Standar Dokumen Pengadaan
Secara Elektronik
(DOKUMEN KUALIFIKASI)
Pengadaan
Barang
-
Metode e-Lelang [Umum/Terbatas] dengan PrakualifikasiNomor: __________ Tanggal: __________
untuk Pengadaan
__________
Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan: __________
Daftar isi
BAB I. UMUM 6
BAB II. PENGUMUMAN PELELANGAN DENGAN PRAKUALIFIKASI 8 BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA(IKP) 9
A. UMUM 9
1. PESERTA KUALIFIKASI 9
2. LARANGAN KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN), PERSEKONGKOLANSERTA
PENIPUAN9
3. LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN 10
4. SATU DATA KUALIFIKASI TIAP PESERTA 10
5. BERLAKUNYAKUALIFIKASI 10
6. BIAYAKUALIFIKASI 11
B. DOKUMEN KUALIFIKASI 11
7. ISI DOKUMEN KUALIFIKASI 11
8. BAHASA DOKUMEN KUALIFIKASI 11
9. PERUBAHAN DOKUMEN KUALIFIKASI11
C. PENYIAPAN DATA KUALIFIKASI 12
10. BENTUK DATA KUALIFIKASI12
11. PAKTA INTEGRITAS12
12. PENGISIAN DATA KUALIFIKASI 12
D. PENYAMPAIAN DATA KUALIFIKASI 14
13. PENYAMPAIAN DATA KUALIFIKASI 14 14. DATA KUALIFIKASI TERLAMBAT 14
E. EVALUASI KUALIFIKASI 14
15. PEMBUKAAAN DATA KUALIFIKASI 14
16. EVALUASI KUALIFIKASI 14 17. PEMBUKTIAN KUALIFIKASI 15
F. HASIL KUALIFIKASI 16
18. PENETAPAN HASIL KUALIFIKASI 16
19. PENGUMUMAN HASIL KUALIFIKASI 16
20.SANGGAHAN KUALIFIKASI (APABILADIPERLUKAN) 16
21. KUALIFIKASI ULANG 17
22. PENGUNDUHAN (DOWNLOAD) DOKUMEN PEMILIHANBAGI PESERTAYANG LULUS
KUALIFIKASI 17
BAB IV.LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) 18 BAB V. BENTUK INTEGRITAS 20
BAB VI. ISIAN DATA KUALIFIKASI 22
BAB VII. PETUNJUK PENGISIAN DATA KUALIFIKASI 27
LAMPIRAN A. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJASAMA OPERASI (KSO)
30
BAB VIII. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI 32 BAB. I BENTUK UNDANGAN 40
BAB II. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) 41 A. UMUM 41
5. LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN 44
6. PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI45
7. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA 45
B. DOKUMEN PEMILIHAN 45
8. ISI DOKUMEN PEMILIHAN 45
9. BAHASA DOKUMEN PEMILIHAN 46
10. PEMBERIAN PENJELASAN 46
11. PERUBAHAN DOKUMEN PEMILIHAN 47
12. TAMBAHAN WAKTU PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN 48
C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN 48
13. BIAYADALAM PENYIAPAN PENAWARAN 48
D. PEMASUKAN/PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 52
19. PENYAMPULANDAN PENANDAAN SAMPUL PENAWARAN 52
20. PEMASUKKAN/ 54
PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 54
21. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 56
22. DOKUMEN PENAWARAN TERLAMBAT56
E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN 56
23. PEMBUKAAN PENAWARAN 57
24. EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN 58
25.[KLARIFIKASI DAN NEGOSIASI TEKNISDAN HARGA] 76
F. PENETAPAN PEMENANG 78
26. PENETAPAN PEMENANG 78
27. PENGUMUMAN PEMENANG78
28. SANGGAHAN 78
G. PENUNJUKAN PEMENANG 79
29. PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA 79
30. BAHP, BERITA ACARA LAINNYA, DAN KERAHASIAAN PROSES 81
H. PELELANGAN GAGAL DAN TINDAK LANJUT PELELANGAN GAGAL 81
31. PELELANGAN GAGAL 81
32. TINDAK LANJUT PELELANGAN GAGAL 83
I. JAMINAN PELAKSANAAN 83
33. JAMINAN PELAKSANAAN 83
J. PENANDATANGANAN KONTRAK 85
34. PENANDATANGANAN KONTRAK 85
BAB III. LEMBAR DATA PEMILIHAN(LDP) 88
A. LINGKUP PEKERJAAN 88
B. SUMBER DANA 88 C. JADWAL 88
TAHAPAN PEMILIHAN 88
D. PENINJAUAN LAPANGAN 88
[APABILADIPERLUKAN] 88
E. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 89
F. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 89
G. JADWAL PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN 89
H. BATAS AKHIR PEMASUKAN PENAWARAN 89
I. PEMBUKAAN PENAWARAN 89
J. DOKUMEN PENAWARAN 89
K. [AMBANG BATAS SISTEM GUGUR] 90
L. SANGGAHAN, PENGADUAN 90
M. JAMINAN PELAKSANAAN 90
N. JAMINAN91 UANG MUKA91
BAB IV BENTUK DOKUMEN PENAWARAN 92
A. BENTUK SURAT PENAWARAN BADAN USAHA /KEMITRAAN (KSO) (1
SATU FILE) 92
B. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 94
C. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS (FILE I) 95
D. BENTUK SURAT PENAWARAN HARGA (FILE II) 97
E. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 98
F. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS (TAHAP I)99
CONTOH 99
G. BENTUK SURAT PENAWARAN HARGA (TAHAP II) 101 [KOP SURAT BADAN USAHA] 101
H. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 102
DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 102
I. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN
DALAM NEGERI (TKDN), [APABILAMEMENUHISYARATUNTUKDIBERIKAN
PREFERENSIHARGA] 103
BAB V. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 104
1. DEFINISI 104
2. PENERAPAN 106
3. BAHASADAN HUKUM 106
4. LARANGAN KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN), PERSEKONGKOLANSERTA
PENIPUAN107
5. ASAL BARANG 107
6. KORESPONDENSI 108
7. WAKILSAHPARAPIHAK 108
8. [PEMBUKUAN 108
9. PERPAJAKAN 108
10. PENGALIHANDAN/ATAU SUBKONTRAK 109
11. PENGABAIAN 109
12. PENYEDIA MANDIRI 109
13. KEMITRAAN/ 109
KERJASAMA OPERASI (KSO) 109
14. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 110
15. SURAT PESANAN 110
16. PROGRAM MUTU 110
17. RAPAT PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK 111
18. LINGKUPPEKERJAAN 111
19. STANDAR 111
20. [PENGAWASAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 111
21. [PERINTAH 112
22. PEMERIKSAAN BERSAMA 112
23. INSPEKSI PABRIKASI 112
24. PENGEPAKAN 112
25. PENGIRIMAN 112
26. ASURANSI113
27. TRANSPORTASI 113
28. RISIKO 114
29. PEMERIKSAANDAN PENGUJIAN 114
30. UJI COBA 115
31. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN 115
32. PERPANJANGAN WAKTU 115
33. INCOTERMS 116
B.2 PENYELESAIAN KONTRAK 116
34. SERAH TERIMA BARANG 116
35. JAMINANBEBAS CACAT MUTU/ GARANSI 117
36. PEDOMAN PENGOPERASIANDAN PERAWATAN118
37. LAYANAN TAMBAHAN 118
38. PERUBAHAN KONTRAK 118
39. PERUBAHAN LINGKUP PEKERJAAN 119
40. PERUBAHAN JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 120
41. PENGERTIAN 121
42. BUKAN CIDERA JANJI 122
43. PERPANJANGAN WAKTU 122
44. PEMBAYARAN 122
45. PENGHENTIAN KONTRAK 122
46. PEMUTUSANKONTRAK 123
47. PEMUTUSAN KONTRAKOLEH PPK 123
48. PEMUTUSAN KONTRAKOLEH PENYEDIA 125
49. PEMUTUSAN KONTRAKAKIBATLAINNYA 125
