BUKU MODUL
UNTUK MAHASISWA
BLOK 17
ONKOLOGI & HEMATOLOGI
PENYUSUN:
dr. Rena Normasari, M.Biomed.
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JEMBER
PENGANTAR
Blok Onkologi dan Hematologi ini merupakan salah satu blok yang terintegrasi antarsistem tubuh manusia. Pada blok ini peserta didik mempelajari penyakit-penyakit serta pengelolaannya dalam lingkup Onkologi dan Hematologi. Dalam modul ini terdapat lima skenario sebagai pemicu dalam diskusi tutorial diselesaikan dalam waktu lima minggu. Selanjutnya pada minggu keenam diadakan ujian blok dan pada minggu ketujuh dilaksanakan remediasi bagi peserta yang belum mencapai kompetensi yang ditetapkan. Modul ini dilaksanakan dengan strategi PBL dengan diskusi tutorial sebagai jantung dari seluruh kegiatan. Kegiatan belajar yang lain meliputi kuliah, praktikum dan skills laboratorium dilaksanakan untuk menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Setelah menyelesaikan modul ini diharapkan peserta didik telah siap menjalani seluruh rangkaian pendidikan dokter.
Terima kasih kami ucapan kepada narasumber, sejawat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan modul ini. Semoga modul ini dapat dilaksanakan sesuai tujuan yang diharapkan. Kritik dan saran untuk perbaikan sangat diharapkan demi kesempurnaan modul ini.
Jember, Maret 2017
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 2
DAFTAR ISI 3
I. PENDAHULUAN 4
II. METODE BELAJAR 8
III. JADWAL KEGIATAN 10
IV. SKENARIO 14
I. PENDAHULUAN
1. Gambaran Umum Blok
Blok ini berisi tentang penyakit Onkologi dan Hematologi yang merupakan salah satu penyakit penting yang harus dikuasai oleh peserta didik calon dokter. Dalam blok ini peserta didik akan mempelajari penyakit ini mulai dari tindakan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, dari aspek molekuler, seluler, dan sistem tubuh, serta peran aspek sosial budaya, etika dan profesionalisme. Pada blok peserta didik belajar secara integrasi antarsistem tubuh manusia yang berkaitan dalam berbagai penyakit yang ada dalam blok ini.
2. Tujuan Umum Blok
Blok ini bertujuan membekali peserta didik untuk memiliki landasan pengetahuan yang kuat dalam lingkup penyakit hematologi dan onkologi untuk nantinya diterapkan dalam pengelolaan pada pasien secara paripurna.
3. Keterkaitan dengan blok lain
Blok ini dipelajari setelah peserta didik menyelesaikan blok membahas tentang penyakit berdasarkan sistem tubuh (Blok 7-16).
4. Hasil Belajar Blok/ Tujuan Pembelajaran/ Learning Objective
a. Memiliki pengetahuan sebagai landasan ilmiah dalam lingkup penyakit Onkologi dan
Hematologi yang digunakan untuk
1) Menjelaskan prinsip-prinsip ilmu kedokteran dasar yang berhubungan dengan terjadinya
masalah kesehatan, beserta patogenesis dan patofisiologinya penyakit Onkologi dan Hematologi.
2) Menjelaskan masalah kesehatan baik secara molekular maupun selular melalui
pemahaman mekanisme normal dalam tubuh.
3) Menjelaskan faktor-faktor non biologis yang berpengaruh terhadap masalah kesehatan.
4) Mengembangkan strategi untuk menghentikan sumber penyakit, poin-poin patogenesis
dan patofisiologis, akibat yang ditimbulkan, serta risiko spesifik secara efektif
5) Menjelaskan pengobatan tujuan secara fisiologis dan molekular
6) Menjelaskan berbagai pilihan yang mungkin dilakukan dalam penanganan pasien.
