• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Biaya Overhead Pabrik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makalah Biaya Overhead Pabrik"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

m

maakkaallaahh

BI

BI

AYA

AYA

O

OVE

VER

RH

HEA

EAD

D

P

P

AB

ABR

RI

I

K

K

D

DIISUSUSUSUNN OLEH OLEH

M

M. . IIRRFAN FAN MMUULILIAA N

NPM PM : : 13021202221302120222

F

F

AK

AKUL

UL

T

TAS

AS

EKO

EKONO

NOM

MI

I

UNI

(2)

BANDA

ACEH

(3)

KATA PENGANTAR 

Puji dan Syukur Kami Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena  berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga Kami dapat menyusun makalah ini tepat pada waktunya Makalah ini membahas tentang“Biaya Overhead Pabrik”  .

!alam penyusunan makalah ini" penulis banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi #lehnya itu" Kami mengu$apkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak  yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini" sem%ga bantuannya mendapat  balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari  bentuk penyusunan maupun materinya Kritik k%nstrukti& dari pemba$a sangat Kami

harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya

'khir kata sem%ga makalah ini dapat memberikan man&aat kepada kita sekalian

(anda '$eh" )* !esember *+),

(4)

BAB I

PENDAHULUAN A. Pendahuluan

Pr%ses pr%duksi di perusahaan industri memerlukan penanganan yang spesi&ik karena tergantung dari berbagai pesanan yang diterima" yang berariasi antara pesanan yang satu dengan pesanan yang lain Pesanan yang satu harus dipisahkan identitasnya dari pesanan yang lain" sehingga manajemen membutuhkan in&%rmasi harga p%k%k tiap-tiap pesanan se$ara indiidualKarena adanya karakteristik yang $ukup unik ini " maka timbullah suatu permasalahan yang seringkali dihadapi %leh perusahaan pembuatan kemasan plastik" yaitu masalah dalam penetapan harga jual pr%duk !alam perusahaan yang melakukan pr%duksi  berdasarkan pesanan" harga jual ditetapkan sebelum pr%ses pr%duksi dimulai atau harga jual ditentukan dimuka Harga jual ditetapkan dimuka ini memegang peranan  penting dalam terjadinya transaksi penjualan di perusahaan" karena suatu pesanan

dinyatakan diterima atau dit%lak setelah adanya kesepakatan" barulah kemudian  pesanan tersebut dikerjakan !engan demikian dapat disimpulkan bahwa diperlukan suatu penanganan yang serius dalam pr%ses penetapan harga jual dimuka pada  perusahaan ini

Perusahaan yang pr%duksinya berdasarkan pesanan" seringkali menghadapi masalah dalam menjalankan usahanya" diantaranya masalah penetapan harga jual Harga jual tersebut harus ditentukan dimuka sebelum pr%ses pr%duksi itu sendiri dimulai .ntuk meme$ahkan masalah tersebut"perusahaan memerlukan perhitungan harga p%k%k pr%duksi dengan sistem biaya yang ditentukan dimuka!alam rangka memper%leh perhitungan harga p%k%k pr%duksi yang tepat dan benar untuk setiap  pr%duk pesanan"maka perusahaan membutuhkan suatu met%de akuntansi biaya  pr%duksi berdasarkan (job order costing method) .!engan harapan melalaui met%de ini manajemen akan dapat memper%leh in&%rmasi harga p%k%k pesanan yang akurat" yang berman&aat dalam menentukan harga jual yang e&ekti& yang akan dibebankan kepada pemesan

(5)

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Sistem Biaa

Sistem biaya merupakan alat pengukur per&%rman$e suatu perusahaan"  pengukuran per&%rman$e ini dilakukan se$ara peri%dikal dan terus-menerus Sistem  biaya telah dipergunakan %leh berbagai perusahaan sebagai pengukur per&%rma se$ara peri%dik /0%%per dan Kaplan" )11) 2 )3 .ntuk menyusun suatu 0%st System diperlukan pengetahuan yang mendalam mengenai /'dikusumah" )14*3 5

a3 Struktur %rganisasi dari perusahaan yang bersangkutan  b3 Pr%ses pr%duksi

$3 Tipe in&%rmasi biaya yang dibutuhkan %leh pihak manajemen

The Commite on Cost Consepts and Standards of The American Accounting   Association memberikan de&inisi untuk istilah Cost sebagai berikut 5 “Cost is  foregoing measured in monetary terms incurred or potentially to be incurred to achieve a specific objective” yang berarti biaya merupakan pengeluaran-pengeluaran yang diukur se$ara terus-menerus dalam uang atau yang p%tensial harus dikeluarkan untuk men$apai suatu tujuan 6stilah-istilah dan k%nsep dalam menghitung biaya digunakan dalam pengertian yang berbeda-beda" %leh karena tergantung dari k%ndisi" tujuan dan pihak yang akan menggunakannya /'dikusumah" )14* 2 )3

