1 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum wr.wb
Alhamdulillah, Buku Kurikulum KKNI Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado tahun 2016 ini dapat di susun. Buku Kurikulum Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado diredesain karena
beberapa faktor : Pertama Transformasi STAIN Manado ke IAIN Manado
meniscayakan perubahan software termasuk di antaranya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang sebelumnya adalah Jurusan Tarbiyah STAIN Manado. Transformasi ini merupakan mandat yang meniscayakan perubahan visi, misi, dan tujuan lembaga yang berimplikasi kepada kurikulum, akademik dan kemahasiswaan, sumber daya manusia, finansial dan network. Salah satu implikasi pengembangan mandat ini adalah perubahan kurikulum yang sesuai dengan dengan konteks dan perkembangan zaman. Kedua Bukti keseriusan Fakultas untuk meningkatkan kualitas kurikulum yang antisipatif dan proaktif terhadap tuntutan stakeholders secara berkelanjutan.
Penyusunan Kurikulum KKNI ini disesuaikan dengan Perkembangan STAIN Manado menjadi IAIN Manado setelah terbitnya Keputusan Presiden RI No. 147 tahun 2014. Penyusunan Buku Pedoman Akademik ini mengacu kepada peraturan yang tertuang dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, dan beberapa keputusan terkait.
2 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
“Menjadi Perguruan Tinggi Islam yang bermutu berbasis masyarakat multikulural di Asia Tenggara Tahun 2035”
Akhirnya, kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan Buku Kurikulum KKNI Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK ini diucapkan terimakasih. Segala saran dan masukan sangat diharapkan demi perbaikan pedoman ini pada edisi yang akan datang. Semoga Allah SWT meridhai usaha kita bersama. Amin
Wassalamu’alaikum wr.wb
Manado, Desember 2016
3 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado BAB I
PENDAHULUAN
A. Dasar Pemikiran
Kurikulum Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado diredesain karena beberapa faktor : Pertama Transformasi STAIN Manado ke IAIN Manado meniscayakan perubahan software termasuk di antaranya Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang sebelumnya adalah Program Studi MPI Jurusan Tarbiyah STAIN Manado. Transformasi ini merupakan mandat yang meniscayakan perubahan visi, misi, dan tujuan lembaga yang berimplikasi kepada kurikulum, akademik dan kemahasiswaan, sumber daya manusia, finansial dan network. Salah satu implikasi pengembangan mandat ini adalah perubahan kurikulum yang sesuai dengan dengan konteks dan perkembangan zaman. Kedua Bukti keseriusan Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan untuk meningkatkan kualitas kurikulum yang antisipatif dan proaktif terhadap tuntutan stakeholders secara berkelanjutan.
Arti penting, Peran dan fungsi kurikulum bagi sebuah institusi pendidikan jelas tergambar dalam Sistem Pendidikan Nasional. Karena Kurikulum merupakan alat krusial dalam merealisasikan program pendidikan. Sehingga gambaran sistem pendidikan sebuah perguruan tinggi dapat terlihat jelas dari kurikulumnya. Selain itu sejalan dengan tuntutan zaman, perkembangan masyarakat, kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dunia pendidikan sudah masuk ke dalam sebuah inovasi. Inovasi dapat berjalan dan mencapai sasarannya jika program pendidikan didesain sesuai dengan kondisi dan tututan zaman. Karena itu merancang kurikulum sebuah prodi dengan memperhatikan masyarakat setempat merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah fakultas di perguruan tinggi termasuk Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado.
4 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
adanya evaluasi / tinjauan ulang terhadap kompetensi materi perkuliahan agar disesuaikan dengan kebutuhan pasar/ kondisi kekinian. Sekaligus menjembatani antara kebutuhan stakeholders dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebagai prosedur atau antara kurikulum ideal dengan kurikulum realitas sesuai dengan tuntutan zaman.
Kurikulum dirancang dan disusun oleh masing-masing jurusan yang
berkoordinasi dengan wakil dekan bidang akademik dan pengembangan lembaga dengan memperhatikan jenjang dan jenis pendidikan kualifikasi, kompetensi lulusan serta adanya upaya pencapaian integrasi keislaman dan keilmuan sesuai dengan visi dan misi jurusan serta berpedoman kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam tata cara penyusunan kurikulum perlu memperhatikan beberapa kriteria yaitu:
1. Kurikulum di susun harus mengacu kepada kualifikasi kompetensi lulusan yang diharapkan;
2. Kompetensi lulusan meliputi aspek wawasan, pengetahuan, keterampilan,
nilai, perilaku, dan sikap;
3. Kompetensi lulusan dikelompokkan menjadi tiga yaitu kompetensi dasar
(kompetensi wajib dimiliki oleh setiap lulusan/ institut), Kompetensi Utama (kompetensi yang menjadi ciri khas fakultas/ jurusan yang wajib dimiliki oleh semua lulusan fakultas) dan kompetensi tambahan (di luar kompetensi dasar dan tambahan) yang ditetapkan oleh jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa;
4. Kurikulum yang ditetapkan bersifat fleksibel sehingga memungkinkan
mahasiswa banyak pilihan terutama bidang kompetensi tambahan;
5. Peninjauan kurikulum dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan
ketentuan yang berlaku.
B. Landasan Yuridis
Pengembangan kurikulum Program Studi MPI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado dilandasai oleh kebijakan-kebijakan yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan sebagai berikut:
1. Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional, terutama pasal-pasal berikut :
a. Pasal 3 tentang pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan
5 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demkratis serta bertanggung jawab b. Pasal 36 ayat (3) tentang kurikulum disusun sesuai dengan jenjang
pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan (1) Peningkatan Iman dan taqwa, (2) Peningkatan akhlak mulia, (3) peningkatan potensi, kecerdasan dan minat peserta didik, (4) keragaman potensi daerah, (5) Tuntutan pembangunan daerah dan nasional, (6) tuntutan dunia kerja, (7) perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, (8) Agama, (9) dinamika perkembangan global, (10) persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaaan
c. Pasal 38 ayat (3) tentang kurikulum pendidikan tinggi yang
dikembangkan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan yang mengacu pada standar nasional pendidikan untuk setiap jurusan.
2. Undang-undang No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang
telah disahkan tanggal 6 Desember 2005. Undang-undang tersebut menegaskan bahwa guru dan dosen menjadi titik focus perhatian upaya peningkatan kualitas pendidikan di tanah air, terutama pada pasal-pasal berikut :
a. Pasal 8 bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik,
kompetensi, sertifikasi pendidikan, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
b. Pasal 9 bahwa kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau diploma empat.
c. Pasal 10 (1) tentang kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam
pasal 8 meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi professional melalui pendidikan profesi.
3. Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
6 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
dilaksanakan melalui kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan
ekstrakurikuler.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014
tentang Penyenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
6. Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia (KKNI). Pasal 5 lulusan Diploma 4 dan Sarjana terapan paling rendah setara dengan jenjang 6. Lampiran Peraturan Presiden No. 8 tahun 2012 menguraikan jenjang 6 adalah sebagai berikut: mampu mengaplikasikan bidang keilmuannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhdap situasi yang dihadapi. Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam serta mampu menformulasikan penyelesaian masalah prosedural, mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alterntif solusi secara mandiri dan kelompok, dan bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atau pencapaian hasil kerja organisasi.
