• Tidak ada hasil yang ditemukan

0,98% 0,49% 20% pemberdayaan fakir miskin dan PMKS lainnya. 2 Meningkatnya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "0,98% 0,49% 20% pemberdayaan fakir miskin dan PMKS lainnya. 2 Meningkatnya"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

17 Poktan BKL (klp) 203 klp 184 klp 222

klp 236 236

18 Poktan BLK (klp) 41 klp 45 klp 46 klp 47 klp 47

<

19 Poktan UPPKS (klp) 581 klp 591 klp 610

klp 588

klp 588

⁼ 12

Capaian Kinerja Sasaran

Urusan Sosial

Meningkatnya penanganan permasalahan soaial

1 Meningkatnya

pemberdayaan fakir miskin dan PMKS lainnya.

0,98% 0,49% 20% 70 60

2 Meningkatnya

pemberdayaan wanita rawan sosial.

0,98% 0,49% 20% 40 60

3 Meningkatnya

pemberdayaan tuna sosial

0,04% 0,04% 30% 20 48

<

4 Jumlah pengembangan karang taruna dari status tumbuh menjadi

berkembang (Desa)

10 10 5 3 24

5 Jumlah pengembangan PSM terlatih (Desa)

10 10 5 3 120

6 Meningkatnya jumlah pemberdayaan lanjut usia

25 50 22 100 50

7 Jumlah sasaran pelayanan, pembinaan dan

pemberdayaan

kesejahteraan anak nakal, anak terlantar dan anak jalanan.

50 50 80 114 91

8 Terlaksananya pembinaan para penyandang cacat dan trauma

0,74% 0,74% 10% 138% 10

9 Terbinanya panti asuhan / panti jompo

100% 100% 100% 6% 6%

10 Terbinanya eks penyandang penyakit sosial (eks

narapidana, PSK, narkoba dan penyakit sosial lainnya.

- - 20% 10% 30

11 Pengembangan sistem informasi kesejahteraan sosial

- 1 unit 1 unit 1 0

12 Pemberdayaan dan pengembangan organisasi sosial dan kelembagaan sosial lainnya

- - 2 unit 4 6

13 Tersedianya sarana rehabilitasi sosial berbasis keluarga /masyarakat

1 unit 1 unit 1 unit 2 1

14 Terbina dan fasilitasi FK - PSM

- - 1

FK/PSM 10 6

15 Terbina dan fasilitasi Komda Lansia

100% 100% 100% 100% 1

16 Terbina dan terfasilitasi PIPA dan lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga (LK3) tk.

Kabupaten dan Tempat Penitipan Anak

2 TPA - - 4% 9%

17 Terbina dan fasilitasi FK - KT

- - 1 5 16%

(2)

18 Terbina dan fasilitasi K3S kabupaten (keg)

- - - 2% 6

19 Meningkatnya

kesejahteraan sosial korban penyalahgunaan NAPZA

17,44% - - 20% 20

20 Meningkatnya rehabilitasi, pembinaan kesejahteraan anak nakal, anak terlantar dan anak jalanan

20 anak

nakal 20 anak nakal

20

20 anak 20 anak 20

21 Pengembangan nilai-nilai kepahlawanan dan kesetiakawanan Sosial

100% 100% 100% 110% 55

22 Meningkatnya

kesejahteraan sosial bagi janda pahlawan dan Keluarga Veteran

100% 100% 100% 48% 25

23 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan dan Makam Pahlawan

100% 100% 100% 2% 2

24 Cakupan pelayanan korban bencana alam dan bencana sosial di kecamatan rawan bencana

100% 100% 100% 100% 0

25 Pembentukan TAGANA 0 25

26 Peningkatan perbaikan rumah tidak layak huni

301

rumah 396

rumah 300 rumah

465 559%

27 Meningkatnya rasio rumah layak huni (%)

3,08% 4,06% 3,07% 4,53 0

28 Tertanganinya daerah rawan sosial pedeaan daerah tepi hutan atau wilayah perbatasan

20

29 Meningkatnya

kesejahteraan sosial fakir miskin, KAT dan PMKS lainnya.