DALAMHALPEMUTUSAN KONTRAKDILAKUKANKARENA PPK TERLIBATPENYIMPANGAN PROSEDUR, DUGAAN KKN DAN/ATAUPELANGGARANPERSAINGANSEHATDALAM PELAKSANAANPENGADAAN, MAKA PPK DIKENAKANSANKSIBERDASARKANPERUNDANG -UNDANGAN. 125
50. HAKDAN KEWAJIBAN PENYEDIA 125
51. TANGGUNGJAWAB126
52. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAKDAN INFORMASI 126
53. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL 126
54. PENANGGUNGAN DAN RISIKO 126
55. [PERLINDUNGAN TENAGA KERJA (APABILADIPERLUKAN) 127 56.[PEMELIHARAAN LINGKUNGAN (APABILADIPERLUKAN)128
57. [ASURANSI 128
(APABILADIPERLUKAN) 128
58. TINDAKAN PENYEDIA YANGMENSYARATKAN PERSETUJUAN PPK 128
59. USAHA MIKO, USAHA KECILDAN KOPERASI KECIL 128
60. [PENYEDIA LAIN (APABILADIPERLUKAN 129
61. KERJASAMA ANTARA PENYEDIA DAN SUB PENYEDIA 129
62. [KESELAMATAN (APABILADIPERLUKAN) 129
63. PEMBAYARAN DENDA 129
64. [JAMINAN (APABILADIPERSYARATKAN) 129
65. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 130
66. KEPEMILIKAN DOKUMEN 130
67. HAK DAN KEWAJIBAN PPK 131
68. FASILITAS131
69. PERISTIWA KOMPENSASI 131
70. [PERSONILDAN/ATAU PERALATAN (APABILAADA) 132
71. HARGA KONTRAK 133
72. PEMBAYARAN 133
73. PERHITUNGAN AKHIR (APABILADIPERLUKAN) 136
74. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 136
75. [PENYESUAIAN HARGA (UNTUK KONTRAK HARGA SATUANSERTAKONTRAKGABUNGAN LUMPSUMDANHARGASATUAN) 136
76. PENGAWASANDAN PEMERIKSAAN 138
77. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 140
78. ITIKADBAIK 140
BAB VI. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) 141 BAB VII. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR 147
BAB VIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA 148 BAB IX. BENTUK DOKUMEN KONTRAK 152
A. BENTUK SURAT PERJANJIAN 152
B. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/ JASA (SPPBJ) 156
C. BENTUK SURAT PESANAN 157
D. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN DARI BANK 159
E. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN
PENJAMINAN 161
F. BENTUK JAMINAN UANG MUKA DARI BANK 162
G. BENTUK JAMINAN UANG MUKA DARI ASURANSI/PERUSAHAAN
PENJAMINAN 164
BAB I. UMUM
A. Dokumen Kualifikasi ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahan dan aturan turunannya.
B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut:
- Barang : setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang
- HPS : Harga Perkiraan Sendiri - Kemitraan/
Kerja Sama
Operasi (KSO) : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;
- LDK : Lembar Data Kualifikasi
- Pokja ULP : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi melaksanakan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
- LPSE : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk
untuk menyelenggarakan sistem
pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.
- Aplikasi SPSE: Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE.
- Form Isian
Elektronik : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk
grafis berisi komponen isian yang dapat diinput oleh pengguna aplikasi
- Form Isian Elektronik
Data Kualifikasi : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang
digunakan penyedia barang/jasa untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi
- E-Lelang : Proses pelelangan
umum/terbatas/sederhana/ pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 beserta perubahan dan aturan turunannya. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”
C. Pelelangan [Umum/Terbatas] dengan prakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDK.
D. Pelelangan ini dengan Prakualifikasi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO.
E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pelelangan [Umum/Terbatas] dengan pascakualifikasi melalui website[Kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah/ Institusi], papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE
BAB II. PENGUMUMAN PELELANGAN DENGAN
PRAKUALIFIKASI
Pengumuman pelelangan tercantum dalam pada aplikasi SPSE
BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA(IKP)
A. UMUM 1. Peserta
Kualifikasi 1.1 Prakualifikasi ini terbuka dan dapatdiikuti oleh semua peserta pengadaan yang berbentuk badan usaha (perusahaan/koperasi) atau Kemitraan/ KSO. (Untuk pelelangan terbatas, peserta dapat berasal dari penyedia barang yang namanya tercantum dalam pengumuman Pelelangan Terbatas atau penyedia barang yang memenuhi kualifikasi dan mampu mengerjakan Pengadaan Barang).
1.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan Kemitraan/KSO, baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasiyang memuat persentase Kemitraan/KSO dan
perusahaan yang mewakili
Kemitraan/KSO tersebut.
1.3 Peserta Kemitraan/KSO dilarang untuk mengubah perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi. mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut:
a. berusaha mempengaruhi anggota
pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Kualifikasi, dan/atau peraturan perundang-undangan;
b. melakukan persekongkolan dengan
peserta lain untuk mengatur hasil
pelelangan sehingga
mengurangi/menghambat/
memperkecil/meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain; dan/atau
c. membuat dan/atau menyampaikan
dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Kualifikasi ini.
2.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 2.1 di atas dikenakan sanksi sebagai berikut:
a. sanksi administratif, seperti
digugurkan dari proses kualifikasi
atau pembatalan kelulusan
kualifikasi;
b. sanksi pencantuman dalam Daftar
Hitam;
c. gugatan secara perdata; dan/atau d. pelaporan secara pidana kepada
pihak berwenang.
2.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh pokja ULP kepada PA/KPA.
3. Larangan Pertentang an
Kepentinga n
3.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas,
fungsi dan perannya, menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung.
3.2 Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 3.1. antara lain meliputi:
a. dalam suatu badan usaha, anggota Direksi atau Dewan Komisaris merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.
b. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya, merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta; d. hubungan antara 2 (dua)
perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung maupun sebagai anggota Kemitraan/KSO hanya diperbolehkan untuk menyampaikan satu Data Kualifikasi.
5. Berlakunya Kualifikasi ini hanya berlaku untuk paket
kualifikasi pekerjaan yang disebut dalam LDK.
