• Tidak ada hasil yang ditemukan

CBR FISIKA UMUM kel 6

N/A
N/A
Novia Hanum

Academic year: 2022

Membagikan "CBR FISIKA UMUM kel 6"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

CRITICICAL BOOK REVIEW

DOSEN PENGAMPU : RAJO HASIM LUBIS

FISIKA UNTUK SMA/MA (TRI WIDODO) DISUSUN OLEH : KELOMPOK 6

SRI REZEKI LUMBANTORUAN NOVIA HANUM

WELKI BAHRI SIGIRO FATRICYA HANDAYANI

GREN FIDEL FERJI SITOMPUL

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

TA 2022/2023

(2)

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami sanggup menyusun Critical Book Review yang berjudul “Fisika Umum” ini semaksimal mungkin.

Adapun maksud kami menyusun Critical Book Review ini adalah untuk memenuhi tugas Fisika Umum. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Rajo Hasim Lubis selaku dosen pengampu pada Mata Kuliah Fisika Umum yang telah banyak membimbing kami dan kepada teman-teman yang telah membantu.

Kami menyadari bahwa Critical Book Review ini tentu saja tidak lepas dari banyaknya kekurangan-kekurangan baik dari segi mutu maupun jumlah dari materi yang dipaparkan. Semua ini murni didasari oleh keterbatasan yang saya miliki.

Oleh sebab itu, kami mengharapkan adanya masukan dan kritik yang bersifat membangun yang berasal dari semua pihak, demi perbaikan terhadap Critical Book Review kami selanjutnya.

Harapan kami semoga Critical Book Review ini bermanfaat terlebih bagi kami dan pembaca.

Medan, 26 September 2022

Penyusun

KELOMPOK 6

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...i

DAFTAR ISI

...

ii

BAB I PENDAHULUAN

...

1

A.Rasionalisasi Pentingnya CBR

...

1

B.Tujuan Penulisan CBR

...

1

C.Manfaat CBR

...

2

D.Identitas Buku yang di Review

...

2

BAB II RINGKASAN ISI ARTIKEL

...

4

BAB III PEMBAHASAN

...

7

A.Pembahasan Isi Buku

...

7

B.Kelebihan dan Kekurangan Buku

(4)

...

7

BAB IV PENUTUP

...

8

A.Kesimpulan

...

8 B.Saran

...

8

DAFTAR PUSTAKA

...

9

(5)

BAB I PENDAHULUAN A. Rasionalisasi Pentingnya CBR

Untuk membahas suatu materi pembelajaran dalam menentukan buku, sering kali kita bingung dalam memilih buku referensi untuk menambah referensi yang kita butuhkan dan pahami. Misalnya dari segi pemilihan pembahasaan tentang Fisika Umum misalnya, maka dari itu penulis membuat Critical Book Review ini untuk mempermudah pembaca dalam memilih referensi, terhusus pada pokok pembahasan tentang Fisika Umum.

Maka dari itu, mengkritik buku adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menaikkan ketertarikan minat baca seseorang terhadap suatu pokok bahasan. Sehingga harapannya dapat menaikkan minat baca masyarakat.

Mengkritik buku dilakukan bukan untuk menjatuhkan atau menaikkan suatu nilai suatu buku melainkan untuk menjelaskan apa adanya suatu buku yaitu kelebihan atau kekurangannya yang akan menjadi bahan pertimbangan atau ulasan tentang sebuah buku kepada pembaca perihal buku-buku baru dan ulasan tentang sebuah kekurangan buku tersebut. Yang lebih jelasnya dalam mengkritik buku, kita dapat menguraikan isi pokok pemikiran pengarang dari buku yang bersangkutan diikuti dengan pendapat terhadap isi buku.

Uraian isi buku memuat ruang lingkup permasalahan yang dibahas pengarang, cara pengarang menjelaskan dan menyelesaikan permasalahan, konsep dan teori yang dikembangkan, serta kesimpulan. Dengan demikian laporan buku atau resensi sangat bermanfaat untuk mengetahui isi buku. Selain itu, akan tahu mengenai kekurangan dan kelebihan dari isi buku yang telah dibaca. Untuk itu kami harapkan kepada pembaca agar mengetahui dan memahami mengenai laporan buku atau resensi sehingga dapat menilai isi buku tersebut dengan baik dan bukan hanya sekedar membaca sekilas buku tersebut melainkan dapat memahami apa yang ada dalam buku tersebut secara mendalam.

