNS;
h. Menyelenggaraan tata usaha kepegawaian, meliputi absen, pelaksanaan apel,
pembinaan mental, tindakan administratif, promosi, diklat dan tugas/ijin belajar;
i. Menyiapkan berkas pengiriman sumber daya manusia untuk mengikuti pendidikan
dan pelatihan, kursus dan pembinaan lainnya di bidang pengelolaan kelautan dan
perikanan;
j. Mengumpulkan/mengolah data keuangan untuk bahan penyusunan laporan
keuangan;
k. Menyiapkan bahan penyusunan rencana penerimaan dan anggaran belanja Dinas
Kelautan dan Perikanan, baik belanja langsung maupun belanja tidak langsung;
l. Melaksanakan verifikasi pertanggungjawaban keuangan dan bimbingan tindak lanjut
hasil pemeriksaan;
m. Mencatat dan mengklarifikasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) serta menyiapkan
bahan tindak lanjut;
n. Menyiapkan laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Umum, Kepegawaian dan
Keuangan;
o. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan bidang
• Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP)
Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) mempunyai tugas
melaksanakan sebagian tugas Dinas Kelautan dan Perikanan dalam rangka pelaksanaan
tugas desentralisasi di bidang Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP).
Untuk melaksanakan tuagas tersebut, Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Hasil
Perikanan (P2HP) mempunyai fungsi :
a. Pemahaman semua peraturan Perundang–undangan dan ketentuan lainnya yang
diperlukan untuk menunjang pelaksanakan tugas;
b. Pelaksanaan perencanaan, pembinaan, pengembangan sarana dan prasarana
pengolahan dan pemasaran hasil perikanan;
c. Penyusunan perencanaan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian mutu di
unit pengolahan, alat transportasi dan unit alat penyimpanan hasil perikanan;
d. Penyusunan perencanaan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian mutu di
unit pengolahan, alat transportasi dan unit alat penyimpanan hasil perikanan;
e. Penyusunan perencanaan, pembinaan, pengembangan konsumsi ikan yang aman
dan gizi masyarakat;
f. Penyusunan perencanaan, pembinaan pengembangan pemasaran dalam
kabupaten dan luar kabupaten;
g. Penyusunan perencanaan, pembinaan, pengembangan usaha kecil, menengah
dan modern;
h. Penyelenggaraan bimbingan teknis di bidang pengolahan dan pemasaran hasil
perikanan;
i. Pembangunan, perawatan dan pengelolaaan pasar ikan;
j. Pelaksanaan pengendalian mutu di unit pengolahan, alat transportasi dan unit
penyimpanan hasil perikanan sesuai prinsip PMMT atau HACCP;
k. Pelasanaan kebijakan pengawasan monitoring residu antibiotik dan cemaran
mikroba dan bahan berbahaya lainnya serta perairan/lingkungan tempat ikan
hidup;
l. Pelaksanaan kebijakan investasi dan pengembangan usaha hasil perikanan;
m. Pelaksanaan kebijakan perizinan usaha pengolahan dan pemasaran hasil
n. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
bidang tugasnya.
(1) Seksi Teknologi Pengelolaan Hasil Perikanan mempunyai tugas menyelenggarakan,
perencanaan, pelaksanaan evaluasi, koordinasi dan penyusunan laporan Seksi
Teknologi Pengelolaan Hasil Perikanan.
Untuk rincian tugas Seksi Teknologi Pengelolaan Hasil Perikanan adalah sebagai
berikut :
a. Menyiapkan bahan penyusunan kegiatan Seksi Teknologi Pengelolaan Hasil Ikan
dan Gizi;
b. Menyiapkan bahan pelaksanaan identifikasi dan menghimpun bahan bimbingan
teknis di bidang sarana dan prasarana pengelolaan hasil perikanan dan sistem rantai
dingin (cold chains system);
c. Menyiapkan bahan pembinaan, pengembangan komsumsi ikan yang aman dan gizi
masyarakat;
d. Menyiapkan bahan penyusunan konsep pedoman pelaksanaan inpeksi surveilain
dan verifikasi penerapan Program Manajemen Mutu Terpadu (PMMT)/Hazard
Analysis Critical Control point (HACCP);
e. Menyiapkan bahan pelaksanaan apresiasi dan sosialisasi penerapan sistem
pengawasan dan pengendalian mutu;
f. Menyiapkan bahan monitoring dan evaluasi terhadap siatem pengawasan dan
pengendalian mutu hasil perikanan;
g. Menyiapkan bahan laporan pelaksanaan kegiatan Seksi Teknologi Pengelolaan Hasil
Perikanan;
h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
bidang tugasnya.
(2) Seksi Sumber Daya dan Pengembangan Usaha mempunyai tugas menyelenggarakan,
perencanaan, pelaksanaan evaluasi, koordinasi dan penyusunan laporan Seksi Sumber
Daya dan Pengembangan Usaha.
Rincian tugas Seksi Sumber Daya dan Pengembangan Usaha adalah sebagai berikut :
a. Menyiapkan bahan penyusunan kegiatan Seksi Sumber Daya dan Pengembangan
Usaha;
b. Menyiapkan bahan pelaksanaan pemberdayaan pengolahan usaha kecil, menengah,
dan modern;
c. Menyiapkan bahan bimbingan teknis di bidang pemasaran dalam kabupaten dan luar
d. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengembangan jaringan, distribusi pemasaran dan
informasi pasar;
e. Meyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan dan kemitrausahaan di bidang pemasaran
dalam kabupaten maupun luar kabupaten;
f. Melakukan promosi, pengembangan investasi dan permodalan usaha perikanan;
g. Menyiapkan bahan pelaksanaan pengumpulan, pengolahan, penyajian informasi
data statistik pengolahan dan pemasaran hasil perikanan;
h. Menyiapkan bahan laporan pelaksanaan Seksi Sumber Daya dan Pengembangan
Usaha;
i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang
tugasnya.
• Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Bidang Bina Produksi Ikan
Bidang Bina Produksi Ikan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas
Kelautan dan Perikanan di Bidang Bina Produksi Ikan dalam rangka pelaksanaan tugas
desentralisasi.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bidang Bina Produksi Ikan
mempunyai fungsi :
a. Pengelolaan dan pemanfaatan perikanan di wilayah laut kewenangan kabupaten;
b. Koordinasi dan pelaksanaan estimasi stok ikan di wilayah perairan kewenangan
kabupaten;
c. Pelaksanaan dan koordinasi pelindungan, pelestarian, dan pemanfaatan plasma
nutfah sumber daya ikan kewenangan kabupaten;
d. Dukungan pembuatan dan penyebarluasan peta pola migrasi dan penyebaran
ikan di perairan wilayah kewenagan kabupaten;
e. Penetapan kebijakan dan pelaksanan penguatan perikanan kewenangan
kabupaten;
f. Penetapan kebijakan usaha perikanan tangkap dalam wilayah kewenangan
kabupaten;
g. Pelaksanaan kebijakan peningkatan kelembagaan dan ketenagakerjaan
perikanan tangkap kewenangan kabupaten;
h. Pelaksanaan kebijakan usaha perikanan tangkap dalam wilayah kewenangan
kabupaten;
i. Pelaksanaan dan koordinasi kebijakan penetapan lokasi pembangunan serta
pengelolaan pelabuhan perikanan kewenangan kabupaten;
j. Pengelolaan dan penyelenggaraan pelelangan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI);
l. Pelaksanaan kebijakan pemeriksaan fisik kapal perikanan berukuran sampai
dengan 10 GT;
m. Pelaksanaan kebijakan dan standarisasi kelaikan kapal perikanan dan
penggunaan alat tangkap ikan yang menjadi kewenangan kabupaten;
n. Pelaksanaan dan koordinasi pemanfaatan dan penetapan rumpon di perairan laut
kewenangan kabupaten;
o. Pelaksanaan kebijakan pembudidayaan ikan;
p. Pelaksanaan kebijakan produk pembenihan perairan di air tawar, air payau dan
laut;
q. Pelaksanaan kebijakan mutu benih/induk ikan;
r. Pelaksanaan kebijakan, pembangunan dan pengelolaan Balai Benih Ikan air
tawar, air payau dan laut;
s. Pelaksanaan kebijakan pengadaan, penggunaan dan peredaran serta
pengawasan obat ikan, bahan kimia, bahan biologis, dan pakan ikan;
t. Pelaksanaan kebijakan akreditasi lembaga sertifikat pembenihan ikan;
u. Pelaksanaan kebijakan pembinaan tata pemanfaatan air dan tata lahan
pembudidayaan ikan;
v. Pelaksanaan kebijakan pengelolaan penggunaan saran dan prasarana
pembudidayaan ikan;
w. Pelaksanaan kebijakan rekomendasi ekspor, impor, induk dan benih ikan;
x. Pelaksanaan potensi dan alokasi lahan pembudidayaan ikan;
y. Pelaksanaan teknis pelepasan dan penarikan varietas induk/benih ikan;
z. Pelaksanaan teknis perbanyakan dan pengelolaan induk per jenis, induk dasar
dan benih alam;
aa. Pelaksanaan kebijakan perizinan dan penerbitan IUP di bidang pembudidayaan
ikan yang tidak menggunakan tenaga kerja asing di wilayah kabupaten;
bb. Pelaksanaan kebijakan pemasukan, pengeluaran, pengadaan, peredaran
dan/atau pemeliharaan ikan;
cc. Pelaksanaan kebijakan pembudidayaan ikan dan perlindungannya;
dd. Pelaksanaan kebijakan pengawasan alat pengangkut, unit penyimpanan hasil
produksi budidaya ikan dan unit pengelolaan kesehatan ikan dan lingkunganya
serta pelaksanaan pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungannya;
ee. Koordinasi dan pelaksanaan kebijakan wabah dan wilayah wabah penyakit;
ff. Pelaksanaan sistem informasi benih ikan di wilayah kabupaten;
gg. Pelaksanaan teknologi pembudidayaan ikan spesifik lokasi;
hh. Pemberian bimbingan, pemantauan dan pemeriksaan higienitas dan sanitasi
ii. Pelaksanaan kebijakan keramba jaring apung di perairan umum dan wilayah laut
kewenangan kabupaten;
jj. Pembinaan serta pengembangan sarana dan prasarana budidaya dan teknik
budidaya ikan;
kk. Pembinaan pencegahan, pemberantasan hama penyakit dan pencemaran
lingkungan;
ll. Pembinaan dan pengembangan teknik penangkapan ikan;
mm. Pembinaan dan pengembangan sarana dan prasarana penangkapan ikan;
nn. Pembinaan dan pengawasan mutu yang meliputi produk, tenaga, saran,
prosedur, dan metode pengujian sesuai standar HACCP/PMMT;
oo. Pembinaan dan pengembangan kerjasama kemitraan UPR, POKDAKAN,
penyuluhan, peneliti, dan pengusaha di bidang perikanan;
pp. Pemberdayaan dan pengolahan usaha perikanan skala kecil, menengah, dan
industri serta melakukan pengembangan sarana dan prasarana pengolahan
usaha perikanan;
qq. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan
bidang tugasnya.
(1) Seksi Perikanan Budidaya mempunyai tugas menyelenggarakan, perencanaan,
pelaksanaan evaluasi, koordinasi dan penyusunan laporan Seksi Perikanan Budidaya.
Rincian tugas Seksi Perikanan Budidaya adalah sebagi berikut:
a. Melaksanakan pembinaan peningkatan teknik budidaya pembenihan dan
pemasaran pada BBI, UPR serta kelompok pembudidayaan ikan (POKDAKAN);
b. Melaksanakan monitoring serta pengelolaan pembenihan, peningkatan teknik
pemijahan, seleksi dan penyaluran induk/benih unggul kepada UPR dan
POKDAKAN;
c. Melaksankan pengamatan pemberantasan hama penyakit serta pengamatan
pencemaran perairan budidaya;
d. Mengawasi peredaran mutu benih dan memberikan bimbingan produksi;
e. Memberikan bimbingan penerapan standar-standar teknis dan sertifikasi
pembenihan meliputi sarana dan prasarana tenaga kerja;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan bidang
(2) Seksi Perikanan Tangkap mempunyai tugas menyelenggarakan, perencanaan,
pelaksanaan evaluasi, koordinasi dan penyusunan laporan Seksi Perikanan Tangkap.
Rincian tugas Seksi Perikanan Tangkap adalah sebagai berikut :
a. Melaksanakan monitoring perkembangan teknologi penangkapan ikan, musim
penangkapan dan daerah penangkapan;
b. Mempelajari teknik penggunaan sarana penangkapan ikan;
c. Melaksanakan monitoring tingkat pengelolaan dan sumber hayati perikanan serta
melaksanakan usaha-usaha pencegahan pencemaran lingkungan;
d. Membangun dan mengelola Unit Pengembangan Mobilitas Bertahap (UPMB);
e. Penyiapan bahan penetapan tata ruang laut sesuai dengan peta potensi laut;
f. Mengembangkan usaha perikanan tangkap;
g. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala bidang sesuai dengan bidang
tugasnya.