6. Biaya
kualifikasi 6.1 Peserta sepenuhnya menanggungbiaya untuk mengikuti kualifikasi ini.
6.2 Pokja ULP tidak bertanggung jawab
atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.
B. DOKUMEN KUALIFIKASI 7. Isi
Dokumen Kualifikasi
7.1 Isi Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Umum;
b. Pengumuman Prakualifikasi; c. Instruksi Kepada Peserta; d. Lembar Data Kualifikasi; e. Pakta Integritas (untuk KSO); f. Isian Data Kualifikasi;
g. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi; h. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi;
i. [surat perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO)].
7.2 Peserta berkewajiban memeriksa
keseluruhan isi Dokumen Kualifikasi ini. Kelalaian menyampaikan keterangan yang disyaratkan dalam Dokumen Kualifikasi sepenuhnya merupakan risiko peserta.
8. Bahasa Dokumen Kualifikasi
Dokumen Kualifikasi beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses kualifikasi menggunakan Bahasa Indonesia.
9. Perubahan Dokumen Kualifikasi
9.1 Sebelum batas akhir waktu penyampaian Dokumen Kualifikasi, Pokja ULP dapat mengubah Dokumen Kualifikasi dengan menetapkan Adendum, berdasarkan informasi baru
yang mempengaruhi substansi
Dokumen Kualifikasi.
9.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Kualifikasi dandisampaikan kepada semua peserta.
9.3 Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen kualifikasi dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen kualifikasi melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen kualifikasi. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file adendum Dokumen Kualifikasi kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan kualifikasi, maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan kualifikasi
9.4 Peserta dapat mengunduh (download) file Adendum Dokumen Kualifikasi (apabila ada) melalui aplikasi SPSE.
9.5 Pokja ULP dapat mengundurkan batas akhir waktu pemasukan/penyampaian Data Kualifikasi apabila ada Adendum Dokumen Kualifikasi.
C. PENYIAPAN DATA KUALIFIKASI 10. Bentuk
Data
Kualifikasi
Data Kualifikasi yang disampaikan oleh peserta berupa Data Kualifikasi yang telah diisi pada form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE.
11. Pakta
Integritas 11.1 Pakta Integritas berisi ikrar untukmencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) serta akan mengikuti proses pengadaan secara bersih, transparan, dan profesional.
11.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE, maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas, kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama
Operasi (KSO), badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja
Sama Operasi (KSO) wajib
menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form
12.1 Pengisian Data Kualifikasi
a. Data kualifikasi disampaikan melalui form isian elektronik kualifikasi yang tersedia pada aplikasi SPSE;
b. Jika form isian elektronik kualifikasi yang tersedia pada aplikasi SPSE
belum mengakomodir data
kualifikasi yang disyaratkan Pokja ULP, maka data kualifikasi tersebut diunggah (upload) pada fasilitas pengunggahan lain yang tersedia pada aplikasi SPSE;
c. Dengan mengirimkan data
kualifikasi secara elektronik, peserta menyetujui pernyataan sebagai berikut:
1) yang bersangkutan dan
manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan;
2) yang bersangkutan berikut pengurus badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam;
3) yang bertindak untuk dan atas nama badan usaha tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana;
4) data kualifikasi yang diisikan
benar, dan jika dikemudian hari ditemukan bahwa data/dokumen yang disampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka
direktur utama/pimpinan
perusahaan, atau kepala cabang, atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili badan usaha yang
bekerja sama dan badan usaha yang diwakili bersedia dikenakan sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam daftar
hitam, gugatan secara
perdata,dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan;
5) pimpinan dan pengurus badan usaha bukan sebagai pegawai K/L/D/I atau pimpinan dan pengurus badan usaha sebagai pegawai K/L/D/I yang sedang
mengambil cuti diluar
tanggungan K/L/D/I; dan
6) pernyataan lain yang menjadi syarat kualifikasi yang tercantum dalam dokumen pengadaan. d. Untuk peserta yang berbentuk
konsorsium/ kemitraan/bentuk
kerjasama lain, pemasukan
kualifikasi dilakukan oleh badan usaha yang ditunjuk mewakili konsorsium/ kemitraan/ bentuk kerjasama lain.
12.2 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE.
12.3 Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan
ditandatangani oleh peserta
pengadaan, kecuali untuk peserta yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO.
D. PENYAMPAIAN DATA KUALIFIKASI
13. Penyam paian Data Kualifikasi
13.1 Peserta mengirimkan Data Kualifikasi melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP sesuai jadwal yang ditetapkan.
13.2 Apabila berdasarkan hasil evaluasi kualifikasi, Pokja ULP menganggap ada kekurangan data kualifikasi maka Pokja ULP meminta kepada peserta untuk melengkapi kekurangan data tersebut dan peserta memenuhi permintaan Pokja ULP tersebut paling lambat sebelum batas akhir pemasukan data kualifikasi.
13.3 Peserta dapat mengirimkan kekurangan data kualifikasi sebagaimana dimaksud pada angka 13.2 melalui fasilitas pengiriman data kualifikasi yang tersedia pada aplikasi SPSE.
14. Data Kualifikasi Terlambat
14.1 Data Kualifikasi harus disampaikan melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP.
14.2 Setelah batas akhir waktu pemasukan Data Kualifikasi, aplikasi SPSE menolak setiap Data Kualifikasi yang akan dikirim.
E. EVALUASI KUALIFIKASI 15. Pembuk
Kualifikasi 16.1 Evaluasi Kualifikasi dilakukan denganmenggunakan metode penilaian sistem gugur.
16.2 Untuk peserta yang melakukan Kemitraan/KSO, Pakta Integritas telah diisi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/ KSO berhak mewakili Kemitraan/KSO sebelum dilakukan evaluasi.
16.3 Tata Cara Evaluasi Kualifikasi dilakukan sesuai dengan Bab VIII Data Kualifikasi ini.
16.4[Untuk Pelelangan Umum, apabila peserta yang lulus evaluasi kualifikasi kurang dari 3 (tiga), maka pelelangan umum dinyatakan gagal.]
[Untuk Pelelangan Terbatas, apabila peserta yang lulus evaluasi kualifikasi kurang dari 3 (tiga) maka pelelangan terbatas tetap dilanjutkan.]
16.5 Pokja ULP menginputkan hasil evaluasi kualifikasi pada aplikasi SPSE.
17. Pembukt ian
Kualifikasi
17.1 Pembuktian kualifikasi dilakukan terhadap peserta yang lulus evaluasi kualifikasi.
17.2 Pembuktian kualifikasi dilakukan diluar aplikasi SPSE (offline).
17.3 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh pihak yang berwenang dan meminta rekamannya.
17.4 Dalam tahap pembuktian kualifikasi, Pokja ULP tidak perlu meminta seluruh dokumen kualifikasi apabila penyedia
barang/jasa sudah pernah
melaksanakan pekerjaan yang sejenis dan/atau data kualifikasi penyedia sudah terverifikasi dalam Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP).
17.5 Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen, apabila diperlukan.