B. Pengertian Biaa !"erhead Pa#ri$ 

(iaya #erhead pabrik adalah biaya-biaya bahan tak langsung" buruh tak  langsung dan biaya-biaya pabrik lainnya yang tidak se$ara mudah dapat diidenti&ikasikan atau dibebankan langsung pada suatu pekerjaan" hasil pr%duksi atau tujuan biaya akhir /.sry dan Hammer" )11) 2 7843

Pendapat ahli lainya menyatakan bahwa biaya %erhead pabrik merupakan setiap biaya yang tidak se$ara langsung melekat pada suatu pr%duk" yaitu semua  biaya-biaya di luar biaya bahan langsung dan biaya tenaga kerja langsung (iaya

%erhead pabrik men$akup biaya pr%duksi lainnya seperti pemanasan ruang pabrik"  penerangan" penyusutan pabrik dan mesin mesin (iaya pabrik seperti pemeliharaan"

(6)

gudang bahan-bahan dan hal lain yang memberikan pelayanan-pelayanan kepada  bagian pr%duksi juga merupakan bagian dari biaya %erhead pabrik

(iaya penjualan dan biaya distribusi" dan semua biaya administrasi juga diperhitungkan sebagai biaya %erhead sepanjang biaya-biaya tersebut tidak dapat se$ara langsung dihubungkan dengan unit pr%duk /Pass" 9%wes dan !ais" )114 2  ))43 (erbagai ma$am biaya %erhead pabrik harus dibebankan kepada semua  pekerjaan yang terlaksana selama suatu peri%de #leh karena itu" untuk dapat membebankan biaya %erhead pabrik se$ara merata kepada setiap pr%duk digunakan tari& biaya %erhead pabrik yang ditentukan di muka Penentuan tari& biaya %erhead  pabrik dilaksanakan melalui tiga tahap berikut ini /Mulyadi" )11 * 2 *)*35

) Menyusun anggaran biaya %er head pabrik

* Memilih dasar pembebanan biaya %erhead pabrik kepada pr%duk 7 Menghitung tari& biaya %erhead pabrik

%. Sistem Pengal&$asian Biaa !"erhead Pa#ri$.

'dapun Sistem pengal%kasian biaya %erhead itu meliputi 5 )  Sistem Biaya Konvensional.

Menurut :ames ' (rims%n /)11) 5 ;3 sistem biaya k%nensi%nal mampu mengukur se$ara akurat sumber daya yang dik%nsumsi se$ara pr%p%rsi%nal dengan jumlah unit yang dipr%duksi dari suatu pr%duk Sumber daya tersebut meliputi bahan baku" tenaga kerja langsung" jam mesin dan sebagainya !an  biaya-biaya yang timbul akibat pemakaian sumber daya tersebut dial%kasikan  pada pr%duk berdasarkan jam kerja langsung" bahan baku yang dibeli atau unit yang dipr%duksi Sistem biaya tradisi%nal dapat membantu manajemen dalam  peren$anaan dan pengendalian kegiatan perusahaan di dalam perusahaan yang

masih menggunakan tekn%l%gi yang sederhana dalam pr%ses pr%duksinya untuk  menghasilkan pr%duk

2. Activity-Based Cost System.

Timbulnya perhatian untuk meran$ang sistem akuntansi manajemen  berdasarkan aktiitas disebabkan %leh karena selama ini akuntansi manajemen /sistem tradisi%nal3 menghasilkan in&%rmasi atas dasar peng%lahan angka-angka akuntansi keuangan yang terikat terhadap n%rma-n%rma akuntansi keuangan bagi

