Asupan zat gizi mikro dengan fungsi kognitif pada lanjut usia | Rahmawati | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 18218 36400 1 SM
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Karena keterbatasan alat ukur, biaya dan waktu, maka yang diteliti dalam penelitian ini adalah hubungan antara gangguan gerak dan fungsi kognitif pada lanjut usia di Panti
Asupan energi dan protein balita tidak berbeda bermakna antara balita yang tinggal dalam rumah tangga miskin dengan perokok, dan tanpa perokok meskipun persentase pengeluaran
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin C tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian anemia pada anak sekolah dasar di Kabupaten
Studi pendahuluan yang telah dilakukan di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sudagaran Banyumas didapatkan lansia yang mengalami gangguan fungsi kognitif
Setelah brain gym kurang dari setengah responden (29,4%) mengalami penurunan fungsi kognitif Terdapat Pengaruh brain gym Lanjut Usia terhadap Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia
Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran perkembangan kognitif pada balita umur 48-60 bulan dan hubungan antara asupan gizi (energi, protein, vitamin C,
Terlihat bahwa kegiatan yang paling ber- pengaruh terhadap fungsi kognitif di kalangan lanjut usia adalah kegiatan masak sendiri - mereka yang tidak pernah masak sendiri 2 kali
Hasil uji beda pengaruh terapi brain gym terhadap peningkatan fungsi kognitif lanjut usia di Posyandu Lanjut Usia Kelurahan Pucangan Kartasura antara kelompok