17.6 Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data, maka peserta digugurkan, dimasukkan dalam Daftar Hitam serta dilaporkan kepada Kepolisian atas perbuatan pemalsuan tersebut.
17.7 [Untuk Pelelangan Umum, apabila peserta yang lulus pembuktian kualifikasi kurang dari 3 (tiga), maka pelelangan umum dinyatakan gagal.]
[Untuk Pelelangan Terbatas, apabila peserta yang lulus pembuktian kualifikasi kurang dari 3 (tiga) maka pelelangan terbatas tetap dilanjutkan.]
F. HASIL KUALIFIKASI 18. Penetap
an Hasil Kualifikasi
Pokja ULP menginputkan pada aplikasi SPSE seluruh peserta yang lulus pembuktian
Hasil kualifikasi setelah ditetapkan oleh Pokja ULP disampaikan kepada semua peserta kualifikasi dan diumumkan oleh Pokja ULP melalui aplikasi SPSE sebagaimana tercantum dalam LDK. Kualifikasi dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan hasil kualifikasi kepada Pokja ULP sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan disertai bukti terjadinya penyimpangan, dan dapat ditembuskan secara offline (di luar aplikasi SPSE) kepada PPK, PA/KPA, dan APIP sebagaimana tercantum dalam LDK..
20.2 Sanggah yang diajukan oleh peserta yang tidak memasukkan data kualifikasi
dianggap sanggahan tersebut tidak memenuhi syarat.
20.3 Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi:
a. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahan dan aturan turunannya serta yang telah
ditetapkan dalam Dokumen
Kualifikasi;
b. rekayasa tertentu sehingga
menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat; dan/atau
c. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.
20.4 Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kalender setelah menerima sanggahan.
20.5 Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan prakualifikasi gagal.
20.6 Sanggahan yang disampaikan tidak melalui aplikasi SPSE (offline) bukan dikarenakan adanya keadaan kahar atau gangguan teknis, disampaikan kepada kepada PA/KPA, PPK atau atau bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.
20.7 Dalam hal terjadi keadaan kahar atau gangguan teknis yang menyebabkan peserta pemilihan tidak dapat mengirimkan sanggahan secara online
melalui aplikasi SPSE dan/atau Pokja ULP tidak dapat mengirimkan jawaban sanggah secara online melalui aplikasi SPSE maka sanggahan dapat dilakukan diluar aplikasi SPSE (offline).
21. Kualifika
si Ulang 21.1[Untuk Pelelangan Umum, apabilajumlah peserta yang lulus kualifikasi kurang dari 3 (tiga), maka dilakukan pengumuman ulang prakualifikasi.]
[Untuk Pelelangan Terbatas apabila tidak ada peserta yang lulus kualifikasi maka dilakukan pengumuman ulang Prakualifikasi.]
21.2 Jika setelah kualifikasi ulang ternyata peserta yang lulus kualifikasi masih kurang dari 3 (tiga) maka Pokja ULP melanjutkan proses pelelangan.
22. Pengund uhan
(download ) Dokumen Pemilihan
Jika tidak ada sanggahan atau sanggahan ditolak maka peserta yang masuk dalam daftar peserta yang lulus kualifikasi dapat mengunduh (download) Dokumen Pemilihan untuk memasukkan penawaran.
BAB IV.LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK)
A. Lingkup
Kualifikasi: Nama Pokja ULP: __________
Alamat Pokja ULP: __________
Website: __________
Website LPSE:__________
Nama paket pekerjaan: __________
B. Jadwal
Prakualifikasi Sebagaimana yang tercantum dalamaplikasi SPSE
C. Persyaratan
Kualifikasi: 1. peserta yang berbadan usaha harusmemiliki surat ijin usaha ______ [isi sesuai dengan ijin usaha yang dipersyaratkan] dan surat ijin______[isi sesuai dengan surat ijin lain yang dipersyaratkan].
2. [memiliki pengalaman pada
bidang(apabila diperlukan) _________ [isi sesuai dengan bidang sejenis yang dipersyaratkan].
3. Memiliki tenaga ahli (apabila diperlukan) dengan kualifikasi keahlian _________[diisi sesuai dengan jenis keahlian yang diperlukan].
4. Memiliki Tenaga Teknis/Terampil (apabila diperlukan) dengan kualifikasi kemampuan _________[isi sesuai dengan jenis kemampuan teknis yang diperlukan].
5. Memiliki kemampuan untuk
menyediakan
fasilitas/peralatan/perlengkapan
(apabila diperlukan), yaitu
_________[sebutkan
fasilitas/peralatan/perlengkapan
minimum yang diperlukan, termasuk
yang bersifat
khusus/spesifik/berteknologi tinggi].
D. Sanggahan Kualifikasi (apabila diperlukan)
1. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE.
2. Tembusan sanggahan dapat
disampaikan di luar aplikasi (offline) ditujukan kepada :
a. PPK ________________ b. PA/KPA ______________
c. _______________ [APIP Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi]
[diisi secara lengkap dan jelas]
3. Pengaduan dapat disampaikan di luar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada _______________ [APIP Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi]
[diisi secara lengkap dan jelas]
BAB V. BENTUK INTEGRITAS
[Pakta Integritas Badan Usaha Tanpa Kemitraan]
Dengan mendaftar sebagai peserta pemilihan pada aplikasi SPSE maka peserta telah menyetujui dan
menandatangani pakta integritas
[Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan Kemitraan/KSO]
PAKTA INTEGRITAS
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : __________[nama wakil sah badan usaha]
No.
Identitas : __________ [diisi nomor KTP/SIM/Paspor]
Jabatan : __________
Bertindak untuk dan atas nama
: PT/CV/Firma/Koperasi____________________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]
2. Nama : __________[nama wakil sah badan usaha]
No.
Identitas : __________ [diisi nomor KTP/SIM/Paspor]
Jabatan : __________
Bertindak untuk dan atas nama
: PT/CV/Firma/Koperasi/Kemitraan________________ ____[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]
3. ...[dan seterusnya, diisi sesuai dengan jumlah anggota Kemitraan/KSO]
dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa:
1. tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN);
2. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih, transparan, dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan; 3. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA
INTEGRITAS ini, bersedia menerima sanksi administratif, menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.
__________[tempat], __[tanggal] __________[bulan] 20_____[tahun]
Nama Penyedia] [Nama Penyedia] [Nama Penyedia]
[ tanda tangan] , [ tanda tangan] , [ tanda tangan] , [nama lengkap] [nama lengkap] [nama lengkap]
[cantumkan tanda tangan dan nama setiap anggota Kemitraan]
BAB VI. ISIAN DATA KUALIFIKASI
Isian Data Kualifikasi bagi Peserta selain anggota Kemitraan/KSO berbentuk Form Isian Elektronik Data
Kualifikasi yang tersedia pada aplikasi SPSE
[FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK KEMITRAAN/KSO]
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : __________[nama wakil sah jika badan usaha]
No.
