Hak cipta dan penggunaan kembali:
Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis dan melisensikan ciptaan turunan dengan syarat yang serupa dengan ciptaan asli.
Copyright and reuse:
This license lets you remix, tweak, and build upon work
non-commercially, as long as you credit the origin creator
and license it on your new creations under the identical
terms.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN DAN PERANCANGAN APLIKASI
3.1 Metodologi Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dijelaskan sebagai berikut:
a. Studi Literatur dan Wawancara
Studi literatur dilakukan untuk memahami metode yang digunakan dan pembuatan perangkat lunak secara menyeluruh melalui literatur.
Wawancara dilakukan untuk mengumpulkan bahan pertanyaan yang dibutuhkan dalam pengembangan aplikasi dan memahami sistem yang akan dibangun.
b. Perancangan Aplikasi
Merancang aplikasi dengan mempertimbangkan aspek tampilan antarmuka dan mekanisme aplikasi dengan metode yang digunakan dengan menggunakan studi literatur yang telah dipelajari.
c. Pembuatan Aplikasi
Membuat aplikasi sesuai dengan perancangan aplikasi yang telah dilakukan.
d. Pengujian Aplikasi
Pengujian dilakukan dengan meminta mahasiswa UMN untuk
e. Evaluasi dan Pembuatan Laporan
Melakukan evaluasi terhadap hasil pengujian aplikasi yang dilakukan menggunakan metode EUCS lalu membuat laporan dari semua teori dan metode yang digunakan, serta hasil dari pengujian aplikasi.
f. Konsultasi dan Penulisan
Melakukan konsultasi dengan pembimbing dalam hal penulisan, saran pengembangan lebih lanjut dari aplikasi dan metode yang digunakan.
3.2 Teknik Pengumpulan Data
Dalam pengembangan sistem pendukung keputusan, diperlukan data-data yang berhubungan dengan hasil keluaran atau penggunaan metode. Adapun metode atau teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi dokumen dan wawancara. Studi dokumen dilakukan terhadap laporan penelitian ilmiah yang telah dilakukan, baik itu metode yang digunakan ataupun elemen penentu dalam penggunaan metode tersebut. Wawancara yang dilakukan merupakan wawancara terstruktur, dimana peneliti melakukan tanya jawab terhadap narasumber dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan.
Saat tahap pengujian, digunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dimana pengguna dari aplikasi diminta untuk mengisi kuesioner terkait pengalaman atau feedback dari penggunaan aplikasi.
3.3 Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel saat tahap pengujian adalah purposive sampling. Adapun pertimbangan dalam menggunakan purposive sampling adalah
mahasiswa yang pernah mengikuti organisasi atau kegiatan, baik di dalam maupun di luar kampus untuk mengukur tingkat kepuasan dari output aplikasi yang dibangun. Ukuran sampel yang diperlukan adalah paling sedikit 30 responden (Sugiyono, 2013).
3.4 Perancangan Aplikasi
Perancangan aplikasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah perancangan flowchart, database schema, struktur tabel dan perancangan tampilan antarmuka.
3.4.1 Flowchart
Flowchart adalah representasi simbolik dari proses. Setiap langkah pada proses direpresentasikan dengan simbol yang berbeda dan berisikan deskripsi singkat dari tiap langkah (Hebb, n.d.).
Gambar 3.1 menunjukkan flowchart utama dari aplikasi ini yang menggambarkan alur aplikasi secara umum. Pertama kali pengguna membuka situs, pengguna ditampilkan Halaman Home page. Halaman home page menampilkan nama situs, penjelasan situs, menu Home yang berfungsi untuk menampilkan Halaman utama, menu About yang berfungsi untuk menampilkan Halaman About, dan tombol Ambil Tes yang berfungsi untuk menampilkan Halaman Petunjuk.
Gambar 3.1 Flowchart Utama
Gambar 3.2 menggambarkan flowchart menampilkan halaman Petunjuk.
Proses ini menampilkan petunjuk penggunaan atau prosedur pengisian pengujian.
Jika checkbox dicentang, pengguna dapat memilih menu Mulai untuk memulai pengujian.
Gambar 3.2 Flowchart Menampilkan Halaman Petunjuk
Gambar 3.3 menunjukkan flowchart prosedur pengujian. Pada proses ini, pernyataan-pernyataan pengujian ditampilkan. Lalu pengguna dapat memberikan jawaban pada pertanyaan-pertanyaan tersebut. Ketika pengguna menekan tombol Submit, dilakukan proses penjumlahan setiap pernyataan terhadap atribut yang digunakan pada metode SAW.
