• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAK-Studi Pemetaan Geologi Dan Penyelidikan Tanah - Copy

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KAK-Studi Pemetaan Geologi Dan Penyelidikan Tanah - Copy"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

KERANGKA ACUAN KERJA

KERANGKA ACUAN KERJA

Studi Pemetaan Geologi Teknik dan

Studi Pemetaan Geologi Teknik dan

Penyelidikan Tanah Kawasan…….

Penyelidikan Tanah Kawasan…….

Kota Palangka Raya

Kota Palangka Raya

BADAN PERENCANAAN PEBANG!NAN DAERA"

BADAN PERENCANAAN PEBANG!NAN DAERA"

K#TA PA$ANGKA RA%A

K#TA PA$ANGKA RA%A

Tahun 2016 Tahun 2016

(2)

& .

P E N D A " ! $ ! A N

&.&. $ata' Belakang

Pembangunan pada dasarnya merupakan suatu rangkaian upaya yang dilakukan terus menerus untuk mencapai suatu tingkat kehidupan masyarakat yang sejahtera. Sejalan dengan semakin pesatnya pembangunan dan dimulainya era perbaikan di segala bidang, baik industri, perdagangan maupun pariwisata tentunya akan disertai dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jem-batan, perkantoran dan sebagainya.

Untuk menunjang pembangunan tersebut, diperlukan berbagai data dan informasi, salah satunya adalah data geologi teknik. Data geologi teknik dan penyelidikan tanah, memberikan informasi mengenai kekuatan serta karakteristik lapisan tanah/batuan yang berguna di dalam perencanaan dan penataan ruang. Selain itu akan sangat membantu pemerintah daerah dalam mengontrol pembangunan sik di daerahnya.

Data dan informasi geologi teknik dan penyelidikan tanah tersebut dapat diperoleh dengan cara melakukan pemetaan geologi maupun penyelidikan tanah. Dengan tersedianya data geologi teknik pada suatu daerah yang akan dikembangkan, diharapkan terjadinya kesalahan-kesalahan dalam pengembangan wilayah maupun perencanaan konstruksi bangunan teknik dapat dihindarkan atau diperkecil.

&.(. aksud Dan Tu)uan

Pemetaan dan penyelidikan geologi teknik ini dimaksudkan untuk !

". mengumpulkan berbagai data dan informasi geologi teknik permukaan dan bawah permukaan yang mencakup! sebaran serta sifat sik tanah/batuan, kondisi stratikasi tanah, morfologi dan bahaya geologi.

#. $asil pemetaan dan penyelidikan diharapkan dapat berguna sebagai data dasar dalam menunjang perencanaan pembangunan maupun penataan ruang di daerah.

&. *. Sasa 'an

Sasaran dari studi ini adalah dihasilkannya data dan informasi yang akurat tentang informasi geologi teknik sebagai bahan rekomendasi perencanaan pembangunan daerah.

&.+. $okasi Kegiatan

%okasi Studi Pemetaan &eologi 'eknik dan Penyelidikan 'anah yaitu di (awasan )))) (ota Palangka *aya (alimantan 'engah.

(3)

( .

 ET #D #$ #G , D AN $ ,N GK !P K EG ,ATAN

( .& .  et od ol og i

+etoda yang digunakan dalam melakukan pemetaan dan penyelidikan geologi teknik adalah metoda kualitatif dan kuantitatif. +etoda kualitatif yaitu melaksanakan pengamatan lapangan, pengukuran struktur, diskripsi sifat sik dan keteknikan tanah/batuan, kondisi keairan, dan menginentarisasi kebencanaan geologi yang ada. +etoda kuantitatif yaitu melakukan perhitungan dan analisis seperti daya dukung, kemantapan lereng, kompresibilitas dan perosokan tanah.

(.(. $ingku- Kegiatan

Pemetaan dan penyelidikan geologi teknik ini meliputi kegiatan! 1. Studi Pendahuluan

 aitu merupakan kegiatan perencanaan awal baik sebelum melakukan pekerjaan lapangan maupun selama di lapangan. kegiatan ini mencakup!

a. Persiapan administrasi, konsolidasi personalia tim, kesiapan transportasi dan peralatan lapangan, serta keperluan-keperluan lain untuk pekerjaan di lapangan

b. Pengumpulan data-data sekunder yang mendukung kegiatan di lapangan, termsuk peta dasar, foto udara dan literature pendukung

c. +enyiapkan rencana kerja lapangan, termasuk reconnaissance  surey dengan maksud untuk mengenal medan, situasi daerah dan kebiasaan-kebiasaan penduduk yang berada di daerah pemetaan/penyelidikan

2. Pekerjaan Lapangan

a. Pemetaan Gelgi !eknik 

(1) +orfologi dan kemiringan lereng

+eliputi kondisi bentang alam beserta unsur-unsur geomorfologi lainnya, penafsiran genesa morfologi dan perkembangan geomorfologi yang mungkin akan terjadi.