• Rincian Tugas Pokok dan Fungsi Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)
Bidang Pengawasan, Pengendalian, Konservasi Sumber Daya Kelautan dan
Perikanan (PSDKP) mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kelautan dan
Perikanan dalam rangka pelaksanaan tugas desentralisasi di Bidang Pengawasan,
Pengendalian, Konservasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Bidang Pengawasan,
Pengendalian, Konservasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas :
a. Inventarisasi, identifikasi, perencanaan, dan pengembangan pesisir laut;
b. Inventarisasi, identifikasi, perencanaan, mitigasi bencana dan pencemaran
lingkungan;
c. Inventarisasi, identifikasi, perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian tata
ruang laut dan pesisir;
d. Pengawasan, pemanfaatan dan perlindungan plasma nutfah perikanan;
e. Pengawasan pembenihan, pembudidayaan ikan dan sistem pengendalian hama
dan penyakit ikan;
f. Pengawasan mutu benih dan induk, pakan ikan, obat ikan dan bahan bakunya;
g. Pengawasan PMMT atau HACCP di unit pengolahan, alat transportasi dan unit
penyimpanan hasil perikanan;
h. Pemantauan mutu ekspor hasil perikanan;
i. Pengawasan, pemanfaatan dan perlindungan sumber daya di pulau–pulau kecil di
j. Pengawasan pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah laut kewenangan
kabupaten;
k. Inventarisasi, identifikasi, perencanaan, penanganan dan pelanggaran;
l. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidang
tugasnya.
(1) Seksi Pengawasan, Pengendalian, Konservasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan,
mempunyai tugas menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan evaluasi, koordinasi
dan penyusunan laporan Seksi Pengawasan, Pengendalian, Konservasi Sumber Daya
Kelautan dan Perikanan.
Rincian Seksi Pengawasan, Pengendalian, Konservasi Sumber Daya Kelautan dan
Perikanan adalah sebagai berikut :
a. Menyiapkan bahan pembinaan pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan
dan perikanan;
b. Mengembangkan dan meningkatkan Sistem Masyarakat Pengawas (SISMAWAS);
c. Menyiapkan dan memelihara sarana dan prasarana pengawasan dan pengendalian
sumberdaya perikanan dan sumberdaya kelautan;
d. Penataan wilayah konservasi dan konservasi ikan;
e. Rehabilitasi wilayah konservasi dan konservasi ikan;
f. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang
tugasnya.
(2) Seksi pengelolaan Tata Ruang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir mempunyai tugas
menyelenggarakan perencanaan, pelaksanaan evaluasi, koordinasi dan penyusunan
laporan Seksi Pengelolaan Tata Ruang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir.
Rincian tugas Seksi Pengelolaan Tata Ruang dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
adalah sebagai berikut :
a. Pengelolaan dan pemanfaatan pesisir laut;
b. Pengendalian pesisir;
c. Rehabilitasi dan pendayagunaan pesisir dan lautan;
d. Penyusunan tata ruang laut dan pesisir;
e. Pemanfaatan dan pengendalian tata ruang laut dan pesisir;
f. Pengumpulan, pengelolaan, analisis, penyajian dan pesisir;
g. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang
1.4.3 Sumber Daya Manusia
Guna memperlancar pelaksanaan tugas pemerintah dan pembangunan Dinas
Kelautan dan Perikanan jumlah pegawai di lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Tulang Bawang s/d tahun 2016 didukung oleh potensi sumber daya manusia berjumlah 74
orang pegawai yang terdiri sebagai berikut :
Gambar 1. Jumlah Pegawai
Jumlah Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang pada tahun
2016 berjumlah 74 orang dengan 50% PNS, 50% Tenaga Kontrak.
Gambar 2. Jumlah Pegawai Menurut Pendidikan
37 Orang 50% 37 Orang
50%
DATA PEGAWAI
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
PNS
Tenaga Kontrak
7 Orang (9,5%)
18 Orang (24,3%)
7 Orang (9,5%) 1 Orang
(1,4%) 40 Orang
(54%)
1 Orang (1,4%)
Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang memiliki latar
belakang pendidikan yang beragam, dimana paling dasar pendidikan Sekolah Dasar 1 orang
dan pendidikan tertinggi berpendidikan Pascasarjana Strata 2 dengan latar belakang
Pendidikan Hukum, Ekonomi, Perikanan dan Ilmu Pemerintahan.
Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang memiliki latar
belakang pendidikan yang beragam, dimana paling dasar pendidikan Sekolah Dasar 1 orang
dan pendidikan tertinggi berpendidikan Pascasarjana Strata 2 dengan latar belakang
Pendidikan Hukum, Ekonomi, Perikanan dan Ilmu Pemerintahan.
Gambar 3. Jumlah Pegawai Menurut Jabatan
Jabatan Struktural pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang
Tahun 2016 berjumlah 13 orang, terdiri atas Eselon II-b 1 orang, Eselon III-a 1 Orang, Eselon
III-b 3 Orang, IV-a 8 Orang dan Eselon IV-b 2 Orang.
Secara terperinci Sumber Daya Manusia pada Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Tulang Bawang adalah sebagai berikut :
Tabel 1. Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2016.
Jumlah
1 Orang1 Orang
3 Orang 8 Orang
2 Orang
Jumlah Pegawai Menurut Jabatan
1.4.4 Sarana dan Prasarana
Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Tulang Bawang, ditunjang dengan tersedianya sarana dan prasarana sebagai
berikut :
Tabel 2. Sarana dan Prasarana Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2016
No. Sarana dan Prasarana Jumlah
Kondisi
Ket. Baik Kurang
Baik I. Kendaraan Bermotor
Ranmor Minibus Roda 4 (Strada) 2 Ranmor Minibus Roda 4 (Panther) 1
Ranmor Pickup Roda 4 (Panther) 1 Rusak Berat
Ranmor Roda 2 21
Speed Boat 2
II. Alat Kantor
Komputer 8 5 3 Rusak
Laptop 14
Printer 9
Proyektor 1
Mesin Tik 4
Amplifier 1
AC 2 PK 14
Televisi dan Parabola 1
Mesin Speedboat 1
Pelampung Speedboat 12
Mesin Potong Rumput 1
Kursi Rapat 80
Kursi Kerja ½ Biro 14
Meja Kerja ½ Biro 25
Meja Kerja Rapat 1
Almari 6
Papan Larangan Illegal Fishing 25
Dispenser 1
Handycam 1
Pesawat HT 5
Gambar 2. Aset Gedung dan Bangunan
Gedung dan bangunan pada Dinas Kelautan dan Perikanan pada tahun 2016 terdapat
penambahan yaitu pembuatan sumur bor dan tandon kolam Balai Benih Ikan (BBI).
