• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kata Pengantar Rektor Unika Soegijapranata

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Kata Pengantar Rektor Unika Soegijapranata"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

/AN

unrKav

SOEGIJAPRANATA

EDITOR:

(2)

BUNGA RAMPAI : TEKNOLOGI MASA DEPAN - Dalam Perspektif UNIKA

Soegijapranata

O UNIKA Soegijapranag"

2010

. Penerbit UDiversitas

Kalolik Soegijapranata

n. Pawiyatan Luhur Ml Bendan Duwur Somarang

Telp. 024-8316142

- 441555 (hunting), Fax. 024-8415429,

8445265, ext 121,261

e -mai | :penerbitan@uni

kaac. id

(3)

Bunga Rampa; 'Teknolod Msa Depen dalim PeBpektifUnika Soe6ijaprarara' nBN 97&979-126&783

Kata Pengantar

Rektor Unika Soegijapranata

Tiga putuh emm tahun yang lalu, EIic Ashby dad Udve$itas Cambridge menyebut

ilmu

petrg€tahuatr

dan teloologi (iptek) sebagai

'berekaf' ban! "... Jctmce and technologl act as a

bew cefient, for thel are accepted by people itelpective of language, reli4ion, or politicql

doctrine. So, science and technolog/ are a vohmble

force for cohesion

among nations..." (Fric

Ashby, Adqpting Univenities to q Tecltnological

Society, 1974). Undiapar Ashby itu temyata

bukan hanlz masih "betahan" kebenaranny4 m€laitrkan jusau semakin mewujud dalam

perikehidupan

manusia

pada vat ini dan nanti.

Ua$apan "the world is chqnging, the futr& is llat" oleh Thomas L. Fre€dman

- salah

seoraag

jumalfu paling berpengaruh

di dunia dan pemenang

hadiah Puliuer tiga kali - tidak

lepas dari peryakual tcntang p€raq vital iptek dalam perkembargar

peradaban.

Dalam buku "fie

Vorld is Flaf' (2006), Freedmatr

meoyebut sepuluh {10) kekuatatr }€ng mampu merdatarkan

duaia, yaihr 0) runillhnya Tenbok Bedin (l1Dl89), (2) lahinlr world wide veb (al9l95), (3)

ttplooding, (4) vork Jlow sofware, (5) outsourcing, 6) ofsholing, Q) supplyahai ing, (8)

insourcing, (9) in-foming {Google, Yahoo) d4 (10) steroids (digital, nobile, personal &

rtltucD. Kesepuluh

kekuatar inr berakar pada perkembangan

ipteh terutaEa t€lmlogi informasi

da konuoikasi (ICT). Bahkm, sebagai '!€nbuka jalatr" denokrasi dad ketedukaaryu tak

lepas dari peran teloologi. Rot ohny4 atau lebih tepat dirobohkannya,

Tembok Berlil s€dikit

banyak dipicu oleh perkembangan

telnologi informasi da komunikasi ymg memicu lahimya

kesadaran

politik baru.

Daya ungkit ICT dalam perkeEbaagan pgradabal temyata berpadu mesra deogan

kesigapaa

duaia bisnis dan industri dalam menacggapi

setiapjeagkal

kemajuatr

iptck. Schd saja,

outsourcing, ofshortng daa supply chaining tidak seberhasil saat ini tatrpa m€trgatrdalkao

kekuatan ICT. Namuo, perkenbaogan

ICT yang pesat hrkan berarti diiringi matinya teknologi

"koovensionaf' - yaog lahir terlebih dahulu. Bertahannya

keberadaao

sep€da

- keh'ka produk

telqologi tansportasi yang lebih baru bermuacular , menunjul4<an

bahwa teloologi seperla

ti<lak berhenti berk€mbang.

