Headline Berita Hari Ini
Periode:
04/04/2014
Tanggal terbit:
.
Hari ini, Jumat 4 April 2014, bidang Polhukam
mendominasi pemberitaan dengan prosentasi
pemberitaan sebesar 86,4% atau sebanyak 19
pemberitaan. Bidang lain yang dimuat dalam
pemberitan hari ini adalah bidang Perekonomian
dengan prosentase 9,1% atau sebanyak 2
pemberitaan. Bidang Kesra menjadi bidang
yang sedikit diangkat dengan porsi pemberitaan
sebanyak satu pemberitaan atau sebesar 4,5%.
Sebaran Isu
.
Berdasarkan sebaran isu, Pemilu 2014 menjadi
isu yang banyak diangkat media hari ini yakni
sejumlah 10 pemberitaan. Isu-isu lain yang
banyak diangkat adalah isu Kampanye Partai
dan Surat Suara yang masing-masing berjumlah
4 pemberitaan. Lainnya ialah isu Pelaksanaan
PP No. 11/2014 tentang Pungutan oleh OJK (2
pemberitaan), Mengabaikan Pertanian (1
.
Tendesi pemberitaan untuk hari ini cukup
melegakan, dengan 72,7% (16 pemberitaan)
bertendensi neral dan 27,3% (6 pemberitaan)
bertendensi positif.
Sebaran Isu dan Tendensi
.
Isu terbanyak yang diangkat media hari ini,
yakni seputar Pemilu 2014, mayoritas
bertendensi netral dengan dua pemberitaan
bertendensi positif. Isu Surat Suara,
Mengabaikan Pertanian dan Suap Sengketa
Pilkada seluruhnya bertendensi netral.
Sedangkan isu Kampanye Partai memiliki dua
pemberitaan bertendensi positif dan netral. Pada
isu Pelaksanaan PP No. 11/2014 tentang
pemberitaan dengan prosentase pemberitaan
mencapai 86,4% lebih banyak dari dua bidang
lain yang muncul yakni bidang Perekonomian
(9,1%) dan bidang Kesra (4,5%). Isu yang
banyak dimuat adalah Pemilu 2014, hal ini tidak
lepas dari makin dekatnya pelaksanaan pemilu
2014. Masyarakat diajak untuk terus menyoroti
dan mengawal perkembangannya lewat media.
Meskipun secara umum tendensi pemberitaan
hari ini netral dengan 6 pemberitaan bertendensi
positif, namun pemerintah harus terus memberi
perhatian pada perkembangan pemberitaan
yang beredar dalam media guna memantau isu
yang akan berkembang dalam ranah publik.
Dengan demikian, kelegaan tetap ada pada pola
pemberitaan hari ini yang belum memunculkan
tendensi negatif. Hal ini tentunya bisa
berdampak positif pada masyarakat menjelang
pelaksanaan pemilu mendatang.
1
Awasi Perjalanan Suara Pemilih
Upaya mengantisipasi terjadinya manipulasi terus dilakukan. Namun, kekhawatiran atas kecurangan pemilu tetap mengemuka.
2
Kebijakan KPU Dinilai Keliru
Kebijakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencoret tulisan "selesai" pada undangan pemilih yang salah cetak dengan bolpoin dan mengganti dengan "pukul 13.00" dinilai tidak tepat
3
Umat Diseru Pilih Caleg Muslim
Forum Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (FUI MUI) menyerukan kepada umat Islam agar memilih calon legislatif (caleg) yang satu iman dalam Pemilu Legislatif 9 April mendatang.
4
Keeping TNI Out of Politics
In recent years, the Indonesian political scene has come alive with a host of old and new face introducing themselves to the public.
5
Tiga Capres Bakal Bersaing di Pilpres
Pemilihan Presiden 2014 diperkirakan hanya diikuti tiga calon presiden, yakni Jokowi, Abu Rizal Bakrie (ARB) dan Prabowo Subiyanto.
