• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan hobi dengan parameter risiko penyakit Kardiovaskular pada siswa Sekolah Menengah Atas di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Hubungan hobi dengan parameter risiko penyakit Kardiovaskular pada siswa Sekolah Menengah Atas di Indonesia"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. HUBUNGAN HOBI DENGAN PARAMETER RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI INDONESIA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.) Program Studi Farmasi. Diajukan Oleh: Ni Made Ayu Widyasari NIM: 158114130. FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2018.

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. HUBUNGAN HOBI DENGAN PARAMETER RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI INDONESIA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.) Program Studi Farmasi. Diajukan Oleh: Ni Made Ayu Widyasari NIM: 158114130. FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2018. i.

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. ii.

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. iii.

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. iv.

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. v.

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. vi.

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. PRAKATA Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas berkat dan anugerah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan Hobi dengan Parameter Risiko Penyakit kardiovaskular pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Indonesia” sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) di Universitas Sanata Dharma. Skripsi ini merupakan bagan dari penelitian Dr. Rita Suhadi, M.Si., Apt yang berjudul “Hubungan Pola Snacking dengan Risiko Kardiovaskular pada Pelajar Sekolah Menengah di Indonesia” berdasarkan SK no. 039/LPPM USD/IV/2018. Pencapaian dalam penulisan skripsi ini tidak terlepas dukungan dan bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada: 1. Ibu Dr. Yustina Sri Hartini, Apt. selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2. Ibu Dr. Rita Suhadi, M.Si. Apt selaku dosen pembimbing skripsi yang telah memberikan ilmu, bantuan serta bimbingan terbaik untuk skripsi ini dan telah bersedia meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk berdiskusi selama proses pengerjaan skripsi. 3. Bapak Christianus Heru Setiawan, M.Sc., Apt selaku dosen penguji yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi. 4. Ibu Putu Dyana Christasani, M.Sc., Apt. selaku dosen penguji yang telah memberikan bantuan, kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi yang sangat bermanfaat bagi peneliti. 5. Seluruh dosen Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma yang telah membimbing dan memberikan ilmu pengetahuan selama masa kuliah. 6. Karyawan sekretariat Fakultas Farmasi yang telah membantu penulis dalam hal kesekretariatan. 7. Komisi Etik Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana yang telah memberikan izin untuk melakukan penelitian. 8. Kepala Sekolah SMA tempat penelitian yang telah memberikan izin untuk dilakukannya penelitian dan pengambilan data. 9. Orang tua tercinta Bapak I Wayan Wija dan Ibu Ni Nyoman Nuriasih yang selalu memberi doa, kasih sayang, motivasi, dan memberi dukungan hingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini. 10. Kakakku tercinta I Putu Ary Bratha Wiyasa yang selalu memberikan motivasi, saran, solusi, doa dan semangat kepada saya selama proses perkuliahan dan penyusunan tugas akhir. 11. Saudariku tercinta Wida Apriyani yang memberikan motivasi, saran dan solusi selama proses perkuliahan dan penyusunan tugas akhir.. vii.

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. viii.

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.......................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING............................................... ii HALAMAN PENGESAHAN........................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN......................................................................... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA............................................................. v PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.............................................. vi PRAKATA......................................................................................................... vii DAFTAR ISI...................................................................................................... ix DAFTAR TABEL.............................................................................................. x DAFTAR GAMBAR......................................................................................... xi DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................... xii ABSTRAK......................................................................................................... xiii ABSTRACT....................................................................................................... xiv PENDAHULUAN.............................................................................................. 1 METODE PENELITIAN................................................................................... 2 Desain dan Subjek Penelitian......................................................................... 3 Alat dan Bahan Penelitian.............................................................................. 4 Pengumpulan Data......................................................................................... 4 Analisis Statistik............................................................................................. 5 HASIL DAN PEMBAHASAN.......................................................................... 5 KESIMPULAN.................................................................................................. 9 SARAN.............................................................................................................. 9 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... 10 LAMPIRAN....................................................................................................... 13 BIOGRAFI PENULIS........................................................................................ 42. ix.

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. DAFTAR TABEL Tabel I.. Karakteristik Responden Penelitian................................................... 6. Tabel II. Profil Hobi Responden Responden Penelitian................................... 6 Tabel III. Hubungan Hobi dengan Parameter Risiko Penyakir Kardiovaskular 7. x.

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. DAFTAR GAMBAR Gambar I. Subyek Penelitian .............................................................................. 3. xi.

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Ethical Clearance.......................................................................... 13 Lampiran 2. Sertifikat Analisis Cebu................................................................. 14 Lampiran 3. Sertifikat Kalibrasi Alat Tensimeter.............................................. 15 Lampiran 4. Perhitungan Jumlah Responden Menggunakan PS Program......... 13 Lampiran 5. Hasil Pengujian Reabilitas Alat Penelitian.................................... 22 Lampiran 6. Lembar Penjelasan kepada Calon Subyek Uji............................... 24 Lampiran 7. Informed Consent........................................................................... 28 Lampiran 8. Case Report Form (CRF).............................................................. 30 Lampiran 9. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Gula Darah................ 32 Lampiran 10. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Tekanan Darah........ 35 Lampiran 11. Uji Distribusi Data Penelitian...................................................... 37 Lampiran 12. Definisi operasional pelelitian..................................................... 38 Lampiran 13. Pengkategorian Hobi.................................................................... 41. xii.

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. ABSTRAK Faktor risiko penyakit kardiovaskular yaitu umur, jenis kelamin, tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan, serta kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan erat kaitannya dengan hobi yang merefleksikan kesenangan atau ketertarikan individu akan suatu kegiatan atau aktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi hubungan antara hobi dengan parameter penyakit kardiovaskular yaitu tekanan darah, frekuensi nadi, dan gula darah pada siswa SMA di Indonesia. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik obervasional dengan rancangan analisis cross sectional. Analisis data yang dilakukan yaitu uji normalitas distribusi data dengan uji Kolmogorov Smirnov yang dilanjutkan dengan uji T tidak berpasangan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini untuk nilai p untuk hobi terhadap tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, frekuensi nadi dan gula darah sewaktu berturut-turut yaitu : 0,15; 0,98; 0,15 dan 0,20. Nilai perbandingan untuk mean ± SD untuk hobi baik dan hobi buruk terhadap parameter penyakit kardiovaskular berturut-turut yaitu 118,7 ± 12,1 dan 120,9 ±12,9; 73,3 ± 9,2 dan 73,3 ± 9,8; 83,3 ± 14,3 dan 85,9 ± 14,6; 93,3 ± 14,6 dan 96,9 ± 20,1. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan bermakna antara hobi dengan parameter penyakit kardiovaskular (tekanan darah, frekuensi nadi dan gula darah). Kata Kunci: hobi; tekanan darah; frekuensi nadi; gula darah. xiii.

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. ABSTRACT The risk factor of cardiovascular disease is age, gender, high blood pressure, obesity, and the lack of physical activity. Physical activity carried out is closely related to hobby, it reflects individual pleasure or attraction to some activities. The purpose of this research is to evaluate the relationship between hobby and parameter cardiovascular disease which are blood pressure, pulse, and blood glucose of senior high school students in Indonesia. The data analysis that was done is test the normality of data distribution with Kolmogorov Smirnov which was continued with unpaired t test with 95% level of trust. The result of this research showed that p value for hobby in systolic blood pressure, diastolic blood pressure, pulse and blood glucose is 0,15; 0,98; 0,15 and 0,20. The value of mean ± SD for bad hobby and better hobby for cardiovascular disease parameter is 118,7 ± 12,1 and 120,9 ±12,9; 73,3 ± 9,2 and 73,3 ± 9,8; 83,3 ± 14,3 and 85,9 ± 14,6; 93,3 ± 14,6 and 96,9 ± 20,1. The conclusion of this research is there was no significant difference between hobby and cardiovascular disease parameter (blood pressure, pulse, and blood glucose). Keywords: Hobby; blood pressure; pulse; blood glucose. xiv.

