Periode Januari-April 2018, Penjualan Mobil Masih Ngebut.
Graha Layar Prima (BLTZ) Targetkan Pendapatan Tumbuh 25%.
Fokus Ke Bisnis Utama, UNVR Jual Aset Spread Hingga Rp 3 T.
Bank BRI Siap Terbitkan Obligasi Subordinasi Rp500 Miliar.
DAILY RESEARCH
Statistics Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
I
HSG pada perdagangan kemarin bergerak volatile dalam rentang lebar, sempat terkoreksi 78 poin di penutupan sesi pertama, namun di akhir sesi dua berhasil berbalik arah tutup menguat tipis 3,348 poin (0,06%) d 5841,464. Sejumlah sa‐ ham unggulan yang terkoreksi tajam pada sesi pagi menyusul terjadinya kembali serangan teroris di Mapolda Riau, berhasil rebound pada sesi sore. Penguatan IHSG turut ditopang aksi beli atas saham tambang ba‐ tubara menyusul penguatan harga komoditas batubara yang sudah mencapai USD104/MT. Penguatan IHSG kemarin masih dibayangi pele‐ mahan rupiah atas dolar AS di Rp14097. Pasar juga masih terusdilanda aksi jual pemodal asing. Kemarin penjualan bersih asing di Pasar Reguler mencapai Rp487 miliar. Sentimen negatif pasar dari eksternal digerakkan kekha‐ watiran kenaikan yield obligasi AS hingga 3,09% dan Korut melakukan pembata‐ lan pertemuan lanjutan dengan Korsel secara mendadak yang memicu kekha‐ watiran meningkatnya kembali ketegangan di kawasan tersebut.
Sementara Wall Street tadi malam kembali bergerak di teritori positif terutama ditopang saham‐saham sektor ritel. Pasar optimis perekonomian AS bergerak dalam tren pertumbuhan kuat. Indeks saham DJIA dan S&P tadi malam masing‐masing menguat 0,25% dan 0,41% di 24768,93 dan 2722,46. Indeks Nasdaq menguat 0,63% di 7398,29. Yield obligasi AS tenor 10 yr mencapai 3,1%. Harga minyak mentah di AS tadi malam menguat 0,32% di USD71,54/barel. Pro‐ duksi industri AS April lalu naik 0,7% (mom) di atas perkiraan 0,6% dan menya‐ makan angka bulan sebelumnya 0,7%. Data ini menunjukkan aktivitas industri di negara adidaya tersebut terus tumbuh solid.
Melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan berpeluang
rebound dengan dukungan redahnya kekhawatiran resiko keamanan dalam
negeri, kondusifnya pasar saham global dan kawasan, dan pergerakan positif harga komoditas energi seperti minyak mentah dan batubara. Tantangan per‐ gerakan IHSG adalah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang cenderung melemah. Hari ini pasar juga mengantisipasi hasil pertemuan DGBI dimana diharapkan BI menaikkan tingkat bunga acuannya 25 bp menjadi 4,5%. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5800 hingga resisten di 5910
cenderung menguat. S1 5800 S2 5760 R1 5870 R2 5910 Index Last Chg % DJIA 24768.93 62.52 0.25 S&P 500 2722.46 11.01 0.41 FTSE 100 7734.20 11.24 0.15 CAC 40 5567.54 14.38 0.26 DAX 12996.33 26.29 0.20 NIKKEI 225 22717.23 (100.79) (0.44) HANGSENG 31110.20 (41.83) (0.13) STI 3533.05 (7.18) (0.20) SHENZHEN 1832.06 (7.82) (0.43) SHANGHAI 3169.57 (22.55) (0.71) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 71.54 0.54 0.76 CPO (RM/M.T) 2415.00 (22.00) (0.90) Gold (USD/T.oz) 1290.10 0.00 0.00 Nikel (USD/MT) 14447.00 (20.00) (0.14) Timah (USD/MT) 20757.00 (105.00) (0.50) Coal (USD/MT) 104.60 0.35 0.34 Exchange Rates Chg % USD/IDR 14097.00 87.00 0.62 EUR/USD 1.181 (0.00) (0.08) USD/JPY 110.30 (0.01) (0.01) SGD/IDR 10503.86 89.83 0.86 AUD/IDR 10549.12 85.05 0.81 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 24.53 3458 0.75 3.15
Top Gainers IDR % Chg
FREN 98 18.07% 15 INDR 3,760 17.13% 550 PRIM 870 16.00% 120 HELI 140 12.90% 16 SRSN 69 9.52% 6
