34 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Perancangan Aplikasi
Perancangan Aplikasi Pemesanan Jasa Service komputer Progress Order HMPSIF ini menggunakan metode RAD (Rapid Application Development) dengan tahapan sebagai berikut yaitu Requirement Planning, User Design, Build System, dan Implementation. Pelaksanaan keseluruhan prosedur pengembang penelitian ini dapat dilihat sebagai berikut:
4.1.1. Requirement Planning(Perencanaan Kebutuhan)
Pada tahap ini dilakukan analisa mengenai kebutuhan masalah dalam pembuatan aplikasi yang meliputi, analisa kebutuhan masalah, dan analisis alat yang digunakan dalam membuat aplikasi.
4.1.1.1. Objek Penelitian
Objek penelitian merupakan tempat permasalahan yang diteliti oleh peneliti. Objek penelitian yang peneliti pilih adalah HMPSIF yang berada di Universitas Unisnu Jepara.
4.1.1.2. Analisis Kebutuhan Masalah
a. Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan
HMPSIF adalah salah satupenyambung aspirasi mahasiswa Teknik Informatika kepada atasan kampus, baik dekan, kaprodi, dosen maupun pengurus BEM. Yang mempunyai garis-garis besar haluan kerja untuk memajukan, mendukung dan memperluas eksistensi prodi Teknik Informatika FST UNISNU Jepara, baik di lingkugan perkuliahan, extra kuliah hingga extra kampus. Berharap itu semua menjadi “pemicu”
menuju cita-cita UNISNU, tri darma, bangsa dan agama.
HMPSIF sebagai organisasi yang dimobilisasi para mahasiswa Teknik Informatika, agar kiranya memperkuat pengetahuan dibidang IT.
Dengan membuat wahana kreatif dan aktif sebagai wadah penyalur bakat dan minatpara mahasiswaTeknik Informatika. HMPSIF sebagai
forum intelektual muda harus secara masif mengawal kebijakan- kebijakan proditeknikinformatikayang tidak searah dengan harapan prinsip Teknik Informatika. Dalam hal lain selalu mendukung dan mengawal terciptanya gagasan cerdas dari setiap pembina/dosen.
b. Kelemahan Sistem Yang Berjalan
Berdasarkan analisa dari sistem yang berjalan diatas, didapat kelemahan dari sistem yang berjalan yaitu sebagai berikut: Pemberian informasi tentang Jasa Service yang dipesan tidak dapat berjalan dengan baik, hal tersebut disebab karena tidak ada fasilitas dari media online yang menyediakan fitur untuk memberikan informasi tentang jasa service hmpsif secara online.
c. Solusi Pemecahan Masalah
Adapun solusi dari pemecahan masalah yang peneliti lakukan dalam menyelesaikan masalah yang dialami oleh HMPSIF tersebut adalah dengan membuat suatu aplikasi Order Progress Pemesanan Jasa Service Komputer berbasis android yang terdapat fitur menampilkan informasi tingkatan proses Service kepada pemesan yang diinformasikan oleh admin. Aplikasi yang dibuat diharapkan bisa memberikan informasi tingkatan proses service kepada pemesan.
4.1.1.3. Analisis Data
Setelah melakukan observasi dan wawancara dengan ketua HMPSIF kemudian dilakukan analisa untuk mengetahui kebutuhan fitur- fitur dari aplikasi. Peneliti melakukan analisa mengenai data-data yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi seperti data service, dan data mengenai prosess pada saja yang dilakukan ketika mengerjakan suatu pesanan service. Data tersebut kemudian diolah menggunakan bahasa pemrograman untuk ditampilkan dalam aplikasi selanjutnya dimasukkan kedalam database sistem.
4.1.1.4. Analisis Kebutuhan Alat
Peralatan yang digunakan dalam membuat aplikasi Order Progress Pemesanan Jasa Service komputer berbasis android ini yaitu:
1. Perangkat Hardware
Adapun perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam membantu pembuatan aplikasi Jasa Servis Komputer ini yaitu :
a. Laptop dengan spesifikasi sebagai berikut:
- Processor : Intel(R) Core(TM) i3-3310M CPU @2.4Ghz - Memory : 4.00 GB RAM
- Hard Disk : 500 GB
b. Smartphone dengan spesifikasi sebagai berikut:
- CPU : Quad-core Max 1.40 GHz - RAM : 3.00 GB
c. Kabel data untuk smartphone 2. Perangkat Software
Untuk kebutuhan Perangkat software diantaranya adalah:
a. Sistem Operasi
Sistem operasi yang digunakan adalah Windows 7 Ultimate 64 bit.
