• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUPATI DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN BUPATI DHARMASRAYA NOMOR I TAHUN 2020 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BUPATI DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN BUPATI DHARMASRAYA NOMOR I TAHUN 2020 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BUPATI DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT

PERATURAN BUPATI DHARMASRAYA NOMOR I TAHUN 2020

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA

KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN PEGAWAI NONPEGAWAI NEGERI SIPIL

DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN DHARMASRAYA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI DHARMASRAYA,

Menimbang bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Tahun 2020 Kepada Pegawai

Negeri Sipil, Prajurit

Tentara Nasional Indonesia, Anggota

Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pegawai Non Pegawai

Negeri Sipil,

dan Penerima Pensiun atau Tunjangan

perlu

menetapkan Peraturan Bupati Dharmasraya tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari

Raya Kepada

Pegawai Negeri Sipil

dan Pegawai Nonpegawai Negeri

Sipil

di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya;

Mengingat:

1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003

47, Tambahan Lembaran

Nomor Negara Republik

Indonesia Nomor 4286);

Undang-Undang Nomor

Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten

Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat

di Provinsi Sumatera Barat (Lembaran Negara Republik

Indonesia

Tahun 2003 Nomor Undang-Undang

Perbendaharaan

38 Tahun 2003 tentang

Nomor 1 Tahun 2004 tentang

Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5,

T a m b a h a n Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 4355 ); Undang-Undang Nomor

Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab

Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2004 N o m o r 6 6 , T ' a m b a h a n Indonesia Nomor 4400); 5. Undang-Undang Perimbangan Keuangan a n t a r a P e m e r i n t a h Pusat dan P e m e r i n t a h a n 15 Tahun 2004 tentang

Lembaran Negara Republik

Nomor 33 Tahun 2004 tentang

D a e r a h

(Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

Tambahan L e m b a r a n Negara Republik I n d o n e s i a

(2)

6 Undang-Undang Nomor Pemerintahan Daerah

23

Tahun

2014

(Lembaran

Negara

Republik

tentang

Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana

telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang

Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang

Pemerintahan

Daerah

(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679),

7. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang

Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6322);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang

Pemberian Tunjangan Hari Raya kepada Pegawai Negeri

Sipil, Prajurit

Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara,

Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan (Lembaran

Negara Republik

Indonesia Tahun 2020 Nomor 132,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

6515);

9. Peraturan Menteri Dalam

Negeri

Nomor 13 Tahun 2006 tentang

Tentara Nasional Indonesia, Anggota

Pedoman

Pengelolaan

Keuangan Daerah

sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam

Negeri

Nomor 21 Tahun 2011

tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor

Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara

Republik

Indonesia

Tahun

2011 Nomor 310);

10. Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 25

Tahun 2010 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran

Tahun 2010 Nomor 11, Tambahan

Lembaran Daerah

Kabupaten Dharmasraya Nomor 42);

11. Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya

Nomor 7 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah Tahun

13 Tahun 2006 tentang Pedoman

Daerah Kabupaten Dharmasraya

Anggaran 2020 (Lembaran Daerah Kabupaten Dharmasraya Tahun 2019 Nomor 7);

12. Peraturan Bupati Dharmasraya Nomor 99

Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan

Belanja

Daerah Tahun Anggaran 2020 (Berita

Daerah Kabupaten

Dharmasraya Tahun 2019 Nomor 99)

sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan

Peraturan Bupati

Dharmasraya Nomor 9 Tahun 2020 tentang

Perubahan

Ketiga Atas Peraturan Bupati

Nomor 99 Tahun 2019 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan

dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020 (Berita

Daerah Kabupaten

Dharmasraya Tahun 2020

Nomor

9

M E M U T U S K A N

BUPATI TENTANG PETUNJUK

TEKNIS

PEMBERIAN T U N J A N G A N

HARI RAYA KEPADA

PEGAWAl

NEGERI SIPIL DAN

PEGAWAI N O N P E G A W A I

NEGERI SIPL D I L I N G K U N G A N P E M E R I N T A H

KABUPATEN D H A R M A S R A Y A

(3)

BABI

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan

1. Daerah adalah Kabupaten Dharmasraya.

2. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan dewan perwakilan rakyat daerah menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

3. Pemerintah Daerah adalah kepala daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin

pelaksanaan

urusan

pemerintahan

yang

menjadi

kewenangan daerah otonom.

4. Bupati adalah Bupati Dharmasraya.

5. Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara secara tetap oleh Pejabat Pembina

Kepegawaian

untuk

menduduki jabatan pemerintahan. 6. Hari Raya adalah hari raya ldul Fitri.

7. Surat Perintah Membayar yang selanjutnya disebut SPM adalah dokumen yang diterbitkan oleh pengguna Anggaran/Kuasa Penggua Anggaran (PA/KPA) atau pejabat lain yang ditunjuk untuk mencairkan dana yang bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). 8. Surat Perintah Pencairan Dana yang selanjutnya disebut

SP2D adalah surat perintah yang diterbitkan oleh Bendahara Umum Daerah/Kuasa Bendahara Umum Daerah untuk pelaksanaan pengeluaran atas beban

Anggaran

Pendapatan

dan

Belanja

Daerah

(APBD)

berdasarkan SPM.