Top Losers IDR % Chg
CSIS 1,580 24.76% 520
HEAL 3,170 14.32% 530
CASA‐W 252 13.10% 38
ASJT 344 11.34% 44
ETWA 95 11.21% 12
Top Value IDR % (miliar)
BBRI 3,070 0.00% 901.34 TLKM 3,480 3.26% 697.37 BMRI 6,850 0.00% 575.82 BBCA 22,375 0.79% 386.30 INKP 14,350 1.06% 363.29
Top Volume IDR % (juta)
BUMI 266 4.72% 527.385 MYRX 131 2.24% 338.206 IIKP 180 2.17% 328.328 RIMO 134 1.47% 318.068 BBRI 3,070 0.00% 298.925 IHSG 5,841.46 Change 3.34 Change (%) 0.06 Change (%/ytd) (8.09)
Total Value (IDR triliun) 10.520 Total Volume (miliar saham) 10.240 Net Foreign Buy (IDR miliar) (709.404)
Periode Januari‐April 2018, Penjualan Mobil Masih Ngebut. Penjualan mobil nasional masih ngebut. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pabrikan ke diler (wholesales) pada bulan April sebanyak 102.256 unit atau naik 0,4% dibanding bulan sebelumnya sebanyak 101.813 unit. April merupakan bulan penjualan tertinggi di tahun ini. Adapun penjualan selama empat bulan terakhir sebanyak 394.421 unit atau naik 5,6% dari periode sama tahun lalu sebanyak 373.348 unit. Menariknya posisi pemimpin pangsa pasar Toyota mulai terusik. Tercatat penjualan Toyota mencapai 113.854 unit atau turun dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 140.508 unit. Pangsa pasar pada April tahun lalu sebanyak 37,6% turun menjadi 28,9% pada April tahun ini. Posisi Toyota dibayangi oleh Mitsubishi yang menjadi nomer dua. Sampai April penjualan Mitsubishi mencapai 73.179 unit atau naik dari periode sama tahun lalu sebanyak 33.958 unit. Sehingga saat ini pangsa pasar Mitsubishi menjadi sebesar 18,6% atau melonjak ketimbang periode sama tahun lalu sebesar 9,1%. Alhasil pemain asal Jepang lain yang biasa bercokol di posisi kedua yakni Honda dan Daihatsu masih harus turun tahta. (Kontan, 16/5/18)
KINERJA 2018 : Graha Layar Prima (BLTZ) Targetkan Pendapatan Tumbuh 25%. PT Graha Layar Prima Tbk. menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 25% sepanjang tahun ini, didorong oleh ekspansi bioskop di sejumlah kota dan pengembangan fasilitas pada lokasi bioskop perseroan. Tahun ini perseroan akan menganggaran belanja modal sebesar Rp500 miliar yang akan digunakan untuk penambahan dan renovasi bioskop. Pada tahun ini perseroan juga merencanakan ekspansi total 16 bioskop dan tidak hanya kan second tier city, tetapi juga ke third tier city. Tahun lalu BLTZ membukukan laba bersih untuk pertama kalinya setelah menderita rugi selama 2015—2016. Pada 2017, perseroan mencetak laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp12,44 miliar. Pada 2017, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp849,24 miliar, meningkat 47,3% dibandingkan tahun 2016 yang sebesar Rp576,56 miliar. (Bisnis Indonesia, 16/5/18)
KINERJA KUARTAL I/2018: Kerugian BLTA Membengkak. Emiten pelayaran kargo PT Berlian Laju Tanker Tbk. membukukan kerugian yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebesar US$2,45 juta selama kuartal I/2018, membengkak 66,7% dibandingkan kerugian yang diderita perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Emiten pengangkut bahan kimia tersebut membukukan pendapatan operasional bersih sebesar US$5,24 juta, meningkat 10,1% dibandingkan kuartal I/2017. Perseroan telah melakukan konversi utang menjadi saham melalui tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non HMETD) atau private placement. Restrukturisasi utang BLTA yakni utang tanpa jaminan dikonversi menjadi saham baru seri A, sebanyak 11,93 miliar saham dengan nilai nominal Rp62,5 per saham. Konversi utang menjadi saham baru itu sesuai dengan hasil rapat kreditur pada 14 Agustus 2015. (Bisnis Indonesia, 16/5/18)
