Informasi Dokumen
- Penulis:
- Lalang Erawan
- Suharnawi
- Sekolah: Universitas Dian Nuswantoro
- Mata Pelajaran: Teknologi Web
- Topik: Pengenalan Teknologi Web Menggunakan Model Pembelajaran OpenCourseWare Berbasis Kurikulum Standar Web Untuk Mahasiswa Komputer Dan Masyarakat
- Tipe: Laporan Akhir Penelitian Dosen Pemula
- Tahun: 2013
- Kota: Semarang
Ringkasan Dokumen
I. Pendahuluan
Bagian pendahuluan laporan akhir ini membahas latar belakang pentingnya pengembangan media pembelajaran online berbasis web untuk mata kuliah Pengenalan Teknologi Web. Ditekankan relevansi dengan karakteristik mahasiswa dewasa (generasi net) yang cenderung menyukai pembelajaran berbasis web dan memiliki kemampuan belajar mandiri (SDL). Penulis juga menjelaskan kurangnya sumber belajar komprehensif dan berbahasa Indonesia tentang teknologi web di internet. Rumusan masalah penelitian difokuskan pada perancangan media pembelajaran online model OpenCourseWare (OCW) yang komprehensif dan efektif, menggunakan Kurikulum Standar Web sebagai acuan. Tujuan penelitian meliputi penyediaan media pembelajaran OCW, mengefektifkan pembelajaran dengan memanfaatkan karakteristik SDL, dan memberikan akses belajar kepada masyarakat luas. Luaran yang diharapkan berupa media pembelajaran OCW dan artikel ilmiah.
1.1 Latar Belakang
Subbab ini menjelaskan konteks penelitian dengan memaparkan pentingnya penguasaan teknologi web dalam kurikulum program studi komputer. Penulis menjabarkan karakteristik generasi net sebagai pengguna teknologi informasi yang intensif dan preferensi mereka terhadap pembelajaran berbasis web. Dibahas juga konsep Self-Directed Learning (SDL) sebagai kunci keberhasilan pembelajaran online bagi dewasa. Kekurangan media pembelajaran online teknologi web yang komprehensif dan berbahasa Indonesia di internet menjadi dasar perlunya penelitian ini. Pembahasan ini menghubungkan teori pembelajaran dewasa dengan kebutuhan akan media pembelajaran online yang inovatif dan mudah diakses.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah diformulasikan sebagai pertanyaan penelitian yang ingin dijawab: Bagaimana merancang media pembelajaran online model OpenCourseWare untuk materi teknologi web yang komprehensif bagi mahasiswa komputer dan masyarakat umum? Rumusan masalah ini berakar pada latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu kebutuhan akan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta keterbatasan sumber belajar yang ada. Pertanyaan ini mengarahkan penelitian pada pengembangan solusi praktis yang menjawab permasalahan yang telah diidentifikasi.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian dijabarkan secara spesifik, meliputi: 1. Menyediakan media pembelajaran online model OpenCourseWare tentang teknologi web. 2. Mengefektifkan pembelajaran dengan memanfaatkan karakteristik pembelajaran orang dewasa (SDL) dan preferensi generasi net terhadap teknologi berbasis web. 3. Memberikan akses pembelajaran kepada masyarakat luas tanpa batasan biaya dan waktu. Ketiga tujuan ini saling terkait dan mencerminkan fokus penelitian dalam menciptakan solusi pembelajaran yang inklusif dan efektif. Tujuan-tujuan ini terukur dan dapat dinilai berdasarkan hasil penelitian.
