ryM
WUI{Y
Tahun
IX,
Nomor
2,
Mei
200i:7DAFTAR ISI
:
\{enyoroti
Kompetensi GuruOleh; Trisna Widyana
:
Feningkatan
Kompetensi
Guru
Melalui
Kemampuan Pengembangan Media Pembelajaran...OIeh. Satriyo Wibowo
:
Strategi PengelolaanWarga
Belajar
Program
Kejar
Paket
B Setara SLTP di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM)
Oleh.
Iis Prasetyo:
PeranOrang Tua
terhadapAnak
dalam Menonton
TayanganTelevisi
Oleh:
Asih
Sigit Padmanugraha:BekerjadiDepanKomputiryangErgonomis..'....''
Oleh: Noor
Fitrihana
:
Memanfaatkan
SampahDaun
sebagai
Bahan Kompos
dan Pupuk Organik Tanaman Sawi dalamPot
...Oleh.
H.
YulipriyantoTeknik Pengolahan Limbah Cair dengan Fitoremediasi ...
Oleh; Tien Aminatun
Waspada, Demam Berdarah Datang
Lagi!
...Oleh: Rachmah Laksmi
Ambardini
Teknik Mengatasi Stress dalam Kehidupan Sehari-hari
Oleh:
C.
SriHari
UjiningtyasPII'iGELOLAAN WARGA BELAJAR PROGRAM KEJAR
n[ff,T
B
SETARA
SLTP
DI
PUSATKEGIATAN BELAJAR
MASYARAKAT (PKBM)
Oleh:
Iis Prasetyokaf
PengajorFIP
Universitas Negeri YogyakartaMilidikan
merupakan
sektor penting yang
berperan
aktif
dalampembangunan
bangsa.
Apabila melihat
kondisi
masyarakat un seLarangini
masih banyak
yang
belum
mendapatkan pelayanantenrtilma
untuk
masyarakat
ekonomi
menengah
ke
bawah. bia]-a pendidikanmenjadi faktor
utamabagi
masyarakat, sehinggamfu'lsk mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan bahkan
mkohh
dasar sekalipun.Rcndahnva
partisipasi
masyarakatdalam pendidikan
mengakibatkanmeningkatnya
angka kemiskinan
dan
kebodohan.
Tidak
jarangSmffikfi \-ang mengalami
buta
huruf
sebagai konsekuensidari
kurangnyahgi
mereka.Untuk
menguangi
masalah tersebut,perlu
adanyapcndidikan yang dapat menyentuh masyarakat hingga lapisan bawah, pendidikan
tidak
hanya memusatkan padajalur
pendidikan formal saja,melalui
jalur
pendidikan
lain, yaitu
pendidikan
nonformal
daninformal.
Penlelenggaraan
Pendidikan
Non
Formal
atau
Pendidikan
Luardinoaksudkan
untuk
memberikan pelayanan
pendidikan
kepada.rang
tidak
mungkin terlayani
pendidikannyadi
jalur
pendidikanProgram yang diselenggarakan dalam Pendidikan
Non
Formal
(PNF) iPAUD,
Program kesetaraan Pendidikan DasarLuar
Sekolah, ProgramButa
Huruf
melalui
Keaksaraan Fungsional, Program Taman\Iasyarakat,
ProgramPendidikan
Perempuan,Program
Pendidikanhnjutatl
Program
Pemberdayaandan
PengembanganPusat
Kegiatan Masyarakat(PKBM)
dan Program PeningkatanKualitas
Sumber DayaPengelola program PLS dari, oleh dan untuk masyarakat.
4
Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk mengembangkan program
pendidikan
di
jalur
Pendidikan
Luar
Sekolah adalah terbentuknya
PusatKegiatan
Belajar
Masyarakat(PKBM)
di
tingkat
daerah yangdikelola
olehleJUaga kernasyarakatan daerah setempat. PKBiv{ merupakan salah satu ujung
tornbal
pengembanganprogram
PLSPdi
tingkat
lapangan karena iangsungbersentuhao
d*nguri *"ryu-rukut.
