• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.1 Latar belakang BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "1.1 Latar belakang BAB I PENDAHULUAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Teknologi informasi adalah sistem atau suatu tata cara yang digunakan seseorang untuk menghantarkan suatu pesan ataupun informasi kepada khalayak1. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang saat ini semakin berkembang dan mengalami banyak perubahan yang telah membantu mempermudah dalam aktifitas berinteraksi dan berkomunikasi sehari-hari. Komunikasi sendiri memiliki pengertian penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui berbagai media agar terciptanya suatu efek/pengaruh bagi komunikan ataupun lingkungan sekitar.

Tidak seperti dahulu saat ini kegiatan komunikasi dan berinteraksi tidak harus saling bertatap muka tetapi juga bisa melalui berbagai platform salah satunya adalah media sosial. Bahkan saat ini media sosial menjadi platform utama kegiatan berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

Media sosial sendiri merupakan media atau platform yang di gunakan untuk berkomunikasi, bersosialisasi, berinteraksi, berkarya dan mendapatkan informasi. Media sosial telah mengalamai banyak perkembangan dan perubahan, banyak sekali media sosial yang dapat di akses oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia. Media sosial atau media online dapat dengan mudah menarik penggunanya untuk berpartisipasi dalam membuat isi konten, menyebarluaskan informasi bahkan untuk berdakwah sehingga membuat para penggunanya mendapatkan informasi dengan mudah dan juga dapat mengubah pandangan masyarakat tersebut mengenai suatu hal.

Pengguna media sosial yang sangat mendominasi ialah mereka kalangan para remaja dan media sosial terbanyak yang kerap digunakan oleh para remaja tersebut antara lain ialah: Facebook, Twitter, Path, Youtube, Instagram, Line,

Whatsapp. Masing-masing dari media sosial tersebut mempunyai kelebihan

khusus tersendiri untuk menarik banyak pengguna media sosial.2

1 Y.Maryono dan B. Patmi Istiana, Teknologi Informasi dan Komunikasi(Jakarta:

Yudhistira 2008), hal. 3.

2 Reni ferlitasari,Skripsi:”Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Perilaku

(2)

Media sosial yang digunakan dalam penyampaian pesan ataupun informasi salah satunya adalah instagram. Banyak sekali metode yang di gunakan akun sosial media di instagram dalam menyampaikan pesan dan informasi baik pesan umum maupun pesan dakwah. Instagram pun kini merupakan salah satu media sosial yang banyak disukai dan digandrungi oleh khalayak di Indonesia setelah youtube, whatsapp dan juga facebook. Intasgram menempati peringkat ke 4 dalam media sosial paling popular atau paling diminati oleh masyarakat Indonesia, seperti grafik yang diambil dari databoks.katadata.co.id dibawah ini.

Gambar 1 : Screen Shoot Grafik Media Sosial Paling Populer Tahun 2020

Sumber : databoks.katadata.co.id

Berdasarkan data diatas, dapat disimpulkan bahwasanya media sosial adalah platform yang sering diakses oleh masyarakat Indonesia. Banyaknya jumlah pengguna sosial media membuat pentingnya akun-akun di sosial media menyebarkan informasi dan pesan secara positif.

Menurut laporan terkini dari NapoleonCat, diketahui bahwa salah satu perusahaan analisa Social Media Marketing yang berbasis di Warsawa, Polandia. Dihitung sampai November tahun 2019 memiliki jumlah pengguna aktif Instagram di Indonesia sebanyak 61.610.000 orang. 3

3 Wahyunanda Kusuma Pertiwi, Sebanyak Inikah Jumlah Pengguna Instagram di

(3)

Hampir seperempat total seluruh masyarakat Indonesia ialah sebesar 22,6 persen merupakan pengguna Instagram. Para pengguna berumur 18-24 tahun menjadi umur mayoritas pengguna Instagram di Indonesia, dengan keseluruhan presentase 37,3 persen ataupun sekitar 23 juta pengguna. Sedangkan pengguna paling banyak kedua terletak di golongan umur 25-34 tahun dengan presentase 33,9 persen). Perihal itu membuktikan kalau beberapa besar pengguna sosial media merupakan para anak muda atau disebut kalangan remaja.

