vii Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK
Saat ini, banyak perusahaan yang belum efektif dalam mengelola sumber dayanya, serta perusahaan kurang memerhatikan perputaran persediaan dan pengawasan terhadap penagihan piutang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran persediaan (inventory turnover) dan perputaran piutang (receivables turnover) terhadap profitabilitas. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling sebagai teknik sampelnya. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 13 perusahaan yang bergerak di industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta menerbitkan laporan keuangan dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2015. Metode analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda yang datanya diuji menggunakan pengujian uji asumsi klasik untuk mendapatkan data yang layak. Hasil dari pengujian yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran persediaan (inventory turnover) berpengaruh terhadap variabel profitabilitas dan variabel perputaran piutang (receivables turnover) berpengaruh terhadap profitabilitas.
viii Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT
Nowadays, there are many companies which have not effectively managed its resources, yet they have less attention on the company’s inventory turnover and less supervision on the collection of accounts receivable. This research’s aim is to determine the effect of the inventory turnover and the receivables turnover to profitability. This research uses secondary data which is taken by using purposive sampling method as the sample’s technique. The samples in this research consisted of 13 companies, which are engaged in consumer goods industries, that listed in the Indonesian Stock Exchange (BEI) yet publishes financial reports from 2012 to 2015. The analytical methods used in this research is a multiple linear regression analysis which examined the data using a classic assumption test to get a decent data. The testing results that conducted by the researchers in this research indicates that the inventory turnover has effects on probability and the receivables turnover has effects on profitability.
ix Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR... iii
KATA PENGANTAR ... v
1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 5
1.3 Tujuan Penelitian ... 5
1.4 Manfaat Penelitian ... 6
BAB II LANDASAN TEORI ... 7
2.1 Kajian Pustaka ... 7
2.1.1 Laporan Keuangan... 7
2.1.1.1 Jenis Laporan Keuangan ... 9
2.1.6 Rasio Keuangan... 23
2.1.6.1 Pengertian Rasio Keuangan... 23
2.2 Rerangka Pemikiran ... 38
2.3 Pengembangan Hipotesis ... 39
2.3.1 Perputaran Persediaan ... 39
2.3.2 Perputaran Piutang... 39
x Universitas Kristen Maranatha
BAB III METODE PENELITIAN ... 42
3.1 Jenis Penelitian ... 42
3.2 Populasi dan Sampel ... 42
3.3 Definisi Operasional Variabel ... 44
3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 46
3.5 Teknik Pengujian Data ... 47
3.5.1 Uji Asumsi Klasik ... 47
3.5.1.1 Uji Normalitas ... 47
3.5.1.2 Uji Multikolinearitas ... 48
3.5.1.3 Uji Heteroskedastisitas ... 48
3.5.1.4 Uji Autokorelasi... 49
3.6 Teknik analisis Data ... 50
3.6.1 Analisis Regresi Linier Berganda... 50
3.6.2 Uji Signifikan Parameter Individual (Uji Statistik t) ... 50
3.6.3 Uji Goodness Of Fit Model ... 51
3.6.4 Koefisien Determinasi ... 51
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 53
4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian ... 53
4.1.1 Deskripsi Variabel Penelitian ... 54
4.2 Hasil Penelitian ... 55
4.2.1 Uji Normalitas ... 55
4.2.2 Uji Multikolinearitas... 56
4.2.3 Uji Heteroskedastisitas ... 58
4.2.4 Uji Autokorelasi ... 59
4.2.5 Analisis Regresi Linier Berganda... 61
4.2.6 Uji Signifikan Parameter Individual (Uji Statistik t) ... 62
4.2.7 Uji Goodness Of Fit Model ... 63
4.2.8 Koefisien Determinasi ... 63
4.3 Pembahasan ... 65
4.3.1 Pengaruh Perputaran Persediaan dan Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas ... 65