7. Keputusan Presiden RI Nomor 147 Tahun 2014 tentang Perubahan
STAIN Manado menjadi IAIN Manado
8. Kepmendiknas RI No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan
Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa. Pemerintah dalam hal ini Mendiknas memberi keleluasaan kepada pengelola lembaga pendidikan tinggi untuk mengembangkan kurikulum mereka sendiri. Pemerintah hanya memberikan rambu-rambu pedoman pengembangannya.
9. Peraturan Mendiknas Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2009
tentang Sertifikasi Pendidik untuk Dosen;
10. Peraturan Mendikbud Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
7 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
12. Peraturan Menteri Agama Agama Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Struktur Ortaker IAIN Manado;
Selain landasan yuridis di atas, pengembangan kurikulum Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan juga didasarkan pada landasan teologis, filosofis, kultural, sosiologis, dan psikologis, yaitu :
1. Landasan Teologis
Pendidikan yang dikembangkan adalah pendidikan yang bersifat Qur’ani, yakni pendidikan yang utuh menyentuh seluruh domain yang disebutkan oleh Allah dalam al-Qur’an yang secara sistemik
dikembangkan melalui konsep hadharah al-nash, Keilmuan dengan
konsep hadharah al-ilmi, dan amalan-amalan praktis (akhlak) dengan konsep hadharah al-falsafah.
2. Landasan Filosofis dan humanis
Kurikulum yang akan dibangun adalah kurikulum yang inklusif dan humanis. Inklusif artinya tidak menganggap kebenaran tunggal yang hanya didapat dari satu sumber, melainkan menghargai kebenaran yang berasal dari beragam sumber. Humanis berarti walaupun berbeda pandangan keagamaan tetap menjunjung tinggi moralitas universal, sehingga mendorong terciptanya keadilan social dan menjaga kelestarian alam serta meminimalisir radikalisme agama.
3. Landasan Kultural
Kurikulum yang diterapkan harus berbasis pada pemaduan antara globalisme - universalisme dan lokalisme - partikularisme guna pengembangan keagamaan dan keilmuan.
4. Landasan Sosiologis
Kurikulum didasarkan pada keberagaman suku bangsa, budaya, dan agama sehingga melahirkan lulusan yang mampu menyelesaikan konflik di dalam masyarakat.
5. Landasan Psikologis
8 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
Ciri kompetensi utama dalam pendidikan mencakup pengalaman belajar dan substansi yang mendukung ketercapaian kompetensi utama sedangkan kurikulum institusional sebagai kompetensi pendukung dan kompetensi lain mencakup pengalaman belajar dan substansi mendukung pencapaian kedua kompetensi tersebut dengan indikator sebagai berikut :
1. Nasionalisme dan landasan kepribadian
2. Penguasaan akademik dan kependidikan
3. Penguasaan ilmu pengetahuan dan tekhnologi
4. Kemampuan berkarya dan keterampilan
5. Sikap dan prilaku dalam berkarya berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai
6. Penguasaan kaedah kepribadian dan bermasyarakat sesuai dengan
pilihan keahlian dalam berkarya
Selain itu materi perkuliahan yang dikembangkan pada semua jurusan di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan juga harus mempertimbangkan:
1. Integrasi dan interkoneksi, yaitu bekerjasama antara satu rumpun ilmu dengan memanfaatkan metode pendekatan yang digunakan oleh rumpun ilmu yang lain.
2. Inklusif, yaitu mengembangkan pandangan bahwa kebenaran bersifat
inter-subyektif dan kontekstual.
3. Profetik, yaitu memadukan konsep amar ma’ruf dan nahi mungkar atas dasar iman.
Kurikulum yang dikembangkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado terdiri dari lima komponen, yaitu : (1) Komponen Nasional, (2) Komponen Institut, (3) Komponen Fakultas, (4) Komponen Jurusan/Prodi, dan (5) Komponen Pilihan.
C. Maksud dan Tujuan
Adapun maksud implementasi Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam pengembangan kurikulum Program Studi MPI pada FTIK adalah untuk mewujudkan mutu dan jati diri bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan nasional, sistem pelatihan kerja nasional serta sistem penilaian kesetaraan capaian pembelajaran nasional yang dimiliki Indonesia untuk menghasilkan sumber daya manusia nasional yang bermutu dan produktif.
9 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
MPI FTIK untuk aktif mengambil langkah-langkah strategis guna mempercepat penyandingan dan pnyetaraan kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja untuk dapat pengakuan secara nasional maupun internasional.
Dengan dijadikannya KKNI sebagai rujukan dalam pengembangan kurikulum, lulusan Prodi MPI FTIK diharapkan dapat memenuhi tuntutan pasar kerja dan kebutuhan stakeholders lainnya serta dapat berkiprah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan pergaulan internasional. Selain itu dengan dijadikannya KKNI sebagai acuan dalam pengembangan kurikulum Prodi MPI FTIK, para lulusan Prodi MPI FTIK memperoleh kesamaan hak dan pengakuan terutama dalam kaitannya dengan studi lanjut di berbagai negara dimana negara tersebut memiliki kesamaan kualifikasi sebagaimana kualifikasi yang ditetapkan.
Pengembangan KKNI merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan mutu Prodi MPI FTIK baik dalam skala nasional maupun internasional. Menjadikan KKNI sebagai acuan dalam pengembangan kurikulum dan proses pendidikan, lulusan Prodi MPI FTIK diharapkan dapat memenuhi berbagai karakter yang dibutuhkan bagi lulusan dalam memasuki dunia kerja pada era global dan pengakuan kesetaraan lainnya dalam dunia internasional.
Adapun diantara tujuan umum dari pengembangan KKNI dalam kurikulum Prodi MPI FTIK adalah:
1. Mendorong peningkatan mutu dan aksesibilitas lulusan ke pasar kerja nasional dan internasional
2. Membangun proses pengakuan yang akuntabel dan transparan terhadap
capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, non fornal, informal, pelatihan atau pengalama kerja yang diakui oleh dunia kerja secara nasional dan atau internasional
3. Meningkatkan kontribusi capaian pembelajaran yang diperoleh melalui
pendidikan formal, nonformal, informal, pelatihan atau pengalaman kerja dalam pertumbuhan ekonomi nasional
4. Mendorong perpindahan mahasiswa, dan tenaga kerja antar negara
berbasis kepada kesetaraan kualifikasi.
5. Mendorong penyesuaian capaian pembelajaran dan penyetaraan mutu
lulusan pada tingkat kualifikasi yang sama dalam skala nasional dan internasional
6. Menjadi pedoman pokok bagi prodi dalam mengembangkan
10 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
7. Menjadi jembatan saling pengertian antara prodi dan pengguna lulusan
sehingga secara berkelanjutan membangun kapasitas dan meningkatkan daya saing bangsa terutama dalam sektor sumber daya manusia.
8. Memberi panduan bagi pengguna lulusan untuk melakukan
penyesuaian kemampuan dan kualifikasi dalam mengembangkan program-program belajar sepanjang hayat.