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. PENDAHULUAN Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit kronis dan tidak ditularkan dari satu individu ke individu lain. Penyakit tidak menular memiliki durasi yang panjang dan umumnya perkembangan penyakit lambat. (Kementrian Kesehatan RI, 2013). Penyakit tidak menular diperkirakan menjadi penyebab dari 38 juta kematian setiap tahunnya. Penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, kanker termasuk dalam 10 besar penyebab kematian utama di dunia (World Heart Organization, 2017). Penyakit kardiovaskular merenggut nyawa 17,7 juta orang setiap tahunnya atau 31% dari seluruh kematian global (World Heart Organization, 2017). Diperkirakan angka tersebut akan meningkat menjadi 23,6 juta pada tahun 2030 (Wong, 2014). Sekitar 84 juta orang di Amerika Serikat menderita penyakit kardiovaskular yang menyebabkan 2.200 orang meninggal per hari, dan jika di rata-ratakan setiap 40 detik 1 orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular (Hopkins, 2009). Salah satu penyakit yang menyebabkan kematian utama di Indonesia adalah penyakit kardiovaskular. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar 2013, dengan metode wawancara dan pengukuran, dengan total sampel usia ≥15 tahun, prevalensi orang yang menderita penyakit kardiovaskular di Indonesia yaitu penyakit jantung koroner dengan prevalensi sebesar 833.447 orang, penyakit stroke dengan prevalensi sebesar 1.236.825 orang, penyakit gagal jantung dengan prevalensi sebesar 229.696 orang. Prevalensi penderita penyakit kardiovaskular di Indonesia terjadi lebih besar pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan (Kementrian Kesehatan RI, 2013). Terdapat banyak faktor risiko dari penyakit kardiovaskular, faktor risiko yang dapat dikendalikan seperti tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, kelebihan berat badan (obesitas), dan kurangnya aktivitas fisik. Faktor risiko penyakit kardiovaskular yang tidak dapat dikendalikan seperti usia, jenis kelamin dan riwayat keluarga (World Heart Federation, 2017). Remaja muda usia sekolah dapat mengekspresikan kegiatan yang disukai untuk mengisi waktu luang salah satunya dengan melaksanakan hobi (Cahyono, 2017). Hobi merefleksikan kesenangan atau ketertarikan individu akan suatu. 1.

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. kegiatan atau aktivitas. Hobi besifat menghibur, memberikan relaksasi, kepuasan hingga memunculkan sifat yang adiktif (Nurhariyadi, 2016). Remaja muda menghabiskan waktu luang dengan tidak melakukan aktivitas fisik (sedentary behavior) seperti menonton televisi dengan ditemani beberapa cemilan dan minuman manis. Pola aktivitas yang tidak sehat seperti jarang melakukan aktivitas fisik tentunya akan berdampak buruk pada kesehatan (Borraccino et al., 2016). Pada penelitian ini penulis menggunakan responden yaitu siswa Sekolah Menangah Atas (SMA) dikarenakan laki-laki memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan perempuan (Andersen et al., 2010). Berdasarkan penjelasan di atas, disusunlah penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara hobi dengan tekanan darah, frekuensi nadi, dan gula darah (risiko kardiovaskular) pada siswa SMA di Indonesia. Subjek dipilih pada pria karena risiko penyakit kardiovaskular lebih tinggi pada pria dibandingkan dengan wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui perbedaan hasil tekanan darah, frekuensi nadi, dan gula darah yang merupakan risiko penyakit kardiovaskular, pada siswa yang memiliki hobi outdoor fisik, hobi outdoor non fisik, hobi indoor fisik dan hobi indoor non fisik. METODE PENELITIAN Desain dan Subjek Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan analisis cross sectional. Penelitian observasional merupakan penelitian yang tidak memberikan perlakuan/intervensi apapun terhadap variabel penelitian. Rancangan analisis cross sectional adalah penelitian dengan melakukan pengukuran variabel penelitian pada saat bersamaan atau satu waktu (Sani, 2016). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik. convenience. sampling.. Convenience. sampling. didasarkan. pada. ketersediaan subjek penelitian dan kemudahan untuk mendapatkannya (Etikan, 2016). Pemilihan subjek uji menggunakan cluster random sampling. Cluster random sampling adalah pemilihan subyek dilakukan dengan prosedur memilih. 2.

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. sampel yang telah dibagi dalam kelas-kelas yang disebut cluster (Sudaryono, 2012). Penelitian ini dilakukan pada siswa SMA di Indonesia yaitu di Bali, Palembang, Yogyakarta dan Pontianak yang telah masuk kriteria inklusi. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu siswa SMA berusia 15-18 tahun, dapat berkomunikasi verbal, bersedia. untuk mengisi kuisioner,. dan bersedia. menandatangani informed consent. Kriteria eksklusi pada penelitian ini adalah hasil pemeriksaan yang tidak lengkap dan tidak terdapat data hobi siswa. Jumlah responden yang mengikuti penelitian ini adalah 391 orang siswa. Setelah dilakukan seleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, jumlah responden yang digunakan pada penelitian ini adalah 372 orang siswa. Penelitian yang dilakukan telah mendapatkan izin dari Kepala Sekolah Menengah Atas di masing-masing wilayah penelitian. Prosedur penelitian yang digunakan telah disetujui oleh Komisi Etik Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana dengan nomor : 768/C.16/FK/2018. Populasi Penelitian : 391 siswa Kriteria Inklusi : siswa SMA (15-18 tahun), dapat berkomunikasi verbal, bersedia mengisi kuisioner dan menandatangani informed concent Jumlah : 391 siswa Kriteria Eksklusi : Hasil pemeriksaan yang tidak lengkap Jumlah : 19 siswa. Total responden pada penelitian : 372 siswa* * Responden yang melakukan pengukuran gula darah sewaktu (n=183) Gambar 1. Subyek Penelitian Hubungan Hobi dengan Parameter Risiko Penyakit kardiovaskular pada Siswa SMA di Indonesia 3.

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Alat dan Bahan Penelitian Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah Case Report Form (CRF), spygmomanometer digital untuk mengukur tekanan darah dan frekuensi nadi, serta alat ukur gula darah digital. Uji validitas isi instrumen yang digunakan yaitu CRF dilakukan oleh professional judgment dan uji pemahaman bahasa dilakukan kepada 30 orang. Tujuan dari uji pemahaman bahasa ini adalah mengetahui pemahaman responden pada maksud dan tujuan pernyataan yang dibuat oleh peneliti. Alat pengukur tekanan darah dan frekuensi nadi telah di kalibrasi di PT. Adi Multi Kalibrasi Yogyakarta dengan memperoleh sertifikat pengujian. Uji validitas dan reabilitas dilakukan pada 3 probandus. Uji validitas antar alat dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran antar masing-masing alat kemudian dilakukan uji T berpasangan. Uji reabilitas dilakukan dengan melihat hasil pengukuran berulang pada satu alat dengan satu probandus, kemudian dihitung nilai koefisien variasi (CV <5%). Pengumpulan Data Pada penelitian ini hobi merupakan suatu kegiatan yang disukai serta dapat menjadi suatu kegiatan rutin yang dilakukan sehari-hari dan dapat berupa minat ataupun kesukaan dari responden penelitian. Hobi dikategorikan menjadi 2 dilihat dari jenis hobi serta frekuensi dan durasi aktivitas fisik yang dilakukan. Jenis hobi baik secara kardiovaskular yaitu hobi outdoor dengan aktivitas fisik, indoor dengan aktivitas fisik dan outdoor tanpa aktivitas fisik. Kategori hobi buruk dari segi kardiovaskular adalah indoor tanpa aktivitas fisik. Durasi aktivitas fisik dikatakan baik apabila durasi pelaksanaan adalah ≥ 75 menit per minggu (Piepoli et al., 2016). Data hobi dan durasi pelaksanaan hobi diperoleh dari kuisioner yang telah diisi oleh responden. Pengukuran tekanan darah, frekuensi nadi, dan gula darah dilakukan pada responden yang telah menandatangani informed consent. Pada penelitian ini, responden tidak diwajibkan untuk melakukan pengukuran gula darah (bersifat optional). Pengukuran tekanan darah dan frekuensi nadi dilakukan pada lengan bagian kiri atas dengan posisi responden duduk tegak. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah dan frekuensi nadi yaitu Spygmomanometer digital. 4.

