• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tata Cara Pengangkatan Inpassing JFA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tata Cara Pengangkatan Inpassing JFA"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

TATA CARA PENGANGKATAN PNS DALAM

JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS

MELALUI PENYESUAIAN/ INPASSING

Oleh :

M. Sumitro, SH, M.AP

(2)

TUJUAN PENYELENGGARAAN KEARSIPAN

a. Menjamin terciptanya arsip dari kegiatan yang dilakukan oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan, serta ANRI sebagai penyelenggara kearsipan nasional;

b. Menjamin ketersediaan arsip yang autentik dan terpercaya sebagai alat bukti yang sah;

c. Menjamin terwujudnya pengelolaan arsip yang andal dan pemanfaatan arsip sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

d. Menjamin pelindungan kepentingan negara dan hak-hak keperdataan rakyat melalui pengelolaan dan pemanfaatan arsip yang autentik dan terpercaya;

e. Mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan nasional sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terpadu;

f. Menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;

g. Menjamin keselamatan aset nasional dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya, pertahanan, serta keamanan sebagai identitas dan jati diri bangsa; dan

(3)

FU NGSI dan TUGAS ARSIPARIS

Menjaga TERCIPTANYA ARSIP dari kegiatan yang dilakukan oleh lbg

pemerintah, pemda, lbg pendidikan, prsh, orpol, dan ormas

Menjaga ketersediaan arsip yang AUTENTIK dan TERPERCAYA sbg

alat bukti yang sah

Menjaga TERWUJUDNYA PENGELOLAAN ARSIP yang andal, dan

pemanfaatan arsip sesuai ketentuan per UU an

Menjaga KEAMANAN DAN KESELAMATAN arsip yang berfungsi untuk

menjamin arsip-arsip yang berkaitan dengan hak-hak keperdataan rakyat melalui pengelolaan dan pemanfataan arsip yang autentik dan terpercaya.

Menjaga KESELAMATAN DAN KELESTARIAN arsip sebagai bukti

pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;

Menjaga KESELAMATAN ASET NASIONAL dalam bidang ekonomi,

sosial, politik, budaya, pertahanan, serta keamanan sebagai identitas dan jati diri bangsa;

MENYEDIAKAN INFORMASI guna meningkatkan kualitas

(4)

HASIL KERJA-TUGAS POKOK -

KOMPETENSI ARSIPARIS

ARSIPA RIS ARSIPA RIS PENGELOLAA N ARSIP DINAMIS PENGELOLAA N ARSIP DINAMIS PENGELOLAA N ARSIP STATIS PENGELOLAA N ARSIP STATIS PEMBINAAN KEARSIPAN PEMBINAAN KEARSIPAN PENGOLAH AN DAN PENYAJIAN ARSIP MENJADI INFORMASI PENGOLAH AN DAN PENYAJIAN ARSIP MENJADI INFORMASI MULAI DARI REGISRASI S/D

EVALUASI DAN PENILAIAN PAD (16)

MULAI DARI VERIFIKASI ARSIP

STATS S/D EVALUASI DAN PENILAIAN PAS (13) BINTEK S/D

PERTIMBANGAN PENGHARGAAN KEARSIPAN (14) INFORMASI ARSIP; AKTIF, INAKTIF, VITAL,

(5)
(6)

PELAKSANAAN KEGIATAN JFA

UNIT PENGOLAH

UNIT PENGOLAH

UNIT KEARSIPAN

UNIT KEARSIPAN

LEMBAGA KEARSIPAN

LEMBAGA KEARSIPAN

DILINGKUNGAN LN, PEMDA DAN

PTN.

SETINGKAT ESELON II ATAU

ESELON III ARSIP NASIONAL RI DINAS KEARSIPAN (POVINSI, KABUPATEN/KO TA) LEMBAGA KEARSIPAN PTN DILINGKUNGAN LN, PEMDA DAN

PTN.