b. Perangkat Lunak
Perangkat lunak yang digunakan oleh peneliti adalah : a) Flutter
Dalam hal ini pengembangan aplikasi peneliti menggunakan system operasi android dan menggunakan framework flutter, flutter dipilih karena merupakan bahasa pemprograman yang tidak hanya bisa digunakan untuk membuat aplikasi android namun juga bisa untuk OS dengan menggunakan satu codebase saja.
b) Visual Studio Code
Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan teks editor Visual Studio Code, karena memiliki fitur Interllisense yang bias membantu kita dalam menulis kode program melalui popup yang muncul secara otomatis pada saat sedang mengetik dan menampilkan sintaks yang bias kita pilih, di dalam visual studio code juga sudah terdapat intergrasi version control git sehingga
kita bisa dengan mudah melakukan commit dan melihat perubahan disalamrepositori master maupun branch.
c) Firebase
Peneliti menggunakan firebase sebagai layanan database yang ditujukan untuk mempermudah pekerjaan mobile apps developer.
4.1.2. Users Design (Desain Pengguna) 4.1.2.1. Deskripsi Sistem Aplikasi
Aplikasi ini bertujuan agar pemesan dapat mengetahui informasi tingkatan proses Service dari Jasa Service yang dipesan.Untuk dapat menjelaskan aplikasi Order Progress Pemesanan Jasa Service Komputer ini secara mudah dan sederhana, maka pada tahap ini peneliti membuat perancangan sistem dengan menggunakan diagram UML (Unfied Modelling Language) yang digambarkan melalui perancangan diagram seperti Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, serta melakukan perancangan database, dan perancangan tampilan.
4.1.2.2. Perencanaan Berorientasi Objek 1) Use Case Diagram
Use Case Diagram merupakan diagram yang menunjukkan hubungan atau interaksi antara sistem aplikasi dan aktor. Pada aplikasi ini terdapat 3 aktor yang berinteraksi dengan sistem yaitu teknisi dan pemesan serta admin.Diagram Use Case dapat dilihat pada Gambar 4.1 dan penjelasan dari proses Use Case dapat dilihat pada Tabel 4.3 berikut:
Gambar 4. 1Use Case Aplikasi Jasa Service Komputer
Tabel 4. 1DeskripsiUse Case No Aktor Proses Use
Case Keterangan
1. Admin Validasi Data User
Admin memvalidasi atau mengecek kebenaran dari user jika benar maka status user menjadi enable jika tidak benar maka status user menjadi disable, untuk melakukan proses validasi data user, admin harus sign in terlebih dahulu
2. Teknisi Forget Password
Menu untuk Teknisi kalau Teknisi lupa password, sehingga password dapat diperbarui, untuk melakukan proses forget password, Tenisi harus sign up terlebih dahulu
3. Teknisi Kelola Data User
Teknisi dapat melihat dan mengedit data user yang meliputi data diri untuk melakukan proses kelola data user, teknisi harus sign up, sign in dan input datauser
4. Teknisi Kelola Data Kategori
Teknisi dapat menambah, melihat, mengedit dan menghapus kategori, untuk melakukan proses kelola data kategori, teknisi harus sign up, sign in dan input datauser
5 Teknisi Kelola Data Jasa Service
Teknisi dapat menambah, melihat, mengedit dan menghapus Jasa Service, untuk melakukan proses kelola data Jasa Service, teknisi harus sign up, sign in dan input datauser
6. Teknisi
Kelola Data Progress Order
Teknisi dapat memberikan informasi tentang tingkatan proses Jasa Servicesi suatu Jasa Service, untuk melakukan
No Aktor Proses Use
Case Keterangan
proses kelola data progress order, teknisi harus sign up, sign in dan input datauser
7. Teknisi Kelola Data Percakapan
Teknisi dapat mengirim pesan percakapan kepada pemesan, untuk melakukan proses kelola data percakapan, Teknisi harus sign up, sign in dan input datauser
8. Pemesan Forget Password
Menu jika pemesan lupa password sehingga password dapat diperbarui, untuk melakukan proses forget password, pemesan harus sign up
9. Pemesan Kelola Data User
Pemesan dapat melihat dan mengedit data user, untuk melakukan proses kelola data user, pemesan harus sign up, sign in dan input datauser
