KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
NOMOR: KEP/ 324 / XI /2015
TENTANG
KATALOG
PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
BADIKLAT KEMHAN TA. 2016
DITETAPKAN DI JAKARTA PADA TANGGAL 30 NOVEMBER 2015
KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NOMOR: KEP/ 324 / XI /2015
TENTANG
KATALOG PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BADIKLAT KEMHAN TA. 2016
KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN,
Menimbang : Bahwa untuk menginformasikan Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016, perlu menetapkan Keputusan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan tentang Katalog Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016;
Mengingat : Keputusan Kabadiklat Kemhan Nomor: KEP/207/XII/2014 tanggal 17 Desember 2014 tentang Program Kerja dan Anggaran Badiklat Kemhan TA. 2015;
Memperhatikan : Hasil rapat pembahasan Rencana Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016;
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEMENTERIAN PERTAHANAN TENTANG KATALOG PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BADIKLAT KEMHAN TA. 2016.
KESATU : Katalog Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016 disusun sebagaimana dalam lampiran Keputusan ini. KEDUA : Katalog Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan
TA. 2016 yang dipergunakan sebagai panduan dalam pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan.
KETIGA : Hal-hal yang berhubungan dengan kebijakan memerlukan pengaturan lebih lanjut, akan diatur dengan Keputusan tersendiri. KEEMPAT : Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan sampai
dengan tanggal 31 Desember 2016.
KELIMA : Keputusan ini disampaikan kepada Kapusdiklat Badiklat Kemhan. KEENAM : Tembusan keputusan ini disampaikan kepada:
1. Sekjen Kemhan 2. Irjen Kemhan
3. Karopeg Setjen Kemhan.
Ditetapkan di Jakarta
DAFTAR ISI
Keputusan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan Nomor: KEP/ 324 / XI /2015 tanggal 30 November 2015 tentang Katalog Program Diklat Badiklat Kemhan TA. 2016.
Hal.
Daftar Isi ... i
BAB I PENDAHULUAN A. Umum ... 1
B. Maksud dan Tujuan ... 2
C. Ruang Lingkup dan Tata Urut ... 2
BAB II PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUSDIKLAT MANAJEMEN PERTAHANAN BADIKLAT KEMHAN TA. 2016 A. Umum ... 3
B. Program Diklat/Kursus Pusdiklat Manajemen Pertahanan Badiklat Kemhan ... 3
1. Kursus Kepemimpinan Manajemen Pertahanan (Suspimjemen Han) ……… ... 3
2. Diklat Kepemimpinan Tingkat III (Diklatpim Tk. III) ……….. 6
3. Diklat Kepemimpinan Tingkat IV (Diklatpim Tk. IV) ………. 9
a. 4. Kursus Manajemen Perencanaan dan Penganggaran Pertahanan (Susjemen Rengar Han) ………... 12
5. Kursus Manajemen Penatausahaan Barang Milik Negara Pertahanan (Susjemen PBMN Han) ………... 15
6. Kursus Manajemen Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Tingkat Muda (Susjemen Litbang Han Tk. Muda) ... 18
7. Kursus Manajemen Penanggulangan Bencana ... 21
8. Kursus Manajemen Pembangunan Karakter Bangsa ... 24
9. Kursus Dasar Manajemen Pertahanan (Susdasjemen Han) ... 27
10. Kursus Manajemen Administrasi Pelaksanaan Anggaran Pertahanan (Susjemen Minlakgar Han) ……… 31
11. Kursus Manajemen Pengadaan Pertahanan (Susjemen Pengadaan Han) ………... 34
12. Kursus Manajemen Rencana Strategi Pertahanan (Susjemen Renstra Han) ………... 38
13. Kursus Manajemen Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Tingkat Pertama (Susjemen Litbang Han Tk. Pertama) ... 41
14. Kursus Singkat Manajemen Pertahanan Negara (Suskatjemen
Hanneg) untuk Eksekutif ... 44
15. Kursus Singkat Mobile Manajemen Pertahanan Negara (Suskat MobileJemen Hanneg) ... 47
16. Pelatihan Manajemen SDM Hanneg ……….. 48
17. Pelatihan Manajemen Wasrik ………. 50
18. Training of Trainer(ToT) Penyusunan Kurikulum Diklat ………. 52
19. Pelatihan Manajemen Pengelolaan Asset BMN ……….. 53
20. Training of Trainer (ToT) Peningkatan Kompetensi Teknik Mengajar ……….…………... 55
21. Pelatihan Peningkatan Kompetensi Tenaga Pelatih Pembangunan Karakter Bangsa ……… 58
22. Training of Trainer (ToT) Teknik Evaluasi dan Peningkatan Mutu Diklat ………..……….……… 60
23. Pelatihan Manajemen/Pengelolaan Industri Pertahanan ……… 62
24. Pelatihan Pengeloaan Keuangan Hanneg ……… 64
25. Pelatihan Manajemen Penyelenggaraan Diskusi, Simposium, dan Seminar ……….. 66
26. Pelatihan Manajemen Pengamanan Instansi ……….. 67
27. Pelatihan Manajemen Tenaga Medis ……… 69
BAB III PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUSDIKLAT BAHASA BADIKLAT KEMHAN TA. 2016 A. Umum ... 72
B. Program Diklat/Kursus Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan ... 72
1. Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) ... 72
a. KIBI Tingkat Dasar/Elementary ....... 72
b. KIBI Tingkat Menengah/Intermediate ... 74
c. KIBI Tingkat Lanjutan/Advanced ... 76
d. KIBITOEFL... 77
e. KIBIExecutive... 79
f. KIBI PNS Kemhan ... 80
g. KIBI Alih Bahasa ... 82
h. KIBI Persiapan IELTS... 83
i. Kursus Dasar Instruktur Bahasa Inggris (DIBI) ... 84
j. KIBI Bagi Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB (English for Peacekeepers) ... 87
2. Kursus Intensif Bahasa Asing Non-Inggris (KIBA) ... 90
a. Kursus Intensif Bahasa Arab Tingkat Dasar/Ibtidaiyyah ... 90
b. Kursus Intensif Bahasa Jepang Tingkat Dasar/Shokyuu ... 92
c. Kursus Intensif Bahasa Mandarin Tingkat Dasar/Chü Ji ... 93
d. Kursus Intensif Bahasa Jerman Tingkat Dasar/Grundstufe .... 95
e. KursusIntensif Bahasa Prancis Tingkat Dasar/Viveau Debutant ……... ... 97
f. Kursus Intensif Bahasa Korea Tingkat Dasar (Qibon Kuanjung) ... 98
g. Kursus Intensif Bahasa Rusia Tingkat Dasar/Elementarne ... 100
h. Kursus Intensif Bahasa Arab Tingkat Menengah ……….. 101
3. Kursus Intensif Bahasa Indonesia (KIBINA) ... 103
a. Kursus Intensif Bahasa Indonesia Tingkat Dasar ... 103
b. Kursus Intensif Bahasa Indonesia Persiapan Suspan Sesko TNI ... 105
c. Kursus Persiapan Sekolah Staf Komando Matra (Suspan Sesko Matra) ... 106
d. Kursus Intensif Bahasa Indonesia Tingkat Menengah ... 107
e. Kursus Intensif Bahasa Indonesia Perwira Singapore Armed Force(SAF) ... 109
4. Workshop English for Strategic Communication Skills ……….. 110
BAB IV PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PUSDIKLAT TEKFUNGHAN BADIKLAT KEMHAN TA. 2016 A. Umum ... 112
B. Program Diklat ... 113
1. Diklat Prajabatan CPNS Gol. III ... 113
2. Diklat Fungsional ... 115
a. Diklat Fungsional Pembentukan Auditor Ahli ………... 115
b. Diklat Kewidyaiswaraan Berjenjang Tingkat Madya ..……….. 117
3. Diklat Teknis …… ... 119
a. Diklat Teknis Administrasi Jabatan Penyusun dan Jabatan Setingkat ... 119
b. Diklat Teknis Administrasi Jabatan Pengolah dan Jabatan Setingkat ………... 121
c. Diklat Teknis Administrasi Jabatan Pengadministrasi dan
Jabatan Setingkat ……….. 123
d. Diklat Teknis Administrasi Umum Tingkat III ………. 125
e. Diklat Teknis Administrasi Umum Tingkat II ……….. 127
f. Diklat Teknis Alih Golongan dari Golongan II ke Golongan III bagi PNS ……….. 129
g. Diklat Teknis Administrasi Jabatan Operator Komputer dan Jabatan Agendaris/Jabatan Setingkat ……… 131
h. Diklat Teknis Keahlian Khusus KeamananCyber……… 133
i. Diklat Teknis Teknisi Komputer ………... 135
j. Diklat Teknis Programmer Komputer ………. 136
k. Diklat Teknis Web Programming Komputer ……….. 137
l. Diklat Teknis Keamanan Jaringan Komputer ……… 141
m. Diklat Teknis Substansi Audit Kinerja ………. 143
n. Diklat Teknis Substansi Audit Investigatif ……….. 145
o. Diklat Teknis Substansi Audit Pengadaan Barang dan Jasa ……. 146
p. Diklat Teknis Pengelolaan Keuangan Negara ……….. 148
q. Diklat Teknis Substantif Spesialisasi (DTSS) Bendaharawan Pengeluaran ……… 150
r. Diklat Teknis Substantif Spesialisasi (DTSS) Aplikasi SIMAN Tingkat Dasar ………. 152
s. Diklat Teknis Angka Kredit dan Karya Tulis Ilmiah Jabatan Fungsional Kesehatan ……….. 153