B. Tujuan Penulisan CBR

1. Mencari informasi isi buku tersebut.

2. Mengulas isi buku

3. Melatih diri dalam berfikir kritis untuk mencari informasi pada buku pertama dan lainnya.

4. Membandingkan isi buku pertama dan buku kedua.

5. Melengkapi tugas perkuliahan mata kuliah Fisika Umum.

6. Meningkatkan wawasan dan menambah pengetahuan tentang Fisika Umum.

(6)

C. Manfaat CBR

1. Untuk menambah wawasan tentang Fisika Umum terutama pengukuran.

2. Untuk mengetahui konsep dasar pengukuran.

3. Untuk mengetahui berbagai hal mengenai pengukuran.

4. Untuk mengetahui pentingnya Fisika Umum.

5. Membantu pembaca mengetahui gambaran dan penilaian umum dari sebuah buku atau hasil karya lainya secara ringkas.

D. Identitas Buku 1. Buku Utama

1. Judul : Fisika

2. Pengarang : Tri Widodo

3. Penerbit : Mefi Caraka

4. Kota Terbit : Jakarta

5. Tahun Terbit : 2009

6. ISBN : 978-979-068-802-5/978-979-068-804-9

(7)

2. Buku Pembanding

1. Judul : Fisika

2. Pengarang : Sri Handayani, Ari Damari

3. Penerbit :Pusat Pembukuan DepartemeNPendidikan Nasioal

4. Kota Terbit : Jakarta

5. Tahun Terbit : 2009

6. ISBN : 978-979-068-166-8/978-979-068-167-5

(8)

BAB II

RINGKASAN ISI BUKU 1. Pengukuran

Pengukuran adalah sebuah kegiatan menggunakan alat dengan tujuan mengetahui nilai suatu besaran. Pengukuran dibedakan menjadi 2, yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung. Pengukuran langsung, membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran standar yang diterima sebagai satuan.Pengukuran tidak langsung, mengukur suatu besaran dengan cara mengukur besaran lain. Semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran dinamakan angka penting atau angka tidak eksak. Angka penting terdiri atas angka pasti dan angka ragu-ragu atau taksiran. Angka 1; 8 dan 1; 5 pada contoh penggunaan mistar merupakan angka pasti karena ditunjukkan oleh skala. Sedangkan angka 5 dan 0 disebut angka raguragu karena hasil menaksir.

Hasil pengukuran tidak ada yang eksak, selalu mengandung kesalahan. Kesalahan- kesalahan ini tidak mungkin dihilangkan, tetapi kesalahan dalam pengukuran dapat diminimalkan. Kesalahan yang terjadi dalam pengukuran dapat dikelompokkan sebagai berikut:

A. Kesalahan Sistematis

Kesalahan sistematik adalah kesalahan yang tetap terjadi. Faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan sistematik sebagai berikut.

a. Kesalahan alat Kesalahan kalibrasi alat dan interaksi alat dengan lingkungan.

b. Kesalahan perorangan Jika pada saat membaca skala mata tidak tegak lurus dengan skala yang dibaca, hasil pembacaan mengandung kesalahan paralaks.

c. Kondisi percobaan Kondisi percobaan tidak sama dengan kondisi saat alat di kalibrasi.

d. Teknik yang kurang sempurna Teknologi atau langkah percobaan terlalu sederhana, sehingga banyak faktor yang mempengaruhi percobaan tidak terukur.

(9)

B. Kesalahan Tindakan

Kesalahan tindakan umumnya disebabkan ketidaktelitian peneliti. Misalnya mengukur waktu 10 ayunan, tidak disadari baru 9 ayunan sudah selesai.

C. Alat ukur panjang 1. Mistar

Mistar adalah alat ukur panjang yang mempunyai ketelitian setengah dari skala terkecil Pada skala centimeter, 1 cm dibagi menjadi 10 skala, sehingga 1 skala panjangnya 0,1 cm atau 1 mm. Sehingga ketelitian mistar adalah 0,5 mm.