7) Menjelaskan secara rasional dan ilmiah dalam menentukan penanganan penyakit baik
klinik, epidemiologis, farmakologis, fisiologis, diet, olah raga, atau perubahan perilaku
8) Menjelaskan pertimbangan pemilihan intervensi berdasarkan farmakologi, fisiologi, gizi,
ataupun perubahan tingkah laku
9) Menjelaskan indikasi pemberian obat, cara kerja obat, waktu paruh, dosis, serta
penerapannya pada keadaan klinik
10) Menjelaskan kemungkinan terjadinya interaksi obat dan efek samping
11) Menjelaskan manfaat terapi diet pada penanganan kasus tertentu
12) Menjelaskan perubahan proses patofisiologi setelah pengobatan.
13) Menjelaskan prinsip-prinsip pengambilan keputusan dalam mengelola masalah
kesehatan
14) Menjelaskan (patofisiologi atau terminologi lainnya) data klinik dan laboratorium untuk
menentukan diagnosis pasti.
15) Menjelaskan alasan hasil diagnosis dengan mengacu pada evidence-based medicine.
16) Menjelaskan bahwa kelainan dipengaruhi oleh tindakan
17) Menjelaskan parameter dan indikator keberhasilan pengobatan.
18) Menjelaskan perlunya evaluasi lanjutan pada penanganan penyakit.
b. Memiliki pengetahuan untuk mengelola masalah kesehatan dalam lingkup penyakit Onkologi
dan Hematologi yang digukanan untuk
1) Menginterpretasi data klinis dan merumuskannya menjadi diagnosis sementara dan
diagnosis banding
2) Menjelaskan penyebab, patogenesis, serta patofisiologi suatu penyakit
3) Mengidentifikasi berbagai pilihan pengelolaan cara yang sesuai penyakit pasien.
4) Memilih dan menerapkan strategi pengelolaan yang paling tepat berdasarkan prinsip
5) Melakukan konsultasi mengenai pasien bila perlu
6) Merujuk ke sejawat lain sesuai dengan Standar Pelayanan Medis yang berlaku, tanpa
atau sesudah terapi awal
7) Mengelola masalah kesehatan secara mandiri danbertanggung jawab sesuai dengan
tingkat kewenangannya
8) Memberi alasan strategi pengelolaan pasien yang dipilih berdasarkan patofisiologi,
patogenesis, farmakologi, faktor psikologis, sosial, dan faktor-faktor lain yang sesuai
9) Membuat instruksi tertulis secara jelas, lengkap, tepat, dan dapat dibaca
10) Menulis resep obat secara rasional (tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat
frekwensi dan cara pemberian, serta sesuai kondisi pasien), jelas, lengkap, dan dapat dibaca
11) Mengidentifikasi berbagai indikator keberhasilan pengobatan, memonitor perkembangan
penanganan, memperbaiki dan mengubah terapi dengan tepat
12) Memprediksi, memantau, mengenali kemungkinan adanya interaksi obat dan efek
samping, memperbaiki atau mengubah terapi dengan tepat
13) Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan dokter keluarga secara holistik, komprehensif,
koordinatif, kolaboratif, dan berkesinambungan dalam mengelola penyakit dan masalah pasien
14) Mengidentifikasi peran keluarga pasien, pekerjaan, dan lingkungan sosial sebagai faktor
yang berpengaruh terhadap terjadinya penyakit serta sebagai faktor yang mungkin berpengaruh terhadap pertimbangan terapi
15) Mengidentifikasi, memberi alasan, menerapkan dan memantau strategi pencegahan
tertier yang tepat berkaitan dengan penyakit pasien, keadaan sakit atau permasalahannya (Pencegahan tertier adalah pencegahan yang digunakan untuk
16) memperlambat progresi dari penyakitnya dan juga timbulnya komplikasi, misalnya diet
pada penderita DM, olah raga)
17) Mengidentifikasi, memberikan alasan, menerapkan dan memantau strategi pencegahan
sekunder yang tepat berkaitan dengan pasien dan keluarganya (Pencegahan sekunder adalah kegiatan penapisan untuk mengidentifikasi faktor risiko dari penyakit laten untuk memperlambat atau mencegah timbulnya penyakit, contoh pap smear, mantous test)
18) Mengidentifikasi, memberikan alasan, menerapkan dan memantau kegiatan strategi
pencegahan primer yang tepat, berkaitan dengan pasien, anggota keluarga dan masyarakat (Pencegahan primer adalah mencegah timbulnya penyakit, misalnya imunisasi)
19) Mengidentifikasi peran keluarga pasien, pekerjaan, dan lingkungan sosial sebagai faktor
risiko terjadinya penyakit dan sebagai faktor yang mungkin berpengaruh terhadap pencegahan penyakit.