$al-hal yang perlu diperhatikan adalah keadaan bentuk lembah, pola aliran sungai, sudut lereng, pola gawir dan bentuk-bentuk bukit. +orfologi atau bentang alam seperti tampak pada saat sekarang ini merupakan hasil kerja dari sistem alam, yaitu proses-proses dalam bumi geologi, olkanisme dan proses-proses luar air permukaan, gelombang, longsoran, tanaman, binatang termasuk manusia.

+orfologi sangat penting dalam hubungannya dengan pelaksanaan pembangunan jalan, yaitu untuk mengetahui karakteristik bentang alamnya seperti kemiringan lereng dalam kaitannya dengan  jangkauan optimum sudut lereng untuk keperluan +obilisasi peralatan

(4)

dan operasional kendaraan pengangkut material serta tataguna jalan pada saat ini.

(2) Satuan 'anah dan batuan

Satuan tanah dan batuan memberikan informasi mengenai susunan atau urutan stratigra dari tanah dan batuan secara ertikal maupun horisontal. Untuk itu perlu dilakukan pemerian pemberian deskripsi sifat sik dan keteknikan tanah/batuan yang dapat diamati langsung di lapangan secara megaskopis. Penyusunan satuan geologi teknik dilakukan dengan cara pengelompokan tanah dan batuan yang mempunyai sifat sik dan keteknikan yang sama atau mendekati sama.

(3) Struktur &eologi

+eliputi pemerian pemberian deskripsi jurus dan kemiringan lapisan batuan, kekar, rekahan, sesar, lipatan dan ketidakselarasan. Data ini sangat penting dalam pekerjaan pembangunan infrastruktur guna menghindari atau memecahkan permasalahan yang dapat terjadi. 0ntensitas kekar atau retakan, tingkat kehancuran batuan yang diakibatkan oleh adanya sesar terutama bila dijumpai sesar aktif  maupun perselingan lapisan batuan yang miring adalah merupakan 1ona lemah yang dapat menimbulkan permasalahan, misalnya longsoran.

(4) 0dentikasi Potensi %ongsoran

+eliputi pengamatan dan penilaian tentang ada tidaknya bahaya yang mungkin dapat terjadi sebagai akibat dari faktor geologi. 0dentikasi bahaya geologi sangat erat kaitannya dengan pembangunan infrastruktur, karena dikhawatirkan akan menjadi kendala atau hambatan selama pembangunan maupun pasca pembangunan, antara lain struktur sesar aktif, gerakan tanah/batuan, banjir bandang, amblesan tanah/batuan, bahaya kegunung apian, erosi dan abrasi, kegempaan, 'sunami, dan lempung mengembang.

". Pen#elidikan Ge$%ika

Penyelidikan geosika dimaksudkan untuk mengetahui secara garis besar gambaran keadaan geologi bawah permukaan, yaitu ! satuan-satuan tanah/batuan2 batas-batas satuan-satuan tanah/batuan baik secara hori1ontal maupun ertical, dan gejala-gejala geologi seperti patahan, daerah rekahan, kandungan air tanah dan lain-lain.

metode yang digunakan yaitu +etode &eolistrik yang dilakukan menggunakan alat multichannel resistivity  min #3 channel untuk mengetahui prediksi gambaran kondisi geologi bawah permukaan dan membantu korelasi antar lubang bor.

&. Pengujian Keteknikan !anah dan 'atuan

(5)

Pengujian lapangan terhadap sifat sik dan mekanik tanah maupun batuan seperti konsistensi, kepadatan dan plastisitas tanah, kekerasan dan kekompak4an batuan dicatat pada kolom diskripsi tanah dan batuan pada setiap penam4pang pengeboran inti teknik dan pengeboran tangan.

d. Pengam"ilan Cnth !anah dan 'antuan

Pengambilan contoh tanah dan batuan dilakukan untuk pengujian laboratorium mekanika tanah dan batuan %ab. +ektanbat, yaitu berupa 5ontoh tanah tak tergangguundisturbed samples dan contoh tanah terganggu disturbed samples.