(7)

kepentingan (entity)  pihak luar perusahaan" sedangkan in&%rmasi yang dibutuhkan untuk manajer tingkat intern perusahaan /yang berperan akti& untuk  mengendalikan perusahaan tersebut3 lebih membutuhkan in&%rmasi yang dekat terhadap pengel%laan %perasi%nal Kegunaan in&%rmasi akuntansi biaya yang relean" akurat" dan tepat waktu untuk pr%ses pengambilan keputusan sangat dibutuhkan guna men$apai p%sisi strategis perusahaan dalam lingkungan bisnis yang berubah setiap saat (iaya atas aktiitas pr%duksi ditentukan %leh Cost   fectiveness perusahaan dalam pr%ses manu&aktur" dan harga pr%duk ditentukan %leh aktiitas mekanisasi pasar" yang mana harga tersebut merupakan suatu hal yang  given dalam strategi penetapan harga p%k%k #leh sebab itu perusahaan dituntut untuk dapat memperbaiki (improvement) k%ndisi internnya se$ara terus menerus" sehingga harga pr%duk yang ditawarkan dalam persaingan bisnis yang  berk%mpetisi se$ara tajam dapat men$apai !ar"et Share yang besar

A. Biaa !"erhead Pa#ri$ 

(iaya %erhead pabrik adalah semua biaya pr%duksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung (iaya %erhead pabrik dapat dibedakan menjadi tiga" yaitu /)3 biaya %erhead pabrik ariabel" /*3 biaya %erhead pabrik tetap" dan /73 biaya %erhead pabrik $ampuran (iaya %erhead pabrik"aria#el adalah biaya %erhead pabrik yang jumlah t%talnya akan berubah sebanding dengan perubahan %lume kegiatan 0%nt%h biaya %erhead pabrik ariabel adalah biaya bahan  pen%l%ng (iaya %erhead pabrik teta' adalah biaya %erhead pabrik yang jumlah

t%talnya /dalam kisaran tertentu3 tidak berubah walaupun terjadi perubahan %lume kegiatan 0%nt%h biaya %erhead pabrik tetap adalah pajak bumi dan bangunan" biaya  penyusutan aktia tetap" dan biaya sewa gedung pabrik (iaya %erhead pabrik 

(am'uran dapat dibedakan menjadi biaya %erhead pabrik semiariabel" misalnya  biaya listrik pabrik dan biaya telep%n pabrik" dan biaya %erhead pabrik bertahap"

misalnya gaji superis%r dan gaji inspektur

). Biaa !"erhead Pa#ri$ sesungguhna

(ila suatu (#P terjadi maka harus dilakukan pen$atatan Sebagaimana pada  biaya (ahan (aku dan biaya Tenaga Kerja" jurnal-jurnal dibuat dan dip%sting ke

(8)

:urnalnya

(#P /sesungguhnya3 <<< Persediaan (ahan (aku <<< Persediaan supplies <<< (iaya Penyusutan aktia <<< Ma$am ma$am biaya <<<

*. Biaa !"erhead Pa#ri$ di#e#an$an

Setelah (#P sesungguhnya di $atat di buku besar pembantu dan di rekening  buku besar maka harus dibuat pen$atatan untuk men$atat (#P yang dibebankan ke  pr%duk

:urnalnya

(iaya !alam Pr%ses <<< (#P /dibebankan <<<

+. Pem#e#anan B!P $e'ada 'r&du$ atas dasar tari, 

Tari& (#P yang telah ditentukan digunakan untuk membebankan (#P kepada  pr%duksi yang dipr%duksi 'da * met%de penentuan harga p%k%k pr%d uksi yaitu5

- =ull $%sting meth%d

'dalah met%de penentuan HPP yang memperhitungkan semua biaya pr%duksi sebagai HPP

- >ariable 0%sting ? !ire$t $%sting

'dalah met%de penentuan HPP yang memperhitungkan (#P biaya pr%duksi ariable saja kedalam HPP /Harga P%k%k Pr%duksi3

:ika perusahaan menggunakan met%de &ull $%sting di dalam penentuan HPPnya" pr%duk akan di bebani (#P dengan meggunakan tari& (#P ariable dan tari& (#P tetap :ika perusahaan mengguanakn met%de ariable maka didalam  penentuan HPP nya" pr%duk akan dibebani (#P dengan menggunakan tari& (#P

ariable saja

(9)

!alam perusahaan yang pr%dinya berdasarkan pesanan" (#P adalah 5 (iaya  pr%duk selain ((( @ (TK9 (iaya-biaya yang termasuk dalam kel%mp%k (#P

adalah 5

) (iaya bahan pen%l%ng

* (iaya reparasi @ pemeliharaan 7 (iaya tenaga kerja tidak langsung

, (iaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktia tetap A (iaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu

8 (iaya %perasi pabrik lain yang se$ara langsung memerlukan pengeluaran uang tunai

) (iaya bahan pen%l%ng

'dalah bahan yang tidak menjadi bagian pr%duk jadi atau bahan yang meskipun menjadi bagian pr%duksi atau bahan yang meskipun menjadi bagian pr%duk jadi tetapi nilainya relati& ke$il bila dibandingkan dengan HPP tersebut !alam  perusahaan per$etakan misalnya yang termasuk bahan pen%l%ng adalah 5 bahan  perekat" tinta k%reksi @ pita mesin tik

* (iaya reparasi dan pemeliharaan

(erupa biaya suku $adang dan biaya habis pakai 7 (iaya tenaga kerja tidak langsung

'dalah tenaga kerja pabrik yang upahnya tidak dapat diperhitungkan se$ara kangsung kepada pr%duk ? pesanan 

- Karyawan yang bekerja dalam ? pada departemen pembantu" Seperti departemen pembangkit tenaga listrik" uap" bengkel dan departemen gudang - Karyawan tertentu yang bekerja dalam departemen pr%duksi" Seperti kepala

departemen pr%duksi" karyawan administrasi pabrik dan mand%r , (iaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktia tetap

(iaya-biaya yang timbul dalam kel%mp%k ini adalah biaya-biaya depresiasi  bangunan pabrik" depresiasi mesin dan peralatan dan aktia tetap lain yang

digunakan di pabrik

A (iaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu

(iaya-biaya yang termasuk dalam kel%mp%k diatas adalah 5 biaya asuransi gedung" mesin dan peralatan" kendaraan" ke$elakaan karyawan

(10)

(iaya yang termasuk kel%mp%k ini adalah 5 (iaya reparasi yang diserahkan kepada pihak luar perusahaan" biaya listrik P9N dan sebagainya

%ara 'enghitungan sederhana B!P

(ahanpen%l%ng Rp<<< (iaya Tenaga Kerja Tak 9angsung Rp <<< (iaya 9istrik Pabrik Rp <<< (iaya'suransi Rp<<< (iaya !epresiasi Pabrik Rp <<<

(iaya Pabrik 9ain-lain Rp <<< B

Biaa !"erhead Pa#ri$  Rp <<<

%&nt&h Kasus PT. -/

!iketahui

(iaya #erhead Tahun *++< sebagai berikut 5

Bagian dari masing0masing #agian

Bagian Pr&du$si - Bagian Pr&du$si I - Bagian Pr&du$si II Bagian 1asa - Bagian 1asa I - Bagian 1asa II

Penggunaan 1asa dari 1asa Bagian I dan 1asa Bagian II

Pem#eri 1asa Pema$ai 1asa

Bagian Pr&du$si Bagian 1asa

I II I II Bagian 1asa I 2-3 Bagian 1asa II 23 A+ C AA C ,+ C 7+ C -)A C )+ C -Ditana4

a3 (iaya #erhead Pabrik /(#P3 nett% masing-masing bagian jasa  b3 :umlah (#P keseluruhan masing-masing bagian pr%duksi

$3 Tari& (#P masing-masing bagian pr%duksi untuk setiap satuan kegiatan

(11)

a3 !engan menggunakan persamaan aljabar sederhana" maka biaya tiap bagian  jasa dapat dibuat persamaan sebagai berikut 5

D  4+++++++ B +")A Y Y  8+++++++ B +")+ D

dengan mensubsitusikan kedua persamaan diatas" didapat 5 D  4+++++++ B +")A /8+++++++ B +")+ D3 D  4+++++++ B 1++++++ B +"+)A D D - +"+)A D  41++++++ +"14A D  41++++++ D  1+7AA7*1"1,A D F 1+7AA77+ /dibulatkan3 Y  8+++++++ B +")+ D Y  8+++++++ B +")+ /1+7AA77+3 Y  8+++++++ B 1+7AA77 Y  81+7AA77

!engan demikian maka jumlah biaya %erhead pabrik nett% masing-masing bagian ditentukan sebagai berikut 5

Bagian 1asa B!P Asli Menerima Mem#eri B!P Nett&

(agian 6 /D3 (agian 66 /Y3 4+++++++ 8+++++++ )+7AA77+ 1+7AAA7 1+7AAA7 )+7AA77+ 6).+)7.888  96.:6;.**+

 b3 Kedua biaya (#P nett% dari !epartement :asa 6 dan 66 ini kemudian dibebank an kepada !epartement Pr%duksi 6 dan 66 dengan pr%p%rsi sebagai berikut 5