t. Diklat Teknis Tim Penilai Jabatan Fungsional Kesehatan ……….. 155
u. Diklat Teknis Penilaian Kinerja dan Penggajian ASN ……….. 157
3. Workshop …... 159
a. WorkshopPeta Situsai Progja TA. 2016 …... 159
b. Workshop Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA) ... 160
c. WorkshopSishanneg Eselon II Kemhan ……... 160
d. WorkshopSishanneg Eselon III Kemhan ... 161
e. WorkshopSishanneg Eselon IV Kemhan ... 163
C. Lain-lain ... 164
PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BADIKLAT KEMHAN TA. 2016
BAB I PENDAHULUAN
A. Umum.
1. Kementerian Pertahanan (Kemhan) sebagai pelaksana fungsi pemerintahan di bidang pertahanan dalam pemerintahan untuk membantu presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Oleh karena itu Kemhan bertugas untuk menyiapkan rumusan kebijakan umum pertahanan negara dan menetapkan Kebijakan Penyelenggaraan Pertahanan Negara. Sejalan dengan visi, misi dan grand strategy Kemhan yakni visi “Mewujudkan Pertahanan Negara yang Tangguh”, misi “Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah NKRI serta Keselamatan Bangsa”, dan grand strategynya di bidang Diklat yaitu meningkatkan kualitas personel Kemhan/TNI, maka Badiklat Kemhan melaksanakan fungsi pendidikan dan pelatihan (Diklat) terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan Diklat guna meningkatkan kompetensi pegawai/personel Kemhan/TNI sesuai kebutuhan organisasi.
2. Badiklat Kemhan sebagai unsur pendukung di bidang Diklat dalam melanjutkan revitalisasi Diklat berbasis kompetensi untuk menjawab sistem agar dalam membentuk, memelihara dan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pertahanan yang berintelektualitas dan berkepribadian sehingga terampil dalam bidangnya. Dengan keahlian dan keterampilan tersebut SDM Kemhan dan TNI akan menjadi kompeten serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan mampu mengimplementasikan ide, cita dan rasa menjadi wujud karya yang bermutu dalam meningkatkan kinerja SDM baik bagi diri pribadi maupun organisasi serta lingkungannya.
3. Dalam rangka meningkatkan kompetensi SDM yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjawab sistem. Badiklat Kemhan melalui ketiga Pusdiklatnya yaitu Pusdiklat Manajemen Pertahanan, Pusdiklat Bahasa, dan Pusdiklat Tekfunghan menyelenggarakan Diklat-diklat pengembangan SDM Petahanan dengan kemampuan Manajemen Pertahanan, Penguasaan Bahasa, dan Pengembangan Keterampilan Teknis dan Fungsional Pertahanan bagi personel Kemhan dan TNI. Untuk itu dalam rangka mendukung upaya penyebarluasan informasi program Diklat TA. 2016 yang akan dilaksanakan di lingkungan Kemhan dan TNI, perlu dikeluarkan Buku Katalog Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016.
B. Maksud dan Tujuan.
Katalog Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016 disusun dengan maksud untuk memberikan informasi tentang Diklat/kursus TA. 2016 yang akan dilaksanakan di Badiklat Kemhan, dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pedoman bagi satuan kerja di jajaran Kemhan/TNI, dan instansi lain dalam mengirimkan anggotanya untuk mengikuti Diklat/kursus di Badiklat Kemhan.
C. Ruang Lingkup dan Tata Urut.
Ruang lingkup penyusunan Katalog Program Pendidikan dan Pelatihan Badiklat Kemhan TA. 2016 meliputi program Diklat yang akan dilaksanakan di Pusdiklat Badiklat Kemhan pada tahun 2016, dengan tata urut sebagai berikut:
1. Bab I Pendahuluan.
2. Bab II Program Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Manajemen Pertahanan Badiklat Kemhan.
3. Bab III Program Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan.
4. Bab IV Program Pendidikan dan Pelatihan Pusdiklat Teknis Fungsional Pertahanan Badiklat Kemhan.
BAB II
PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PUSDIKLAT MANAJEMEN PERTAHANAN BADIKLAT KEMHAN TA. 2016
A. Umum.
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pertahanan disingkat Pusdiklat Jemenhan Badiklat Kemhan adalah unsur pelaksana tugas dan fungsi Badiklat Kemhan, mempunyai tugas melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan di bidang Kepemimpinan dan Staf Manajemen Pertahanan, Kajian Strategi Manajemen Pertahanan, serta Pendidikan dan Pelatihan Kader Bela Negara.
B. Program Diklat/Kursus Pusdiklat Manajemen Pertahanan Badiklat Kemhan TA. 2016.
1. Kursus Kepemimpinan Manajemen Pertahanan (Suspimjemen Han) a. Deskripsi Singkat. Kursus Kepemimpinan dan Manajemen Pertahanan
(SuspimjemenHan) adalah Kursus untuk mempersiapkan pegawai/personel Kemhan dan TNI sebagai pemimpin pada jabatan tingkat strategik pada jenjang Eselon II di bidang pertahanan yang memiliki kemampuan menganalisis dan merumuskan kebijakan, visi, misi dan implementasinya di bidang pengelolaan pertahanan negara. b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Kursus ini, para lulusan
memiliki kemampuan memimpin, menganalisis dan merumuskan kebijakan, visi, misi dan implementasinya di bidang pengelolaan pertahanan negara.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan. 1) Sasaran Diklat/Kursus.
a) Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang mampu menganalisis dan merumuskan kebijakan pengelolaan pertahanan negara.
b) Tersedianya pegawai/personelKemhan dan TNI yang mampu merumuskan dan mengimplementasikan visi, misi sistem Pertahanan Negara.
2) Indikator Keberhasilan. Setelah mengikuti Kursus ini peserta diharapkan mampu:
a) Menganalisis kondisi internal maupun eksternal organisasi sebagai dasar membuat perkiraan masa depan organisasi.
b) Merumuskan visi dan misi organisasi di masa depan sebagai dasar kebijakan pengelolaan pertahanan negara. c) Merumuskan sasaran strategik dalam menjalankan visi dan misi organisasi sesuai dengan perkembangan lingkungan strategik.
d) Mengelola sumber daya pertahanan untuk mendukung dan melaksanakan program dalam upaya mencapai sasaran strategi pertahanan.
d. Materi Diklat/Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar.
a) Wawasan Kebangsaan.
b) Pembangunan Karakter Bangsa. c) Demokrasi dan Demokratisasi. 2) Bidang Studi Inti.
a) SBS. Manajemen.
(1) Manajemen Pelayanan Publik. (2) Manajemen Strategik.
(3) Manajemen Penanganan Media Massa. (4) Manajemen Sumber Daya Pertahanan. b) SBS. Kepemimpinan.
(1) Pengalaman Terbaik Kepemimpinan. (2) Kepemimpinan Strategik.