Penuhi Aturan Free Float, CGV Cinemas Stock Split Saham 1:2. PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) sebagai pengelola CGV Cinemas memutuskan untuk memecah nilai saham atau stock split dengan rasio 1:2. Hal ini merupakan upaya perusahaan dalam memenuhi syarat saham publik (free float). Stock split tersebut, berlaku untuk tiga kelas saham yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian, nilai satu lembar saham Kelas A berubah dari Rp 20.000 menjadi Rp 10.000, kelas B dari Rp 3.437 menjadi Rp 1.719, dan kelas C dari Rp 100 menjadi Rp 500. (CNBC Indonesia, 16/5/18)
Fokus Ke Bisnis Utama, UNVR Jual Aset Spread Hingga Rp 3 T. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berencana untuk menjual aset berwujud dan tak berwujud dari kategori spreads (aset yang tidak memberikan return maksimal pada perusahaan) yang masuk dalam bisnis baking dan cooking perseroan dengan nilai hampir menyentuh Rp 3 triliun. Menurut informasi keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), aset tak berwujud kategori spreads akan dijual senilai 164 juta euro atau setara Rp 2,65 triliun. Sedangkan aset berwujud yang akan dijual senilai Rp 195,47 miliar, yang terdiri dari penjualan aset produksi dan perlengkapan sebesar Rp 152,64 miliar dan penjualan persediaan dan barang dagang sebesar Rp 42,83 miliar. Alasan utama penjualan aset berwujud dan tak berwujud dari segmen spread dikarenakan perseroan ingin memfokuskan untuk pertumbuhan bisnis utamanya yaitu di segmen home dan personal care. Perseroan akan menjual seluruh aset dari segmen spread tersebut kepada Sigma Bidco B.V dimana perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perusahaan tersebut. (CNBC Indonesia, 16/5/18)
Bank BRI Siap Terbitkan Obligasi Subordinasi Rp500 Miliar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. akan kembali menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar dengan tenor 5 tahun untuk memperkuat permodalan dan peningkatan aset produktif. Obligasi ini diterbitkan dengan nama Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018 senilai Rp500 miliar. Obligasi ini hanya diterbikan satu seri dengan tenor 5 tahun dan indikasi tingkat bunga 7,50% hingga 8,00% per tahun. Masa penawaran awal atau bookbuilding berlangsung pada 11‐24 Mei 2018. Obligasi ini memperoleh peringkat idAA dari Pefindo dan diterbitkan dengan tanpa jaminan khusus atau clean basis. Setelah masa bookbuilding berakhir, masa penawaran umum akan digelar pada 8‐21 Juni 2018, dilanjutkan penjatahan pada 22 Juni 2018, pembayaran dari investor 25 Juni 2018, distribusi obligasi 26 Juni 2018, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 27 Juni 2018. (Bisnis Indonesia, 16/5/18)
Stock Picks
ADRO 1740‐1860. Harga saham emiten batubara saat ini cenderung positif diuntungkan dengan tren harga batubara yang kembali bergerak bullish. Saat ini harga batubara dunia mencapai USD104/MT (15/5). Hal ini membuat pergerakan harga saham emiten batubara saat ini cenderung defensif di tengah gejolak pasar. Saham Adaro Energy Tbk (ADRO) kemarin berhasil rebound tutup di Rp1800, menguat hampir 4% seiring redahnya resiko pasar dan harga batubara yang menguat. Saat ini level support bergeser ke Rp1740 dari sebelumnya di Rp1670 dan peluang penguatan lanjutan akan menguji resisten di Rp1860. Tahun