4.4 Perbandingan dengan Hasil Riset Empiris ... 68
BAB V PENUTUP ... 69
5.1 Simpulan ... 69
5.2 Keterbatasan Penelitian ... 70
5.3 Saran ... 71
DAFTAR PUSTAKA ... 72
LAMPIRAN ... 75
xi Universitas Kristen Maranatha DAFTAR GAMBAR
Halaman
xii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Riset Empiris ...35
Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel ...45
Tabel 4.1 Daftar Perusahaan ...53
Tabel 4.2 Descriptive Statistics ...54
Tabel 4.3 Uji Normalitas ...56
Tabel 4.4 Uji Multikolinearitas ...57
Tabel 4.5 Uji Heteroskedastisitas ...59
Tabel 4.6 Uji Autokorelasi ...60
Tabel 4.7 Regresi Linier Berganda ...61
Tabel 4.8 Uji Statistik t ...62
Tabel 4.9 Uji Goodness of Fit Model ...63
Tabel 4.10 Koefisien Determinasi ...64
xiii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran A Perputaran Persediaan Perusahaan Sampel ...75
Lampiran B Perputaran Piutang Perusahaan Sampel ...77
Lampiran C Profitabilitas Perusahaan Sampel ...79
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Perekonomian Indonesia saat ini sangat bergantung pada aktivitas-aktivitas
perusahaan di dalamnya. Dengan semakin berkembangnya dunia saat ini, maka
persaingan perusahaan semakin ketat terutama untuk perusahaan yang bergerak di
bidang yang sama. Perusahaan dituntut untuk mampu menentukan kinerja
perusahaan yang baik, sehingga perusahaan akan dapat menjamin kelangsungan
hidupnya (Muflihati, 2015). Setiap perusahaan harus menerapkan sistem
manajemen sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan agar dapat berkembang
dan menjalankan usahanya dengan efektif.
Laporan keuangan melaporkan posisi keuangan perusahaan pada satu titik
waktu dan kegiatan operasinya selama beberapa periode lalu. Namun, pada nilai
riilnya ada pada kenyataan bahwa laporan tersebut dapat digunakan untuk
membantu meramalkan laba dan dividen masa depan. Rasio keuangan dirancang
untuk membantu kita mengevaluasi laporan keuangan (Brigham, 2010).
Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam
hubungannya dengan penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri (Sartono,
2012). Bagi perusahaan masalah profitabilitas sangat penting. Bagi pimpinan
perusahaan, profitabilitas digunakan sebagai tolak ukur berhasil atau tidak
perusahaan yang dipimpinnya, sedangkan bagi karyawan perusahaan semakin
tinggi profitabilitas yang diperoleh perusahaan, maka ada peluang untuk
BAB I PENDAHULUAN 2
Universitas Kristen Maranatha
dapat mendukung kegiatan operasional secara maksimal. Tinggi rendahnya
profitabilitas dipengaruhi banyak faktor seperti modal kerja. Dalam melakukan
aktivitas operasionalnya setiap perusahaan akan membutuhkan potensi sumber
daya, salah satunya adalah modal, baik modal kerja seperti kas, piutang, persediaan
dan modal tetap seperti aktiva tetap. Modal merupakan masalah utama yang akan
menunjang kegiatan operasional perusahaan dalam rangka mencapai tujuannya
(Bramasto, 2007).
Modal kerja adalah investasi perusahaan jangka pendek seperti kas, surat
berharga, piutang dan inventory atau seluruh aktiva lancar (Putra, 2010). Mengingat pentingnya modal kerja didalam perusahaan, manajer keuangan harus dapat
merencanakan dengan baik besarnya jumlah modal kerja yang tepat dan sesuai
dengan kebutuhan perusahaan, karena jika terjadi kesalahan atau kekurangan dana
hal ini akan mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan (Supriyadi, 2011). Jika
perusahaan kelebihan modal kerja akan menyebabkan banyak dana yang
menganggur, sehingga dapat memperkecil profitabilitas. Sedangkan apabila
kekurangan modal kerja, maka akan menghambat kegiatan operasional perusahaan
(Muawaningsih, 2013). Manajemen modal yang baik ini dapat berpusat pada
pengaturan piutang dan pengaturan persediaan sehingga apabila perusahaan
tersebut dapat mengatur piutang dan sediaan dengan baik maka bisa dipastikan
suatu entitas atau perusahaan tersebut akan dapat menjaga dan menjamin
kelangsungan hidup bagi perusahaan (Yohanes, 2016).
