RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 7
RENCANA KERJA (RENJA) DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA
TAHUN 2017
PEMERINTAH KOTA MAKASSAR DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA
2016
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 8 DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Landasan Hukum 2
1.3. Maksud dan Tujuan 5
1.4. Sistematika Penulisan 6
BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 7 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian
Renstra SKPD
7
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD 12
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD 13 2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD 15 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat 17 BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 18 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional 18
3.2 Tujuan dan sasaran Renja SKPD 18
3.3 Program dan Kegiatan 19
BAB IV. PENUTUP 21
LAMPIRAN
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 9 DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD dan Pencapaian Renstra SKPD Tahun 2014 Kota Makassar Tabel 2.2 Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD Dinas Pemuda dan
Olahraga Kota Makassar
Tabel 2.3 Review terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2016 Kota Makassar
Tabel 2.4 Usulan Program dan Kegiatan dari Para Pemangku Kepentingan Tahun 2016 Kota Makassar
Tabel 3.1 Rumusan Rencana Program dan Kegiatan SKPD Tahun 2016 dan Prakiraan Maju Tahun 2017 Kota Makassar
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 10 BAB I
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Rencana Kerja merupakan salah satu komponen dari Sistem Akuntablitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dimana kita sekarang berada diera yang menuntut trasparansi, sehingga mengharuskan pemerintah lebih responsif, transparan dan Akuntabel agar tercipta penyelenggaraan pemerintah yang lebih optimal. Penyusunan rencana kerja ini di mulai dengan merumuskan Renstra SKPD yang merupakan Rencana Jangka Menengah (lima tahun) yang diadopsi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar tahun 2014-2019, dilanjutkan dengan menjabarkan Rencana Jangka Menengah (lima tahun) tersebut ke dalam Rencana Kerja tahunan. Berdasarkan rencana kerja tahunan ini nantinya akan ditindak lanjuti dengan penyusunan RKA dan DPA SKPD.
Berkaitan dengan hal diatas maka Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar Merupakan Pedoman untuk Penyusunan Rancangan APBD Kota Makassar. Hal tersebut memberikan konsekuensi pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Makassar agar dapat menyusun Rencana Kerja untuk kebutuhan perencanaan dan pelaksanaan program serta kegiatan SKPD tiap tahunnya.
Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar dalam merancang/ menyusun Rencana kerja Tahun 2017 selalu berpatokan pada Rencana Strategis Tahun 2014-2019. Setiap progaram atau kegiatan yang disusun dilandasi dengan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 14 Tahun 2007 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar (Lembaran Daerah Kota Makassar Nomor 147 Tahun 2007). Dengan dasar hukum ini, memberikan konsekuensi terhadap semua Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk dapat menyusun Rencana Kerjanya, program dan kegiatan setiap tahun dengan parameter yang terukur dan dapat dilaksanakan untuk menjawab berbagai permasalahan sesuai dengan kemampuan anggaran yang diselaraskan dengan Rencana Strategis.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 11 1.2 Landasan Hukum
Dasar penyusunan Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar adalah :
1. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II di Sulawesi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1822);
2. Undang – Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lemabran Negara Republik Indonesia nomor 4286);
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (Lembaran Negara Republik Indinesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4275);
5. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 12 8. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1971 tentang Perubahan Batas-batas Daerah Kotamadya Makassar dan Kabupaten – kabupaten Gowa, Maros, dan Pankajene dan Kepulauan Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1971 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2970);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 1999 tentang Perubahan Nama Kota Ujung Pandang Menjadi Kota Makassar Dalam Wilayah Propinsi Sulawesi Selatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 193);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
13. Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 nomor 4693);
14. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
15. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815;)
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 13 16. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3);
17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Berita Negara Nomor 517 Tahun 2010);
18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2017 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 518);
19. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 13 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Makassar Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kota Makassar Nomor 13 Tahun 2006, (Lembaran Daerah Kota Makassar Nomor 13 Tahun 2016, Seri E);
20. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Makassar (Lembaran Daerah Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2009), sebagai mana diubah dengan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 7 tahun 2013 Tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2009 tentang susunan organisasi Perangkat Daerah Kota Makassar (Lembaran Daerah Kota Makassar Tahun 2013 Nomor 7);
21. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 4 tahun 2009 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kota Makassar Tahun 2009 Nomor 4);
22. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar Tahun 2014 – 2019 (Lembaran Daerah Kota Makassar Tahun 2014, Nomor 5);
23. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 14 Tahun 2007 Tentang pembentukan, susunan organasisasi dan tata Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar (Lembaran Daerah Kota Makassar Nomor 147 Tahun 2007).