ini harga tertinggi pernah mencapai Rp2650 (29/1) ketika pasar bullish. Tahun lalu harganya tutup di Rp1860. Saat ini harga sahamnya murah dengan prospek harga batubara dunia yang masih tinggi. Tren pelemahan rupiah terhadap dolar AS saat ini juga menguntungkan perusahaan tambang karena pendapatan dalam dolar AS dan biaya dalam rupiah. Namun kinerja perseroan di 1Q18 masih menghadapi penurunan volume produksi karena cuaca, kenaikan harga energi dan rasio nisbah kupas. Hal ini meningkatkan biaya produksi dan operasional se‐ hingga menekan laba. Penjualan bersih perseroan di 1Q18 tumbuh 5,15% mencapai Rp763,96 miliar dibandingkan 1Q17 sebesar Rp726,55 miliar. Kenaikan tipis ini terutama dikarenakan harga jual rata‐rata batubara (ASP) naik 14% (yoy), namun volume penjualan turun 9%. Total produksi batubara perseroan di 1Q18 mencapai 10,95 MT turun 8% (yoy). Pencapaian penjualan bersih di 1Q18 baru mencerminkan 20% dari target tahun ini sebesar USD3,81 miliar atau tumbuh 17% dari tahun lalu USD3,26 miliar. Tahun ini perseroan menargetkan volume produksi batubara di kisaran 54‐ 56 juta ton relatif stabil dibandingkan 2016 lalu, yang mencapai 54,1 juta ton. Beban pokok pendapatan di 1Q18 naik 6% (yoy) menjadi USD538 juta, terutama disebabkan kenaikan biaya penambangan akibat kenaikan nisbah kupas, ke‐ naikan harga BBM, serta kenaikan pembayaran royalti kepada Pemerintah RI. Nisbah kupas di 1Q18 naik menjadi 4,94x dari 4,62x di 1Q17 atau naik 7%. Tahun ini perseroan menargetkan nisbah kupas di 4,9x. EBITDA operasional 1Q18 tu‐ run 1% mencapai USD273 juta. Namun marjin EBITDA berhasil dipertahankan di 36%. Laba bersih 1Q18 turun 23,37% (yoy) mencapai USD74,43 juta dari USD97,13 juta di 1Q17. Marjin bersih 1Q18 tertekan menjadi 9,74% dari 13,37%. Pencapaian laba bersih 1Q18 baru mencerminkan 11,4% dari target laba bersih tahun ini yang ditargetkan mencapai USD650,51 juta atau naik 34,6% dari 2017 lalu sebesar USD483,29 juta. Melihat pencapaian laba 1Q18 tersebut kami merevisi turun target laba bersih tahun ini menjadi USD571,84 juta atau naik 18,32% dari tahun sebelumnya USD483,29 juta. Marjin bersih menjadi 15%. EPS 2018 diproyeksikan turun menjadi USD0,0179 dari sebelumnya USD0,0203. Den‐ gan kurs 1USD=Rp13800 maka EPS dalam rupiah setara Rp247. Harga sahamnya kemarin di Rp1690 ditransaksikan den‐ gan PE 6,8x (E/18). Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal USD750 juta‐USD900 juta. Sedangkan EBITDA operasional ditargetkan tahun ini sekitar USD1,3 miliar‐USD1,5 miliar. Kami menargetkan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 11x (E/18) atau mencapai Rp2700 dalam kondisi pasar bullish dan tren bullish harga komodi‐ tasnya. Dari harga saat ini ada ruang penguatan 50%. Maintain Buy, SL 1730
BUMI 254‐278. Di tengah memburuknya kondisi pasar, saham emiten batubara relatif lebih defensif. Hal ini dipicu harga komoditas batubara yang bergerak bullish yang saat ini berada di USD104/MT (15/5). Saham batubara, Bumi Re‐ sources Tbk (BUMI) merupakan salah satu emiten batubara yang harganya kemarin berhasil melanjutkan rebound ter‐ batas tutup di Rp266. Akhir pekan lalu harganya tertekan di Rp248. April lalu harga terendahnya di Rp232 (27/4). Tahun ini harga tertingginya di Rp356 (26/1). Akhir tahun lalu harga sahamnya di Rp270. Pergerakan harganya mengindikasi‐ kan sinyal bullish reversal dengan target resisten terdekat di Rp278. Support saat ini d Rp254. Penjualan batubara perseroan di 1Q18 tumbuh 2914% mencapai