ENERGI BARU TERBARUKAN DAN KONSERVASI ENERGI (EBTKE) Dalam Pantauan Media Online
SEPTEMBER 2021
Ringkasan
2
Ringkasan
• Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2021 untuk mendorong pengembangan PLTS atap sekaligus sebagai bentuk komitmen mendukung Paris Agreement untuk mewujudkan energi bersih dan mencapai target EBT sebesar 23 persen pada 2025.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, Pemerintah juga mendorong pembangunan PLTS secara masif sekitar 4.680 megawatt termasuk memanfaatkan waduk sebagai PLTS terapung dan lahan bekas tambang. Pada bagian lain, Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Pandu Sjahrir mengungkapkan, perusahaan menyiapkan investasi setara Rp2,86 triliun untuk pembangunan PLTS terapung dengan kapasitas 330 megawatt di wilayah waduk Tembesi, Batam. Berkat inisiatif dan terobosan di bidang EBT ini, TOBA meraih penghargaan The Most Adorable Listed Energy Company dalam ajang CNBC Indonesia Award 2021 The Best Energy and Mining Companies.
• Kementerian ESDM bersama Kementerian Keuangan, PT Geo Dipa Energi (Persero) dan PT Sarana Multi Infrastruktur bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menandatangani nota kesepahaman government drilling untuk mengembangkan panas bumi. Selain itu, PT Geo Dipa Energi dan Pemkab Manggarai Barat juga meneken perjanjian kerja sama pengadaan tanah untuk eksplorasi panas bumi di wilayah terbuka Wae Sano. Baik MoU dan perjanjian kerja sama ini disepakati sebagai pendorong pelaksanaan program pemerintah, yaitu Flores Geothermal Island untuk menghadirkan energi bersih bagi masyarakat. Dengan potensi panas bumi yang mencapai 910 MWe, Flores dapat menjadi wilayah pionir dalam pengembangan energi terbarukan.
• Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mendukung pengembangan motor listrik yang akan dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE), karena dinilai dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Mulyanto juga mengatakan DPR RI akan mendorong subsidi tahap awal pengembangan motor listrik, supaya dapat menarik investor untuk melakukan pembuatan motor listrik dalam skala besar. Pada bagian lain, Wakil Presiden Pengembangan dan Standardisasi Teknologi PT PLN Zainal Arifin mengakui bahwa infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia masih terbatas. Sampai saat ini, PLN baru membangun 32 stasiun pengisian kendaraan listrik di 14 kota dari target 2.400 unit dalam lima tahun ke depan. Untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik tersebut, Zainal menyatakan sebanyak 40 persen pembangunan stasiun pengisian daya akan dipenuhi oleh PLN sementara sisanya akan dibangun oleh perusahaan swasta.
Statistik Pemberitaan
3
Statistik Pemberitaan
**sentiment generated by news title sentiment, data source: Intelligent Media Analytics (IMA)
POSITIVE 53%
NEUTRAL 32%
NEGATIVE 15%
SENTIMENT
Puncak pemberitaan terjadi pada 30 September yang didorong oleh beragam isu. Di antaranya mengenai penyerahan Penghargaan Subroto 2021 pada acara peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-76, pengembangan PLTP, dan dorongan kepada Pemerintah RI untuk optimalisasi pembangkit listrik bertenaga batu bara rendah emisi.
273
353326 264
210 145
244 343
388
355380
231 176
301 312
353 339 397
294 217
341361391 443
372
179 187 325
425448 498
31-Aug 01-Sep 02-Sep 03-Sep 04-Sep 05-Sep 06-Sep 07-Sep 08-Sep 09-Sep 10-Sep 11-Sep 12-Sep 13-Sep 14-Sep 15-Sep 16-Sep 17-Sep 18-Sep 19-Sep 20-Sep 21-Sep 22-Sep 23-Sep 24-Sep 25-Sep 26-Sep 27-Sep 28-Sep 29-Sep 30-Sep
PERGERAKAN EKSPOS
Statistik Pemberitaan
4
Sebaran Media
• Sebanyak 1.486 media memuat pemberitaan seputar EBTKE. Bisnis Indonesia berada di posisi teratas dengan ulasan mengenai pengembangan PLTP, PLTS dan kendaraan listrik, serta co-firing PLTU.
• CNBC
Indonesiamenjadi
media nasional teratas
berikutnya yang memuat
ulasan perihal pengembangan
PLTS Atap dan PLTS Terapung,
pengembangan PLTP dan
kendaraan listrik.
Statistik Pemberitaan
5
Influencers
* Angka berdasarkan jumlah pernyataan
• Presiden Joko Widodo menduduki peringkat narasumber teratas terkait kehadirannya dalam pertemuan Major Economies Forum on Energy and Climate (MEF) 2021. Jokowi menjabarkan soal komitmen dan kontribusi Indonesia di tengah situasi darurat sektor energi dan iklim.
• Menteri ESDM, Arifin Tasrif juga menjadi narasumber teratas dalam isu EBTKE. Pernyataannya dikutip saat Penghargaan Subroto 2021 yaitu tentang kontribusi sektor ESDM terhadap penerimaan negara hingga Juli 2021 tembus Rp141 triliun dan rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,4 persen pada paruh pertama tahun 2021.
449 482
508 527
568 633
798 884
1487 1686
Presiden China, Xi Jinping Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian
ESDM, Rida Mulyana
Direktur Jenderal EBT Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum Executive Vice President Komunikasi Korporat dan
CSR PLN, Agung Murdifi
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini Ketua DPR RI, Puan Maharani Menteri ESDM, Arifin Tasrif Presiden RI, Joko Widodo
Isu Utama
6
Isu Utama
• Pemerintah dikabarkan terus mendorong pemanfaatan PLTS Atap. Hasil riset bahkan menunjukkan PLTS Atap akan mampu mengalahkan PLTU seiring perkembangan teknologi baterai di tahun 2028. Untuk itu, Pemerintah berupaya mengatur kembali regulasi PLTS Atap dengan semangat penghematan sekaligus menggalakkan penggunaan EBT.
59 90 96
112 119 124 145 146 153 164 196
206 239 240
334 353
831 919
1946
Pengembangan Biodiesel Pengembangan PLTSa Forum MEF 2021 Pengembangan PLTB Netralitas Karbon Peringatan Hari Jadi Pertambangan…
Pengembangan Bioavtur Pengembangan PLTM
Pengembangan PLTN Optimalisasi PLTU RUU EBT Perubahan Iklim Pengembangan PLTA Co-Firing PLTU
Industri Sawit Pengembangan Energi & Ekonomi Hijau Pengembangan Kendaraan Listrik Pengembangan Geotermal Pengembangan PLTS
Na : 6.472*
Ntotal : 9.871**
Isu Utama
7
Sebaran Pemberitaan
Analisis Media Sosial EBTKE
1. Selama bulan September platform Twitter terekam masih menjadi platform dengan ekspos perbincangan EBT tertinggi dengan total 14.960 kicauan, diikuti secara berurutan Facebook dengan 2.754 unggahan dan Instagram 1.940 unggahan.