10. Pemesan Lihat Data Service
Pemesan dapat melihat Jasa Service Hmpsif yang ada pada Halaman Home, untuk melakukan ,pemesan harus sign up, sign in dan input datauser
11. Pemesan Lihat Data Kategori
Pemesan dapat melihat kategori yang dimiliki oleh jasa service hmpsif atau teknisi, untuk melakukan proses lihat data kategori, pemesan harus sign up, sign in dan input datauser
12 Pemesan Lihat Jenis Service
Pemesan dapat melihat jenis service yang dimiliki oleh hmpsif, untuk melakukan proses lihat jenis service, pemesan harus sign up, sign in dan input data user
13 Pemesan Proses Pesan Pemesan dapat memesan jasa service yang dipilih melalui menu lihat jenis service, untuk melakukan proses pesan
No Aktor Proses Use
Case Keterangan
jasa service, Pemesan harus sign up, sign in dan input data user
14. Pemesan
Kelola Data Progress Order
Pemesan dapat mengetahui tingkatan proses Jasa Servicesi dari suatu Jasa Service yang dipesan dan juga dapat menghapus informasi tingkatan proses Jasa Servicesi, untuk melakukan proses kelola data progress order, pemesan harus sign up, sign in dan input datauser
15. Pemesan
Kelola Data Percakapan
Pemesan dapat mengirim pesan kepada Teknisi, untuk melakukan proses kelola data percakapan, pemesan harus sign up, sign in dan input datauser
2) Activity Diagram
Activity diagram merupakan diagram yang memperlihatkan aliran dari suatu aktivitas ke aktivitas lainnya dalam suatu sistem. Berikut adalah activity diagram atau diagram aktivitas dari aplikasi Jasa Service Komputer.
a. Activity Diagram Sign Up
Actifity diagram sign up inimenjelaskan tentang pembuatan akun sebagai sistem kemanan aplikasi, akun dibuat oleh user kemudian divalidasi oleh sistem selanjutnya disimpan didatabase.
Gambar 4. 2Activity Diagram Sign Up
b. Activity Diagram Forget Password
Activity diagram forget password ini menjelaskan tentang aliran proses jika user lupa password dari akun.
Gambar 4. 3Activity DiagramForget Password
c. Activity Diagram Sign In
Activity diagram sign in inimenjelaskan tentang keamanan sistem dimana setelah akun dibuat, kemudian melakukan sign in dengan menggunakan email dan password setelah itu divalidasi oleh sistem dan divalidasi didatabse apakah akun tersebut ada.
Gambar 4. 4Activity Diagram Sign In
d. Activity Diagram Input Data User
Activity diagraminput data user inimenjelaskan proses memasukan data user meliputi data diri, jika user atau penggunaya adalah teknisi sedangkan jika user atau penggunanya adalah pemesan data yang dimasukkan hanya data diri.
Gambar 4.5Activity Diagram Input DataPemesan
Gambar 4. 6Activity Diagram Input DataTeknisi e. Activity Diagram Validasi Data User
Activity diagramvalidasi data user inimenjelaskan alur dari data user yang sudah dimasukkan akan divalidasi oleh admin apakah sudah benar data yang dimasukkan.
Gambar 4. 7Activity Diagram Validasi Data User f. Activity Diagram Kelola Data User
Activity diagram kelola data user inimenjelaskan pengolahan data user, diamana data user tersebut dapat ubah dan ditampilkan kembali, untuk data user teknisi berupa data diri dan data perusahaan atau usaha sedangkan untuk data user pemesan berupa data diri.
Gambar 4.8Activity DiagramKelola DataPemesan
Gambar 4. 9Activity DiagramKelola Data DiriTeknisi
Teknisi
Gambar 4. 10Activity DiagramKelola Data PerusahaanTeknisi g. Activity Diagram Kelola Data Kategori
Activity diagram kelola data kategori inimenjelaskan tentang alur pengolahan data kategori meliputi tambah, lihat, ubah dan hapus data kategori.
Teknisi
Gambar 4. 11Activity DiagramKelola Data Kategori
Memilih Menu Jasa Service Teknisi
h. Activity Diagram Kelola Data Jasa Servis
Activity diagram kelola data Jasa Service inimenjelaskan tentang alur proses pengolaha data Jasa Service baik proses tambah data, lihat data, dan ubah data, serta hapus data.
