Teori
Teori-teori Kriminologi
Jika mengacu pada bab mengenai aliran kriminologi, telah dipelajari bahwa aliran kriminologi adalah pengelompokan teori-teori yang memiliki kesamaan untuk
Teori-teori Kriminologi
(lanjutan)
Menurut Stephan Hurwitz
Stephan Hurwitz mengelompokkan teori kriminologi berdasarkan dua pandangan:
1. Teori berdasarkan pandangan individual; 2. Teori berdasarkan pandangan sosiologis;
Teori kriminologi
berdasarkan faktor internal
1. Teori tipe fisik (body types theories);
Teori kriminologi
berdasarkan faktor eksternal
1. Teori penyimpangan budaya (differential association); 2. Teori anomie;
3. Teori interaksionis; 4. Teori konflik;
5. Teori labelling;
Teori Tipe Fisik
1. Anthropologi kriminal;
Anthropologi Kriminal
Anthropologi kriminal adalah sebuah
pembagian teori dalam kriminologi yang beranggapan bahwa penjahat melakukan kejahatan karena warisan yang berupa ciri-ciri biologis yang merupakan karakteristik awal periode perkembangan evolusi
Anthropologi Kriminal
(lanjutan)
Cesare Lombrosso sebagai pencetus
anthropologi kriminal memperoleh pengaruh dari positivisme Comte dan Charles Darwin. Akan tetapi sebelum itu, munculnya
Psyognomy dan Phrenology
Physiognomy adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk muka dengan tujuan untuk menyimpulkan karakter atau kepribadian.
Phrenology adalah ilmu yang mempelajari kelainan pada tengkorak kepala atau kepala bagian atas dengan maksud untuk
Menurut Cesare Lombrosso
Di dalam bukunya, “L’huomo Delinquente”,
berdasarkan hasil penelitian di sebuah penjara, bahwa:
1. Genus homo delinquens (merupakan suatu jenis manusia sendiri)
2. Il delinquente nato (mereka dilahirkan demikian)
Menurut Cesare Lombrosso
(lanjutan)
Menurut Lombrosso, orang-orang yang mewarisi sifat nenek moyangnya yang jahat seperti terlihat dalam ciri-ciri fisiknya antara lain seperti:
1. Isi tengkorak yang kurang;
2. Terdapat pada mukanya, dimana ciri yang lain berbeda dengan roman muka orang pada umumnya;
Teori Tipe Fisik
Tipe Fisik Ernst Kretschmer
1. Asthenic atau Leptosomic, kurus dengan tinggi badan yang seimbang;
2. Athletic, menengah tinggi, kuat, berotot dan bertulang kasar, perkembangan kuat antara kerangka dan otot-otot;
Tipe Fisik Ernst Kretschmer
Tipe Ciri-ciri Kecenderungan
Lepsotomic 1. Badan langsing kurus;
2. Berat badan relatif kurang; 3. Tengkorak agak kecil;
4. Tinggi badan 154-170, lebar bahu 35,5 cm
1. Berfikir terlalu lama; 2. Introvert;
3. Memiliki kecenderungan schizofrenia;
4. Melakukan kejahatan ringan
Athletic 1. Badan tegap;
2. Berat badan ideal;
3. Tengkorak besar dan kuat;
4. Tinggi badan > 163, lebar bahu 39
1. Berfikir cepat; 2. Extrovert;
3. Memiliki kecenderungan epilepsi;
4. Melakukan kejahatan dengan kekerasan
Pycnic 1. Badan gemuk; 2. Pendek;
1. Mudah bergaul;
2. Memiliki kecenderungan depresi;
Tipe Fisik William Sheldon
1. Endhomorph, ada kecenderungan untuk menjadi gemuk, bentuk badan bulat, anggota-anggota
badan pendek, tulang-tulang kecil dan kulit halus;
2. Mesomorph, badan besar, dada lebar, tangan
besar, bila kurus bentuk badan persegi panjang, kalau tidak menjadi gemuk sekali;
Tipe Fisik William Sheldon
Tipe Temperamen Temperamen
Endhomorph 1. Badan gemuk; 2. Bulat pendek;
Viscertonis, bersifat rileks dan
bersahabat, cinta pada hal-hal yang enak, nyaman dan mewah tetapi pada dasarnya bersifat terbuka,
Mesomorph 1. Badan tegap; 2. Dada lebar;
Somatonis, bersifat aktif, dinamis, semua gerakannya tegas dan
berkelakuan agresif, ambisius dan enerjik
Ectomorph 1. Badan kurus; 2. lemah;
Daftar Bacaan
1. Collinson, Diane diterjemahkan oleh Ilzamudin Ma’mur dan Mufti Ali,
Lima Puluh Filsuf Dunia yang Menggerakkan, 2001
2. Hurwitz, Stephan disadur oleh L. Moeljatno, Kriminologi, 1986 3. JE. Sahetapy, Teori Kriminologi Suatu Pengantar, 1992
4. Purnianti dan Moh. Kemal Darmawan, Mahzab dan Penggolongan Teori dalam Kriminologi, 1994
5. Reid, Sue Titus, Crime and Criminology Fourth Edition, 1985 6. Romli Atmasasmita, Teori dan Kapita Selekta Kriminologi, 2005 7. Soedjono Dirdjosisworo, Pengantar Penelitian Kriminologi, 1984
8. http://www.terrapie.de/html/personlichkeit.html