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. merk® Omron. Pengukuran gula darah sewaktu dilakukan pada salah satu jari (jari telunjuk/tengah/manis). Alat yang digunakan dalam pengukuran gula darah yaitu merk® Accu check digital. Analisis Statistik Data yang diperoleh kemudian dikelompokkan secara statistik dengan bantuan program komputer. Analisis data menggunakan program SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Uji yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji normalitas data dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov karena jumlah responden pada penelitian ini >50 responden. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai p<0,05 artinya data tidak terdistribusi normal, sedangkan apabila nilai p>0,05 artinya data terdistribusi normal (Dahlan, 2017). Uji dilanjutkan dengan uji T tidak berpasangan untuk mengetahui perbedaan antara hobi dengan parameter risiko penyakit kardiovaskular (tekanan darah, frekuensi nadi dan gula darah sewaktu). HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan penelitian payung Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang berjudul “Hubungan Pola Snacking dengan Risiko Penyakit kardiovaskular pada Pelajar Sekolah Menengah Atas di Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan hobi terhadap parameter penyakit kardiovaskular pada siswa SMA di Indonesia. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara jenis hobi dengan tekanan darah, frekuensi nadi dan gula darah sewaktu (risiko penyakit kardiovaskular) pada siswa SMA di Indonesia. Uji normalitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Kolmogorov-Smirnov dengan hasil yang didapatkan yaitu untuk data yang terdistribusi normal (nilai p > 0,05) adalah data tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik dan data yang tidak terdistribusi normal (nilai p< 0,05) adalah data frekuensi nadi dan gula darah sewaktu (Dahlan, 2017). Pada uji normalitas, berdasarkan teorema batas tengah (Central Limit Theorem) apabila data tidak terdistribusi normal dengan jumlah sampel >30 maka data cenderung terdistribusi. 5.

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. normal (Kwak and Jong, 2017). Jumlah responden yang digunakan pada penelitian ini yaitu 372 orang responden sehingga data yang digunakan pada penelitian ini bersifat normal. Tabel I. Karakteristik Responden Penelitian Hubungan Hobi terkadap Parameter Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Siswa SMA di Indonesia Jumlah Karakteristik Persentase (%) (n = 372) Umur (tahun) 15 55 14,8 16 196 52,7 17 111 29,8 18 10 2,7 Tekanan Darah Sistolik (mmHg) <120 195 52,4 ≥120 177 47,6 Tekanan Darah Diastolik (mmHg) <80 287 77,2 ≥80 85 22,8 Frekuensi Nadi (x/min) <100 320 86,1 52 13,9 ≥100 Gula Darah Sewaktu (mg/dL)* <140 176 96,2 ≥140 7 3,8 *Responden yang melakukan pengukuran gula darah sewaktu (n=183) Karakteristik responden yang digunakan dalam penelitian ini ditunjukkan pada tabel I. Rentang usia siswa pada penelitian ini adalah 15 sampai 18 tahun dengan proporsi terbesar pada usia 16 tahun yaitu 52,7%. Nilai tekanan darah siswa < 120/80 mmHg lebih banyak dibandingkan dengan siswa yang memiliki nilai tekanan darah ≥ 120/80 mmHg yaitu dengan persentase 52,4% dan 77,2%. Nilai frekuensi nadi ≥ 100 kali/menit dengan persentase sebanyak 13,9% dan terdapat 3,8% siswa yang memiliki nilai gula darah sewaktu ≥140 mg/dL. Tabel II. Profil Hobi Responden Penelitian Hubungan Hobi terkadap Parameter Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Siswa SMA di Indonesia Kategori Hobi Baik Buruk. Jumlah (n = 372) 292 80. 6. Persentase (%) 78,5 21,5.