USD310,47 juta dari periode yang sama tahun 2017 yang hanya USD10,30 juta. Ini dikarenakan perbedaan pencatatan, dimana di 1Q17 hanya dicatatkan pendapatan dari jasa. Sedangkan di 1Q18 dicatatkan penjualan batubara dan jasa. Sedangkan laba bersih 1Q18 mencapai USD90,16 juta naik 2,4% diband‐ ingkan periode yang sama di 2017 sebesar USD88,05 juta. Tahun lalu pencapaian laba bersih perseroan USD373,25 juta naik 451% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar USD67,69 juta. Pencapaian laba bersih 2017 lalu di atas perkiraan kami sebelumnya sebesar USD351,77 juta. Dari sisi profitabilitas, kinerja BUMI di 1Q18 lebih baik ketimbang perusa‐ haan sejenis seperti Adaro Energy Tbk (ADRO). Ini tercermin dari marjin kotor dan usaha masing‐masing mencapai 35% dan 26% ketimbang marjin kotor dan usaha ADRO masing‐masing 29,6% dan 22%. Sedangkan marjin bersih BUMI di 1Q18 mencapai 29% lebih tinggi ketimbang ADRO yang hanya 9,7%. Sebelumnya perseroan tahun ini menargetkan pen‐ dapatan bersih USD5,5 miliar. Tahun ini perseroan menargetkan volume produksi batubara naik 10% dari tahun lalu sekitar 87 juta ton. Sedangkan harga jual batubara tahun ini diharapkan meningkat dari tahun lalu berkisar di USD55,9/ ton. Dengan asumsi volume penjualan batubara tahun ni mencapai 91 juta ton dan harga jual rata‐rata naik 10% dari tahun lalu atau mencapai USD61,5/MT maka penjualan tahun ini diperkirakan mencapai USD5,5 miliar. Sedangkan laba bersih berpeluang mencapai USD1,12 miliar dengan marjin bersih 20%. EPS 2018 diproyeksikan USD0,0171 atau setara dengan Rp237 dengan kurs 1USD=Rp13850. Harga sahamnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 5x (E/18) atau mencapai Rp1185. Maintain Buy, SL 248
Stock Picks MNCN 1230‐1330. Harga saham emiten Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) kemarin masih bergerak melemah dalam tren konsolidasi di area downtrend. Namun harga sahamnya berhasil tutup stagnan di Rp1275 di akhir sesi seiring mem‐ baiknya sentimen pasar. Saat ini support kuat di kisaran Rp1230 hingga Rp1250 dan peluang rebound akan menguji re‐ sisten di Rp1330. Pasar masih menanti rilis laba 1Q18 dan rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2017 yang bisa mencapai 40% laba bersih. Harga sahamnya saat ini sudah relatif murah. Tahun ini harga tertingginya sempat mencapai Rp1650 (14/2). Akhir 2017 lalu harganya tutup di Rp1285. Menjelang bulan puasa dan lebaran bulan depan, sektor me‐ dia diuntungkan dengan meningkatnya belanja iklan terutama produk konsumsi. Pendapatan perseroan 2017 lalu men‐ capai Rp7,05 triliun tumbuh tipis 4,79% dari tahun sebelumnya Rp6,73 triliun. Laba bersih 2017 lalu mencapai Rp1,45 triliun tumbuh 6,8% dari 2016 sebesar Rp1,37 triliun. EPS 2017 Rp101,57. Tahun 2016 lalu laba bersih masih tumbuh 15,43% meskipun pendapatan usaha hanya tumbuh 0,5%. Marjin bersih mencapai 20,33%. Namun tahun ini kami perkirakan pendapatan usaha berpeluang tumbuh 8% mencapai Rp7,85 triliun dengan laba bersih Rp1,80 triliun atau tumbuh 20,4%. Marjin bersih diperkirakan naik mencapai 23%. EPS 2018 diproyeksikan mencapai Rp144,88. Harga sa‐ hamnya tahun ini berpeluang ditransaksikan dengan rata‐rata PE 15x atau mencapai Rp2170. Perseroan berpeluang membagikan dividen tunai tahun buku 2017 sebesar 40% laba bersih merujuk tahun sebelumnya. Ini mencerminkan dividen sekitar Rp40,8/saham. Dari harga saat ini di Rp1275, pemodal berpeluang meraih dividen yield 3,2%. Maintain Buy, SL 1220 Saham Pilihan TLKM 3400-3560 Buy, SL 3360 PGAS 1900-2000 Buy, SL 1850 HMSP 3650-3800 Buy, SL 3590 ICBP 8100-8600 Buy, SL 7900 BBRI 3000-3200 Buy, SL 2970 WIKA 1420-1530 Buy, SL 1380 ADHI 1850-1925 Buy, SL 1800