Dari
sini
diharapkan pengelola
PKBM
mampu
*.ng.*bungkan
dirinya
secara
maksimal
cialam
melayani
danmeugembangkan
p'"g-'"*
pemi:ertlai'aan di masyarakat (Sihombing' 2001:23)'pKBM
*"rop?ku'
saiah satu aiternatif yang dapatdipiiih
dan dijadil"anajangpemb.,ouyuunmasyarakat,}laliniselarasdenganpemikir.anb-ahwa
dengair me len-rbagakan
FKBM
akan ban-o-ak potensi yang.selamaini tidak
ter-gali"akun dapat digali,
ditu'rbuhkan.
dimanfaatkan dan didayagunakan' PKBN4 tendaknya- menjaJi pemicu dan penl'ulut rnotivasi dan kreasi masyarakat'Pengelolaan
Warga
Belajar
warga
bel*:jar adaiah anggota masyarakat, tanpa batas umur, yangme-merlukan
suatu atau beberapalenis
pendidikantertentu,
mempunyai hasratuntuk belajar,
serta bersedia mernbiayai
sebagian.atau
segala keperluan,r"iu3urnyu."Pengelolaan meiupakan tetjemahan
dari
kata
"manzagemenl"'Di
claiamKam,s
BesarBahasa
jndonesia-disebutkan bahwa pengelolaan berartipenyeiengga1aan.MenurutHerseydanBlanchard(1982),pengelolaan
didefinisikan
sebagai: ,,},[anagemet.ttas v,orking logether
,,*ithor
through pnoptn,indiviriual or
groups, to accamplish organizat.ion.algoal'"
Manajemen uauiutr kegiatan bekerjasama atau meialui orang lain, baik perorangan maupunkelompok*untukmencapaitujuanorganisasi(Sudjana'2003:1)'
Menurut Winarno
Hamiseno(Arikunto,
1986:8) pengelo}aan adalahsubstantifa
dari
mengelola. sedangkan mengelola adalah suatu tindakan yangdimulai dari pen1u,*,,u,,
tlata, metencana' mengolganisasikan, melaksanakansampaidengan-p.ngu*u'ungunpenilaian'.selanjutnyapengelolaan
menghasilkansesuatudansesuatuitudapatmerupakalsutnberpenyempurnaan dan peningkatan
p."g"r.r""n
selanjutnya.Dehnisi lain
menyebutkan bahwap.ng.iofuu""
adalahlenyelenggaraa.n
atau
perumusan
agar
sesuatu yangdikeloia dapat
i.t:uju"' lancli,
efektif dan
etisien (Arikunto,
i986:8)'
Dijelaskan pula bahwa pengelolaan-meliputi banyak kegiatan dan semuanya
itu
bersama-sa-u
**gttutiff..-"
suatu hasil ukhit yuttg memberikan informasi bagi- :r.\ .-lnPUf naan pe
rk;5::.:--,=
"ar
atau pengelola.:..-.
::
- )3-i penerimaanhf.-;.
:,.:
iamat atau sebab,".-l
Dengan
i.t:-
,.':-: -l.':-:.LlI \\aI.'3 b.':-:-t'--
,
-'-.=;:rkan,iJ"an
s;:-:::i".
.
:-
l:'::t
Kejar
Pal:l
r
'*=
lempurnaan
perkegiatan.Menurut Hartati
(2001:17), pengelolaan warga warga belajar daridisebabkan karena
iar
atau pengelolaan siswa adalah kegiatan pencatatanpenerimaan
hingga warga
belajar tersebut keluar tamat atau sebab lain.Dengan demikian,
pengelolaan
warga belajar
adalah
pekerjaanff
warga belajar yang
meliputi
mendaftar, meneatat, menempatkan,nrkan
dan
sebagainya.Secara
spesifik,
pengerolaanwarga
belajaram-Kejar Paket
B
adalah kegiatan pencatatan warga belajardari
prosesnaan
sampat
saatwarga
belajar meninggalkan
lembaga pendidikansudah tamat atau pengaturan suasana belajar
di
tempat beiajar sehingga) warga belajar mendapat pelayanan menurut kebutuhannya dan
*.n"apui
belajar yang maksimal secara efektif dan efisien.
lahan
Warga Belajar Program
Kejar
paket B
Dalam
pelaksanaanProgram
Kejar paket
Bsetara
SLTP
berbagaidihadapi diuraikan
dihan
berkaitan
denganwarga belajar
yang5.
6.
1.