Sedangkan Tujuan khusus dari implementasi KKNI dalam pengembangan
Kurikulum Prodi MPI FTIK adalah :
1. Membangun kesamaan pola dan langkah dalam pengembangan kurikulum
berbasis kompetensi yang merujuk KKNI di Program Studi MPI;
2. Sebagai acuan operasional dalam implementasi pengembangan kurikulum
berbasis Kompetensi yang merujuk KKNI di Program Studi MPI;
3. Sebagai acuan pengendalian, pengawasan dan penjaminan mutu dalam
11 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado BAB II
VISI MISI DAN TUJUAN
A. Visi Misi dan Tujuan IAIN Manado Visi :
Menjadi Perguruan Tinggi Islam yang bermutu berbasis masyarakat multikulural di Asia Tenggara Tahun 2035
Misi :
a. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat
dalam bidang keagamaan Islam yang bermutu berbasis masyarakat multikultural di Indonesia.
b. Meningkatkan mutu sistem tata kelola kelembagaan berdasarkan
standar nasional, regional dan internasional pendidikan tinggi.
c. Memelihara khasanah budaya nasional, kearifan lokal dan kerukunan umat beragama di Indonesia dan Asia Tenggara.
d. Membangun kerjasama pendidikan, penelitian dan pengabdian
masyarakat baik pemerintah maupun swasta di dalam dan di luar negeri.
Tujuan:
a. Terwujudnya tata pamong, kepemimpian institusi, penjamin mutu,
pengelolaan dan evaluasi secara berkelanjutan.
b. Terciptanya kapabilitas, kompetensi mahasiswa dan alumni yang
mampu menangani masalah sosial kemasyarakatan.
c. Terciptanya efesiensi, efektivitas dan sumber daya manusia.
d. Terwujudnya kualitas kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik.
e. Terciptanya efisiensi, efektivitas, produktivitas pembiyaan, sarana dan prasana serta sistem informasi.
f. Tersedianya akses kemanfaatan penelitian, pelayanan, pengabdian
12 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado B. Visi dan Misi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Visi :
“Menjadi Pusat Pendidikan Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Yang Bermutu Berbasis Masyarakat Multikultural di Kawasan Timur Indonesia Tahun 2021”.
Misi :
1. Melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dalam
bidang ilmu tarbiyah dan keguruan secara optimal pada masyarakat multibudaya.
2. Meningkatkan mutu manajemen lembaga yang akuntabel, kredibel, adil, transparan dan bertanggung jawab.
3. Menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan dan pihak lainnya secara berkesinambungan
Tujuan :
1. Terwujudnya tata pamong, kepemimpinan Fakultas, penjamin mutu,
pengelolaan dan evaluasi secara berkelanjutan
2. Terciptanya kapabilitas, kompetensi mahasiswa dan alumni yang
mampu menangani masalah sosial kemasyarakatan
3. Terciptanya efisiensi dan evektifitas pemanfaatan sumber daya manusia
4. Terwujudnya kualitas kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik
5. Terciptanya efisiensi, efektifitas, produktivitas pembiayaan, sarana dan prasarana, serta system informasi
6. Tersedianya akses kemanfaatan penelitian, pelayanan pengabdian
kepada masyarakat dan kerjasama.
C.Visi, Misi dan Tujuan Program Studi MPI 1. Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
Visi
“Menjadi Pusat Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dalam Bidang Manajemen Pendidikan Islam di Kawasan Timur Indonesia yang Berbasis Masyarakat Multikultural Tahun 2021”.
Misi
13 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
b. Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat secara multikultural
dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
c. Meningkatkan tata kelola kelembagaan bidang Manajemen Pendidikan
Islam secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil
d. Melaksanakan kerjasama dengan lembaga lain baik pemerintah maupun
swasta di dalam dan di luar negeri dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Tujuan:
1. Terwujudnya tata pamong, kepemimpinan prodi, penjamin mutu,
pengelolaan dan evaluasi secara berkelanjutan
2. Terciptanya kapabilitas, kompetensi mahasiswa dan alumni yang
mampu menangani masalah social kemasyarakatan
3. Terciptanya efisiensi dan evektifitas pemanfaatan sumber daya manusia
4. Terwujudnya kualitas kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik
5. Terciptanya efisiensi, efektifitas, produktivitas pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
14 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado BAB III
PROFIL LULUSAN, DESKRIPSI SPESIFIK,
CAPAIAN PEMBELAJARAN DAN PENJAMINAN MUTU
A.Profil lulusan PAI 1. Utama
Pengelola Satuan Pendidikan Islam dan Tenaga administratur di Lembaga Penidikan Islam
2. Profil lulusan tambahan :
1. Tenaga pendidik untuk bidang manajemen dan administrasi
pendidikan.
2. Auditor pendidikan.
3. Konsultan LPI
4. Peneliti
B.Deskripsi Spesifik KKNI Prodi MPI
Deskripsi Umum
Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi system pendidikan nasional dan system pelatihan kerja yang dilakukan di Indonesia pada setiap level kualifikasi pada KKNI mencakup proses yang membangun karakter dan kepribadian manusia Indonesia sebagai berikut:
1. Bertaqwa kepadaTuhan Yang Maha Esa.
2. Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam menyelesaikan
tugasnya.
3. Berperan sebagai warganegara yang bangga dan cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia.
4. Mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan social dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya.
5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan, dan agama
serta pendapat/temuan original orang lain.
6. Menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki semangat untuk
15 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado Deskripsi Kualifikasi Level 6 pada Prodi MPI
Deskripsi generik level 6 (paragraph pertama)
Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
Deskripsi Spesifik :
1. Menguasai teknologi informasi untuk menguasai konsep MPI
2. Menggunakan teknologi informasi untuk menguasai penelitian dalam bidang MPI
3. Menggunakan teknologi informasi untuk menguasai keilmuan MPI secara
interdisipliner, transdisipliner dan multidisipliner.
4. Menggunakan teknologi informasi untuk menguasai penelitian tindakan
sekolah.
5. Menggunakan teknologi informasi untuk menemukan model pengembangan
keputusan dalam MPI yang kreatif dan original
6. Menggunakan teknologi informasi untuk menyelesaikan masalah dalam MPI
menggunakan pendekatan interdisiplin
7. Bersikap kritis dan objektif terhadap perkembangan ilmu MP dan MPI.
8. Beradaptasi dengan lingkungan kerja dalam menyelesaikan masalah MPI di lembaga pendidikan Islam (LPI)
Deskripsi generik level 6 (paragraph kedua)
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
Deskripsi Spesifik :
1. Menguasai konsep-konsep teoritis dasar dalam bidang MPI
2. Mampu mengembangkan pengetahuan teoritis MPI secara mendalam.
3. Mampu menghasilkan karya-karya inovatif yang bermanfaat bagi pengembangan
ilmu MPI.
4. Menyelesaikan permasalahan-permasalahan MPI menggunakan berbagai
pendekatan
5. Menggunakan berbagai pendekatan dalam menyelesaikan masalah LPI di
lapangan.
6. Memanfaatkan pendekatan interdisiplin atau multidisiplin dalam
menyelesaikan masalah di LPI.
7. Menguasai penelitian untuk menyelesaikan masalah dalam MPI.
8. Menggunakan berbagai pendekatan dalam menyelesaikan masalah LPI.
16 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado menyelesaikan masalah dalam MPI.
10. Mencari formula-formula dalam menyelesaikan masalah dalam MPI 11. Merancang dan melaksanakan penelitian inovasi dalam bidang MPI.
12. Melakukan riset yang bermanfaat bagi pengembangan masyarakat dan keilmuan bidang MPI.
13. Mengelola dan mengembangkan riset penegmbangan ilmu dalam bidang MPI.
Deskripsi generik level 6 (paragraph ketiga)
Mampu mengambil keputusan strategis Berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternative solusi.
Deskripsi Spesifik :
1. Memiliki kemampuan melakukan pengambilan keputusan di LPI.
2. Menunjukkan diri sebagai praktisi MPI yang berani mengambil keputusan
strategis dalam masalah LPI.