Gambar 4. 12 Activity Diagram Kelola Data Jasa Service
Teknisi
i. Activity Diagram Lihat Data Teknisi
Activity diagram lihat data Teknisi inimenjelaskan alur menampilkan data Teknisi yang telah ditambahkan oleh Admin ketika mendaftar.
Gambar 4. 13 Activity Diagram Lihat Data Teknisi
j. Activity Diagram Lihat Data Kategori
Activity diagram lihat data kategori inimenjelaskan proses memperlihatkan data kategori.
Gambar 4.14 Activity Diagram Lihat Data Kategori
k. Activity Diagram Lihat Data Jasa Service
Activity diagram lihat data Jasa Service inimenjelaskan alur dalam menampilkan data Jasa Service yang dimiliki oleh Teknisi.
Gambar 4. 15 Activity Diagram Lihat Data Jasa Service
l. Activity Diagram Proses Pesan
Activity diagram proses pesan ini menjelaskan alur proses pemesanan suatu Jasa Service.
Gambar 4.16 Activity Diagram Proses Pesan
m. Activity Diagram Kelola Data Progress Order
Activity diagram kelola data progress order inimenjelaskan alur proses mengolah data dari tingakatan proses Jasa Servicesi yang dilakukan oleh teknisi atau pemesan.
Gambar 4. 17 Activity Diagram Kelola Data Progress Order Untuk Teknisi
Gambar 4. 18Activity Diagram Kelola Data Progress Order Untuk Pemesan
n. Activity Diagram Kelola Data Perpesanan
Activity diagram kelola data perpesanan inimenjelaskan alur dari proses mengirim suatu pesan baik dari pemesan kepada teknisi maupun sebaliknya.
Gambar 4. 19Activity Diagram Kelola Data Perpesanan Baru Bagi Pemesan
Gambar 4. 20 Activity Diagram Kelola Data Perpesanan
3) Sequence Diagram
Sequence diagram merupakan penggambaran skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah elemen untuk menghasilkan keluaran tertentu, sequence diagram disusun berdasarkan urutan waktu. Berikut adalah sequence teknisi dan pemesan dari aplikasi Jasa Service Komputer.
a. Sequence Diagram Sign Up
Sequence diagram ini menggambarkan proses sign up yang dilakukan oleh user yaitu teknisi dan pemesan.
Gambar 4.21Sequence Diagram Sign Up b. Sequence Diagram Forget Password
Sequence diagram ini menjelaskan tentang proses jika user lupa akan password dari akun yang telah dibuat.
Gambar 4.22Sequence Diagram Forget Password c. Sequence Diagram Sign In
Sequence diagram ini menjelaskan tentang proses sign in yang dilakukan oleh user setelah mendaftar pada menu sign up.
Gambar 4. 23 Sequence Diagram Sign In d. Sequence DiagramInput Data User
Sequence diagram ini menggambarkan proses inputkan atau memasukan data user baik bagi pemesan maupun bagi teknisi.
Gambar 4. 24 Sequence Diagram Input Data Pemesan
Gambar 4. 25 Sequence Diagram Input Data Teknisi e. Sequence Diagram Validasi Data User
Sequence diagram ini menerangkan proses validasi user yang dilakukan oleh admin.
Teknisi
Gambar 4. 26 Sequence Diagram Validasi Data User
f. Sequence DiagramKelola Data User
Sequence diagram ini menerangkan proses mengubah data user baik yang dilakukan teknisi maupun pemesan
Gambar 4. 27 Sequence Diagram Kelola Data Diri Pemesan
Gambar 4. 28 Sequence Diagram Kelola Data Diri Teknisi
Teknisi
Gambar 4. 29 Sequence Diagram Kelola Data Perusahaan Teknisi g. Sequence DiagramKelola Data Kategori
Sequence diagram ini menjelaskan proses data kategori dikelolah oleh teknisi.
Teknisi
Gambar 4. 30 Sequence Diagram Kelola Data Kategori
h. Sequence DiagramKelola Data Jasa Service
Sequence diagram ini menjelaskan proses data Jasa Service dikelolah oleh teknisi.
Teknisi
Gambar 4.31 Sequence DiagramKelola Data Jasa Service i. Sequence DiagramLihat Data Teknisi
Sequence diagram ini menjelaskan proses melihat data Teknisi bagi pemesan.