2. Puncak ekspos terjadi pada tanggal 18 September dengan 801 cuitan. Akun media @kompascom mendorong ekspos dengan tautan berita seputar Noor Titan Putri Hartono, peneliti MIT Indonesia yang sedang merancang panel surya yang lebih murah.
Sedangkan ekspos bahasan energi berkelanjutan muncul dari akun @son__of_adam yang menginformasikan penghargaan CSR Award yang didapat oleh Pertamina karena komitmen dan proses baik dalam menjalankan program berkelanjutan, kedua cuitan terpantau aktif mendapat replikasi netizen.
3. Isu pengembangan energi terbarukan selama bulan September terekam masih mendominasi perbincangan di ketiga platform.
Narasi yang muncul dalam lini masa adalah seputar informasi dan perkembangan penerapan Energi Baru Terbarukan di Indonesia dan juga potensi energi yang dihasilkan. Akun Partai Politik PPP @DPP_PPP termasuk salah satu pendorong ekspos yang menjelaskan potensi EBT yang mencapai 417,8 gigawaat namun pemanfaatanya belum maksimal, narasi ini juga digunakan oleh akun @energibaik_id. Sedangkan isu pembangunan berkelanjutan didorong oleh pertemuan yang akan dilakukan oleh DPR RI dan parlemen internasional (IPU) dengan agenda pembahasan pembangunan berkelanjutan yang dilakukan secara virtual.
4. Perbincangan didominasi oleh sentimen positif (11.993 cuitan dan unggahan) dan diikuti secara berurutan oleh sentimen netral (5.525) dan sentimen negatif (2.136). Narasi positif didorong oleh cuitan akun @_pln_id yang menginformasikan bergabungnya PT Energi Management Indonesia (Persero) sebagai anak perusahaan PLN, sehingga memperkuat pengelolaan EBT di Indonesia pasca penggabungan ini. Selain itu narasi PLN yang terus berkomitmen mengembangkan EBT juga aktif mendapat replikasi netizen.
5. Sentimen negatif dipicu oleh perbincangan terkait dengan kekhawatiran terjadi krisis di Indonesia yang mengacu pada krisis energi yang sedang terjadi di Inggris dan Cina. Selain itu, masuknya batu bara dalam RUU Energi Baru Terbarukan membuat netizen menilai bahwa Pemerintah belum punya solusi untuk lepas dari energi fosil. Isu negatif juga didorong oleh mahalnya listrik EBT dan kesulitan Pemerintah mendanai program transisi energi.
6. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah sebaran akun terbanyak (247) yang memperbincangkan EBT, perbincangan juga masih didominasi oleh gender laki-laki, yakni sebanyak 79,5% (2.981 akun). Sedangkan pada rentang usia, didominasi oleh rentang usia 31 – 40 tahun dengan 1.634 akun (34,7%).
R IN GK A S A N
9
STATISTIK
Selama periode pantauan, perbincangan terekam tinggi pada platform Twitter. Dari total ekspos sebanyak 14.960 cuitan, puncak perbincangan terjadi pada tanggal 18 September dengan 801 cuitan. Perbincangan terbentuk dari cuitan seputar pengembangan panel tenaga surya serta pembangunan energi berkelanjutan. Akun portal berita @kompascom mendorong ekspos perbincangan dengan tautan berita seputar Noor Titan Putri Hartono, peneliti MIT Indonesia yang sedang merancang panel surya dengan harga yang lebih murah. Sedangkan ekspos bahasan energi berkelanjutan muncul dari akun @son__of_adam yang menginformasikan penghargaan CSR Award yang didapat oleh Pertamina karena komitmen dan proses baik dalam menjalankan program berkelanjutan. Kedua cuitan dari
akun ini aktif mendapat replikasi netizen. 10
ISU MEDIA SOSIAL
Pengembangan Energi Terbarukan
28%
Pembangunan Berkelanjutan
19%
Produksi Listrik PLTS 17%
Biaya Transisi Energi Indonesia
9%
Pemanfaatan Energi Surya
9%
Penguatan Pengelolaan EBT
PLN…
Dorongan Implementasi Energi Hijau
6%
RUU EBT
3% Investasi EBT dari Belanda…
Isu Twitter
Pengembangan Energi Terbarukan
24%
Produksi Listrik PLTS 20%
Pembangunan Berkelanjutan 16%
Investasi EBT dari Belanda
10%
Dorongan Implementasi
Energi Hijau 9%
Biaya Transisi Energi Indonesia
7%
Pemanfaatan Energi Surya
7%
Krisis Energi 4%
Penguatan Pengelolaan EBT
PLN 2%
RUU EBT 1%
Isu Facebook Isu Instagram
Pengembangan Energi Terbarukan
29%
Pembangunan Berkelanjutan
24%
Produksi Listrik PLTS 16%
Investasi EBT dari Belanda 8%
Biaya Transisi Energi Indonesia
7%
Dorongan Implementasi Energi Hijau…
Pemanfaatan Energi Surya
4%
Krisis Energi 3%
RUU EBT 2%
Penguatan Pengelolaan EBT
PLN 0%
Na : 11.863*
Ntotal : 14.960** Na : 1.417*
Ntotal : 2.754**
Na : 1.693*
Ntotal : 1.940**
Isu pengembangan energi terbarukan selama bulan September terekam masih mendominasi perbincangan di ketiga platform. Narasi yang muncul dalam lini masa adalah seputar informasi dan perkembangan penerapan Energi Baru Terbarukan di Indonesia dan juga potensi energi yang dihasilkan. Akun Partai Politik PPP @DPP_PPP termasuk salah satu pendorong ekspos yang menjelaskan potensi EBT yang mencapai 417,8 gigawaat namun pemanfaatanya belum maksimal, narasi ini juga digunakan oleh akun @energibaik_id. Sedangkan isu pembangunan berkelanjutan didorong oleh pertemuan yang akan dilakukan oleh DPR RI dan parlemen internasional (IPU) dengan agenda pembahasan pembangunan berkelanjutan yang dilakukan secara virtual.
SENTIMEN
• Pada periode ini secara akumulatif dari ketiga platform, perbincangan didominasi oleh sentimen positif (11.993 cuitan dan unggahan), diikuti secara berurutan oleh sentimen netral (5.525) dan sentimen negatif (2.136).
• Narasi positif perbincangan didorong oleh cuitan akun @_pln_id yang menginformasikan bergabungnya PT Energi Management Indonesia (Persero) sebagai anak perusahaan PLN, sehingga memperkuat pengelolaan EBT di Indonesia pasca penggabungan ini. Selain itu narasi PLN yang terus berkomitmen mengembangkan EBT juga aktif mendapat replikasi netizen.