Perubahan

irngsi sepeda dari sarana tansportasi metrjadi sar-am

olahaga dan gaya hidup menurtut perkembangan

teloologi. Tckrclogi pe$epedae justru harus

bersinergi dengar tekuologi hin, ternasuk ICT. Harus dial:ui perkembaogan

lCT yang begitu

p€sat meqyulitkatr peramalan

wajah teloologi masa depan. Namun yang pasti, tel&logi pasti

akzn berkembang

biak lebih c€pat dari masa

seb€lusmya-Dalam pengcmbaogan

iptek, u versitas mcrempati posisi utrik. Di satu sisi unive$itas

berada

di garis depar sebagi 'lahan" pembeoihaa

dan penemaian

iptek, mmu! di sisi laitr sama

sqerti stakeholder yang lein, uaiversitas adal'h pengguo4 untuk tidak metrgatak

ri konsumetr

ittek. Penutisatr Bunga Rampai bqtajuk "Teloologi Masa Depan dalam Perspektif Unika

SOEGUAPRANATA" noupakan *lljud tekad udversitas iai semntiasa berp€raa atdif dalan

pembenihan

dan penyemaian

iptek. Uoika SOFGUAPRANATA sebagai suatu community of

sc,rrolaru

ditadang uotuk t9!us berperan aktif dalam metanggapi dan mengantisipasi

kenajuan

iptek, terutama

sebagai

peayedia

- bukaa pelggrma.

(4)

Bunga Rarnpai "Telnolosi i4as Depan dalarn Pcpektif Unika Sesijapran.d rsBN 97&979-t 968-783

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

Rektor Utrika Soegijapranata

...

Daftar Penulis Makalah dan Editor

I

ni

iv

Daftar Isi

A.MAKALAHUTAMA

l- Dr. Rr. M.L Ret{o Susiloridi,

S.T., M.T., prasaja pltra Kresno Adhi S, S.T.,

Ardy Ilaryono,

S.T. .

...

3

hogram Studi Teknft Sipil, Fakultas Teknik

"Sugar Based Admixhre for Promlshg 'Green Conorete Technology' - Improving Concrete

BearE

Performance

with Sugar Based Admixtule 0.03% ofc€ment Weishf,

2. Dr. Slamet

Riyadi,

M.T...

...

6

hogram Shrdi Teknik Elekho, Falrltas Teknologi Industri

-Energi Matahari Sebagai Altematif Sumber Ercrgi Terbankan Di Indoaesia"

lloediartianto, S.T,, M.Sc-...

hogatr1 Studi A$itektur, Fakultas A$itektur datr Desain

1 1

-Challeoges

to Utilize Renewable

Energies

in Architecture: A pe.spective

of Teohnology',

(5)

Ir, A. Robert

Rianto

Widjaja,

M.T,IAI.

...

16

Itogam Studi Desain

Komunikasi

Visual,

Fakultas

A$it€ktur dan Desail

"Telooloei dalam

Pendidikan

Desah Komunikasi

Visual"

5. Ilironinus

Marlon

Leorg,

S.Kcm-,

M.Kom.

...-...-...

...

... . 20

Itogram Studi Teknfl(

Informatik4

Fakultas

lmu Komputer

"Cloud Computing,

Solusi

Murah Teknologi

Informasi"

B. MAKALAHPENDAMPING

Ir. Budi Sanlosa.

M.T...,...

...

.... . . ... 25

Progam Studi Teknik sipil, Fakultas

Teloik

"Sistem Ioformasi Geografis

dao Manajemetr

Banjir/ Rob di Perkotaan"

Daniel

Hartanto.

S.T..

M.T...

...

...

.... 31

Program Studi Teknft Sipil, Fakulbs Teknik

'Vegetated Rock Gabion, Live Fascine, and Brush Layering Merupakao Metode

Bioengineering

Unhrk Menstabilkan

Dao Pengontol Erosi Lderg"

RudatinRuktiningsih,S.T.,M.T.,ArifPrehardiyauto,ST...

41

Program Studi Teknik Sipil, Fal'ultas Tehik

"Kajian Terminal Terboyo Dalam PfespektifPrasarana

Traosportasi

dal Persepsi

Masyarakaf'

Dr. FL Budi Setiawa&

M.T. ...

...

...46

Progam Studi Tekni< Elektro, Fakultas

Teloologi Industri

' A Low Complexity ECG Signal Compressor

with Sinusoidal

Model"

(6)

B. Harnrdi, S.T., M,T., Brina D.B

hogram Studi Tetnik EleL:lro,

Fakultas Teknoloei Industri

'?erancangan

Akuisisi Data Mengguakan USB Mkokontroller',

6. Prof. Dr-Ing. LMF Purwrdo

Progam Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektu dan Desain

"Teloologi sebagai

Dasar pijakan Desain Arsitektur',

7. Ir, Ch. Koesmartadi,

M.T...-...

...