SETINGKAT ESELON II ATAU

(7)

PENGANGKATAN DALAM

JABATAN

INPASSING

(PENYESUAIAN)

INPASSING

(PENYESUAIAN)

PENGANGKATA

N PERTAMA

PENGANGKATA

N PERTAMA

PERPINDAHAN

DARI JABATAN

LAIN

PERPINDAHAN

DARI JABATAN

LAIN

BAGI PNS YG

BERLATAR BELAKANG SLTA ,

D III dan S1

(8)

SYARAT PENGANGKATAN

PANGKAT/GOLONGAN

FORMASI

KOMPETENSI

(FORMIL DAN

MATERIIL)

KINERJA

MINIMAL GOLONGAN II C ATAU III A

SESUAI DENGAN BEBAN KERJA

IJASAH (D 3 ATAU D 4/S 1 DAN SERTIFIKAT

KOMPETENSI

(9)

POLA PENDEKATAN

JABATAN KATEGORI KEAHLIAN

PROFESIONAL

TERTINGGI

PROFESIONAL TINGGI

PROFESIONAL TK

LANJUTAN

PROFESIONAL TK

DASAR

AHLI UTAMA

AHLI MADYA

AHLI MUDA

(10)

POLA PENDEKATAN

JABATAN KATEGORI KETERAMPILAN

BERSIFAT

KOORDINASI

TUSI UTAMA

TUSI LANJUTAN

TUSI TK DASAR

PENYELIA

MAHIR

TERAMPIL

(11)

KONDISI PNS TERKINI

Moratorium penerimaan PNS melalui formasi CPNS;

Pemetaan Kelembagaan dan Kepegawaian , implikasi

dari UU 23/2014;

64 % PNS menduduki jabatan fungsional umum;

Masih ada pandangan bahwa pengembangan karier &

profesionalisme PNS, dan peningkatan kinerja organisasi

belum optimal;

Belum terpenuhinya kebutuhan jabatan fungsional;

Proses pengangkatan PNS ke dalam JFT memerlukan

waktu

PERMENPAN DAN RB NOMOR 26 TAHUN 2016 TENTANG PENGANGKATAN PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL MELALUI

(12)

KONDISI TERKINI ARSIPARIS DARI

ASPEK KUANTITAS

Minimnya jumlah Arsiparis (3241 orang) , jauh dari jumlah

kebutuhan Arsiparis secara nasional (143.000 orang)

Masih ada PNS yg telah

mengikuti Diklat tetapi belum diangkat dalam

JFA Jumlah Arsiparis

berkurang karena ada yg memasuki

usia pensiun, mengundurkan diri, dan pindah

jabatan

Penyebaran Arsiparis yg ditempatkan pada unit kerja tidak sesuai dgn

kompetensinya

(13)

STRATEGI ANRI DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN

ARSIPARIS

Mengupayakan peningkatan kesejahteraan

Arsiparis , kenaikan TUNJAB & TUNROF, Jamninana

kesehatan dan Perpanjangan BUP,

Mendirikan STIKER dan melakukan kerjasama dgn

PTN untuk mendirikan program vokasi kearsipan

Memberdayakan organisasi profesi AAI

Menyempurnakan regulasi tentang JFA

Mengoptimalkan pengangkatan JFA melalui:

1. Pengangkatan Pertama

2. Pindah Jabatann

(14)

INPASSING ARSIPARIS

Menindaklanjuti amanat Permenpan dan RB Nomor 48

Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Arsiparis

dengan mengeluarkan

PERKA ANRI Nomor 30 Tahun

2015 tentang Tata Cara Penyesuaian (Inpassing)

Jabatan Fungsional Arsiparis, khusus

diperuntukkan untuk Arsiparis Terampil (SMA) &

sudah berakhir Desember 2016

Menindaklanjuti amanat Permenpan & RB Nomor 26

Tahun 2016 tentang Pengangkatan PNS Dalam Jabatan

Fungsional Melalui Penyesuaian/Inpassing dengan

mengeluarkan

Rancangan PERKA ANRI Nomor

6Tahun 2017 tentang TATA CARA PENGANGKATAN

PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS

(15)

