IKATAN HIMPUNAN MAHASISWA BIOLOGI INDONESIA (IKAHIMBI) PERIODE 2011-2013
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya
PERATURAN KEUANGAN ORGANISASI (PKO) BADAN PENGURUS PUSAT
IKATAN HIMPUNAN MAHASISWA BIOLOGI INDONESIA PERIODE 2011-2013
I. SUMBER DANA DAN DISTRIBUSI DANA A. SUMBER DANA
1. Iuran Administrasi
Iuran Administrasi adalah iuran yang harus dibayarkan oleh HIMBIO yang mendaftarkan diri menjadi anggota. Iuran administrasi dibayarkan pada saat mendaftarkan diri menjadi anggota tetap sebesar Rp 125.000,00.
2. Iuran Anggota
Iuran Anggota adalah iuran wajib yang harus dibayarkan oleh setiap anggota Ikahimbi sebesar Rp 100.000,00 per tahun.
3. Iuran Pengurus
Iuran Pengurus adalah iuran yang harus dibayarkan oleh setiap pengurus selama periode berjalan sebesar Rp 25.000,00 setiap 6 bulan sekali.
4. Dana dan Usaha a. Kewirausahaan
Kewirausahaan merupakan usaha-usaha kreatif, inovatif dan halal dari BPP untuk mendapatkan pemasukan dana dalam upaya pemberdayaan dan pengembangan Ikahimbi di masa mendatang.
b. Donatur-donatur yang sifatnya tidak mengikat
B. DISTRIBUSI DANA
1. Pendistribusian dana dari Iuran Administrasi
50% untuk BPP Ikahimbi
50% untuk Bidang Ikahimbi
2. Pendistribusian dana dari Iuran Anggota
50% untuk BPP Ikahimbi
25% untuk Bidang Ikahimbi
25% untuk BPW Ikahimbi
3. Pendistribusian dana dari Iuran Pengurus
50% untuk BPP Ikahimbi
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya
4. Hasil keuntungan dari dana dan usaha seoptimal mungkin digunakan untuk keperluan BPP Ikahimbi dan Pengembangan Organisasi.
II. JENIS DANA A. DANA ABADI
No.Rekening : 127001000876508
a.n Anisatun Afidah, BNI Cabang Universitas Negeri Semarang
1. Dana Abadi adalah dana yang digunakan untuk pengembangan Ikahimbi di masa mendatang dan tidak digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran rutin organisasi kecuali dalam keadaan mendesak atau pos dana taktis dalam keadaan kritis.
2. Dana Abadi berasal dari:
50% Iuran Anggota
50% Iuran Administrasi
25% Dana dan Usaha
3. Penggunaan dana abadi dibagi menjadi:
50% untuk kepengurusan berikutnya
50% untuk keadaan mendesak
B. DANA TAKTIS
1. Dana Taktis adalah dana yang dipegang oleh bendahara yang digunakan untuk pengeluaran rutin, pengeluaran sehari-hari serta keperluan Pengembangan Organisasi Ikahimbi.
2. Dana Taktis berasal dari:
50% Iuran Administrasi
50% Iuran Anggota
50% Iuran Pengurus
75% Dana dan Usaha
3. Penggunaan dana taktis dibagi menjadi:
40% untuk keperluan BPP Ikahimbi
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya III. MEKANISME DAN WAKTU PEMBAYARAN
A. MEKANISME PEMBAYARAN
1. Semua transaksi keuangan yang berlangsung dalam BPP Ikahimbi dilakukan melalui Bank yang sudah ditentukan, kecuali dalam keadaan tertentu dapat dilakukan secara langsung (tunai).
2. Semua bukti transaksi yang dilakukan di berikan kepada Bendahara paling lambat 2 minggu setelah transaksi di lakukan baik dengan mengirimkannya via pos maupun melalui faks.
B. WAKTU PEMBAYARAN 1. Iuran Administrasi
Iuran Administrasi dibayar pada saat mendaftarkan diri sebagai anggota tetap Ikahimbi.
2. Iuran Anggota
Iuran Anggota dibayar sebanyak 2 kali dalam satu periode kepengurusan. Pembayaran pertama dilakukan tiap 6 bulan setelah MUNAS berlangsung dan dibayarkan paling lambat minggu terakhir bulan kelima. Pembayaran kedua dilakukan tiap 6 bulan sebelum MUNAS selanjutnya. Apabila tidak dipenuhi maka dapat diberikan sangsi oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) berupa denda 10% dari Iuran Anggota perbulan keterlambatan dan denda 100% jika sampai MUNAS belum dilunasi.
3. Iuran Pengurus
Iuran Pengurus dibayarkan tiap 6 bulan sekali dan dibayarkan paling lambat minggu terakhir bulan keempat . Apabila tidak dipenuhi maka dapat dikenakan sangsi berupa denda sebesar 10% dari Iuran Pengurus perbulan keterlambatan dan denda 100% jika sampai MUNAS belum dilunasi.
IV. MEKANISME PENGELUARAN DANA
A. MEKANISME PENGELUARAN DANA ABADI
1. Anggota atau pengurus yang akan mengambil dana harus meminta persetujuan melalui disposisi dari Sekretaris Jenderal berupa izin pengambilan dana disertai dengan alasan/keperluan pemakaian dana.
2. Sekretaris Jenderal memberi persetujuan berupa izin pengambilan dana melalui disposisi disesuaikan dengan dana yang ada kepada bendahara.
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya argumentasi yang jelas.
