• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. SIMPULAN DAN SARAN. terbatas pada ruang lingkup penelitian ini, maka dapat disimpukan sebagai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB V. SIMPULAN DAN SARAN. terbatas pada ruang lingkup penelitian ini, maka dapat disimpukan sebagai"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

51 BAB V. SIMPULAN DAN SARAN

5.1. Simpulan

Berdasarkan hasil pengamatan, hasil analisis, dan pembahasan yang terbatas pada ruang lingkup penelitian ini, maka dapat disimpukan sebagai berikut :

1. Rancang bangun mesin alat pencacah sampah organik dengan menggunakan daya yang digunakan 6,12 (watt) dengan kecepatan 1200 - 1600 rpm dan pencacah sampah organik diperlukan jenis motor penggerak tipe motor YC 90S-4.

2. Waktu yang digunakan pada alat pencacah sampah organik waktu tertinggi yaitu pada perlakuan P1 dengan rata - rata waktu 7,18 menit dan yang terendah P3 dengan rata – rata 2,38 menit.

3. Kapasitas produksi pada alat pencacah sampah organik tertinggi yaitu pada perlakuan P1 dengan rata rata kapasitas produksi yaitu 987 gram dan yang terenda P3 dengan rata rata 975 gram.

4. Efisiensi alat pencacah sampah organik pada perlakuan pertama (berat beban 1000 gram) pada kecepatan putar 1200 rpm, dalam jangka waktu 7,18 menit, dengan daya listrik 3,10 watt, kapasitas produksi 980gram, efisiensi alat yaitu 99 %, pada perlakuan kedua (berat beban 1000 gram) pada kecepatan putar 1400 rpm, dalam jangka waktu 4,13 menit, dengan daya listrik 4,64, kapasitas produksi 986 gram, efisiensi alat yaitu 98 %.

Dan pada perlakuan ketiga (berat beban 1000 gram) pada kecepatan

(2)

52 putar 1600 rpm, dalam jangka waktu 2,38 menit, dengan daya listrik 6,12 kapasitas produksi 975 gram, efisiensi alat yaitu 97 %.

5.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat dikemukakan saran - saran sebagai berikut:

1. Penelitian lanjutan untuk penyempurnaan alat ini yaitu perbaikan pada wadah tampungan (hoper input) sehingga saat memasukan bahan sampah organik akan terasa mudah dan cepat.

2. Bagi para peneliti atau perancang selanjutnya agar bisa menggunakan dinamo listrik untuk menghemat biaya pembuatan alat.

(3)

52 DAFTAR PUSTAKA

Aboejoewono, A. 1985. Pengelolaan Sampah Menuju Ke Sanitasi Lingkungan Dan Permasalahannya,Sarana Perkasa, Jakarta.

Alex, S. 2012. “Sukses mengolah sampah organic menjadi pupuk organik”.Pustaka Baru Press Sleman, Yogyakarta.

Arief. 2009.The Power Of Good Corporate Governance: Teori Dan Impilkasi.

Salemba Empat:Jakarta.

Chandra, B. 2006. “Pengantar Kesehatan Lingkungan”. Buku Kedokteran EGC.

Jakarta.

Daryanto. 1984. Dasar Teknik Mesin. Bina Aksara. Jakarta.

Daywin, F. J. Sitompul R, G., dan I. Hidayat 2008. Mesin-Mesin BudidayaPertanian Lahan Kering. Graha Ilmu, Jakarta.

Djuarnani, N., Kristian dan B.S.Setiawan. 2005. Cara Cepat MembuatKompos. Agromedia Pustaka : Jakarta.

Dwiyatmo, Kus. 2007.Pencemaran Lingkungan dan Penanganannya, Citra Aji Parama, Yoyakarta.

Fadli I. 2015. Penyajian Mesin Perajang Penghijauan Pakan (Chopper) Type Vertikal. Wonosari I. Journal Teknik Lampung 4 (I):35-40 Lampung.