Lokasi
tempat
tinggal
\4'argabelajar saling
berjauhan,
sehingga sulitmendapatkan
satu
kelompok
sebanyak40
orang warga belajar
sesuaidengan yang dipersvaratkan pemerintah.
2"
Latar
belakang sosialekonomi warga belajar lemah
sehingga frekuensi kehadiran sangat rendah.3.
Warga belajar menjadi pencari nafkah keluarga,
merekahanya
belajar kalau waktu mengizinkan.blotivasi belajar
rendah, mereka
menganggapdan
berpendapat tanpa belajar mereka sudah mendapatkan uang.Pelaksanaan evaluasi yang kurang baik.
Kesadaran
belajar
sangat dipengaruhioieh
budayayang
berkembang dimasyarakat dan aktivitas warga di lingkungannya.
Strategi Pengelolaan
untuk
Penyelesaian MasalahLlntuk mengatasi permasalahan harus diketahui cukup permasalahannya
dan
rnenganalisis penyebabtimbulnya
permasalahan.Dalam
pengelolaanprogram
Kejar
Paket
B
khususnya pengelolaanwarga
belajarnya
dapat dilakukan dengan cara pertimbangan atas dasar permasalahannya.Lokasi
tempat
tinggal
warga belajar yang
berjauhan sehingga sulitmendapatkan
40
orangwarga belajar
untuk
dibentuk
satukelonrpok
untukmengatasin,va diperlukan sistem pengelolaan
yang baik
yangdilakukan
oleh pengelolauntuk
mencari warga belajar yang merupakan tahap pertama dalam proses pengelolaan warga belajar. Mencari warga belajar PaketB
cukup sulit,namun pengelola sedapat
mungkin
harus membuatwarga
masyarakat yang memang membutuhkan programini
menjaditertarik.
Strategi sosialisasi yang berkesandan menarik
sangatperlu
direncakan denganbaik
oleh
pengelola, sehingga warga belajar disamping mendapatkan informasijuga
mendapatkanmanfaat
dari
informasi tersebut. Pengelolajuga
perlu
melakukan pendekatan terhadap tokoh masyarakat yang dianggap sentraldi
masyarakat, karena untukwarga belajar
di
mas,varakat pedesaan, peran tokoh masyarakat sangat pentingdan cukup
berpengaruh sehinggaapapun kebijakan
atau
keputusan yangdikeluarkan
oleh tokoh
masyarakatyang
bersangkutanakan dituruti
olehanggota masyarakat yang iain (Prasetyo, 2003:107).
Tingkat
kehadiran rendahyang
merupakan konsekuensidari
kondisi ekonomi masyarakat yang rendah dan mengharuskan mereka bekerja ekstra*:r: uk mencukupi kehidupar:.::r
r::akteristik
pendidikan
l.r":::entuan
waktu
pelaksan-r:.-:adiran
warga belajar re:.
r -
rlisi
warga
belajardai
::
:.:at
diikuti
oleh semua it,:r:
-
; : :n e-qalkan pekerjaalt.:::-.=.*:lh
warga belajarden.:;l:
:
: ::ianggungja*'abkan se ;:r:
Untuk menin_ska:k a:. ::
:.-=:lnan atau
kecakapan:L-::,'raran
mereka ju_eane;:::
-
-:ilakan
benar-benaf L-.=t-:-
=.-.rrfaatkan
poten-si r,:
-,
-:.*:ian
modal atauhal:::.
:-.:-:.::3.a.
RichardM.
Sre::
;._,
s-::-rl&og akan
cenderr:-_.-:
-:,:elajarair)
hanyaier:ji.:
-;---rir
Japatkan sebanJ_:-:-\lotivasi
belajar j
.:,:
-:.
=::
dapat ntencari
-.::-: =-.::-:--.::-:elajaran Program
Ket"r
:--:j:L\
a membUat \\arg:
t;-
'.,
:.:.
:enciptaan
suasanab:-:,:
r=::r
tidak
bosan.P:1,---.:
:: :-::an
1an_e tidak ben:r
::-:
Dalam
kaitan
it,
:;:._
-'
..
;si
adalahherm:'.::.-:-,
.=,::i
icpat
dankai;::-,
,::
-'.
---,rtidalani
mcnu:t:*:_.:,-:i::
\\arga belajar.
