• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Fermentasi Ekstrak Paitan (Tithonia Diversifolia L.) Dan Kotoran Kelinci Cair Sebagai Sumber Hara Pada Budidaya Sawi (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik Rakit Apung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penggunaan Fermentasi Ekstrak Paitan (Tithonia Diversifolia L.) Dan Kotoran Kelinci Cair Sebagai Sumber Hara Pada Budidaya Sawi (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik Rakit Apung"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2 Rata-rata Jumlah Daun
Tabel  4  Rata-rata  Bobot  Segar  Total  Tanaman,  Bobot  Segar  Konsumsi  Tanaman  dan  Bobot  Kering Total Tanaman

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pertumbuhan jumlah daun selada, pada tanaman yang diberi perlakuan pupuk cair kotoran kelinci 500 ml pertumbuhannya cenderung lebih baik

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bahan organik yang berupa kombinasi kompos kotoran sapi 75% + paitan 25%, dan perlakuan pupuk

KESIMPULAN Perlakuan penggunaan pupuk cair kotoran sapi dan pupuk cair paitan berpengaruh terhadap variabel pengamatan non destruktif yang meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun

Berdasarkan hasil pertumbuhan jumlah daun selada, pada tanaman yang diberi perlakuan pupuk cair kotoran kelinci 500 ml pertumbuhannya cenderung lebih baik

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bahan organik yang berupa kombinasi kompos kotoran sapi 75% + paitan 25%, dan perlakuan pupuk

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian bahan organik yang berupa kombinasi kompos kotoran sapi 75% + paitan 25%, dan perlakuan pupuk

Pemilihan penggunaan kompos kotoran sapi dan paitan dalam usaha mencari alternatif penyedia unsur hara makro yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman cabai keriting

Pemilihan penggunaan kompos kotoran sapi dan paitan dalam usaha mencari alternatif penyedia unsur hara makro yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman cabai keriting