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE IHSG 5841.46 5875.75 5910.05 5772.87 5704.29 PERKEBUNAN AALI 11900 12,150.00 12,400.00 11,700.00 11,500.00 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 180 184.67 189.33 175.67 171.33 LSIP 1115 1,130.00 1,145.00 1,095.00 1,075.00 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2330 2,346.67 2,363.33 2,306.67 2,283.33 SIMP 525 528.33 531.67 518.33 511.67 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 266 269.33 272.67 261.33 256.67
PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1800 1,845.00 1,890.00 1,710.00 1,620.00 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 33.33 16.67 33.33 16.67 BRAU 5175 3,450.00 1,725.00 3,450.00 1,725.00 BUMI 266 272.00 278.00 256.00 246.00 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2510 2,550.00 2,590.00 2,460.00 2,410.00 ITMG 27425 28,008.33 28,591.67 26,283.33 25,141.67 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 3500 3,556.67 3,613.33 3,446.67 3,393.33 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1870 1,911.67 1,953.33 1,811.67 1,753.33
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 66 67.00 68.00 65.00 64.00
ELSA 422 425.33 428.67 417.33 412.67 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 196 199.33 202.67 192.33 188.67
ESSA 244 246.67 249.33 240.67 237.33
MEDC 1195 1,205.00 1,215.00 1,185.00 1,175.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 810 821.67 833.33 801.67 793.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 3490 3,533.33 3,576.67 3,433.33 3,376.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 930 945.00 960.00 920.00 910.00 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 18500 18,991.67 19,483.33 17,916.67 17,333.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 725 768.33 811.67 698.33 671.67 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 8700 8,800.00 8,900.00 8,625.00 8,550.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07 LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 102 105.33 108.67 98.33 94.67 JPRS 155 157.33 159.67 151.33 147.67 KRAS 392 400.00 408.00 386.00 380.00 PAKAN TERNAK CPIN 3410 3,483.33 3,556.67 3,353.33 3,296.67 JPFA 1625 1,653.33 1,681.67 1,578.33 1,531.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 6900 7,000.00 7,100.00 6,725.00 6,550.00 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 825 841.67 858.33 806.67 788.33
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8300 8,475.00 8,650.00 8,050.00 7,800.00 INDF 6425 6,483.33 6,541.67 6,333.33 6,241.67 MYOR 2750 2,813.33 2,876.67 2,653.33 2,556.67 ROTI 1080 1,093.33 1,106.67 1,073.33 1,066.67 GGRM 69000 69,725.00 70,450.00 67,650.00 66,300.00 INAF 4190 4,333.33 4,476.67 4,113.33 4,036.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2100 2,120.00 2,140.00 2,090.00 2,080.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1340 1,378.33 1,416.67 1,313.33 1,286.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 199 204.00 209.00 196.00 193.00 ASRI 328 338.00 348.00 322.00 316.00 BKSL 158 162.00 166.00 152.00 146.00 BSDE 1645 1,676.67 1,708.33 1,606.67 1,568.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 555 581.67 608.33 521.67 488.33 CTRA 990 1,000.00 1,010.00 975.00 960.00 CTRP 990 1,000.00 1,010.00 975.00 960.00 CTRS 990 1,000.00 1,010.00 975.00 960.