(1) 5ontoh tanah tak terganggu (undisturbed samples)

5ontoh tanah tidak terganggu adalah suatu contoh yang masih menunjukan sifat-sifat aslinya, artinya contoh-contoh ini tidak mengalami perubahan dalam struktur, kadar air water content, atau susunan kimia. 6amun demikian contoh yang benar-benar asli tidaklah mungkin untuk diperoleh, akan tetapi dengan teknik pelaksanaan sebagaimana mestinya dan cara pengamatan yang tepat, maka kerusakan-kerusakan terhadap contoh bisa dibatasi sekecil mungkin. 5ontoh tanah tidak terganggu dapat diambil memakai tabung contoh tube sample, core barrels, atau mengambilnya secara langsung dengan tangan, sebagai contoh dalam bentuk bomgkah-bongkah block samples.

(2) 5ontoh tanah terganggu (disturbed samples)

5ontoh tanah terganggu diambil tanpa adanya usaha yang dilakukan untuk melindungi struktur asli dari tanah tersebut. 5ontoh tanah terganggu ini dapat dipakai untuk segala penyelidikan yang tidak memerlukan contoh asli undisturbe samples, seperti ukuran butir, batas-batas atterberg, pemadatan, berat jenis dan sebagainya.

Untuk contoh batuan dapat berupa pengambilan batu setempat hand spacement pada batuan utuh intact rock dan pengambilan batu yang terdapat bidang ketidak sinambungan discontinuity pada massa batuan rock mass apabila banyak dijumpai retakan, rekahan heay broken rocks.

e. Penge"ran !angan

Pekerjaan ini dimaksudkan untuk mengetahui ketebalan lapisan tanah, urutan jenis lapisan tanah bawah permukaan dan konsistensi serta kepadatan relatif tanah. (edalaman maksimum "7 m atau dihentikan setelah mencapai lapisan bawah permukaan yang keras. Pekerjaan pengeboran tangan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan hasilnya disajikan pada penampang bor/log pemboran tangan.

(. Penge"ran )nti

(6)

Dalam pekerjaan pemetaan untuk keperluan suatu proyek ital / strategis diharuskan melakukan pekerjaan pengeboran teknik / inti. Pekerjaan ini dimak4sud4kan untuk mengetahui ketebalan lapisan tanah dan batuan, urutan jenis lapisan batuan bawah permukaan dan konsistensi serta kepadatan relatif tanah, kekerasan dan kepadatan batuan. (edalaman maksimum 87 m, pengujian 6-SP' dan pengambilan contoh tidak terganggu undisturbed samples setiap interal ",9 hingga # meter.

Pengeboran teknik / inti akan dilakukan sesuai kebutuhan dan hasilnya disajikan pada penampang bor atau log penge4boran teknik dan diusahakan dibuat korelasi penampang bor untuk mengetahui kondisi bawah permukaan dapat diwujudkan dalam diagram pagar.

g. Pengujian SP!

Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan atau perlawanan tanah/batuan terhadap penetrasi tabung SP' atau tabung baja sehingga akan diperoleh jumlah pukulan untuk memasukan tabung SP' tersebut sedalam :7 cm ke dalam tanah yang masih belum terganggu atau diperoleh nilai SP' 6.

Dengan melihat pada nilai SP' akan dapat diperkirakan kondisi batas tanah dan lapisan keras serta dapat dikorelasikan dengan sifat-sifat maupun ariasi tanah yang diuji. $asil pengujian akan berguna dalam perencanaan letak dan jenis perkerasan jalan.

h. Pengujian Lang%ung di Lapangan (In Situ Test)

Pengujian langsung yang dilakukan di lapangan antara lain! pocket penetrometer test, uji permeabilitas, kekerasan batuan dengan Schmidt $ammer 'est atau menggunakan palu geologi.

(1) Pocket Penetrometer 'est

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kekuatan tanah, yaitu dengan cara menekan atau menusukan alat penetrometer kedalam tanah, maka akan didapat besaran kekuatan tanah dalam satuan kg/cm#.