Pada hakikatnya remaja berjuang dalam membentuk jati dirinya sendiri, hal tersebut dapat mengakibatkan ke labilan dalam diri para remaja bila dihadapkan pada keaadaan luar ataupun lingkungan yang kurang cocok serta penuh antagonisme alhasil mereka dapat dengan mudah jatuh dalam kesengsaraan hati dan batin, hidup dipenuh keresahan, serta kebimbangan. hal semacam itulah yang dapat menimbulkan serta membahayakan remaja- remaja Indonesia hingga jatuh pada kelainan- kelainan perilaku yang membawa ancaman kepada dirinya sendiri baik saat ini, ataupun di kemudian hari.4

Semakin berkembangnya jaman merubah pola pikir atau persepsi masyarakat khususnya remaja saat ini mengenai hal pernikahan, tidak sedikit dari mereka takut terhadap suatu pernikahan khususnya di usia muda. mereka menganggap bahwa pernikahan akan mendapat dampak buruk, pemikiran yang rasional mengenai kesuksesan membuat mereka enggan melakukan pernikahan sebelum sukses atau bahkan ada yang berpikiran untuk tidak menikah karena akan menambah beban pikiran. Hal tersebut terjadi selain karena faktor internal dari dalam diri mereka serta terpaparnya aspek eksternal dari luar, seperti film barat ataupun drama korea yang selalu menekankan bahwa pernikahan bukanlah hal yang utama. Sedangkan karir atau kesuksesan adalah hal yang utama.

Pesan dakwah mengenai pernikahan adalah hal yang penting mengingat bahwa sejatinya pernikahan merupakan ibadah paling lama , pernikahan merupakan salah satu kebesaran dan kekuasaan-Nya, “Dan di antara tanda-tanda

kebesaran Nya ialah Dia menciptakan pasangan untukmu dari jenismu sendiri, sehingga kamu cenderung merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di

inikah-jumlah-pengguna-instagram-di-indonesia, pada tanngal 20 Oktober 2020, pukul 19.01 WIB

4 Sri Rumini dan Siti Sundari. Perkembangan Anak & Remaja, (Jakarta: Rineka Cipta, 2004) hal.53.

(4)

antaramu rasa kasih dan sayang. sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat pertanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir."5

Menurut Dalam hukum perundang-undangan pokok Pernikahan Nomor. 1 Tahun 1974 pasal 1 dijelaskan pernikahan merupakan ikatan lahir serta batin antara seseorang pria dengan seseorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membuat sebuah keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa.6 Pemahaman mengenai pernikahan dalam segi keagamaan sangatlah penting untuk di pamahi terutama bagi orang-orang yang parno terhadap pernikahan karena dalam agama pernikahan lebih baik daripada berzina. Tetapi tetap menikah bukanlah hal yang sembarangan karena dalam islam terdapat standart tersendiri yang harus di penuhi ketika hendak menikah.

Berbeda seperti di negara maju seperti Korea Selatan, Amerika dan juga Negara Eropa lainya yang menganggap pernikahan bukanlah prioritas utama dalam memiliki keluarga. Di Indonesia sendiri pernikahan bukanlah perkara yang sulit. Hal tersebut terbukti dari meningkatnya presentase pernikahan dini di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa angka presentase pernikahan dini di Tanah Air meningkat menjadi 15,66% pada 2018, disbanding tahu sebelumnya yakni 14,18%.7