• Sedangkan Sentimen negatif dipicu oleh perbincangan terkait dengan kekhawatiran terjadinya krisis di Indonesia yang mengacu pada krisis energi yang sedang terjadi di Inggris dan Cina. Selain itu, masuknya batu bara dalam RUU Energi Baru Terbarukan membuat netizen menilai bahwa Pemerintah belum punya solusi untuk lepas dari energi fosil. Isu negatif juga didorong oleh mahalnya listrik EBT dan kesulitan Pemerintah
mendanai program transisi energi. 12
DEMOGRAFI
• Lokasi akun yang paling aktif membuat cuitan, unggahan serta komentar.
13
DEMOGRAFI
• Perbincangan mengenai EBT pada bulan September 2021 masih didominasi oleh gender laki- laki, yakni sebanyak 79,5% (2.981 akun). Sedangkan pada rentang usia, didominasi oleh rentang usia 31 – 40 tahun dengan 1.634 akun (34,7%).
• Pada pantauan tagar yang berkaitan dengan Energi Terbarukan pada bulan September 2021 terekam jika #Pertamina mendominasi perbincangan dengan narasi komitmen Pertamina dalam pemasangan PLTS atap di 5.000 SPBU sehingga bisa menghemat anggaran 4 miliar dalam setahun. Narasi juga mengarah pada capaian penghargaan Pertamina di CSR Award.
14
KONTRIBUTOR
Facebook Instagram
• Akun @energibaik_id masih menjadi akun dengan ekspos tertinggi. Narasi yang didorong seputar informasi dan update dari pengembangan EBT seperti pembahasan RUU EBT, penggunaan PLTA, tanggapan seputar implementasi PLTA, target dan capaian bauran EBT.
• Sedangkan pada platform Facebook, selain bahasan terkait biodiesel dan minyak jelantah. Akun portal berita @wwwbisniscom menjadi akun yang aktif membahas EBT melalui beberapa pemberitaan seperti dampak ekonomi dari transisi EBT, pengembangan EBT dan langkah PLN dalam mendorong transisi energi.
• Akun @koransawit pada Instagram menjadi akun teraktif yang didorong oleh unggahan seputar perkembangan harga CPO sawit dan data BPS terkait
Indonesia sebagai penghasil CPO. 15
RAGAM SOROTAN NETIZEN
https://twitter.com/kompascom/status/1438866723843678215
16 https://twitter.com/_pln_id/status/1433673421972402177
RAGAM SOROTAN NETIZEN
https://www.instagram.com/p/CT1lqYPpY4q/
17 https://www.instagram.com/p/CTWVG1PPgzd/
PEMULIHAN EKONOMI HIJAU Dalam Pantauan Media Online
SEPTEMBER 2021
Ringkasan
19
Ringkasan
• Selama periode pantauan, pemberitaan terkait pemulihan ekonomi hijau di media online sebanyak 1.234 artikel yang tersebar pada 446 media online. Ekspos tersebut meningkat dibanding bulan Agustus 2021 yang terdapat 1.099 artikel.
Sorotan utama pemberitaan tertuju pada pengembangan industri kendaraan listrik Indonesia, Sidang Majelis Umum PBB, peluncuran IUAE-CEPA, pembahasan wacana pajak karbon, tantangan Bank Sentral dalam menghadapi pandemi Covid-19, hingga TKDN Industri Panel Surya. Tingginya pemberitaan juga tidak terlepas dari banyaknya figur-figur Pemerintah Pusat mendorong narasi pemulihan ekonomi hijau yang muncul dari figur Presiden Jokowi, hingga jajaran Menteri.
• Selama periode pantauan, Presiden Joko Widodo terpantau menjadi figur pendorong narasi pemulihan ekonomi hijau yang pernyataannya paling banyak dikutip media. Beberapa agenda yang dihadiri antara lain, Sidang Majelis Umum PBB, Peluncuran IUAE-CEPA, UOB Economic Outlook 2020, hingga Dies Natalis IPB University.
• Pada Sidang Majelis Umum PBB ke-76, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Indonesia akan berupaya agar G20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama kepemimpinan Indonesia.
Selain itu, ekonomi hijau dan berkelanjutan juga akan menjadi prioritas. Presiden Jokowi memahami bahwa Indonesia memiliki nilai yang strategis dalam isu perubahan iklim. Untuk itu, Ia memastikan bahwa Indonesia terus bekerja keras memenuhi komitmennya. (Link)
• Presiden Jokowi juga menyambut baik peluncuran Indonesia-Uni Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA), Ia berharap agar perundingan ini dapat diselesaikan kurang dari satu tahun, sehingga dalam beberapa bulan ke depan akan dapat diperoleh hasil perundingan mencapai progres yang cukup signifikan. Selain masalah infrastruktur, Presiden berharap agar UAE dapat berinvestasi di dua bidang lainnya, yakni di bidang ketahanan kesehatan dan di bidang ekonomi hijau dan berkelanjutan. Presiden berharap agar terjadi kemajuan yang signifikan terhadap kerja sama Indonesia-UAE untuk Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. (Link)
Ringkasan
20
Ringkasan
• Pengembangan industri kendaraan listrik Indonesia juga aktif mendapat sorotan media, didorong oleh pernyataan beberapa figur, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang memaparkan arah kebijakan dan strategi nasional pembangunan IPTEK 2020-2024 akan berfokus pada peningkatan akselerasi ekosistem riset dan inovasi, salah satunya mendorong riset ekonomi hijau untuk pengembangan sarana dan prasarana kendaraan listrik, seperti fast charging Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). (Link) Selain itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani berharap pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik terbesar se-Asia Tenggara di Karawang juga dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat, baik lewat penyerapan tenaga kerja Indonesia seluas-luasnya, maupun harga kendaraan listrik berbasis baterai yang terjangkau oleh masyarakat luas. (Link)
• Selama periode pantauan, sektor perbankan juga mendorong narasi pemulihan ekonomi hijau, di antaranya OJK yang telah menyusun Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II 2021-2025, dengan salah satu program strategisnya yakni Penyelesaian Taksonomi Hijau, sebagai pedoman dalam pengembangan produk-produk inovatif dan/atau keuangan berkelanjutan serta sustainable financial disclosure. Inisiatif ini juga sejalan dengan pengembangan regulasi mengenai pelaporan Industri Jasa Keuangan ke OJK. (Link) Narasi juga muncul dari UOB Indonesia yang optimis perekonomian Indonesia akan membaik, hal ini disampaikan pada seminar UOB Economic Outlook 2022 yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Pada kesempatan ini, Presiden mengajak dunia perbankan dan para pelaku usaha untuk segera melakukan ekspansi, mengucurkan kredit dan menggiatkan dunia usaha di tengah pemulihan ekonomi berkelanjutan melalui green dan blue economy. (Link) Bank Indonesia juga memaparkan 4 tantangan Bank Sentral dalam menghadapi pandemi Covid-19, di antaranya: resilensi, digitalisasi, inklusi, dan ekonomi hijau. Tekanan untuk ramah lingkungan yang semakin tinggi perlu direspons melalui kebijakan reformasi struktural maupun digitalisasi. (Link)
Statistik Pemberitaan
21
Statistik Pemberitaan
61 61 92
8 10 14
28 33 41 71
24 20 26 47
103
46 83
24 56
30
8 12 137
42
8
26 21 46
32 24
PERGERAKAN EKSPOS
Lonjakan awal pemberitaan terjadi pada tanggal 03 September, didorong oleh peluncuran IUAE-CEPA (Indonesia-Uni Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement), Presiden Jokowi berharap, UAE akan menjadi mitra utama bagi investasi di Indonesia, khususnya pada bidang infrastruktur, ketahanan kesehatan, dan di bidang ekonomi hijau. Pemberitaan pada tanggal 15 September terkait seminar daring UOB Economic Outlook 2022 yang dihadiri Presiden Joko Widodo, pada kesempatan ini, Presiden mengajak dunia industri perbankan dan pelaku usaha segera ekspansi dan mengucurkan kredit agar dunia usaha kembali menggeliat. Pemerintah, lanjut Presiden Jokowi, juga akan terus menumbuhkan ekonomi seraya menerapkan prinsip-prinsip ekonomi berkelanjutan dengan mengaplikasikan konsep ekonomi hijau dan ekonomi biru. Adapun puncak pemberitaan pada tanggal 23 September didorong oleh Sidang Umum ke-76 PBB yang juga dihadiri Presiden Jokowi. Pada 2022 mendatang, Indonesia akan memegang presidensi G20 dengan mengusung tema besar "Recover Together, Recover Stronger".