Frans, J. 2008. Mesin-mesin Pertanian Budidaya di Lahan Kering. Graha Ilmu Yogyakarta.

Geradino. 1992.Halaman. 35 Volume XIV No. 1/2, Juni 2005.

Hanafiah, N. 2007. Pengaruh konsentrasi NAA dan BAP terhadap pertumbuhan eksplan jarak pagar (jatropha curcas L ) secara in Vitro. Skripsi fakultas pertanian UNS. Surakarta.

53

(4)

53 Indriani, Y. H., 2001. Membuat Kompos Secara Kilat. Penebar Swadaya:

Jakarta.

Khairul Umam. 2017. Rancangan alat pencacah sampah type serut.

http://repositori.usu.ac. Id / handle / 123456789/11065(Universitas Sumatra Utara).

Muchlis, Z. 2018. Pengaruh Panjang Pelepah Kelapa Sawit Terhadap Unjuk Kerja Mesin Pencacah Pelepah Sawit (Chopper)TIPE TEP-1. Lampung.

Fakultas Pertanian Universitas Lampung Bandar Lampung.

Mulyono. 2014.Membuat MOL dan Kompos dari Sampah Rumah Tangga.

PT Agro Media Pustaka.jakarta.

Novizan. 2001.Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agromedia Pustaka.

Tangerang.

Nugroho Panji. 2013. Panduan Membuat Kompos Cair. Pustaka:Jakarta.

Robiyansyah, S. 2016. Perancangan Mesin Pencacah Pelepah Sawit Untuk Pakan Ternak Sapi. Universitas Pasir Pengaraian.

Sarifuddin. 2015. Rancang Bangun Alat Pencacah sampah organik Terhadap Kualitas Hasil Pada Berbagai Kecepatan Putaran Mesin RPM. Skripsi Teknik Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram. Mataram.

Satrio,G.N., 2014. Rancang Bangun Mesin Bajak Sawah. Tugas Akhir Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya. Palembang.

Shigley, J.E., Larry, D., G.H. Mitchel,1984.Perencanaan Teknik Mesin Edisi Ke Empat Jilid 2. Jakarta. Erlangga.

Slamet, J., S.2004 .“Kesehatan Lingkungan..Gajah Mada UniversityPress.Yogyakarta.

54

(5)

54 Sogianto, Nur’aini, dan Gultom. 1978.Production Efficiency of Caulifloer at Citarum, Wes Java, Indonesia, Jurnal Agro Ekonomi, No. 2. FE UGM.Yogyakarta.

Sonawan H. 2010. Perencanaan Elemen-elemen Mesin. Politeknik Negeri Sriwijaya. Palembang.

Sudrajat. 2006. Mengelola Sampah Perkotaan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sularso dan suga. 1997.Dasar- Dasar Perencanaan. Dan Pemilihan Elemen mesin.Pradnya paramita. Disakses pada tangal 9 juli 2018 pukul 18.57 WITA. jakarta

Sumule. 2006. Berwawasan Produk Teknologi Lingkungan. Staf Peneliti pada direktorat Pengkajian VUCER Dikti 2009. No Kontrak: 160 A / K3.1- PG / 2009.

Syam, A. 2003. Efektivitas Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Produktivitas Padi di LahanSawah.Jurnal Agrivigor 3 (2), 232–244.

Uicker, J. J. (2003). Theory of Machines and Mechanisms.New York: Oxford University Press.