6
Jokowi dan Prabowo Dekati Massa Islam
Suara umat muslim menjadi incaran calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto, dan PDI Perjuangan , Joko Widodo.
7
Dampak Abaikan Pertanian
Kesenjangan yang melebar selama 10 tahun terakhir adalah buah dari sikap mengabaikan pertanian sebagai basis pembangunan. Kemunduran di sektor tempat bernaung penduduk miskin tersebut berbanding lurus dengan melebarnya kesenjangan ekonomi.
SBY: Kalau Partai Demokrat Tetap Memerintah, Gaji Pegawai Negeri Terendah Rp 5 Juta
Presiden SBY dalam kampanye Partai Demokrat di gedung tertutup Hall D Kemayoran, Jakarta, Kemarin, seperti menyihir ribuan undangan yang hadir. Bukan hanya isi
pidatonya yang padat dan menyentuh hal-hal konkret, tapi gayanya juga memikat. 11
OJK Tetapkan Kriteria Kekeringan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan kriteria kesulitan keuangan bagi pelaku sektor jasa keuangan yang bisa dikenakan tarif pungutan hingga 0% sebagai tindak lanjut pelaksanaan PP No. 11/2014.
12
TNI Tak Mau Tanggung Jawab Keterlambatan Pemilu Logistik Panglima TNI Jendral Moeldoko mengatakan TNI tidak mau di salahkan terhadap segala bentuk keterlambatan distribusi logistik yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan pemilu didaerah. Hal itu di katakan Moeldoko usai penandatanganan nota ke sepahaman pengamanan logistik pemilu dengan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) di gedung KPU. 13
Putusan MK: Pengumuman
Mahkamah Konstitusi juga membatalkan pasal 247 ayat 5, UU No.8 tahun 2012, tentang pemilu Legislatif, artinya pengumuman hasil hitung cepat (Quick Count) pemilu dapat di umumkan kapan saja, tidak perlu menunggu dua jam setelah penutupan pemungutan suara di wilayah barat waktu Indonesia.
14
Campaign period ends on high
Indonesian Democratic PartyStruggle (PDI-P) chair Megawati Soekarno Putri made a final push on the party's last day of legislative campaigning in Bali, calling on voters to use more than physical appeareance to influence their choice of candidate.
16
SURAT SUARA Terlambat Dikirim ke BONE
Surat suara pemilihan umum terlambat tiba di kabupaten Bone, pasalnya, kapal yang mengangkut surat suara dari Surabaya menuju Makasar rusak dalam perjalanan sehingga kapal terpaksa kembali ke Surabaya.
17
Pemilu Tinggal Sepekan, Surat Suara Masih Kurang Pelaksanaan pemilihan umum 2014, tinggal sepekan lagi, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tegal masih kekurangan ribuan surat suara kami masih menunggu surat suara tambahan itu dari pusat. kata Ketua Divisi Logistik KPU kota Tegal. 18
KPU Jalin Kerjasama Dengan TNI
Komisi Pemilihan Umum (KPU), jalin kerjasama atau nota kesepahaman dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (03/04). Kerjasama ditandangani langsung oleh Panglima TNI, Jenderal Moeldoko dan Ketua KPU Pusat, Husni Kamil Malik.
19
Salah Cetak Kertas Suara Berpotensi Timbulkan Kekisruhan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gubeng, Surabaya, menemukan kesalahan
pencetakan pada kertas surat suara Partai Demokrat. Partai yang seharusnya bernomor urut tujuh itu, malah tertulis nomor urut enam.
20
Polda Kalsel Siap Amankan Pemilu
Untuk mengamankan jalannya pemilihan umum dan pemilihan presiden, Polda Kalimantan Selatan mengelar operasi "Mantap Brata Intan 2014".
21
Polri terima lima laporan pelanggaran pemilu
Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menerima lima laporan dugaan pelanggaran tindak pidana selama masa kampanye Pemilu 2014. "Jadi, sampai saat ini, Sentra Gakumdu sudah memberikan laporan kepada Polri, sudah ada lima (laporan) sejak masa kampanye,"