A. Lokasi Penelitian
Dalam penyusunan peneleitian ini peneliti melakukan penelitian dengan mengambil objek penelitian pada: CV. KUDA MAS MALANG yang beralamat di Jl. KH. Wahid Hasim Talok, Turen kab. Malang.
B. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian survei. Menurut Sugiyono (2013). Penelitian Survei adalah metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk mendapatkan data yang terjadi pada masa lampau atau saat ini, tentang keyakinan pendapat karakteristik perilaku hubungan variabel dan untuk menguji beberapa hipotesis tentang variabel dari sampel yang diambil dari populasi tertentu, teknik pengumpulan data dengan pengamatan ( kuisioner) yang tidak mendalam dan hasil penelitian cenderung untuk di generalisasikan.
C. Definisi Operasional Variabel
Definisi oprasional variabel adalah segala sesuatu yang menjadi objek penelitian, dan peneltian ini dapat mengetahui dalam variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Berikut definisi operasional
variabel.
1. Motivasi Kerja (X1)
Motivasi didefinisikan sebagai suatu dorongan yang menjelaskan usaha individu atau karyawan dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan dengan adanya dorongan untuk memenuhi kebutuhan akan prestasi,
35
kebutuhan akan kekuasaan, serta kebutuhan untuk mendapatkan hubungan sosial yang lebih baik dalam perusahan. Menurut McClelland(2009) Indikator motivasi sebagai berikut :
X1.1. Dorongan Memenuhi Kebutuhan Akan Prestasi (need for achievement)
Merupakan dorongan karyawan untuk berprestasi dengan memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan.
X1.2. Dorongan Terpenuhi Kebutuhan akan Kekuasaan (need for power) Merupakan dorongan yang didasari oleh keinginan seorang karyawan berkuasa didalam pekerjaan yang diberikan untuk melakukan pekerjaan lebih baik.
X1.3. Dorongan untuk Memenuhi Kebutuhan akan afilasi (need for affiliation)
Merupakan dorongan untuk menyelesaikan pekerjaan secara maksimal melalui interaksi sosial yang baik.
2. Disiplin kerja (X2)
Disiplin kerja di definisikan sebagai suatu sikap kesediaan seseorang karyawan untuk hadir bekerja serta menaati semua peraturan perusahaan atau standar perusahaan dan etika yang berlaku di lingkungan sekitar dimana seseorang bekerja. Indikator disiplin menurut Rivai (2004) :
X2.1. Tingkat kehadiran.
Adalah kesediaan karyawan CV. Kuda Mas Malang untuk sanggup bekerja dalam waktu yang sudah ditentukan.
X2.2. Ketaatan pada peraturan kerja.
Adalah ketaatan karyawan CV. Kuda Mas Malang pada peraturan kerja yang ditetapkan oleh perusahaan.
X2.3. Ketaatan pada standar kerja.
Adalah ketaatan karyawan CV. Kuda Mas Malang terhadap standar kerja yang telah di tetapkan oleh perusahaan.
X2.4. Tingkat kewaspadaan tinggi.
Adalah kewaspadaan karyawan CV. Kuda Mas Malang dalam melakukan pekerjaan.
X2.5. Bekerja etis.
Adalah sikap karyawan CV. Kuda Mas Malang yang bekerja berdasarkan etika etika kerja yang berlaku dalam perusahaan.
3. Kinerja Karyawan (Y)
Kinerja di definisikan sebagai suatu hasil yang dicapai oleh karyawan dalam pekerjaanya menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan sesuai waktu yang telah di tentukan. Indikator Kinerja sebagai breikut : Y1.1. Kuantitas
Merupakan hasil kerja yang dinyatakan dalam istilah seperti jumlah unit, jumlah siklus aktivitas yang diselesaikan
Y1.2. Kualitas
Merupakan hasil kerja yang diukur dari persepsi karyawan terhadap kualitas pekerjaan yang dihasilkan atau kesempurnaan tugas.
Y1.3. Ketepatan Waktu
Merupakan ukuran sesuai apa tidaknya dengan waktu yang direncanakan perusahaan.