20) Menunjukkan pemahaman bahwa upaya pencegahan penyakit sangat bergantung pada
kerja sama tim dan kolaborasi dengan professional di bidang lain
21) Mengidentifikasi kebutuhan perubahan perilaku dan modifikasi gaya hidup untuk
promosi kesehatan pada berbagai kelompok umur, jenis kelamin, etnis, dan budaya
22) Merencanakan dan melaksanakan pendidikan kesehatan dalam rangka promosi
kesehatan di tingkat individu, keluarga, dan masyarakat
23) Bekerja sama dengan sekolah dalam mengembangkan “program Usaha Kesehatan
Sekolah (UKS)”
24) Memotivasi masyarakat agar mampu mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat
25) Menentukan insidensi dan prevalensi penyakit di masyarakat serta mengenali
keterkaitan yang kompleks antara faktor psikologis, kultur, sosial, ekonomi, kebijakan, dan faktor lingkungan yang berpengaruh pada suatu masalah kesehatan
26) Melibatkan masyarakat dalam mengembangkan solusi yang tepat bagi masalah
kesehatan masyarakat
27) Bekerja sama dengan profesi dan sektor lain dalam menyelesaikan masalah kesehatan
dengan mempertimbangkan kebijakan kesehatan pemerintah, termasuk antisipasi terhadap timbulnya penyakit-penyakit baru
28) Menggerakkan masyarakat untuk berperan serta dalam intervensi kesehatan
c. Mengelola informasi dalam lingkup penyakit Onkologi dan Hematologi sebagai berikut
1) Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (internet) dengan baik
3) Menerapkan metode riset dan statistik untuk menilai kesahihan informasi ilmiah
4) Menerapkan keterampilan dasar pengelolaan informasi untuk menghimpun data relevan
menjadi arsip pribadi
5) Menerapkan keterampilan dasar dalam menilai data untuk melakukan validasi informasi
ilmiah secara sistematik
6) Meningkatkan kemampuan secara terus menerus dalam merangkum dan menyimpan
arsip
7) Menerapkan prinsip teori teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu
penggunaannya, dengan memperhatikan secara khusus potensi untuk berkembang dan
8) keterbatasannya
9) Memasukkan dan menemukan kembali informasi dan database dalam praktik
kedokteran secara efisien
10)Menjawab pertanyaan yang terkait dengan praktik kedokteran dengan menganalisis
arsipnya
11)Membuat dan menggunakan rekam medis untuk meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan
d. Memiliki tanggung jawab etika, moral, dan kesadaran hukum dan profesional serta
keselamatan pasien dalam lingkup penyakit Onkologi dan Hematologi. 5. Dasar Pengetahuan
Untuk dapat menguasai kompetensi blok ini, peserta didik memerlukan dasar pengetahuan:
a. Tumor dan neoplasma
b. Dasar-dasar Anestesi
c. Penyakit dan keganasan Darah dan Sistem Limfatik
d. Penyakit Autoimun
e. Promosi Kesehatan
f. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular
g. Metodologi Penelitian dan Penulisan
h. Pengelolaan Gizi
6. Praktikum Penunjang
a. Program pengolah kata
b. Teknik presentasi
c. Penelusuran referensi
d. Telah kritis pustaka
e. Studi kasus etik
7. Bagian Yang terlibat
a. Patologi Klinik b. Patologi Anatomi c. Parasitologi d. Mikrobiologi e. Fisiologi f. Farmakologi
g. Ilmu Penyakit Dalam
h. Ilmu Bedah
i. Ilmu Kesehatan Anak
j. Radiologi
k. Anestesiologi
l. Gizi
8. Prasyarat Blok
Sebelum mengikuti blok ini peserta didik harus sudah mengikuti blok sistem secara keseluruhan (Blok 7-16)