(3) Konflik dan Resolusi.
(4) Teknik Pengambilan Keputusan. c) SBS. Kebijakan Publik.
(1) Teori dan Analisis Kebijakan Publik. (2) Teknik Diplomasi dan Negosiasi. (3) Futorologi.
d) SBS. Kajian Strategis.
(1) Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara.
(2) Kebijakan Industri Pertahanan.
(3) Geopolitik dan Geostrategi Indonesia.
(4) Analisis Lingkungan Strategis (Lingkungan Global, Asia Pasifik dan ASEAN).
e) SBS. Reformasi Birokrasi.
(1) Good Governancedan Implementasinya di Negara Berkembang.
(2) Reformasi Birokrasi dan Implementasinya di lingkungan Kemhan dan TNI.
(3) Sistem Anggaran dan Laporan Keuangan. f) SBS.Ceramah.
(1) Kebijakan Hanneg.
(2) Kaderisasi Kepemimpinan di TNI. (3) Kebijakan dan Strategi TNI. (4) Kebijakan Otonomi Daerah. (5) Pemberantasan Korupsi. (6) Kebijakan Kamtibmas. (7) Reformasi Bidang Hukum. (8) Kerjasama Internasional. g) SBS. Aktualisasi.
(1) Karya Tulis Ilmiah/Paper/Essay. (2) Seminar (Pembuatan Naskah KKA). (3) Kunjungan Kerja.
3) Bidang Studi Pendukung.
English for Strategic Communication Skill. e. Peserta.
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan.
a) Pangkat/golongan.
(1) TNI : Kolonel/Letkol Promosi Kolonel.
(2) ASN : Pembina IV/a/Penata Tk.I III/d Promosi Pembina IV/a
b) Pendidikan Terakhir.
(1) TNI : Sesko Angkatan/Setingkat/S2. (2) ASN : Diklatpim Tk. III dan S2.
c) Menduduki jabatan Eselon III/Golongan IV. d) Penguasaan Bahasa Inggris minimal pasif e) Usia maksimal 53 tahun.
f) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus.
3) Kelengkapan.
a) Surat Perintah dari Kesatuan.
b) Surat Keterangan Kesehatan dari pejabat yang berwenang. c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan.
d) Salinan Riwayat Hidup. e) Salinan Ijazah terakhir.
f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi : 30 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat/Kursus.
Kursus dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, dari tanggal 8 September s.d. 30 November 2016.
2. Diklat Kepemimpinan Tingkat III (Diklatpim Tk. III)
a. Deskripsi Singkat. Tujuan penyelenggaraan Diklat Kepemimpian Tingkat III adalah Diklat untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan pejabat struktural Eselon III yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi/kepemerintahan di instansinya masing-masing.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat III para peserta diharapkan memiliki kompetensi kepemimpinan Visioner yaitu kemampuan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis untuk menangani isu nasional strategi dan memimpin peningkatan kinerja instansinya melalui penetapan visi atau arah kebijakan yang tepat.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan.
1) Sasaran. Tersedianya pegawai Kemhan dan TNI yang memiliki kompetensi kepemimpinan taktikal, mampu menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program instansi dan mampu memimpin keberhasilan pelaksanaan program tersebut.
2) Indikator Keberhasilan. Setelah mengikuti Diklat ini, peserta diharapkan:
a) Menjadi teladan bagi bawahan dan pemangku kepentingan dalam integritas, nasionalisme, standar etika publik, nilai-nilai norma, moralitas dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan; b) Melakukan kolaborasi secara internal dan eksternal
dalam mengelola tugas-tugas organisasi kearah pencapaian tujuan pembangunan nasional dan visi instansinya;
c) Melaksanakan inovasi sesuai bidang tugasnya guna penetapan arah kebijakan yang lebih efektif dan efisien; d) Mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya manusia
organisasinnya dalam pencapaian arah kebijakan. d. Materi Diklat meliputi:
1) Pelaksanaan di kelas: a) Integritas
b) Wawasan Kebangsaan
c) Diagnosa Perubahan Organisasi (1) Isu Strategis
(2) Diagnostic Reading d) Inovasi
(1) Inovasi
(2) Pengembangan potensi diri (3) BenchmarkingkeBest Pratice e) Tim Efektif
(1) Membangun Tim Efektif
(2) Budaya Kerja dalam Efektifitas Kepemimpinan (3) Jejaring kerja
f) Proyek perubahan g) Orientasi peserta h) Pembimbingan
i) Evaluasi Kepemimpinan 2) Pelaksanaan di tempat kerja:
a) Pembimbingan dan Konseling pada saat membangun komitmen bersama;
b) Pembimbingan dan Konseling pada saat laboratorium kepemimpinan.
e. Peserta:
2) Persyaratan Peserta.
Peserta Diklatpim Tk. III adalah Aparatur Sipil Negara yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan struktural Eselon III, yaitu:
a) Memiliki sikap, perilaku, dan potensi yang baik
b) Pangkat/Golongan minimal Penata Tk I III/d atau yang setara;
c) Pendidikan serendah-rendahnya Strata Dua (S2) atau yang sederajat dan atau memiliki kompetensi yang setara;
d) Penguasaan Bahasa Inggris minimal pasif dan memiliki skorTOEFLminimal 450 atau yang setara;
e) Berbadan sehat yang dinyatakan oleh dokter yang berwenang;
f) Tidak sedang dalam keadaan hamil;
g) Lulus test seleksi yang meliputi Test Potensi Akademik (TPA), Bahasa Inggris, Bahasa Indoensia, Test Penguasaan Teknologi;
h) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus.
3) Kelengkapan.
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) ASN menggunakan seragam KORPRI digunakan personel pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Diklat menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi Peserta: 20 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat:
Dilaksanakan mulai tanggal 12 Juli s.d 28 Oktober 2016. 3. Diklat Kepemimpinan Tingkat IV (Diklatpim Tk. IV).
a. Deskripsi Singkat. Diklat Kepemimpinan Tingkat IV adalah Diklat untuk membentuk kompetensi kepemimpinan operasional dan membentuk pemimpin perubahan pada pejabat kepemerintahan struktural Eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsinya di instansinya masing-masing.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Diklat Kepemimpinan Tingkat IV peserta diharapkan memiliki kompetensi kepemimpinan operasional yaitu kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi kegiatan.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan.
1) Sasaran. Tersedianya personel Kemhan dan TNI yang memiliki kompetensi kepemimpinan operasional yaitu kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi kegiatannya.
2) Indikator Keberhasilan. Setelah mengikuti Diklat ini, peserta diharapkan:
a) Membangun karakter dan sikap perilaku integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kemampuan untuk menjunjung tinggi etika publik, taat pada nilai-nilai, norma moralitas dan bertanggungjawab dalam memimpin unit instansinya.
b) Membuat perecanaan pelaksanaan kegiatan instansi. c) Melakukan kolaborasi secara internal dan eksternal
dalam mengelola tugas-tugas organisasi ke arah efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan instansi. d) Melakukan inovasi sesuai bidang tugasnya guna
mewujudkan pelaksanaan kegiatan yang lebih efektif dan efisien.
e) Mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya internal dan eksternal organisasi dalam implementasi kegiatan unit instansinya.
d. Materi Diklat meliputi:
1) Pelaksanaan di kelas:
a) Pilar-pilar Kebangsaan b) Integritas
c) Standar Etika Publik
d) Sistem Administrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia
e) Diagnosa perubahan organisasi: (1) Isu Strategis
(2) Diagnostic Reading. f) Inovasi:
(1) Inovasi
(2) Pengenalan potensi diri
(3) BenchmarkingkeBest Practice g) Tim Efektif
(1) Kecerdasan Emosi (2) Membangun Tim Efektif (3) Koordinasi dan Kolaborasi h) Proyek Perubahan
i) Orientasi peserta j) Pembimbingan
k) Evaluasi Kepemimpinan 2) Pelaksanaan di tempat kerja
a) Pembimbingan dan konseling pada saat membangun komitmen bersama;
b) Pembimbingan dan konseling pada saat laboratorium kepemimpinan.
e. Peserta:
1) Aparatur Sipil Negara (ASN) 2) Persyaratan Peserta.