3. Menyusun langkah-langkah strategis dalam upaya pengembangan LPI.
Deskripsi generik level 6 (paragraph keempat)
Bertanggungjawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberitanggungjawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
Deskripsi Spesifik :
1. Mampu bekerja dalam tim dan berinteraksi dalam organisasi pendidikan.
2. Mampu mendukung tercapainya target organisasi melalui pekerjaannya.
3. Merencanakan dan mengelola sumber daya lembaga pendidikan Islam (LPI)
yang ada untuk mencapai target organisasi
4. Mengevaluasi kerja tim dalam LPI secara komprehenshif dengan menggunakan
teknologi yang ada
5. Menjaga akuntabilitas sebagai praktisi MPI.
6. Memegang amanah sebagai praktisi MPI secara profesional.
7. Mampu memimpin LPI untuk mencapai target organisasi.
C. Rumusan Capaian Pembelajaran Prodi MPI 1. Capaian Pembelajaran Bidang Sikap Umum
Rumusan Sikap Umum
Setiap lulusan program pendidikan akademik, vakasi, spesialis, dan profesi harus memiliki sikap sebagai berikut :
1) Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap
religius;
17 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado agama, moral, dan etika;
3) Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
4) Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada bangsa dan negara;
5) Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan
serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
6) Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap
masyarakat dan lingkungan;
7) Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
8) Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
9) Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
10) Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan.
2. Capaian Pembelajaran Bidang Sikap Khusus Rumusan Sikap Khusus
Lulusan program sarjana Pendidikan Agama Islam wajib memiliki sikap khusus sebagai berikut :
1. Bersikap inklusif, bertindak obyektif serta tidak deskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status social ekonomi; 2. Menunjukkan etos kerja, tanggungjawab yang tinggi, rasa bangga dan cinta menjadi guru
dan rasa percaya diri;
3. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang pendidikan agama Islam secara mandiri;
4. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
3. Capaian Pembelajaran Bidang Pengetahuan Umum Rumusan Pengetahuan Umum
Lulusan program sarjana Pendidikan Agama Islam wajib memiliki pengetahuan umum sebagai berikut :
1. Memiliki Pengetahuan tentang filsafat pancasila, kewarganegaraan dan
wawasan kebangsaan;
2. Memiliki kemampuan penguasaan dalam berkomunikasi baik lisan
maupun tulisan dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja;
3. Memiliki kemampuan penguasaan dalam berfikir kritis, logis dan
18 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado 4. Capaian Pembelajaran Bidang Pengetahuan Utama
Rumusan Pengetahuan Utama (sesuai dengan profil utama)
Lulusan program sarjana Pendidikan Agama Islam wajib memiliki pengetahuan UTAMA sebagai berikut :
1. Memiliki kemampuan dalam penguasaan berbagai teori pembelajaran PAI di sekolah/madrasah terkait dengan pengelolaan pembelajaran yang mendidik, kreatif, inovatif, produktif, saintifik dan adaptif.
2. Kemampuan memahami landasan pendidikan umum dan Islam,
perkembangan peserta didik, pengembangan kurikulum, landasan
pembelajaran, pengembangan perangkat pembelajaran, penilaian
pembelajaran, penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunasi dalam pembelajaran, kemampuan stimulasi peserta didik dalam pengembangan potensi diri dan mengaktualisasikannya secara tepat;
3. Kemampuan dalam penguasaan pengetahuan bidang keilmuan PAI secara luas
dan mendalam berkaitan dengan konsep, filosofi, metode disiplin keilmuan (body of knowledge) PAI dan relevan dengan tuntutan standarisi satuan pendidikan;
4. Menguasai analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam bidang penelitian Pendidikan Agama Islam;
5. Menguasai berbagai teori Bimbingan Konseling dan menerapkannya untuk mengatasi permasalahan kehidupan beragama siswa di sekolah/madrasah;
6. Menguasai pengetahuan yang terkait dengan pengembangan media dan sumber belajar PAI;
7. Menguasai kebijakan dan peraturan perundang-undangan dalam bidang pendidikan sebagai dasar penyelenggaraan PAI.
5. Capaian Pembelajaran Bidang Pengetahuan Khusus Rumusan Pengetahuan Khusus (harus disesuaikan dengan profil tambahan)
Lulusan program sarjana Pendidikan Agama wajib memiliki pengetahuan khusus sebagai berikut :
1. Penelitian yang berkaitan dengan kajian PAI di sekolah/madrasah; 2. Menguasai Supervisi Pendidikan;
3. Menguasai dasar-dasar ilmu IT;
4. Menguasai ilmu dan keterampilan public speaking
19 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado Rumusan Keterampilan Umum
Lulusan Program Sarjana wajib memiliki keterampilan umum sebagai berikut :
1) Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam kontek pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
2) Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur
3) Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu
pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni
4) Menyusun deskripsi saintifik, hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
5) Mampu mengambil keputusan secara tepat, dalam konteks penjelasan
masalah di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan data
6) Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan
pembimbing, kolega dan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya
7) Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok
melakukan supervise dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
8) Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang
berada di bawah tanggungjawabnya dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri
9) Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamanahkan, dan
menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan mencegah plagiasi
7. Capaian Pembelajaran Bidang Keterampilan Khusus Rumusan Keterampilan Khusus (harus disesuaikan dengan profil tambahan)
20 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado 1. Terampil menjadi Peneliti Kajian PAI
2. Mampu menjadi Supervisor /Pengawas Pendidikan
3. Mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mengkomunikasikan
ajaran-ajaran keislaman
4. Memiliki keterampilan menerapkan Teori – teori public speaking dalam training-training bidang Pendidikan
1. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Nasional
Mata Kuliah Nasional dengan kode NAS yaitu Mata Kuliah yang ada di Fakultas yang harus ditempuh oleh seluruh Mahasiswa yang ada di semua Fakultas di lingkungan PTKIN.
NO KODE MATA KULIAH NAMA MATA KULIAH SKS
1 NAS 6001 Pancasila 2
2 NAS 6002 Pendidikan Kewarganegaraan 2
3 NAS 6003 Bahasa Indonesia 2
4 NAS 6004 Studi Agama-Agama 2
TOTAL 8
1. Pancasila : (Sikap dan Tata Nilai) Mahasiswa mampu membangung karakter
bangsa yang mencerminkan nilai-nilai dalam Pancasilan dan UUD 1945 melalui pendekatan empat pilar kebangsaan secara mendalam
2. Pendidikan Kewarganegaraan : (Sikap dan Tata Nilai) Mahasiswa mampu bersikap nasionalis dan patriotis melalui pendekatan wawasan kebangsaan secara utuh
3. Bahasa Indonesia : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu mengaplikasikan
21 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
4. Studi Agama-agama : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu memahami kajian
tentang agama-agama melalui pendekatan transdisipliner berbasis masyarakat multikultural secara komprehensif.
2. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Institusi
Mata Kuliah Institusi dengan kode INS adalah Mata Kuliah yang ada di Fakultas yang harus ditempuh oleh seluruh Mahasiswa yang ada di semua Fakultas di lingkungan IAIN Manado.