B!P Bagian Pr&du$si I Bagian Pr&du$si II )3 B!P Langsung *3 B!P Tida$ Langsung a. Bagian 1asa I 2-3 #. Bagian 1asa II 23 R'. +;;.;;;.;;;4;; 5 A+?1+ < (#P Nett% < R'. =9.)88.:9=4;; 5 AA?4A < (#P Nett+ < R'. +8.7:7.99:4;; R'. *=;.;;;.;;;4;; 5 ,+?1+ < (#P Nett% < R'. +:.)=*.)*+4;; 5 7+?4A < (#P Nett% < R'. *;.8);.::84;; 1umlah Biaa !"eread Pa#ri$ R'. +6).+)7.8884;; R'. *76.:6;.**+4;;

(12)

$3 !engan menggunakan persamaan aljabar sederhana serperti diatas" maka tingkat kegiatan tiap bagian jasa didapat

D F *+,+8 /dibulatkan3 Y F )8+,) /dibulatkan3

!engan demikian maka jumlah !MH nett% masing-masing bagian ditentukan sebagai berikut 5

Bagian 1asa DMH Asli Menerima Mem#eri DMH Nett&

(agian 6 /D3 (agian 66 /Y3 )4+++ ),+++ *,+8 *+,) *+,) *,+8 )478A )787A

B!P Bagian Pr&du$si I Bagian Pr&du$si II )3 DMH Langsung *3 DMH Tida$ Langsung a. Bagian 1asa I 2-3 #. Bagian 1asa II 23 )*;.;;;4;; < );.*;+ < 6.6*+ :;.;;;4;; < 6.):* < 9.))+ 1umlah DMH )+7.;*: 8+.*89

Maka Tari& (#P masing-masing bagian pr%duksi untuk satuan kegiatan adalah sbb 5

Keterangan Bagian Pr&du$si

I II

1umlah B!P 2R'.3 Rp 74)7)1;;;"++ Rp *1484+**7"++

1umlah Ting$at Kegiatan 2DMH3

)71+*8 ;7*;A

Tari, Biaa !"erhead 2R'.>DMH3

R'. *.8=*487>DMH R'. =.;8:4)9>DMH

PT Merah Delima

Di$etahui data0data se#agai #eri$ut4

Keterangan Bahan Ba$u

A B

Harga Bahan 'er Unit 2R'.>$g3 Biaa Penanganan Bahan 2);?3

*+++ *++

4+++ 4++

Biaa Bahan Ba$u 'er Unit Ke#utuhan Bhn Ba$u > ) unit Pr&du$ 

**++ *"A kg

44++ *"+ kg

(13)

Keterangan Tenaga Ker@a

De't. I De't. II 1lh Tenaga Ker@a

1am Ker@a>Minggu>!rang

U'ah  Ga@i t&tal > Minggu 2R'.3 Premi>lem#ur 2R'.3

Ke#utuhan 1am Pr&ses

,+ 7A jam A8+++++ *+ C *"A jam )++ 7A jam );A+++++ *+ C *"+ jam Keterangan Ka'asitas

Rendah 26;?3 N&rmal 2);;?3 Penuh 2)*;?3 Pr&du$si 7*++ ,+++ ,4++ Keterangan Biaa 2R'.3 aria#el Teta' U'ah Pega5ai Bahan Pem#antu Lain0Lain Penusutan Mesin Listri$  Pemeliharaan4 dll 8,+++++ *4+++++ ,+++++ -74+++++ )++++++ )8+++++ 1umlah 18+++++ 8,+++++ !itanya"

)3 (iaya Standa per .nit Pr%duk 

*3 =le<ible (udget untuk (#P pada kapasitas 4+C" )++C" )*+C

1a5a#4

)3 Untu$ menghitung #iaa standar 'er unit 'r&du$.