59

Progam Studi Arsitelctur,

Falnltas A$itekhu dan lresai'l

"Teknologi Baagman A$itektur Tadisional Sebagai Teknologi Masa Depan

( Sebuah

Potelsi Lokal Untuk Dicaji )"

E. Bayu

Widiantoro,

S,T.,

M.Ds...

...

65

Program Studi Desai! Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektu dall Desaio

"Keadfat dalam Menggunakan

Tekaologi"

9. Robertus

Setiaw.n

Aji, S.T.,

M.CompIT.

...,...

...69

hogmrn Shdi Teknik Informatika, Fakultas IInu Komputer

"Location Based Service,

Towat& htelligetrt Trulsport Srstem,,

l0.Victori.IftistinaAnanirgsih,S.T,M.Sc,WeibiaoZhou...,..._...7,7

I'rogram Studi Tehrologi pargan, Fakultas Teknologi pertanian

"The Roles of Green Tea Fortificatioa in The Stgamed

Bread processine,,

50

I

(7)

Bun8a R&npai 'Tel(J)oiosi Msa Depan dalarn Pe$pektif UDika So%ijapmara" ISBN 97&9791 26&783

Energi Matahari Sebagai

Alternatif Sumber

Energi Terbarukan

Di

Indonesia

rslamet Riyadi

lrrcgmn Sturi reA* ZXnrc, s Jitsdi672^[email protected]

Fahlka: Teknologi Indusfi, Unila kegtlalanato, Jl. Paviwtan Luhut IV/] , Ben.l@ Dhurvr Senanhs 50234, Indo esia

Abstrak

Energi matalBri sebagai €nergi teoarukan dapat diubah menjadi energi listrik m€lalui sel photovolktic (Pl). Pada awalnya modul PV hanya ditenpkan secara terpisah dari sistem karcna menghasilkan tegangan keluaran DC. Dengan perkembsngan teknologi elektronika daya maka tegangan DC dapat diubah rnerjedi tegangan AC sehingga aplikasi modul PV menjadi s€makin luas. Terjadinya kisis energi listrik berbasis bahan bakar fossil meftaksa para ahli mengembangkan telnologi PV- D€wasa ini koneksi paralel nbdul PV d€ngan sistem kelistikan melalui iwefler sar.Cat fitefibe'i harapan bagi dunia kelistrikan. Pada makalah ini kajian tentang nodul PV dilal1.|han. Kajiao meliputi aplikasi modul PV secara rnandiri dan t€rinteg.asi dengan sistem kelisLikan. Untuk nendukung kajian maka dilakukan pengujian laboratorium. Dari hasil pengujian skAirnya mampu dirancang prototip modul PV untuk kedua aplikasi t€rsebut.

KATA KUNCI photovoltaic, inverter maximum power point tracker, chopper, system

r

a

a

t

a I

a

l. Peddahnluan

Energi listrik m€rupakan salah satu bentuk energi yarg mudah diubah ke bentuk energi lain sehingga jenis energi ini mendominasi kehidupan umat manusia. Tedadinya pemadaman listrik secara bergilir beberapa wal:tu lalu sangat mempengaruhi s€ndi-sendi kehidupan masyaralat Indonesia. Sekor ekonomi sargat terpukul dengan kejadian lersebut. Jika dikaji Iebih lanjut mak& penadaman bergilir sebenamya metupakan salah satu akibat terjadinya kisis energi berbasis fossil secara global. Pemerintah telan nenga4urkan penakaian energi listrik secara hemal dan perlutrya pencarian energi alt'ematif. Di sisi lain, pemanfaatan energi listrik dewasa ini lebih didominasi oleh beban-beban listrik tak lini€r yang menyebabkan munclrlnya kandungan harmonisa pada sistern ul,[2]. Dampak negarif yang ditinbulkan harmonisa sangat kompleks dan merugikan konsurnen maupun penyedia €ne€i li$riJ., di artaratya adalah memp€rpendek umur poralatan, menyebabkan alal1*tr Dralfncno dal memfibah rugi-rugi daya saluran. Beban tak linier dapat dijumpai dalarn pemakaian lampu bemat eoergi, per&latan berbasis komputer, peralatan elektronika modern, dan lainlain [3],[4].

