• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pemberian Aditif Cair Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Kecernaan Proein, Energi Metabolis Dan Produksi Telur Burung Puyuh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Pemberian Aditif Cair Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Kecernaan Proein, Energi Metabolis Dan Produksi Telur Burung Puyuh"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  3.Rerata  konsumsi  ransum,  kecernaan  protein  kasar, energi  metabolis  dan  produksi  telur yang mendapat perlakuan aditif cair buah naga merah (Hylocereus polyrhizus)

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah pemberian seduhan kulit buah naga merah selama empat minggu dengan dosis 200mg/ml, 400 mg/ml dan 800 mg/ml dapat

Hipotesis penelitian ini adalah terjadi peningkatan kualitas fisik telur burung puyuh yang dilihat dari indeks putih telur, indeks kuning telur, indeks Haugh, warna kuning

(2006) menyatakan bahwa yolk index dipengaruhi oleh kandungan protein dalam ransum yang diberikan, jika antar perlakuan diberikan ransum dengan kandungan protein

H1 = minimal ada satu τi ≠ 0 untuk i = 1,2,3 (minimal ada satu pengaruh pemberian jus buah naga pada ransum terhadap kualitas fisik telur burung puyuh. Data

Kebutuhan kalsium dan fosfor untuk proses metabolisme dan proses pembentukan telur pada unggas dapat dipenuhi dari kalsium dan fosfor yang tersedia dalam ransum

Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 200 ekor burung puyuh betina umur 7 hari dengan bobot badan rata-rata 13,61 ± 0,49 gram yang diperoleh dari Salma poultry shop

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah pemberian seduhan kulit buah naga merah selama empat minggu dengan dosis 200mg/ml, 400 mg/ml dan 800 mg/ml dapat

Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak kulit buah naga putih dosis 7,5 mg/ml; 15 mg/ml; dan 30 mg/ml satu kali sehari selama 21 hari secara oral