5
1 1 2
1 1
1 1
18
1
BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
2.1. RENCANA STRATEGIS
Perencanaan strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang Tahun
Anggaran 2013–2018 adalah salah satu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin
dicapai dan dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang
selama kurun waktu satu sampai dengan lima tahun, yaitu tahun 2013–2018 dengan
memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada atau yang mungkin muncul.
Rencana strategis Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang Tahun
2013–2018 ini dimaksud untuk memberikan landasan kebijaksanaan operasional bagi seluruh
aparat Dinas Kelautan dan Perikanan dalam melaksanakan tugas sahari–hari. Baik program
dan kegiatan lainnya sesuai dengan peran, tugas pokok dan sasaran pembangunan Kalautan
dan Perikanan serta tujuan dan sasaran pembangunan daerah.
Disamping itu dimaksudkan untuk mewujudkan keterpaduan pelaksanaan, sehingga
dapat dicapai hasil yang optimal secara selaras, serasi, dan seimbang dengan demikian
semua potensi yang ada dapat didayagunakan dengan sebaik–baiknya untuk mencapai tujuan
yang lebih baik.
2.2. VISI
Visi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode
perencanaan. Visi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang 5 (lima) tahun
mendatang, yaitu :
“TERWUJUDNYA SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG TANGGUH SERTA
MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN DAN NELAYAN YANG MAKMUR DAN
SEJAHTERA”.
2.3. MISI
Misi adalah perwujudan dari keinginan menyatakan langkah dan gerak dalam mencapai
visi yang ditetapkan untuk mewujudkan visi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang, maka ditetapkan 7 (tujuh) misi yaitu :
a. Membangun dan mendukung pembangunan fisik sarana dan prasarana di bidang
Budidaya Kelautan dan Perikanan;
b. Meningkatkan perekonomian melalui konsentrasi pada sektor Kelautan dan
Perikanan dengan melakukan upaya pemulihan stabilitasi ekonomi yang dititik
c. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang beriman, bertakwa dan menguasai
ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. Membuka peluang dan kesempatan investasi yang bersifat ramah lingkungan;
e. Pelestarian dan pemanfaatan sumberdaya perairan dan lingkungannya secara
proporsional;
f. Membuka peluang dan mendorong investasi sub sektor perikanan;
g. Menata tumbuh kembangkan kawasan sentra produksi pembudidayaan sebagai
embrio lumbung.
2.4. TUJUAN
Tujuan merupakan pernyataan–pernyataan tentang hal–hal yang perlu dilakukan untuk
mencapai visi melaksanakan misi, memecahkan permasalahan dan menangani isu–isu
strategis. Adapun tujuan yang ingin dicapai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang, adalah sebagai berikut :
a. Meningkatkan kapasitas pelayanan terhadap pembudidaya, nelayan dan masyarakat
pengguna jasa;
b. Meningkatkan pemanfaatan dan kenyamanan penggunaan sarana dan prasarana
yang tersedia;
c. Meningkatkan perekonomian yang berkonsentrasi pada sektor perikanan dengan
berpijak pada ekonomi kerakyatan;
d. Meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas, sejahtera, berketahanan dan
menguasai iptek yang memadai;
e. Meningkatkan peluang dan kesempatan investasi yang bersifat ramah lingkungan
terbuka secara luas;
f. Meningkatkan pengelolaan dan melestarikan sumberdaya perairan yang berpotensi
ekonomi secara proporsional;
g. Meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumberdaya manusia aparatur
pembudidaya Kelautan dan Perikanan;
h. Mengembangkan fasilitas sarana dan prasarana penyelenggaraan administrasi
pemerintahan dalam rangka pelayanan prima;
i. Meningkatkan investasi dan kesempatan kerja di bidang Kelautan dan Perikanan
melalui pembenahan permodalan, hubungan kemitraan, penanganan pasca panen
dan pengembangan pemasaran;
j. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani ikan - nelayan serta
peningkatan PAD dari sektor kelautan dan perikanan;
k. Menjaga kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan agar dapat termanfaatkan
secara berkesinambungan;
m. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan
agar dalam pengelolaannya dapat dilakukan secara tepat, tertib dan bertanggung
jawab;
n. Meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang berusaha pada sektor
perikanan.
2.5. SASARAN
Sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang dioptimalisasikan secara
terukur, spesifikasi, mudah dicapai, rasional untuk dicapai dalam waktu 5 (lima) tahun
kedepan, adapun sasaran yang ingin dicapai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Tulang Bawang, sebagai berikut :
a. Terwujudnya dan berkembangnya masyarakat pembudidaya ikan dan nelayan yang
berkonsentrasi pada sektor Kelautan dan Perikanan dan titik berat ekonomi
kerakyatan;
b. Terwujudnya dan meratanya kualitas sumberdaya manusia yang beriman dan
bertakwa serta menguasai iptek;
c. Terbukanya dan berpeluangnya kesempatan berinvestasi yang bersifat ramah
lingkungan;
d. Terpeliharanya dan terkelolanya sumberdaya perairan dan lingkungannya yang
berpotensi ekonomi secara proporsional;
e. Terwujudnya supremasi hukum di segala bidang kehidupan dan terpeliharanya
pemerintahan yang bebas dari KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme);
f. Tersedianya fasilitas kegiatan produksi dan pemasaran hasil usaha di bidang Kelautan
dan Perikanan pada TPI dan Unit Pembenihan;
g. Termanfaatnya secara optimal sarana dan prasarana yang telah terbangun sesuai
dengan peraturan dan fungsinya;
h. Tercapainya laju pertumbuhan ekonomi sektor Kelautan dan Perikanan yang
meningkat dan kontinyu;
i. Terwujudnya peningkatan pendapatan per kapita dan kesejahteraan pembudidaya,
petani ikan dan nelayan;
j. Terciptanya struktur ekonomi masyarakat, petani ikan dan nelayan yang kuat dan
berorientasi pasar;
k. Tergali dan berkembangnya produk-produk perikanan yang berorientasi akuabisnis;
l. Terwujudnya dan tersedianya kualitas sumberdaya manusia yang sesuai dengan
teknologi Kelautan dan Perikanan yang akan dibangun;
m. Terbukanya peluang kesempatan masyarakat, petani ikan dan nelayan untuk
n. Serasi dan selarasnya keimanan dan ketakwaan masyarakat, petani ikan dan nelayan
dalam mengisi pembangunan;
o. Terdukungnya laju pertumbuhan investasi di bidang Kelautan dan Perikanan sebagai
modal pembangunan;
p. Terwujudnya ketersediaan tenaga kerja yang sesuai dengan kemampuan dan
keahlian di bidang Kelautan dan Perikanan;
q. Terwujudnya peningkatan pendapatan per kapita masyarakat petani ikan dan nelayan;
r. Tergali dan terkelolanya Pendapatan Asli Daerah dari sektor Kelautan dan Perikanan
dalam rangka pembiayaan otonomi daerah;
s. Termanfaatkannya potensi Sumberdaya Perairan dan Lingkungannya;
t. Terpelihara dan terkelolanya potensi Sumberdaya Perairan dan Lingkungannya yang
berazas kelestarian dan berbasis rakyat;
u. Menurunnya tingkat pencemaran lingkungan perairan sampai ambang baku mutu
lingkungan;
v. Menurunnya tingkat penangkapan ikan dengan menggunakan alat dan bahan
terlarang.