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 14 24. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 4 Tahun 2015 tentang Rencana Tata
Ruang Wilayah Kota Makassar Tahun 2015-2035 (Lembaran Daerah Kota Makassar Tahun 2015 Nomor 4);
25. Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 8 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Makassar Tahun 2016 (Lembaran Daerah Kota Makassar Tahun 2015 Nomor 8);
26. Peraturan Walikota Makassar 73 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Walikota Makassar Nomor 53 Tahun 2012 tentang Pedoman Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar (Berita Daerah Kota Makassar Tahun 2015 Nomor 73);
27. Peraturan Walikota Makassar Nomor 96 Tahun 2015 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Makassar Tahun 2016 (Berita Daerah Kota Makassar Tahun 2015 Nomor 96);
28. Peraturan Walikota Makassar Nomor 14 Tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Makassar Tahun 2017 (Berita Daerah Kota Makassar Tahun 2016 Nomor 14).
1.3 Maksud dan Tujuan
Rencana Kerja 2017 dilaksanakaan untuk menjadi acuan dalam penyusunan RKA tahun 2017 pada Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar dalam menyusun Rencana Kerja Tahun 2017 berpatokan pada Rencana Strategis Tahun 2014-2019. Setiap program atau kegiatan yang di susun, dilandasi dengan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 14 Tahun 2007 Tentang pembentukan, susunan organisasi dan tata kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar (Lembaran Daerah Kota Makassar Nomor 147 Tahun 2007). Dengan dasar hukum ini, memberikan konsekuensi terhadap semua Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk dapat menyusun Rencana Kerjanya.
Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga berpatokan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Makassar yang kemudian dituangkan pada dokumen Rencana Strategis SKPD, Rencana Kerja
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 15 Dinas Pemuda dan Olahraga juga mengacu pada tugas pokok dan fungsi yang melekat pada Dinas Pemuda dan Olahraga.
1.4 Sistematika Penulisan
- Bab I Pendahuluan - 1.1 Latar Belakang - 1.2 Landasan Hukum - 1.3 Maksud dan Tujuan - 1.4 Sistematika Penulisan
- Bab II Evaluasi pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu
- 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD
- 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD
- 2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD - 2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD
- 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
- Bab III Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan - 3.1 Telaahan Terhadap rancangan Kebijakan Nasional - 3.2 Tujuan dan Sasaran Renja SKPD
- 3.3 Program dan Kegiatan
- Bab IV Penutup
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 16 BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Sebelumnya dan Capaian Renstra SKPD
2.1.1 Evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun 2015
Pada tahun 2015 Dinas Pemuda dan Olahraga telah melaksanakan 9 program (102 kegiatan), terdiri dari 5 program penunjang/pendukung (33 kegiatan) dan 4 program utama (69 kegiatan).
Realisasi capaian anggaran sampai dengan triwulan 4 tahun 2015 telah mencapai 96,21%. Realisasi anggaran program utama tahun 2015 adalah sebagai berikut:
1. Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda, telah mencapai realisasi 97,85%
2. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga, belum ada realisasi 94,71%
3. Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan, telah mencapai realisasi 99,38%
4. Program Peningkatan Sarana dan Prasana Olahraga, telah mencapai realisasi 95,81%
Sementara realisasi program pendukung tahun 2015 adalah sebagai berikut : 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 91,66%
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 94,36%
3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur 92,44%
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 17 4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 44,91%
5. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 92,03%
Secara umum, capaian realisasi anggaran tahun 2015 tergolong dalam kategori tinggi, disebabkan oleh terlaksananya kegiatan – kegiatan yang ada dalam DPA Pokok dan Perubahan 2015.