9. Referensi Utama
1. Atlas Anatomi Sobota
2. Atlas Anatomi Spatelhotts
3. Gray’s Anatomi: Antanomical basic of Clinic
4. Guyton & Hall : Textbook of medical physiology
5. Ganong WF : Review of medical physiology
6. Jawet’s microbiology
7. Zinser Microbiology
8. Goodman and Gilman’s : the pharmacological basis of theurapetics
9. Katzung, Clinical Pharmacology
10. Modern Medical Nutrition in Health and Disease
11. Sue Rodwell Villiam : Nutriton and Diet Therapy
12. Harrison TR, Fauci AS : Harrison’s Principles of Internal Medicine
13. Brown, HW., Neva., Basic Clinical Parasitology.
II.
METODA BELAJAR
Kurikulum berbasis kompetensi ini dilaksanakan dengan strategi belajar berdasarkan paradigma baru pendidikan dokter yang dikenal dengan SPICES, dengan strategi utama belajar berdasarkan masalah atau problem-based learning (PBL). Kegiatan belajar dilaksanakan berdasarkan modul yang berisi skenario masalah yang menjadi trigger atau pemicu dalam belajar dengan melalui diskusi tutorial. Informasi diperoleh melalui belajar mandiri, kuliah, konsultasi pakar, dan praktikum. Informasi yang telah diperoleh didiskusikan dalam kelompok sesuai jadwal dengan seorang fasilitator. Untuk melatih ketrampilan medik peserta didik diberikan latihan dalam skills lab, praktek lapangan, serta praktek kerja klinik.
a. Diskusi Tutorial
Diskusi tutorial dalam kelompok beranggotakan 10-14 mahasiswa dan dipandu oleh tutor yang bertugas sebagai fasilitator. Dalam berdiskusi mahasiswa akan dihadapkan pada masalah dalam bentuk skenario modul sebagai triger dalam diskusi. Satu skenario modul diselesaikan dalam
dua kali pertemuan dengan selang waktu 3-4 hari. Diskusi dilakukan dengan metode seven
jumps (tujuh langkah) yang terdiri dari: (1) mengklarifikasi istilah/konsep (2) menetapkan permasalahan (3) menganalisis masalah
(4) menarik kesimpulan langkah (3) (5) menentukan tujuan belajar (6) belajar mandiri
(7) menarik kesimpulan dari seluruh informasi yang telah ada.
Langkah (1) sampai dengan (5) dilaksanakan pada pertemuan pertama, langkah (6) dilaksanakan di luar kelompok, sedangkan (7) dilaksanakan pada pertemuan kedua.
b. Kuliah
Kuliah dilaksanakan untuk memperjelas konsep atau teori yang sulit atau khusus sehingga membutuhkan pakar untuk meningkatkan pemahaman, Kuliah dilaksanakan dalam bentuk konsultasi interaktif berdasarkan masalah. Kuliah dapat diselenggarakan secara terjadwal, maupun atas permintaan mahasiswa bila diperlukan.
c. Praktikum
Praktikum bertujuan meningkatkan atau memperjelas pemahaman suatu materi serta menambah ketrampilan bekerja di laboratorium. Beberapa materi akan lebih mudah dipahami dengan melakukan praktikum laboratorium sehingga konsep atau teori menjadi lebih mudah. d. Pelatihan Ketrampilan Medik
Pelatihan ketrampilan medik bertujuan melatih ketrampilan medik mahasiswa dengan menggunakan model pembelajaran yang ada seperti manekin, phantom, pasien simulasi, dll. Materi pelatihan berupa pemeriksaan fisik, pertolongan kegawatdaruratan, serta pelatihan ketrampilan khusus seperti rawat luka, jahit luka, injeksi, pemasangan infus, kateter dan lain-lain.