Secara rinci , Perjanjian Kinerja untuk tahun 2016 yang masing–masing sasaran strategis
dan indikator kinerja dapat dilihat Tabel sebagai berikut :
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
NO
(1) (2) (3)
1. Meningkatkan Efektivitas Perencanaan dan Pelaksanaan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan
- Terlaksananya Kinerja Pelayanan Aparatur di Dinas Kelautan
dan Perikanan 1 Tahun - Jumlah tagihan Telepon, Listrik dan Surat Kabar/ Majalah 12 Bulan - Tersedianya PeralatanKkebersihan dan Bahan Pembersih 1 Tahun
Tersedianya Alat Listrik dan Elektronik 1 Tahun - Tersedianyaa ATK Dinas 1 Tahun - Pengurusan Pajak Kendaraan Dinas Roda 2 dan 4 12 Unit - Pengadaan Spanduk Dinas dan Lampung Fair 11 Buah - Pengadaan Bendera, Umbul umbul dan Banner 4 Paket - Jasa Service Kendaraan Roda 4 4 Unit - Penggantian Suku Cadang Kendaraan Dinas 4 Unit - Belanja Bahan Bakar Minyak Kendr Dinas Roda 4 4 Unit - Tersedianya Makan dan Minum Rapat dan Pegawai 12 Bulan - Pengadaan Pakaian Batik Tradisional 89 Stel - Terlaksananya Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Daerah 2 Ls - Terpeliharanya Gedung Kantor dan Lainnya 1 Tahun - Terpeliharanya AC Kantor 9 Unit - Terpeliharanya Komputer/Laptop Kantor 4 Unit - Terpeliharanya Printer Kantor 5 Unit - Jumlah Pengadaan Almari Arsip 5 Unit - Jumlah Pengadaan Mesin Ketik 2 Unit - Jumlah Pengadaan Meubelair (Meja kerja) 14 Unit - Jumlah Pengadaan Dispenser 2 Unit - Jumlah Pengadaan Printer 2 Unit - Jumlah Pengadaan UPS
2. Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Tani Nelayan yang Berkesinambungan
- Jumlah Petugas Operasional Pengawasan 5 Orang - Sosialisasi Permen KP No. 1 dan 2 Tahun 2015 2 Kegiatan - Pengantian Suku Cadang Alat Angkutan Apung
2 Unit - Terlaksana Perjalanan Dinas Dalam Daerah 1 Ls - Terlaksana Perjalanan Dinas Luar Daerah 1 Ls - Tersedianya Jasa Kebersihan Ruangan
2 Orang 3. Meningkatnya Kapasitas dan Pendapatan
Pelaku Usaha Perikanan Budidaya Ikan
- Jumlah Peserta Bimtek Budidaya Perikanan 45 Orang - Tersedianya Benih Ikan yang akan Diserahkan ke Masyarakat
Peserta Bimtek 84500 Ekor - Tersedianya Pakan Ikan yang akan Diserahkan ke Masyarakat
Peserta Bimtek 1000 Kg - Tersedianya Ikan untuk Lomba Kampung dan P3KSS 184 Kg - Tersedianya Ikan Gurame untuk Lomba Kampung dan P3KSS 1000 Ekor - Tersedianya Pakan Ikan untuk Lomba Kampung dan P3KSS 360 Kg - Tersedianya Plastik Terpal untuk Lomba Kampung dan P3KSS 12 Buah - Terlaksana Perjalanan Dinas Luar dan Dalam Daerah 2 Ls 4. Meningkatnya Kapasitas dan Pendapatan
Pelaku Usaha Perikanan Nelayan Tangkap
- Sosialisasi Pencatatan dan Pendaftaran Perizinan Kapal
2 Kegiatan - Terlaksana Perjalanan Dinas Luar dan Dalam Daerah 2 Ls 5. Terpenuhinya Kebutuhan Ikan Konsumsi serta
Peningkatan Prasarana dan Sarana Perikanan
- Tersedianya Benih Ikan yang akan Diserahkan ke Masyarakat 165000 Ekor - Pengadaan Peralatan Spare Part Excavator 1 Ls - Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Sumur Bor UPR 1 Ls - Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Sumur Bor UPR 1 Ls - Tersedianya Pakan Benih Ikan untuk Diserahkan Masyarakat 3000 kg - Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Sumur Bor dan 1 Ls
Tandon untuk BBI
- Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Sumur Bor dan 1 Ls Tandon BBI
- Terlaksana Perjalanan Dinas Luar dan Dalam Daerah 2 Ls untuk konsultasi
6. Terlaksananya Pengembangan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan
- Tersedianya Alat Pelatihan Pengemasan Pemasaran Hasil
Perikanan 1 Paket - Terlaksananya Sosialisasi Pengembangan Usaha dan Perizinan 1 Ls - Terselenggaranya Pelatihan Pemasaran Hasil Perikanan 3 Hari - Terlaksananya Perjalanan Dinas Dalam Daerah 1 Ls 7. Terlaksananya Pengembangan Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Perikanan
- Terlaksananya Pertemuan Nelayan POLAHSAR 1 Kali - Terlaksananya Perjalanan Dinas Dalam Daerah 1 Ls 8. Meningkatnya Rasio Angka Ketercukupan Gizi
melalui Peningkatan Konsumsi Makanan Berbahan Baku Ikan
- Terlaksananya Lomba Gemar Makan Ikan Tingkat Kabupaten 1 Kali - Terlaksananya Perjalanan Dinas Dalam Daerah 1 Ls 9. Terwujudnya Rencana Kerja, Data Kelautan dan
Perikanan yang Akurat
-Tersedianya LAKIP, LPPD, Pelaporan Kinerja dan Data Kelautan dan Perikanan
Terlaksananya Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Daerah
4
2
Dokumen
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
NO (1) (2) (3)
10. Peningkatan SDM Aparatur DKP di Bidang Kelautan dan Perikanan
- Bimtek Barang dan Jasa Pemerintah 6 Orang - Bimtek Sistem Penilaian dan Pelaporan 5 Orang - Bimtek Budidaya Ikan Langka 1 Paket - Bimtek Diklat Pim Tk. III 1 Paket - Terlaksananya Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Daerah 2 Ls 11. Peningkatan Kegiatan Pelaku Usaha Perikanan - Pembangunan Sumur Bor dan Tandon BBI 1 Paket
- Pembangunan Sumur Bor untuk UPR 3 Paket - Pengadaan Oven Pengasapan Pengolahan Perikanan 1 Paket - Pengadaan Keranjang untuk Pengolahan Perikanan 1 Paket - Pengadaan Coolbox untuk Sarana Pemasaran 1 Paket - Pengadaan Jaringan Listrik untuk BBI 1 Paket 12. Meningkatnya Produksi Perikanan Budidaya - Tersedianya Sarana Produksi Demfarm 1 Paket 13. Meningkatnya Daya Saing dan Logistik Hasil
Kelautan dan Perikanan
- Tersedianya Gudang Beku Terintegrasi 1 Paket
2.5.1. Strategi Dan Kebijakan
Rumusan strategi merupakan pernyataan–pernyataan yang menjelaskan bagaimana
tujuan dan sasaran akan dicapai serta selanjutnya dijabarkan dalam serangkaian kebijakan.