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Profil hobi responden yaitu siswa SMA di Indonesia ditunjukkan pada tabel II. Hobi baik dan buruk pada penelitian ini dilihat dari sisi kardiovaskular, dari 2 kategori hobi, persentase tertinggi untuk profil hobi siswa SMA di Indonesia adalah kategori hobi baik yaitu dengan nilai 78,5%. Aktivitas yang dilaksanakan pada waktu luang seperti hobi memiliki dampak yang positif bagi kesehatan mental (Takeda et al., 2015). Tabel III. Hubungan Hobi dengan Tekanan Darah, Frekuensi Nadi dan Gula Darah Sewaktu pada Siswa SMA di Indonesia Parameter Tekanan Darah Sistolik (mmHg) Tekanan Darah Diastolik (mmHg). Hobi Mean ± SD Baik 118,7 ± 12,1 Buruk 120,9 ± 12,9 Baik 73,3 ± 9,2 Buruk 73,3 ± 9,8 Baik 83,3 ± 14,3 Frekuensi Nadi (x/menit) Buruk 85,9 ± 14,6 Baik 93,3 ± 14,6 Gula Darah Sewaktu (mg/dL) Buruk 96,9 ± 20,1 *Nilai p>0,05 berarti data tidak ada perbedaan bermakna. p-value 0,15* 0,98* 0,15* 0,20*. Responden yang memiliki hobi buruk memiliki nilai tekanan darah sistolik dan diastolik yang semakin tinggi dilihat dari nilai mean ± SD, namun perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik dilihat dari nilai p >0,05. Aktivitas fisik dapat membantu menurunkan nilai tekanan darah, memiliki tekanan darah yang lebih rendah dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular (Leary et al., 2015). Aktivitas fisik sedang (moderate) contohnya seperti berjalan, jogging, bersepeda, aerobik, dan berkebun yang dilakukan setidaknya satu kali perminggu dapat menurunkan risiko kematian pada orang dewasa yang memiliki hipertensi (Brown et al., 2013). Pada remaja laki-laki tekanan darah diastolik yang lebih berpengaruh dan berhubungan dengan penyebab kematian. Nilai tekanan darah diastolik yang meningkat pada usia 18–45 tahun akan berakibat buruk pada kesehatan kardiovaskular hingga dapat menimbulkan kematian (Palatini et al., 2018). Tekanan darah diastolik yang rendah biasanya ditemukan pada pasien lanjut usia dengan hipertensi. Bertambah usia dikaitkan dengan pengerasan arteriosklerotik dari kapasitansi pembuluh darah besar yang mengakibatkan peningkatan tekanan 7.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. darah sistolik namun memiliki nilai tekanan darah diastolik normal. Peningkatan nilai tekanan darah sistolik dengan nilai tekanan darah diastolik normal dapat meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular termasuk gagal jantung (Tsimploulis et al., 2017). Frekuensi nadi pada responden dengan hobi baik, memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan responden yang memiliki hobi buruk. Hasil uji statistik pada penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara hobi dengan frekuensi nadi (p >0,05).. Penelitian Farah et al (2018). menyatakan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara aktivitas fisik yang dilaksanakan oleh remaja setidaknya 60 menit dalam sehari memiliki frekuensi nadi yang lebih baik dibandingkan dengan remaja yang kurang aktivitas fisik. Memiliki frekuensi nadi istirahat yang lebih rendah lebih baik, hal ini menandakan bahwa kondisi otot jantung berada dalam kondisi yang baik dan tidak harus bekerja keras untuk mempertahankan denyut yang stabil. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa frekuensi nadi saat istirahat yang lebih tinggi dikaitkan dengan rendahnya aktivitas fisik (American Heart Assoiation, 2015). Nilai gula darah sewaktu pada responden yang memiliki hobi buruk memiliki nilai yang semakin tinggi dilihat dari nilai mean ± SD, namun dari hasil uji statistik tidak terdapat perbedaan bermakna antara nilai gula darah hobi baik dan hobi buruk (nilai p >0,05). Aktivitas fisik dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga sel-sel otot akan menggunakan insulin yang tersedia untuk mengambil glukosa selama dan setelah melakukan aktivitas. Ketika otot berkontraksi selama aktivitas fisik, sel-sel dapat mengambil glukosa dan menggunakannya sebagai energi (American Diabetes Association, 2017). Penelitian yang dilaksanakan oleh Teh et al (2015) pada remaja muda usia sekolah di Malaysia menyatakan hasil terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan gula darah. Responden yang memiliki aktivitas fisik dalam kategori rendah memiliki nilai gula darah yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan responden yang memiliki aktivitas fisik yang sedang dan tinggi. Perbedaan hasil penelitian dengan studi sebelumnya dapat disebabkan karena usia responden pada penelitian ini masih muda, sehingga memiliki fungsi tubuh yang masih baik. Nilai gula darah sewaktu responden cenderung normal. 8.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. karena faktor usia responden yang masih muda. Pada usia muda fungsi β-Cell dan sensitivitas insulin masih berfungsi dengan baik (Sunehag, 2009). Penelitian ini memiliki keterbatasan yaitu untuk pengambilan data hanya dilakukan satu kali karena waktu yang diberikan untuk melakukan pengukuran dan pengisian kuisioner cukup singkat. Waktu yang diberikan cukup singkat karena tidak ingin menganggu proses pembelajaran di sekolah. KESIMPULAN Dari penelitian hubungan hobi dengan parameter risiko peyakit kardiovaskular pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara hobi dengan parameter risiko penyakit kardiovaskular yaitu tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, frekuensi nadi dan gula darah sewaktu. SARAN Saran yang dapat penulis berikan untuk penelitian berikutnya yaitu pengambilan data dengan instrumen seperti kuisioner sebaiknya dapat dilakukan verifikasi kelengkapan data dapat dilakukan 2 kali dengan pemeriksaan yang sangat teliti untuk memastikan bahwa data yang telah diisi oleh responden benar dan lengkap. Serta dapat menambahkan beberapa poin dalam lembar kuisioner pada bagian hobi yaitu dilengkapi dengan frekuensi dan durasi pelaksanaan hobi.. 9.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. DAFTAR PUSTAKA American Diabetes Association. 2017. Blood Glucose and Exercise. http://www.diabetes.org/food-and-fitness/fitness/get-started-safely/bloodglucose-control-and-exercise.html. American Heart Association. 2015. Know Your Target Heart Rates for Exercise, Losing Weight and Health. https://healthyforgood.heart.org/movemore/articles/target-heart-rates. American Heart Association. 2016. All About Heart Rate (Pulse). http://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HighBloodPressure/Getthe FactsAboutHighBloodPressure/All-About-Heart-RatePulse_UCM_438850_Article.jsp. Andersen, K.K., Zorana, J.A., Tom, S.O. 2010. Age and Gender Specific Prevalence of Cardiovascular Risk Factors in 40 102 Patient with First Ever Ischemis Stroke. American Heart Association Journal Stroke, 27682774. Bell, K., June, T., and Bernie, R.O., 2015. Hypertension: The Silent Killer: Updated JNC-8 Guidline Recommendations. Alabama Pharmacy Association. Borraccino, A., Patrizia, L., Paola, B., Nazario, C., Joanna, I., Paola, D. et al., 2016. Unhealthy Food Consumption in Adolescence: Role of Sedentary Behaviours and Modifiers in 11-,13- and 15-year-old Italians. The Europen Journal of Public Health Advance Access. 1-6. Brown, R.E., Riddell, M.C., Macpherson, A.K., Canning, K.L., Kuk, J.L. 2013. The Joint Association of Physical Activity, Blood Pressure Control and Pharmacologic Treatment of Hypertension for All Cause Mortality Risk. American Journal of Hypertension, 26(8):1005-1010. Cahyono, N.D., 2017. Minat Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga di Sekolah Menegah Atas Negeri 2 Playen Kabupaten Gunung Kidul. Yogyakarta. Dahlan, M.S., 2008, Statistika untuk Kedokteran dan Kesehatan, Edisi 3, Salemba Medika, Jakarta. Dahlan, M.S., 2017, Statistika untuk Kedokteran dan Kesehatan, Edisi 6, Epidemiologi Indonesia, Jakarta. Diaz, K.M., Daichi, S., 2013. Physical Activity and The Prevention of Hypertension. Prevention of Hypertension: Public Health Challenges. 15:659-668.. 10.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Etikan, I., Sulaiman, A.M., Rukayya, S.A., 2016. Comparison of Convenience Sampling and Purposive Samping. American Journal of Theoretical Applied Statistics, 5(1), 1-4. Farah, B.Q., Lima, A.A., Siares, A.H.G., Christofaro, D.G.D., Barros, M.V.G., Prado, W.G., Dias, R.M.R. 2019. Physical Activity and Heart Rate Variability in Adolescents with Abdominal Obesity. Pediatr Cardiol. 39:466-472. Hasil Riset Kesehatan Dasar (RIKERDAS). 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI. Avaliable from: www.depkes.go.id. Hopkins. 2009. Cardiovascular Disease Statistics. Avaliable from: https://www.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/conditions/cardiovascular_ diseases/cardiovascular_disease_statistics_85,P00243. Kallioinen, N., Andrew, H., Mark, S.H., Helen, E.W., Marcus, O.W. 2017. Sources of Inaccuracy in The Measurement of Adult Patients’ Resting Blood Pressure in Clinical Settings: a Systematic Review. Journal of Hypertension, 35, 421-441. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RIKERDAS). Jakarta; Badan Penelitian dan Pengenbangan Kementrian Kesehatan Indonesia, Kwak, S.G., and Jong, H. K. 2017. Central Limit Theorem: The Cornerstone of Modern Statistics. Korean Journal Of Anesthesiology, 70(2). 144-156. Leary, S.D., Ness, A.R., Smith, G.D., Mattocks, C., Deere, K., Blair, S.N., Riddoch, C. 2008. Physical Activity and Blood Pressure in Childhood Findings From a Population-Based Study. American Heart Association Journals, 92-98. Li, J., Johanes, S., 2012. Physical Activity and Risk of Cardiovascular Disease A Meta Analysis of Prospective Cohort Studies. International Journal of Environmental research and Public Health. 391-407. Marlina, Y., Emy, H., Yati, S., 2016. Indeks Massa Tubuh dan Aktivitas Fisik dengan Tekanan Darah pada Pelajar SMA. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(4), 160-166. National Heart, Lung, and Blood Institute. 2017. Lower Heart Disease Risk. Avaliable from: www.nhlbi.nih.gov/health/educational/hearttruth/lowerrisk/risk-factors.htm. Nurhariyadi D. 2016. Preferensi Ruang Hobi. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016. 135-140. Palatini, P., Saladini, F., Mos, S., Fania, C., Mazzer, A., and Casiglia, E., 2018. Clinical Characteristic and Risk of Hypertension Needing Treatment in. 11.