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 240 242.67 245.33 234.67 229.33 MDLN 308 313.33 318.67 301.33 294.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 1880 1,921.67 1,963.33 1,796.67 1,713.33 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 57 58.33 59.67 56.33 55.67 PTPP 2250 2,320.00 2,390.00 2,160.00 2,070.00 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 510 520.00 530.00 500.00 490.00 TOTL 635 646.67 658.33 626.67 618.33 WIKA 2050 2,116.67 2,183.33 2,006.67 1,963.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 1925 1,975.00 2,025.00 1,855.00 1,785.00 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1380 1,406.67 1,433.33 1,326.67 1,273.33 JSMR 4070 4,173.33 4,276.67 3,993.33 3,916.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 1810 1,866.67 1,923.33 1,731.67 1,653.33 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 3280 3,310.00 3,340.00 3,260.00 3,240.00 TLKM 3480 3,590.00 3,700.00 3,310.00 3,140.00 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 256 260.67 265.33 252.67 249.33 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 605 621.67 638.33 591.67 578.33 WINS 340 342.00 344.00 336.00 332.00 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 3880 3,933.33 3,986.67 3,783.33 3,686.67 BANK BBCA 22375 22,550.00 22,725.00 22,050.00 21,725.00 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 418 434.00 450.00 398.00 378.00 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 8000 8,216.67 8,433.33 7,691.67 7,383.33 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 3070 3,110.00 3,150.00 2,990.00 2,910.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2860 2,913.33 2,966.67 2,803.33 2,746.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 5700 5,816.67 5,933.33 5,591.67 5,483.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2060 2,080.00 2,100.00 2,040.00 2,020.00 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 6850 6,950.00 7,050.00 6,675.00 6,500.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 960 978.33 996.67 923.33 886.67 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 4530 4,666.67 4,803.33 4,446.67 4,363.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 456 458.67 461.33 454.67 453.33 UNTR 34775 35,316.67 35,858.33 34,316.67 33,858.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 8400 8,608.33 8,816.67 8,183.33 7,966.67 RALS 1340 1,375.00 1,410.00 1,310.00 1,280.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1275 1,291.67 1,308.33 1,251.67 1,228.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 69 70.67 72.33 67.67 66.33
EMITEN JUMLAH DIVI-DEN CUM DIVI-DEN PSR REG RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVI-DEN KETERANGAN SAME 1.7 17/5/18 22/5/18 7/6/18 Div Final 2017 HMSP 107.30 7/5/2018 11/5/2018 25/5/18 Div Final 2017 MTLA 8.8 18/5/18 23/5/18 8/6/18 Div Final 2017 PSSI 5 17/5/18 22/5/18 8/6/18 Div Final 2017 MAPI 40 15/5/18 18/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 BEST 10 17/5/18 22/5/18 6/6/18 DIV Final TB 2017 ELSA 5.08 21/5/18 24/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 ASJT 18.89 21/5/18 24/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 TLKM 167.659 7/5/18 11/5/18 31/5/18 DIV Final TB 2017 PJAA 52 21/5/18 24/5/18 8/6/18 Div Final TB 2017 ASSA 12 8/5/18 14/5/18 31/5/18 DIV Final TB 2017 ROTI 5.82 18/5/18 23/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 TGKA 160 8/5/18 14/5/18 