Se:":
::_
--)':i
tidak menguniun:.:i:-
:S=::-nan (1986: 91).
ai:
b,::, *=-:n-i kegiatan beiajar.a::r-,
Li'n
ai
*r: " *-ri lrlellcukupi kehidupannya sehari-hari. Seperti diketahui bahwa salah satu
r
::r:ieristik
pendidikan
luar
sekolah
adalah
adanya
keluwesan
dalam:r,-,:nruan
waktu
pelaksanaanbelajar
mengajarnya.Untuk
meningkatkan':,jiran
warga belajar
perlu
dilakukan
penjadwalanyang
sesuai dengan,
:::-si
wargabelajar
danpemilihan
waktu
dilakukan
semaksimal mungkin:::.:
diikuti
oleh semua warga belajar tanpa harus merugikan mereka dengan*-:
.-:ugalkan pekerjaan, pemilihanwaktu
ini
akan lebih baik
jika
melibatkan:
*::h
rvarga belajar dengan musyawarah agar kesepakatan penjadwalan dapat:
:.::anggungjawabkan secara bersama-sama (Prasetyo, 2003: 1l0).
Untuk meningkatkan motivasi belajar cara lairurya dengan mengadakan
::.-iian
atau
kecakapanhidup,
di
samping mereka
mendapatkan materir:,:r3ian
merekajuga
memperoleh keterampilan, dan keterampilan tersebut:
*..hakan
benar-benar menjadi kebutuhan warga belajar dan kalau bisa dapat*::::anfaatkan potensi
yang
ada sehingga denganketerampilan
ini
dimana,.:.:ian
modal atau bahan mentahnya sudah ada dapat meningkatkan ekonomi*=:eka.
RichardM.
steer dalam (Sihombing, 1999:199) menyebutkan bahwa
.: j,;r1r?frg
akan
cenderung
ikut
serta dalam kegiatan
organisasi
(proses:::rrelajaran)
hanya terbatas pada anggapan bahwahasil
atau irribalan yang*-:eka
dapatkan sebanding dengan usahayang mereka lakukan.
Motivasi belajar yang
rendah
dan
anggapanbahwa tanpa
belajar:=::ka
dapat mencari
uang
merupakan permasalahanyang umum
daiam:
':rbelajaran Program Kejar Paket B,
jadi
tugas pengelolaan adalah bagaimana-::'nva
membuat warga belajar menyadari pentingnya pendidikan bagi rnereka:i:-
penciptaan suasana belajarpunperlu dilakukan
denganbaik
agar warga:t.'jar
tidak
bosan. Pelatihan keterampilanyang
sesuaidapat *ettgurungi
:::"-apan yang tidak benar mengenai arti penting pendidikan bagi mereka.
Dalam kaitan
itu
perlu
diketahui bahwa cara danjenis
menumbuhkap,:rivasi
adalah bermacarn-macam. Tetapiuntuk motivasi ekstlinsik
kadang--.:ang
tepat dan kadang-kadangjuga
kurang
sesuai.Hal
ini
pendidik
harus
-.::-hati
dalam
menumbuhkandan memberi motivasi
bagi
kegiatan
belajar:::a
wargabelajar.
Sebabmungkin
maksudnya memberikanmotivasi
tetapi ,s-irutidak
menguntungkan perkembanganbelajar warga belajar.
Mentuuti.:ciman
(1985:
91),
ada beberapa bentuk dan cara menumbuhkan motivasi:'iam
kegiatan belajar, antara lain: memberi angka, hadiah, saingan/kompetisi.J; r-a an tatr
Iit
Ek eh Im ;it. ng aqla
an an uk ng ng ehiis
i
tra
WUNY EDISI
MEI2OOT-
23ego-involvement, memberi ulangan, mengetahui hasil, pujian, hukuman,
hasrat
:e:gelola untuk
mengidentill
untuk belajar, minat. dan tujuan yang
diakui.