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Young Patients with Systolic Hypertension Identified with Ambulatory Monitoring. Journal of Hypertension, 36(1), 1-6. Pescatello, L.S., Hayley, V.M., Lauren L., Blair, T.J., 2015. Exercise for Hypertension: A Prescription Update Integrating Existing Recommendations with Emerging Research.Curr Hypertens Rep 17:87. Piepoli, M. F., Hoes, A. W., Agewall, S., Albus, C., Brotons, C., Catapano, A. L., et al. 2016. European Guidelines on Cardiovascular Disease Prevention in Clinical Practice. Joint ESC Guidelines. 1-78. Sani K.F., 2016. Metodologi Penelitian Farmasi Komunitas dan Eksperimental. Yogyakarta. Deepublish. Hal 20-21. Spero, D., 2016. What Is a Normal Blood Sugar Level?. Avaliable from: https://www.diabetesselfmanagement.com/what-is-a-normal-bloodsugar-level/. Steinberger, J., and Daniels, S.R., 2008. Obesitas, Insulin Resistance and Cardiovascular Risk in Chindren Circulation, 107.14448-53 Sudaryono, 2012, Statistika Probabilitas-Teori dan Aplikasi, Yogyakarta: ANDI, hal. 151. Sunehag, A.L., Chiara, D.M., Gianna, T., Haymond, M.W., Dennis, M.B., and Claudio, C. 2009. Β-Cell Function and Insulin Sensitivity in Adolescent From an OGTT. Obesity, 17(2), 234-239. Takeda, F., Noguchi, H., Monma, T., Tamiya, N. 2015. How Possibly Do Leisure and Social Activities Impact Mental Health of Middle-Aged Adults in Japan: An Evidence from a National Longitudinal Survey. Plos One Journal, 1-10. Teh, C.H., Ying, Y.C., Kuang, H.L., Chee, C.K., Kuang, K.L., Pei, S.Y., et al. 2015. Association of Physical Activity with Blood Pressure and Blood Glucose among Malaysian Adults: a Population Based Study. BMC Public Health, 15:1205. Tsimploulis, A., Sheriff, H.M., Lam, P.H., Dooley, D.J., Anker, M.S., Papademetriou, V., et al. 2017. Systolic-Diastolic Hypertension versus Isolated Hypertension and Incident Heart Failure in Older Adults: Insight from the Cardiovascular Health Study. International Journal of Cardiology, 8-11. Wong, N.D., 2014. Epidemiological Studies of CHD and The Evolution of Preventive Cardiologiy. Avaliable from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24663092 World Heart Federation. 2017. Cardiovascular Disease Risk Factor, Avaliable from https://www.world-heart-federation.org/resources/risk-factors/ World Health Organization. 2017. Cardiovacular Disease. Avaliable from http://www.who.int/cardiovascular_diseases/en/. 12.

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. LAMPIRAN Lampiran 1. Ethical Clearance. 13.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 2. Sertifikat Analisis Cebu. 14.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 3. Sertifikat Kalibrasi Alat Tensimeter. 15.

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. 16.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. 17.

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. 18.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. 19.

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. 20.

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 4. Perhitungan Jumlah Responden dengan Aplikasi PS Program. 21.

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 5. Hasil Pengujian Reliabilitas Alat Penelitian. Sistolik Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 92 94 91 88. Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 111 118 118 120. Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 143 145 139 150. Diastolik Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 68 65 61 61. Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 67 84 65 64. Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 78 85 83 75. Subyek 1 Replikasi 2 94 88 91 90 Subyek 2 Replikasi 2 111 115 121 119 Subyek 3 Replikasi 2 143 144 140 143. Subyek 1 Replikasi 2 62 62 64 56 Subyek 2 Replikasi 2 69 71 65 61 Subyek 3 Replikasi 2 86 83 72 74. 22. Replikasi 3 99 85 91 89. CV (%) 3,78 5,1 0 1,1. Replikasi 3 110 110 119 117. CV (%) 0,51 3,53 1,2 10,3. Replikasi 3 142 141 131 142. CV (%) 0,4 1,06 1,47 3,01. Replikasi 3 65 63 70 60. CV (%) 4,6 2,4 7,1 4,4. Replikasi 3 70 77 66 70. CV (%) 2,2 8,4 0,9 7,1. Replikasi 3 79 82 79 71. CV (%) 5,7 3,1 3,5 2,8.

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Pulse Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 94 88 82 87. Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 94 94 87 88. Alat 1 Alat 2 Alat 3 Alat 4. Replikasi 1 77 100 97 74. Subyek 1 Replikasi 2 86 88 81 83 Subyek 2 Replikasi 2 89 89 90 89 Subyek 3 Replikasi 2 79 101 103 73. Replikasi 3 79 85 80 71. CV (%) 8,6 1,9 1,2 10,3. Replikasi 3 90 90 92 94. CV (%) 3,2 6,0 0,9 3,6. Replikasi 3 93 101 103 76. CV (%) 10,5 4,4 3,1 2,0. Uji T Berpasangan pada Alat Ukur Tekanan Darah dan Frekuensi Nadi. Pair 1 Pair 2 Pair 3 Pair 4 Pair 5 Pair 6. Tekanan Darah Sistolik TDS alat1 - TDS alat2 TDS alat1 - TDS alat3 TDS alat1 - TDS alat4 TDS alat2 - TDS alat3 TDS alat2 - TDS alat4 TDS alat3 - TDS alat4. Sig. (2-tailed) .794 .863 .534 .959 .154 .336. Pair 1 Pair 2 Pair 3 Pair 4 Pair 5 Pair 6. Tekanan Darah Diastolik TDD Alat 1 - TDD Alat 2 TDD Alat 1 - TDD Alat 3 TDD Alat 1 - TDD Alat 4 TDD Alat 2 - TDD Alat 3 TDD Alat 2 - TDD Alat 4 TDD Alat 3 - TDD Alat 4. Sig. (2-tailed) .187 .117 .001 .017 .001 .135. 23.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Pair 1 Pair 2 Pair 3 Pair 4 Pair 5 Pair 6. Pulse Pulse Alat 1 - pulse alat 2 Pulse Alat 1 - pulse alat 3 Pulse Alat 1 - pulse alat 4 pulse alat 2 - pulse alat 3 pulse alat 2 - pulse alat 4 pulse alat 3 - pulse alat 4. Sig. (2-tailed) .107 .376 .030 .123 .026 .093. Uji T Berpasangan Pada Alat Pengukur Gula Darah Pair 1. Gula Darah Sewaktu GDS Alat 1 - GDS Alat 2. 24. Sig. (2-tailed) .063.