1.4 Luaran
Luaran penelitian yang diharapkan mencakup dua hal utama: 1. Media pembelajaran online model OCW tentang teknologi web yang dapat digunakan sebagai suplemen belajar bagi mahasiswa dan masyarakat. 2. Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal ilmiah lokal bereputasi (memiliki ISSN). Kedua luaran ini menunjukkan dampak penelitian yang terukur, baik dari segi praktis (media pembelajaran) maupun akademis (publikasi ilmiah). Luaran ini menunjukkan kontribusi penelitian bagi pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
II. Tinjauan Pustaka
Bagian ini membahas landasan teori yang mendukung penelitian. Konsep andragogy sebagai pendekatan pembelajaran bagi orang dewasa dijelaskan, menekankan karakteristik belajar mandiri dan motivasi intrinsik mahasiswa. Model pembelajaran OpenCourseWare (OCW) dibahas secara rinci, mencakup definisi, sejarah, karakteristik, dan contoh implementasinya di berbagai universitas. Peran komunitas Web Education dalam pengembangan Kurikulum Standar Web juga dijelaskan sebagai landasan metodologis. Standar web sebagai acuan penting dalam pengembangan website juga diuraikan.
2.1 Pembelajaran Tipe Andragogy
Subbab ini menjelaskan teori andragogy sebagai dasar pendekatan pembelajaran untuk mahasiswa sebagai pembelajar dewasa. Karakteristik pembelajar dewasa seperti motivasi intrinsik, pengalaman belajar sebelumnya, dan orientasi pada pemecahan masalah dibahas. Penulis menghubungkan teori andragogy dengan pilihan model pembelajaran OCW yang memungkinkan pembelajaran mandiri dan sesuai dengan kebutuhan pembelajar. Penjelasan ini memberikan landasan teoritis bagi penggunaan model pembelajaran OCW dalam konteks penelitian.
2.2 Model Pembelajaran OpenCourseWare
Subbab ini menjelaskan secara detail mengenai model pembelajaran OpenCourseWare (OCW), mencakup definisi, sejarah perkembangannya, karakteristik utama, dan contoh implementasinya di berbagai perguruan tinggi. Penjelasan mencakup kelebihan dan kekurangan model OCW, serta relevansi model ini dengan konteks pembelajaran teknologi web bagi mahasiswa dan masyarakat. Penulis menjelaskan bagaimana model OCW mendukung tujuan penelitian, khususnya dalam hal aksesibilitas, keterbukaan, dan fleksibilitas pembelajaran.
2.3 Komunitas Web Education
Subbab ini membahas peran komunitas Web Education dalam konteks penelitian. Penulis menjelaskan tentang komunitas ini sebagai bagian dari W3C yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan sumber belajar web. Kurikulum Standar Web yang dikembangkan oleh komunitas ini dijelaskan sebagai dasar pengembangan materi pembelajaran dalam penelitian. Pembahasan ini memberikan justifikasi atas penggunaan Kurikulum Standar Web sebagai kerangka acuan dalam penelitian dan pengembangan media pembelajaran.
2.4 Standar Web
Subbab ini menjelaskan pentingnya standar web dalam pengembangan website yang berkualitas dan aksesibel. Penulis menjelaskan manfaat standar web bagi berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan dan penggunaan website, mulai dari programmer, desainer, hingga pengguna akhir. Penjelasan ini menjadi dasar penting dalam memilih teknologi dan metode pengembangan media pembelajaran yang memenuhi standar dan praktik terbaik dalam pengembangan web.
2.5 Kurikulum Standar Web
Subbab ini menjelaskan Kurikulum Standar Web sebagai acuan utama dalam pengembangan materi pembelajaran. Penjelasan mencakup struktur kurikulum, topik-topik yang dibahas, dan tujuan pengembangan kurikulum. Penulis menekankan relevansi kurikulum ini dengan tujuan penelitian dalam menciptakan media pembelajaran yang terstruktur, konsisten, dan memenuhi standar kualitas. Pembahasan ini memberikan landasan metodologis untuk pengembangan materi pembelajaran yang terintegrasi dengan standar industri.
III. Tujuan dan Manfaat Penelitian
Bagian ini merangkum tujuan dan manfaat penelitian secara ringkas. Tujuan penelitian diulang dan ditekankan kembali. Manfaat penelitian diuraikan untuk berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas.