:-:;lenggarakan sangat diperl*-' Pengelolaan warga belajar selain pada saat penerimaan warga belajardan pada saat
pembelajaran.j,rga
diperlukan
pengelolaan
hasil dimana
F'inutup
permasalahan yang ada pada setiap
progru*
Kejar pakel B warga belajarhanya
Dalam pelaksanaal
i.
mengikuti
proi.,
pe*U.tu.iurun puau saatujian
saja dan pada saatujian
pun
:
'"":kan
pengelolaan\an:
:-mereka
dibantu oleh
tutor
atau pengawas,jadi
evaluasi-yang
dilairunukun
r-r-:3r
daya manusia. dar:p;-.-seiama
ini
kurangbaik,
seharusnyauntuk
menghasilkan warga beiajaryang
*-=.':rtukankeberhasilan
F::-:
lulus
denganbaik
sebaiknyaProgram
Kejar
Paket
B
melakukan
sistem
:;
':
jikan
nonformal
aoal.:- .evaluasi seperti yang
terjadi
pada pendidikanformal
dan denganpengawasan
:-'':'1.
faktor
yang sang;:
:l yung-"*udai.
SistJm eualuuii yangdinilai
kurang baikini
cukupmemperkuat
i
-:'lei&J&ran,
untuk
itu
p::-*
onggupun
bahwa rnengikuti Program
Kejar
Faket
B
hanyalah
untuk
:'
:" nul?i
dari tahapperen.:--mendapatk
an
rlazahsaja tanpa harus rnengikuii proses pembelajaran yangbaik.
j:o'es
pengeiolaan Ii:r:
Permasaiahan iuinnyu yang berhubrrngun dengan*uuuluh
peiak-sanaanr--.':
PaketB,
sangater"i
i.=-rekais evaluasi atau penilaian
akhir
hasil
pembelajaian tahapakhir
nasional
l:':-'r
dan
penciptaan
l.'-::
{pehabtanas) adalah
di*ottu
tidak
jarang \,'arga belajartidak
mengikutiujian.
r:
:rr'-3rBrI.p1o:.:
penl':c-=-:-ter;arlrbat, ataupun ciata pesertu yung berbeda dan berubah-ubah. Dalamkondisi
- --r'-:-lafl
dari
beberapa :... ' - :seperti
ini
,.orung
pin-gelola
PKBM
harus
benar-benar memperhatikanI
: ' r l' 1'tokoh masvarai":.
!.:'
rnasalah
ini.
dan mengantisipasinya dengan cara melakukan pendatuu,t*urgu
-"
ingkungan
sosiahra.belajar dengan
baik,
melakukan pencatatanulang,
meneliti
data-data wargabelaJar
*.riru
cermat
dan
melakukan
pemantauan secara
rutin
untuk ['t'lfiar
Pustakamengetahuiperkembanganwargabelajaryangmasihmengikutiprogram.
-*--..*:rLr.
S.
19g6.
p;,:::.,'.
Permasalahan terakhir
yaitu
menyangkut kesadaran wargamasyarakal
i.,.a/uarif.Jakarta:C',
:.:
akan pendidikan
yang
dipengaruhi
oleh
kebuda,Yaanyang
berkembang dimasyarakat.
Di
lingkungan masyarakat pedesaanyang
masihkental
dengan.
.:.,:..
S.2001..ld:i:jt:.-,.,-:."
nuansa keagamaan hasii penelitian menunjukkan bahwa kesadaran
masyarakat
Fjp.untuk
pendidikan sangat rendah karena
pandangan masyarakat
yangmenganggap bahwa sekolah atau belajar hanya
untuk
kepentingan dunia saja*::.;i.
p
&
Blanchard.r *
.
dan mereka lebih mengutamakan urusan akhirat (Prasetyo, 2003:112).
Kondisi
---:iii:irtg
I{unic,:
-?;-,,.: .,,seperti
ini
dapat diatasi.jika
pengelolaprogram
dapat mempengaruhitokoh
,r:entice F{all.*c.
masyarakatuntuk
menyadarkan masyalakatdi
sekitarnyaakan
pentingnyapendidikan. Peran
tokoh
masyarakatmaupun
tokoh
agamayang paling:*,-=-.-- T
1^n.