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 6. Lembar Penjelasan kepada Calon Subyek Uji LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBJEK UJI Saya Ni Made Ayu Widyasari dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma akan melakukan penelitian berjudul Hubungan Hobi dengan Parameter Risiko Penyakit Kardiovaskuler pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan hobi dengan parameter risiko penyakit kardiovaskuler (tekanan darah, pulse, dan gula darah) pada siswa sekolah menengah atas di Indonesia. Tujuan jangka panjang adalah pencegahan penyakit kardiovaskuler bagi kelompok subyek <20 tahun (anak SMA) pada saat subyek memasuki usia tua. Penelitian ini membutuhkan subyek penelitian sebanyak 407 orang dari 5 sekolah menengah atas di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pengambilan data langsung 1 kali sekitar 30 menit. Kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pulse, gula darah, dan pengisian kuisioner. TATA KELOLA PENELITIAN A. Kesukarelaan untuk ikut penelitian Anda bebas memilih keikutsertaan dalam penelitian ini tanpa ada paksaan. Bila Anda sudah memutuskan untuk ikut, Anda juga bebas untuk mengundurkan diri/berubah pikiran setiap saat tanpa dikenai denda atau pun sanksi apapun. Bila Anda tidak bersedia untuk berpartisipasi, tidak ada sanksi atau hal merugikan apapun yang akan dikenakan. B. Prosedur Penelitian Apabila Anda bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini, orang tua anda diminta menandatangani lembar persetujuan ini rangkap dua, satu untuk Anda simpan dan satu untuk peneliti. Prosedur selanjutnya adalah mengikuti proses pengukuran tekanan darah, pulse, gula darah, dan pengisian kuesioner (optional khusus gula darah).. 25.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. C. Kewajiban subyek penelitian Sebagai subyek penelitian, Anda berkewajiban mengikuti aturan atau petunjuk penelitian seperti yang tertulis di atas. Bila ada yang belum jelas, dapat bertanya lebih lanjut kepada peneliti. D. Manfaat Keuntungan langsung yang siswa dapatkan adalah memperoleh pemeriksaan tekanan darah, pulse, dan gula darah yang disertai penjelasan mengenai upaya mengontrol tekanan darah dan gula darah yang dapat digunakan untuk preventif komplikasi penyakit kardiovaskuler di masa yang akan datang. E. Kerahasiaan Semua informasi yang berkaitan dengan identitas subyek penelitian akan dirahasiakan dan hanya akan diketahui oleh peneliti. Hasil penelitian akan dipublikasikan tanpa identitas subyek penelitian. F. Risiko dan Penanganan Pada pengukuran gula darah dengan pengambilan darah di jari memungkinkan terjadinya risiko infeksi dan timbul rasa nyeri, namun secara umum kejadiannya kecil. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi adalah dengan menggunakan kapas dan alkohol 70%. Kemudian risiko pengisian kuisioner dan wawancara adalah memakan waktu dan tempat tersendiri. Pada pengukuran tekanan darah memungkinkan terjadinya risiko rasa kebas sampai nyeri di lengan atas tempat pengukuran tekanan darah. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebas atau nyeri adalah dengan memberikan informasi kepada responden untuk rileks dan tidak mengepalkan tangan saat pengukuran dilakukan. G. Kompensasi Siswa akan memperoleh pen dan susu kotak sebagai tanda terimakasih atas kerelaan untuk ikut serta dalam penelitian ini.. 26.

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. H. Pembiayaan Seluruh biaya penelitian ini akan ditanggung oleh peneliti. I. Informasi tambahan Para siswa diberikan kesempatan untuk menanyakan semua hal yang belum jelas sehubungan dengan penelitian ini. Bila sewaktu-waktu membutuhkan penjelasan lebih lanjut, Bapak/Ibu/saudara/wali siswa/ dan siswa dapat menghubungi Ni Made Ayu Widyasari pada no Hp: 081236198046. Saudara juga dapat menanyakan tentang penelitian kepada Komite Etik Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) 0274-563929 Ext. 606 atau email: [email protected]. ******************************************************************. 27.

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 7. Informed Consent No. Responden : LEMBAR KONFIRMASI PERSETUJUAN UNTUK BERPARTISIPASI SEBAGAI RESPONDEN DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) 1. Saya……………………………………………………………(mohon menuliskan nama) Menyatakan bersedia untuk menjadi responden dalam penelitian dengan judul: “HUBUNGAN HOBI DENGAN PARAMETER PENYAKIT kardiovaskular PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI INDONESIA” 2. Saya menyatakan bahwa saya telah membaca dan memahami “Lembar Informasi” yang berisi informasi yang terkait dengan penelitian ini dengan ketentuan-ketentuan dalam berpartisipasi sebagai responden. 3. Saya menyatakan bahwa penelitian ini telah memberikan penjelasan secara lisan untuk memperjelas hal-hal terkait dengan informasi tersebut di atas. Saya telah memahaminya dan telah diberi waktu untuk menanyakan hal-hal yang kurang jelas. 4. Saya bersedia untuk kut berpartisipasi dalam penelitian yang akan dilakukan dengan kondisi : a.Bersedia mengikuti penelitian dari awal hingga akhir b. Bersedia diukur tekanan darah, pulse, dan gula darah (khusus gula darah optional, boleh tidak dilakukan) 5. Saya menyadari bahwa mungkin saya tidak secara langsung menerima atau merasakan manfaat dari penelitian ini, namun telah disampaikan kepada saya bahwa hasil penelitian ini akan berguna untuk peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit kardiovaskular. 6. Saya telah diberi hak untuk menolak memberikan informasi jika saya berkeberatan untuk menyampaikannya. 7. Saya juga diberikan hak untuk mengundurkan diri sebagai responden pada penelitian ini sewaktu-waktu tanpa ada konsekuensi apapun. 8. Saya telah mengerti dan saya telah diberi tahu bahwa semua informasi yang akan saya berikan akan sepenuhnya digunakan untuk kepentingan penelitian 9. Saya juga telah diberi informasi bahwa identitas pribadi saya akan dijamin kerahasiaannya, baik dalam laporan atau publikasi hasil penelitian. Halaman 1 dari 2 halaman. 28.

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. No Responden : SAKSI Saya telah menjelaskan kepada Bpk/Ibu/Sdri…………………………………(nama responden) hal-hal mendasar tentang penelitian ini. Menurut saya, Bpk/Ibu/Sdri tersebut telah memahami penjelasan tersebut. Nama. : ……………………… (Nama Pewawancara). Status dalam penelitian ini. :. …..…….,. 2018. (tanda tangan). (tanda tangan). (tanda tangan). (Nama pewawancara). (Nama Saksi). (Nama Responden). Halaman 2 dari 2 halaman. 29.

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 8. Case Report Form (CRF) Kuesioner Penelitian Hubungan Pola Snacking dengan Risiko kardiovaskular pada Pelajar Sekolah Menengah di Indonesia Catatan: Yang dimaksud snack adalah: makanan/minuman/jajanan yang dikonsumsi di antara waktu makan pagi, siang, sore, dan malam hari, contoh permen, coklat, minuman manis, biskuit, dll. Mohon semua bagian kuesioner diisi. *Nama: *Umur:. tahun. * Jenis Kelamin : P/L *Kelas: *No. Telpon/email: salah 1). (boleh. *Tinggal bersama: O Orang tua. O Wali. O Asrama/Kos. O Lain-lain. * Berangkat Sekolah Menggunakan (Kendaraan): O Jalan kaki O SepedaO Motor/mobil O Kadang jalan/sepeda, kadang motor/mobil *Hobby:. 1. 2. 3.. *Olahraga rutin 1.. ,. kali/minggu; selama. menit.. 2.. ,. kali/minggu; selama. menit.. 3.. ,. kali/minggu; selama. menit.. *Tidur:. jam/sehari. *Merokok: O Tidak O Pernah. O Ya (…………… batang/hari) O Pasif (dari orang rumah atau sekitar secara terus menerus) *Menurut anda sendiri anda memiliki berat badan: O sangat berlebihan O berlebihan O kurang. O ideal. O sangat kurang. *Riwayat Penyakit: O Tidak Tahu O ………………... O Tidak Ada O ………………. 30.

