OPTIMASI PENDISTRIBUSIAN AIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAST COST DAN METODE MODIFIED DISTRIBUTION (Studi Kasus: PDAM Kabupaten Minahasa Utara)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Masalah pendistribusian banyak dialami beberapa industri-industri (perusahaaan) yang ada di Indonesia, salah satunya adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kota
Optimasi distribusi air minum PDAM menggunakan pendekatan model FITP akan didapatkan biaya distribusi optimal dari reservoir ke empat daerah pelayanan wilayah
Air minum adalah merupakan kebutuhan pokok manusia, maka dengan segala daya upaya akan diusahakan oleh Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirtanadi Propinsi Sumatera Utara,
Dua metode awal yakni metode North West Corner dan Least Cost merupakan langkah awal yang digunakan untuk menyelesaikan masalah alokasi biaya transportasi yang
Berdasarkan penelitian yang dilakukan yang dilakukan oleh peneliti pada PDAM Kabupaten Minahasa Utara mengenai analisis piutang usaha khususnya pengelolaan dan
Penelitian ini ditujukan untuk menentukan berapa besarnya tarif PDAM dari sisi produsen.Tarif air minum dari sisi produsen diperoleh berdasarkan seluruh biaya operasional dengan
Air minum adalah merupakan kebutuhan pokok manusia, maka dengan segala daya upaya akan diusahakan oleh Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirtanadi Propinsi Sumatera Utara,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan dalam pendistribusian air di Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Intan Banjar sudah cukup baik, hal tersebut dapat dilihat dari