• Tidak ada hasil yang ditemukan

M ETO DE PELAK SANAAN K EG IATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "M ETO DE PELAK SANAAN K EG IATAN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

AK U “APO T E K E R CIL IK” DI SE K O L AH DASAR NE G E RI 4 SUNG AI B E SAR B ANJARB AR U K AL IM ANT A N SE L AT AN

Nurul M ardiati, Lisa Andina, Helm ina W ati, Yaum i M usfirah, dan Depy O ktapian Akbar

Sekolah Tinggi Ilm u Kesehata n Borneo Lestari Banjarbaru, Kalim antan Selatan

Abstrak: Dewasa ini, pembinaan program pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di usia sekolah terutama di tingkat sekolah dasar sudah mulai berkembang. Untuk menyempurnakan pembinaan pendidikan kesehatan dan pelayanan tersebut perlu juga adanya apote ker cilik yang nantinya bisa saling berdampingan. “Aku Apoteker Cilik” merupakan suatu kegiatan pengenalan profesi kefarmasian kepada anak -anak usia dini sehingga dapat mengenal dan menumbuhkan minat kepada pr ofesi kefarmasian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 4 Sungai Besar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan Pengabdian M asyarakat ini dilakukan dengan pengisian materi seputar pengenalan sosok profesi Apoteker serta tugasnya. M edia yang digunakan adalah L CD, banner, alat peraga apoteker, dan perangkat aplikasi kefarmasian. Setelah pengisian materi, dilakukan juga games dan kegiatan aplikasi kefarmasian untuk mengetahui pemahaman peserta didik. Peserta didik pa ling aktif dijadikan sebagai maskot apoteke r cilik. Kegiatan telah dilaksanakan pada hari Jumat/02 Septem ber 2016 pada puku l 08.00 W ITA. Rundown kegiatan diawali dialog pengantar dengan menggunakan alat peraga profesi kesehatan dokter dan apoteker. Selanjutnya dilakukan penyajian video “Tahu Nggak Sih?” seputar sosok dan tugas apoteker. Disesi berikutnya dilakukan penyampaian materi terkait dunia kefarmasian dan sosok & tugas apoteker serta games. Dilanjutkan penyajian video “Peracikan Obat” dan kegiatan aplikasi kefarmasian. Disesi akhir dilakukan pemilihan peserta didik paling aktif sebagai maskot apoteker cilik.

Kata Kunc i: Apoteker, Apoteker cilik, Banjarbaru

PE NDAH UL UAN

Dewasa ini, pem binaan program pendidika n kesehatan dan pelayana n kesehatan di usia sekola h terutam a di tingkat sekolah dasar sudah m ula i berkem bang, contohnya sudah banya k dokter kecil yang dim iliki oleh sekola h-sekolah dasar. Hal tersebut se iring denga n kam panye yang telah dilakukan WH O Global School Health Initiative m ulai

tahun 1995 dalam usaha untuk m em obilisasi dan m em perkuat kegiata n prom osi ke sehatan baik di tingkat lokal,

nasional, regiona l m aupun global. Prom osi kesehatan yang di sele nggarakan ole h

sekolah-sekolah di Indonesia adala h im plem entasi kebijakan sekolah seha t

yang diperkenalkan ole h W HO pa da tahun 1995 (Desai dkk., 2005). Untuk m enyem purnakan pem binaan pendidika n kesehatan dan pe layanan tersebut perlu juga adanya apoteker cilik yang nantinya bisa berdam pingan dengan dokter kecil sehingga dapat m enciptakan suasana seha t di lingkungan se kolah m aupun dilingkungan rum ah. Peran dari apoteker cilik ini berguna m enge nalkan kegiata n

kefarm asian kepada anak-anak usia dini. “Aku Apoteker Cilik” merupakan

suatu ke giatan pengena lan profesi

kefarm asian kepada anak-anak usia dini sehingga dapat m engenal da n

(2)

m asyarakat ini dilaksana kan di Sekola h Dasar Negeri 4 Sungai Besar, Banjarbaru,