Identitas : __________[diisi dengan no. KTP/SIM/Paspor]
Jabatan : __________[diisi sesuai jabatan]
Bertindak untuk
dan atas nama
: ____________________[diisi nama badan usaha]
Alamat : __________
Telepon/Fax : __________
Email : __________
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:
1. saya secara hukum bertindak untuk dan atas nama
kemitraan/KSO berdasarkan __________[akta
pendirian/anggaran dasar/surat kuasa/Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi, disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/anggaran dasar/surat kuasa/perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi];
2. saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”];
3. saya tidak sedang menjalani sanksi pidana;
4. saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini;
5. badan usaha yang saya wakilitidak masuk dalam Daftar Hitam, tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan;
6. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam;
7. data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut:
A. Data Administrasi
1
. Nama Badan Usaha : __________
2. Status :
3.
Alamat Kantor Pusat : __________
No. Telepon : __________
No. Fax : __________
E-Mail : __________
4.
Alamat Kantor Cabang :
__________ __________ __________ __________
No. Telepon :
No. Fax :
E-Mail :
B. Landasan Hukum Pendirian Perusahaan
1. Akta Pendirian Perusahaan/Anggaran Dasar Koperasi
a.Nomor : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________
d.Nomor Pengesahan
Kementerian Hukum dan HAM. (untuk yang berbentuk PT) 2. Perubahan Terakhir Akta
Pendirian Perusahaan/Anggaran
Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik
Dasar Koperasi
a. Nomor : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________
C. PengurusBadan Usaha
1. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT)
No. Nama No. Identitas Jabatan dalam Badan
Usaha
2. Direksi/Pengurus Badan Usaha
No. Nama No. Identitas Jabatan dalam Badan
Usaha
D. Ijin Usaha
1. No.Surat Ijin Usaha
________ : _______Tanggal ______
2. Masa berlaku ijin usaha : __________
3. Instansi pemberi ijin
usaha : __________
4. Kualifikasi Usaha : _____________
5. Klasifikasi Usaha : _____________
E. Ijin Lainnya [apabila dipersyaratkan]
1. No. Surat Ijin ____________ : _______Tanggal ______
2. Masa berlaku ijin : __________
3. Instansi pemberi ijin : __________
F. Data Keuangan
1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma)
No. Nama No. Identitas Alamat Persentase
2. Pajak
a. Nomor Pokok Wajib
Pajak : __________
b. Bukti laporan Pajak
Tahun terakhir : No.______tanggal _______
G. Data Personalia(Tenaga ahli/teknis/terampilbadan usaha) [apabila diperlukan]
saat ini
1 2 3 4 5 6 7 8 9
I. Data Pengalaman Perusahaan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir
(untuk penyedia yang telah berdiri 3 tahun atau lebih). Untuk perusahaan yang baru berdiri kurang dari 3 tahun tidak wajib mengisi tabel ini.
No
J. Data Pengalaman Perusahaan
(nilai paket pengalaman sesuai bidang yang dipersyaratkan dalam Kurun Waktu 10 (Sepuluh) Tahun Terakhir)
Nam a
Alama t/ Telepo n
No/ Tangg
al
Nila
i Kontrak
BA Serah
Terim a
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Demikian Formulir Isian Kualifikasiini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksiadministratif, sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
[tempat], [tanggal] [bulan]20 _____ [tahun]
PT/CV/Firma/Koperasi
____________________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]
[rekatkan meterai Rp 6.000,-tanda tangan]
(nama lengkap wakil sah badan usaha ) [jabatan dalam badan usaha]
BAB VII. PETUNJUK PENGISIAN DATA KUALIFIKASI
I. Petunjuk Pengisian Untuk Peserta Bukan Kemitraan/KSO mengikuti petunjuk dan penggunaan aplikasi SPSE (User Guide)
II. Kemitraan/KSO
Untuk peserta yang berbentuk kemitraan/KSO masing – masing anggota kemitraan/KSO wajib mengisi formulir isian kualifikasi untuk masing – masing kualifikasi badan usahanya dengan petunjuk pengisian formulir isian kualifikasi sebagai berikut:
A. Data Administrasi
1. Diisi dengan nama badan usaha (perusahaan/koperasi)
peserta.
2. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang).
3. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan
email kantor pusatyang dapat dihubungi.
4. Diisi dengan alamat, nomor telepon, nomor fax dan
email kantor cabang yang dapat dihubungi, apabila peserta berstatus kantor cabang.
B. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha
1. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama notaris penerbit akta pendirian perusahaan/anggaran dasar koperasi, serta untuk badan usaha yang berbentuk Perseroan Terbatas diisi nomor pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.
2. Diisi dengan nomor, tanggal dan nama Notaris penerbit Akta Perubahan Terakhir badan usaha, apabila ada. Khusus untuk Perseroan Terbatas, jika terdapat perubahan nama anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris, pada Pembuktian Kualifikasi peserta diminta menunjukkan asli dan memberikan salinan Bukti Pemberitahuan dari Notaris selaku Kuasa Direksi yang telah diajukan melalui Sisminbakum atas Akta Perubahan Terakhir.
1. Diisi dengan nama, nomor KTP/SIM/Paspor, dan jabatan dalam badan usaha, apabila berbentuk Perseroan Terbatas.
2. Diisi dengan nama, nomor KTP/SIM/Paspor, dan jabatan
dalam badan usaha.
D. Ijin Usaha
(Jenis ijin usaha disesuaikan dengan bidang usaha dan peraturan perundang-undangan, contohnya : untuk pabrikan ijin berupa ijin industri, untuk agen tunggal ijin sebagai agen tunggal, untuk distributor ijin sebagai distributor, untuk pedagang ijin berupa SIUP.
Untuk persyaratan perijinan bagi Penyedia asing disesuaikan dengan praktek bisnis internasional dan/atau ketentuan negara asal Penyedia barang.
Tabel Ijin Usaha :
1. Diisi dengan jenis surat ijin usaha, nomor dan tanggal penerbitannya.
2. Diisi dengan masa berlaku surat ijin usaha.
3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat ijin usaha. 4. Diisi dengan kualifikasi usaha
5. Diisi dengan klasifikasi usaha
E. Ijin Lainnya [apabila dipersyaratkan]
1. Diisi dengan jenis surat ijin, nomor dan tanggal penerbitannya.
2. Diisi dengan masa berlaku surat ijin.
3. Diisi dengan nama instansi penerbit surat ijin.
F. Data Keuangan
1. Diisi dengan nama, nomor KTP/SIM/Paspor, alamat pemilik saham/persero, dan persentase kepemilikan saham/persero.
2. Pajak
a. Diisi dengan NPWP badan usaha.
b. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak
tahun terakhir berupa SPT Tahunan.
[Persyaratan perpajakan sebagaimana dimaksud pada nomor 2 (dua), dikecualikan untuk penyedia asing (khusus untuk International Competitive Bidding)].
G. Data Personalia [apabila diperlukan]
Diisi dengan nama, tanggal/bulan/tahun lahir, tingkat pendidikan (SLTP/SLTA/S1/S2/S3), jabatan dalam pekerjaan yang pernah dilaksanakan, lama pengalaman kerja, profesi/keahlian sesuai dengan Surat Keterangan Ahli/Surat Keterangan Terampil dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli/teknis/terampil yang diperlukan.
H. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan [apabila
diperlukan]
Diisi dengan jenis, jumlah, kapasitas atau output yang dapat dicapai pada saat ini, merek dan tipe, tahun pembuatan, kondisi (dalam persentase), lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan (milik sendiri/sewa
beli/dukungan sewa) dari masing-masing
fasilitas/peralatan/perlengkapan yang diperlukan. Bukti status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi.
I. Data Pengalaman Perusahaan Dalam Kurun Waktu 4 Tahun Terakhir
Diisi dengan nama paket pekerjaan, lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan, nama dan alamat/telepon dari Pemberi Tugas/Pejabat Pembuat Komitmen, nomor/tanggal dan nilai kontrak, tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak, dan tanggal berita acara serah terima untuk perusahaan yang telah berdiri 3 tahun atau lebih. Untuk perusahaan yang baru berdiri kurang dari 3 tahun tidak wajib mengisi tabel ini.
J. Data Pengalaman Perusahaan
Diisi dengan nama paket pekerjaan, ringhkasam lingkup pekerjaan, lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan, nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen, nomor/tanggal dan nilai kontrak, tanggal selesai paket pekerjaan berdasarkan kontrak, dan tanggal berita
acara serah terima, untuk masing-masing paket pekerjaan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir.
Lampiran A. BENTUK PERJANJIAN
KEMITRAAN/KERJASAMA OPERASI (KSO)
SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJASAMA OPERASI (KSO)
Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan
______________________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di _______________________ pada tanggal _____________________ 20____, maka kami :
______________________________________ [nama peserta 1]; ______________________________________ [nama peserta 2]; ______________________________________ [nama peserta 3]; ______________________________________ [dan seterusnya].
bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO).
Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Secara bersama-sama:
a. Membentuk Kemitraan/KSO dengan nama kemitraan adalah__________________
a. Menunjuk ____________________________[nama peserta 1] sebagai perusahaan/koperasi utama (leading firm) untuk Kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama Kemitraan/KSO.
b. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak.
2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan/koperasi dalam Kemitraan/KSO adalah:
_______________ [nama peserta 1] sebesar _____% (__________persen)
_______________ [nama peserta 2] sebesar _____% (__________persen)
_______________ [nama peserta 3] sebesar _____% (__________persen)
__________________________________________________dst
Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik
3. Masing-masing peserta anggota Kemitraan/KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2 dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari Kemitraan/KSO.
4. Pembagian sharing dalam Kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota Kemitraan/KSO.
5. Terlepas dari sharing yang ditetapkan diatas, masing-masing anggota Kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja, perjanjian subkontrak, surat-menyurat, teleks, dan lain-lain.
6. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama
Kemitraan/KSO diberikan kepada
_________________________[nama wakil peserta] dalam
kedudukannya sebagai direktur utama/direktur
pelaksana/pengurus koperasi _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota Kemitraan/KSO.
7. Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani.
8. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO.
9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap _____ (_______________________) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.
DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota Kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di________________pada hari__________ tanggal_____________________ bulan_____________, tahun________________________________________
[Peserta 1] [Peserta 2] [Peserta 3]
(_______________) (________________) (________________)
[dst
(_________________)
Catatan:.
- Surat Perjanjian Kemitraan/Kerjasama Operasi ini harus dibuat diatas kertas segel/bermaterai.
BAB VIII. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI
A. Data Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1. data kualifikasi untuk peserta yang melakukan kemitraan/Kerja Sama Operasi disampaikan oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/ Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO;
2. memiliki ijin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
3. perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana;
4. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam Daftar Hitam;
5. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan).
[Persyaratan perpajakan dikecualikan untuk penyedia asing(khusus untuk International Competitive Bidding];
6. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak;
7. memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai;
8. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan:
a. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama
Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut;
b. evaluasi persyaratan pada angka 1. sampai dengan
angka 7. dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO.
9. memiliki Sertifikat Manajemen Mutu ISO apabila dipersyaratkan.
B. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan antara persyaratan pada Dokumen Kualifikasi dengan data kualifikasi peserta yang tercantum pada aplikasi SPSE dalam hal:
1. kelengkapan Data Kualifikasi; dan 2. pemenuhan persyaratan kualifikasi.
C. Formulir Isian Kualifikasi untuk KSO yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan, peserta diminta untuk membayar denda materai sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan.
D. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi Data Kualifikasi yang telah dikirmkan melalui aplikasi SPSE.
E. Evaluasi Kualifikasi belum merupakan kompetisi maka data kualifikasi yang kurang dapat dilengkapi paling lambat sebelum batas akhir pemasukan Data Kualifikasi.
Republik Indonesia
Standar Dokumen Pengadaan
Secara Elektronik
( D O K U M E N P E M I L I H A N )
Pengadaan
Barang
-
Metode e-Lelang [Umum / Terbatas] dengan Prakualifikasi-ver 1.1
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah
D O K U M E N P E M I L I H A N
Nomor: __________Tanggal: __________
untuk Pengadaan
__________
Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan: __________ ________________[Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi]
Tahun Anggaran: __________
Daftar Isi
BAB. I BENTUK UNDANGAN 41
BAB II. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) 42 A. UMUM 42
1. LINGKUP PEKERJAAN 44
2. SUMBER DANA 44
3. PESERTA PEMILIHAN 44
4. LARANGAN KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN), PERSEKONGKOLANSERTA
PENIPUAN44
5. LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN 45
6. PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI46
7. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA 46
