Analisis Perbandingan Algoritma Round Robin, Least Connetion dan Ratio pada Load Balancing dengan Simulator OPNET Modeler 14.5.
Teks penuh
Dokumen terkait
Pada penelitian ini, dilakukan analisis performa load balancer yang menggunakan algoritma round robin dalam mendistribusikan beban kerja broker MQTT.. Penelitian
Implementasi load balancing server dengan metode direct routing menggunakan algoritma weighted round robin 2 banding 3 pada pengujian 7500 request dan 10000
Sebagai salah satu contoh adalah penerapan metode Weighted Round Robin pada teknik load-balancing dimana metode ini mengarahkan koneksi jaringan pada Server dengan jumlah
1. OPNET Modeler dapat melakukan pemodelan dan simulasi jaringan load balancing, sehingga dapat dihasilkan data perbandingan kinerja dari berbagai algoritma load
Untuk variabel delay dan jitter yang diuji, terlihat bahwa total delay dan jitter yang didapat dari penelitian dengan menggunakan algoritma Static Round-Robin
Pada penelitian ini, load balancer yang menggunakan algoritma round robin dapat mendistribusikan beban secara merata dengan kondisi semua client terkoneksi tanpa ada yang
Dapat mengetahui hasil kinerja load balancing dari algoritma round robin yang menggunakan POX controller melalui parameter yaitu throughput, CPU usage, dan response time.. Beban server
237 1 Pengujian Throughput 240P Pada gambar 7 terlihat hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma Weighted Least Connection WLC memiliki performa terbaik dalam hal throughput pada