BAB I1

PENERIMA TUNJANGAN HARI RAYA Pasal 2

Tunjangan Hari Raya tahun 2020 diberikan kepada

(4)

b. PNS yang diperbantukan pada Instansi Pemerintah di Luar

Pemerintah

Kabupaten

Dharmasraya yang gajinya

dibayarkan

pada

Pemerintah

Kabupaten

Dharmasraya Penerima

gaji

terusan dari PNS yang

meninggal

dunia, tewas atau gugur

d. Penerima

gaji

dari PNS yang

dinyatakan

hilang

e. Calon PNS; dan

f.

Pegawai Nonpegawai Negeri Sipil.

Pasal 3

PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf

a dan huruf

b meliputi PNS dalam jabatan:

a . a d m i n i s t r a t o r atau dalam jabatan

yang setara jabatan administrator;

b. pengawas atau dalam jabatan

yang s e t a r a jabatan

p e n g a w a s ;

C. fungsional ahli madya; d. fungsional ahli muda;

e. fungsional ahli pertama;

f. fungsional penyelia; 8 fungsional mahir; h. fungsional terampil; i

fungsional pemula; dan

pelaksana.

Pasal 4

(1) Pegawai n o n p e g a w a i

negeri sipil s e b a g a i m a n a

d i m a k s u d

dalam Pasal 2 huruf f

adalah Pegawai Tidak

T e t a p / H o n o r

Daerah yang diangkat

oleh Bupati a t a u pejabat pembina

kepegawaian

(2) Pegawai

n o n p e g a w a i negeri sipil

s e b a g a i m a n a d i m a k s u d

dalam Pasal 2 huruf f,

telah bekerja dan mengabdi pada

P e m e r i n t a h Kabupaten

D h a r m a s r a y a terhitung

sejak

tahun 2005 dan bekerja

s e c a r a t e r u s

m e n e r u s s a m p a i

sekarang yang pendanaan

belanja p e g a w a i n y a

d i b e b a n k a n

Pendapatan dan Belanja

Daerah

pada

Anggaran

(5)

Pasal 5

Tunjangan Hari Raya tahun 2020 tidak diberikan kepada:

Pejabat Negara,

b. PNS

dalam

jabatan

pimpinan

tinggi

atau dalam

jabatan

setara

jabatan pimpinan

tingg

C. PNS dalam jabatan fungsional ahli utama atau dalam

jabatan setara jabatan fungsional ahli utama;

d.

Anggota

Dewan Perwakilan

Rakyat Daerah;

e. PNS yang sedang menjalani cuti diluar tanggungan negara; dan

f. PNS yang ditugaskan di luar instansi pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi tempat penugasan.

BAB III

PEMBERIAN TUNJANGAN HARI RAYA

Pasal 6

(1) Tunjangan Hari Raya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 diberikan sebesar penghasilan 1 (satu) bulan pada bulan Maret.

(2)

Dalam hal

penghasilan

1

(satu)

bulan

pada

bulan Maret

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum dibayarkan sebesar penghasilan yang seharusnya diterima karena berubahnya penghasilan, kepada yang bersangkutan tetap diberikan selisih kekurangan Tunjangan Hari Raya.

Pasal 7

Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) diberikan kepada PNS, paling banyak meliputi gaji pokok. tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan atau tunjangan

u m u m .

Pasal 8

Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal

6 ayat (1)

diberikan

bagi

penerima

gaji

terusan dari PNS yang meninggal

dunia, tewas atau gugur atau pernerima gaji dari PNS vang dinyatakan hilang

(6)

Pasal 9

Penghasilan

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1)

diberikan

bagi

Calon PNS,

paling

banyak meliputi a. 80%

(delapan

puluh

persen)

dari gaji

pokok

PNs

b. tunjangan keluarga; dan

C. tunjangan

jabatan

atau tunjangan

umum

Pasal 10

Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal

6 ayat (1)

diberikan kepada Pegawai Nonpegawai Negeri Sipil paling banyak sebesar gaji bulan pada bulan

Maret 2020.

Pasal 11

(1)

Dalam hal PNS dan Pegawai

Nonpegawai Negeri Sipil

m e n e r i m a lebih dari 1 (satu)

penghasilan sebagaimana

d i m a k s u d dalam Pasal 6 ayat (1)

maka Tunjangan Hari

Raya d i b e r i k a n salah satu yang jumlahnya

lebih

besar

(2)

Dalam hal PNS dan

Pegawai Nonpegawai Negeri Sipil

m e n e r i m a lebih dari 1 (satu)

Tunjangan Hari Raya,

k e l e b i h a n pembayaran

t e r s e b u t merupakan hutang

dan

wajib m e n g e m b a l i k a n kepada

negara sesuai dengan

k e t e n t u a n p e r a t u r a n p e r u n d a n g - u n d a n g a n .