Peserta Diklatpim Tk. IV adalah Aparatur Sipil Negara yang memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan struktural Eselon IV, yaitu:
a) Memiliki sikap, perilaku, dan potensi yang baik.
b) Pangkat/Golongan minimal Penata Muda Tingkat I III/b dan telah atau disiapkan untuk menduduki jabatan strutural Eselon IV.
c) Pendidikan serendah-rendahnya Strata Satu (S1) atau yang sederajat dan atau memiliki kompetensi yang setara.
d) Penguasaan Bahasa Inggris dan memiliki skor TOEFL minimal 400 atau yang setara.
e) Berbadan sehat yang dinyatakan oleh dokter yang berwenang
f) Tidak sedang dalam keadaan hamil
g) Lulus test seleksi yang meliputi Test Potensi Akademik (TPA), Bahasa Inggris, Bahasa Indoensia, Test Penguasaan Teknologi.
h) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Diklat.
3) Kelengkapan.
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) ASN menggunakan seragam KORPRI digunakan personel pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Diklat menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi Peserta: 25 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat:
4. Kursus Manajemen Perencanaan dan Penganggaran Pertahanan (Susjemen Rengar Han).
a. Deskripsi Singkat. Kursus Manajemen Perencanaan dan Penganggaran Pertahanan (Susjemen Rengar Han) adalah Kursus untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas perencanaan program dan penganggaran instansinya, Diklat ini diperuntukan bagi personel berpangkat Letkol/Mayor atau ASN setingkat yang sedang menduduki atau diarahkan untuk menduduki jabatan perencana program dan anggaran di lingkungan Kemhan dan TNI.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Diklat ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan merumuskan program dan anggaran pertahanan serta kemampuan menganalisis lingkungan organisasi, visi, misi dan strategi organisasi.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan. 1) Sasaran Diklat/Kursus.
Tersedianya personel Kemhan dan TNI yang memiliki kemampuan merumuskan program dan anggaran pertahanan serta menganalisis lingkungan organisasi, visi, misi dan strategi organisasi.
2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Kursus ini peserta diharapkan mampu:
a) Menjelaskan tentang kebijakan Pertahanan.
b) Menjelaskan tentang perencanaan pembangunan Pertahanan Negara.
c) Menjelaskan tentang perencanaan program dan anggaran.
d) Merumuskan rencana strategis pertahanan negara. e) Menyusun RKA dan DIPA.
f) Menyusun petunjuk pelaksanaan program dan anggaran. g) Menyusun laporan pelaksanaan program.
h) Mengevaluasi rencana kinerja. d. Materi Kursus meliputi:
1) Bidang Studi Dasar:
a) Pendidikan Bela Negara.
b) Kebijakan Umum Pertahanan Negara. c) Manajemen Perencanaan Strategik. d) Good Governance.
2) Bidang Studi Inti:
a) SBS. Perencanaan Pembangunan.
(1) SPPH (Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara).
(2) SPA (Sistem Program dan Anggaran).
(3) SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah).
(4) Sistem Pembinaan Keuangan Sektor Pertahanan. b) SBS. Perencanaan dan Pelaksanaan Program
Pembangunan.
(1) Indikator Kinerja.
(2) Penyusunan Renstra (Rencana Strategis). (3) Penyusunan Renja (Rencana Kerja). (4) Penyusunan Renkin (Rencana Kinerja).
(5) Penyusunan RKAK/L (Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga).
(6) Penyusunan DIPA (Daftar Isian Perincian Anggaran).
(7) Penyusunan Tapkin (Penetapan Kinerja).
(8) Penyusunan PPPA (Petunjuk Pelaksanaan Program dan Anggaran).
(9) Penyusunan Program Kerja Satker/Sub Satker. c) SBS. Pengendalian dan Evaluasi Program
Pembangunan.
(1) Pengendalian Anggaran.
(2) E-MonevPelaksanaan Rencana Pembangunan. (3) Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Program dan
Anggaran.
(4) Laporan Realisasi Anggaran.
(5) LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah).
(6) Evaluasi AKIP (Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
(7) Evaluasi Renja (Rencana Kerja). (8) Evaluasi Renstra (Rencana Strategis). d) SBS. Aplikasi.
(1) Latihan Praktik Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan.
(2) Taskap.
(3) Kunjungan Kerja. 3) Bidang Studi Pendukung.
a) Perbendaharaan Negara. b) Keuangan Negara.
c) Moneter dan Perbankan.
d) Aplikasi Komputer (Microsoft office). e) Proses Pengambilan Keputusan. f) Standar Audit Pemerintah.
g) Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi. h) Ceramah Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. i) Ceramah Pengawasan Melekat.
j) Ceramah Kebijakan Perencanaan Pengembangan TNI. k) Ceramah Kebijakan Perencanaan Pertahanan.
e. Peserta:
1) TNI dan ASN
2) Persyaratan Peserta. a) Pangkat/golongan.
(1) TNI : Mayor s.d. Letkol
(2) ASN : Penata III/c s.d.Penata Tk. I III/d b) Pendidikan.
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S1/Diklatpim IV. c) Usia maksimal 50 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat/Kursus lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus.
e) Diutamakan personel yang sedang atau dipersiapkan menduduki pada jabatan bidang perencanaan dan penganggaran.
3) Kelengkapan.
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi Peserta:
1) Angkatan XLII : 30 orang (diasramakan). 2) Angkatan XLIII : 30 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat/Kursus:
Tiap-tiap Angkatan dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan. 1) Angkatan XLII tanggal 3 Februari s.d. 26 April 2016. 2) Angkatan XLIII tanggal 18 Agustus s.d.9 November 2016.
5. Kursus Manajemen Pengelolaan Barang Milik Negara Pertahanan (Susjemen PBMN Han).
a. Deskripsi Singkat. Kursus Manajemen PengelolaanBarang Milik Negara (Susjemen PBMN Han) dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan dan/atau penguasaan pengetahuan teknis, prosedural dan pengetahuan manajerial personel Kemhan dan TNI tentang Manajemen Pengelolaan Barang Milik Negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Kursus ini, para lulusan mampu menerapkan pengetahuan teknis, prosedural dan pengetahuan manajerial dalam pengelolaan Barang Milik Negara yang dipertanggungjawabkan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku. c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan.
1) Sasaran Diklat/Kursus. Tersedianya personel Kemhan dan TNI yang mampu menerapkan pengetahuan teknis, prosedural dan pengetahuan manajerial dalam pengelolaan Barang Milik Negara yang dipertanggungjawabkan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Kursus ini, peserta diharapkan mampu:
a) Memahami prosedur Perencanaan Kebutuhan Barang dan Perencanaan Pemeliharaan Barang Milik Negara dengan benar.
b) Memahami prosedur Penerimaan dan Penyaluran Barang Milik Negara dengan benar.
c) Menggunakan konsep dan prosedur Penatausahaan Barang Milik Negara dengan benar.
d) Memahami teknis Penilaian Barang Milik Negara dengan benar.
e) Memahami prosedur penghapusan dan pemindahtanganan Barang Milik Negara dengan benar. f) Mampu menggunakan Aplikasi SIMAK BMN dengan
benar.
g) Melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian, pengamanan dan pemeliharaan BMN.
d. Materi Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar:
a) Pendidikan Bela Negara.
b) Pengetahuan Pertahanan Negara.
c) Kebijakan pengelolaan Barang Milik Negara. d) Good Governance.
2) Bidang Studi Inti:
a) SBS. ManajemenBarang Milik Negara (BMN). (1) Manajemen Asset.
(2) Rencana kebutuhan BMN.
(3) Penerimaan dan Penyaluran BMN (4) Penggunaan dan pemanfaatan BMN. (5) Penatausahaan BMN.
(6) Kodifikasi dan Registrasi BMN.
(7) Pengamanan dan pemeliharaan BMN. (8) Penilaian BMN.
(9) SIMAK BMN.
(10) Penghapusan dan pemindahtanganan BMN. (11) Pengawasan dan pengendalian BMN.
b) SBS. Aplikasi.
(1) Lattek Aplikasi persediaan. (2) Lattek Aplikasi SIMAK BMN. (3) Kunjungan Kerja.
e. Peserta.