Kebijakan adalah pedoman yang wajib dipenuhi dalam melakukan tindakan–tindakan untuk
melaksanakan strategi yang dipilih, agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran.
Berikut strategi dan kebijakan yang sudah dirumuskan Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Tulang Bawang, yaitu :
Strategi :
• Peningkatan produksi Kelautan dan Perikanan dengan memanfaatkan teknologi dan sumberdaya manusia yang tersedia.
• Peningkatan sumberdaya manusia dengan memanfaatkan peran lembaga penelitian, pelatihan-pelatihan, bimtek, serta mengoptimalkan pengunaan sarana dan
prasarana.
• Peningkatan kualitas dan kuantitas induk dan benih ikan.
• Pengawasan terhadap pelestariaan lingkungan sumberdaya ikan.
• Penguatan kelembagaan dan memperluas lapangan pekerjaan di bidang perikanan. Kebijakan :
• Memanfaatkan teknologi dan sumberdaya manusia yang tersedia untuk mengelola sumberdaya alam yang ada secara optimal, guna meningkatkan produksi dan
produktivitas secara berkelanjutan.
• Memanfaatkan peran lembaga penelitian yang ada serta mengoptimalkan pembangunan sarana dan prasarana dalam rangka peningkatan sumberdaya
• Meningkatnya kualitas dan kuantitas induk dan benih ikan yang berdaya saing melalui investasi, pemanfaatan teknologi dan penggunaan input yang memadai serta
pemanfaatan saran dan prasarana yang ada.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
3.1. Capaian Kinerja Organisasi
Evaluasi kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang dimulai
dengan langkah pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja suatu metode yang digunakan untuk
melakukan penilaian atas keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan proyek/kebijakan
sesuai dengan sasaran dan tujuan yang ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi
organisasi. Pengukuran kinerja secara bertahap dilakukan melalui langkah-langkah penetapan
indikator kinerja, pembobotan indikator kinerja dan pengukuran nilai capaian akhir kinerja.
3.1.1 Penetapan Indikator Kinerja
Indikator Kinerja yang digunakan dalam proses pengukuran kinerja meliputi :
1. Indikator Kinerja Masukan (Input) adalah suatu yang dibutuhkan agar pelaksanaan
kegiatan berjalan untuk menghasilkan keluaran;
2. Indikator Kinerja Keluaran (Output) adalah sesuatu yang diharapkan langsung dicapai
suatu kegiatan baik fisik maupun non fisik;
3. Indikator Kinerja Hasil (Outcomes) adalah sesuatu yang mencerminkan berfungsinya
keluasan kegiatan pada jangka menengah (efek samping);
4. Indikator Kinerja Manfaat (Benefits) adalah sesuatu yang terkait dengan tujuan akhir
pelaksanaan kegiatan
5. Indikator Kinerja Dampak (Impact) adalah penyebab yang ditimbulkan baik positif
maupun negatif.
Indikator Penetapan Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang
Tabel 3. Indikator Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang 2016
PROGRAM/KEGIATAN SASARAN PROGRAM/
KEGIATAN INDIKATOR KINERJA
1 2 3 4
1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Masukan : Jumlah dana
- Pelayanan Administrasi Perkantoran - Masyarakat Tulang Bawang
Keluaran : Tersedianya pelayanan jasa kantor yang mendukung administrasinya Perkantoran
dan pegawai DKP Tulang Bawang Hasil : Pelayanan prima serta tertib administrasi Manfaat : Terwujudnya pelayanan kantor yang optimal
2
Program Pengembangan Kelautan dan
Budidaya Perikanan Masukan : Jumlah dana
- Pengembangan Budidaya Air dan Masyarakat pelaku usaha
Keluaran : Bertambahnya prasarana Balai Benih Ikan dan UPR
Prasarana Kelautan dan Perikanan (DAK) perikanan khususnya Hasil : Peningkatan kegiatan pelaku usaha perikanan
pembudidaya ikan Manfaat : Meningkatnya kegiatan perikanan di Kabupaten Tulang Bawang
3 Program Optimalisasi Pengelolaan dan Masukan : Jumlah dana
Pemasaran Produksi Perikanan Keluaran : Terlaksananya pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil
- Kajian Optimalisasi Pengelolaan dan Perikanan
Pemasaran Produksi Perikanan
Masyarakat nelayan dan Hasil : Peningkatan pendapatan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan - Pertemuan Kelompok Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Perikanan (POLAHSAR)
kelompok pengolah hasil produksi perikanan
4 Program Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan melalui Pembinaan Kelautan dan Perikanan
- Kegiatan Pengembangan Kapasitas Kinerja dan Peningkatan SDM melalui Pembinaan Kelautan dan Perikanan
Aparatur DKP Tulang Bawang Masukan : Jumlah Dana
Keluaran : Terlaksananya pelatrihan bagi aparatur DKP Tuba di bidang kelautan dan perikanan
Hasil : Meningkatan SDM aparatur DKP Tuba di bidang kelautan dan Perikanan
Manfaat : Peningkatan SDM aparatur DKP di bidang kelautan dan perikanan 5 Program Pengembangan Pesisir dan
Pengawasan Sumberdaya Perikanan
- Kegiatan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan
Masyarakat sungai dan wilayah pesisir kabupaten Tulang Bawang
Masukan : Jumlah Dana
Keluaran : Meningkatnya upaya pencegahan perusakan sumberdaya perikanan
Hasil : Peningkatan pendapatan hasil tangkap tani nelayan yang berkesinambungan
Manfaat : Terjaga kelestarian perairan sungai dan wilayah pesisir Tulang Bawang
6 Program Perencanaan Pembangunan - Kelautan dan Perikanan
Kegiatan Perencanaan Pembangunan Perikanan, Pelaporan dan Peningkatan SDM
Aparatur DKP Tulang Bawang Masukan : Jumlah Dana
Keluaran : Tersedianya LAKIP, LPPD & pelaporan kinerja dan data kelautan dan perikanan untuk 15 kecamatan
Hasil : Terwujudnya rencana kerja dan data kelautan
7 Program Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan melalui Pengembangan Perikanan Bidang Bina Produksi Ikan