**sentiment generated by news title sentiment, data source: Intelligent Media Analytics (IMA)
POSITIVE NEUTRAL 54%
39%
NEGATIVE 7%
SENTIMENT
Statistik Pemberitaan
22
Sebaran Media
• Masih sama seperti periode sebelumnya, Media nasional kembali mendominasi pemberitaan pada sebaran media teratas. Dari 446 media yang meliput isu seputar pemulihan ekonomi hijau, Antara, Medcom.id, Kompas.id, Investor Daily, dan Republika menjadi media teraktif.
• Masifnya pemberitaan dari media nasional pada isu pemulihan ekonomi hijau tidak terlepas dari aktifnya aktor-aktor nasional mendorong narasi ini, seperti Presiden RI, Joko Widodo, Ketua DPR RI, Puan Maharani, jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, Airlangga Hartarto, Retno Marsudi, Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Sri Mulyani Indrawati.
Statistik Pemberitaan
23
Influencers
165 176
217 228
303 360
416 464
953
1586
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sulaiman Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar
Pandjaitan
Kepala Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin, Doddy Rahadi
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga
Hartarto
Ketua DPR RI, Puan Maharani Presiden RI, Joko Widodo
Data 10 teratas narasumber pemberitaan. Total terdapat 202 narasumber yang dikutip media.
* Angka berdasarkan jumlah pernyataan
• Selama periode pantauan, Presiden RI, Joko Widodo masih menjadi figur yang paling banyak diberitakan media. Atensi media tersebar dalam 3 agenda besar yang dihadiri Presiden Jokowi dengan membawa narasi pemulihan ekonomi hijau, di antaranya peluncuran IUAE-CEPA, seminar daring UOB Economic Outlook 2022, hingga Sidang Umum ke-76 PBB.
• Figur Ketua DPR RI, Puan Maharani aktif disorot media terkait pernyataannya pada Konferensi Para Ketua Parlemen Dunia, pengembangan industri kendaraan listrik Indonesia, dan pertemuan DPR RI dengan Inter-Parliamentary Union (IPU) yang membahas pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
• Sedangkan Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman aktif mendorong pendekatan green economy yang dinilai dapat mendorong laju perekonomian.
Menurutnya, ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagai dampak ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan saat menghadiri Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH) XIII oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).
Isu Utama
24
Isu Utama
13 19
22 23 26
27 32
37 38
49 52
57 57 60
65 67
87 112
193
Green Productivity Kemenaker Pameran Perdagangan dan Investasi Internasional Cina Komisaris Baru Melchor Group Gernas BBI Strategi Green Economy OJK PNLH XIII WALHI Prioritas Transformasi Digital Indonesia Sustainable Development Goals Award Penerapan Ekonomi Sirkular Dies Natalis IPB University Pertemuan Parlemen Dunia UOB Economic Outlook 2022 Strategi Investasi Ekonomi Hijau Indonesia TKDN Industri Panel Surya Tantangan Bank Sentral Menghadapi Pandemi Pembahasan Wacana Pajak Karbon Peluncuran IUAE-CEPA Sidang Majelis Umum PBB Pengembangan Industri Kendaraan Listrik
Na : 1.036*
Ntotal : 1.234**
• Sorotan utama media tertuju pada pengembangan industri kendaraan listrik Indonesia, yang didorong oleh pernyataan beberapa figur, seperti Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang memaparkan arah kebijakan dan strategi nasional pembangunan IPTEK 2020- 2024 akan berfokus pada peningkatan akselerasi ekosistem riset dan inovasi, salah satunya mendorong riset ekonomi hijau untuk pengembangan sarana dan prasarana kendaraan listrik, seperti fast charging Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selain itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani berharap pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik terbesar se-Asia Tenggara di Karawang juga dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
• Media juga aktif menyorot beberapa agenda dan kegiatan yang turut dihadiri Presiden Joko Widodo dan membawa narasi pemulihan ekonomi hijau, seperti pada Sidang Majelis Umum PBB, Peluncuran IUAE-CEPA, UOB Economic Outlook 2022, hingga Dies Natalis IPB University.