Gambar 4. 32 Sequence DiagramLihat Data Teknisi
j. Sequence DiagramLihat Data Kategori
Sequence diagram ini menjelaskan proses melihat data kategori bagi pemesan.
Gambar 4. 33 Sequence DiagramLihat Data Kategori
k. Sequence DiagramKelola Data Progress Order
Sequence diagram ini menjelaskan proses pengelolahan data tingkatan proses produksi baik untuk teknisi maupun untuk pemesan.
Gambar 4. 34 Sequence Diagram Kelola Data Progress Order Pemesan
Gambar 4. 35 Sequence Diagram Kelola Data Progress Order Teknisi
l. Sequence Diagram Kelola Data Perpesanan
Sequence diagram ini menjelaskan proses mengirimpesan atau percakapan bagi pemesandan teknisi.
Teknisi
Gambar 4. 36Sequence Diagram Kelola Data Perpesanan Baru Bagi Pemesan
Gambar 4. 37 Sequence Diagram Kelola Data Perpesanan
3.Teknisi
4.1.2.3. Perancangan Database
Untuk membangun aplikasi ORDER PROGRESS PEMESANAN JASA SERVICE KOMPUTER BERBASIS ANDROID DI UNISNU JEPARA. Ini harus terintegrasi dengan database. Peneliti menggunakan firebase sebagai database untuk membangun aplikasi ORDER PROGRESS PEMESANAN JASA SERVICE KOMPUTER BERBASIS ANDROID DI UNISNU JEPARAdengan nama databse HMPSIF, firebase tersebut meliputi authentication, database, storage.
1) Struktur Database
Gambar 4. 38 Struktur Database
Gambar 4. 39 Struktur Authentication
-Order -id Address Category CodeProduct CreatedAt CreatedBy Id IdJasa NamaJasa ProssesProduction Total
Gambar 4. 40 Struktur Storage
4.1.3. Build System (Membangun Sistem)
Pada tahap ini peneliti pembangun sistem aplikasi sesuai dengan perancangan sistem yang telah peneliti lakukan sebelumnya. Peneliti membangun sistem sesuai dengan perancangan database dan perancangan tampilan yang sudah peneliti buat.
4.1.3.1. Analisis Sistem Menampilkan Data Home
Data Home merupakan tampila utama kode untuk menampilkan data Teknisi dapat dilihat sebagai berikut :
Jasa/
Gambar 4. 41 Potongan Kode Untuk Menampilkan Data Teknisi 4.1.3.2. Analisis Sistem Menampilkan Data Profil
Data Profil yang di ambil dari tampilan bottom yang berada di menu home Potongan kode untuk menampilkan data kategori dapat dilihat sebagai berikut:
Gambar 4. 42 Potongan Kode Untuk Menampilkan Data Kategori
4.1.3.3. Analisis Sistem Menampilkan Data Search
Berikut adalah potongan kode yang digunakan untuk menampilkan data Search pemesanan:
Gambar 4. 43 Potongan Kode Untuk Menampilkan Data Jasa Service
1.1.4. Implementation (Implementasi)
Implementasi sistem merupakan tahap penerapan sistem yang akan dilakukan sesuai dengan perancangan database dan interface yang telah peneliti buat sebelumnya dengan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin. Berikut adalah implementasi sistem aplikasi Jasa Service Komputer:
1. Halaman Home(Pemesanan)
Halaman Home adalah halaman yang digunakan untuk melihat apa saja yang ada di tampilan utama
Gambar 4. 44 Halaman Home Pemesan
Gambar 4. 45 Halaman Resi Pemesan
Gambar 4. 46 Halaman Profil Pemesan
2. Halaman Home (Admin )
Halaman Home adalah halaman yang digunakan untuk melihat apa saja yang ada di tampilan utama Admin.
Gambar 4. 47.Halaman Home Admin
Gambar 4. 48.Halaman Resi Pemesan
Gambar 4. 49 Halaman Profil Pemesan
1.4 Pengujian Metode
Pada tahap ini dilakukan uji coba terhadap sistem aplikasi yang telah dibuat. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui apakah output yang dihasilkan sudah valid atau belum. Untuk menguji kesesuaian sistem aplikasi, peneliti menggunakan metode blackbox testing. Pengujian blackbox bertujuan untuk mengetahui apakah program telah menerima input, proses, dan output sesuai yang diinginkan.
Tabel 4. 2.Hasil Pengujian Black Box
No. Modul Prasyarat Hasil yang
diharapkan
Hasil pengujian 1 Login Sebelum masuk
sistem, admin harus melakukan login terlebih dahulu dengan mengisi
username dan password.