55

(6)

55

LAMPIRAN-LAMPIRAN

56

(7)

Lampiran 1

Komponen Alat Pencacah Sampah Organik

Alat Pencacah Sampah Organik

1.3

Dirancang 20-01-2020 Danil Bagus. S Digambar 30-12-2019 Danil Bagus. S Diperiksa 31-12-2019

Disetujui 31-12-2019

UNIVERSITASMUHAMMADIYAHMATARAM

No Gambar : 1

57

(8)

Lampiran 2

Desain Alat Pencacah Sampah Organik

Keterangan :

1. Rangkautama 2. Motor penggerak 3. Sabuk

4. Pully

5. Dindingpengaman 6. Hoper input 7. Hoperr output

Alat Pencacah Sampah

Organik 1:3

Dirancang 20-01-2020 Danil Bagus. S Digambar 30-12-2019 Danil Bagus. S Diperiksa 31-12-2019

Disetujui 31-12-2019

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM No. gambar : 1

1

2 3

4 5

6

7

58

(9)

58

Lampiran 3

Tabel Analisis Anova Keragama Waktu Sumber

Keragaman

Derajat Bebas

Jumlah Kuadrat

Kuadrat Tengah

F hitung F tabel 5 %

Perlakuan 2 35,46 17,73 23,80 5,14

Galat 6 4,47 0,745

Total 8 39,93

Sumber : Diolah Dari Primer

Tabel Analisis Anova Keragama Kapasitas Produksi Sumber

Keragaman

Derajat Bebas

Jumlah Kuadrat

Kuadrat Tengah

F hitung F tabel 5 %

Perlakuan 2 273 136,5 8,62 5,14

Galat 6 95 15,83

Total 8 368

Sumber : Diolah Dari Primer

Tabel Analisis Anova Keragama Daya Listrik Sumber

Keragaman

Derajat Bebas

Jumlah Kuadrat

Kuadrat Tengah

F hitung F tabel 5 %

Perlakuan 2 13,65 6,82 3.410 5,14

Galat 6 0,01 0,002

Total 8 13,66

Sumber : Diolah Dari Primer

Tabel Efisiensi Alat Pencacah Sampah Organik Kecepatan

Putar

Waktu (menit)

Daya Listrik (watt)

Kapasitas Produksi

(gram)

Persentase Efisiensi

(%)

P1 7,18 3,10 987 97

P2 4,13 6,12 986 98

P3 2,38 3,10 975 99

Sumber : Diolah Dari Primer

59

(10)

59

Lampiran 4

a. Data Perhitungan Matematis Waktu Kecepatan

Putaran

Ulangan

Total Rerata

1 2 3

P1 2,05 3,06 2,04 7,15 2,38

P2 4,17 5,12 3,10 12,39 4,13

P3 6,16 7,20 8,18 21,56 7,18

Total 12,38 15,38 13,32 41,1

Rerata 4,13 5,13 4,44

1. 2,052 = 4,20

3,062 = 9,36 2,042 = 4,16 2. 4,172 = 17,39

5,122 = 26,21 = 227,62

3,102 = 9,61 3. 6,162 = 37,94

7,202 = 51,84 8,182 = 66,91

➢ FK = 𝑌2

𝑡,𝑟 = 41,12

9 = 1,689,21

9 = 187,69

➢ JKT = ∑ 𝑦𝑖𝑗 𝑖𝑗2 − 𝐹𝐾 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑃𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛 − FK

= 227,62 – 187,69

=39,93

➢ JKP = ∑ 𝑌𝑘 𝑘2

𝑟 − 𝐹𝐾 = 669,46

3 – 187,69 = 35,46

➢ JKG = JKT – JKP

= 39,93 – 35,46

= 4,47

➢ KTP = 𝐽𝐾𝑃

(𝑡−1)= 35,46

2 = 17,73

➢ KTG = 𝐽𝐾𝐺

𝑡(𝑟−1)= 4,47

6 = 0,745

60

(11)

