JURNAL TEKNIK ITS Vol. 5, No. 2, (2016) ISSN: ( Print) F-306
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
pada setiap unit pembangkit sehingga diperoleh kombinasi unit pembangkit yang dapat memenuhi kebutuhan beban dengan biaya yang optimum atau dengan kata lain
Reaktor dengan kondisi aerobik memiliki pertumbuhan mikroorganisme yang lebih tinggi dibandingkan dengan anoksik maupun anaerobik baik sistem fluidized growth maupun
Alat Demagnetisasi Arus Inrush dengan Sumber Tenaga Berfrekuensi Sangat Rendah berbasis metode Variable Frequency – Constant Voltage terbukti berhasil melakukan proses
Setelah melakukan simulasi dan analisis didapatkan hasil simulasi optimasi penyaluran daya reaktif dengan menggunakan metode Genetic Algorithm dalam menentukan
Dari hasil pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini, diperoleh perbaikan rugi daya nyata paling optimal sebesar 94,92 % terhadap kondisi awal sistem
Pada saat pemberian beban acak sebesar 20 MW, sinyal kontrol dengan parameter time delay terbesar memiliki respon yang lebih landai (kurva hitam dan merah) apabila
Kemudian dilakukan penyusunan struktur dokumen berdasarkan standar acuan dan disesuaikan dengan kebutuhan layanan, sehingga terbentuklah struktur dokumen SLA yaitu
Namun dalam implementasinya, sistem OFDM memiliki kelemahan yang disebabkan oleh tingginya nilai Peak to Average Power Ratio (PAPR) sehingga sinyal OFDM rentan terkena