Adapun dokumen Evaluasi Hasil Rencana Kerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) SKPD merupakan suatu bentuk perwujudan kewajiban untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, melalui suatu media pertanggung jawaban yang dilaksanakan secara periodik. Oleh karena itu, Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar ini menyajikan dasar pengukuran Kinerja kegiatan dan pengukuran sasaran dari hasil apa yang telah terpenuhi maupun yang tidak selama pelaksanaan anggaran tahun 2015.
1. Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda
NO.
Program INDIKATOR
KINERJA SATUAN TARGET
REALISASI CAPAIAN
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda
Jumlah % pemuda yang
berwirausaha
Pemuda 250 pemuda 150 pemuda
60%
Capaian Indikator kinerja jumlah pemuda yang berwirausaha adalah sebanyak 150 pemuda telah dibina untuk berwirausaha dari 250 pemuda yang ditargetkan.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 18 Kurang maksimalnya capaian indikator tersebut disebabkan adanya keterbatasan anggaran pada beberapa kegiatan yang mendukung keberhasilan indikator tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya sinkronisasi antara semua stakeholder yang terkait dengan perencanaan penganggaran, khususnya dalam hal kesesuaian antara terget program/kegiatan dan pagu anggaran yang dapat mendukung pencapaian indikator kinerja program tersebut. Pembinaan terhadap pemuda untuk mampu berwirausaha merupakan salah satu target utama Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar untuk menyiapkan pemuda yang mandiri dan tangguh dalam berwirausaha untuk berkompetisi didunia globalisasi.
2. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga
NO.
Program
INDIKATOR
KINERJA SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
(1) (2) (4) (5) (6) (7)
1 Program
Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga
Jumlah dan % cabang olahraga yang berprestasi ditingkat ASEAN
Cabang Olahraga
6 cabor berprestasi yang dibina
2 Cabor berprestasi yang dibina
33%
Capaian sasaran di atas masih tergolong sangat rendah. Dari target 6 cabang olah raga berprestasi (Tenis lapangan, Panahan, Sepak takraw, Karate, Pencak silat, dan Atletik) yang diharapkan dapat dibina, hanya 2 cabang saja yang berhasil dibina yaitu cabang panahan dan cabang tenis lapangan.
Penyebab kurang maksimalnya capaian indikator ini disebabkan oleh adanya pengalihan beberapa anggaran kegiatan tahun anggaran 2015 pada Bidang Pembinaan Olahraga Prestasi, Olahraga Rekreasi dan Olahraga Pendidikan. Dengan keterbatasan anggaran tersebut secara otomatis berdampak pada capaian indikator yang kurang maksimal.
3. Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 19 NO.
Program INDIKATOR
KINERJA SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
(1) (2) (4) (5) (6) (7)
1 Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan
% Organisasi pemuda yang aktif dalam kegiatan pembangunan
% 54% 54% 100%
Jumlah anggota OKM/OKP yang berpartisipasi pada kegiatan Kepemudaan tahun 2015 berjumlah 80 OKP atau 54% dari 147 OKP yang aktif.
Pencapaian target pada tahun 2015 ini masih perlu ditingkatkan pencapaiannya di tahun berikutnya. Oleh karena itu Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar akan lebih intens melakukan sosialisasi untuk mewujudkan pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan.
4. Program Peningkatan Sarana dan Prasana Olahraga
NO.
Program
INDIKATOR
KINERJA SATUAN TARGET REALISASI CAPAIAN
(1) (2) (4) (5) (6) (7)
1 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olahraga
Jumlah ketersediaan sarana dan prasarana olahraga
Lapangan 10
Lapangan
5 lapangan 50%
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 20 Jumlah ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yaitu dari target 10 lapangan yang direncanakan dapat disediakan oleh Pemerintah Kota Makassar hanya terealisasi sebanyak 5 lapangan (prasarana).
Indikator kinerja tersebut tidak mencapai target dikarenakan faktor keterbatasan anggaran dan juga adanya beberapa kegiatan pembangunan yang batal dilaksanakan pada DPA Perubahan Tahun Anggaran 2015 karena terkendala waktu penyelesaian.
Untuk memecahkan masalah tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar melalui Bidang Kelembagaan dan Sarana Olahraga akan melanjutkan pelaksanaan kegiatan pembangunan fasilitas/lapangan olahraga pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pokok Tahun Anggaran 2016.