4. Bila permintaan dana disetujui oleh bendahara, bendahara lalu memberikan dana sesuai dengan persetujuan.
B. MEKANISME PENGELUARAN DANA TAKTIS
1. Anggota atau pengurus yang akan mengambil dana harus meminta persetujuan melalui disposisi dari Sekretaris Jenderal berupa izin pengambilan dana disertai dengan alasan/keperluan pemakaian dana.
2. Sekretaris Jenderal memberi persetujuan berupa izin pengambilan dana melalui disposisi disesuaikan dengan dana yang ada kepada bendahara.
3. Bendahara berhak memberikan saran penolakan permintaan dana dengan argumentasi yang jelas.
4. Bila permintaan dana disetujui oleh bendahara, bendahara lalu memberikan dana sesuai dengan persetujuan.
V. SURAT PERTANGGUNG JAWABAN KEUANGAN (SPJ)
1. Jika dana yang diambil digunakan untuk kegiatan, maka tanda bukti pemakaian dana yaitu Surat Pertanggung Jawaban Keuangan disertai bon, nota kontan, kuitansi atau sejenisnya, harus diserahkan kepada Bendahara paling lambat 2 (dua) minggu setelah kegiatan selesai (format Surat Pertanggung Jawaban terlampir).
2. Jika dana yang diambil digunakan untuk keperluan insidental, maka tanda bukti pemakaian dana yaitu berupa bon, nota kontan, kuitansi atau sejenisnya harus diserahkan kepada Bendahara paling lambat 1 (satu ) minggu setelah pemakaian dana beserta saldo jika ada.
VI. RAPBO ( Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi )
1. Demi terwujudnya kondisi keuangan organisasi yang kondusif maka Bendahara harus menyusun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi. 2. RAPBO dibuat dengan tujuan agar alokasi dana untuk setiap keperluan
organisasi tersusun dengan jelas dan transparan.
3. RAPBO dibuat berdasarkan peraturan-peraturan yang ada dalam peraturan keuangan organisasi ini.
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya VII. TRANSPARANSI KEUANGAN
1. Semua transaksi keuangan yang berlangsung pada BPP Ikahimbi harus di catat oleh Bendahara disertai dengan bukti-bukti transaksi.
2. Bendahara harus melaporkan kondisi keuangan BPP Ikahimbi setiap 6 bulan sekali baik melalui e-mail ataupun via pos.
3. Laporan Bendahara kegiatan diserahkan kepada Bendahara paling lambat 2 minggu setelah kegiatan berlangsung.
4. Bendahara akan menyampaikan Laporan Keuangan BPP Ikahimbi selama satu periode kepengurusan setiap Musyawarah Nasional.
5. Laporan Keuangan berbentuk neraca.
VIII. ATURAN TAMBAHAN
1. Semua keuangan dan kekayaan internal BPP Ikahimbi adalah milik BPP Ikahimbi dan Organisasi (Ikahimbi).
2. Bila terdapat kesalahan dalam pengelolaan keuangan organisasi, maka Bendahara bertanggung jawab secara langsung terhadap hal tersebut.
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya Lampiran
Format Surat Pertanggung Jawaban Keuangan (SPJ)
SURAT PERTANGGUNG JAWABAN KEUANGAN (SPJ)
Nama Kegiatan :
Pelaksana Kegiatan :
Waktu Pelaksanaan :
Tempat Kegiatan :
Waktu Uraian No. Nota Debet (Rp) Kredit (Rp) Ket
B U L A N Tgl Permasukan dari BPP Pengeluaran Tgl 1………… Tgl 2………… Tgl 3………… Jumlah Saldo/Defisit
Nama Tempat, Tanggal- Bulan- Tahun
Ketua Pelaksana……….(Nama Kegiatan) Bendahara………(Nama
Kegiatan)
TTD TTD
Nama Terang Nama Terang
Keterangan:
1. Pemasukan hanya pemasukan yang berasal dari BPP Ikahimbi (Bendahara Umum), dengan jumlah uang diisikan di kolom debet.
2. Semua jenis pengeluaran ditulis dengan jelas. Jumlah uang diisikan di kolom kredit.
3. Semua pengeluaran disertai dengan bon, nota kontan, kuitansi dan sejenisnya, diberi nomor sesuai dengan pengeluaran dan diisikan di kolom no. nota
4. Saldo diisi di kolom debet dan defisit di kolom kredit.
5. Kolom keterangan diisi apabila memang ada hal-hal yang perlu dijelaskan. Contoh Bentuk Kerangka Laporan Keuangan
Adil Berpikir, Ikhlas Berkarya LAPORAN ARUS KAS BULANAN
Waktu Keterangan Ref Debit (Rp) Kredit (Rp) Saldo (Rp)
Keterangan:
Ref : Diisi dengan nama bidang yang bertanggung jawab atas penggunaan dana
tersebut bila dana tersebut digunakan oleh salah satu bidang.
Kerangka Rekapitulasi Dana
Rekapitulasi Aliran Kas Ikatan Himpunan Mahasiswa Biologi Indonesia Periode 2009-2011
PENERIMAAN DANA:
Saldo...(Kepengurusan sebelumnya) xxxxxx
Penerimaan lain-lain....(dana usaha dsbx) xxxxxx
xxxxxx Saldo Kegiatan
1... xxxxxx
2... xxxxxx
3... xxxxxx
Total Penerimaan Dana xxxxxx
PENGGUNAAN DANA: Kegiatan:
1... xxxxxx
2... xxxxxx
3... xxxxxx
Dana Non Kegiatan xxxxxx
Biaya Lain-lain xxxxxx
Total Penggunaan Dana xxxxxx