NO KODE MATA KULIAH NAMA MATA KULIAH SKS
Qur’an yang diperlukan sebagai salah satu alat dalam memahami al-Qur’an melalui pendekatan transdisipliner secara utuh dan mendalam
2. Ulumul Hadis : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu memahami status hadis,
sejarah dan perkembangannya sebagai dasar dan sumber hukum Islam melalui pendekatan transdisipliner secara utuh dan mendalam
3. Filsafat dan Ilmu Kalam : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menganalisis materi-materi filsafat dan ilmu kalam melalui pendekatan transdisipliner secara mendalam
4. Fiqih : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu mengaplikasikan materi-materi
dalam hukum Islam melalui pendekatan transdisipliner secara komprehensif
5. Bahasa Arab : (Keterampilan Umum) Mahasiswa mampu menguasai
penggunaan bahasa Arab dalam aspek berbicara, mendengar, membaca, dan menulis melalui kegiatan pembiasaan secara berkesinambungan
6. Bahasa Inggris : (Keterampilan Umum) Mahasiswa mampu menguasai
22 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
7. Kewirausahaan : (Keterampilan Umum) Mahasiswa mampu memproduksi
ide-ide dan melahirkan keterampilan hidup melalui kegiatan usaha mandiri secara inovatif
8. Studi Multikultural : (Sikap dan Tata Nilai) Mahasiswa mampu merespon kearifan lokal melalui pendekatan multikultural secara luas.
9. Pendidikan Anti Korupsi : (Sikap dan Tata Nilai) Mahasiswa mampu
membangun karakter melalui pendekatan pembiasaaan dan keteladanan secara integral.
3. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Fakultas
Mata Kuliah Fakultas dengan kode FTK adalah Mata Kuliah yang ada di Prodi yang harus ditempuh oleh seluruh Mahasiswa yang ada di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado.
NO KODE MATA KULIAH NAMA MATA KULIAH SKS
1 FTK 6214 Pengantar Pendidikan Islam 3
2 FTK 6215 Metodologi Penelitian 3
3 FTK 6216 Ilmu Sosial Budaya Dasar 3
4 FTK 6217 Akhlak Tasawuf 3
5 FTK 6218 Statistik Pendidikan 3
6 FTK 6219 Psikologi Pendidikan 3
TOTAL 18
1. Pengantar Pendidikan Islam : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu
menganalisis materi-materi dasar pendidikan Islam dalam sebuah kerangka teori keilmuan pendidikan Islam melalui pendekatan transdisipliner.
2. Metodologi Penelitian : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai
analisis data kualitatif dan kuantitatif dalam bidang penelitian Pendidikan Agama Islam.
3. Ilmu Sosial Budaya Dasar : (Keterampilan Umum) Mahasiswa mampu
23 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
4. Akhlak Tasawuf: (Sikap dan tata nilai), Mahasiswa mampu membagun tata
nilai yang komprehensif melalui penauladanan para sufi yang integratif dan antara intelektual dan spiritual.
5. Psikologi Pendidikan (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai
teori psikologi untuk mengatasi permasalahan siswa di sekolah/madrasah
6. Statistik Pendidikan (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai
teori-teori dasar pendidikan dalam berhitung melalui berbagai pendekatan dalam ilmu hitung.
4. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Prodi
Mata Kuliah Prodi dengan kode PAI adalah Mata Kuliah yang ada di Prodi PAI yang harus ditempuh oleh seluruh Mahasiswa yang ada di Prodi PAI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado.
NO KODE MATA KULIAH NAMA MATA KULIAH SKS
1 PAI 6320 Bahasa Arab 2 3
2 PAI 6321 Bahasa Inggris 2 3
3 PAI 6322 Sejarah Peradaban Islam 3
4 PAI 6323 Fiqih 2 3
5 PAI 6324 Ushul Fiqih 3
6 PAI 6325 Tafsir 3
7 PAI 6326 Hadis 3
8 PAI 6327 Tafsir Tarbawy 3
9 PAI 6328 Hadis Tarbawy 3
10 PAI 6329 Sosiologi Agama 3
11 PAI 6330 Sosiologi Pendidikan 3
12 PAI 6331 Media Pembelajaran PAI 3
13 PAI 6332 Pendidikan Multikultural 3
14 PAI 6333 Tekhnologi Pendidikan 3
15 PAI 6334 Manajemen Pendidikan 3
16 PAI 6335 Perencanaan Pembelajaran 3
17 PAI 6336 Bimbingan dan Konseling 3
18 PAI 6337
Pengembangan Materi Penddk Agama Islam
24 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
23 PAI 6342 Pengembangan Profesi Keguruan 3
24 PAI 6343 Desain Pembelajaran PAI 3
penggunaan bahasa Arab dalam aspek berbicara, mendengar, membaca, dan menulis melalui kegiatan pembiasaan secara berkesinambungan
2. Bahasa Inggris 2 : (Keterampilan Umum) Mahasiswa mampu menguasai
penggunaan bahasa Inggris dalam aspek berbicara, mendengar, membaca, dan menulis melalui kegiatan pembiasaan secara berkesinambungan
3. Fiqih 2 : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu mengaplikasikan materi-materi
dalam hukum Islam melalui pendekatan transdisipliner secara komprehensif.
4. Sejarah Peradaban Islam : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai
sejarah Islam mulai dari periode awal sampai periode kontemporer
5. Ushul Fikih : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu memahami dan menguasai
sumber dan dalil hukum Islam serta kaidah-kaidah untuk mengistinbathkan hokum serta mampu mampu mengaplikasikan kaidah-kaidah tersebut untuk menjawab dan memecahkan persoalan-persoalan fikih Islam Kontemporer.
6. Tafsir : (Pengetahuan) Mahasiswa Mampu memahami dan menguasai
ayat-ayat Ibadah yang berkaitan dengan tharah, shalat, zakat, puasa, dan haji
7. Hadis : (Pengetahuan) Mahasiswa Mampu memahami dan menguasai
25 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
8. Tafsir Tarbawi: (Pengetahuan) Mahasiswa Mampu memahami dan
menguasai ayat-ayat yang berkaitan dengan pendidikan.
9. Hadis Tarbawi: (Pengetahuan) Mahasiswa Mampu memahami dan
menguasai hadis-hadis yang berkaitan dengan pendidikan.
10. Sosiologi Agama: (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai teori Sosiologi Agama dan menerapkannya untuk mengatasai permasalahan dalam masyarakat
11. Sosiologi Pendidikan: (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai teori Sosiologi Pendidikan dan menerapkannya untuk mengatasai permasalahan pendidikan.
12. Media Pembelajaran PAI: (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai pengetahuan yang terkait dengan pengembangan media dan sumber belajar PAI
13. Pendidikan Multikultural: (Sikap dan Tata Nilai) Mahasiswa mampu merespon kearifan lokal melalui pendekatan pendidikan multikultural secara luas
14. Tekhnologi Pendidikan : (Keterampilan) Mahasiswa mampu memanfaatkan tekhnologi pendidikan dalam Pembelajaran PAI
15. Manajemen Pendidikan; (Keterampilan) Mahasiswa Memiliki keterampilan menerapkan teori manajemen dalam Pendidikan)
16. Perencanaan Pembelajaran: (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai teori dalam perencanaan Pembelajaran PAI di sekolah / madrasah. 17. Bimbingan dan Konseling : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai
berbagai teori bimbingan konseling dan menerapkannya untuk mengatasi permasalahan kehidupan beragama siswa di sekolah / madrasah.