Program pendukung adalah sebagai berikut :
5. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 91,66%
6. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 94,36%
7. Program Peningkatan Disiplin Aparatur 92,44%
8. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 44,91%
9. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 92,03%
2.1.2 Evaluasi pelaksanaan Renja SKPD tahun 2016 (Triwulan I)
Selama Tahun 2016 (Triwulan I), Realisasi penyerapan anggaran dan pencapaian target kinerja masih tergolong rendah. Hal itu disebabkan belum terlaksananya beberapa kegiatan yang menjadi prioritas dalam pencapaian indikator program. Secara lengkap tabel formulir evaluasi Renja triwulan I terdapat pada lampiran.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 21 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD
Tabel 2.2
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pemuda dan Olahraga
N
o Indikator
SPM/
standar nasional
IKK
Target Renstra SKPD s.d Realisasi
Capaian Proyeksi
Catatan Analisis Tahun
2015
Tahun 2016
Tahun 2017
Tahun 2018
Tahun 2019
Tahun 2016
Tahun 2017
Tahun 2018
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
1
Jumlah % pemuda yang berwirausaha
250 pemud a
500 pemu
da 750 pemu
da 1000 pemu
da 1250 pemu
da
250 pemuda 250 pemu
da 250 pemu
da
2
Jumlah dan % cabang olahraga yang berprestasi ditingkat ASEAN
6 caban g olahra ga
6 caba ng olahr aga
6 caba ng olahr aga
6 caba ng olahr aga
6 caban g olahra ga
5 cabang olahraga 6 caban g olahra ga
6 caban g olahra ga
3
% Organisasi pemuda yang aktif dalam kegiatan pembangunan
54% 64% 74% 84% 100% 64% 74% 84%
4
Jumlah ketersediaan lapangan di kota Makassar
71 Lapan
gan
81 Lapa ngan
91 Lapa ngan
101 Lapa ngan
111 Lapan
gan
74 Lapangan 84
Lap.
94 Lap
5
Persentase capaian kinerja program dan keuangan
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
6
Persentase ketersediaan sarana dan prasarana penunjang terlaksananya operasi kantor
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
7
Persentase capaian kinerja program dan keuangan
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
8
Persentase ketersediaan sarana dan prasarana
100% 100% 100% 100% 100%
100%
100% 100%
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 22
N
o Indikator
SPM/
standar nasional
IKK
Target Renstra SKPD s.d Realisasi
Capaian Proyeksi
Catatan Analisis Tahun
2015
Tahun 2016
Tahun 2017
Tahun 2018
Tahun 2019
Tahun 2016
Tahun 2017
Tahun 2018
penunjang terlaksananya operasi kantor
9
Cakupan aparatur yang mendapatkan pelatihan kompeten dibidangnya
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Indikator kinerja sasaran pelayanan Dinas Pemuda dan Olahraga, sebanyak 9 indikator, Indikator tercapai sebanyak 7 indikator, dan 2 indikator masih belum maksimal capaiannya. Untuk indikator yang belum maksimal disebabkan oleh terbatasnya anggaran pada program yang mendukung indikator tersebut, sehingga perlu ditingkatkan pada tahun berikutnya.
2.3 Isu – Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD
Dalam rangka mencapai visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih sebagaimana dituangkan dalam RPJMD 2015 – 2019, dapat diidentifikasi beberapa isu-isu strategis dalam kaitannya dengan pelaksanaan tupoksi Dinas Pemuda dan Olahraga yaitu sebagai berikut:
a) Masih rendahnya keterampilan berwirausaha bagi pemuda
b) Masih rendahnya prestasi olahraga dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan olahraga
c) Masih rendahnya peran organisasi pemuda dalam pembangunan
d) Terbatasnya sarana dan fasilitas olahraga yang memadai bagi masyarakat
Isu-isu strategis di atas, jika tidak diantisipasi saat ini akan berdampak terhadap pencapaian visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih yaitu:
“Mewujudkan Makassar Kota Dunia Yang Nyaman Untuk Semua”.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 23 Untuk mewujudkan visi tersebut maka Pemerintah Kota merumuskan misi yaitu :