Isu Utama
25
Sebaran Pemberitaan
Isu Utama
26
Contoh Pemberitaan
NO TANGGAL MEDIA JUDUL LINK
1 02 September 2021 Katadata Gubernur BI Ungkap Resep Cepatnya Pemulihan Ekonomi Amerika dan Cina
https://katadata.co.id/agustiyanti/finansial/6130837fd41d3/bos-bi- ungkap-resep-pemulihan-cepat-ekonomi-amerika-dan-tiongkok 2 03 September 2021 Kontan Harapan Presiden Jokowi terhadap peluncuran IUAE-
CEPA
http://nasional.kontan.co.id/news/harapan-presiden-jokowi-terhadap- peluncuran-iuae-cepa
3 09 September 2021 Medcom Pemerintah Prioritaskan 10 Sektor sebagai Katalis Transformasi Digital
https://www.medcom.id/teknologi/news-teknologi/GNG7rjQN- pemerintah-prioritaskan-10-sektor-sebagai-katalis-transformasi-
digital?p=all 4 15 September 2021 Suara Presiden Jokowi Ajak Dunia Perbankan Segera
Kucurkan Kredit
https://www.suara.com/bisnis/2021/09/15/171803/presiden-jokowi- ajak-dunia-perbankan-segera-kucurkan-kredit
5 16 September 2021 Neraca Tahun 2025 Ditargetkan TKDN Industri Panel Surya Capai 90%
http://www.neraca.co.id/article/151990/tahun-2025-ditargetkan-tkdn- industri-panel-surya-capai-90
6 17 September 2021 Republika Airlangga Jelaskan Perubahan Paradigma Pembangunan Ekonomi
https://www.republika.co.id/berita/qzl8br320/airlangga-jelaskan- perubahan-paradigma-pembangunan-ekonomi
7 19 September 2021 Antara News Makassar
Plt Gubernur Sulsel nilai pendekatan "green economy" tingkatkan laju ekonomi
https://makassar.antaranews.com/berita/300345/plt-gubernur-sulsel- nilai-pendekatan-green-economy-tingkatkan-laju-ekonomi 8 23 September 2021 Liputan 6 6 Isi Pidato Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB https://www.liputan6.com/news/read/4666285/6-isi-pidato-jokowi-di-
sidang-majelis-umum-pbb
9 25 September 2021 Tagar OJK Berkomitmen Wujudkan Green Economy https://www.tagar.id/ojk-berkomitmen-wujudkan-green-economy
10 28 September 2021 Nawacita Post Di Pertemuan Parlemen Dunia Soal SDGs, Puan Tekankan Pentingnya Rencana Global Akhiri Pandemi
https://nawacitapost.com/nasional/2021/09/28/di-pertemuan- parlemen-dunia-soal-sdgs-puan-tekankan-pentingnya-rencana-global-
akhiri-pandemi/
BATU BARA
DALAM BINGKAI MEDIA MASSA
27
Ringkasan
28
Ringkasan
• Selama periode pantauan, pemberitaan terkait batu bara pada media online sebanyak 3.642 artikel yang tersebar pada 150 media online. Sorotan utama pemberitaan tertuju pada informasi perkembangan saham dan emiten perusahaan batu bara, diikuti secara berurutan oleh perkembangan harga batu bara, pertambangan ilegal, krisis energi Inggris, hingga penghargaan Subroto Kementerian ESDM.
• Kementerian ESDM menyiapkan Grand Strategy Komoditas Mineral dan Batu Bara (GSKM) untuk mengejar nilai tambah dari sektor tambang mineral dan batu bara. Kalau optimal, nilai tambah yang didapatkan negara bisa mencapai Rp1.000 triliun. Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin menjelaskan GSKM akan menjadi pedoman bagi pemerintah dalam perencanaan pemanfaatan, pengendalian, serta pengembangan sumber daya dalam negeri. Itu mencakup gambaran industri hulu, hilir, masalah tantangan, program utama, dan rancangan rencana kerja.
• Kementerian ESDM juga telah menyusun Grand Strategy Energi Nasional (GSEN) yang diharapkan menjadi solusi untuk tantangan ketahanan dan kemandirian energi, antara lain meningkatnya impor energi, keterbatasan pengembangan energi baru terbarukan, dan tuntutan pembangunan infrastruktur yang lebih masif serta tepat guna. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan kebijakan ini akan diarahkan untuk peningkatan nilai tambah terutama nikel sebagai salah satu mineral pendukung baterai kendaraan listrik.
• Dalam pergerakan isu terkait batu bara terekam Kelompok pro dominan diisi oleh kalangan Pemerintah dan PLN. Hal ini dikarenakan penggunaan batu bara yang masih menjadi sumber dominan energi, khususnya listrik. Kelompok ini cenderung memberikan opsi cara pengolahan lain seperti co-firing sehingga tetap efektif dan ramah lingkungan saat menggunakan batu bara.
• Sedangkan kelompok kontra masih diisi oleh kelompok akademis, LSM dan aktivis lingkungan. Hal tersebut didorong oleh narasi catatan hitam perusahaan batu bara untuk lingkungan, serta dorongan agar beralih ke pemanfaatan energi bersih dan menghentikan penggunaan batu bara.
153 184
113
51 88
138 205
127 126
95 90 57
89 73 89 158
120 108
42
124 110 148
178
98
40 51 148
175 199
265
104
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31
Puncak pemberitaan terjadi pada tanggal 29 September 2021, beberapa narasi yang muncul di media mengarah pada penghargaan yang didapatkan oleh PLN dalam ajang Penghargaan Subroto, penerbitan regulasi terkait dengan pengembangan PLTS atap, serta pergerakan saham dan emiten dari perusahaan batu bara dan tambang. Media turut memberikan sorotan pada krisis energi yang terjadi di China dan Inggris. Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa menyatakan bahwa krisis energi yang dialami China dan Inggris menjadikan pelajaran untuk Indonesia bahwa program dekarbonisasi tidak bisa ditunda dan mengoptimalkan seluruh potensi EBT yang ada seperti panas bumi, hidro, biomass, surya, dan angin.
**sentiment generated by news title sentiment, data source: Intelligent Media Analytics (IMA)
POSITIVE 43%
NEUTRAL 31%
NEGATIVE 26%
SENTIMENT
Ringkasan Statistik Pemberitaan
29 September 2021
30
• Media nasional terekam masih aktif mendominasi pemberitaan, dari 150 media yang meliput isu batu bara, CNBC Indonesia, Kontan, dan Investor Daily masih menjadi media dengan jumlah pemberitaan paling banyak.
• Ketiga media teratas masih dominan memberitakan catatan laba dari emiten perusahaan batu bara, harga batu bara, krisis energi, serta penggunaan batu bara dalam sumber energi listrik.
• Sementara media lokal seperti Media Kalimantan, Radar Banjarmasin, dan Tribun News Banjarmasin terekam masih aktif menyorot kegiatan illegal mining dan penolakan warga terhadap aktivitas tambang di daerah.
Ringkasan Sebaran Media
31 21
45 55 57 64
80 90 92
108 115
155 164
185 189
215 271
337
583
RUU EBT Putusan Bebas Samin Tan Pemanfaatan FABA RUU KUP Asean Coal Awards 2021 PLN Dorong Pemanfaatan EBT Neraca Perdagangan RI Major Economies Forum on Energy and Climate Pengembangan PLTS Atap Pasokan Batu Bara PLN Pengembangan PLTP China Hentikan Pendanaan Batu Bara Co-Firing PLTU PLN Penghargaan Kementerian ESDM Krisis Energi Inggris Illegal Mining Perkembangan Harga Batu Bara Pergerakan Emiten Perusahaan Batubara
Na : 2.826*
Ntotal : 3.642**
• Sorotan utama pemberitaan tertuju pada informasi pergerakan saham perusahaan batu bara di IHSG, tingginya atensi media pada isu ini tidak terlepas dari melonjaknya harga batu bara yang mencapai rekor tertinggi sejak tahun 2008.
• Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat di Indonesia ada 2.741 lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI), atau tambang ilegal. Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batum Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria, memaparkan kegiatan PETI menimbukan beberapa dampak, di antaranya menghambat kegiatan usaha bagi pemegang izin resmi, membahayakan keselamatan, kerusakan lingkungan hidup, berpotensi merugikan Penerimaan Negara Bukan Pajak, hingga menimbulkan masalah sosial.