18.Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam : (Pengetahuan) Mahasiswa
mampu memahami dan menganalisis landasan pengembangan materi Pendidikan Agama Isalam
19. Sejarah dan Pemikiran Pendidikan Agama Islam 1 : (Pengetahuan) Mahasiswa memiliki kemampuan dalam peguasaan Sejarah dan pemikiran Pendidikan Islam mulai dari pendidikan masa klasik sampai kontemporer
20.Sejarah dan Pemikiran Pendidikan Agama Islam 2: (Pengetahuan)
Mahasiswa memiliki kemampuan dalam penguasaan Sejarah dan pemikiran Pendidikan Islam yang berkaitan dengan tokoh-tokoh pendidikan Islam masa klasik sampai kontemporer
26 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
22. Evaluasi Pendidikan : (Pengetahuan) Mahasiswa memiliki kemampuan dalam penguasaan berbagai teori evaluasi Pendidikan di sekolah / madrasah dan mampu mengaktualisasikannya secara tepat
23. Pengembangan Profesi Keguruan: (Keterampilan) Mahasiswa mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur dalam mengembangkan profesi keguruan
24. Desain Pembelajaran 1: (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai teori desain pembelajaran
25. Desain Pembelajaran 2: (Pengetahuan) Mahasiswa mampu menguasai berbagai teori desain pembelajaran
26. Micro Teaching: (Keterampilan) Mahasiswa memiliki keterampilan menerapkan kompetensi pedagogis, profesional dan sosial di kampus
27. PPKT : (Keterampilan) Mahasiswa memiliki keterampilan menerapkan kompetensi pedagogis, profesional dan sosial di sekolah/ madrasah
28. KKN : (Keterampilan) Mahasiswa memiliki keterampilan menerapkan kompetensi pedagogis, profesional dan sosial di sekolah/ madrasah, dan masyarakat
29. Skripsi : (Keterampilan) Mahasiswa mampu menyusun deskripsi saintifik, hasil kajiannya dalam bentuk skripsi dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
5. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Pilihan
Mata Kuliah Pilihan dengan kode PAI adalah Mata Kuliah pilihan yang ada di Prodi PAI yang dipilih oleh Mahasiswa yang ada di Prodi PAI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado.
MK Pilihan
1 PAI 6452 Pendidikan Nilai 2
2 PAI 6453 Isu Kontemporer Pendidikan Islam 2
3 PAI 6454 Aplikasi Komputer 2
27 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
2. Isu Kontemporer Pendidikan Islam : (Pengetahuan) Mahasiswa mampu
menguasai dan menganalisis persoalan-persoalan kontemporer dalam Pendidikan Islam
3. Aplikasi Komputer : (Keterampilan) Mahasiswa mampu memanfaatkan
keahlian aplikasi komputer dalam pembelajaran PAI
4. Supervisi Pendidikan : (Pengetahuan) mahasiswa mampu menguasai
berbagai teori tentang sipervisi pendidikan
5. Penelitian Tindakan Kelas : (Keterampilan) Mahasiswa mampu menyusun
deskripsi saintifik, hasil kajiannya dalam bentuk skripsi penelitian tindakan kelas
6. Publik Speaking : (Keterampilan) Mahasiswa mampu dan terampil
28 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
D. Sistem Penjamin Mutu
Standar Penjamin mutu program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang terdiri dari 8 (delapan) standar :
1. Standar Kompetensi Lulusan
2. Standar Isi pembelajaran
3. Standar Proses Pembelajaran
4. Standar Penilaian Pembelajaran
5. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan
6. Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran
7. Standar Pengelolaan Penbelajaram
8. Standar Pembiayaan Pembelajaran
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
A. Pengertian dan Ruang Lingkup
Kompetensi menurut Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 045/U/2002, standar kompetensi lulusan adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu.
Standar kompetensi lulusan menurut Pasal 25 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Pada ayat 2 pasal tersebut dinyatakan bahwa standar kompetensi lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi kompetensi untuk seluruh mata kuliah atau kelompok mata kuliah. Kompetensi lulusan tersebut mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Selanjutnya, Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 26 ayat 4 menyatakan bahwa standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan tinggi bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang berakhlak mulia, memiliki pengetahuan, keterampilan, kemandirian, dan sikap untuk menemukan, mengembangkan, serta menerapkan ilmu, teknologi, dan seni, yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Pada Pasal 27, dinyatakan bahwa standar kompetensi lulusan pendidikan tinggi ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi.
29 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
pasal 5 (1) menjelaskan bahwa Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan. Dalam pasal 6 (1) menjelaskan Sikap;merupakan perilaku benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.
Pasal 6 (2) menjelaskan Pengetahuan; merupakan penguasaan konsep, teori,
metode, dan/atau falsafah bidang ilmu tertentu secara sistematis yang diperoleh melalui penalaran dalam proses pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran.
Pasal 6 (3) menjelaskan Keterampilan; merupakan kemampuan melakukan
unjuk kerja dengan menggunakan konsep, teori, metode, bahan, dan/atau instrumen, yang diperoleh melalui pembelajaran, pengalaman kerja mahasiswa, penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang terkait pembelajaran, mencakup: a) Keterampilan umum sebagai kemampuan kerja umum yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan dalam rangka menjamin kesetaraan kemampuan lulusan sesuai tingkat program dan jenis pendidikan tinggi; dan b) Keterampilan khusus sebagai kemampuan kerja khusus yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan sesuai dengan bidang keilmuan program studi.
B. Landasan Ideal
Berdasarkan pengertian dan ruang lingkup kompetensi seperti yang dijelaskan sebelumnya, maka :
1. Setiap Jurusan/Program Studi harus merumuskan standar mutu dan
kompetensi lulusan berdasarkan spesifikasi/identitas Jurusan/Program Studi dan rumusan kompetensi yang telah ditetapkan.
2. Standar mutu lulusan harus dapat dicapai melalui implementasi kurikulum
yang telah ditetapkan dan penciptaan atmosfir akademik yang kondusif
30 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado C. Standar Mutu dan Indikator
No Standar Indikator
1 Kualifikasi lulusan Program
Sarjana sesuai SK Rektor.
Transkrip nilai dengan IPK 2-4 dan Ijazah
2 Kompetensi lulusan peserta didik
untuk setiap mata kuliah sesuai dengan silabus.
Nilai per mata kuliah
3 a. Mata kuliah mencerminkan
adanya penguasaan materi,
yang mencakup aspek
kognitif, afektif dan
psikomotor.
b. Kompetensi lulusan
dijabarkan dalam standar proses (meliputi: rencana
pembelajaran, kegiatan
4 Standar kompetensi lulusan
FTIK
Tersedia SK Dekan yang mudah diakses (dimuat dalam web IAIN Manado)
STANDAR ISI
A. Pengertian dan Ruang Lingkup
Standar Isi adalah standar tentang kurikulum yang diberlakukan oleh suatu penyelenggara pendidikan. Ruang lingkup standar isi juga mencakup materi dan kompetensi sehingga standar isi sangat erat berkaitan dengan standar-standar lain seperti Standar Proses Pembelajaran, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Penilaian, Standar Atmosfir Akademik, dan lain-lain.
31 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan ajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tinggi. Dalam ayat (2) dinyatakan bahwa Kurikulum Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan.
Standar Isi merupakan Standar wajib berdasarkan PP No. 19/2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 5, 9, 15, 17 ayat 4, dan 18. Selain itu, Landasan penyusunan Standar Isi adalah Keputusan Mendiknas No. 232/U/2000 Tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa dan Keputusan Mendiknas No. 045/U/2002 Tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Secara umum, Standar Isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu (lihat Standar Kompetensi Lulusan). Cakupan Standar Isi adalah kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum, dan kalender akademik.