88 9244

30 Terlaksananya manajemen usaha bagi keluarga miskin.

80

31 Terwujudnya kesejahteraan keluarga miskin.

30

32 Terwujudnya konseling dan kampanye sosial PMKS (Keluarga Rawan Sosial khususnya keluarga retak).

0

33 Terlaksananya razia serta terbinanya WTS PGOT ke Panti Sosial.

0 38

34 Terlaksananya bantuan kursi roda, tangan dan kaki palsu.

8 14

35 Terlaksananya seleksi, motivasi, bimbingan sosial, pemantapan dan bantuan UEP, sarasehan WRSE.

20 60

36 Tertanganinya korban bencana alam dan bencana sosial.

397

37 Terlaksananya seleksi, motivasi, bimbingan sosial, pemantapan dan bantuan UEP, sarasehan KBS Lanjut

50

(3)

Usia Potensial.

38 Terlaksananya bantuan mesin jahit kepada KBS.

20

39 Terlaksananya bimbingan sosial dan bantuan UEP bagi anak terlantar di luar panti.

100 20

40 Pengiriman/ penerimaan kembali petirah bagi anak terlantar ke PSPA " SATRIA

", Baturaden.

100 55

41 Terlaksananya bimbingan ketrampilan bagi anak nakal dan bantuan UEP.

30

42 Terkirimnya penderita cacat ke pentas seni di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

40

43 Terkirimnya penyandang cacat ke/dari BBRSBD, Surakarta.

10

44 Terlaksananya pendidikan dan pelatihan bagi penghuni panti asuhan / jompo

10

45 Terbina dan terbantunya penyandang cacat.

15

46 Terrealisasinya revitalisasi organisasi K 3 S.

67

47 Terbinanya eks pengguna narkoba / minuman keras dan pembinaan KUBE.

20

48 Terlaksananya pendataan PMKS / PSKS Tahun 2009.

289

49 Bintek kewirausahaan Remaja, Karang

Taruna.(Karang Taruna, PSM, Orsos)

4

50 Terselamatkannya lahan kritis sekaligus penghijauan dan meningkatkan

pendapatan pemuda melalui

pengembangan ternak.

51 Kegiatan pelatihan sosialisasi, bintek, penyuluhan sosial.

120

52 Tersosialisasinya data PMKS/PSKS/pertemuan stage holder Tk.kec

70

53 Terlaksananya pembinaan

pengurus TPA

13

Capaian Kinerja Sasaran

Urusan Ketenagakerjaan

Meningkatnya partisipasi angkatan kerja dan menurunnya

pengangguran terbuka

1 Jumlah sarana dan prasarana pelatihan terehabilitasi (unit)

70 3 0 354 468

2 Pemberian Ijin Pendirian Lembaga Latihan Kerja

2 5 6 3 2

3 Kuantitas tenaga kerja produktif

4018 7154 5400

-

<

4 Tingkat kesempatan kerja 94% 71% 75% 94,53

(4)

% 5 Tingkat pengangguran

terbuka

5,9% 6,6% 6,25% 5,47%

<

6 Tingkat partisipasi angkatan kerja

76,28 68,9 85,13 76,87

%

7 Prosentase pekerja yang ditempatkan

17,05% 10,60% 52,3% 63,73

%

23,48

%

<

8 Fasilitasi perlindungan norma ketenagakerjaan

100 52,85 100% 100,00

%

100

<

9 Fasilitasi PHI 100% 66,82% 80% 100,00

%

100

10 Pengukuran produktivitas perusahaan

- - - 0 -

<

11 Pemberian ijin BKK 1 1 3 3 0

<

12 Fasilitasi Penumbuhan Usaha Mandiri

25 50 30 110 130

⁼ 14

Capaian Kinerja Sasaran Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

Meningkatnya fasilitasi dan pemberdayaan potensi ekonomi kerakyatan sektor koperasi dan UMK

1 jumlah kelembagaan koperasi dan UKM yang dibina

140 100 165 178 150

2 Jumlah koperasi aktif 323 348 359 383 405

<

3 Jumlah anggota koperasi

109.800 129.825 130.62 0

150 150.02

5

<

4 Jumlah kemitraan koperasi/UKM dengan perusahaan/lembaga lain

25 100 35 35 76

5 Jumlah lembaga Koperasi dan UKM yang dilatih kewirausahaan dan Manajemen

140 270 70 390 120

6 Jumlah koperasi dan UKM yang mendapat bantuan sistem pendukung

20 130 20 150 58

7 Fasilitasi permodalan antara perbankan dengan lembaga Koperasi dan UKM (KUR)

132 138

⁼ 15

Capaian Kinerja Sasaran

Urusan Penanaman Modal

Meningkatnya penanaman modal bagi pengembangan potensi

unggulan daerah

1 Terlaksananya Promosi dan informasi investasi

3 3 3 3 3

2 Terlaksananya ekspose investasi

1 1 1 1 1

3 Jumlah kerjasama penanaman modal

0 0 0 1 1

4

Jumlah Kerjasama kemitraan pengusaha besar/menengah dengan pengusaha kecil dalam pengembangan investasi