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. * Keluarga (Ayah, Ibu, dan Saudara Kandung) ada yang mengalami: hipertensi; diabetes; jantung; penyakit kolesterol, dan kegemukan. O Tidak Tahu O Tidak Ada O ………………. O ……………… * Makan nasi/makanan pokok: Porsi : O Besar. kali/hari O Sedang. O Kecil. *Makanan favorit: O O. *Snack x/ hari : O >5kali. O 4-5 kali. O 2-3 kali. O 0-1 kali. O tidak pernah. Porsi snack banding makanan utama: O lebih banyak snack. O sama. O lebih sedikit snack. *Sarapan:. O Selalu. *Makan Siang:. O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah. *Makan Sore/Malam:. O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah. OSering. O Jarang. O Tidak Pernah. *Makan Sayur Setiap Hari: O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah *Makan Buah Setiap Hari : O Selalu OSering O Jarang O Tidak Pernah NB: Selalu = setiap hari Sering = 4x-6x seminggu Jarang = 1x-3x seminggu. *Makanan snack yang secara umum sering kali siswa konsumsi adalah: O Buah segar O Mie/Bakso/Pasta O Kue/Roti O Biskuit/snack kering O Gorengan O O O O *Minuman yang secara umum sering kali siswa konsumsi adalah: O Juice segar O Minuman bersoda O Es teh manis O Es sirup O Susu O Air putih O O O *Dalam waktu 7 hari, makanan dan minuman yang sering siswa konsumsi adalah: O O O O O O *Dalam waktu 24 jam, makanan dan minuman yang saya sering saya konsumsi adalah: O O O O O O *Siswa sering konsumsi snack pada tempat:. 31.

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. O Di sekolah O. O Di rumah. O Di Mall (luar rumah). * Siswa sering konsumsi snack pada suasana: O saat sendirian O bersama Teman O Keluarga O ……… *Memilih makanan/minuman atau snack sering kali karena rekomendasi: O Media Sosial O TV/Radio O Coba-coba sendiri O Orang tua. O Teman. O ……... *Alasan siswa mengkonsumsi snack: O senang-senang saja O kebutuhan gizi O ikut-ikutan O cegah bosan. O ……………………... Bagian ini diisi oleh Peneliti BB. TB. LP. TDS/TDD. 32. PULSE. GDS.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 9. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Gula Darah Tujuan : Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mengetahui gula darah pada subjek uji Ruang Lingkup : Prosedur ini dipergunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran gula darah Referensi :SPO Puskesmas Mantani, SOP Puskesmas Sungai Ranggit, Pedoman Praktik Laboratorium yang Benar Definisi: Merupakan pemeriksaan dengan cara mengukur gula darah dengan menggunakan alat digital, yang bertujuan untuk mengetahui tekanan darah dari subyek peneliti. Tanggung Jawab: Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan. Posedur Kerja Alat. : Meja, Kursi, Alat Gula Darah. Bahan : Lancet, Handscoen, Strip Gula Darah, Kapas alkohol Langkah-langkah pelaksanaan : 1. Menyapa pasien dengan senyum, salam & sapa Contohnya : Selamat pagi / siang / sore. Saya Widya, Mahasiswa Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sebelumnya saya berbicara dengan mas / mbak siapa? Saya bermaksud untuk mengukur gula darah dari mas / mbak ….. Apakah mas / mbak bersedia ?. 33.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. 2. Menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan kepada subjek uji dan sensasi yang akan dirasakan untuk pengambilan gula darah 3. Mencuci tangan dan menyiapkan alat-alat dan bahan yang digunakan 4. Memakai handscoen 5. Posisi subjek penelitian diatur senyaman mungkin, gula darah dapat diukur dengan keadaan duduk, punggung bersandar dan kaki menapak lantai. 6. Memasang stik gula darah pada alat pengukur gula darah 7. Membersihkan area penusukan menggunakan kapas alcohol (sebaiknya menggunakan jari telunjuk, tengah dan manis) 8. Memijat jari telapak tangan dan jari yang akan dilakukan penusukan 9. Membasahi jari yang akan dilakukan penusukan dengan kapas berisi alcohol 10. Menunggu hingga jari benar-benar kering dari alcohol 11. Menusukkan jarum dengan sedikit menekan jari 12. Petugas meletakkan stik gula darah di jari tangan pasien 13. Menutup bekas luka tusukan dengan kapas berisi alcohol 14. Dibaca pada alat glucometer berapa kadar gula darah subjek uji 15. Membaca hasil dan memberi tahu subjek uji bahwa tindakan yang diberikan sudah selesai. 34.

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 10. Standar Operasional Prosedur Pengukuran Tekanan Darah Tujuan: Sebagai pedoman dalam pengukuran tekanan darah subyek peneliti. Ruang Lingkup: Prosedur ini dipergunakan di setiap melakukan tindakan pengukuran tekanan darah. Referensi: Pedoman InaSH (Indonesia Society of Hypertension) Definisi: Merupakan pemeriksaan dengan cara mengukur tekanan darah dengan menggunakan sphygmomanometer digital, yang bertujuan untuk mengetahui tekanan darah sistolik, diastolic, dan pulse dari subyek peneliti. Tanggung Jawab: Dosen pembimbing Dr. Rita Suhadi, M. Si., Apt. bertanggung jawab dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan. Prosedur Kerja Persiapan Alat: 1. Tensi meter (Sphygmanometer digital) 2. Manset sesuai ukuran 3. Alat tulis Cara Pelaksanaan: 1. Cuci Tangan 2. Memberi salam, memperkenalkan diri, asal, tujuan, dan klarifikasi. Contohnya: Selamat pagi / siang / sore. Saya Yohana Lita, Mahasiswa Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sebelumnya saya berbicara dengan mas / mbak siapa?. 35.

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Saya bermaksud untuk mengukur tekanan darah dari mas / mbak ….. Apakah mas / mbak bersedia? 3. Tekanan darah dapat diukur saat keadaan duduk dengan punggung bersandar dan kaki menapak lantai, atau dapat pula diukur dengan posisi terlentang. 4. Tensimeter (sphygmomanometer digital) diletakkan di bidang rata. 5. Memasang manset standar 2/3 lengan kiri bagian atas sejajar dengan jantung, 2 cm dari siku dengan keadaan tangan diluruskan (telapak tangan tidak dikepal) 6. Menghidupkan sphygmomanometer digital. 7. Menekan tombol indicator unruk memompa manset agar manset dapat memberi tekanan pada lengan atas hingga tekanan maksimal dan hasil pengukuran dapat terbaca di alat tensimeter. 8. Menekan tombol untuk mengeluarkan udara dari manset tensimeter. 9. Nilai yang terbaca dicatat. 10. Menyampaikan ucapan terimakasih atas kesediaan untuk diukur tekanan darahnya. 11. Cuci tangan. 12. Tunggu 1-3 menit untuk pengukuran berulang atau pengukuran pada orang lain. 13. Pengukuran dapat diulang jika tekanan darah dari subyek peneliti ≥ 140/90 mmHg.. 36.

