PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Yarsis Surakarta).
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil analisis data diperoleh: (1) Hasil uji F menunjukkan kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja
Dengan pengujian hipotesis menggunakan uji signifikan simultan (Uji-F) dan uji signifikan parsial (Uji-t) serta Koefisien Determinasi (R²) dengan standard error
Begitu juga dari hasil perhitungan uji F dapat diperoleh diperoleh nilai Fhitung = 44,234 > Ftabel = 3,09 maka Ho ditolak sehingga secara bersama-sama ada pengaruh yang
Berdasarkan hasil pengujian terhadap hipotesis yang diajukan di atas dengan menggunakan analisis regresi, baik secara bersama-sama (simultan) maupun secara parsial
analisis regresi linier berganda, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, koefisien determinasi (uji R2 ), uji regresi simultan (Uji F), dan uji regresi parsial
Hasil hipotesis yang ketiga dilihat bahwa nilai uji F yaitu variabel Budaya Organisasi dan komitmen ktea secara simultan atau bersama—sama berpengaruh secara signifikan terhadap
Kemudian pada Uji statistik F dan koefisien determinasi (R2) menunjukkan lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh
Uji Hipotesis menggunakan Uji f Pengujian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat dilakukan dengan uji f, sebagai