Masuk halaman dashboard yang berisi informasi pemesanan.
Valid
2 Data Service Masuk
Admin telah login sistem dan dapat masuk ke halaman data Service masuk.
Dapat melihat data service masuk dan menginput data daftar harga service masuk.
Valid
3 Data Proses Perbaikan
Admin telah login sistem dan masuk pada halaman data Proses Perbaikan.
Dapat melihat data Service masuk dan menginput data Proses Perbaikan.
Valid
82 1.5 Evaluasi dan Validasi
1.5.1 Evaluasi Sistem Aplikasi
Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dengan metode black box testing yang menguji fitur-fitur halaman aplikasi jasa service komputer didapat hasil pengujian bahwa aplikasi dapat berjalan sesuai keinginan. Jadi dapat disimpulkan bahwa aplikasi jasa service komputer sudah valid dan berjalan sesuai harapan.
1.5.2 Validasi Kelayakan Aplikasi 1.5.2.1 Validasi Ahli
1. Ahli Media
Validasi yang dilakukan oleh ahli media adalah mengumpulkan saran dan pendapat untuk selanjutnya dilakukan revisi terhadap aplikasi jasa service komputer.
Tabel 4.3 Penilaian Ahli Media
NO INDIKATOR NILAI
1 Tampilan sudah sesuai dengan kebutuhan 3
2 Tata letak menu mudah di mengerti 3
3 Fungsi login berjalan dengan baik 2
4 Fungsi input service masuk berjalan dengan baik 3 5 Fungsi menu input proses perbaikan berjalan dengan
baik
3 6 Fungsi edit dan hapus berfungsi dengan baik 3
7 Fungsi button berfungsi dengan baik 2
8 Fungsi logout berjalan dengan baik 3
9 Kecepatan dalam menampilkan data service 3
10 Kecepatan dalam memproses perintah 3
11 Ketepatan dalam menampilkan harga 3
JUMLAH 34
83
Tabel 4. 4.Klasifikasi Presentase
No Presentase Kriteria
1 75% - 100% Sangat Layak
2 50% - 75% Layak
3 25% - 50% Cukup Layak
4 1% - 25% Kurang Layak
Tabel 4. 5.Validasi Ahli No Ahli Instrumen Skor
Tertinggi (n)
Skor Total (f)
Presentase Kriteria
1 Ahli Media
12 34 98,75% Sangat Layak
1.5.2.2 Hasil Angket Responden
Penilaian aplikasi jasa Service Center Hmpsif juga dilakukan dengan menyebar angkat responden yang berisi 9 pertanyaan dengan jumlah responden 20 orang, berikut rekapitulasi hasil nilai sesuai butir pertanyaan.
Tabel 4. 6.Penilain Angket Responden
NO PERTANYAAN NILAI
1 Apakah sistem yang dibuat sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada di HMPSIF?
4
2 Apakah sistem yang dibuat layak digunakan di HMPSIF?
4
3 Apakah sistem ini bermanfaat bagi HMPSIF? 4 4 Apakah sistem ini nyaman digunakan? 4 5 Apakah sistem ini mudah di operasikan atau digunakan? 4 6 Apakah Anda setuju jika fitur yang ada di sistem ini
sudah berfungsi dengan baik?
4
84
7 Apakah sistem ini bisa digunakan dimana saja dan kapan saja?
4
8 Apakah Anda setuju tata letak menu yang ada di sistem mudah dimengerti?
4
9 Apakah kesesuaian warna dan gambar pada sistem terlihat jelas?
4
JUMLAH 36
Tabel 4. 7.Klasifikasi Presentase
No Presentase Kriteria
1 75% - 100% Sangat Layak
2 50% - 75% Layak
3 25% - 50% Cukup Layak
4 1% - 25% Kurang Layak
Tabel 4. 8.Penilaian Angket Responden No Jumlah
Responden
Instrumen Skor Tertinggi
(n)
Skor Total (f)
Presentase Kriteria
1 20 9 720 702 98.87% Sangat Layak
Berdasarkan penilaian oleh responden secara keseluruhan, sistem informasi persediaan barang mendapat skor 702pada 10 instrumen atau pertanyaan disetiap angket yang dilakukan dengan menyebar 20 angket dan menghasilkan presentase sebanyak 98,87% dengan kriteria sangat layak.