• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN TRANSPORTASI SULAWESI BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN TRANSPORTASI SULAWESI BARAT"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

 Jumlah pesawat yang berangkat dan datang melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat pada bulan April 2017 sebanyak 184 kali penerbangan. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,10 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret yang tercatat sebanyak 182 kali penerbangan. Hal yang sama terjadi jika dibandingkan dengan bulan April tahun sebelumnya dimana saat itu jumlah penerbangan tercatat sebanyak 176 penerbangan atau mengalami peningkatan sebesar 4,55 persen.

 Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dan datang melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat selama bulan April 2017 sebesar 11.277 orang. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret yang sebesar 10.777 orang, menunjukkan peningkatan sebesar 4,64 persen. Sementara jika dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat 10.969 orang, juga terjadi kenaikan sebesar 2,81 persen.

 Jumlah barang yang dibongkar dan dimuat melalui Bandara Tampa Padang Mamuju dan Sumarorong Mamasa Sulawesi Barat selama bulan April 2017 adalah sebesar 61.182 kg. Hal ini berarti terjadi peningkatan sekitar 2,66 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret yang tercatat sebesar 59.594 kg. Hal yang sama terjadi jika dibandingkan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 49.201 kg atau terjadi kenaikan sekitar 24,35 persen.

 Jumlah pelayaran yang melalui pelabuhan di Sulawesi Barat selama periode bulan April sebanyak 188 kali, terjadi penurunan signifikan sebesar 30,37 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret yang tercatat 270 unit. Hal yang berbeda bila dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 155 unit, atau mengalami peningkatan signifikan sebesar 21,29 persen.

 Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat maupun datang melalui Sulawesi Barat selama bulan April sekitar 4.137 orang. Apabila dibandingkan kondisi pada bulan Maret yang tercatat sebanyak 4.648 orang, maka terjadi penurunan sebesar 10,99 persen. Hal yang sama jika dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 4.946 orang atau mengalami penurunan sebesar 16,36 persen.

No. 36/06/76/Th. XI, 02 Juni 2017

PERKEMBANGAN

TRANSPORTASI

SULAWESI

BARAT

APRIL 2017, PENERBANGAN MELALUI BANDARA TAMPA PADANG DAN SUMARORONG

PENINGKATAN SAMPAI 1,10 PERSEN

A. PERKEMBANGAN ANGKUTAN UDARA

Perkembangan penerbangan di Sulawesi Barat dapat dilihat dari jumlah pesawat yang berangkat maupun yang datang melalui Bandara Tampa Padang Kabupaten Mamuju dan Sumarorong Kabupaten

(2)

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No. 36/06/76/Th.XI, 02 Juni 2017 2

mengalami peningkatan sebesar 1,10 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret yang tercatat sebanyak 91 kali penerbangan. Hal yang sama terjadi jika dibandingkan dengan jumlah keberangkatan pada bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 88 kali penerbangan, berarti terjadi peningkatan sebesar 4,55 persen. Sementara itu, jumlah pesawat yang datang April tercatat juga sebanyak 92 kali penerbangan atau menunjukkan terjadi peningkatan yang sama sebesar 1,10 persen jika dibandingkan bulan Maret yang tercatat sebanyak 91 kali penerbangan. Hal yang sama terjadi jika dibandingkan dengan bulan April tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebanyak 88 kali penerbangan, atau menunjukkan penurunan sebesar 4,55 persen.

Keadaan jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat selama bulan April sebanyak 5.745 orang. Apabila dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 5.101 orang atau terjadi peningkatan sebesar 12,62 persen. Hal yang sama jika dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 5.577 orang, maka terjadi peningkatan sebesar 3,01 persen. Sementara itu, keadaan jumlah penumpang yang datang pada bulan April sebanyak 5.532 orang atau mengalami penurunan sebesar 2,54 persen jika dibandingkan dengan kondisi bulan Maret yang tercatat sebanyak 5.676 orang. Hal yang berbeda terjadi apabila dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 5.392 orang atau mengalami peningkatan sekitar 2,60 persen.

Jumlah barang yang dibongkar selama bulan April adalah sebesar 35.280 kg, atau naik sebesar 8,73 persen jika dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 32.448 kg. Sementara itu, apabila dibandingkan dengan kondisi bulan April tahun sebelumnya yang tercatat hanya 26.397 kg, terjadi kenaikan signifikan sebesar 33,65 persen. Sementara itu, jumlah barang yang dimuat pada bulan April sebanyak 25.902 kg. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan sekitar 4,58 persen jika dibandingkan dengan kondisi bulan Maret yang saat itu tercatat sebanyak 27.148 kg. Sementara jika dibandingkan keadaan bulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 22.804 kg maka terjadi kenaikan sebesar 13,59 persen.