2. Jangka Sorong

(10)

(a) bagian-bagian jangka sorong (b) penunjukkan skala jangka sorong. Panjang benda diukur menggunakan jangka sorong ditunjukkan seperti gambar (b). Pada gambar di atas skala utama (Sku) 62 skala. Skala nonius (Skn) 4 skala. Panjang benda = sku . 1 mm + skn . 0,1 mm

= 62 . 1 mm + 4 . 0,1

= 62 mm + 0,4 mm

= 62,4 mm

3. Mikrometer Sekrup

Selain jangka sorong, mikrometer sekrup juga mempunyai skala utama dan skala nonius.

Bila selubung luar diputar satu kali, rahang geser da selubung luar maju atau mundur 0,5 mm.

Karena selubung luar memiliki 50 skala, maka skala nonius memiliki panjang 0,5/50 = 0,01 mm.

Jadi 1 skala utama (sku) mikrometer = 0,5 mm dan 1 skala nonius (skn) mikrometer sekrup = 0,01 mm.

(11)

BAB III PEMBAHASAN A. Pembahasan

 Dari Buku utama yang saya Review, Pengukuran adalah sebuah kegiatan menggunakan alat dengan tujuan mengetahui nilai suatu besaran. Pengukuran dibedakan menjadi 2, yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung. 1. Pengukuran langsung, membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran standar yang diterima sebagai satuan. 2. Pengukuran tidak langsung, mengukur suatu besaran dengan cara mengukur besaran lain.

 Dari Buku pembanding yang saya review, Pengukuran merupakan kegiatan atau aktivitasnya, besaran merupakan pokok permasalahan yang diukur sedangkan satuan merupakan pembanding (pengukurnya). Sebagai contoh Anita mengukur panjang celana.

Besaran yang diukur adalah panjang dan satuan yang digunakan misalnya meter.

B. Kelebihan dan Kekurangan Buku 1. Buku Utama

 Kelebihannya adalah gambar setiap ukuran panjang dipaparkan oleh si penulis,bahasa nya juga mudah dipahami, covernya menarik dengan warna kuning, orange dan galaksi.

 Kekurangannya adalah, penulis hanya memaparkan alat ukur panjang saja, padahal masih banyak alat ukur yang harusnya kita ketahui.

2. Buku Kedua

 Kelebihannya adalah materi yang dipaparkan jelas dan mudah dipahami karena menggunakan kalimat sehari-hari, diengkapi gambar dan contoh soal sera cara pengerjaan.

 Kekurangannya adalah walaupun dilengkapi dengan gambar, tetapi tidak sedetail buku utama dan gambar yang dipaparkan kurang jelas serta cover tidak sesuai dengan pembahasan buku.

(12)

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan

Dari penjabaran isi buku diatas, dapat kita simpulkan bahwa buku ini menjelaskan tentang pengukuran dengan tingkat ketelitian. Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran yang di ukur yang digunakan sebagai satuan. Setelah membaca kedua buku ini ternyata terdapat kelebihan dan kekurangan dari kedua buku tersebut. Banyak manfaat yang akan kita dapat setelah kita membaca buku ini, salah satunya adalah dengan mengetahui apa itu pengukuran dan apa saja yang dibahas didalamnya serta tingkat ketelitiannya.

B. Saran

Saran kami kepada pembaca, semoga critical book review yang kami buat ini mempunyai manfaat bagi pembaca, dan dengan membaca critical book review ini semoga kita dapat termotivasi dan mengerti dalam membuat critikal. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran untuk critical book review yang kami buat ini untuk mendukung perbaikan critical book kami berikutnya. Dan Saran kami kepada penulis buku yang kami review, alangkah baiknya kekurangan dari buku ini diperbaharui agar lebih lengkap dan detail.

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Tri Widodo. (2009). Fisika untuk SMA/MA. Jakarta: MEFI CARAKA

Sri Handayani, Ari Damari. (2009). Fisika untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidkan Nasional

Referensi

Dokumen terkait