e. Konsultasi Pakar
Konsultasi pakar dilaksanakan secara terjadwal atau atas permintaan mahasiswa apabila menemui kesulitan dalam memahami konsep atau teori ketika diskusi kelompok maupun belajar mandiri. Konsultasi pakar bisa dilaksanakan dalam kelompok kecil maupun besar tergantung kebutuhan.
f. Belajar Mandiri
Belajar mandiri dilaksanakan dalam rangka menggali informasi yang lebih luas atau lebih dalam tentang suatu materi yang terkait dengan masalah yang sedang dipelajari sehingga dapat memahami kasus secara interdisiplin ilmu.
g. Team-based Learning (TBL)
TBL adalah metode belajar aktif dalam kelompok kecil, memberikan kesempatan aplikasi knowledge melalui serangkaian aktivitas: kerja individu, kerja tim, dan pemberian feedback segera. TBL bisa dilaksanakan dalam kelas besar yang dijalankan dalam kelompok-kelompok kecil beranggotakan 5–7 mahasiswa, dalam satu ruangan kelas besar. Langkah-langkah dalam TBL dilaksanakan sebagai berikut:
(1) Fase one: Preparation
Mahasiswa melakukan persiapan dengan berbagai aktivitas belajar mandiri
(2) Fase Two: Readiness Assurance Process (30-60 menit)
iRATs (Individual Readiness Assurance Test): mahasiswa menjawab soal MCQ secara individu.
tRATs (Team Readiness Assurance Test): mahasiswa menjawab soal MCQ secara kelompok dalam tim masing-masing.
Appeals: masing-masing kelompok menunjukkan jawaban secara bersamaan Instructor Clarification Review: pakar memberikan klarifikasi terhadap soal.
(3) Phase Three: Application (1,5-2 jam)
Masing-masing tim diberikan soal berupa kasus yang dikerjakan bersama dalam tim. Mahasiswa melakukan interpretasi, analisis, dan sintesis terhadap informasi yang diberikan untuk menentukan pilihan yang spesifik.
h. Evaluasi
Evaluasi Blok dilaksanakan pada minggu keenam dengan mempertimbangkan proses selama mengikuti kegiatan belajar-mengajar, etika, dan penguasaan pengetahuan. Komponen penilaian terdiri atas kegiatan tutorial, praktikum, dan ujian. Dengan ketentuan pencapaian masing-masing komponen nilai tidak boleh kurang dari 60 untuk dapat lulus blok. Bobot masing-masing-masing-masing komponen nilai ditetapkan oleh tim blok.
Nilai akhir blok berupa angka 0-100 dengan penjenjangan seperti matriks berikut.
ANGKA HURUF NILAI KETERANGAN
80,00 - 100 A 4 75,00 - 79,99 AB 3,5 70,00 - 74,99 B 3 65,00 - 69,99 BC 2,5 60,00 - 64,99 C 2 55,00 - 59,99 CD 1,5 50,00 – 54,99 D 1 45,00-49,99 DE 0,5 0 - 49,99 E 0 Evaluasi Nilai Ujian : 75 % Teori : 80 % Praktikum : 15 % TBL : 5 % Tutorial : 25 %
III.