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan:
a) Pangkat/golongan:
(2) ASN : Penata III/c s.d. Penata Tk.I III/d. b) Pendidikan:
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S-1/Diklatpim IV. c) Usia maksimal 53 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat/Kursus lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus.
e) Diutamakan personel yang sedang atau diproyeksikan pada jabatan pengelolaan BMN, materiil atau logistik. 3) Kelengkapan.
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi: 30 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat/Kursus:
Kursus dilaksanakan selama 1,5 bulan, dari tanggal 17 Februari s.d. 29 Maret 2016.
6. Kursus Manajemen Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Tingkat Muda (Susjemen Litbang Han Tk. Muda).
a. Deskripsi Singkat. Kursus Manajemen Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Tingkat Muda (Susjemen Litbang Han) Tingkat Muda adalah Kursus untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap personel di bidang penelitian dan pengembangan yang diarahkan sebagai peneliti tingkat muda di bidang pertahanan.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Kursus ini, peserta memiliki pengetahuan, kemampuan, sikap dan perilaku yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pekerjaan di bidang penelitian dan pengembangan pertahanan sesuai jabatan fungsional sebagai peneliti tingkat muda.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan.
1) Sasaran Diklat/Kursus.Tersedianya personel Kemhan dan TNI yang memiliki kemampuan manajerial di bidang penelitian dan pengembangan pertahanan sesuai jabatan fungsional peneliti tingkat muda di bidang pertahanan.
2) Indikator Keberhasilan. Setelah mengikuti Kursus ini peserta diharapkan mampu:
a) Menjelaskan organisasi, tugas, peran dan fungsi litbang pertahanan.
b) Menjelaskan mekanisme penyelenggarakan Litbang Pertahanan.
c) Menyusun proposal/usulan penelitian. d) Merancang penelitian.
e) Menjelaskan jenis-jenis sumber dan koleksi data. f) Menyusun instrumen penelitian.
g) Mengumpulkan data lapangan. h) Mengolah dan menganalisis data.
i) Menyusun laporan penelitian sesuai penulisan ilmiah. j) Mempresentasikan hasil penelitian.
k) Melaksanakan penelitian dan pengembangan sesuai metodologi penelitian dan pengembangan di lingkungan Kemhan dan TNI.
l) Membangun kerjasama penelitian, pengkajian dan pengembangan di lingkungan Kemhan dan TNI.
d. Materi Diklat/Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar:
a) Pendidikan Bela Negara.
b) Kebijakan Umum Pertahanan Negara.
c) Organisasi dan Tugas Litbang Kemhan dan Angkatan. d) Sistem Nasional Penelitian dan Pengembangan.
2) Bidang Studi Inti:
a) SBS. Pengetahuan dan Etika Penelitian. (1) Manajemen Penelitian.
(2) Etika Penelitian.
(3) Penelusuran Informasi Ilmiah. b) SBS. Metodologi Penelitian:
(1) Menyusun Proposal/Usulan Penelitian (2) Rancangan Penelitian.
(3) Sumber dan Koleksi Data. (4) Menyusun Instrumen Penelitian.
(5) Teknik dan Praktik Pengumpulan Data Lapangan. (6) Pengolahan dan Analisis Data.
(7) Teknik Penulisan Ilmiah.
(8) Penyusunan Laporan Penelitian. (9) Teknik Presentasi.
c) SBS. Perangkat Analisis. (1) Statistik Penelitian. (2) Probabilitas
(3) Operations Research System Analisys(ORSA). (4) Analisis Pengambilan Keputusan.
d) SBS. Pembinaan dan Wawasan Litbang.
(1) Pembinaan Litbang Materiil dan Non Materiil. (2) Prosedur dan Mekanisme Kerjasama Penelitian,
Pengkajian dan Pengembangan (Litjianbang). (3) Industri dan TeknologiPertahanan.
(4) Ceramah Perencanaan Pembangunan Kemandirian Teknologi.
(5) Ceramah Kebijakan Program Riset dan Teknologi (6) Ceramah Profesi Peneliti.
e) SBS. Aplikasi. (1) Tugas Akhir.
(2) Penyelenggaraan Seminar Penelitian. (3) Kunjungan Kerja.
3) Bidang Studi Pendukung. a) Manajemen Mutu.
b) Hak Kekayaan Intelektual (HKI). c) Aplikasi Komputer dan Internet.
e. Peserta:
1) TNI dan ASN
2) Persyaratan Peserta: a) Pangkat/golongan.
(1) TNI : Mayor s.d. Letkol.
(2) ASN : Penata III/c s.d. Penata Tk.I III/d. b) Pendidikan.
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S1.
c) Usia maksimal 50 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus.
e) Diutamakan lulusan Susjemen Litbang Tingkat Pertama (Suspalitbang) ataupun sedang atau akan diproyeksikan pada jabatan bidang Litbang Kemhan/TNI.
3) Kelengkapan:
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi: 30 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat/Kursus:
Kursus dilaksanakan selama 3 bulan, dari tanggal 21 Juli s.d.12 Oktober 2016.
7. Kursus Manajemen Penanggulangan Bencana.
a. Deskripsi Singkat. Kursus Manajemen Penanggulangan Bencana diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan manajerial SDM bidang penanggulangan bencana menyangkut penanggulangan pra bencana, tanggap darurat bencana, dan pasca bencana.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Kursus ini, peserta memahami dan memiliki kemampuan manajerial dalam mengaktualisasikan penanggulangan bencana mulai dari pra bencana, tanggap darurat bencana, dan pasca bencana sesuai kewenangan pada satuan tugas. c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan.
1) Sasaran Diklat/Kursus. TersedianyaSDM yang memiliki kompetensi manajerial dalam pelaksanaan tugas penanggulangan bencana mulai dari pra bencana, tanggap darurat bencana, dan pasca bencana.
2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Kursus ini, peserta mampu:
a) Menjelaskan konsepsi, karakteristik, prinsip dan sistem nasional penanggulangan bencana.
b) Menyelenggarakan manajemen pra bencana.
c) Menyelenggarakan manajemen tanggap darurat bencana.
d) Menyelenggarakan manajemen pasca bencana.
e) Mengkoordinasikan sipil militer dalam penanggulangan bencana.
d. Materi Diklat/Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar:
a) Karakter dan Jati Diri Bangsa.
b) Etika dalam Penanggulangan Bencana. c) Konsepsi Bencana.
d) Karakteristik Bencana.
e) Prinsip Dasar Penanggulangan Bencana. f) Sistem Nasional Penanggulangan Bencana.
2) Bidang Studi Inti:
a) SBS. Manajemen Pra Bencana. (1) Pencegahan dan Mitigasi. (2) Kesiapsiagaan.
(3) Analisis Resiko Bencana.
(4) Diskusi Manajemen Pra Bencana.
(5) Ujian Komprehensip Manajemen Pra Bencana. b) SBS. Manajemen Tanggap Darurat Bencana.
(1) Komando Tanggap Darurat.
(2) Gender dan Kelompok Rentan dalam Penanggulangan Bencana.
(3) Standar Operasi Prosedur (SOP) Penanganan Darurat Bencana.
(4) Manajemen Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana.
(5) Tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana.
(6) Tim Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB) TNI.
(7) Manajemen Operasi SAR dalam Tanggap Darurat Bencana.
(8) Koordinasi Sipil Militer dalam Penanggulangan Bencana.
(9) Diskusi Manajemen Tanggap Darurat Bencana. (10) Ujian Komprehensip Manajemen Tanggap Darurat
Bencana.
c) SBS. Manajemen Pasca Bencana:
(1) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana. (2) Dukungan Psikososial dalam Penanggulangan
Bencana.
(3) Diskusi Manajemen Pasca Bencana.
(4) Ujian Komprehensip Manajemen Pasca Bencana. d) SBS. Aplikasi:
(1) Gladi Posko Penanggulangan Bencana. (2) Kunjungan Kerja.