D. Data dan Sumber Data a) Jenis Data
Kuantitatif. Data kuantitatif merupakan data berbentuk angka-angka baik secara langsung dari hasil penelitian maupun hasil pengolahan data kualitatif menjadi data kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Dalam penelitian ini menggunakan data kuantitatif karena penelitian berusaha mendapatkan hasil dari penyebaran kuisoner dan dihitung menggunakan SPSS 21.
b) Sumber Data 1. Data primer
Data primer adalah data yang langsung diperoleh dari sumber data pertama dilokasi penelitian atau objek penelitian. Data tersebut diperoleh dari data hasil observasi dan data hasil pengisian kuisioner pada karyawan ,Bungin (2008). Yaitu data jenis kelamin, lama kerja responden, usia responden, pendidikan dan hasil pengisian item kuisioner.
2. Data sekunder
Data tersebut diperoleh peneliti yaitu dengan mengutip data yang sudah tersedia dalam arsip peruahaan dan juga diambil dari sumber pustaka atau sumber lain, dalam hal ini berupa data struktur organisasi,
jumlah karyawan, hasil output yang di hasilkan karyawan dan data absensi karyawan,
E. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya, Sugiyono (2013).
Dalam penelitian ini populasinya adalah karyawan produksi CV. Kuda Mas Malang yang berjumlah 33 0rang karyawan.
2. Sampel
Sampel menurut Sugiyono (2013), yaitu bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Untuk menentukan besarnya sampel Arikunto (2010) apabila subjek kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi.
Sampel yang di ambil dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi yang berjumlah 33 orang karyawan. Dengan teknik pengambilan sampel karyawan menggunakan teknik total sampling atau sampel jenuh. Sampling jenuh adalah sampel yang mewakili jumlah populasi yang dilakukan jika populasi dianggap kecil atau kurang dari 100, Sugiyono(2013).
A. Metode Pengumpulan Data
Metode di dalam penelitian ini menggunakan metode sebagai berikut:
a. Kuesioner yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan dan memberikan daftar pertanyaan yang telah disiapkan kemudian dibagikan kepada setiap responden untuk diisi dan dijawab.
b. Dokumentasi yaitu pengumpulan data yang diperoleh dari dokumen – dokumen yang ada atau yang tersimpan untuk mendukung fenomena bisnis/data pada latar belakang penelitian yang berupa data hasil produksi dan data absensi.
B. Pengukuran Variabel
Tanggapan responden dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Likert, Sugiyono (2013) menyatakan bahwa, skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Melalui skala likert, variabel yang diukur didiskripsikan menjadi indikator – indikator variabel kemudian indikator tersebut dijadikan titik tolak untuk menyusun item – item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan. Kemudian jawaban responden diberi nilai yang merefleksikan secara konsisten dari sikap responden yaitu dengan pemberian skor pada jawaban melalui kuisioner yang diberikan pada responden.
Untuk menganalisis secara kuantitatif pada penelitian ini, alternatif jawaban ditetapkan dengan penilaian interval 1 sampai 5, yaitu dengan penilaian sebagai berikut:
1. Untuk jawaban Sangat tidak setuju diberi skor 1.
2. Untuk jawaban Tidak setuju diberi skor 2.
3. Untuk jawaban Netral diberi skor 3.
4. Untuk jawaban Setuju diberi skor 4.
5. Untuk Jawaban Sangat setuju diberi skor 5.
C. Metode pengujian instrumen a. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk sah atau tidaknya suatu kuisioner. Suatu alat ukur dikatakan sah apabila dapat menjawab dengan baik tentang variabel yang di ukur, Ghozali (2005). Uji validitas dilakukan dengan bantuan program SPSS. Uji validitas dilakukan dengan menghitung r hitung dengan nilai r tabel untuk degree of freedom d(f) = n – k dengan alpha 0,05.
Jika r hitung lebih besar dengan r tabel dan nilai r positif, maka butir pertanyaan tersebut dikatakan valid. Kriteria penilaian uji validitas adalah : a. Apabila r hitung > r tabel, maka kuesioner tersebut valid.
b. Apabila r hitung < r tabel, maka dapat dikatakan item kuesioner tidak valid.
b. Uji Reliabilitas
Pengujian dalam penelitian ini pengukuran reliabitias dengan melihat Cronbach Alpha dengan signifikansi > 0,60. Suatu variabel dikatakan reiliabel jika memberikan nilah Cronbach Alpha > 0.60, Nunnally dalam Ghozali (2005).
Hasil pengukuran dapat dinyatakan reliabel apabila dalam bebrapa kali pelaksanaan pengukuran terdapat kelompok subyek yang sama, selama aspek yang di ukur dalam subjek belum berubah. Untuk mengetahui suatu kuesioner reliabel atau tidak, maka di lakuakan pengujian reliabilitas dengan menggunakan bantuan program SPSS. Kriteria penilaian uji reliabilitas adalah, sebagai berikut :
a. Apabila hasil koefisien Alpha lebih besar dari taraf signifikansi 60% atau 0,60 maka dapat dinyatakan kuesioner tersebut reliabel.
b. Apabila hasil kuefesien Alpha lebih kecil dari taraf signifikansi 60% atau 0,60, maka dapat dinyatakan kuesioner tersebut tidak reliabel.