- Kegiatan Pengembangan Agribisnis Perikanan Budidaya dengan PenerapanTeknologi Anjuran
Masyarakat pelaku usaha perikanan baik pembudidaya maupun nelayan tangkap
Masukan : Jumlah Dana
- Kegiatan Pengembangan Agribisnis
Perikanan Tangkap
Keluaran : Peningkatan kapasitas pelaku usaha perikanan budidaya dengan penerapan teknologi anjuran
Hasil : Peningkatan kapasitas dan pendapatan pelaku usaha perikanan budidaya ikan
Manfaat : Meningkatnya kapasitas pelaku usaha perikanan baik pembudidaya maupun nelayan tangkap
8 Program Prasarana dan Sarana Bidang Kelautan dan
Perikanan
Masukan : Jumlah Dana
- Kegiatan Prasarana dan Sarana Teknis Bidang Kelautan dan Perikanan
Masyarakat pelaku usaha
perikanan
Keluaran : Tercapainya peningkatan prasaran dan sarana perikanan di Kabupaten Tulang Bawang
Hasil : Terpenuhinya kebutuhan ikan konsumsi serta peningkatan prasarana dan sarana perikanan di Kabupaten Tulang Bawang
Manfaat : Meningkatnya kegiatan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Tulang Bawang
9 Program Peningkatan Gizi Masyarakat melalui
peningkatan konsumsi dan diversifikasi penyajian menu keluarga berbahan baku ikan dan potensi perikanan Kab. Tulang Bawang
- Kegiatan Sosialisasi penyajian menu makanan berbahan baku serba ikan dan potensi perikanan Kab. Tulang Bawang
Masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang dan calon investor bidang kelautan dan perikanan
: Terlaksananya kegiatan lomba gemar makan ikan dan sosialisasi diversifikasi penyajian menu keluarga berbahan baku ikan dan potensi kelautan dan perikanan Kabupaten Tulang Bawang
: Meningkatnya angka rasio ketercukupan gizi melalui peningkatan konsumsi makanan berbahan baku ikan
10.
Program pengembangan Budidaya perikanan Kegiatan Pengembangan Budidaya air dan
prasarana Tambak (Retensi)
Masyarakat pelaku usaha perikanan khususnya pembudidaya ikan
Masukan Keluaran
Hasil
Manfaat
: Jumlah Dana
: Meningkatnya sarana dan prasaran produksi perikanan
Terpenuhinya kebutuhan benih ikan konsumsi didalam daerah dari hasil pembenihan di Balai Benih Ikan
Meningkatkan
3.1.3 Pelaksanaan Capaian Kinerja Dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tulang Bawang.
Di dalam proses Capaian Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten
Tabel 4. Indikator Capaian Kinerja Terhadap RPJMD Tahun 2016
Capaian Kinerja Tahun 2016
Urusan
Produksi Perikanan Laut 14.694.30 14.949 20.098,00 DKP
Berdasarkan Tabel hasil capaian kerja yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten Tulang Bawang pada Tahun 2016 cukup berhasil dalam mendukung terlaksananya
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tulang Bawang dengan
berhasil memenuhi target capaian.
3.1.4 Analisa Keberhasilan dan Kendala Pelaksanaan Kinerja Kegiatan Tahun 2016 3.1.4.1 Analisa Keberhasilan
Keberhasilan capaian kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang
Bawang tahun 2016 dapat dilihat dengan terselesaikannya seluruh kegiatan sebagai berikut :
1). Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Program pelayanan administrasi perkantoran, merupakan pelayanan jasa kantor serta
pendukung administrasi perkantoran, dengan angka keberhasilannya 75 % dari
kegiatan :
Penyediaan jasa surat-menyurat
Komunikasi sumber daya air, listrik dan telepon Penyelenggaraan administrasi keuangan
Pengadaan alat tulis kantor, alat listrik dan elektronik, peralatan kebersihan, barang cetak dan penggandaan, makan dan minum harian pegawai dan rapat
Penyediaan bahan baku dan prasarana pendukung Lampung Fair 2016 Pengadaan umbul-umbul dan bendera
Penyediaan jasa service roda 4 Pemeliharaan gedung kantor dan AC
Penyediaan jasa tenaga pendukung administrasi/teknis perkantoran lainnya
2). Program Pengembangan Kelautan dan Budidaya Perikanan
Program Pengembangan Kelautan dan Budidaya Perikanan dengan analisa
keberhasilan 100 %, terdiri dari kegiatan, yaitu pembuatan sumur bor dan tandon BBI,
pembuatan sumur bor untuk UPR di Kecamatan Banjar Margo, penambahan daya
pengadaan oven pengasapan, keranjang ikan dan cool box perikanan untuk Kecamatan
Dente Teladas.
3). Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan
Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan, terdiri dari 2
kegiatan, yaitu
1. Kajian Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan analisa
keberhasilan sebesar 75 %. Terdiri dari kegiatan :
Sosialisasi pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang dilaksanakan di Kampung Sungai Nibung Kecamatan Dente teladas
Praktek pelatihan dan sosialisasi tentang cara pengolahan yang lebih memenuhi standar mutu, tempat pelaksanaannya di Sungai Nibung Kecamatan Dente
Teladas
Pengumpulan informasi harga pasar bertujuan untuk mendata usaha harga ikan dan produk-produk perikanan di tingkat produsen, grosir dan konsumen serta
dapat diinformasikan kepada masyarakat melalui media cetak dan elektronik
2. Pertemuan Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (POLAHSAR)
analisa keberhasilan sebesar 100%, dengan kegiatan pertemuan nelayan pengolah
dan pemasaran hasil perikanan untuk menambah pengetahuan masyarakat
nelayan pengolah hasil perikanan tentang bagaimana memanfaatkan hasil
perikanan di Kampung Kekatung dan Kampung Teladas Kecamatan Dente Teladas
4). Program Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Melalui Pembinaan Kelautan dan Perikanan
Program Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Melalui Pembinaan Kelautan
dan Perikanan analisa keberhasilan 60 % dengan kegiatan yang dilaksanakan yaitu :
Bimtek Barang dan Jasa 1 orang dan Diklat Pim III 1 Orang.
