Apa itu
Str
es
??
Apa itu
Stres
Kerja
??Apa itu
Kepriba
dian
dan Pe
ngaruh
nya
dengan
Stress
Kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan
karakteristik yang paling dalam pada diri
(inner
psychological characteristics)
manusia.
Perbedaan karakteristik tersebut
STRESS
Suatu
respon yang adaptif
,
dihubungkan oleh
karakteristik dan/ atau
proses psikologis individu,
yang merupakan suatu
konsekuensi dari setiap
tindakan eksternal, situasi,
atau peristiwa yang
STRESS KERJA
Stres yang dikarenakan adanya
ketidakseimbangan antara karakteristik
karyawan dengan karakteristik
aspek-aspek pekerjaannya
Jenis-Jenis Stress
Quick dan Quick (1984) mengkategorikan jenis stres menjadi dua, yaitu:
1.
Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stres
yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif
(bersifat membangun).
o Konsekuensi dalam kesejahteraan individu dan juga organisasi berupa pertumbuhan, fleksibilitas,
kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi.
2.
Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres
yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif
(bersifat merusak).
o Konsekuensi pada individu dan juga organisasi seperti penyakit kardiovaskular dan tingkat ketidakhadiran
Stress
Hasil
Model Stress
Stressor
1. Tingkat Individu 2. Tingkat Kelompok 3. Tingkat Organisasional 4. Ekstraorganisa- sional
1. Psikologis/ yang berkaitan
dengan sikap 2. Keperilakuan 3. Kognitif
4. Kesehatan Fisik
Perbedaan
Individual
Stressor
Stressor adalah
faktor-faktor lingkungan
yang menimbulkan stress
.
Stressor adalah suatu prasyarat untuk
mengalami respon stres.
Empat jenis utama stresor yaitu:
1.
Tingkat individual
2.Tingkat kelompok
3.Tingkat organisasi
4.Di luar organisasi
Perbedaan Individual
Orang tidak mengalami tingkat stres yang sama atau menunjukkan hasil yang serupa untuk suatu jenis stresor tertentu.
Contoh, jenis stresor yang dialami di tempat kerja bervariasi menurut pekerjaan dan jenis kelamin. Stresor untuk pengendalian yang rendah
adalah lebih tinggi pada pekerjaan klerikal
tingkat rendah daripada pekerjaan profesional Stessor konflik antar pribadi merupakan suatu
sumber stres yang lebih besar bagi kaum wanita daripada kaum pria.
Pengendalian yang dirasakan juga merupakan
suatu moderator yang signifikan dari proses stres. Orang merasakan tingkat stres yang lebih rendah dan mengalami konsekuensi yang lebih
mendukung pada saat mereka percaya bahwa mereka dapat mengendalikan stresor yang
TIPIKAL KEPRIBADIAN
Tipe kepribadian A :
Ambisius, agresif, kompetitif, kurang sabar, mudah
tegang, mudah tersinggung, mudah marah, memiliki kewaspadaan yg berlebihan, bicara cepat, bekerja tdk kenal waktu, pandai berorganisasi,
memimpin/memerintah, lbh suka bekerja sendirian bila ada tantangan, kaku terhdp waktu, ramah, tdk mdh
dipengaruhi, bila berlibur pikirannya lbh kepekerjaan
Kepribadian Tipe B :
Tidak agresif, ambisi yg wajar, penyabar, ceria, tdk
Hasil
Para ahli teori menyatakan bahwa stres
memiliki konsekuensi atau hasil psikologis
yang berkaitan dengan sikap, keprilakuan,
kognitif, dan kesehatan fisik.
Sebuah badan penelitian yang besar
mendukung dampak negatif dari stres yang
dirasakan pada banyak aspek kehidupan
kita.
Stres berkaitan secara negatif dengan
kepuasan kerja, komitmen organisasional,
emosi positif, dan kinerja yang berhubungan
secara positif dengan tingkat perputaran
Gejala-Gejala Stres
(Hasil)
Terry Beehr dan John Newman (dalam
Rice, 1999) mengkaji ulang beberapa
kasus stres pekerjaan dan menyimpulkan
tiga gejala dari stres pada individu, yaitu:
Gejala stres kerja yang
sering terjadi
Adapun gejala-gejala stres di tempat kerja
yang sering terjadi, yaitu meliputi:
Kepuasan kerja rendah
Kinerja yang menurun
Semangat dan energi menjadi hilang
Komunikasi tidak lancar
Pengambilan keputusan jelek
Kreatifitas dan inovasi kurang
Bergulat pada tugas-tugas yang tidak
produktif.
Dampak Stres
Bagi karyawan
o
menurunnya gairah kerja, frustrasi dan
sebagainya (Rice, 1999).
o
Konsekuensi pada karyawan ini tidak
hanya berhubungan dengan aktivitas
kerja saja, tetapi dapat meluas ke
aktivitas lain di luar pekerjaan.
o
tidak dapat tidur dengan tenang,
oselera makan berkurang,
o
kurang mampu berkonsentrasi, dan
Bagi Perusahaan
Konsekuensi yang timbul dan bersifat
tidak langsung :
o
meningkatnya tingkat absensi
otingkat produktivitas
o
menurunkan komitmen organisasi
omemicu perasaan keterasingan
Manajemen Stres dan Teknik
Pengurangan Stres
1
. Manajemen stres
Maka diperlukan pendekatan yang tepat
dalam mengelola stres, ada dua
pendekatan yaitu
pendekatan individu
pendekatan organisasi.
2. Teknik Pengurangan Stres
Relaksasi otot
Biofeedback
Meditasi