3.1 Tujuan Penelitian
Subbab ini mengulang tujuan penelitian yang telah dijelaskan di pendahuluan, namun dengan penekanan yang lebih kuat pada implikasi praktis dan akademis dari setiap tujuan. Penulis kembali menegaskan komitmen penelitian terhadap penyediaan media pembelajaran yang efektif, aksesibel, dan berkualitas tinggi. Pengulangan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman pembaca terhadap fokus dan tujuan penelitian.
3.2 Manfaat Penelitian
Subbab ini merinci manfaat penelitian bagi berbagai pihak yang berkepentingan. Manfaat bagi mahasiswa sebagai suplemen belajar, bagi dosen sebagai sumber belajar tambahan dan pengayaan materi ajar, dan bagi masyarakat sebagai kesempatan belajar seumur hidup (long life learning) dijelaskan secara rinci. Penulis menekankan kontribusi penelitian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan akses terhadap ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas. Penjelasan ini menunjukkan nilai tambah dan dampak positif dari penelitian bagi berbagai kalangan.
IV. Metode Penelitian
Bagian ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan, termasuk lokasi penelitian, tahapan penelitian, dan kerangka berpikir. Metode pengumpulan data dan analisis data diuraikan secara detail. Pilihan sistem LMS (Atutor) dijelaskan secara rinci.
4.1 Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian tidak secara spesifik disebutkan dalam teks yang tersedia. Namun, dijelaskan bahwa data pendukung akan dikumpulkan dari mahasiswa dan dosen Udinus yang terkait dengan mata kuliah teknologi web melalui kuesioner. Meskipun lokasi penelitian tidak disebutkan secara eksplisit, implikasinya adalah penelitian dilakukan di lingkungan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dan melibatkan responden dari kalangan internal kampus.
4.2 Tahapan Umum Penelitian
Penjelasan mengenai tahapan penelitian mengikuti alur penelitian ilmiah umum: identifikasi masalah, perumusan masalah, penelusuran pustaka, pengumpulan data, dan pengembangan media pembelajaran. Tahapan pengembangan media pembelajaran dijelaskan lebih rinci, mencakup eksplorasi LMS opensource, instalasi dan pemahaman fitur LMS Atutor, penempatan materi pembelajaran, dan pengujian sistem menggunakan metode black box, white box (tidak dijelaskan detailnya dalam teks yang tersedia), dan user acceptance. Penjelasan ini menunjukkan metodologi yang sistematis dan terstruktur dalam pengembangan media pembelajaran.
4.3 Kerangka Pikir
Kerangka berpikir penelitian dideskripsikan secara singkat, menunjukkan hubungan antara kebutuhan akan media pembelajaran teknologi web, pilihan model OCW, penggunaan Kurikulum Standar Web, dan proses pengembangan media pembelajaran menggunakan LMS Atutor. Meskipun kerangka berpikir tidak dijelaskan secara detail, tetapi memberikan gambaran umum alur logika dan strategi penelitian dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
V. Hasil yang Dicapai
Bagian ini memaparkan hasil penelitian secara detail, mulai dari materi pembelajaran, penggunaan sistem LMS Atutor, program pembelajaran, pengujian user acceptance, dan publikasi hasil penelitian. Penjelasan ini memberikan gambaran lengkap mengenai hasil yang telah dicapai.
5.1 Materi Pembelajaran
Subbab ini menjelaskan materi pembelajaran yang diadopsi dari Kurikulum Standar Web, dengan penekanan pada proses penerjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Penulis menjelaskan tantangan dan upaya yang dilakukan dalam proses penerjemahan dan pengorganisasian materi. Penggunaan berbagai format media seperti PDF dan slide presentasi juga dijelaskan. Penjelasan ini menunjukkan proses dan detail pengembangan materi pembelajaran yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan pengguna Indonesia.
5.2 Penggunaan Sistem LMS Atutor dalam Pengembangan
Subbab ini menjelaskan alasan pemilihan LMS Atutor sebagai platform pengembangan media pembelajaran. Penulis menjelaskan kelebihan Atutor dibandingkan dengan LMS lain, mencakup kemudahan instalasi, kelengkapan fitur, dan dukungan terhadap standar SCORM. Penjelasan ini memberikan justifikasi atas penggunaan LMS Atutor dan menunjukkan pertimbangan yang komprehensif dalam memilih platform yang sesuai. Penjelasan mengenai fitur-fitur Atutor yang relevan juga disertakan.