JADWAL KEGIATAN BELAJAR
BLOK 17: ONKOLOGI & HEMATOLOGI
MINGGU JAM SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT
I 20 – 24 Maret 2017 08.00-10.00 (9.00-10.00) Overview Kuliah 3 Mikro Kuliah 4 PA 2
10.00-12.00 TUTORIAL TUTORIAL Friday prayer
12.00-14.00 Kuliah 1
Bedah
Kuliah 2
PA 1 SKILLS LAB Prakt PA
II 27 – 31 Maret 2017 08.00-10.00 Kuliah 5 PK 1 L I B U R
SKILLS LAB Kuliah 8
Parasitologi
Kuliah 10 PK 2
10.00-12.00 TUTORIAL TUTORIAL Friday prayer
12.00-14.00 Kuliah 6 Anestesi Kuliah 7 Farmako 1 Kuliah 9 IPD 1 Prakt PK 1 III 3 – 7 April 2017 08.00-10.00 Kuliah 11 Pediatri 1 Kuliah 12
IKM SKILLS LAB
Kuliah 15 Radiologi Kuliah 16 Farmako 2 10.00-12.00 TUTORIAL Kuliah 13 Pediatri 2 Kuliah 14
IPD 2 TUTORIAL Friday prayer
12.00-14.00 Prakt Farmako IV 10 – 14 April 2017 08.00-10.00 Kuliah 17 IPD Kuliah 18 PK 3 SKILLS LAB L I B U R
10.00-12.00 TUTORIAL Prakt PK 2 TUTORIAL
12.00-14.00 V 17 – 21 April 2017 08.00-10.00 TBL SKILLS LAB 10.00-12.00 TUTORIAL TUTORIAL 12.00-14.00 VI 24 – 28 April 2017 Tentatif UJIAN BLOK VII 1 – 5 Mei 2017
BLOK 17: ONKOLOGI & HEMATOLOGI
KULIAH
KULIAH 1 – ILMU BEDAH : SMF BEDAH
(Tumor jinak dan ganas pada payudara)
KULIAH 2 – PATOLOGI ANATOMI 1 : dr. Al Munawir, M.Kes, PhD
(Patologi Neoplasma)
KULIAH 3 – MIKROBIOLOGI : dr. Dini Agustina, M.Biomed
(Virus – virus onkogenik)
KULIAH 4 – PATOLOGI ANATOMI 2 : dr. Al Munawir, M.Kes, PhD
(Patologi Sistem Payudara)
KULIAH 5 – PATOLOGI KLINIK 1 : TIM PK
(Kelainan koagulasi darah)
KULIAH 6 – ANESTESI : dr. Erfan Effendi, Sp.An
(Dasar-dasar anestesi dan pengelolaan nyeri pada neoplasma)
KULIAH 7 – FARMAKOLOGI 1 : dr. Cicih Komariyah, SpM
(Obat anti kanker)
KULIAH 8 – PARASITOLOGI : DR. dr. Yunita Armiyanti, M.Kes
(Parasit penyebab tumor dan kelainan darah)
KULIAH 9 – ILMU PENYAKIT DALAM 1 : dr. Ali Santoso Sp.PD
(Hematologi-Anemia)
KULIAH 10 – PATOLOGI KLINIK 2 : Tim PK
(Penyakit Kelainan Darah)
KULIAH 11 – PEDIATRI 1 : SMF IKA
(Hematologi-Anemia & Thalassemia)
KULIAH 12 – IKM : dr. Yohanes Sudarmanto, MMedEd
(Gizi dalam pencegahan anemia)
KULIAH 13 – PEDIATRI 2 : SMF IKA
(Hematologi – Onkologi)
KULIAH 14 – ILMU PENYAKIT DALAM : dr. Ali Santoso Sp.PD
(Hematologi – Onkologi)
KULIAH 15 – RADIOLOGI : dr. Heny Fatmawati, M.Kes, SpRad
(Radioterapi dan Radiodiagnostik)
KULIAH 16 – FARMAKOLOGI 2 : dr Edy Junaidi, M.Kes
(Farmakologi obat2an hematologi)
KULIAH 17 – ILMU PENYAKIT DALAM 2 : dr. Ali Santoso Sp.PD
(Penyakit Autoimun)
KULIAH 18 – PATOLOGI KLINIK 3 : Tim PK
PRAKTIKUM
Praktikum PA : dr Al Munawir, M.Kes, PhD. (1x)
Praktikum PK : Tim PK (2x)
Praktikum Farmakologi : dr Edy Junaidi, M.Kes (1x)
Kelompok Nama Tutor No. Telepon
A dr Rena Normasari, M.Biomed 081336715290
B dr Enny Suswati, M.Kes 081232324883
C dr Supangat, M.Kes, PhD, SpBA 085655860096
D dr Dwita Aryadina, M.Kes 083847371384
E dr Desie Dwi Wisudanti, M.Biomed 083847198707
F dr Yudha Nurdian, M.Kes 083847203010 / 081336054444
G dr Jauhar Firdaus 085730232620
IV
SKENARIO
SKENARIO 1:
1.
SKENARIO