Dalam pasal 8 ayat (1), dan (2) Permendikbud No. 49 Tahun 2014 dijelaskan bahwa Standar isi pembelajaran merupakan kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran mengacu pada capaian pembelajaran lulusan. Dan dalam pasal 9 ayat (1) dijelaskan bahwa Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran untuk setiap program pendidikan, dirumuskan dengan mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan dari KKNI.Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagaimana yang terdapat dalam ayat (2) huruf (d) menjelaskan bahwa lulusan program sarjana paling sedikit menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam.
B. Landasan Ideal
32 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
1. Kesesuaian kurikulum dengan visi dan misi program studi;
2. Peta kurikulum;
3. Urutan materi pembelajaran dalam peta kurikulum;
4. Urutan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam kurikulum dibandingkan
dengan peta kurikulum;
5. Kesesuaian keahlian dan pendidikan dosen dengan materi pembelajaran
yang diajarkan;
6. Mekanisme yang efektif untuk menjamin relevansi kurikulum;
C. Standar Mutu dan Indikator
No Standar Indikator
1 Kerangka dasar, struktur
kurikulum, beban belajar
Tersedia Buku Pedoman kurikulum
jurusan/Program Studi minimal harus mencakup (a) Standar Kurikulum yang digunakan; (b) Beban total minimum dan maksimum (sks); (c) Kelompok Rumpun Ilmu (KRI) yang ada dengan karakteristik dan kompetensi yang harus dimiliki lulusan dalam KRI terkait (kompetensi utama, pendukung dan lainnya); (d) Daftar Mata Kuliah (MK) dan Praktikum lengkap dengan deskripsi MK, pernyataan tentang status (wajib/pilihan), KRI, dan bobot (sks), serta e) roadmap matakuliah untuk mencapai kompetensi lulusan.
2 Legalitas dan kualitas
jurusan/Program Studi
Setiap jurusan/program studi memiliki kurikulum yang ditetapkan dengan SK Dekan dan memiliki status akreditasi yang ditetapkan oleh BAN-PT.
3 Jumlah SKS total setiap
jurusan/ Program Studi
33 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
4 Evaluasi Kurikulum 1. Evaluasi dan atau revisi kurikulum
secepatnya dalam waktu minimal 2 tahun, selambatnya dalam waktu 3 tahun;
2. Program Studi melalui Kelompok
Rumpun Ilmu di dalamnya harus melakukan koordinasi proses evaluasi dan penyempurnaan silabus sedikitnya sekali dalam 2 tahun.
3. Jurusan/Program Studi melalui forum
Dosen Rumpun Ilmu di dalamnya
mengkoordinir evaluasi dan
penyempurnaan Satuan Acara
Perkuliahan (SAP) paling lambat sebulan sebelum pelaksanaan perkuliahannya dan mendokumentasikan perubahan SAP beserta alasannya di dalam Berita Acara (BA) tentang perubahan SAP tersebut.
4. Hasil evaluasi materi pembelajaran
terdokumentasi dengan baik di
34 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
STANDAR PROSES PEMBELAJARAN
A. Pengertian dan Ruang Lingkup
Standar Proses Pembelajaran adalah keseluruhan tolok ukur pencapaian pada siklus penjaminan mutu tentang seluruh penyelenggaraan proses pembelajaran di FTIK IAIN Manado. Tujuan penetapan standar ini adalah menjamin pemenuhan dan pencapaian mutu seluruh proses pembelajaran agar mencapai tujuan mutu pembelajaran. Standar Proses Pembelajaran FTIK IAIN Manado mengacu kepada Permendikbuddikbud No. 49 pasal 10 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, BAN-PT, dan ketentuan atau prosedur lain yang dianggap dapat mendukung proses pembelajaran yang baik.
B. Landasan Ideal
Landasan standar proses pembelajaran tertuang dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, BAN – PT dan Kebijakan Akademik FTIK IAIN Manado. Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) :
1. Pasal 10 ayat 1 : Standar proses pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang pelaksanaan pembelajaran pada program studi untuk memperoleh capaian pembelajaran lulusan
2. Pasal 10 ayat 2 : Standar proses pembelajaran mencakup a. Karakteristik proses pembelajaran;
b. perencanaan proses pembelajaran;
c. pelaksanaan proses pembelajaran; dan
d. beban belajar mahasiswa
3. Pasal 11 ayat 1 : Karakteristik proses pembelajaran terdiri atas sifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa.
4. Pasal 12 ayat 1: Perencanaan proses pembelajaran disusun untuk setiap mata kuliah dan disajikan dalam rencana pembelajaran semester (RPS) atau istilah lain.
5. Pasal 12 ayat 2: Rencana pembelajaran semester (RPS) atau istilah lain ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi.
35 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
7. Pasal 14 ayat 1: Proses pembelajaran melalui kegiatan kurikuler wajib dilakukan secara sistematis dan terstruktur melalui berbagai mata kuliah dan dengan beban belajar yang terukur.
BAN-PT
Standar akreditasi perguruan tinggi mencakup dua komitmen inti, yaitu komitmen perguruan tinggi terhadap kapasitas institusional (institutional capacity) dan terhadap efektivitas program pendidikan (educational effectiveness). Keseluruhan standar perguruan tinggi dijabarkan kedalam 13 standar FTIK IAIN Manado, dan diantaranya adalah Proses Pembelajaran
Landasan Ideal
Penerapan karakteristik/ spesifikasi kualifikasi lulusan harus jelas, tegas dan dapat diukur derajat pencapaiannya serta harus relevan (sesuai) dengan kebutuhan. Karakteristik ini ditentukan dari proses pengajaran dan proses evaluasi hasil pengajaran itu sendiri yang merupakan bagian dari lingkup proses pembelajaran di FTIK IAIN Manado.
Lingkup Standar Proses Pembelajaran meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil pembelajaran, pelaporan hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran dan sarana/ prasarana pembelajaran. Setiap proses yang ada di lingkup ini memiliki parameter dan ditentukan standarnya agar memudahkan pengukuran disaat proses audit berlangsung.
C. Standar Mutu dan Indikator
No Standar Indikator
1 a. Proses pembelajaran yang
diselenggarakan secara
interaktif, inspiratif,
motivatif, dan
memberikan ruang yang cukup untuk menggali
kreativitas dan
kemandirian mahasiswa.
b. Kebijakan pendidikan
mencakup perencanaan,
pelaksanaan, dan
pengawasan proses
pembelajaran, Monitoring, dan Evaluasi
1. Pembelajaran berfokus pada mahasiswa (SCL) dengan tugas yang inspiratif dan mandiri.
2. Tersedianya SK Dekan tentang
penyelenggaraan akademik Fakultas.
3. Jumlah Tatap Muka, Jumlah Kehadiran,
Dosen, Presensi,Mahasiswa, Realisasi silabus/RPS, dan SAP/RKPS, Waktu Kehadiran Dosen, Jumlah dan
Kualitas, Konsultasi, mahasiswa,
Laporan Pelaksanaan
perkuliahan/praktikum/diskusi/tugas mandiri,
36 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
lab/praktikum, dan pada
Pembimbingan tugas sesuai dengan buku Pedoman Akademik.