5). Program Pengembangan Pesisir dan Pengawasan Sumberdaya Perikanan
Kegiatan Pengembangan Pesisir dan Pengawasan Sumberdaya Perikanan dengan
analisa keberhasilan sebesar 80 % dengan kegiatan yang dilaksanakan yaitu :
Sosialisasi Undang-undang Permen No. 1 dan 2 di Kampung Kuala Teladas dengan diikuti peserta sebanyak 30 Orang
Perbaikan spead boat untuk kapal operasi pengawasan
6) Program Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan
Kegiatan perencanaan pembangunan kelautan dan perikanan dengan analisa
keberhasilannya 80 %. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu Penyusunan LAKIP, LPPD
dan Pelaporan Kinerja
7). Program Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan melalui Pengembangan Perikanan Bidang Bina Produksi Ikan
Kegiatan Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan melalui Pengembangan
Perikanan Bidang Bina Produksi Ikan, terdiri dari 2 kegiatan, yaitu :
1. Kegiatan Pengembangan Agribisnis Perikanan Budidaya dengan Penerapan
Teknologi Anjuran, analisa keberhasilan 80 %. Kegiatan yang terlaksana yaitu :
- Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan 1 kali di Kampung Wonorejo Kecamatan
Penawar Aji dengan penyerahan benih ikan lele 20.000 ekor, patin 10.000 ekor
nila 10.000 ekor, gurame 2.250 ekor, pakan benih 200 Kg, pakan ikan 300 Kg.
- Pemberian bantuan Lomba Kampung P3KSS yang diadakan 2 kampung yaitu
di Kampung Bawang Sakti Kecamatan Banjar Baru terdiri dari benih ikan lele
60 Kg, nila 32 Kg, gurame 500 Kg, pakan 180 Kg, terpal 6 buah dan Kampung
Tri Tunggal Jaya Kecamatan Penawar Tama terdiri dari benih ikan lele 60 Kg,
Nila 32 Kg, gurame 500 Kg, pakan 180 Kg, terpal 6 buah
2. Kegiatan Agribisnis Perikanan Tangkap analisa keberhasilannya 80 %. Kegiatan
yang terlaksana yaitu :
- Kegiatan Sosialisasi Pencatatan dan Pendaftaran Kapal yang dilaksanakan di
Kampung Kuala Teladas Kecamatan Dente Teladas
8). Program Prasarana dan Sarana Bidang Kelautan dan Perikanan
Kegiatan Prasarana dan Sarana Bidang Kelautan dan Perikanan dengan analisa
keberhasilan 80 %. Kegiatan ini berupa bantuan benih ikan dan pakan benih ikan yang
diserahkan kepada masyarakat di Kecamatan Menggala dan Kecamatan Banjar Margo.
Bantuan ini diserahkan di Kelurahan Menggala Tengah berupa benih ikan gurame
50.000 ekor dan pakan benih ikan 1000 Kg, Kelurahan Menggala Kota berupa benih
ikan gurame 1500 ekor, benih ikan patin 10.000 ekor, benih ikan nila 15.000 ekor dan
pakan benih ikan 500 Kg, Kelurahan Menggala Tengah berupa benih ikan gurame
1500 ekor, benih ikan patin 30.000 ekor, benih ikan nila 20.000 ekor dan pakan benih
ikan 1000 Kg, Kampung Penawar Jaya berupa benih ikan gurame 2000 ekor, benih
9). Program Peningkatan Gizi Masyarakat melalui Peningkatan Konsumsi dan Diversifikasi Penyajian Menu Keluarga Berbahan Baku Ikan dan Potensi Perikanan Kab.Tulang Bawang
Kegiatan Peningkatan Gizi Masyarakat melalui Peningkatan Konsumsi dan Diversifikasi
Penyajian Menu Keluarga Berbahan Baku Ikan dan Potensi Perikanan Kab.Tulang
Bawang dengan analisa keberhasilan 0% ini dikarenakan tidak dilaksanakannya
kegiatan tersebut
10). Program Pembangunan Budidaya Perikanan
Kegiatan Pengembangan Budidaya Air dan Prasarana Tambak yang merupakan
kegiatan Dana Alokasi Khusus Tahun 2015 (Retensi) dengan analisa keberhasilan
85,05%
3.1.4.2 Masalah dan Hambatan
Beberapa masalah/hambatan yang terjadi dalam mencapai sasaran kinerja tahun
2016 adalah sebagai berikut :
a. Masih banyak kelompok pembudidaya ikan kelas pemula yang belum mengetahui
teknologi atau teknik cara berbudidaya ikan yang baik
b. Kurangnya kordinasi lintas sektor di Kabupaten Tulang Bawang mendukung
program perikanan tangkap
c. Dalam melakukan kegiatan khususnya pengawasan laut terhambat oleh aturan
terbaru dan anggaran
d. Minimnya pengetahuan pelaku usaha perikanan/Polahsar tentang Perda No. 04
Tahun 2010 dan Perbup No. 52 Tahun 2014 mengenai tata cara pengurusan
perizinan yang harus diterbitkan
e. Tidak tersedianya anggaran untuk penyerapan kegiatan
Solusi :
a. Mengadakan pelatihan tentang bimtek aparatur sipil khususnya tenaga teknis
guna membuka wawasan teknis terbaru di bidang budidaya perikanan
b. Agar dilakukan pertemuan dengan sektor sektor terkait di Kabupaten Tulang
Bawang guna mendukung program perikanan tangkap maka perlu dilaksanakan
pertemuan dengan sektor terkait minimal 2 kali dalam 1 tahun
c. Melakukan koordinasi ke tingkat Provinsi/Kementerian terhadap illegal fishing di laut dikarenakan peraturan dan kewenangan laut berada di provinsi sementara
dampak dari kegiatan illegal fishing sangat berpengaruh terhadap kegiatan masyarakat nelayan Tulang Bawang
d. Pengawasan terhadap sungai terkendala operasional dan sarana (speed boat)
perlu, oleh karena itu diperlukan perawatan yang lebih intensif
e. Mengadakan sosialisasi skala besar dengan instansi terkait agar target PAD