P€manfaatan sumber energi ter$arukan }?ng di antararya mencakup energi matahari menjadi fokus penelitiar para pakar di bidang €nergi listrik. Indonesia yang berada di daerah katulistiwa sebenamya memiliki potensi besar dalam pemanfaalan eneBi malahari. Uniuk mengubah sinat

tnatalari menjadi en€rgi listrik secara langsung dapat digonakan sel pholoyohaic. Sistem Prl dewasa inr nenjadi sangat penting sebagai sumber energi te.barukan karena menawarkan banyak keuntungan di antaranya : bebas biaya bahan bakar tanpa polusi, sedikit perawatar! bebas Toiss [5]. Modul PV masih memiliki efisiensi konversi yang rendah dan sangat bergantung pada intensitas sinar rnatala.i serla temperatur sehingga dalaft pengoperasiannya modul Pv diharapkan bekerja pada naxinun power poinl (MPP). Kurva karakeristik I-V dan P-V dari suatu modul PV atan menentukan titik operasi di mana dihasilkan daya naksimum yang mungkin dibangkitkan. Pada MPP, suatu sistem PV akan b€keda pada effsiensi tertingginya [6],[7].

Selama ini di lndonesia, sisrem PV lebih serins dimanfaatkan untuk fteperluan di daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN. Selain haqa modul PV yang relatif maha! tegangan keluaian PV yang berupa DC (arus searah) menjadi kendala aplikasi Pv secara l€bih luas khususnya bagi masyarakat perkotaan yang sangat bergantung kepada listrik dari PLN. DenAan keterbatesan pasokan €nergi listrik oleh PLN dewasa ifii naka pemanfaatan PV dapat dijadikan alternatif. Dengan semakin pesatnya perkembangar tekmlogi elellronika daya maka keluaran ?V dapat diubah menjadi teeangan ,,{C (boiak-balik) nelalui suatu inverler (pelrg:)bahDo ke AC), bahkan dapat dihuburgkan dengal sistem sistem kelistdkan PLN (P V-Gnd Comected SJsten = PV-CC Ssten). P€'aanfa?dzl PV '€ng terhubung ke sist€m sebenamya ardal banyak dikembangkan oleh

i U I

.t

(! L L E i fr -f,t *

-s

'

-i

-I -fll
(8)

) ir'). {srl ang lpat ergr €an asih ngar rdul ika" flng PV ftng r P V

oleh EPai naka A C C k e

8 k e

F. paeliti tetapi koftpleksitas selalu muoc]]l saat &..tul!.o sinkonisasi {ntara t€gangan sistem fbgrn tegangaD inverter dari Pll-Grid Comected 8dar, [8],[9]. Untuk nenghuburgkan s€c€rs paralel -ra PV dan sistem PLN diperlukan belerapa Fl-.\"rat 4 yaitu kedua tegangad (tegangan sistem -r t€gangan n$eier PV-CiC) harus memiti*i qtedq freku€nsi dan sudut fasa yang sama.

P€f,ulis telah melakrkar beb€rapa penelirian -rk mengatasi pennasalahar di atas. pada ntakatah -i !t n diabarkan b€berapa hasil penelitian teN.but. Li.o* m€nghindarksn kompleksit s akibat hubungan F.ld anlara dua suftber tegangan maka penulis

3}an su&tu kons€p Pyl]nd CottEcted t6an dengan merggunakan invertet lll-p O&yr'|..i Lebar Pulsa) yang diopensikan sebagai -€f arus terkendali (contolled anent soxrce). t?ra yarg digunakan adalah ienis Vohage Soulce >*. (rSD [101-[13]. Kar€,na bukan sumber Er€a yarC dihubungkan ke regrngan sist€m - *htr! $atu sumb€r arus maka tidak memerlukan -rrisasi tegangm lang akhimya dapat -nndarkan dari rnasalah kompleksitas.

t- h..ovoltric (Pu

bdonesia yang secara geografis beraala di tini.tiva memiliki potensi besar unlu|( Enf,2tl.a!l energi yang berasal rbri srnar --:lu.i Sel PV merupakan austu perangkat }?ng ra.!39u eengubah energi matahari menjadi energi f:sit secara langsung. Energi listrik yang dibasitkan cich PV ini berupa regangan/arus seaftl dengan .&E Ftrg sangat kecil sehingga untrL p€n&kaian Ezta beberapa sel PV digsbung secar. seri dan F-.lel untu.k meningkatkaa tegangan d.on arus yaag rFr'eir!,rr gabungan beberapa sel pV ini sering .6ad,!2n dengarl modul pv. Datarn Jredakaian ErL skala lebih besar beberaDa modul pV d=:hrgkan me{|,adi array. Daya listrik ysng e-?gldt'k,a oleh rnodul pV ini bergantng pada -.Faj batahari dan tempeanur.