(2) Uji Permeabilitas

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui koesien permeabilitas k satuan batuan langsung di lapangan melalui lubang bor. Untuk pekerjaan ini, metoda pengujian menggunakan Uji Packer (3) Schmidt $ammer 'est

Pengujian untuk mengukur kekerasan batuan di lapangan. $asil dari pengujian tersebut, dimasukan dalam grak kura akan memberikan nilai kuat tekan batuan.

*. Pekerjaan La"ratrium

(7)

Pekerjaan laboratorium merupakan kelanjutan dari pekerjaan lapangan. Pekerjaan ini dimaksudkan untuk memperoleh parameter sifat keteknikan tanah dan batuan guna menunjang dalam melakukan analisis geologi teknik berdasarkan standard ;S'+.

 Jenis pengujian untuk contoh tanah meliputi: Pengujian <asic Properties terdiri dari!

a. (adar air =n ;S'+. D.##">->" b. <erat ?enis &s ;S'+.D.@93-># c. <erat 0si /density A ;S'+.D.3>"@ d. Pengujian 0nde) Properties terdiri dari! e. ;tterberg %imit  %%, P%, P0  ;S'+. D.3:"@ f. ;nalisa besar butir ;S'+.D 3##->#

Pengujian Bngineering Properties terdiri dari ! a. 'ria)ial 'est  UU C 5U  ;S'+.D #@97 b. (onsolidasi ;S'+ D

 Jenis pengujian untuk contoh batuan, Pengujian mekanika batuan

untuk menentukan kepadatan, kekerasan , kekuatannya dengan cara ! a. Supersoni waes

b. 'ria)ial 5ompressie Strenght ;S'+. D.#883-8>

c. Density, Poisons *atio, +odulus of elasticity ;S'+ "E D.#@39 F 8E d. Unconned compressie strenght

Pengujian untuk bahan agregat !

a. *elatie density dan water absorption ;S'+ 5. "#@ b. ;nalisa petrogra

c. Particle si1e distribution ;S'+ "3 d. Glakiness inde) ;S'+ "3

e. Blongation inde) ;S'+ "3

f. *elatie density and absorption ;S'+ "3 g. <ulk density ;S'+ "3

+. Anali%i% dan E,alua%i -ata

;nalisis dan ealuasi data dimaksudkan untuk mempelajari dan mencari hubungan dari pengaruh faktor morfologi, geologi, struktur geologi, keairan, tata lahan dan aktiitas manusia terhadap pengelompokkan geologi teknik serta pembuatan penilaian geologi teknik, mencakup!

a. +engklasikasikan kemiringan lereng berdasarkan bentuk topogra daerah pemetaan/penyelidikan2

(8)

b. +encari hubungan sudut lereng/morfologi terhadap masalah geologi teknik daerah pemetaan/penyelidikan2

c. +encari hubungan dan pengaruh sifat sik dan mekanik tanah/batuan terhadap masalah geologi teknik2

d. +encari hubungan kejadian bahaya geologi dengan kondisi geologi teknik daerah pemetaan/penyelidikan2

e. +enganalisis pengaruh struktur geologi terhadap masalah geologi teknik2 f. ;nalisis daya dukung dan perosokan tanah2

g. ;nalisis kemantapan lereng terhadap sifat sik dan mekanik tanah/batuan2

h. Penentuan satuan geologi teknik2

H Penyusunan satuan geologi teknik dilakukan dengan cara pengelompokan tanah/batuan yang mempunyai jenis yang sama atau mendekati sama dari Gormasi batuan

H 'anah pelapukan berketebalan lebih dari " satu meter dipetakan sebagai tanah sedangkan kurang dari " satu meter dipetakan sebagai batuan2

H $asil dari pengamatan lpangan baik berupa pengamatan tanah batuan, penyondiran, pengeboran tangan, masalah geodinamika bahaya beraspek geologi ditambah dengan data sekunder yang didapat perlu dituangkan dalam peta geologi teknik.

i. Penggambaran peta dan penampang geologi teknik. . Rekmenda%i

+emberikan rekomendasi teknis sesuai dengan hasil studi kepada pemilik pekerjaan dalam kaitannya dengan perencanaan dan pembangunan wilayah.

+ .