berpengaruh
di
masyarakat
sekitar
sangat
besar
p"ngu..rilnyu
untuk.-t=t;.l**;th"Jii;,:=l
mempengaruhi kesadaran
masyarakat,
untuk itulah
kemampuan
seorang
Bantul.',SAzlp-r; i::=-*. :":=:
-srat
:engelola
:selenggarakanuntuk
sangatmengidentifikasi
diperlukan sekali.kondisi sosial
budaya
dimana
programaiat
,rrru
Fenutupnva
Dalam
pelaksanaanProgram
Kejar
Paket
B
setara SLTP
harusoun
--,akukan pengelolaanyang baik
dan terencanadari
pengelolaan organisasi,*un
-.-:rber daya manusia, dan pelaksanaan program. Salah satu faktor yang sangat,.ans
:,::rentukan keberhasilan program pendidikan baik pendidikanformal
maupunn.ri
:::didikan
nonformal
adalah kualitas warga belajarnya, karena warga belajarasan
.l:'lah
faktor
yang
sangat
menentukankeberhasilan
dari
suatu
programkuat
:e:ibelajaran, untuk
itu
perlu dilakukan
pengeiolaanwarga belajar
denganntuk i;t.
mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan bahkan sampai tahap evaluasi.pik.
Proses pengelolaan warga belajardi PKBM
khususnya dalam Programnaan
r,:,jar
PaketB,
sangaterat
kaitannya dengan pengelolaankelas
atau tempational
:e^ajar
dan
penciptaan
iklim
lingkungan
belajar
yang
kondusif
untukriian,
.,-:lancaranproses
pembelajaran.
Kegiatan
ini
jugu
perlu
mendapatkanoOiri
:-irrngan dari
beberapafaktor
antaralain: tutor
atau
fasilitator,
pengelolatikan
:(BM,
tokoh
masyarakat, pemerintah, sarana dan prasarana pendukung, danrarga
-:ga
lingkungan sosialnYa.r alga
rnr;k
Daftar
Pustaka};ikunto,
S.
1986.
Pengelolaan
Kelas
dan
Siswa Sebuah
PendekatctnEvaluatif.
Jakarta:CV
Rajawali.ij^artati,
S.
2001.
Administrasi dan
SupervisiPendidikan
Yogyakarta:trNY
FIP.
-{ersey,
P
&
Blanchard,K.H.
1982 Managementof
Organizational
BehaviorUtilizing
Human
Resources (4thEd).
EnglewoodCliffts, New
Jersey: PrenticeHall,Inc.
Prasetyo,
I.
2003. "Pengembangan Program Pelatihan Panatacara Adat Jawadi
Dusun Gupak Warak Desa Sendangsari Kecamatan Pajangan Kabupaten
Bantul." Slvipsi tidak
diterbitkan
FIP I-INY.WUNY EDISI
MEI 2007.
25rakat
rg
di
snganuakat yang a saja
ondisi
tokoh
ngnya paling
untuk
Sardiman.
.
1986.Interaksi dan Motivasi Belaiar-Mengaiar
(Pedoman BagGuru dan Calon Guru). Jakarta: CV. Rajawali'
Sihombing,IJ.lggg.
PendidikanLuar
SekolahKini
dan Masa Depan. Jakarta PD. Mahkota..
2001. PendidikanLuar
sekolahMasalah
dan Peluang. Jakarta:c
Wirakarsa.
Sudjana. 2003. Strotegi Pengelolaan
dan
Pengembangan Pusat B el aj ar Masyarakat. J akarta: Depdiknas.26
. WT]NY
EDISI
MEI2OOTPERAN ORANG
TUA
TI
TAI
AIeh: "a
Staf Peng@u
fr
an
Berbagai
upay*a
teh
mutu tayangan
tf
ada penelitian 1'angdib
ini
terbukti
denganjduh
iru
tayangan yangbebera
r.r smuasta Hal ini ditindaklaqi
Pada
arlal
tahun2fiI7
idik
dan
membaqgrmh
psi
tay'angan Sesarru a tanggalI
April
telah 1sia
Ini
adalahkorm
,lrmg
Sapta Pesorra,Deetr
Terobosan-terobosrn
k
cukup karena talarg
minasi
la1-arkaca
lrrlr
-
Sehin
itu
ta3aryrcta;
idil[an anak. Bany.ak porsi
m.
Pemed
Korm
infotoinmeru
remhum
i
tontonan(iKo4par-
A
i3a
anak,tfiusrsnya
ml
i
pekerjaan anaklakiH
t
mmbuat
anek puntllak
h
itu-
merekammmdu
he'
diri
mereka dantak