). Menghitung Biaa Standar Bahan Ba$u 'er Unit Pr&du$ C

(iaya (ahan (aku '  Rp **++ < *"A  Rp AA++"++ (iaya (ahan (aku (  Rp 44++ < *"+

 Rp );8++"++

(14)

 R'. *+.);;4;;

*. Menghitung Standar Biaa Tenaga Ker@a Langsung 'er Unit Pr&du$ C De'artement I

:umlah :am Kerja?minggu  ,+ < 7A jam  ),++ jam?minggu (iaya per :am  A8+++++ 5 ),++

 Rp ,+++ per %rang B *+ C /Premi?9embur3  Rp ,4++?jam

(iaya Standar .pah  ,4++ < *"A jam  Rp )*+++ ? unit

De'artement II

:umlah :am Kerja?minggu  )++ < 7A jam  7A++ jam?minggu (iaya per :am  );A+++++ 5 7A++

 Rp A+++ per %rang B *+ C /Premi?9embur3  Rp 8+++?jam

(iaya Standar .pah  8+++ < *"+ jam  Rp )*+++ ? unit

T&tal Standar U'ah Langsung  /Rp )*+++ B Rp )*+++3

 R'. *=.;;;4;;

*3 Menghitung leFi#le Budget untu$ B!P 'ada $a'asitas 6;?4 );;?4 )*;? Ka'asitas N&rmal 2);;?3

Keterangan Biaa 2R'.3

aria#el Teta' T&tal U'ah Pega5ai Bahan Pem#antu 8,+++++ *4+++++ -8,+++++ *4+++++

(15)

Lain0Lain Penusutan Mesin Listri$  Pemeliharaan4 dll ,+++++ -74+++++ )++++++ )8+++++ ,+++++ 74+++++ )++++++ )8+++++ 1umlah 18+++++ 8,+++++ )8++++++ Pada kapasitas pr%duksi n%rmal /)++C3 jumlah unit pr%duksi adalah )+++ unit atau ,+++ jam mesin" maka 5

- (#P >ariabel?!MH  18+++++ 5 ,+++ jam  Rp *,++?!MH - (#P Tetap?!MH  8,+++++ 5 ,+++ jam  Rp )8++?!MH B - T%tal (#P?!MH  Rp ,+++?!MH

0 B!P  R'. =.;;; F = minggu  R'. ):.;;;

:adi =le<ible (udget untuk (#P pada kapasitas )++C adalah R'. :+.);;4;; #3 Ka'asitas Rendah 26;?3

Pada kapasitas pr%duksi rendah /4+C3 jumlah unit pr%duksi adalah 4++ unit atau 7*++ jam mesin" maka 5

- (#P >ariabel?!MH  ;84++++ 5 7*++ jam  Rp *,++?!MH - (#P Tetap?!MH  8,+++++ 5 7*++ jam  Rp *+++?!MH B - T%tal (#P?!MH  Rp ,,++?!MH - B!P  R'. =.=;; F = minggu  R'. )8.:;;

:adi =le<ible (udget untuk (#P pada kapasitas 4+C adalah R'. 99.*6;4;; (3 Ka'asitas Tinggi 2)*;?3

Pada kapasitas pr%duksi tinggi /)*+C3 jumlah unit pr%duksi adalah )*++ unit atau ,4++ jam mesin" maka 5

- (#P >ariabel?!MH  ))A*++++ 5 ,4++ jam  Rp *,++?!MH - (#P Tetap?!MH  8,+++++ 5 ,4++ jam  Rp )777 ?!MH B - T%tal (#P?!MH  Rp 7;77 ?!MH - B!P  R'. +.8++ F = minggu  R'. )=.7+*

(16)

BAB III PENUTUP A. Kesim'ulan

(iaya-biaya pr%duksi yang tidak dapat dikateg%rikan ke dalam biaya bahan  baku dan biaya tenaga kerja langsung atau yang wujud riilnya adalah biaya bahan  baku tudak langsung dann biaya tenaga kerja tidak langsung serta biaya pabrik 

lainnya dikel%mp%kan tersendiri yang disebut biaya %erhead pabrik !epartementalisasi biaya %erhead pabrik berman&aat untuk pengendalian biaya dan ketelitian penentuan harga p%k%k pr%duk Pengendalian biaya %erhead pabrik dapat lebih mudah dilakukan dengan $ara menghubungkan biaya dengan pusat terjadinya" sehingga dengan demikian akan memperjelas tanggung jawab setiap biaya yang terjadi dalam departemen tertentu !engan digunakannya tari&-tari& (#P yang  berbeda-beda untuk tiap departemen" maka pesanan atau pr%duk yang melewati suatu departemen pr%duksi akan dibebani dengan (#P Sesuai dengan departemen  bersangkutan

Referensi

Dokumen terkait