60

➢ Fhitung = 𝐾𝑇𝑃

𝐾𝑇𝐾 =17,73

0,745= 23,80

b. Data Perhitungan Matematis KapasitasProduksi (gram) Kecepatan

Putaran

Ulangan

Total Rerata

1 2 3

P1 980 967 977 2.924 975

P2 985 986 987 2.958 986

P3 987 986 987 2.960 987

Total 2.952 2.939 2.951 8.842

Rerata 984 980 984

1. 9802 = 960,400

9672 = 935,089 9772 = 954,529 2. 9852 = 970,225

9862 = 972,196 = 8.687.142

9872 = 974,169 3. 9872 = 974,169

9862 = 972,196 9872 = 974,169

➢ FK = 𝑌2

𝑡,𝑟 = 8,8422

9 = 78,180,964

9 = 8,686,774

➢ JKT = ∑ 𝑦𝑖𝑗 𝑖𝑗2 − 𝐹𝐾 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑃𝑒𝑟𝑙𝑎𝑘𝑢𝑎𝑛 − FK

= 8.687.142 –8.686.774

=368

➢ JKP = ∑ 𝑌𝑘 𝑘2

𝑟 − 𝐹𝐾 = 26,061,140

3 − 8,686,774 = 273

➢ JKG = JKT – JKP

=368– 273

=95

➢ KTP = 𝐽𝐾𝑃

(𝑡−1)= 273

2 = 136,5

➢ KTG = 𝐽𝐾𝐺

𝑡(𝑟−1)= 95

6 = 15,83

61

(12)

61

➢ Fhitung = 𝐾𝑇𝑃

𝐾𝑇𝐾 =136,5

15,83= 8,62 c. Data Perhitungan Matematis Daya Listrik

Kecepatan Putaran

Ulangan

Total Rerata

1 2 3

P1 3,11 3,15 3,05 9,31 3,10

P2 4,70 4,63 4,60 13,93 4,64

P3 6,14 6,10 6,12 18,36 6,12

Total 13,95 13,88 13,77 41,6

Rerata 4,65 4,63 4,59

1. 3,112 = 9,67

3,152 = 9,92 3,052 = 9,30 2. 4,702 = 22,09

4,632 = 21,44 = 205,94

4,602 = 21,16 3. 6,142 = 37,70

6,102 = 37,21 6,122 = 37,45

➢ FK = 𝑌2

𝑡,𝑟 = 41,62

9 =1,730,56

9 = 192,28

➢ JKT = ∑ 𝑦𝑖𝑗 𝑖𝑗2 − 𝐹𝐾 = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑃𝑒𝑟𝑙𝑎𝑘𝑢𝑎𝑛 − FK

= 205,94 – 192,28

=13,66

➢ JKP = ∑ 𝑌𝑘 𝑘2

𝑟 − 𝐹𝐾 = 617,81

3 − 192,28 = 0,01

➢ JKG = JKT – JKP 13,66 – 13,65 =0,01

➢ KTP = 𝐽𝐾𝑃

(𝑡−1)= 13,65

2 = 6,82

➢ KTG = 𝐽𝐾𝐺

𝑡(𝑟−1)= 0,01

6 = 0,002

62

(13)

62 Fhitung = 𝐾𝑇𝑃

𝐾𝑇𝐾 = 6,82

0,002 = 3,410 d. Data Hitung Efesiensi Alat

1. 980 : 1000 = 0,98 967 : 1000 = 0,97 2,93

3 𝑥 100 = 97%

977 : 1000 = 0,98 2. 985 : 1000 = 0,98

986 : 1000 = 0,99 2,96

3 x 100 = 98%

987 : 1000 = 0,99 3. 987 : 1000 = 0,99

986 : 1000 = 0,99 2,97

3 𝑥 100 = 99%

987 : 1000 = 0,99 e. Data Perhitungn BNJ 5%

1. BNJ Waktu 3. BNJ Kapasitas Produksi

= 3,46 .√𝐾𝑇𝐺

3 = 3,46 .√𝐾𝑇𝐺

3

= 3,46 .√0,745

3 = 3,46 .√15,83

3

= 3,46 .√0,248 = 3,46 .√5,28

= 3, 46 x0,50 = 3,46 x2,30

= 1,73 = 7,958

2. BNJ Daya Listrik

= 3,46 .√𝐾𝑇𝐺

3

= 3,46 .√0,002

3

= 3,46 .√0,0007

= 3,46 X 0,026

= 0,09

63

(14)