D. Teknik Analisis Data 1. Rentang skala
Digunakan untuk mendeskripsikan Motivasi kerja, Disiplin kerja, dan Kinerja Kaaryawan pada CV. Kuda Mas Malang. Untuk menentukan rentang skala menggunakan rumus sebagai berikut, Umar (2003).:
𝑟𝑠 = 𝑛 ( 𝑚 − 1 ) 𝑚 Keterangan : rs = rentang skala
n = jumlah sampel
m = jumlah alternative jawaban
Berdasarkan rumus diatas, maka dapat diperoleh perhitungan rentang skala sebagai berikut :
𝑟𝑠 = 33( 5 − 1 ) 5
= 132
5
= 26,4
Berdasarkan perhitungan rumus tersebut maka dapat diperoleh hasil rentang skala yaitu 26,4 yang kemudian di bulatkan menjadi 26 dengan penilaiannya sebagai berikut:
Tabel 3.1 Rentang Skala
Interval Motivasi Disiplin Kinerja Karyawan 33 – 58 Sangat Rendah Sangat buruk Sangat Rendah
59 – 84 Rendah Buruk Rendah
85 – 110 Cukup Cukup Cukup
111 – 136 Tinggi Baik Tinggi
137 – 163 Sangat Tinggi Sangat baik Sangat Tinggi
2. Analisis Regresi Berganda
Untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat digunakan alata analisis regresi berganda sebagai berikut :
𝑌 = 𝑎 + 𝑏1𝑥1 + 𝑏2𝑥2 + 𝑒 Keterangan : Y = Kinerja Karyawan
X1 = Motivasi Kerja X2 = Disiplin Kerja a = konstanta b = koefisen regresi e = error (kesalahan) 3. Koefisien determinasi (R²)
Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar hubungan dari beberapa variabel dalam pengertian yang lebih jelas.
Koefisien determinasi akan menjelaskan seberapa besar perubahan atau
variasi suatu variabel bisa dijelaskan oleh perubahan atau variasi pada variabel yang lain, Santosa&Ashari (2005).
E. Pengujian Hipotesis a. Uji F
Uji statistik F pada penelitian ini digunakan untuk menguji apakah semua variabel independen atau bebas yang di masukan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama – sama terhadap variabel dependen.
Formula hipotesis :
a) Ho : b1 = b2 = b3 = 0, berarti secara bersama – sama tidak ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
b) Hi = b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ 0, berarti bersama – sama memiliki pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.
Kriteria pengujian :
a) F. Hitung ≤ F. Tabel, maka Ho diterima dan Hi ditolak, artinya semua variabel independen (X) tidak berpengaruh nyata terhadap variacbel dependent (Y) dan persamaan tersebut tidak dapat di terima sebagai penduga.
b) F. Hitung > F. Tabel, maka Ho ditolak dan Hi diterima, artinya variabel independen (X) secara simultan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen (Y) dan persamaan tersebut dapat di terima sebagai penduga.
b. Uji t
Uji t di gunakan untuk menguji pengaruh atau variabel bebas secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Uji terhadap nilai
statistik t merupakan uji signifikansi parameter individual. Nilai statistik t menunujukan seberapa jauh pengaruh variabel independen secara individual terhadap variabel dependen.
Formulasi hipotesis :
a) Ho : bi = 0, maka secara individu tidak ada pengaruh variabel bebas motivasi kerja atau disiplin kerja terhadap variabel terikat kinerja karyawan.
b) Hi : bi ≠ 0, maka secara individu terdapat pengaruh variabel bebas motivasi kerja atau disiplin kerja terhadap variabel terikat kinerja karyawan.
Kriteria pengujian :
a) t hitung ≤ t tabel, maka Ho diterima dan Hi ditolak, artinya variabel bebas motivasi kerja atau disiplin kerja tidak terdapat pengaruh terhadap variabel terikat kinerja karyawan.
b) t hitung > t tabel, maka Ho ditolak dan Hi diterima, artinya terdapat pengaruh variabel bebas motivasi kerja atau disiplin kerja terhadap variabel terikat kinerja karyawan.