Penggunaan Fermentasi Ekstrak Paitan (Tithonia Diversifolia L.) Dan Kotoran Kelinci Cair Sebagai Sumber Hara Pada Budidaya Sawi (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik Rakit Apung
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil pertumbuhan jumlah daun selada, pada tanaman yang diberi perlakuan pupuk cair kotoran kelinci 500 ml pertumbuhannya cenderung lebih baik
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bahan organik yang berupa kombinasi kompos kotoran sapi 75% + paitan 25%, dan perlakuan pupuk
KESIMPULAN Perlakuan penggunaan pupuk cair kotoran sapi dan pupuk cair paitan berpengaruh terhadap variabel pengamatan non destruktif yang meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun
Berdasarkan hasil pertumbuhan jumlah daun selada, pada tanaman yang diberi perlakuan pupuk cair kotoran kelinci 500 ml pertumbuhannya cenderung lebih baik
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bahan organik yang berupa kombinasi kompos kotoran sapi 75% + paitan 25%, dan perlakuan pupuk
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bahan organik yang berupa kombinasi kompos kotoran sapi 75% + paitan 25%, dan perlakuan pupuk
Pemilihan penggunaan kompos kotoran sapi dan paitan dalam usaha mencari alternatif penyedia unsur hara makro yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman cabai keriting
Pemilihan penggunaan kompos kotoran sapi dan paitan dalam usaha mencari alternatif penyedia unsur hara makro yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman cabai keriting