Meningkatnya jumlah pernikahan dini setiap tahunya di Indonesia menunjukan bahwa peranan sosial media begitu penting terutama sebagai sarana edukasi mengenai pernikahan dan pemahaman bagaimana seharusnya pernikahan itu sendiri dilakukan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa memang media sosial merupakan kebutuhan utama di era industri teknologi yang semakin berkembang pesat. Salah satu aplikasi yang sangat dibutuhkan dalam menyebarkan informasi dan komunikasi adalah Instagram. Tidak hanya untuk menyebarkan postingan pribadi saja, instagram saat ini digunakan dalam menyebarkan edukasi mengenai keagamaan, dakwah danjuga pengetahuan pengetahuan lain. Berbagai macam akun dakwah yang diciptakan oleh suatu individu dan kelompok mengenai

5 QS.30:21 AR-Rum

6 Tim Redaksi BIP, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan, (Jakarta: Bhuana ilmu Populer,2017) hal 2.

7 Koran Sindo, Angka Pernikahan Dini Jumlahnya Meningkat, diakses dari https://nasional.sindonews.com/berita/1396184/15/angka-pernikahan-dini-jumlahnya- meningkat?showpage=all, dpada tanggal 20 Oktober 2020, pukul 19.06 WIB.

(5)

pernikahan bukan hanya @beraninikah saja melainkan banyak akun-akun lain seperti: @beraniberhijrah, @beraninikahtakutpacaran @kajianmenikah @indonesiatanpapacaran @menujunikah @nikahedukasi @nikahbarokah. Konten yang disuguhkan oleh akun-akun pernikahan tersebut mengenai bahaya pacaran , hijrah kepada Allah, manfaat ibadah pernikahan, pemahaman mengenai pernikahan secara agama dan juga video-video ceramah para ulama mengenai ibadah pernikahan sehingga pemahaman yang diberikan akun-akun tersebut membuat para seluruh pengguna instagram khususnya para pengikutnya memahami dengan baik dan bijak mengenai pernikahan sehingga tidak adanya hal-hal buruk yang terjadi dikemudian hari.

Seperti salah satu Akun media sosial yaitu @beraninikah merupakan akun instagram dengan jumlah pengikut per desember 2020 sebanyak 167k dengan berisikan foto-foto juga video yang memberikan pesan tentang kebaikan menikah, manfaat menikah juga memberikan pesan positif mengenai pernikahan sehingga dapat membantu para followers nya untuk memahami lebih dalam mengenai pernikahan muda, membantu meringankan kekhawatiran mengenai pernikahan sehingga hal tersebut dapat membantu merubah pandangan masyarakat khususnya remaja yang takut untuk menikah di usia muda atau bahkan takut untuk menikah. Namun menikah di usia muda yang dimaksudkan bagi mereka yang benar-benar sudah siap secara lahir dan batin. Sehingga tidak menyimpang dari aturan-aturan islam.

Para remaja yang terkena terpaan akun media sosial instagram @beraninikah yang membahas mengenai menikah, menimbulkan beberapa efek diantaranya mereka yang single ingin memiliki pasangan, mereka yang sedang dekat/pacaran ingin segera menikah, mereka yang masih menempuh pendidikan kuliah ingin segera menikah, mereka yang menganggap pernikahan hanya soal sex menjadi memahami bahwa pernikahan adalah soal ibadah. Keinginan dan pemahaman tersebut timbul karena pengaruh terpaan media @beraninikah yang dapat membuat pola pikir seseorang berubah karena pemahaman mengenai pernikahan yang selalu di sebarkan oleh akun tersebut. hiburan.

Hal lain terkait beberapa faktor yang melatar belakangi penelitian ini mengenai akun media sosial instagram @beraninikah adalah tidak seluruh konten

(6)

yang terdapat didalamnya adalah berisikan informasi ataupun dakwah yang membahas mengenai pemahaman seputar pernikahan ada bebrapa konten iklan dan juga konten menghibur lainya yang tidak ada kaitanya mengenai pemahaman pernikahan hal itu juga menjadi faktor utama penelitian ini apakah dengan adanya konten-konten diluar edukasi mengenai pemahaman pernikahan akun tersebut tetap menjadi akun yang dapat memberikan pemahaman dan membantu mendapatkan informasi seputar pernikahan dikalangan followersnya serta tetap dapat membantu menambah peningkatan pemahaman mengenai pernikhan.