5.2.1 LMS Atutor
Subbab ini memberikan pengantar singkat mengenai LMS Atutor, mencakup definisi, kelebihan, dan fitur utama. Penjelasan singkat ini memberikan konteks bagi pembahasan yang lebih detail mengenai penggunaan Atutor dalam penelitian. Penjelasan yang terstruktur dan ringkas ini memudahkan pembaca untuk memahami gambaran umum dari LMS Atutor.
5.2.2 Kelebihan Atutor
Subbab ini menjabarkan kelebihan LMS Atutor dibandingkan dengan LMS lain, dengan mengacu pada penelitian Al-Ajlan (2011). Penulis menitikberatkan pada fitur-fitur Atutor yang mendukung kemudahan pengelolaan dan penggunaan, kelengkapan alat pembelajaran, dan interoperabilitas dengan sistem lain. Penjelasan ini memberikan justifikasi lebih lanjut atas pilihan Atutor sebagai platform pengembangan media pembelajaran.
5.2.3 Database Atutor
Subbab ini menjelaskan struktur database yang digunakan oleh LMS Atutor. Penjelasan ini menunjukkan pemahaman penulis terhadap arsitektur sistem dan bagaimana data dikelola dalam platform. Penjelasan ini penting untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai sistem yang digunakan dalam penelitian.
5.2.4 User Atutor
Subbab ini menjelaskan tentang tiga kategori pengguna dalam LMS Atutor yaitu administrator, pengajar, dan siswa. Penulis menjelaskan perbedaan hak akses dan peran masing-masing pengguna. Penjelasan ini penting dalam memahami alur kerja dan manajemen pengguna dalam sistem yang digunakan.
5.2.5 Antarmuka Atutor
Subbab ini menjelaskan antarmuka pengguna LMS Atutor untuk setiap kategori pengguna. Penjelasan ini disertai dengan ilustrasi gambar yang mempermudah pemahaman. Penjelasan antarmuka ini penting untuk memberikan gambaran visual dan fungsionalitas sistem yang digunakan dalam penelitian.
5.3 Program Pembelajaran
Subbab ini menjelaskan detail program pembelajaran Desain Web Dasar yang dikembangkan. Penjelasan mencakup silabus, materi pembelajaran, dan metode evaluasi. Penjelasan detail ini menunjukkan hasil konkrit pengembangan media pembelajaran yang telah dilakukan.
5.3.1 Silabus
Subbab ini menjabarkan silabus program pembelajaran Desain Web Dasar secara lengkap, mencakup deskripsi mata kuliah, prasyarat, rekomendasi buku teks dan referensi, kebutuhan teknologi, dan kompetensi yang diharapkan. Penjelasan ini memberikan gambaran rinci mengenai isi dan tujuan program pembelajaran.
5.4 Rancangan Strategi Pembelajaran Desain Web Dasar
Subbab ini menjelaskan rancangan strategi pembelajaran yang digunakan, termasuk modul pembelajaran, antarmuka pembelajaran, dan susunan materi. Penjelasan ini menunjukkan perencanaan pembelajaran yang terstruktur dan sistematis. Penjelasan ini menunjukkan perancangan pembelajaran yang terstruktur dan sistematis.
5.4.1 Modul Pembelajaran
Subbab ini menjelaskan secara detail isi dari modul-modul pembelajaran yang dikembangkan. Penjelasan ini mencakup topik-topik yang dibahas, metode penyampaian, dan tujuan pembelajaran setiap modul. Penjelasan detail ini menunjukkan isi dan struktur modul pembelajaran yang telah dirancang.
5.4.2 Antarmuka Pembelajaran
Subbab ini menjelaskan desain antarmuka pembelajaran, dengan tujuan agar tampilan lebih menarik dan mudah dipahami oleh pengguna. Penjelasan ini penting untuk menunjukkan perhatian pada aspek usability dan user experience dalam pengembangan media pembelajaran.