(3) Dalam hal PNS

dan Pegawai Nonpegawai

Negeri Sipil sekaligus sebagai penerima pensiun janda/duda a t a u p e n e r i m a Tunjangan j a n d a / d u d a kepada yang b e r s a n k u t a n d i b e r i k a n Tunjangan

Hari Raya sekaligus

Tunjangan Hari Raya

penerima P e n s i u n j a n d a / d u d a a t a u T u n j a n g a n Hari Raya P e n e r i m a T u n j a n g a n janda/duda. Pasal 12 (1) B e s a r a n P e n g h a s i l a n s e b a g a i m a n a d i m a k s u d dalam Pasal 6 ayat (1) tidak d i k e n a k a n p o t o n g a n i u r a n dan/atau perundang l a i n b e r d a s a r k a n p e r a t u r a n p o t o n g a n undangan (2) P e n g h a s i l a n s e b a g a i m a n a d i m a k s u d d a l a m P a s a l 6 a y a t

(

d i k e n a k a n pajak p e n g h a s i l a n s e s u a i dengan k e t e n t u a n p e r a t u r a n p e r u n d a n g - u n d a n g a n dan d i t a n g g u n g oleh p e m e r i n t a h

(7)

Pasal 13

Terhadap tunjangan

hari raya dilakukan

pembulatan

sebagaimana mestinya

BAB IV

PEMBAYARAN TUNJANGAN HARI RAYA

Pasal 14

(1) Tunjangan Hari Raya dibayarkan paling cepat 7 (Tujuh) hari kerja sebelum tanggal Hari Raya.

(2) Dalam hal Tunjangan Hari Raya se bagaimana dimaksud

pada

ayat

(1)

belum

dapat dibayarkan, Tunjangan

Hari

Raya dapat dibayarkan setelah tanggal Hari Raya.

BAB V

TATA CARA PEMBAYARAN

Pasal 15

Pembayaran Tunjangan

Hari

Raya

sebagaimana dimaksud

dalam Pasal 14 dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan

Anggaran Satuan

Kerja Perangkat

Daerah

(DPA SKPD).

Pasal 16

(1) Pengguna

Anggaran/Kuasa

Pengguna

Anggaran

mengajukan SPM Tunjangan Hari

Raya kepada

Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Dharmasraya.

(2)

SPM Tunjangan Hari

Raya

sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat tersendiri dan terpisah dari SPM gaji

bulanan.

(3)

Jenis SPM sebagaimana dimaksud pada ayat

(2),

termasuk

digunakan untuk pembayaran kekurangan

a t a u susulan

pembayaran Tunjangan Hari Raya. Pasal 17

Penerbitan Surat Keterangan Penghentian

Pembayaran bagi PNS yang mengalami mutasi pindah agar

d i c a n t u m k a n

Raya telah

keterangan pembayaran

Tunjangan Hari

(8)

Pasal 18

Tata cara penerbitan dan pengajuan Surat Permintaan Pembayaran SPM dan SP2D Tunjangan Hari Raya Tahun 2020 diatur mengikuti ketentuan surat edaran tentang pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBD 2020.

BAB VI

PENGENDALIAN INTERNAL

Pasal 19

Pengendalian

internal dilaksanakan sesuai ketentuan

Peraturan Perundang-undangan.

BAB VII

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 20

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan

Agar

setiap orang mengetahuinya,

m e m e r i n t a h k a n

pengundangan Peraturan Bupati ini dengan

penempatannya

dalam Berita Daerah Kabupaten Dharmasraya.

Ditetapkan di Pulau Punjung pada tanggal 12 Mei 2020

BUPATI DHARMASRAYA,

S U T A N RISKA D i u n d a n g k a n di Pulau Punjung pada tanggal Mei 2020 SEKRETARIS DAERAH K A B U P A T E N D H A R M A S R A Y A ADLHSMA BERITA D A E R A H K A B U P A T E N D H A R M A S R A Y A TAHUN 2020 N O M O R

Referensi

Dokumen terkait

Sebuah -aljabar dapat ditinjau dari dua hal, yang pertama yaitu dari grup dan yang kedua dari himpunan tak kosong. Sehingga elemen khusus di dalam -aljabar

Dari uraian diatas jelas bahwa baik di MTsN Karangrejo dan MTsN Tunggangri sudah melakukan pengorganisasian layanan perpustkanaan dan laboratorium dengan terdapat

Angka 1 pada gambar 28 merupakan pin konektor sensor ultra sonic, di mana terdiri dari tiga pin yaitu pin pertama untuk sumber tegangan masukan sebesar 5 volt, pin

Jika ada jawaban yang memenuhi, dalam N baris berikutnya masing-masing akan berisi angka-angka dalam format berikut: [jumlah jalan] [persimpangan tujuan 1] [waktu tempuh

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Tahun 2020

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Tahun 2020 kepada

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 17 ayat (2 ) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya Tahun 2020 kepada