Tabel 1

Perkembangan Lalu Lintas Angkutan Udara di Sulawesi Barat Periode April 2016, Maret 2017 dan April 2017

KETERANGAN APRIL 2016 MARET 2017 APRIL 2017

PERUBAHAN APRIL 2017 TERHADAP MARET 2016 (%) PERUBAHAN APRIL 2017 TERHADAP APRIL 2016 (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) PESAWAT (unit) 176 182 184 1,10 4,55 BERANGKAT / DEPARTURE 88 91 92 1,10 4,55 DATANG / ARRIVAL 88 91 92 1,10 4,55 PENUMPANG (orang) 10.969 10.777 11.277 4,64 2,81 BERANGKAT / DEPARTURE 5.577 5.101 5.745 12,62 3,01 DATANG / ARRIVAL 5.392 5.676 5.532 -2,54 2,60 BARANG/BAGASI (kg) 49.201 59.594 61.182 2,66 24,35 BONGKAR 26.397 32.448 35.280 8,73 33,65 MUAT 22.804 27.146 25.902 -4, 58 13,59

(3)

B. PERKEMBANGAN ANGKUTAN LAUT

Jumlah pelayaran laut yang melalui pelabuhan di Provinsi Sulawesi Barat selama periode bulan April sebanyak 188 unit. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan Maret yang tercatat sebanyak 270 unit, maka kondisi tersebut mengalami penurunan signifikan mencapai 30,37 persen. Hal yang berbeda terjadi jika dibandingkan dengan kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang hanya 155 unit, kondisi tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 21,29 persen.

Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat melalui pelabuhan di Sulawesi Barat selama bulan April sebanyak 1.765 orang atau terjadi penurunan sebesar 22,38 persen jika dibandingkan kondisi pada bulan Maret yang tercatat sebanyak 2.274 orang. Sementara itu, jika dibandingkan dengan kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 2.361 orang, maka terjadi penurunan sebesar 25,24 persen.

Jumlah penumpang angkutan laut yang datang pada bulan Maret sebanyak 2.372 orang. Hal ini menunjukkan penurunan tipis sebesar 0,08 persen, hal yang sama jika dibandingkan bulan Maret yang tercatat sebanyak 2.374 orang. Hal yang sama terjadi jika dibandingkan dengan kondisi bulan April 2016 yang tercatat sebanyak 2.585 orang juga terjadi penurunan mencapai 8,24 persen.

Tabel 2

Perkembangan Lalu Lintas Angkutan Laut di Sulawesi Barat Periode April 2016, Maret 2017 dan April 2017

KETERANGAN APRIL 2016 MARET 2017 APRIL 2017

PERUBAHAN APRIL 2017 TERHADAP MARET 2016 (%) PERUBAHAN APRIL 2017 TERHADAP APRIL 2016 (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) PELAYARAN (kali)

DATANG dan BERANGKAT 155 270 188 -30,37 21,29

PENUMPANG (orang) 4.946 4.648 4.137 -10,99 -16,36

BERANGKAT/DEPARTURE 2.361 2.274 1.765 -22,38 -25,24

(4)

Berita Resmi Statistik Provinsi Sulawesi Barat No. 36/06/76/Th.XI, 02 Juni 2017 4

Grafik 2

Perkembangan Penumpang Angkutan Laut di Sulawesi Barat Periode April 2016, Maret 2017 dan April 2017

1

10

100

1000

10000

April 2016

Maret 2017

April 2017

155

270

188

2,3

61

2,2

74

1,7

65

2,

58

5

2,

37

4

2,

37

2

(5)

Informasi lebih lanjut hubungi:

Suntono, SE, M.Si

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat

Telepon: (62-426) 21265 Faks: (62-426) 22103 E-mail: [email protected]

BADAN PUSAT STATISTIK

PROVINSI SULAWESI BARAT

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan wanita tani dan faktor-faktor yang mempengaruhi peranan wanita tani pada kegiatan Pengembangan Usaha Mina

Kualitas laju pembakaran briket arang pada perlakuan TEG-1 dapat meningkat dengan penambahan arang eceng gondok seperti pada perlakuan TEG-2, TEG-3, TEG-4, dan

Sarung tangan yang kuat, tahan bahan kimia yang sesuai dengan standar yang disahkan, harus dipakai setiap saat bila menangani produk kimia, jika penilaian risiko menunjukkan,

Manfaat Rhizobacteria yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman secara tidak langsung yaitu dengan mengurangi keparahan penyakit melalui senyawa antibiosis, induksi

Adapun dalam penyusunan skripsi ini, penulis mengambil judul “PENGARUH SISTEM PENGUKURAN KINERJA DAN SISTEM REWARD TERHADAP HUBUNGAN ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT

Pertimbangan yang penting dalam pengelolaan serangga vektor tanaman adalah pada populasi yang sangat rendahpun dapat menyebabkan penyebaran penyakit sehingga diperlukan

tentang Calon Kepala Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada panitia pemilihan Kabupaten paling lama 3 (tiga) hari sejak Calon Kepala Desa ditetapkan..

sustainability report perbandingan antara GRI dan Dow Jones Sustainability Index, hasilnya yaitu format pengungkapan dan indikator dari keduanya berbeda, di GRI