Kalim antan Sela tan. Program ini diharapkan m enjadi m edia untuk

m em perkenalkan profesi apoteker ke pada anak sejak usia dini, yaitu sejak di bangku sekolah dasar. Kegiatan ini juga m elibatkan m aha siswa Sekolah Tinggi Farm asi Borneo Lestari de ngan tujua n untuk m engenalkan m ahasiswa ke pada m asyarakat, sehingga diharapkan dapa t m erangsang sisi afektif dan psikom otorik m ahasiswa dengan adanya interaksi langsung dengan m asyarakat.

Tujua n dari kegia tan ini yaitu: 1) Agar peserta didik m enge tahui profesi Apote ker serta tugasnya sehingga dapat

m engenal dan m enum buhkan m ina t kepada profesi terse but

2) M em bantu sosialisasi dini apa sajakah tenaga m edis yang bertanggung jawab di bidang kesehatan saa t ini.

M E T O DE PE L AK SANAAN

K E G IAT AN

Khalayak Sasaran

Khalayak sasaran dalam kegiata n ini ada lah seluruh siswa kelas 3 Sekola h Dasar Negeri 4 Sungai Besar, Banjarbaru, Kalim antan Selatan. Pem ilihan ini dilakukan karena kelas 4, 5, dan 6 lebih disibukkan untuk persiapa n Ujia n

Nasional. Sedangkan kelas 1 dan 2 m asih terlalu kecil. Peserta yang m engikuti Aku

“Apoteker Cilik” ini adalah sejumlah 31

anak.

Metode yang Digunakan & Materi

Kegiatan

M etode pelaksanaan penga bdia n dilakukan denga n m em presentasika n m ateri seputar pengenala n sosok profesi Apote ker serta tugasnya, term asuk sosialisasi dini apa sajakah tenaga m edis yang bertanggung jawa b di bidang kesehatan saat ini. M edia yang digunaka n adalah LCD, banner, alat peraga apoteker, dan perangkat aplikasi kefarm asian. Setelah presentasi pengisia n m ateri,

dilakukan juga gam es dan kegiatan aplika si kefarm asian untuk m enge tahui pem aham an peserta didik tenta ng sosok

seorang apote ker serta tugasnya. Peserta didik yang terlihat paling aktif sepanjang pelaksanaan program selanjutnya dija dika n sebagai m askot apoteker cilik.

Evaluasi Kegiatan

Dalam kegiatan ini dila kukan pula proses m onitoring dan eva luasi denga n indikator keberhasilan sebagai berikut: 1. Selam a penyam paian m ateri, peserta

didik tidak hanya m endengarkan m ateri yang dipresentasikan tim Sekolah Tinggi Ilm u Kesehatan Borneo Lestari tetapi akan m em buat berbagai um pan balik sehingga peserta dapat secara aktif berta nya. Dem ikia n pula saat se si

(3)

2. Selam a kegiatan aplikasi kefarm asian, peserta yang telah m endapatkan m ateri

dim inta untuk m em peragakan sim ula si proses peracikan obat.

H ASIL DAN PE M B AH ASAN

Dalam bingkai pe laksana n Tridharm a Perguruan Tinggi, Kegiata n Pengabdian M asyarakat ini dila ksanaka n dengan tujuan pertam a agar peserta didik m engetahui profesi A pote ker serta tugasnya sehingga dapat m engenal da n m enum buhka n m inat ke pada profesi tersebut. Kedua, m em bantu sosia lisa si dini

apa sajakah tenaga m edis yang bertanggung jawa b di bida ng kesehata n saat ini.

Kegiatan te lah dilaksanaka n sesua i dengan yang telah dijadwa lkan tim pengusul yaitu pada hari Jum at/02 Septem ber 2016 pada pukul 08.00-10.00 W ITA di Sekolah Dasar Negeri 4 Sunga i Besar Banjarbaru. Dalam pelaksanaannya, tim utam a kegiatan ini terdiri ata s tiga orang dosen, dengan teknis dan m engikut sertakan para m ahasiswa Sekolah Tinggi Farm asi Borneo Lestari Banjarbaru baik dari program studi S 1 Farm asi m aupun D -III yang telah m elalui seleksi ope n recruitment ke panitiaan sebe lum nya.