Berdasarkan beberapa peristiwa yang telah dipaparkan diatas, mulai dari teknologi informasi, media komunikasi dan informasi yang tentunya saat ini sebagai makanan setiap hari oleh masyarakat Indonesia, sehingga konten di instagram yang menjadikan pusat informasi dan edukasi mengenai pernikahan dimana akan berpengaruh kepada tingkat pemahaman para pembaca maupun followersnya konten-konten tersebut.

Maka dari itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui pesan yang di sampaikan akun instagram @beraninikah dan seberapa besar pengaruh yang diberikan akun @beraninikah terhadap followersnya tentunya mengenai pemahaman tentang menikah muda/pernikahan. Penelitian ini berjudul : Pengaruh Terpaan Akun Media Sosial Instagram @beraninikah Terhadap Tingkat Pemahaman Pernikahan di Kalangan Followersnya

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah tersebut, maka rumusan msalah untuk penelitian ini adalah

• Adakah pengaruh terpaan isi / konten akun instagram @beraninikah terhadap tingkat pemahaman mengenai pernikahan di kalangan followersnya?

• Berapa besar pengaruh terpaan isi / konten akun instagram @beraninikah terhadap pemahaman mengenai pernikahan di kalangan followersnya?

(7)

1.3 Tujuan penelitian

Penelitian ini bertujuan dalam menghitung pengaruh terpaan isi / konten akun instagram @beraninikah terhadap tingkat pemahaman mengenai pernikahan di kalangan followersnya serta untuk mengetahui seberapa besar dampak yang diberikan oleh akun instagram @beraninikah terhadap tingkat pemahaman mengenai pernikahan di kalangan followersnya.

1.4 Manfaat penelitian

1.4.1 Manfaat Akademis

Penelitian ini diharapkan mampu menjadi pengembangan ilmu pengetahuan dan sebagai sumber pembelajaran terkait terpaan media terhadap pemahaman mengenai pernikahan dan juga sebagai referensi begi peneliti yang akan datang

1.4.2 Manfaat Praktis

Penelitian ini diharapkan mempu menjadi sumber informasi kepada pemilik akun @beraninikah dan juga akun instagram yang membahas pernikahan lainya terkait tingkat pemahaman followers nya mengenai pernikahan dengan memberikan postingan-postingan yang menekankan foto atau video yang mudah dipahami.

Serta penelitian ini diharapkan mampu membantu memberikan informasi serta masukan bagi mereka para peneliti dan pihak yang terkait dalam melakukan penelitian terpaan media

Gambar

Gambar 1 : Screen Shoot Grafik Media Sosial Paling Populer Tahun 2020

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari nilai produksi, upah, dan jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor

Pengembangan Model Persamaan Konsumsi Bahan Bakar Efisien Untuk Mobil Penumpang Berbahan Bakar Bensin Sistem Injeksi Elektronik (EFI), Prosiding, Seminar Nasional

Koordinasi yang dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup dengan instansi yang terkait memudahkan bagi Badan Lingkungan Hidup sendiri dalam upaya pengendalian

Kumpulan foto pada unggahan Alvi di media sosial Instagramnya sangat sarat akan makna. Selain itu, tulisan-tulisan dalam foto tersebut berisi motivasi untuk pengikut akun instagramnya

Persamaan penelitian yang dilakukan oleh Hamid dengan penelitian ini yaitu sama-sama meneliti tentang pemakaian bahasa, khususnya alih kode dan campur kode, yang

Berdasarkan hasil wawancara dengan Hastopo, dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana tindak pidana pemerasan adalah Pasal 368 Ayat (1) KUHP, yang mengandung

Berdasarkan hasil analisis keseluruhan kompetensi kepribadian konselor yang diharapkan siswa SMA Negeri 11 Yogyakarta, maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi

Dalam netnografi ini, memanfaatkan beberapa analytical tools seperti Keyhole dan Social Blade untuk melakukan monitoring bentuk digital storytelling dan