30/5/18 DIV Final TB 2017 ANJT 12 21/5/18 24/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 MARK 15 8/5/18 14/5/18 31/5/18 DIV Final TB 2017 CARS 40 15/5/18 18/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 SMSM 10 8/5/18 14/5/18 25/5/18 Div Int TB 2018 AKRA 100 11/5/18 16/5/18 25/5/18 DIV Final TB 2017 PUDP 1 17/5/18 22/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 IGAR 4 17/5/18 22/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 ASRM 100.00 16/5/18 21/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 HRTA 6.00 11/5/18 16/5/18 6/6/18 DIV Final TB 2017 TOTL 50 14/5/18 17/5/18 7/6/18 Div Final 2017 NRCA 40 11/5/18 16/5/18 31/5/18 Div Final 2017 GEMS 94.76 11/5/18 16/5/18 22/5/18 Div Final 2017 WEHA 2.73 11/5/18 16/5/18 6/6/18 Div Final 2017 ISAT 73 17/5/18 22/5/18 8/6/18 Div Final 2017 JECC 200.00 14/5/18 17/5/18 7/6/18 DIV Final TB 2017 DVLA 70.00 15/5/18 18/5/18 6/6/18 DIV Final TB 2017 SCCO 350 16/5/18 21/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017 PRDA 64.340 15/5/18 18/5/18 7/6/18 DIV Final TB 2017 SMGR 135.83 8/5/18 14/5/18 30/5/18 DIV Final TB 2017
INCI Div Shm 12 :1 30/5/18 5/6/18 22/6/18 DIV saham TB 2017
PNSE 3.00 16/5/18 21/5/18 8/6/18 DIV Final TB 2017
PGLI 1.00 17/5/18 22/5/18 7/6/18 DIV Final TB 2017
MYOH USD0.00816 14/5/18 17/5/18 7/6/18 DIV Final TB 2017
TOWR 88 17/5/18 22/5/18 7/6/18 DIV Final TB 2017
SGRO 70.00 17/5/18 22/5/18 7/6/18 DIV Final TB 2017
LTLS 30.00 18/5/18 23/5/18 5/6/18 DIV Final TB 2017
HITS 3.00 17/5/18 22/5/18 5/6/18 DIV Final TB 2017
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.
KANTOR CABANG
Taman Palem Lestari :
Taman Palem Lestari Blok B 17 8 Jakarta Barat 11730 Phone : +62 21 5595 3775
Yogyakarta :
Jl. Tegalpanggung No. 20A D.I Yogyakarta 55212 Phone: +62 274 - 557 559
Makassar :
Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122
Jambi :
Kantor Perwakilan BEI Jambi Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan
11B Jambi 36129 Phone : +62 741 591 1819 GALERI INVESTASI Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta :
Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Yogyakarta Jl. Kusumanegara 121
Yogyakarta 55165 Phone : +62 274 557 455
Panin Bank Centre
4th Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1 Jakarta 10270, Indonesia Phone : +62 21 727 99888 Fax : +62 21 571 0895 Web : www.firstasiacapital.com E-mail : [email protected] Universitas Muhammadiyah Yogayakarta : Universitas Muhammadiyah Yogayakarta Jl. Lingkar Selatan Tamantirto, Bantul Yogyakarta 55183 Phone : +62 274 387656 Universitas Muhammadiyah Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta
Jawa Tengah 57161 Phone : +62 271 717417
Sampit :
Universitas Darwan Ali Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322
Phone : +62 531 33342
Banjarmasin :
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia
Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu Tangi
Banjarmasin 70124 Phone : +62 511 3265783
Bireun :
Institut Agama Islam Almuslim Aceh Jl. Banda Aceh – Medan,
Simpang Paya Lipah Matang Glumpangdua, Bireuen
Aceh 24261 Phone : +62 644 441989
Padang :
Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Lubuk Begalung, Kota Padang
Sumatera Barat 25145 Phone : +62 751 776666 Bengkulu : IAIN Bengkulu Jl. Raden Fatah Bengkulu 38211 Phone : +62 736 51276 Jambi IAIN Jambi :
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Thaha
Syaifuddin
Jl. Arif Rahman Hakim No. 01 Telanaipura
Jambi 36363 Phone : +62 741 584118