3) Bidang Studi Pendukung.
a) Teknik Penyelenggaraan Latihan.
b) Peran PMI dalam Penanggulangan Bencana.
c) Peran Kementerian Kominfo dalam Penanggulangan Bencana.
d) Peran Kementerian Kesehatan dalam Penanggulangan Bencana.
e) Peran Kementerian Sosial dalam Penanggulangan Bencana.
f) Peran BMKG dalam Penanggulangan Bencana.
g) Peran Kementerian Pekerjaan Umum dalam Penanggulangan Bencana.
h) Peran Kementerian Dalam Negeri dalam Penanggulangan Bencana.
i) Peran Basarnas dalam Penanggulangan Bencana. j) Peran Polri dalam Penanggulangan Bencana. k) Ceramah:
(1) Kebijakan Umum Kemhan dalam Penggunaan Komponen Pertahanan Negara Untuk Penanganan Bencana.
(2) Pelibatan TNI dalam Penanganan Bencana. e. Peserta.
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan.
a) Pangkat/golongan.
(1) TNI : Mayor s.d. Letkol.
(2) ASN : Penata III/c s.d. Penata Tk.I III/d. b) Pendidikan.
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S-1/Diklatpim IV. c) Usia maksimal 50 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus.
e) Diutamakan personel yang sedang atau diproyeksikan menduduki pada jabatan Kasdim/Dandim berpangkat Letkol, Kasiops/Kasiter Jajaran Korem, Pabandya Ops/Pabandyater Kodam/KostradTNI AD dan atau jabatan setingkat lainnya di TNI AL dan TNI AU.
3) Kelengkapan:
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi: 20 orang (diasramakan). g. PelaksanaanDiklat/Kursus:
Kursus dilaksanakan selama 1,5 bulan, dari tanggal 11 Mei s.d. 21 Juni 2016.
8. Kursus Manajemen Pembangunan Karakter Bangsa.
a. Deskripsi Singkat. Kursus Manajemen Pembangunan Karakter Bangsa diselenggarakan untuk meningkatkan nilai-nilai karakter meliputi komponen pengetahuan, keterampilan, kesadaran atau kemauan serta tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut di lingkungan kehidupannya.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Kursus ini, peserta diharapkan memahami nilai-nilai Karakter Bangsa dan mampu menanamkan serta melaksanakan nilai-nilai Karakter Bangsa tersebut dilingkungannya. c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan.
1) Sasaran Diklat/Kursus:
a) Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang memiliki karakter, jati diri, kualitas diri dan integritas moral yang dilandasi nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.
b) Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang mampu menjadi penggiat/kader pembangunan karakter bangsa di lingkungan tugasnya.
2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Diklat/Kursus ini, peserta diharapkan mampu:
a) Menjelaskan tentang konsensus dasar nasional, ketahanan nasional, budaya dan karakter bangsa dalam rangka bela negara.
b) Menjelaskan tentang pengembangan karakter di lingkungan, keluarga dan masyarakat.
c) Menjelaskan tentang pembangunan identitas dan jati diri bangsa.
d) Menjelaskan tentang nilai-nilai pembangunan karakter bangsa.
e) Mengaktualisasikan peran dalam pembangunan karakter bangsa di lingkungan kehidupan.
d. Materi Diklat/Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar:
a) Pendidikan Bela Negara. b) Ketahanan Nasional. c) Wawasan Nusantara.
d) Konsensus Dasar Nasional (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI).
e) Model Pendidikan Karakter Bangsa. 2) Bidang Studi Inti:
a) SBS. Pembangunan dan Pengembangan Karakter. (1) Arti Peran Karakter dan Berkarakter.
(2) Pemahaman Eksistensi Diri dan Tujuan Hidup. (3) Membangun Hidup yang bermakna dan Siap
Menjadi Teladan.
(4) Membangun Ketahanan Pribadi yang Mampu Berdaya Saing.
(5) Diskusi Tindak Lanjut Perwujudan Komitmen Pribadi dalam Pengembangan Karakter.
b) SBS. Pembangunan Indentitas dan Jati Diri Bangsa: (1) Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam kehidupan
Bangsa.
(2) Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa. (3) Pembangunan Karakter dalam Pemahaman
(4) Pembangunan Karakter Warga Negara yang Demokratis.
(5) Diskusi Pembangunan Indentitas dan Jati Diri Bangsa.
c) SBS. Membangun Kepemimpinan yang Karakter. (1) Tipe dan Karakter Kepemimpinan.
(2) Membangun Kapasitas Pemimpin yang berkarakter.
(3) Diskusi Membangun kepemimpinan yang karakter. 3) Bidang Studi Pendukung.
a) Pengembangan Masyarakat Mutikultural melalui Pendidikan Kewarganegaraan.
b) Pembangunan Politik di Indonesia. c) Sistem Hukum dan Hak Asasi Manusia.
d) Ceramah Geopolitik dan Geostrategi di Indonesia.
e) Ceramah Strategi Nasional Dalam Pembangunan Karakter Bangsa.
e. Peserta.
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan:
a) Pangkat/golongan.
(1) TNI : Mayor s.d. Letkol.
(2) ASN : Penata III/c s.d.Penata Tk.I III/d. b) Pendidikan.
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S-1/Diklatpim IV. c) Usia maksimal 50 tahun.
(1) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat/Kursus lain atau penugasan lain selama mengikuti Kursus. (2) Diutamakan personel yang sedang atau akan
diproyeksikan menduduki pada jabatan Dandim berpangkat Letkol/Kasdim Jajaran Korem, Pabandya Kodam/Kostrad di TNI AD/pejabat setingkat di Armabar/Jabatan setingkat di TNI AL serta di Koops/Jabatan setingkat di TNI AU.
(3) HasilSecurity Clearance. 3) Kelengkapan:
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi: 20 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat/Kursus:
Kursus dilaksanakan selama 1,5 bulan, dari tanggal 11 Mei s.d. 21 Juni 2016.
9. Kursus Dasar Manajemen Pertahanan (Susdasjemen Han).
a. Deskripsi Singkat. Kursus Dasar Manajemen Pertahanan (Susdasjemen Han) adalah Diklat untuk meningkatkan kompetensi Kepemimpinan Operasional yaitu kemampuan mengelola kegiatan dan menyiapkan bahan rumusan pengelolaan Sumber Daya Pertahanan Negara.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikutiKursus ini, para lulusan memiliki kemampuan menyiapkan bahan rumusan pengelolaan Sumber Daya pertahanan Negara.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan. 1) Sasaran Diklat/Kursus.
a) Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang mampu menyiapkan bahan rumusan pengelolaan Sumber Daya Pertahanan.
b) Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang mampu mengimplementasikan peranannya sebagai staf pimpinan di bidang pertahanan negara.
2) Indikator Keberhasilan. Setelah mengikuti Diklat/Kursus ini peserta diharapkan:
a) Memiliki sikap perilaku dan taat pada nilai-nilai moralitas serta bertanggungjawab dalam memimpin unitnya.
b) Mampu membuat perencanaan kegiatan.
c) Inovatif dalam pengembangan kinerja organisasi
d) Mampu menyiapkan bahan rumusan pengelolaan Sumber Daya yang ada untuk kepentingan pertahanan negara.
e) Mengimplementasikan perannya sebagai staf pimpinan di bidang pertahanan negara.
d. Materi Diklat/Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar.
a) Dinamika Kelompok.
b) Tataran Dasar Bela Negara. c) Wawasan Kebangsaan. d) Ketahanan Nasional.
e) Kebijakan Penyelenggaraan Pertahanan Negara. 2) Bidang Studi Inti.
a) SBS. Wawasan Manajemen. (1) Pengantar Manajemen. (2) Pengantar Organisasi.
(3) Pengantar Manajemen Kebijakan Publik. (4) Kepemimpinan Dalam Organisasi.
b) SBS. Pengembangan Manajerial. (1) Pengantar Manajemen Strategik. (2) Teknik Koordinasi.
(3) Teknik Komunikasi danHuman Relations. (4) Teknik Presentasi.
c) SBS. Analisis Kuantitatif. (1) Dasar-dasar Penalaran. (2) Net Work Planning.
(3) Teknik Analisis Manajemen. (4) Teknik Pengambilan Keputusan. d) SBS. Reformasi Birokrasi.
(1) Budaya Kerja Produktif. (2) Good Governance.
(3) Pengetahuan Reformasi Birokrasi. (4) Operasional Pelayanan Prima.