B. DOKUMEN PEMILIHAN 47
8. ISI DOKUMEN PEMILIHAN 47
9. BAHASA DOKUMEN PEMILIHAN 47 10. PEMBERIAN PENJELASAN 47
11. PERUBAHAN DOKUMEN PEMILIHAN 48
12. TAMBAHAN WAKTU PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN 49
C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN 49
13. BIAYADALAM PENYIAPAN PENAWARAN 49
14. BAHASA PENAWARAN 49
15. DOKUMEN PENAWARAN 50
16. HARGA PENAWARAN 53
17. MATA UANG PENAWARANDAN CARA PEMBAYARAN 53
18. MASA BERLAKU PENAWARAN DAN JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 53
D. PEMASUKAN/PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 53
19. PENYAMPULANDAN PENANDAAN SAMPUL PENAWARAN 54
20. PEMASUKKAN/ 55
PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 55
21. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 56 22. DOKUMEN PENAWARAN TERLAMBAT57
E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN 57
23. PEMBUKAAN PENAWARAN 57
24. EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN 59
25.[KLARIFIKASI DAN NEGOSIASI TEKNISDAN HARGA] 77
F. PENETAPAN PEMENANG 78
26. PENETAPAN PEMENANG 78
27. PENGUMUMAN PEMENANG78
28. SANGGAHAN 78
G. PENUNJUKAN PEMENANG 79
29. PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA 79
H. PELELANGAN GAGAL DAN TINDAK LANJUT PELELANGAN GAGAL 81
31. PELELANGAN GAGAL 81
32. TINDAK LANJUT PELELANGAN GAGAL 83
I. JAMINAN PELAKSANAAN 88
33. JAMINAN PELAKSANAAN 88
J. PENANDATANGANAN KONTRAK 90
34. PENANDATANGANAN KONTRAK 90
BAB III. LEMBAR DATA PEMILIHAN(LDP) 93
A. LINGKUP PEKERJAAN 93
B. SUMBER DANA 93 C. JADWAL 93
TAHAPAN PEMILIHAN 93
D. PENINJAUAN LAPANGAN 93
[APABILADIPERLUKAN] 93
E. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 93
F. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN 94
G. JADWAL PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN 94
H. BATAS AKHIR PEMASUKAN PENAWARAN 94
I. PEMBUKAAN PENAWARAN 94
J. DOKUMEN PENAWARAN 94
K. [AMBANG BATAS SISTEM GUGUR] 94
L. SANGGAHAN, PENGADUAN 94
M. JAMINAN PELAKSANAAN 95
N. JAMINAN95 UANG MUKA95
BAB IV BENTUK DOKUMEN PENAWARAN 96
A. BENTUK SURAT PENAWARAN BADAN USAHA /KEMITRAAN (KSO) (1
SATU FILE) 96
B. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 98
C. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS (FILE I) 99
D. BENTUK SURAT PENAWARAN HARGA (FILE II) 101
E. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 102
F. BENTUK SURAT PENAWARAN ADMINISTRASI DAN TEKNIS (TAHAP I)103
CONTOH 103
G. BENTUK SURAT PENAWARAN HARGA (TAHAP II) 105 [KOP SURAT BADAN USAHA] 105
H. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 106
DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS 106
I. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN
DALAM NEGERI (TKDN), [APABILAMEMENUHISYARATUNTUKDIBERIKAN
PREFERENSIHARGA] 107
BAB V. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) 108
1. DEFINISI 108
2. PENERAPAN 110
3. BAHASADAN HUKUM 110
4. LARANGAN KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN), PERSEKONGKOLANSERTA
PENIPUAN111
5. ASAL BARANG 111
6. KORESPONDENSI 112
7. WAKILSAHPARAPIHAK 112
8. [PEMBUKUAN 112
9. PERPAJAKAN 112
10. PENGALIHANDAN/ATAU SUBKONTRAK 113
11. PENGABAIAN 113
12. PENYEDIA MANDIRI 113
13. KEMITRAAN/ 113
KERJASAMA OPERASI (KSO) 113
14. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 114
15. SURAT PESANAN 114
16. PROGRAM MUTU 114
17. RAPAT PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK 115
18. LINGKUPPEKERJAAN 115
19. STANDAR 115
20. [PENGAWASAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 115
21. [PERINTAH 116
22. PEMERIKSAAN BERSAMA 116
23. INSPEKSI PABRIKASI 116
24. PENGEPAKAN 116
25. PENGIRIMAN 117
26. ASURANSI117
27. TRANSPORTASI 117
28. RISIKO 118
29. PEMERIKSAANDAN PENGUJIAN 118
30. UJI COBA 119
31. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN 119
32. PERPANJANGAN WAKTU 119
33. INCOTERMS 120
B.2 PENYELESAIAN KONTRAK 120
34. SERAH TERIMA BARANG 120
35. JAMINANBEBAS CACAT MUTU/ GARANSI 121
36. PEDOMAN PENGOPERASIANDAN PERAWATAN122
37. LAYANAN TAMBAHAN 122
38. PERUBAHAN KONTRAK 122
39. PERUBAHAN LINGKUP PEKERJAAN 123
40. PERUBAHAN JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 124
41. PENGERTIAN 125
42. BUKAN CIDERA JANJI 126
43. PERPANJANGAN WAKTU 126
44. PEMBAYARAN 126
45. PENGHENTIAN KONTRAK 126
46. PEMUTUSANKONTRAK 127
47. PEMUTUSAN KONTRAKOLEH PPK 127
48. PEMUTUSAN KONTRAKOLEH PENYEDIA 129
49. PEMUTUSAN KONTRAKAKIBATLAINNYA 129
50. HAKDAN KEWAJIBAN PENYEDIA 129
51. TANGGUNGJAWAB130
52. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAKDAN INFORMASI 130
53. HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL 130
54. PENANGGUNGAN DAN RISIKO 130
55. [PERLINDUNGAN TENAGA KERJA (APABILADIPERLUKAN) 131
56.[PEMELIHARAAN LINGKUNGAN (APABILADIPERLUKAN)132
57. [ASURANSI 132
(APABILADIPERLUKAN) 132
58. TINDAKAN PENYEDIA YANGMENSYARATKAN PERSETUJUAN PPK 132
59. USAHA MIKO, USAHA KECILDAN KOPERASI KECIL 132
60. [PENYEDIA LAIN (APABILADIPERLUKAN 133
61. KERJASAMA ANTARA PENYEDIA DAN SUB PENYEDIA 133
62. [KESELAMATAN (APABILADIPERLUKAN) 133
63. PEMBAYARAN DENDA 133
64. [JAMINAN (APABILADIPERSYARATKAN) 133
65. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 134
66. KEPEMILIKAN DOKUMEN 134
67. HAK DAN KEWAJIBAN PPK 135 68. FASILITAS135
69. PERISTIWA KOMPENSASI 135
70. [PERSONILDAN/ATAU PERALATAN (APABILAADA) 136
71. HARGA KONTRAK 137
72. PEMBAYARAN 137
73. PERHITUNGAN AKHIR (APABILADIPERLUKAN) 140
74. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 140
75. [PENYESUAIAN HARGA (UNTUK KONTRAK HARGA SATUANSERTAKONTRAKGABUNGAN LUMPSUMDANHARGASATUAN) 140
76. PENGAWASANDAN PEMERIKSAAN 142
77. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 143
78. ITIKADBAIK 143
BAB VI. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) 144 BAB VII. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR 150
BAB VIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA 151 BAB IX. BENTUK DOKUMEN KONTRAK 155
A. BENTUK SURAT PERJANJIAN 155
B. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/ JASA (SPPBJ) 159
C. BENTUK SURAT PESANAN 160
D. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN DARI BANK 162
E. BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN
PENJAMINAN 164
F. BENTUK JAMINAN UANG MUKA DARI BANK 165
G. BENTUK JAMINAN UANG MUKA DARI ASURANSI/PERUSAHAAN
PENJAMINAN 167
BAB. I BENTUK UNDANGAN
A. BENTUK UNDANGAN PENGAMBILAN DOKUMEN PEMILIHAN UNTUK PELELANGAN [UMUM/TERBATAS] METODE PEMASUKAN SATU SAMPUL/DUA SAMPUL/DUA TAHAP]
( Tidak ada Undangan Pengembilan Dokumen Pemilihan)
B. BENTUK UNDANGAN PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN HARGA (SAMPUL II) UNTUK PELELANGAN [UMUM/TERBATAS] METODE PEMASUKAN DUA SAMPUL
( Tidak ada Undangan Pembukaan Sampul II)
C. [BENTUK UNDANGAN PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN HARGA (TAHAP II) UNTUK PELELANGAN [UMUM/TERBATAS] METODE PEMASUKAN DUA TAHAP
( Tidak ada Undangan Pemasukan Harga Tahap II)]
BAB II. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)
A. UMUM
IKP ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahan dan aturan turunannya, yang berisi instruksi dan/atau informasi yang diperlukan oleh peserta untuk menyiapkan penawarannya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik.