PRINSIP INPASSING

INPASSI

NG

ARSIPA

RIS

Sesuai Kebutuhan Jabatan

Fungsional & Organisasi

Dilaksanakan pada

periode/waktu yg tertentu

Memenuhi Kompetensi

Tersedia sumber PNS yang jelas  fungsional

umum yg selama ini melaksanakan

pekerjaan kearsipan Proses Pengangkatan

(16)

KETENTUAN UMUM INPASSING

ARSIPARIS

PERKA ANRI NOMOR 30 TAHUN 2015 TENTANG TATA CARA

PENYESUAIAN (INPASSING) JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS

1. Diperuntukkan untuk

Arsiparis Terampil minimal setingkat SLTA

2. Uji kompetensi hanya melalui portofolio

3. Berlaku hingga 5 Desember 2016

4. Wajib mendapatkan ijazah D.III paling lama 5 (lima) tahun sejak diangkat dalam JFA  untuk memenuhi

persyaratan kompetensi sesuai UU

RANCANGAN PERKA ANRI TENTANG TATA CARA PENGANGKATAN PNS DALAM JFA MELALUI PENYESUAIAN/INPASSING

1. Diperuntukkan untuk Arsiparis Tingkat Keterampilan (mInimal D.III) dan

Arsiparis Tingkat Keahlian (minimal D.IV/S1)

2. Uji kompetensi sesuai dengan jenjang jabatan

3. Wajib mengikuti Diklat Arsiparis (bagi PNS yg berijazah diluar ilmu kearsipan) paling lambat sebelum diangkat dalam jenjang jabatan setingkat lebih tinggi sejak penetapan pengangkatan dalam JFA)

4. Khusus Arsiparis Ahli Utama minimal S2 (Pascasarjana)

(17)

PNS yang DAPAT diangkat MELALUI

INPASSING JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS

PNS yg terdapat pada Kementerian/lembaga dan

Pemerintah Daerah;

PNS yg telah & masih menjalankan tugas di bid. Kearsipan

berdasarkan keputusan pejabat berwenang;

PNS yg masih menjalankan tugas jabatan sesuai dgn

formasi JFT & telah mendapatkan kenaikan pangkat

setingkat lebih tinggi;

Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator & Pengawas yg

memiliki kesesuaian antara jabatan terakhir yg diduduki

JFA

Arsiparis PNS yg dibebaskan sementara dari jabatannya,

karena dalam jangka 5 tahun sejak diangkat dlm

(18)

SYARAT PNS yang diangkat MELALUI INPASSING JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS

KATEGORI KETERAMPILAN

1. Berijazah Diploma III (D.III) bidang kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh instansi pembina; 2. Pangkat paling rendah Pengatur

Tingkat I, golongan ruang II/c; 3. Memiliki pengalaman dalam

pengelolaan arsip paling kurang 2 tahun;

4. Tidak sedang menjalani hukuman sedang atau berat;

5. Nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; 6. Mengikuti dan lulus uji kompetensi di

bid. Kearsipan;

7. Usia paling tinggi 3 (tiga) sebelum batas usia pensiun

KATEGORI KEAHLIAN

1. Berijazah Diploma IV (D.IV)/Sarjana (S1) bidang

kearsipan atau bidang ilmu lain yang ditentukan oleh instansi pembina;

2. Pangkat paling rendah Pengatur Tingkat I, golongan ruang III/a;

3. Memiliki pengalaman dalam pengelolaan arsip paling kurang 2 tahun;

4. Tidak sedang menjalani hukuman sedang atau berat; 5. Nilai kinerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu)

tahun terakhir;