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
A.Pengertian dan Ruang Lingkup
Proses pembelajaran adalah kegiatan yang diterima oleh mahasiswa selama menempuh pendidikan di FTIK IAIN Manado, baik secara kurikuler maupun nonkurikuler. Proses pembelajaran harus dievaluasi untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas proses pembelajaran tersebut. Penilaian terhadap proses pembelajaran tidak hanya dilakukan oleh dosen terhadap mahasiswa, tetapi juga dilakukan oleh mahasiswa terhadap dosen. Hasil evaluasi oleh dosen terhadap mahasiswa dinyatakan dalam nilai yang tercantum di DPNA, sedangkan hasil penilaian mahasiswa terhadap dosen dievaluasi oleh lembaga penjaminan mutu Fakultas/Jurusan/Program Studi dengan pengawasan dari LPM IAIN Manado.
B.Landasan Ideal
Sesuai dengan pasal 63 Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi terdiri atas penilaian hasil belajar oleh pendidik dan penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan tinggi. Dan dalam pasal 18 Permendikbud No 49 tahun 2014 ayat (1) dan (2) menjelaskan Standar penilaian pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa mencakup; prinsip penilaian; mencakup prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi.
Dan dalam pasal 23 ayat (1) dijelaskan tentang kualifikasi keberhasilan mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah yang dinyatakan dalam kisaran:
1. huruf A setara dengan angka 4 (empat) berkategori sangat baik; 2. huruf B setara dengan angka 3 (tiga) berkategori baik;
3. huruf C setara dengan angka 2 (dua) berkategori cukup; 4. huruf D setara dengan angka 1 (satu) berkategori kurang; atau 5. huruf E setara dengan angka 0 (nol) berkategori sangat kurang. C.Standar Mutu dan Indikator
37 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
1 Penilaian hasil belajar oleh
dosen
Evaluasi hasil belajar oleh dosen (UTS, UAS, praktikum, tugas) sesuai dengan Keputusan Rektor tentang Evaluasi Keberhasilan Studi.
2 Penilaian hasil belajar oleh
satuan pendidikan tinggi
1. Penilaian proses pembelajaran
(Kinerja Dosen) oleh mahasiswa dan teman sejawat dievaluasi oleh Lembaga
penjaminan mutu Fakultas/
Jurusan/Program Studi.
2. Tersedia Keputusan Rektor tentang reward dan punishment terhadap dosen bernilai sangat baik dan sangat buruk.
STANDAR DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
A. Pengertian dan Ruang LingkupDi dalam Bab 1 Butir 14 dan 15 Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tentang Sistem Pendidikan Tinggi (SNPT), dinyatakan bahwa Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan tinggi antara lain, pustakawan, tenaga administrasi, laboran dan teknisi, serta pranata teknik informasi. Sedangkan Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
38 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado B.Landasan Ideal
Jurusan/Program studi di lingkungan FTIK IAIN Manado mendayagunakan dosen tetap yang memenuhi kualifikasi akademik dan profesional serta kualitas kinerja, dalam jumlah yang selaras dengan tuntutan penyelenggaraan program. Program studi juga mendayagunakan dosen tidak tetap (dosen matakuliah, dosen tamu, dosen luar biasa dan/atau pakar) untuk memenuhi kebutuhan penjaminan mutu program akademik.
Program studi di lingkungan FTIK IAIN Manado juga mendayagunakan tenaga kependidikan, seperti pustakawan, laboran, analis, teknisi, operator, dan/atau staf administrasi dengan kualifikasi dan kualitas kinerja, serta jumlah yang sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan program studi. Program studi memiliki sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan yang selaras dengan kebutuhan penjaminan mutu program akademik.
C. Standar Mutu dan Indikator
No Standar Indikator
1 Jurusan/Program studi
didukung dengan
sumberdaya dosen tetap
yang mencukupi dan
memenuhi kualifikas
pendidikan minimal
Master (S2) yang sesuai bidang.
1. PS memiliki program pengembangan
dosen untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan bidang di program studi.
2. Proses seleksi, perekrutan,
penempatan, pengembangan, retensi dan pemberhentian dosen sesuai dengan peraturan/ pedoman yang berlaku.
3. Persentase dosen tetap dengan
pendidikan terakhir S2 dan S3 di
tingkat fakultas yang bidang
keahliannya sesuai lebih dari 75%.
4. Persentase dosen tetap yang
berpendidikan S3 yang bidang
keahliannya sesuai dengan kompetensi program studi sesuai standar BANPT. 5. Persentase dosen tetap yang memiliki
39 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
kompetensi program studi sesuai dan standar BAN-PT
6. Persentase dosen yang memiliki
Sertifikat Pendidik Profesional lebih dari 90%.
7. Rasio dosen tetap terhadap mahasiswa
yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang program studi: 1 : 40
2 Jurusan/Program Studi
memiliki program untuk mengundang tenaga ahli/ pakar sebagai pembicara dalam atau luar negeri pada seminar, pelatihan atau sebagai dosen tamu
Jumlah Tenaga ahli/pakar sebagai
pembicara dalam seminar/pelatihan,
pembicara tamu, dsb, dari luar FTIK.
3 Fakultas memiliki pengembangan untuk meningkatkan
kompetensi tenaga kependidikan
(melalui pemberian kesempatan
belajar/pelatihan, pemberian fasilitas, dan jenjang karir).
2. Adanya tenaga pustakawan dengan latar
belakang pendidikan yang sesuai di tingkat Institut dan Fakultas.
3. PS memiliki jumlah tenaga
teknisi/laboran minimal 1 orang yang kompeten/kualifikasi yang sesuai di setiap laboratorium.
40 | Kurikulum KKNI Program Studi PAI FTIK IAIN Manado
STANDAR PRASARANA DAN SARANA
A. Pengertian dan Ruang Lingkup
Prasarana akademik adalah perangkat penunjang utama suatu proses atau usaha pendidikan agar tujuan pendidikan tercapai. Sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat/media dalam mencapai maksud atau tujuan. Pembangunan maupun pengembangan prasarana dan sarana akademik ini
mengacu pada master plan kampus IAIN Manado, sehingga misi, tujuan dan
suasana akademik yang diharapkan dapat tercapai. Demikian pula kegiatan pengadaan, pengoperasian, perawatan dan perbaikan alat sangat diperlukan agar peralatan dapat dioperasikan dengan baik. Prasarana akademik dapat dibagi dalam 2 (dua) kelompok yaitu:
1. Prasarana bangunan yang mencakup lahan dan bangunan gedung baik
untuk keperluan ruang kuliah, ruang kantor, ruang dosen, ruang seminar, ruang rapat, ruang laboratorium, ruang perpustakaan, ruang komputer, fasilitas umum dan kesejahteraan, seperti pusat pelayanan mahasiswa, prasarana olahraga dan seni serta asrama mahasiswa.
2. Prasarana umum berupa air, sanitasi, drainase, listrik, jaringan
telekomunikasi, transportasi, parkir, dan taman.
Sarana akademik mencakup perabotan dan peralatan yang diperlukan sebagai kelengkapan setiap gedung/ ruangan dalam menjalankan fungsinya untuk meningkatkan mutu dan relevansi hasil produk dan layanannya. Berdasarkan jenisnya sarana dibagi dalam 2 (dua) kelompok yaitu :
1. Sarana pembelajaran, mencakup
a. Sarana untuk melaksanakan proses pembelajaran sebagai kelengkapan di ruang kelas, misal papan tulis, LCD, alat peraga, bahan habis pakai dan lain-lain
b. Peralatan laboratorium, sesuai jenis laboratorium masing-masing
program studi