Gambar 3.3 Flowchart Menampilkan Halaman Petunjuk
Gambar 3.4 menunjukkan flowchart metode SAW. Dilakukan proses perbandingan nilai setiap atribut untuk mendapatkan nilai terbesar. Setelah itu, dilakukan proses normalisasi nilai atribut. Hasil dari normalisasi dikalikan dengan bobot yang ditentukan. Setelah itu, jumlahkan hasil perkalian antara kriteria dalam satu atribut. Hasil perkalian diurutkan dengan urutan descending. Didapatkan nilai preferensi dengan kode atribut.
Gambar 3.4 Flowchart Metode SAW
Gambar 3.5 menunjukkan flowchart prosedur menampilkan hasil. Proses pertama yang dilakukan adalah mengambil nilai tertinggi dan kode atribut. Nilai tertinggi tersebut diperiksa apakah nol atau tidak. Jika tidak, dilakukan proses mengambil kegiatan dari database dengan kode atribut atau kategori. Setelah itu, data dari database aktivitas ditampilkan ke halaman hasil.
Gambar 3.5 Flowchart Prosedur Menampilkan Hasil
3.4.2 Database Schema
Database schema adalah struktur kerangka yang merepresentasikan logical view dari keseluruhan database. Rancangan database schema dapat dilihat pada Gambar 3.6.
Gambar 3.6 Database Schema
3.4.3 Struktur Tabel
Dalam membuat database, diperlukan struktur dari tabel yang akan dibuat.
Berikut beberapa tabel yang diperlukan dalam pembuatan database.
Tabel aktivitas digunakan untuk menyimpan data aktivitas. Struktur tabel aktivitas dapat dilihat pada Tabel 3.1.
Tabel 3.1 Struktur Tabel Aktivitas
Nama kolom Tipe data Null Keterangan
id_aktivitas integer tidak PRIMARY
KEY nama_aktivitas varchar(500) tidak
start_date date tidak Tanggal mulai
aktivitas
end_date date tidak
Tanggal selesai aktivitas desc_aktivitas text tidak
Tabel kategori digunakan untuk menyimpan tipe kategori. Struktur tabel kategori dapat dilihat pada Tabel 3.2.
Tabel 3.2 Struktur Tabel Kategori
Nama kolom Tipe data Null Keterangan
id_kategori integer tidak PRIMARY KEY
nama_kategori varchar(25) tidak kode_kategori varchar(5) tidak
Tabel kategori aktivitas digunakan untuk menyimpan kategori setiap aktivitas. Struktur tabel kategori aktivitas dapat dilihat pada Tabel 3.3.
3.4.4 Perancangan Tampilan Antarmuka
Saat pengguna membuka website pertama kali, pengguna diarahkan ke halaman Home Page. Pada halaman ini, terdapat judul dan deskripsi singkat mengenai aplikasi. Gambar 3.7 menunjukkan rancangan tampilan untuk halaman Home Page.
Gambar 3.7 Rancangan Tampilan Halaman Home Page
Jika tombol Home diklik, pengguna diarahkan ke halaman Home Page. Jika tombol About diklik, pengguna diarahkan ke halaman About. Ketika pengguna menekan tombol Ambil Tes, pengguna diarahkan ke halaman Petunjuk. Halaman ini menjelaskan petunjuk singkat cara penggunaan aplikasi. Gambar 3.8 menunjukkan rancangan tampilan halaman About. Gambar 3.9 menunjukkan rancangan tampilan halaman Petunjuk.
Gambar 3.8 Rancangan Tampilan Halaman About
Gambar 3.9 Rancangan Tampilan Halaman Petunjuk
Jika tombol Mulai ditekan, pengguna diarahkan ke halaman pengujian.
Halaman ini berisikan pernyataan-pernyataan yang digunakan untuk melakukan pengujian bakat dan minat. Terdapat pilihan Ya dan Tidak di setiap pernyataan.
Gambar 3.8 menunjukkan rancangan tampilan halaman petunjuk..
Gambar 3.10 Rancangan Tampilan Halaman Pengujian
Setelah semua pertanyaan dijawab, tombol Submit dapat ditekan dan pengguna diarahkan ke halaman hasil tes. Halaman ini berisikan kegiatan-kegiatan apa saja yang sesuai dengan hasil pengujian yang telah dilakukan pengguna.
Terdapat tombol Kembali yang digunakan untuk kembali ke halaman Home Page.
Gambar 3.9 menunjukkan rancangan tampilan halaman hasil pengujian.
Gambar 3.11 Rancangan Tampilan Halaman Hasil Pengujian