0 0 0 1 1

5 Tercukupinya investasi permanen (milyar rupiah)

5 3 2 1 12

6 Meningkatnya Investasi di 200 50 50 10 50

(5)

daerah (milyar rupiah) 7 Tersedianya produk hukum

dibidang investasi

9 1 0 50 0

<

8 Frekuensi pengendalian kegiatan investasi

0 0 0 1 2

9 Frekuensi monitoring kegiatan investasi

0 0 0 2 2

10 Terciptanya Kawasan pertumbuhan ekonomi

3 0 2 2 2

11 Tersusunnya profil potensi penanaman modal

0 1 0 0 2

12 Tersedianya data potensi penanaman modal

0 1 0 1 1

Meningkatnya kualitas pelayanan perijinan terpadu

1

1

Penyederhanaan sistem dan prosedur pelayanan

perijinan

1 1 1 1 1

⁼ 2

Jumlah ijin yang dikeluarkan 2.500 2.700 2.900 2736 2607

<

3

Terbangunnya Gedung pelayanan terpadu

0 1

⁼ 16

Capaian Kinerja Sasaran

Urusan Pemuda dan Olah Raga Meningkatnya pembinaan

kepemudaan dan olah raga 1 Frekwensi pelatihan

kewirausahaan bagi pemuda

5 5 6

6 8

2

Frekwensi pembinaan organisasi kepemudaan

5 5 6

6 6

<

Meningkatnya sarana olah raga dan kepemudaan

1 Penyelenggaraan kompetisi olahraga

10 15 22

25 32

2

Ratio lapangan olahraga per 1.000 penduduk

100 110 120

130 140

3 Pelatih olahraga bersertifikat 84 91 103 114 134

4

Wasit olahraga bersertifikat C.1

200 200 223

308 259

5 Koordinasi pelaksanaan kepemudaan dan OR (x)

75 kali

80 80

17

Capaian Kinerja Sasaran Urusan Kebudayaan Terwujudnya pemberdayaan budaya daerah

1 Jumlah festival seni di obyek wisata

7 10 10 0 0

<

2

Inventarisasi atraksi budaya ( unit )

907 1012 1125 1.237 1.367

3 Revitalisasi kesenian tradisional ( Unit )

2 3 2 2 3

<

4

Peningkatan Jumlah grup kesenian aktif ( unit )

13 16 19 45 43

5 Frekuensi pertunjukan seni budaya

2 3 12 8 11

⁼ 6

Jumlah penyelenggaraan even-even kepariwisataan (buah)

1 1 1 0 0

<

18

Capaian Kinerja Sasaran Urusan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri

Referensi

Dokumen terkait

diketahui siswa. Dari ketentuan kriteria yang ditetapkan pada bab III sebelumnya, persentase ini tergolong baik karena berada antara 76%-100%. Dari hasil observasi ini

Jadi merek adalah tanda yang dapat digunakan untuk membedakan antara barang atau jasa yang satu dengan yang lain. Sehingga konsumen akan dapat membedakan

b) Objek dan daya tarik wisata hasil karya manusia yang berwujud museum, peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, seni budaya, wisata agro, wisata tirta, wisata buru,

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan dan ukuran dewan pengawas syariah berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan islamic social

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan model LCM (Learning Cycle Model) dengan Inkuiri Terbimbing (IT) dan Inkuiri Bebas Termodifikasi (IBT),

Paling sedikit 4 kali kunjungan pada masa nifas sehingga dapat menilai status ibu dan bayinya, untuk melaksanakan skreening yang komprehensif mendeteksi masalah,

Pengujian ahli bahasa dilakukan terhadap hasil terjemahan mesin penerjemah statistik bahasa Indonesia-bahasa Dayak Taman dengan mengambil kalimat yang mengalami perubahan

Pada tujuan Banjarmasin, selisih biaya perjalanan antara pesawat dari Malang dan pesawat dari Surabaya di bawah angka Rp 190.000, selisih ketepatan jadwal dibawah 57