1. Merekonstruksi nasib rakyat menjadi masyarakat sejahtera standar dunia.
2. Merestorasi tata ruang kota menjadi kota nyaman kelas dunia
3. Mereformasi tata pemerintahan menjadi pelayanan publik kelas dunia bebas korupsi.
Untuk mengantisipasi tantangan dan peluang di masa depan dalam rangka mencapai visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih, maka Dinas Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan 4 program utama, dengan penjelasan sebagai berikut:
a. Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda, diharapkan dapat mengantisipasi adanya tantangan/hambatan berupa rendahnya keterampilan berwirausaha bagi pemuda dengan cara memberikan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan potensi pemuda dalam berwirausaha.
b. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga, diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga dengan cara pembinaan cabang-cabang olahraga yang berprestasi.
c. Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan, diharapkan dapat menyediakan data organisasi pemuda yang aktif untuk meningkatkan peran organisasi pemuda dalam pembangunan.
d. Program Peningkatan Sarana dan Prasana Olahraga, diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana olahraga yang berkualitas.
Berdasarkan pada Peraturan Daerah Kota Makassar, Dinas Pemuda Olahraga Kota Makassar mengemban tugas pokok untuk menyusun rencana, membina, mengembangkan dan mengawasi kegiatan peningkatan kualitas sumber daya serta pemberdayaan kelembagaan pemuda dan keolahragaan. Hal yang menjadi tugas pokok Dinas Pemuda dan Olahraga tersebut telah dilaksanakan dengan baik dari partisipasi dari elemen yang ada.
Setiap kebijakan selalu didasarkan pada rencana yang telah disusun sebelumnya oleh empat bidang yang ada, keempat bidang tersebut melaksanakan
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 24 tugas pokok dan fungsi mereka dengan parisipasi aktif dari kepala bidang dengan melibatkan kepala seksi dan staf untuk mencapai target dari setiap program yang direncanakan.
2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD Tahun 2017
Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2017, menetapakan prioritas program dan kegiatan pada Tahun 2017 terdapat pada lampiran tabel 2.4.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 25 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Berdasarkan tugas dan fungsi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota makassar memberikan fasilitas olahraga kepada masyarakat dan memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana kepada masyarakat juga sebagai pembina OKP yang berada dalam lingkup kota makassar.
Di jabarkan kedalam kegiatan sebagai berikut :
1. Melibatkan masyarakat dalam kegiatan workshop, sosialisasi dan pelatihan melalui dialog interaktif tentang kepemudaan
2. Membina klub jantung sehat kepada masyarakat
3. Mengadakan pelatihan keterampilan life skill kepada masyarakat
4. Memberikan bantuan alat-alat olahraga kepada klub-klub olahraga atau sekolah.
Secara umum program / kegiatan masyarakat tersebut telah diakomodir dalam program/kegiatan dalam Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga tahun 2017 ini, karena berkaitan isu-isu penting penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi Dinas Pemuda dan Olahraga. Tabel Usulan Program dan Kegiatan dari Para Pemangku Kepentingan Tahun 2017 terdapat pada lampira tabel 2.5
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 26 BAB III
TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnyapemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis,bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan,kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
3.2 Tujuan dan Sasaran Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga
Arah kebijakan Pembangunan yang menjadi rujukan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi telah diatur dalam Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2014-2019 yang menjadi acuan dan memberikan arahan dalam mengoptimalkan pembangunan Bidang Pemuda dan Olahraga sebagai berikut:
a. Menjabarkan Rencana Strategis Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Tahun 2014-2019 dalam rencana Program/kegiatan Prioritas Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Tahun Anggaran 2016;
b. Menjadi pedoman dalam pelaksanaan Program/Kegiatan Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun Anggaran 2016;
c. Menjadikan acuan bagi seluruh bidang dan sekretariat Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar dalam rangka penyelengaraan Pemerintahan dan Pembangunan, karena memuat kebijakan publik;
d. Menciptakan kepastian dan sinergitas perencanaan program dan kegiatan diantara bidang dan sekretariat Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar e. Mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam perencanaan alokasi anggaran
Dinas Pemuda dan Olahraga.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 27 3.3 Program dan Kegiatan
Untuk tahun 2017, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar mengusulkan sebanyak 9 (sembilan) program dan 117 (seratus tujuh belas) kegiatan, program Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar terdiri dari program utama dan program pendukung yang terlampir pada tabel 3.1 (Rumusan Rencana Program dan Kegiatan SKPD Tahun 2017).