(5) Teknik Informasi Komunikasi dalam Pelayanan. e) SBS. Pembinaan Sumber Daya Pertahanan.
(1) Pengetahuan Manajemen Wilayah Pertahanan Negara.
(2) Pengetahuan Manajemen Industri Pertahanan.
(3) Pengetahuan Manajemen Sumber Daya Manusia Pertahanan.
(4) Pengetahuan Manajemen Materiil, Fasilitas dan Jasa Pertahanan.
f) SBS. Manajemen Fungsi Pertahanan.
(1) Organisasi dan Tata Kerja Kemhan dan TNI.
(2) Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara (SPP Hanneg).
(3) Struktur Program dan Anggaran Pertahanan Negara (SPA Hanneg).
(4) Pembinaan Kepegawaian di lingkungan Kemhan dan TNI.
(5) Pembinaan Keuangan Kemhan dan TNI. (6) Administrasi Umum Kemhan dan TNI.
(7) Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Kemhan dan TNI.
(8) Penatausahaan Barang Milik Negara.
(9) Sistem Pengawasan Pemeriksaan Kemhan dan TNI.
g) SBS. Aktualisasi.
(1) Karya Tulis Ilmiah/Paper.
(2) Seminar (Pembuatan Naskah KKA). (3) Kunjungan Kerja.
3) Bidang Studi Pendukung.
b) Hukum Humaniter dan Hak Azasi Manusia. c) Pengetahuan Tindak Pidana Korupsi. e. Peserta
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan:
a) Pangkat/golongan:
(1) TNI : Kapten s.d. Mayor
(2) ASN : Penata Muda Tk.I III/b s.d. Penata III/c b) Pendidikan Terakhir:
(1) TNI : Kursus Kecabagan (2) ASN : S1
c) Usiamaksimal 45 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat/Kursus lain atau penugasan lain selama mengikuti Diklat/Kursus.
3) Kelengkapan:
a) Surat Perintah dari Kesatuan.
b) Surat Keterangan Kesehatan dari pejabat yang berwenang. c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan.
d) Salinan Riwayat Hidup. e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok bagi wanita.
(6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi: 30 orang (diasramakan). g. PelaksanaanDiklat/Kursus:
Kursus dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, dari tanggal 6 April s.d. 28 Juni 2016.
10. Kursus Manajemen Administrasi Pelaksanaan Anggaran Pertahanan (Susjemen Minlakgar Han).
a. Deskripsi Singkat. Diklat/Kursus Manajemen Administrasi Pelaksanaan Anggaran Pertahanan (Susjemen Minlakgar Han) adalah Diklat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap para pelaksana administrasi keuangan satker di lingkungan Kemhan dan TNI.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti kursus ini, peserta memiliki kompetensi di bidang pelaksanaan administrasi keuangan satuan kerja serta memiliki sikap dan perilaku memadai yang diperlukan pada jabatan staf umum administrasi keuangan di lingkungan Kemhan dan TNI.
c. Sasaran dan Indikator Keberhasilan. 1) Sasaran Diklat/Kursus.
Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang memiliki kemampuan mengelola administrasi keuangan, serta memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan perilaku memadai yang diperlukan pada jabatan staf umum administrasi keuangan. 2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Diklat ini peserta
mampu:
a) Memiliki integritas sebagai staf umum administrasi keuangan.
b) Menjelaskan tentang perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan keuangan.
c) Menjelaskan tentang pembinaan keuangan. d) Melaksanakan penatabukuan.
e) Melaksanakan pengendalian dan evaluasi keuangan. f) Mengaplikasikan administrasi keuangan.
d. Materi Diklat/Kursus meliputi: 1) Bidang Studi Dasar.
a) Pendidikan Bela Negara. b) Dasar-dasar Manajemen. c) Kebijakan Keuangan Negara.
d) Pengetahuan Perbendaharaan Negara. 2) Bidang Studi Inti.
a) SBS. PerencanaanAnggaran.
(1) Struktur Program dan Anggaran (SPA).
(2) Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L).
b) SBS. Pelaksanaan Anggaran. (1) Pengotorisasian. (2) Pembiayaan.
(3) Kredit Eksport (KE)/Devisa. c) SBS. Laporan Anggaran.
(1) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP dan atan SAIBA), Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).
(2) Laporan PelaksanaanAnggaran.
d) SBS. Pelaksanaan dan Pembinaan Keuangan. (1) Perpajakan.
(2) Penghasilan. (3) Perjalanan Dinas.
(4) Kelengkapan Pertanggungjawaban Keuangan. (5) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
Yanmasum.
(6) Pengadaan Barang dan Jasa. e) SBS. Penatabukuan.
(1) Dasar-Dasar Akuntansi.
(2) Sistem Akuntansi Instansi Pemerintah.
(3) Sistem Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (SAKPA).
(4) SIMAK BMN.
f) SBS. Pengendalian dan Evaluasi. (1) Pengendalian Keuangan.
(2) Laporan Keuangan (LRA, CALK dan Neraca). (3) Pengantar Laporan dan Evaluasi Kinerja. g) SBS. Aplikasi.
(1) Aplikasi Penyelenggaraan Administrasi Keuangan. (2) Kunjungan Lapangan.
3) Bidang Studi Pendukung.
a) Sistem Komputerisasi Laporan Keuangan (Siskomlapku). b) Organisasi Badan Penganggaran.
c) Organisasi Badan Keuangan. e. Peserta.
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan:
a) Pangkat/golongan.
(1) TNI : Letda s.d. Kapten.
(2) ASN : Penata Muda III/a s.d. Penata III/c. b) Pendidikan
(1) TNI : Kursus Dasar Kecabangan/setingkat. (2) ANS : S-1.
c) Usia maksimal 40 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat/Kursus lain atau penugasan lain selama mengikuti Diklat/Kursus.
e) Diutamakan personel yang sedang atau diproyeksikan menduduki pada jabatan bidang keuangan, anggaran/bendahara di Satker/Subsatker Kemhan dan TNI termasuk para pasilog satker/subsatker di Batalyon di jajaran TNI AD, TNI AL dan TNI AU.
3) Kelengkapan.
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance.
g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta kursus menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
f. Alokasi: 30 orang (diasramakan). g. Pelaksanaan Diklat/Kursus:
Kursus dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, dari tanggal 6 April s.d. 28 Juni 2016.
11. Kursus Manajemen Pengadaan Pertahanan (Susjemen Pengadaan Han). a. Deskripsi Singkat. Kursus Manajemen Pengadaan Pertahanan
(Susjemen Ada Han) adalah Kursus yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan/atau penguasaan pengetahuan teknis, prosedural dan pengetahuan manajerial bagi para pejabat yang sedang menduduki dan atau diarahkan untuk menduduki jabatan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pertahanan.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti kursus ini, para lulusan mampu menerapkan pengetahuan teknis, prosedural dan pengetahuan manajerial dalam manajemen Pengadaan Barang dan Jasa Pertahanan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
c. Sasaran dan Indikator keberhasilan:
1) Sasaran. Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang mampu menerapkan pengetahuan teknis, prosedural dan pengetahuan manajerial dalam manajemen Pengadaan Barang dan Jasa Pertahanan dengan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Kursus ini, peserta diharapkan mampu:
a) Memahami perencanaan Pengadaan Barang/Jasa. (1) Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa.
(2) Perencanaan Paket dan biaya Pengadaan Barang/ Jasa.
(3) Perencanaan Strategi Pengadaan Barang/Jasa. (4) Perencanaan Organisasi Pengadaan Barang/Jasa. (5) Perencanaan pelaksanaan Pengadaan Barang/
Jasa.
b) Memahami pemilihan Penyedia Barang/Jasa, dimulai dari perencanaan pemilihan penyedia sampai dengan pembuatan kontrak (11 langkah).
c) Memahami manajemen kontrak, dimulai dari persiapan pelaksanaan kontrak sampai dengan pelaporan (10 langkah).
d) Memahami peraturan pengadaan barang/jasa dengan dana pinjaman/hibah luar negeri (PHLM).
e) Memahami peraturan pelaksanaan pendayagunaan produksi dalam negeri dan usaha kecil.
f) Memahami penggunaan dan kebutuhane-procurement. d. Materi Diklat/Kursus meliputi:
1) Bidang Studi Dasar.
a) Building Learning Commitment b) Pendidikan Bela Negara.
c) Kebijakan Umum Pertahanan Negara
d) Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan Kemhan dan TNI
e) Etika Pengadaan danGood Gevernance. 2) Bidang Studi Inti.
a) SBS. Manajemen Penganggaran.