Srdr s€l ?V dapat dimodelkan dengan suatu d€r arus yang terhubung paralel dengan dioda - hh,.rq shunt Rtr serta terhubung s€ri dengan ear s€ri & dan dirumusl(an d€ngsi persamaan

Riladi

di nuna

n = lde3lizi[g hctor

r = Boftznann gas constant (1,3Slxl0-2i) & = tahanatr seri

n,= taharun slNnt

/p, = arus te6a$kit aftibat srnar mataiari e = muztan el&ton ( 1,602 x 10-te )

1D = normal diode o*ient 1, = dark satu.dion clm€nt

Persanaan (l) menunjuldsn hubungan tegangan dan ams dari suatu sel PV ridak linier (Cb-2).

Gambar 2. Karakteristik sel PV

Pada kondisi s€l PV terbuks (tidak rerhubung ke beban) maka arus Pl &kan sarna dengan nol sehingga tegangannya berada patla nilai naksimumrya, yaitu tegzneu\ opat circud l,oc . Kondisi sebalikny! terjadi jika s€l PV terhubung singkat yang m€ngskiba&an tegang:unya sama dengan nol dan a.usnya b€rada psd& nilai maksimumny4 yaitu atus hubung singkat 4". Pada k€dua kondisi tersebut maka sel PV tidak akai mengetuarkan daya. Daya yang dihasil&ar atan dapat dimarfartkan jika tegangar dan aius sel pV tidak sama tlengan nol, sedangkan daya naksimum terjadi jika berada pada lekukan kurva I-V Titik di rnana suatu s€l pv mampu meoghasilkan daya maksimum sering dinamzkan hatimn pawr point (MPP). Pada ni.,k ini akan diperoleh $atu nilai tegangao FMpp dan

3. Implementrli Modul PV

Dalan implementasi di lapangan sisrem PV dapat beroperasi secara mandiri dan s€\cara lerintegras dengan sistom kelistrikad yang sudah. Pada implementasi secara mandi4 sistem ini memiliki beberapa karakteristik :

.:. terpasang di lokasi di mana tiabk terdapar sisteft kelistdkan lain

.l dipe'gunakan balere sebagai penyimpan energi listrik saat pembangkitan lisriik melebihi pema&aian

(9)

Rtiadi

P&d! idplemerdasi secaro rnandiri, modul Pv mamerluktn sustu po l?r cor&tionef yawbfff.t(r4.si sebagai MPP facl"f, sel.duhya energi list ik yang dihasilkan oleh nodul PV disinpan dalaln bat€|Ie. Teg.trgad k€luaran bstere rtapal diguoal(an langsung utltuk bebar lishik DC, tetapi jika diiryinkan r !!gan AC m8k! masih diperlukan Ju&tu itt€le/ (Gb-3).

S€dangksn implementasi $istem PV s€cara t€dtrt€glsi maka beberapa karakteristik akan dijumpai, di amaranya

* t€rpssang di lokasi di rnana t€rdapat sirtem kelistrikan lain

S tidrk dipergunakan balere s6a€ai pe,nyimpal eoergi listrik saat pembaqkittn li$r& nel€bihi pemakaiatr

-i sist€rn yang diperlukan lebih komplek

setitlr ritik ltlPP-trya" Pads saat di rnana sinar nrafahad arlorp rnaka en€rgi tistiik dati modul PV 6k,l1 diisikan ke dalad bstere (selarna tegangan bat€re lonng M Vt, _^*) drll pengision akan berhentijikdt€girtgan bater. melebihi nilai r/r"' .-Pemaksian energi listrik yang t€rsimpan dalam bat€re juga dibatlri oleh Dilai a:rteftu, pemakaian

(Asctar8") aka[ berlafl$ung selama tegangan batere berada di atas fi1ai ybd_ntu,. ?emtkaian untlk beban listrik dengan gpesifikasi tegaiuan DC dapat dihubungkan langsury deflgan botere sedangk4 pemakaian utrtuk beban listrik dengan spesifikrsi tegangsn AC memerlukan p€rangkat iteerel. Inveflq yang dig,t!s.}'an pada prorodp adalah jeois pus|ryrll dan fu|l-bri@e.