63

Lampiran 5

Tabel : Rerata hasil analisis waktu

Kecepatan Putaran Waktu (menit)

P1 2,38

P2 4,13

P3 7,18

BNJ 5% 1,73

Sumber : Diolah dari data primer

Tabel : Rerata Hasil Analisis kapasitas produksi

Kecepatan Putaran Kapasitas Produksi (gram)

P1 975

P2 986

P3 987

BNJ 5% 7,958

Sumber : Diolah dari data primer Tabel : Rerata Hasil analisis daya listrik

Kecepatan Putaran Daya Listrik (watt)

P1 3,10

P2 4,64

P3 6,12

BNJ 5% 0,09

Sumber : Diolah dari data primer

64

(15)

64

Lampiran 5

Data HasilPenelitian

No

Kecepatan putaran

(rpm)

Ulangan BeratAwal (gram)

BeratAkhir / kapasitas produksi (gram)

Yang terbuang / ampas(gram)

Waktu (menit)

DayaListrik (watt)

Efesiensi (%)

1

P1 1200

1 1000 987 13 6,16 3,11 97 %

2 1000 986 14 7,20 3,15 97 %

3 1000 987 13 8,18 3,05 97%

Rata – rata 987 13 7,18 3,10

2

P2 1400

1 1000 985 15 4,17 4,70 98%

2 1000 986 14 5,12 4,63 98%

3 1000 987 13 3,10 4,60 98%

Rata – rata 986 14 4,13 4,64

3

P3 1600

1 1000 980 20 2,05 6,14 99%

2 1000 967 33 3,06 6,10 99%

3 1000 977 23 2,04 6,12 99%

Rata – rata 975 25 2,38 6,12

65

(16)

65 Lampiran 6

(17)

66

(18)

67

(19)

68

(20)

69

(21)

70

(22)

71

(23)

72

Gambar

Tabel Analisis Anova Keragama Kapasitas Produksi  Sumber  Keragaman  Derajat Bebas  Jumlah  Kuadrat  Kuadrat Tengah  F hitung  F tabel 5 %  Perlakuan  2  273  136,5  8,62  5,14  Galat  6  95  15,83  Total  8  368
Tabel : Rerata hasil analisis waktu

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa Pasal 310 Undang-Undang a quo tidak memberikan penjelasan secara khusus mengenai frasa “kelalaiannya” dan “orang lain” sehingga tidak memberikan kepastian hukum,

Atur span dengan mengubah nilai resistor cermet yang terpasang, amati di osciloscope, atur cermet agar tegangan output maksimum mencapai +9,9 Vdc, pada saat digunakan sam

Pada tahap perencanaan program kerja, PRO RS Advent Bandung merumuskannya dalam tahapan program kerja, Adapun tujuan yang ingin dicapai yaitu membuat kesadaran publik

Penelitian yang sama harus diawali dari proses pembibitan tanaman bunga matahari (Helianthus annuus) dan penggunaan umur tanaman 1-2 minggu untuk mengurangi hasil bias pada

Perubahan warna pada tabung gas menunjukkan suatu jarak tertentu yang dapat diukur melalui program komputer dengan mengaplikasikan metode segmentasi warna

Hasil penelitian menunjukkan produksi rumah tangga nelayan sebesar 5,43 ton, curahan jam kerja nelayan memungkinkan untuk mencari pekerjaan alternatif untuk mengisi waktu,

Dari jumlah ikan yang hadir di terumbu karang ternyata di kedalaman 5 m Pada modul kayu ditentukan jenis ikan 24 spesies dengan total individu 368 ind/m 2 , modul bambu 14

Dilihat dari hasil jawaban kuesioner dukungan suami didapatkan data bahwa dukungan yang paling banyak tidak diterima atau dirasakan ibu dari 3 responden tersebut