• Tidak ada hasil yang ditemukan

BA. Gagal Lelang Embung Desa Oekiu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BA. Gagal Lelang Embung Desa Oekiu"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

BAGIAN LAYANAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

KELOMPOK KERJA

BELAS bertempat di Sekretariat Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kelompok Kerja Pembangunan Embung Desa Oekiu TA.2016 pada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun Anggaran 2016 telah melakukan setiap tahapan sesuai sistem yang berjalan diaplikasi SPSE www.lpse.ttskab.go.id dan telah menutup lelang dan membuat Berita Acara Lelang Gagal untuk pekerjaan :

Kode :

1518507

Nama paket Pekerjaan : Pembangunan Embung Desa Oekiu Nilai Total HPS : Rp.

392.681.000

,-

Metode Kualifikasi : Pascakualifikasi Metode Evaluasi : Sistem Gugur

Adapun Pertimbangan untuk Berita Acara Lelang Gagal ini adalah :

1. Evaluasi Penawaran dilakukan pada Penawaran dari Calon Penyedia Barang/Jasa yang mengupload penawaran dimaksud. Adapun Jumlah Penyedia Barang/Jasa yang mengupload penawaran sejumlah 4 (empat) Calon Penyedia Barang/Jasa;

2. Berdasarkan Tata cara Evaluasi yang ditetapkan dalam Dokumen serta setelah dilakukannya Evaluasi terhadap penawaran yang ada maka dinyatakan tidak ada Calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi atau lulus dari Evaluasi yang dilakukan oleh Pokja ULP dengan keterangan sebagai berikut :

a. Untuk Evaluasi Administrasi :

CV. Bersinar dinyatakan memenuhi syarat.

CV. Rolin Megah tidak memenuhi syarat administrasi (Penerima Kuasa Tidak Masuk Dalam Pengurus Perusahaan Atau Karyawan Tetap Perusahaan Sesuai Yang Ditetapkan Dalam Dokumen Pengadaan)

CV. Camila 88 dinyatakan memenuhi syarat

CV. Michael Putra Sejati tidak memenuhi syarat administrasi (Tidak Mengupload Akta Kuasa Sesuai Yang Dipersyaratkan Dalam Dokumen Pengadaan)

b. Untuk Evaluasi Teknis :

CV. Bersinar tidak memenuhi syarat teknis karena Ijazah Kepala Proyek yang diupload Tidak Sesuai Yang Dipersyaratkan Dalam Dokumen (Ijazah Yang Diupload S1 Teknik Planologi yang diminta S1 Teknik Sipil/Pengairan).

CV. Camila 88 memenuhi syarat teknis. c. Untuk Evaluasi Harga :

CV. Camila 88 tidak memenuhi syarat (Upah Tenaga Kerja Dibawah UMP Provinsi NTT Tahun 2016 (Upah Tenaga Kerja (Pekerja) Yang Ditawar Rp.50.000/Hari, UMP Provinsi NTT Tahun 2016 Rp.57.000/Hari).

(2)

4. Memperhatikan Jadwal Pengadaan Barang/Jasa serta Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang dimaksud sesuai KAK maka dengan ini POKJA ULP tetap melakukan LELANG ULANG

Paket Pekerjaan dimaksud sesuai aturan yang berlaku.

5. Merujuk point 1, 2 dan 3 diatas maka Pokja ULP tetap memberikan Summary Lelang sebagai bagian yang tak terpisahkan dari keseluruhan tahapan dan administrasi lelang.

Demikian Berita Acara ini dibuat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

BAGIAN LAYANAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

KAB.TTS,

ttd

Kelompok Kerja

Referensi

Dokumen terkait

evaluasi terdapat 4 (empat) calon penyedia Jasa Konsultansi yang memasukan dokumen penawaran. Berdasarkan Perpres No.4 Tahun 2015 dan Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi

evaluasi panitia terhadap dokumen penawaran dari calon penyedia jasa,. panitia berkesimpulan bahwa calon penyedia jasa tidak ada

Pokja Pengadaan Barang telah melakukan Pembukaan Dokumen Penawaran dan evaluasi penawaran terhadap 5 (lima) Penyedia yang memasukan Dokumen penawaran

Dari hasil evaluasi teknis dinyatakan bahwa spesifikasi barang dan identitas yang ditawarkan dalam dokumen penawaran calon penyedia tidak sesuai dengan yang

Tidak ada calon penyedia yang mendaftar dan tidak ada calon penyedia yang memasukkan dokumen penawaran pada paket pengadaan makan jaga kawal Polres Prabumulih TA.

2016, telah melaksanakan evaluasi dokumen penawaran terhadap calon penyedia melalui website Lpse Polda Sumsel (www.lpse.sumsel.polri.go.id)1. Calon Penyedia yang

2017 hanya ada 1 (satu) calon penyedia yang mendaftar tetapi tidak memasukan dokumen penawaran maka lelang dinyatakan gagal. Demikian Berita Acara ini dibuat dengan

Pelelangan dinyatakan gagal dikarenakan setelah dilakukan evaluasi penawaran tidak ada penyedia yang lulus (gugur evaluasi administrasi), sehingga pelelangan