Dalam IKP ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut:
-Barang : setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang;
-HPS : Harga Perkiraan Sendiri;
- HEA : Harga Evaluasi Akhir;
- Kemitraan/ Kerja Sama
Operasi (KSO) : kerjasama antarpenyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;
- LDP : Lembar Data Pemilihan;
- Pokja ULP : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk
melaksanakan Pemilihan Penyedia
Barang/Jasa;
- PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yangbertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa;
- SP : Surat Pesanan;
- SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa;
- TKDN : Tingkat Komponen Dalam Negeri;
- LPSE : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk
menyelenggarakan sistem pelayanan
Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik;
- Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE;
- E-Lelang : Proses pelelangan
umum/terbatas/sederhana dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 beserta perubahan dan aturan turunannya. Semua Istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.
1.Lingkup
Pekerjaan 1.1 Peserta menyampaikan penawaranatas paket pekerjaan pengadaan barang sebagaimana tercantum dalam LDP.
1.2 Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP.
1.3 Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP, berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak.
2.Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.
3.Peserta
Pemilihan 3.1 Pemilihan Penyedia pengadaan barangini dapat diikuti oleh semua peserta yang telah lulus kualifikasi.
3.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan Kemitraan/KSO, baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase Kemitraan/KSO dan perusahaan yang
mewakili Kemitraan/KSO tersebut.
3.3 Peserta Kemitraan/KSO dilarang untuk mengubah Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi.
4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut:
a. berusaha mempengaruhi anggota pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pemilihan, dan/atau peraturan perundang-undangan; b. melakukan persekongkolan dengan
peserta lain untuk mengatur hasil
pemilihan, sehingga
mengurangi/menghambat/
memperkecil, me-niadakan
persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain; dan/atau
c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan ini.
4.2 Peserta yang terbukti melakukan
tindakan sebagaimana dimaksud pada angka 4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut:
a. sanksi administratif, seperti
digugurkan dari proses pemilihan
atau pembatalan penetapan
pemenang;
b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam;
c. gugatan secara perdata; dan/atau d. pelaporan secara pidana kepada
pihak berwenang.
4.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh
Pokja ULP kepada PA/KPA.
5.Larangan Pertentangan Kepentingan
5.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan perannya, menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung.
5.2 Pertentangan kepentingan
sebagaimana dimaksud pada angka 5.1. antara lain meliputi:
a. dalam suatu badan usaha, anggota
Direksi atau Dewan Komisaris merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.
b. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya, merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau
pejabat yang berwenang
menetapkan pemenang Pelelangan.
c. PA, KPA, PPK, anggota Pokja ULP
dan/atau pejabat lain yang berwenang, baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta; d. hubungan antara 2 (dua)
perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham.
5.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.
6.Pendayagunaa n Produksi Dalam Negeri
6.1 [Peserta berkewajiban untuk
menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri.]
6.2 Dalam pelaksanaan Pengadaan Barang yang terdiri atas bagian atau komponen dalam negeri dan bagian atau komponen yang berasal dari luar negeri (impor), dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. pemilahan atau pembagian
komponen harus benar-benar
mencerminkan bagian atau
komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang berasal dari luar negeri (impor);
b. pekerjaan pemasangan, pabrikasi, pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri; c. semaksimal mungkin menggunakan
jasa pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti jasa asuransi, angkutan, ekspedisi, perbankan, dan pemeliharaan; dan
d. peserta diwajibkan membuat daftar barang yang berasal dari luar negeri (impor) yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis, jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen diproduksi/dihasilkan di dalam negeri;
b. spesifikasi teknis Barang yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan; dan/atau c. volume produksi dalam negeri tidak
mampu memenuhi kebutuhan.
6.4 [Atas penggunaan produksi dalam negeri, penawaran peserta diberikan preferensi harga untuk pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP yang diwajibkan menggunakan
produksi dalam negeri].
7.Satu
Penawaran Tiap Peserta
Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota Kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan.
B.
DOKUMEN PEMILIHAN 8.Isi DokumenPemilihan
8.1 Dokumen Pemilihan terdiri dari:
a. Undangan
b. Instruksi Kepada Peserta; c. Lembar Data Pemilihan;
d. Bentuk Surat Perjanjian, Syarat Khusus Kontrak, Syarat-Syarat Umum Kontrak;
e. Spesifikasi Teknis dan/atau Gambar; f. [Daftar Kuantitas dan harga (apabila
dipersyaratkan)];
g. Bentuk Dokumen Penawaran:
1) [Surat Penawaran untuk e-Lelang
1 file:];
2) [Surat Penawaran Administrasi
dan Teknis (file I) dan Surat Penawaran Harga (file 2) untuk e-Lelang 2 file];
3) [Surat Penawaran Administrasi
dan Teknis (file I) pada tahap I dan Surat Penawaran Harga (file 2) pada tahap II untuk e-Lelang 2 Tahap];
4) Dokumen Penawaran Teknis;
5) [Formulir Rekapitulasi
Perhitungan TKDN (apabila diberikan preferensi harga)]. h. Bentuk Dokumen lain:
1) Surat Penunjukan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ);
2) Surat Pesanan (SP); 3) Jaminan Pelaksanaan;
4) [Jaminan Uang Muka (apabila dipersyaratkan)].
8.2 Peserta berkewajiban memeriksa
keseluruhan isi Dokumen Pemilihan ini.
Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta.
9.Bahasa Dokumen Pemilihan
Dokumen Pemilihan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia
10. Pemberian
Penjelasan 10.1 Pemberian penjelasan dilakukan secaraonline melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.
10.2 Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat
dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran.
10.3 Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pemilihan.
10.4 Apabila dipandang perlu, Pokja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Biaya yang diperlukan peserta dalam rangka peninjauan lapangan ditanggung oleh masing-masing peserta.
10.5 Pokja ULP menjawab setiap pertanyaan yang masuk, kecuali untuk substansi pertanyaan yang telah dijawab.
10.6 Apabila diperlukan Pokja ULP pada saat berlangsungnya pemberian penjelasan dapat menambah waktu batas akhir tahapan tersebut sesuai dengan kebutuhan.
10.7 Dalam hal waktu tahap penjelasan telah berakhir, Peserta tidak dapat mengajukan pertanyaan namun Pokja ULP masih mempunyai tambahan
waktu untuk menjawab pertanyaan yang masuk pada akhir jadwal
10.8 Apabila dipandang perlu, Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang).
10.9 Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP)
10.10 Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE.
11.Perubahan Dokumen Pemilihan
11.1Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pemilihan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.
11.2 Perubahan rancangan kontrak, spesifikasi teknis, gambar dan/atau nilai total HPS, harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.
11.3 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan, maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan yang awal.
11.4 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran, Pokja ULP dapat
menetapkan Adendum Dokumen
Pemilihan berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pemilihan.