P E $ A K S A N A A N P E K E R 0 A A N

+ .& . P el a- o' an

Penulisan laporan yang baik dan lengkap merupakan bagian yang paling penting dalam suatu pemetaan/penyelidikan geologi teknik. Pada dasarnya kegunaan suatu laporan meliputi penguraian secara tepat apa-apa yang telah dipetakan/diselidiki dan memadukan serta menerangkan hubungan geologi teknik dengan permasalahan yang ada. (eterangan dan kesimpulan laporan harus didasarkan atas kenyataan yang ada di lapangan.

%aporan pemetaan/penyelikan geologi teknik memuat berbagai informasi dan permasalahan yang melatar belakangi dilakukan pemetaan serta uraian hasil analisis dan ealuasi geologi teknik, dengan sistematika sebagai berikut!

(;'; PB6&;6';*

(9)

*06&(;S;6

<ab ". PB6D;$U%U;6

berisi uraian mengenai latar belakang, maksud dan tujuan, lokasi daerah pemetaan, pelaksanaan pemetaan, metoda pemetaan dan lingkup pekerjaan.

<ab #. &BI%I&0 U+U+ D;6 (I6D0S0 %06&(U6&;6

berisi uraian mengenai geomorfologi, pola aliran sungai, kemiringan lereng, geologi umum, kegempaan, sumber daya bahan bangunan, kondisi keairan, iklim dan curah hujan serta penggunaan lahan.

<ab :. &BI%I&0 'B(60( 

berisi uraian mengenai sebaran satuan geologi teknik, analisis data laboratorium, masalah geologi teknik dan analisis geologi teknik.

<ab 3. BJ;%U;S0 &BI%I&0 'B(60(, berisi uraian mengenai sifat sik dan keteknikan tanah dan batuan geologi teknik dikaitkan dengan tujuan pemetaan/penyelidikan

<ab 9. (BS0+PU%;6 D;6 *B(I+B6D;S0

berisi uraian mengenai kesimpulan dan rekomendasi. D;G';* PUS';(;

+.(. 2aktu Pelaksanaan

Pekerjaan Pemetaan &eoteknik dan Penyelidikan 'anah ini akan diselesaikan dalam waktu selama 3 empat bulan atau "#7 hari kerja terhitung sejak penandatangan kontrak.

 .

S !  B E R PE N D A N A A N

Pekerjaan Pemetaan &eoteknik dan Penyelidikan 'anah didanai oleh Pemerintah (ota Palangka *aya melalui ;P<D tahun anggaran #7"8 sebesar *p. )))))

/ .

K EB ! T !" AN 0 A SA K #N S! $TAN

Proses penyusunan studi ini membutuhkan sejumlah tenaga ahli pada bidang yang untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan. 'enaga ahli tersebut yaitu sebagai berikut !

a. 'B6;&; P*IGBS0I6;%

(1) (etua 'im/ 'eam %eader " Irang

(10)

Pasca Sarjana 'eknik Sipil/&eologi S# yang telah berpengalaman minimal selama 9 lima tahun di bidang studi, inestigasi dan desain atau pekerjaan sejenis.

(2) ;hli &eoteknik " Irang

Sarjana S" 'eknik Sipil/'eknik &eologi yang telah berpengalaman selama minimal 3 empat tahun di bidang geologi/mekanika tanah pada kegiatan studi dan inestigasi tanah.

(3) ;hli &eodesi " Irang

Seorang Sarjana 'eknik &eodesi S" dengan pengalaman minimum 3 empat tahun dalam bidang pemetaan.

(4) ;hli 'anah " Irang

Seorang sarjana 0lmu 'anah S" dengan pengalaman minimum 3 empat tahun dalam bidang ealuasi sumber daya lahan.

b. 'B6;&; PB6DU(U6&

(1) ;sisten ;hli &eologi " Irang

Seorang Sarjana &eologi S" dengan pengalaman minimum # dua tahun dalam pemetaan geologi.

(2) ;sisten ;hli Sipil " Irang

Seorang Sarjana 'eknik Sipil S" dengan pengalaman minimum # dua tahun dalam bidang mekanika teknik.

(3) ;sisten ;hli Perencanaan =ilayah " Irang

Seorang Sarjana Perencanaan =ilayah S" dengan pengalaman minimum # dua tahun dalam bidang pengembangan wilayah.

c. 'B6;&; PB6U6?;6& (1) ?uru <or/Sureyor (2) Drafter/?uru &ambar (3) %aboran (4) ;dministrasi 4

(11)

Referensi

Dokumen terkait