• Sorotan tentang krisis energi juga aktif diulas oleh media berkaitan krisis yang terjadi di Inggris dan dorongan Indonesia agar dapat menghindari krisis.
Ringkasan Isu Utama
Pernyataan Presiden China Xi Jinping dalam Sidang Majelis Umum PBB untuk tidak lagi mendanai proyek batu bara di luar negeri bisa jadi pendorong bagi Indonesia untuk segera menghentikan proyek batu bara. Diketahui bahwa China banyak terlibat dalam proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia. Sekitar 71% dari daftar pembangkit listrik energi kotor batu bara saat ini didukung oleh China. Lebih dari 30 PLTU beroperasi dengan total kapasitas lebih dari 10 Gw baik dalam fase pendanaan, prakonstruksi, ataupun baru saja masuk dalam tahapan awal pembangunan. Di sektor energi Indonesia, dalam kurun waktu 2000-2019, China telah menggelontorkan dana investasi sebesar US$9,6 miliar. Sebanyak US$9,3 miliar hanya untuk pembangkit listrik energi batu bara.
China Hentikan Pendanaan Batu Bara
Ringkasan Detail Isu Strategis Batu Bara
Sorotan mengarah kepada rencana Pemerintah menambah kapasitas pembangkit listrik sekitar 40 ribu megawatt (MW) dalam 10 tahun ke depan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52% kapasitas pembangkit listrik bakal berbasis energi baru terbarukan berbagai jenis. Langkah ini guna mengantisipasi meningkatnya proyeksi permintaan setrum. Namun dalam pergerakan berita ini, turut terekam muncul pernyataan dari INDEF yang mengkritik langkah pemerintah mengejar target bauran energi baru terbarukan (EBT). Padahal saat ini terjadi kelebihan pasokan atau over supply listrik.
Pasokan Listrik PLN
Harga batu bara terus mencatatkan rekor baru. Harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) sempat tercatat US$206,25/ton.
Melesat 1,63% sekaligus menjadi rekor tertinggi. Tingginya harga batu bara dunia diproyeksi akan memengaruhi perubahan harga batu bara acuan (HBA) Oktober 2021 hingga sekitar US$230 per metrik ton. Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman mengatakan HBA sebagai acuan ekspor dapat menyentuh US$230 per metrik ton pada Oktober tahun ini.
Harga Batu Bara
Ringkasan Detail Isu Strategis Batu Bara
Kementerian ESDM tengah mencari cara agar pasokan batu bara lebih stabil. Beberapa di antaranya berupa kontrak jangka jangka panjang dan pengupayaan batu bara langsung dari perusahaan tambang. PLN telah mengupayakan berbagai upaya untuk menyederhanakan proses pengadaan batu bara dan pembayaran seperti dengan adanya digitalisasi payment serta melalui kontrak jangka panjang dengan penambang.
Pasokan Batu Bara PLN
33 33
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) meyakini sebaran titik lokasi penambangan liar tanpa izin alias tambang ilegal batu bara di Indonesia jauh lebih besar dari data Kementerian ESDM. Apalagi di tengah kenaikan harga batu bara yang sudah tembus US$200 per ton. Berdasarkan data Kementerian ESDM, jumlah penambangan ilegal batu bara mencapai 96 titik dari total 2.741 titik lokasi tambang ilegal. Koordinator Jatam Merah Johansyah menilai jumlah tersebut terlalu kecil. Sebab, di Kutai Kartanegara saja jumlah tambang ilegal batu bara diprediksi sudah mencapai 100 titik.
Permasalahan Tambang Ilegal
Pemerintah diharapkan dapat berkaca pada krisis energi yang dialami oleh Cina dan Inggris. Media menyebut jika Pemerintah Indonesia diminta mengoptimalkan pembangkit listrik bertenaga batu bara yang ada, ketimbang memaksakan menggunakan energi terbarukan yang belum siap dan mengorbankan pemenuhan kebutuhan listrik nasional. Indonesia bisa mengambil pelajaran dari Inggris dan beberapa negara Eropa yang kini kembali menggunakan PLTU berbasis batu bara untuk mengatasi krisis energi. Narasi yang muncul di media dominan mengarah pada framing penggunaan batu bara untuk atasi krisis.
Krisis Energi
33
34
Ringkasan Sebaran Pemberitaan
* Angka berdasarkan jumlah pernyataan 35
Ringkasan Influencer Teratas
186 199
233 292
344 374
592 633
808
1092
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia
Direktur Eksekutif Energi Watch, Mamit Setiawan
General Manajer PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Agustinus Jatmiko
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini Direktur Utama PT Bukit Asam, Suryo Eko
Hadianto
Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo
Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin Executive Vice President Komunikasi Korporat
dan CSR PLN, Agung Murdifi
Menteri ESDM, Arifin Tasrif Presiden RI, Joko Widodo
• Presiden RI, Joko Widodo menjadi narasumber teraktif yang diberitakan oleh media terkait penyusunan strategi peralihan pembangkit listrik dari batu bara ke energi baru terbarukan pada pertemuan Major Economies Forum (MEF) on Energy and Climate 2021. Hal ini disampaikan mengingat dunia tengah menghadapi situasi sulit dalam sejumlah sektor, termasuk sektor energi dan iklim.
• Selain itu figur PLN Agung Murdifi dan Kementerian ESDM, Ridwan Djamaludin juga aktif dikutip media terkait dengan penggunaan co-firing yang akan mengefisiesikan penggunaan batu bara dan meningkatkan pendapatan.
Data 10 teratas narasumber pemberitaan. Total terdapat 663 narasumber yang dikutip
media.
* Angka berdasarkan jumlah pernyataan 36
• Direktur Energy Watch, Mamit Setiawan menjadi figur eksternal yang mendorong opsi agar tidak menjadi ketergantungan terhadap batu bara.
• Sedangkan dari kelompok aktivis dan akademisi.
Dinamisator JATAM Kaltim, Pradarma Rupang menyorot kerusakan lingkungan dari catatan hitam perusahaan batu bara di Kalimantan Timur.
• Lalu Pakar Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi cenderung melihat jika nilai tambah komoditas batu bara masih rendah.
Ringkasan Influencer (Aktivis dan Kontra)
25 28
33 33 41
47 54
96
138
199
Divisi Hukum JATAM, Muhammad Jamil Manajer Kampanye Kanopi Hijau Indonesia Olan
Sahayu
Koordinator Nasional JATAM, Merah Johansyah Manajer Kajian Kebijakan WALHI Indonesia, Boy
Sembiring
Peneliti Trend Asia, Andri Prasetiyo Ketua Bidang Pembangunan Energi, Migas, dan
Minerba PB HMI, Muhammad Ikram Pelesa Pakar Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang Direktur IRESS, Marwan Batubara Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan
Data 10 teratas narasumber yang mengkritisi isu batu bara.
