• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM (DAU), DAN SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN (SiLPA) TERHADAP BELANJA MODAL KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TIMUR (APBD Tahun Anggaran 2016)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM (DAU), DAN SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN (SiLPA) TERHADAP BELANJA MODAL KABUPATEN/KOTA SE-JAWA TIMUR (APBD Tahun Anggaran 2016)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1  Kerangka Konseptual
Tabel 3.1  Uji Normalitas
Gambar 2.2  Uji Heterokedestisitas
Tabel 3.4  Uji Regresi Berganda

Referensi

Dokumen terkait

Dalam UU No.32/2004 disebutkan bahwa untuk pelaksanaan kewenangan Pemerintah daerah, Pemerintah pusat akan mentransfer Dana Perimbangan yang terdiri dari Dana Alokasi

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Departemen Komunikasi dan

Sejalan dengan diselenggarakannya otonomi daerah, daerah harus dapat mengembangkan daerahnya sendiri agar apa yang menjadi tujuan diselenggarakannya otonomi daerah

Menurut Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Pasal 1 ayat 20, Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional

Menurut Undang-Undang No.33 Tahun 2004, Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber penerimaan daerah asli yang digali di daerah tersebut untuk digunakan sebagai

Abstract - Penelitian ini dilakukan karena hasil observasi penulis bahwa konstribusi Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Pemerintah Kota Banjar masih

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, sisa lebih perhitungan anggaran, belanja modal

Dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah dareah, disebutkan bahwa “ untuk pelaksanaan kewenangan Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat akan