Program dan Kegiatan yang dijabarkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pemuda dan Olaharaga Kota Makassar Tahun 2014-2019 sebagai penjabaran dari Rencana Strategis Pemerintah Kota Makassar 2014-2019 yang disusun dengan memperhatikan visi, misi dan perubahan kondisi strategis lingkup organisasi Pemerintah Kota Makassar. Program dan kegiatan ini di usulkan untuk merealisasikan Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga kota Makassar.
Adapun adanya beberapa kegiatan baru yang belum dimasukkan kedalam dokumen RENSTRA Dinas Pemuda dan Olahraga 2014-2019 yang perlu dilaksanakan dalam mendukung tercapaianya visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Kota Makassar untuk dilaksanakan dalam Rencana Kerja Tahun 2017, adalah sebagai berikut :
Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahrga 1. Futsal Walikota Cup Usia Dini
2. Kejuaraan Tenis Lapangan 3. Kejuaraan Panahan
4. Kejuaraan Atletik 5. Kejuaraan Takraw 6. Kejuaraan Junior Karate 7. Kejuaraan Flyboard
8. Kejuaraan cabang olahraga cricket 9. Kejuaraan volly
10. Kejuaraan Muaythai
11. Pekan olahraga antar pemuda remaja mesjid
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 28
Program dan kegiatan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar dijabarkan sesuai arah kebijakan pokok Pemerintah Kota Makassar.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 29 BAB IV
PENUTUP
Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pemuda dan Olaharaga Kota Makassar, merupakan pedoman dalam melaksanakan program dan kegiatan pengelolaan pembangunan yang akan dilaksanakan pada Tahun 2017. Rencana kerja ini disusun dengan tetap berpedoman dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Makassar dan Rencana Strategis Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar tahun 2014-2019.
Substansi Renja Dinas Pemuda dan Olahraga disusun dengan mempedomani Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yaitu memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.
Dalam rangka meningkatkan efektifitas pelaksanaan Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga tahun 2017, maka ditetapkan kaidah pelaksanaan sebagai berikut :
1. Substansi Renja Dinas Pemuda dan Olahraga disusun terukur berdasarkan tatalaksana arah kebijakan dalam RKPD Kota Makassar tahun 2016 dan Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga 2014 – 2019
2. Tindak lanjut alokasi anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar atas proses penganggaran yang tidak sesuai dengan dokumen Renja Dinas Pemuda dan Olahraga, maka akan berpengaruh terhadap tingkat capaian dan target yang telah ditetapkan.
3. Bidang dan semua unsur teknis pelaksanaan kerja Dinas Pemuda dan Olahraga, agar segera menyusun rencana kerja masing – masing dengan mengacu pada Renja yang telah ditetapkan.
4. Penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk setiap program dan kegiatan didasarkan pada Renja yang telah ditetapkan dengan menganut prinsip efektifitas dan efisiensi anggaran.
RENJA 2017 |DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MAKASSAR 30
Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga tahun 2017 akan didasarkan pada arah kebijakan dalam Renja Dinas Pemuda dan Olahraga tahun 2017 yang merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Dinas Pemuda dan Olahraga dalam Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar tahun 2014 – 2019 sehingga berimplikasi terhadap mengakselerasi pencapaian sasaran yang telah ditetapkan.
Kami Berharap, bahwa Renja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya sehingga target indikator yang tertuang dalam RPJMD Kota Makassar untuk Urusan Kepemudaan dan Olahraga dapat tercapai. Adapun jika terdapat kendala dalam capaian indikator kinerja tersebut, baik diakibatkan masih belum memadainya anggaran maupun faktor permasalahan teknis lainnya, dapat dilakukan penajaman dan perbaikan melalui perubahan rencana kerja.
Demikian dokumen Rencana Kerja (RENJA) Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Makassar, November 2016 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
Kota Makassar
Drs. A. HENDRA HAKAMUDDIN, S.STP, MPA NIP. 19781117 199711 1 001