Ringkasan Analisa Aktor
Joko Widodo
Arifin Tasrif
Agung Murdifi
Ridwan Djamaluddin
Mamit Setiawan
Darmawan Prasodjo Marwan Batubara
Pradarma Rupang Fahmy Radhi
Muhammad Ikram Pelesa
0 200 400 600 800 1000 1200 1400
-4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4
Kontra Pro
37
• Pada peta analisis, kelompok pro dominan diisi oleh figur-figur Pemerintah dan PLN. Hal ini dikarenakan penggunaan batu bara yang masih menjadi sumber dominan energi, khususnya listrik. Kelompok ini cenderung memberikan opsi cara pengolahan lain seperti co-firing sehingga tetap efektif dan ramah lingkungan pada penggunaan batu bara.
• Sedangkan kelompok kontra masih diisi oleh kelompok akademisi, LSM dan aktivis lingkungan. Hal tersebut didorong oleh narasi catatan hitam perusahaan batu bara untuk lingkungan, serta dorongan agar beralih ke pemanfaatan energi bersih dan menghentikan penggunaan batu bara.
Akademisi/LSM/NGO Pemerintah
(Kementerian) PLN
Ringkasan Pemetaan Aktor
38
Nama Kutipan Bobot Jumlah
Presiden RI, Joko
Widodo “Saat ini pemerintah tengah menyusun Grand Strategi Komoditas Minerba (GSKM).” 0 1092
Menteri ESDM, Arifin Tasrif
"EBT akan mendorong terciptanya pembangunan ekonomi jangka panjang yang stabil,
berkelanjutan, mengurangi GRK, dan dapat menciptakan banyak lapangan energi," 0 808 Executive Vice
President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi
“Implementasi Co-firing yang akan dilakukan di pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga mendorong efisiensi dari operasional pembangkit"
2 633
Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian
ESDM, Ridwan Djamaluddin
"Penggunan aplikasi Elektronik Penerimaan Negara Bukan Pajak (e-PNBP) meningkatkan penerimaan sektor mineral dan batu bara. Hal ini tercermin dalam realisasi PNBP sektor mineral dan batu bara yang telah mencapai Rp33,57 triliun hingga paruh pertama 2021"
2 592
Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan
Prasodjo
"PLN telah mengupayakan berbagai upaya untuk menyederhanakan proses pengadaan batu bara dan pembayaran seperti dengan adanya digitalisasi payment, serta melalui kontrak jangka panjang dengan penambang"
3 193
Ringkasan Pemetaan Aktor
39
Nama Kutipan Bobot Jumlah
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit
Setiawan
"Ada cara lain untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi dari batu bara. Salah satunya yaitu dengan cara peningkatan co-firing biomass. PLN sudah mencoba dan
berhasil di beberapa pembangkit mereka. Ini juga bisa membantu mengurangi sampah," -2 199 Direktur IRESS, Marwan
Batubara
"Padahal kerugian tersebut cukup signifikan, yakni Rp 2,15 triliun setiap 1 GW pasokan
PLTS Atap dan menjadi Rp 7,74 triliun jika pasokan naik menjadi 3,6 GW," -1 138 Dinamisator JATAM
Kaltim, Pradarma Rupang
"Kami rangkum catatan hitam kejahatan 4 raksasa perubahan batu bara di Kaltim. Kasus berat yang dilakukan. Sebenarnya banyak tapi akan kami ringkas, apa saja catatan hitam hingga kami anggap perusahaan itu tidak layak mendapatkan perpanjangan izin
kembali,"
-3 96
Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy
Radhi
"Nilai tambah komoditas batu bara tersebut masih rendah karena belum diolah pada
saat diekspor," -1 54
Ketua Bidang Pembangunan energi, Migas, dan Minerba PB HMI, Muhammad Ikram
Pelesa
"Kami nilai ada beberapa kebijakannya yang terkesan ngawur dan merugikan negara ini.
Seperti pembukaan keran ekspor mineral kadar rendah serta penghapusan sanksi pemenuhan DMO pasokan batubara dalam negeri,"
-1 47
Analisis Media Sosial
Batu Bara
1. Selama periode pantauan terdapat 7.192 cuitan pada topik batu bara yang berasal dari 4.757 akun dengan impression (tingkat keterbacaan setiap pengguna Twitter pada total cuitan) 645.299.587. Perbincangan didominasi oleh sentimen negatif pada industri batu bara, dengan sorotan utama perbincangan pada kritik pernyataan ekonomi RI Pulih, diikuti secara berurutan oleh perkembangan harga batu bara, kritik penghapusan royalti batu bara, keluhan pertambangan illegal, pengembangan dan pemanfaatan PLTS, hingga surplus neraca dagang RI.
2. Tingginya perbincangan negatif tidak terlepas dari cuitan akun pegiat industri film Indonesia melalui akun
@anggasasongko yang mengkritisi pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang menyatakan bahwa perekonomian Indonesia telah pulih. Akun ini membandingkan pernyataan Sri Mulyani dengan industri film yang masih terpuruk dan mempertanyakan apakah pernyataan ekonomi telah pulih berlaku bagi industri batu bara, nikel, dan sawit. Cuitan ini aktif mendapat replikasi netizen. (Link)
3. Perbincangan yang menyudutkan industri batu bara juga muncul dari akun-akun kontra pemerintah, seperti @RamliRizal,
@AdhieMassardi, dan @MediaUmat yang menggunakan narasi bahwa penghapusan royalti batu bara berpotensi merugikan negara Rp60 triliun, akun ini juga menyatakan seharusnya pemasukkan ini dapat digunakan untuk mensubsidi listrik bagi rakyat. (Link), (Link), dan (Link)
4. Adapun perbincangan positif pada industri batu bara didorong oleh aktifnya akun-akun personal menginformasikan surplus neraca dagang RI yang tertinggi sepanjang sejarah di Agustus 2021, yang didorong oleh komoditas batu bara dan minyak sawit. (Link), (Link), dan (Link)
5. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melalui akun @ridwankamil menginformasikan program energi terbarukan unggulan Provinsi Jawa Barat yang mewajibkan ribuan atap pabrik di Jawa Barat dipasang panel surya, sehingga bisa menjadi alternatif sumber listrik pengganti batu bara dan minyak bumi berbasis energi fosil yang mengeruk perut bumi (Link)
6. Pada periode pantauan kali ini, perbincangan pada topik batu bara didominasi oleh gender laki-laki dengan 432 akun (86,2%) serta akun netizen pada rentang usia 31 – 40 tahun (246 akun), sedangkan pada lokasi akun, DKI Jakarta kembali menjadi yang tertinggi dengan 82 akun, diikuti secara berurutan oleh Sumatra Utara (69), Riau (35), dan Jawa Barat (29).