(1) Perencanaan Kebutuhan Materiil Pertahanan.
(2) Kebijakan APBN dalam pengadaan Barang dan Jasa
(3) Pertanggungjawaban Pengguna Anggaran. (4) Penganggaran Berbasis Akrual.
b) SBS. Manajemen Pengadaan.
(1) Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. (2) Persiapan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah I
(3) Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (4) Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Konsultasi. (5) Pelaksanaan Barang/Jasa Konstruksi.
(6) Pelaksanaan Pengadaaan Barang/Jasa dengan Swakelola.
(7) Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dengan Dana Pinjaman/Hibah Luar Negeri (KE/Devisa). (8) Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri dan
Usaha Kecil.
(9) Pengadaan Barang/Jasa denganE-Procurment. c) SBS. Administrasi Materiil.
(1) Administrasi Penerimaan, Penyimpanan dan Penyaluran Barang.
(2) Pemeliharaan Materiil Khusus Pertahanan. (3) Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa. (4) Kepabeanan dan Cukai dalam Pengadaan
Barang/Jasa (5) Asuransi. d) SBS. Aplikasi.
(1) Latihan Praktik Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
(2) Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa (3) Field Visit Technique(Kunjungan Lapangan) (4) Penulisan (Taskap).
3. Bidang Studi Pendukung. a) AplikasiMicrosoft Office.
b) Manajemen Sumber Daya Pertahanan.
c) Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi. d) Pengendalian dan Pengawasan Pengadaan Barang dan
Jasa. e) Ceramah:
(1) Pemberantasan Korupsi.
(2) Peranan Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) dalam mencegah tindak pidana pencucian uang.
(3) Sistem Pengadaan Barang/Jasa di lingkungan Kemhan.
e. Peserta.
2) Persyaratan:
a) Pangkat/golongan:
(1) TNI : Mayor s.d.Letkol.
(2) ASN : Penata III/c s.d.Penata Tk.I III/d. b) Pendidikan:
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S-1/Diklatpim IV. c) Usia maksimal 53 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Diklat/Kursus.
e) Diutamakan personel yang sedang atau diproyeksikan menduduki jabatan pengadaan Barang/Jasa.
3) Kelengkapan
a) Surat perintah dari Ka Satker.
b) Surat keterangan kesehatan dari pejabat yang berwenang.
c) Nilai kesamaptaan dari kesatuan. d) Salinan Riwayat Hidup.
e) Salinan Ijazah terakhir. f) HasilSecurity Clearance. g) Pakaian:
(1) PDH, PDU I dan PDU IV digunakan personel TNI dan ASN menggunakan seragam KORPRI, pada saat upacara bulanan dan upacara hari kebesaran nasional.
(2) Setiap hari Senin dan Selasa TNI menggunakan seragam PDH, sedangkan ASN menggunakan seragam PSKP.
(3) Setiap hari Rabu dan Kamis peserta Diklat menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna hitam bagi pria serta rok berwarna hitam bagi wanita.
(4) Setiap hari Jumat menggunakan kemeja batik lengan panjang, celana panjang hitam bagi pria dan rok berwarna hitam bagi wanita.
(5) Seragam olahraga memiliki warna dasar biru. (6) Penutup kepala (jilbab) untuk personel wanita
memakai warna hitam polos dan memakai kaos kaki berwarna hitam.
g. Pelaksanaan Diklat/Kursus:
Diklat/Kursus dilaksanakan selama 2 bulan, dari tanggal 3 Februari s.d. 29 April 2016.
12. Kursus Manajemen Rencana Strategis Pertahanan (Susjemen Renstra Han).
a. Deskripsi Singkat. Diklat Manajemen Perencanaan Strategis Pertahanan (Susjemen Renstra Han) adalah Diklat untuk meningkatkan kompetensi personel Kemhan danTNI dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) sebagai pedoman dan arahan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja Kemhan dan TNI.
b. Kompetensi Dasar. Setelah mengikuti Diklat ini, para lulusan memiliki kemampuan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) sebagai pedoman dan arahan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja Kemhan dan TNI.
c. Sasaran dan Indikator keberhasilan:
1) Sasaran. Tersedianya pegawai/personel Kemhan dan TNI yang memiliki kemampuan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) sebagai pedoman dan arahan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja Kemhan dan TNI.
2) Indikator keberhasilan. Setelah mengikuti Diklat ini, peserta diharapkan:
a) Memahami konsep dan hakikat pembangunan.
b) Memahami kebijakan umum pembangunan pertahanan. c) Memahami sistem perencanaan pembangunan nasional. d) Memahami dasar-dasar perencanaan strategis.
e) Memahami proses penyusunan perencanaan pembangunan jangka menengah dan rencana strategis. f) Mampu menyusun perencanaan strategis jangka
menengah.
g) Mampu menyusun perencanaan strategis jangka panjang.
b. Materi Diklat meliputi: 1) Bidang Studi Dasar.
a) Pendidikan Bela Negara.
b) Pemahaman Konsep dan Hakikat Pembangunan. c) Kebijakan Umum Pertahanan Negara.
d) Good governance. 2) Bidang Studi Inti.
a) SBS. Perencanaan Program & Pembangunan. (1) Program Pembangunan Nasional.
(2) Sistem Perencanaan Pembangunan (SPP) Hanneg.
(3) Petunjuk Induk Perencanaan.
(4) Pengkajian Strategis Pembinaan dan Pengembangan Kekuatan.
(5) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pertahanan (6) Doktrin Sishanta.
b) SBS. Perencanaan Jangka Pendek. (1) Rencana Kebutuhan Tahunan
(2) Kebijakan Perencanaan Pertahanan.
(3) Rancangan/Rencana Kerja Pemerintah (RKP). (4) Rancangan/Renja (Rencana Kerja).
(5) Rencana Kerja dan Anggaran (RKA/KL). (6) RAPBN/APBN.
(7) Renkin (Rencana Kinerja). (8) Tapkin/Lapkin.
(9) Sistem Program dan Anggaran (SPA). (10) Penyusunan Amanat Anggaran Menteri. (11) DIPA.
(12) Petunjuk Pelaksanaan Program dan Anggaran (PPPA).
(13) Penyusunan dan Laporan Program Kerja. c) SBS. Perencanaan Jangka Menengah.
(1) Rancangan/RPJMN.
(2) Rancangan Teknokratik RPJMN (3) Kebijakan Strategi Pertahanan.
(4) Rancangan/Rencana Strategis (Renstra Hanneg, UO & Angkatan serta Satker).
d) SBS. Perencanaan Jangka Panjang. (1) Postur Pertahanan Negara.
(2) Rancangan/Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).
e) SBS. Aplikasi
(1) Lattek Penyusunan Dokumen Renstra (2) Kunjungan Lapangan
3) Bidang Studi Pendukung.
a) Tata cara Perencanaan dan Penganggaran. b) Analisa dan Identifikasi Lingstra Hanneg. c) Manajemen Kinerja.
d) Ceramah:
(1) Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. (2) Kebijakan Penyelenggaraan Pertahanan Negara. (3) Kebijakan Perencanaan Pengembangan TNI. e. Peserta.
1) TNI dan ASN 2) Persyaratan:
a) Pangkat/golongan:
(1) TNI : Letkol s.d. Kolonel.
(2) ASN : Penata Tk.I III/d s.d. Pembina IV/a. b) Pendidikan:
(1) TNI : Diklapa II/setingkat. (2) ASN : S-2/Diklatpim III. c) Usia maksimal 55 tahun.
d) Tidak diprogramkan mengikuti Diklat lain atau penugasan lain selama mengikuti Diklat/Kursus.
e) Diutamakan personel yang sudah mengikuti Diklat Susjemen Rengar Han dan Diklat lain yang berkaitan dengan perencanaan serta yang akan diarahkan/diproyeksikan menduduki jabatan di bidang perencanaan di Kemhan dan TNI.
3) Kelengkapan.