5.4.3 Susunan Materi Dalam Media Pembelajaran
Subbab ini menjelaskan bagaimana materi pembelajaran disusun dan diorganisasikan dalam media pembelajaran. Penjelasan ini mencakup struktur navigasi, penyajian materi, dan aksesibilitas. Penjelasan ini menunjukkan upaya untuk menciptakan pengalaman belajar yang optimal bagi pengguna.
5.5 Mempublikasikan Sistem OpenCourseWare
Subbab ini menjelaskan proses publikasi media pembelajaran online, termasuk pemilihan layanan hosting (Telkom) dan proses unggah data menggunakan software FileZilla. Penjelasan ini menunjukkan langkah-langkah teknis yang dilakukan dalam mempublikasikan media pembelajaran secara online.
5.5.1 Jasa Layanan Hosting Telkom
Subbab ini menjelaskan pemilihan jasa layanan hosting Telkom sebagai penyedia layanan hosting untuk media pembelajaran online. Penjelasan ini menunjukkan pertimbangan dalam memilih penyedia layanan hosting yang handal dan sesuai dengan kebutuhan penelitian.
5.5.2 Proses Unggah dengan Software FTP FileZilla
Subbab ini menjelaskan proses unggah data menggunakan software FTP FileZilla. Penjelasan ini menunjukkan langkah-langkah teknis yang dilakukan dalam proses transfer data ke server hosting. Penjelasan ini menunjukkan aspek teknis dalam implementasi media pembelajaran online.
5.6 Pengujian User (User Acceptance)
Subbab ini menjelaskan proses pengujian user acceptance terhadap media pembelajaran yang telah dikembangkan. Penjelasan mencakup metode pengujian, kuisioner, responden, prosedur pengujian, dan analisis hasil pengujian. Penjelasan ini menunjukkan langkah-langkah validasi dan evaluasi media pembelajaran.
5.6.1 Kuisioner
Subbab ini menjelaskan tentang kuisioner yang digunakan sebagai alat pengumpulan data dalam pengujian user acceptance. Penjelasan ini mencakup isi dan tujuan kuisioner yang digunakan.
5.6.2 Responden dan Pelaksanaan Ujian
Subbab ini menjelaskan tentang responden yang terlibat dalam pengujian user acceptance. Penjelasan juga mencakup bagaimana pengujian dilakukan.
5.6.3 Prosedur Pengujian
Subbab ini menjelaskan prosedur atau langkah-langkah yang dilakukan dalam pengujian user acceptance.
5.6.4 Analisa Hasil Pengujian dan Pembahasannya
Subbab ini menjelaskan proses analisis hasil pengujian dan pembahasan temuannya.
5.6.5 Analisa Hasil Pengujian
Subbab ini berisi data hasil analisis dari pengujian user acceptance.
5.6.6 Pembahasan Hasil Pengujian
Subbab ini membahas interpretasi data hasil analisis pengujian user acceptance dan memberikan kesimpulan dari hasil tersebut.
VI. Kesimpulan dan Saran
Bagian ini berisi kesimpulan dari penelitian dan saran untuk pengembangan selanjutnya. Kesimpulan merangkum temuan utama penelitian, sementara saran memberikan rekomendasi untuk penelitian dan pengembangan di masa mendatang.
6.1 Kesimpulan
Subbab ini merangkum temuan utama penelitian, mencakup keberhasilan pengembangan media pembelajaran OCW, efektivitas penggunaan LMS Atutor, dan penerimaan pengguna terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Kesimpulan ini merupakan sintesis dari seluruh hasil penelitian dan memberikan jawaban atas rumusan masalah yang telah diajukan.
6.2 Saran
Subbab ini memberikan saran untuk pengembangan dan penelitian selanjutnya, misalnya perbaikan sistem, penambahan fitur, dan perluasan cakupan materi pembelajaran. Saran-saran ini didasarkan pada hasil temuan penelitian dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas media pembelajaran di masa mendatang.
VII.Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi seluruh referensi yang digunakan dalam penulisan laporan akhir.