R IN GK A S A N
41
STATISTIK PERBINCANGAN
Selama periode pantauan, terdapat 6.540 cuitan (beserta retweet) dan 652 komentar pada platfrom Twitter di perbincangan seputar batu bara. Lonjakan sekaligus puncak perbincangan terjadi pada awal bulan, tepatnya pada tanggal 01-02 September yang didorong oleh cuitan akun @anggasasongko yang mengomentari pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani bahwa hanya Indonesia yang secara ekonomi sudah pulih. Akun ini tidak sepakat dan bertanya apakah ekonomi yang pulih berada pada sektor batu bara, nikel, dan sawit. (Link) Perbincangan kembali meningkat pada tanggal 13 September didorong oleh cuitan akun @RamliRizal yang menyatakan potensi kerugian negara yang mencapai Rp60 triliun akibat penghapusan royalti batu bara. (Link) Adapun lonjakan perbincangan pada tanggal 21 hingga 24 September didorong oleh cuitan seputar maraknya tambang ilegal akibat lonjakan harga batu bara (Link), hingga pemasangan panel surya di ribuan atap pabrik di Jawa Barat sebagai salah alternatif sumber listrik pengganti batu bara. (Link)
420 831
206
110 46 104 160 150 207
96 79 108
511
240 299
123 131 446
151 167
354 397 403 507
138 97 155 229
184 143
1 Sept 2 Sept 3 Sept 4 Sept 5 Sept 6 Sept 7 Sept 8 Sept 9 Sept 10 Sept11 Sept12 Sept13 Sept14 Sept15 Sept16 Sept17 Sept18 Sept19 Sept20 Sept21 Sept22 Sept23 Sept24 Sept25 Sept26 Sept27 Sept28 Sept29 Sept30 Sept
Total Post Total Replies
6.540 652
42
Sorotan utama perbincangan tertuju pada kritik pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang menyatakan bahwa hanya perekonomian RI yang telah pulih, sedangkan Malaysia-Singapura belum.
Pernyataan ini direspons oleh pegiat industri film Indonesia melalui akun @anggasasongko yang mempertanyakan apakah ekonomi yang pulih pada sektor batu bara, nikel, dan sawit. (Link)
Akun-akun media terpantau aktif menginformasikan perkembangan harga batu bara yang mengakibatkan saham-saham batu bara rally berjamaah. (Link) Namun, di sisi lain akun @korantempo menyatakan sejak harga batu bara merangkak naik, tambang ilegal bermunculan di Kalimantan dan Sumatra. (Link)
Akun-akun personal terpantau aktif menginformasikan surplus neraca dagang RI yang tertinggi sepanjang sejarah di Agustus 2021, yang didorong oleh komoditas batu bara dan minyak sawit.
(Link), (Link), dan (Link)
ISU PERBINCANGAN
21%
14%
14%
9%
9%
8%
8%
7%
5% 3% 2%
Kritik Pernyataan Ekonomi RI Pulih
Perkembangan Harga Batu Bara
Kritik Penghapusan Royalti Batu Bara
Keluhan Pertambangan Ilegal
Pengembangan dan Pemanfaatan PLTS
Surplus Neraca Dagang RI
Kritik Pernyataan Coldplay
Dorongan pada Perbankan untuk Hentikan Pendanaan Batu Bara Batu Bara Bisnis Oligarki
Kritik Eksploitasi Batu Bara
Batu Bara Energi Kotor
Na : 5.867*
Ntotal : 7.192**
43
• Secara akumulatif perbincangan didominasi oleh sentimen negatif dengan 2.600 cuitan dan diikuti secara berurutan oleh sentimen netral 2.401 cuitan dan sentimen positif dengan 2.191 cuitan.
• Lonjakan perbincangan negatif pada tanggal 01-02 September didorong oleh cuitan akun @anggasasongko yang mengomentari pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani bahwa hanya Indonesia yang secara ekonomi sudah pulih. Akun ini tidak sepakat dan bertanya apakah ekonomi yang pulih berada pada sektor batu bara, nikel, dan sawit. (Link) Adapun lonjakan perbincangan netral pada tanggal 13-16 September terkait potensi kerugian negara akibat dihapusnya royalti batu bara. Sentimen positif perbincangan tertuju pada surplus neraca dagang Indonesia, yang salah satunya berasal dari komoditas batu bara.
SENTIMEN
0 100 200 300 400 500 600 700
1 Sept
2 Sept
3 Sept
4 Sept
5 Sept
6 Sept
7 Sept
8 Sept
9 Sept
10 Sept
11 Sept
12 Sept
13 Sept
14 Sept
15 Sept
16 Sept
17 Sept
18 Sept
19 Sept
20 Sept
21 Sept
22 Sept
23 Sept
24 Sept
25 Sept
26 Sept
27 Sept
28 Sept
29 Sept
30 Sept Positif Netral Negatif
Positif 31%
Netral 33%
Negatif 36%
44
DEMOGRAFI
45
Lokasi akun yang paling aktif membuat cuitan, serta komentar.
• Perbincangan pada topik batu bara didominasi oleh gender laki-laki, sebanyak 86,2%
(432 akun). Sedangkan pada rentang usia, didominasi oleh rentang usia 31 – 40 tahun dengan 246 akun.
• Tagar #RekorSurplusNeracaDagangRI menjadi tagar teraktif yang digunakan netizen.
Perbincangan mengarah pada lonjakan nilai ekspor komoditas batu bara. Sedangkan tagar #BerantasMafiaTambangDiSulut berisi dukungan pada KLHK, Polri dan DPR RI untuk memberantas penambangan ilegal di Sulawesi Utara.
DEMOGRAFI
46
• Terdapat 4.757 akun yang aktif memperbincangkan topik batu bara selama bulan September dengan 12.063 total likes dari seluruh cuitan dan 645.299.587 tingkat keterbacaan.
• Akun-akun media @cnbcindonesia dan @Bisniscom aktif memberitakan perkembangan harga batu bara, hingga perkembangan kasus Samin Tan, sedangkan akun @SatuPortal, @cak_daus, @Eco1start, dan @oneworldID aktif mencuitkan permintaan pada BNI untuk menghentikan pendanaan pada bisnis batu bara.
• Akun @anggasasongko menjadi akun yang mendapat likes terbanyak (3.116 likes) terkait cuitan yang mengkritisi pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang menyatakan perekonomian Indonesia sudah pulih. (Link)
KONTRIBUTOR
47
https://twitter.com/anggasasongko/status/143299150 4474116096
RAGAM SOROTAN NETIZEN
KRITIK PERNYATAAN EKONOMI RI PULIH
https://twitter.com/prastow/status/143323285647 8732288
48
https://twitter.com/korantempo/status/144012538999 3508864
RAGAM SOROTAN NETIZEN
PERKEMBANGAN HARGA BATU BARA
49 https://twitter.com/BigAlphaID/status/1442672105800
175616
https://twitter.com/dewikecebong/status/14391 07001431126019
RAGAM SOROTAN NETIZEN
SURPLUS NERACA DAGANG RI
https://twitter.com/HanifahAndini96/status/143910719108
5043713 50
https://twitter.com/RamliRizal/status/14372477 97326082051
RAGAM SOROTAN NETIZEN
KRITIK PENGHAPUSAN ROYALTI BATU BARA
https://twitter.com/MediaUmat/status/1439174 858181472256
https://twitter.com/AdhieMassardi/status/1437
807568215109636 51