Gambar 3. ItnDlementasi modul PV secara nandiri

cambar 4. Inplem€atrsi modul Pv secara lerintegmsi

4. Eelil

Untut melakukrn peranc{ryien nal(a kajian diverifikasi dengan menggunakan simulasi peralgkal lunak utrtuk mengbrsilkan rsocengan prototip. Pengujia[ laboratorium dilaL:uLa$ dengan menggunakan pfototip

tersebut-{,|. Pmtotip Modul PV sccerr Mrndiri

?rorotip untuk aplikasi modul Pv s€car& mandiri dirrnc&ng dengan p€rti!$angan kesederhanaan s€hinggs MPP Tracker yor€ digunaken ditala pada nilai tertentu, Dengan melrgacu pada kurva I-V, suatu MPP Tra.lzr yarg diimplementasikan denga! chopper jefis sekttp *nn mengoperasikan PV di

Ganbar 6. Prototip modul PV dengan matrual MPPT b€serta iav€rter uduk splikasi s€c€r! mandiri

Ganbar 7. Gelonbadg t€gangan keluaran squar€-&we inverter pada prototip modul ?v untuk aplikasi seaara mandiri

Gambai 5. Modul PV pengujian laboratorium

(10)

ia!

tu* pat

asi d s

FPI

likasi

-gra sistem Fdd dengaa -rfu entzra

Gebsr 8. Gelon'tbang tegangan keluaraa sine-wave iwerter pad. prototip modul pV unbrk aplikasi

al Prototip Modul PV secrrr T€rint grssi

- ldodul PV yarg terpasang s€cara terintegdsr kelistrik& memerlukrn koneksi sisiem. Su.tu hNerter sebag;ai

modul PV dan sistem harus F,hi pe$yaratln tertentu. Pada nakslah ini -la yang digunakan dioperasikao sebagai sumber

lrrkendali s€bingga ddak menerlukan b6si te€angan. Kinerja sumber afls terftendali

Ritadi

Gambar 10. Prototip modul pV untuk per$agian beban b€serta invenff nya

Gambar I l. Celombang arus beban-2 datr arus inieksi inve466 19 sistem p.da prototip modul pV untuk pembagiatr beban besfftia invertemya

Gambar 12. Gelombaflg arus beban-l dafi !rus :u:nber_ padr prorotip modul PV untu* pembagiatr DeDUr Desenarnverternvr

5. Penbrhssan

Suatu modul PV memerlukan Tlocker yang memungkinkar modul rersebut bekeria Dada rilik MPP-oya. Peflgguma! nalllual Traekei mrnpu meryurangi kompleksitas kendali sehingaa tebih s€derhana. Pembangkitrn daya listrik seclra maksimum mampu m€lakukar p€ngisian barere lebih c€pal sehingga keterbafasaa naltu keberadaan sl[ar natlhari msmpu dial8si .Iwerrer merupakan piranti 'ang sangat dibutuhkan oleh modul PV dalsm aplikarinya. Kare[a per.latad listril d€ngan sp€sifikasi AC lebih mudah dip€roleh maka modul PV di lapangan harus mampu menghasilkan t€utsIo

. . ModuJ_ lV mampu dipakai unruk p€mbagran oeDan senrngga nunpu nengurargi pemakaiar energi listrik dari sistem dengln denjkian nampu menekan tagiha! listrik. Aplikasi pada konsumen PLN yang jur'lahnya culup banyak memberi harapan bahw6 konsep id dapd dikembangkan tebih luas. 6. K.simpdnn

tGjian dan pengujian modul pV baik untuk aplikasi secam mandiri dan terimegrasi den8an sistem lelah dilal:ukatr. Energi U$rik yans berasat dari pV mampu dijadikan altemarif sufiber eoergi rerbarutan. Posisi lndooesia yang berada di katuli$iwa ,nemberi toengutrci tegaDgsn keluaran inv€ner dengan

n sigem. Dari penelitian-p€nelitian yang telah btr Penulis, integmsi modul pV dengan sistem m iki kemampuan :

+ Metakukar pembagian bebar

+ Mengurangi kandungan hamonisa daD peftbagian beban

+ Mergirimkan seluruh daya tistrik yang drhasilkan rDodul PV ke sistem

Prda nakalah ini :nodul PV digunakan untuk frilsn pembagian beban yang terpasang pada

9. Skerna

(11)

Rryadi

k€utrtungan penerapan modul Pv sehingga p€agedrbaogan reknoloSi ini perlu mendapat duhlxaafl psra pakar dan pem€riftrh.