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 11. Uji Distribusi Data Penelitian Variabel. Nilai P. Tekanan Darah Sistolik. 0,051. Tekanan Darah Diastolik. 0,051. Frekuensi Nadi. 0,022. Gula Darah Sewaktu. 0,000. 37.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 12. Definisi Operasional Penelitian Variabel. Definisi Operasional. Data. Keterangan hobi diperoleh. dari. kuisioner. Dari kuisioner akan didapatkan hasil hobi sehar dan tidak sehat. Pengkategorian hobi dilihat dari jenis, frekuensi, dan durasi.. Perbandingan. antara. sehat dan tidak sehat dinilai dari proporsi hasil pengkategorian.. Hobi (Variabel bebas). Hobi merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh seseorang yang berhubungan dengan kesenangan dan dapat menjadi salah satu rutinitas yang selalu dilakukan sehari-hari oleh subjek uji.. Proporsi baik > buruk  Baik Proporsi baik = buruk  Sedang Proporsi baik < buruk  Buruk Keterangan : Hobi dikatakan baiik atau sehat. Hobi dalam variabel ini secara kardiovaskuler jika jenis dibagi menjadi hobi yang hobi dilakukan: dilakukan indoor. atau a. Outdoor. outdoor dengan atau tanpa aktivitas fisik. disertai. aktivitas. fisik b. Indoor disertai aktivitas fisik c. Outdoor tanpa aktivitas fisik Hobi dikatakan buruk atau tidak sehat secara kardiovaskuler jika jenis hobi dilakukan: a. Indoor tanpa aktivitas fisik Frekuensi melibatkan. 38. hobi. yang. aktivitas. baik fisik.

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. berdasarkan AHA tahun 2015 dan JNC7 dibagi menjadi 3 yaitu: 1. 3. kali. perminggu. untuk. aktivitas berat 2. 5. kali. perminggu. untuk. aktivitas sedang 3. 7. kali. perminggu. untuk. aktivitas ringan Menurut Joint ESC Guidline tahun 2016, durasi aktivitas fisik yang baik dibagi menjadi 3 yaitu: 1. 75 menit. untuk aktivitas. berat 2. 150 menit untuk aktivitas sedang 3. 300 menit untuk aktivitas ringan Risiko kardiovaskuler yang diukur dalam penelitian ini adalah tekanan darah, denyut nadi dan gula darah sewaktu. Penilaian Risiko Kardiovaskuler. darah, denyut nadi dan gula darah: Rasio Tekanan darah dan denyut nadi. a.Penilaian. Tekanan. Darah: Tekanan. Skala pengukuran tekanan. diukur dengan sphygmomanometer digital,. darah. dengan nilai:. sehat. ≤ 120/80. prosedur yang dilakukan sesuai dengan SOP terlampir. mmHg Tekanan darah tidak sehat. Gula darah diukur dengan alat. dengan nilai: > 120/80. pengukur gula darah digital. 39.

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. mmHg. merk® accu check, prosedur (AHA, 2017). b.Penilaian pada. denyut. nadi. penelitian. ini. adalah: Denyut nadi sehat dengan nilai : ≤100 kali per menit Denyut nadi tidak sehat dengan nilai:. >100 kali. per menit (AHA, 2016) c.Penlilaian pada. gula. penelitian. darah ini. adalah : Gula darah sehat dengan nilai: ≤140 mg/dL Gula darah tidak sehat dengan nilai: >140 mg/dL (Spero, 2016). 40. pengukuran gula darah sesuai dengan SOP terlampir..

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. Lampiran 13. Pengkategorian Hobi Jenis Hobi. Contoh. Outdoor + aktivitas fisik (baik). Sepak bola, basket, travelling, naik gunung, berpetualang, bersepeda, air soft gun, jogging, lari, senang, skate board, lompat, pemanasan, skipping, jumping.. Outdoor + tanpa aktivitas fisik (baik). Kulineran, motoran, fotografi, memancing, jalan-jalan.. Indoor + aktivitas fisik (baik). Bela diri, futsal, badminton, renang, billyard, dance, fitness, gym, sit up, push up, kardio, yoga, cheerleader.. Indoor + tanpa aktivitas fisik (buruk). Shooping, membaca, bernyanyi, menulis, nail art, menonton, main game, bermain music, tidur, ngemil, melamun, desain, nongkrong, koleksi sepatu, memecahkan teka-teki, mendengarkan music, menggambar, belajar, puisi, ber-eksperimen, main computer/laptop, make up, hangout, fan girl k-pop. Hobi dibagi menjadi kategori baik dan buruk didasarkan atas perbandingan yaitu: Buruk 2 dan bagus 1 (memenuhi frekuensi dan durasi) = baik Buruk 2 dan bagus 1 (tidak memenuhi durasi dan frekuensi) = buruk Buruk 3 dan bagus 1 (memenuhi durasi dan frekuensi) = baik Buruk 3 dan bagus 1 (tidak memenuhi durasi dan frekuensi) = buruk Buruk semua = buruk Buruk 1 dan bagus 1 (memenuhi frekuensi dan durasi) = baik Buruk 1 dan bagus 1 (tidak memenuhi durasi dan frekuensi) = buruk Buruk 2 dan bagus 1 (tidak memenuhi durasi dan frekuensi) = buruk. 41.

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI. BIOGRAFI PENULIS Penulis skripsi dengan judul “Hubungan Hobi dengan Parameter Risiko penyakit kardiovaskular pada Siswa Sekolah Menengah Atas di Indonesia” bernama lengkap Ni Made Ayu Widyasari, lahir di Tabanan, 16 Maret 1997 merupakan anak bungsu dari dua bersaudara pasangan I.Wy. Wija dan Ni Nym. Nuriasih. Penulis menempuh pendidikan di TK Santa Maria Immaculata (2002-2003), SD No. 5 Gubug (2003-2009), SMPN 2 Tabanan (20092012) dan SMK Farmasi Bintang Persada (2012-2015). Penulis melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma pada tahun 2015. Selama masa perkuliahan penulis mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan seperti Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF) sebagai Komisi Quality Control (2016-2017), Bendahara (2017-2018), pengurus Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma sebagai divisi Rohani (2016) dan kegiatan kemahasiswaan seperti anggota divisi konsumsi Pharmacy Performance (2017), Bendahara seminar nasional fakultas (2018). Penulis juga menjadi Asisten Komunikasi Farmasi tahun 2018.. 42.

(58)

Gambar

Tabel I. Karakteristik Responden Penelitian..................................................
Gambar I. Subyek Penelitian .............................................................................
Tabel I. Karakteristik Responden Penelitian Hubungan Hobi terkadap Parameter Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Siswa SMA di Indonesia
Tabel III. Hubungan Hobi dengan Tekanan Darah, Frekuensi Nadi dan Gula Darah Sewaktu pada Siswa SMA di Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

TOYOTA TWINCAM 1990 PUTIH BODY MULUS kaleng komplit yg cari mobil bagus KHUSUS PEMAKAI pajak baru.. Jatiwaringin

Untuk orang yang membuat aku selalu semangat, damai, tentram, dan dia yang membuat detak jantungku yang selalu bergelora setiap waktu, dia mimpi teridah

“Prospects and Peace Stability in Southeast Asia and for the solution of the Conflict in Kampuchea.” Indonesian Quarterly April 1984.. ”Empat Dokumen Penyelesaian Kamboja

Variabel peran guru sekolah merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan perilaku kesehatan gigi pada murid kelas VI MDIM Muhammadiyah Sei Kidaung Kota

Berkenaan dengan hal tersebut, agar Saudara dapat membawa dokumen asli atau rekaman yang sudah dilegalisir oleh pihak yang berwenang dan jaminan penawaran asli untuk setiap data

Metode menjelaskan suatu kombinasi dari fungsi objektif dengan berbagai macam batasan-batasan yang dipertimbangkan digunakan untuk meningkatkan antibodi

adalah: menganalisis pengaruh pemasangan Penempatan speed humps dilakukan pada speed humps terhadap penurunan kecepatan, posisi melintang tegak lurus dengan jalur lalu

peta konsep dapat dikatakan berhasil karena pada akhir penelitian semua aspek telah mencapai target yang ditetapkan sehingga penelitian ini dapat meningkatkan