6. Mengikuti dan lulus uji kompetensi di bid. Kearsipan; 7. Usiapaling tinggi:

a. 3 (tiga) tahun sebelum pensiun bagi pejabat pelaksana;

b. 2 (dua) tahun sebelum pensiun bagi administrator dan pengawas

(19)

UJI KOMPETENSI DALAM INPASSING

ARSIPARIS KETERAMPILAN

PNS

UJI

KOMPETENSI

ARSIPARIS TINGKAT KETERAMPIL

AN

PORTOFOLIO :

copy sertifikat/ STTPL dalam pengelolaan arsip dinamis atau arsip

(20)

UJI KOMPETENSI DALAM INPASSING

ARSIPARIS KEAHLIAN

ARSIPARSIPARISARIS

PNS

KOMPETENSIUJI

ARSIPARIS TINGKAT KEAHLIAN

PORTOFOLIO +

WAWANCARA

PORTOFOLIO +

WAWANCARA +

KARYA TULIS/ILMIAH HASIL

PENELITIAN/KAJIAN/ EVAL UASI BID. KEARSIPAN YG TELAH DIPUBLIKASIKAN DI

JURNAL/ BUKU SECARA NASIONAL PORTOFOLIO;

Copy sertifikat mengikuti bimtek/pelatihan pengelolaan arsip dinamis/arsip statis dan copy sertifikat melakukan

pembinaan kearsipan

ARSIPARIS AHLI

PERTAMA/AHLI MUDA

ARSIPARIS AHLI

(21)

PELAKSANAAN WAWANCARA BAGI ARSIPARIS AHLI

MADYA DAN ARSIPARIS AHLI UTAMA

Pelaksanaan wawancara

dilakukan atas permintaan PPK

dari PNS yang akan mengikuti uji

kompetensi kepada Kepala ANRI;

Wawancara dilakukan oleh Asesor

yang telah ditetapkan oleh ANRI

paling lambat 2 (dua) bulan

(22)

PROSEDUR/ TATA CARA

INPASSING ARSIPARIS

PPK Instansi menyampaikan usulan Inpassing dalam JFA kepada

Kepala ANRI Berdasarka n e-formasi kebutuhan pegawai Berkas persyarata n Pemeriksaan/Verifika si berkas administrasi Wawancara, khusus Madya &

Utama UJI KOMPETENSI

(23)

PENGANGKATAN

ARSIPAR

IS

Berdasarkan

Angka Kredit Kumulatif yg

ditetapkan Kepala ANRI

Rekomendasi berdasarkan

hasil uji kompetensi dan formasi

jenjang jabatan Proses

Pengangkatan menjadi Kewenangan

PPK Instansi ANRI melaksanaka

n

pengendalian &

(24)

KESIMPULAN

Pengangkatan PNS ke dalam JFA melalui

Penyesuaian/Inpassing merupakan salah satu

strategi kebijakan ANRI dalam rangka

pemenuhan kebutuhan Arsiparis secara nasional

Uji kompetensi dalam jenjang jabatan melalui

Inpassing merupakan cara untuk mendapatkan

Arsiparis yang berkualitas sesuai dengan

kompetensinya

Tahapan, pengendalian & pemantauan

pengangkatan Arsiparis melalui Inpassing yang

dilakukan oleh ANRI bertujuan untuk

(25)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

(5) Dalam hal hasil verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) sudah lengkap atau sesuai dengan persyaratan, pejabat yang secara fungsional membidangi urusan

(1) Bupati merehabilitasi dan/atau mengaktifkan sampai dengan akhir masa jabatan apabila Kepala Desa yang diberhentikan sementara sebagaimana dimaksud dalam Pasal

Asli Surat Pernyataan bersedia mengikuti perkuliahan untuk memperoleh Ijazah S1 kedua dan/ atau sertifikat pendidik kedua sesuai dengan rencana jabatan (bagi yang

1. Pelaksana, Pengawas, Administrator, dan Pejabat Pimpinan Tinggi yang pernah dan/atau masih melaksanakan tugas di bidang Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi. PNS