D.ftrr Pu3t }a

lll Akagi, H., Trcnds in Acdve Power Line Conditioo€r, IEEB TrEI!. on Pow€{ Electonics, vol.g, m.3, 263-268. 1994

t2l Wat nabe, 8.H., Stepha4 RM., dan Arcd€!, M., N6w Conc€pts of lllisrtnmus A{tir.e dd R.divc PoEtrs in Electricrl Syltems witt Gtdctic Lads, IEEE Trans. or Power D€li\/ey, \tol.a, 1o.2, 691-703, t993

I3l Crusa T. It, A Surv€y ofNeut rl Cunents in The Phrse Compucr Powcr Slst€itrs, IEEE Trd|s. on Industy AtplicrtioDs, vol.26, no.+1l9Jb, 1990 I41 ljilS.de Kcy, T. S., Etr€ctiv€o€ss of tlamionic

Mitigrtior Equipner fcr Cormsoial BuildineF, IEEE Tn!!. oD hdustry Applicatiois, vol-33, no-4,

ll04lll0,1997.

[5] Gabler n. Ofr{'id Elertioity Srryply rvith Photorohdc Solff Em.A/-Crlrratr Trcnd! ir Horschold Elcqritrcltioo, Intematimd PVSEC 14, Bmskok T[ailm4 pp- 26-30, 2004

t61 Er m T., and Chapndr P. L., Coryarison ol Photovoltaic Aray l',trlinun Powcr Point Trackirg T€chiqucs, IEEE Traffc. On EftrS/ Corversio!. V ol 22, No. 2, W 439 449, 2ffi7

t4 ti&g I A Humg T. L, Hliao Y T, and Chcr C. It, Maxinum pow€r Tracling for Photoaoftlic Pow€r sFtcins, Tar*rng Joumal of Soi€dce ad Engine€ring; Vol. 8, No 2, p! - 147-1s3,2w5 [8] Hassah€ L., Olias 8., Haddadi M. and Malek A.,

AlrmrnEtdc SPWM us€d iD Invedc| Crid C6niaE4 Rsire des Energi$ Renouvelables Vol. lOl.l"3, W. 421429,20Ol

[9] Ubo W, Zhensming 2., aod Jiaozl€ng L., A Siqle-Stnge Tlrc€-Phrs€ Crid-Corhected Photovoltaio Srlr€In With Modified MPPT M€thod ed Rcadiv€ Pow€r Compe!!6tio!, IEEE Trusc.rotr Ensgy Cdrttsi@, vol. 22, No. 4, pp. 881-886, 2007 ll0l Riyrdi, s., Haro€q Y, Suditan, S., Su8!dmo, A

Viroa! lnsta[tmeous Poqer Bas€d Control Method of ! Shurt Adive Power Fil|er for Tlr€tPhase Four-Wne S}Eterns, Proce€dings of Idsmtiooal Conf€r€ac€ m EIeoEic MaohiEs tnd Systens (ICEMS), Soulh Korer, 2004

tlll Rildi, S., i{aro€q Y., A Nee connol Sealegy for ftr€e-Phase Shurt Actiae Polr€r Filt€r that bls€d on Souroc lstmtdcous Pow€r, Proc€edings of Idemational Po$q Engine€dng Codcr€nce (IPEC), Sin$pore,2005

tl2l rudid'irs a shl'd A?F as a power or ortr€ilt cornpcnsaid, Europcar Joumrl of El€.tioal Ensir€€rins (Revu€ lot€mationate de Ganie Eh.rdqu6), Vol-lZl-2009, pp-57-76

ll3l Riyadi S., Koneksi Phoiovolt io !s Sisl€rl m€lalui VSI berbasis Keadali Arus lntlk P.tnbagian Bebm, Prosiding CITEE 2009 UGM

Gambar

Gambar 2. Karakteristik sel PV
Gambar 3. ItnDlementasi modul PV secara nandiri
Gambar 10. Prototip modul pV untuk per$agianbeban b€serta invenff nya

Referensi

Dokumen terkait