Rundown kegiatan diawali dialog pengantar denga n m enggunaka n alat

peraga (boneka tangan) profesi kesehata n dokter dan apoteker, disam paikan ke pada

para peserta bahwasanya keduanya m erupakan profesi di bidang kesehata n

dan sam a-sam a m engusahakan kesehata n pasien. Tuga s dokter m endiagnosa

penyakit, sedangkan apoteker yang m eresepkan obat. Ke duanya sanga t penting untuk berkolaborasi sehingga pem berian obat kepada pasien dapa t m enjadi lebih tepat da n efektif.

Gam bar 1. Penyam paian dia log pengantar Gam bar 2. Sesi praktek peracikan obat

(4)

Gam bar 3. Games bersam a peserta didik Gam bar 4. Pem ilihan m askot apoteker

cilik

Sesi tersebut diatas, suda h m ulai

berhasil m em buat para peserta didik sedem ikian tertarik dengan kegiatan ini. Ketertarikan dan antusia sm e para peserta didik nam pak sem akin besar saat tim presentator menyajikan video “Tahu

Nggak Sih?” seputar sosok dan tugas

apoteker. Video m em uat kom entar para siswa di Sekolah Dasar Negeri 4 Sungai Besar Banjarbaru sendiri seputar sosok da n tugas apoteker. Sebagia n besar kom entar

para siswa m enunjukka n kekurangtahua n tentang sosok dan tugas apoteker,

misalnya saja saat ditanyakan “Tahu

Nggak Apoteker?”, sebagian besar

m enjawab ”Tidak tahu”. Begitu juga saa t ditanyakan “Siapa yang biasanya melayani pembelian obat di apotek?”, sebagian besar justru menjawab “Dokter” dan bukan

Apote ker.

Selanjutnya dila kuka n penyam paian m ateri terkait dunia kefarm asian secara um um dan sosok serta tugas apoteker. Penyam paian m ateri yang m asih m engguna kan m edia alat peraga (boneka ta ngan) profesi kesehatan dokter dan apote ker berhasil terus

m em pertahankan ketertarikan da n antusiasm e para peserta didik. Selam a penyam paian m ateri sesekali dilakuka n

tanya-jawab de ngan para peserta didik, pun tergam bar ketertarikan dan antusiasm e perserta didik yang sangat tinggi. Dem ikian pula pada saat se si gam es yang juga m asih seputar sosok dan tuga s seorang apote ker guna m engetahui sejauh m ana pem aham an para peserta didik.

Setelah sesi penyam paian m ateri, tim presentator kem bali m enyajikan vide o “Peracikan Obat”. Selanjutnya, dilakukan

kegiatan aplikasi kefarm asian. Pada sesi ini, beberapa peserta didik didam pingi m ahasiswa m em praktikkan peracikan obat. Peserta didik dike nalkan denga n perangkat-perangkat dan taha pan-tahapa n

(5)

pem iliha n peserta didik paling aktif sepanjang pelaksanaan ke giatan sebaga i

m askot apoteker cilik da n penyeraha n kenang-kena ngan untuk Sekolah Dasar

Negeri 4 Sungai Besar Banjarbaru.

K E SIM PUL AN

Kesim pulan yang diperole h yaitu kegiatan ini dapa t m em berikan pengetahuan dan pem aham an peserta didik tentang profesi Apoteker serta tugasnya. Selain itu, pem aham an terkait profesi tenaga m edis dengan bidang tanggung jawabnya m asing-m asing di bidang

kesehatan saat ini.

DAFT AR PUST AK A

Gambar

Gambar 1. Penyampaian dialog pengantar
Gambar 3. Games bersama peserta didik

Referensi

Dokumen terkait