Persediaan (inventory) merupakan barang yang dijual dalam aktivitas operasi normal perusahaan (Subramanyam dan Wild, 2012). Dengan pengecualian
BAB I PENDAHULUAN 3
Universitas Kristen Maranatha
perusahaan. Persediaan harus diperhatikan karena merupakan komponen utama dari
aset operasi dan langsung mempengaruhi perhitungan laba. Tingkat perputaran
persediaan mengukur perusahaan dalam memutarkan barang dagangan dan
menunjukkan hubungan antara barang yang diperlukan untuk menunjang atau
mengimbangi tingkat penjualan yang ditentukan. Adanya investasi dalam
inventory yang terlalu besar dibandingkan dengan kebutuhan akan memperbesar beban bunga, memperbesar biaya penyimpanan dan pemeliharaan di gudang,
memperbesar kemungkinan kerugian karena kerusakan, turunnya kualitas,
keusangan, sehingga ini akan memperkecil keuntungan perusahaan. Sebaliknya,
adanya investasi terlalu kecil dalam inventory akan mempunyai efek yang menekan keuntungan juga, karena material perusahaan tidak dapat bekerja dengan luas
produksi yang optimal (Riyanto,2008).
Piutang (receivables) merupakan nilai jatuh tempo yang berasal dari penjualan barang atau jasa, atau dari pemberian pinjaman uang (Subramanyam dan
Wild, 2012). Piutang mencakup nilai jatuh tempo yang berasal dari aktivitas seperti
sewa dan bunga. Perputaran piutang berasal dari lamanya piutang diubah menjadi
kas. Piutang timbul karena adanya transaksi penjualan barang atau jasa secara
kredit. Ini berarti perusahaan mempunyai hak klaim terhadap seseorang atau
perusahaan lain. Apabila kita mampu mempercepat perputaran piutang, maka
resiko tidak tertagih piutang dapat diperkecil dan diperoleh laba di masa yang akan
datang dapat ditingkatkan. Sehingga dengan kecilnya piutang yang tidak tertagih
dapat menambah modal perusahaan untuk mendapatkan laba (Munawir,2010).
Kedua perputaran tersebut, perputaran persediaan dan perputaran piutang
BAB I PENDAHULUAN 4
Universitas Kristen Maranatha
perusahaan yang belum efektif dalam mengelola sumber dayanya, serta perusahaan
kurang memerhatikan perputaran persediaan dan pengawasan terhadap penagihan
piutang terhadap konsumen karena perusahaan biasanya hanya memerhatikan
profitnya saja padahal perputaran persediaan dan perputaran piutang berdampak
secara langsung atau tidak langsung terhadap profitabilitas perusahaan. Objek
penelitian ini adalah perusahaan industri barang konsumsidikarenakan merupakan
salah satu perusahaan yang memegang peranan penting dalam kebutuhan
konsumen. Meskipun kondisi ekonomi di Indonesia saat ini tidak terlalu bagus,
permintaan pasar akan kebutuhan barang konsumsi ini tidak terpengaruh
sedikitpun.
Berikut beberapa penelitian yang berkaitan dengan perputaran piutang dan
perputaran persediaan : Penelitian yang dilakukan oleh Wibowo dan Iriyadi (2014)
menyimpulkan bahwa pengaruh antara persediaan terhadap profitabilitas
perusahaan tersebut tidak signifikan. Penelitian yang dilakukan oleh Prakoso,dkk
(2014) menyimpulkan bahwa perputaran piutang berpengaruh terhadap
profitabilitas. Penelitian yang dilakukan oleh Ainiyah (2016) menyimpulkan bahwa
perputaran persediaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Penelitian
yang dilakukan oleh Irawan (2014) menyimpulkan bahwa perputaran piutang tidak
bepengaruh terhadap profitabilitas.
Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis tertarik untuk melakukan
penelitian dengan mengangkat judul: “Pengaruh Perputaran Persediaan dan
BAB I PENDAHULUAN 5
Universitas Kristen Maranatha
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian di atas, maka rumusan masalah penelitian
adalah sebagai berikut:
1. Apakah perputaran persediaan (inventory turnover) berpengaruh terhadap
profitabilitas?
2. Apakah perputaran piutang (receivables turnover) berpengaruh terhadap
profitabilitas?
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah diuraikan di atas, maka tujuan penelitian
ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui pengaruh perputaran persediaan (inventory turnover)
terhadap profitabilitas.
2. Untuk mengetahui pengaruh perputaran piutang (receivables turnover)
BAB I PENDAHULUAN 6
Universitas Kristen Maranatha
1.4 Manfaat Penelitian
Berdasarkan tujuan penelitian di atas maka penelitian ini diharapkan dapat berguna
dan bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkaitan:
1. Bagi penulis
Hasil penelitian ini diharapkan peneliti dapat menambah pengetahuan dan
pemahaman berkaitan dengan permasalahan pengaruh perputaran
persediaan (inventory turnover) dan perputaran piutang (receivables turnover)
terhadap profitabilitas.
2. Bagi perusahaan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk dapat
lebih maksimal dalam mengelola pengaruh perputaran persediaan (inventory
turnover) dan perputaran piutang (receivables turnover) untuk dapat
meningkatkan profitabilitas.
3. Bagi investor
Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dan menjadi
bahan pertimbangan bagi para investor untuk lebih baik lagi dalam
mengambil keputusan yang tepat dalam berinvestasi pada perusahaan.
4. Bagi peneliti selanjutnya
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti
selanjutnya atau dapat menyumbang sebagai bahan pembanding dan untuk
menambah sebagai sarana pengembangan pengetahuan dalam bidang
69
BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Penelitian ini membahas mengenai pengaruh perputaran persediaan dan perputaran
piutang terhadap profitabilitas. Penelitian ini menggunakan sampel laporan
keuangan dari 13 perusahaan manufaktur industri barang konsumsi pada periode
2012-2015 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan hasil
pengujian hipotesis yang dilakukan oleh SPSS 16.0, yaitu dengan metode regresi
berganda dan pembahasan mengenai hasil penelitian telah dijelaskan di bab
sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan yang dapat menjawab identifikasi
masalah dari peneltian ini :
1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran persediaan berpengaruh
terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur industri barang konsumsi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), tetapi menurunkan
profitabilitas karena perusahaan menghabiskan persediaan dengan
mengadakan promo atau diskon.
2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran piutang berpengaruh
terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur industri barang konsumsi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena perusahaan dapat
mengontrol pemberian dan penagihan piutang sehingga meningkatkan
BAB V PENUTUP 70
Universitas Kristen Maranatha
5.2 Keterbatasan Penelitian
Dalam penelitian ini terdapat beberapa keterbatasan yang dialami oleh peneliti
dalam melakukan penelitian ini diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Terbatasnya variabel yang diteliti sehingga tidak bisa mewakili seluruh
analisis rasio keuangan yang ada untuk dapat membantu para investor dalam
mengambil keputusan penanaman modal.
2. Penelitian ini hanya mengambil sampel sebanyak 13 perusahaan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2012-2015 karena dari
37 perusahaan yang ada, terdapat 24 perusahaan yang tidak memenuhi
kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti dan tidak dapat mewakili seluruh
perusahaan industri barang konsumsi yang berada di Indonesia sehingga
jumlah sampel sebanyak 52 buah.
3. Peneliti mengalami kendala dalam memperoleh data keuangan untuk
dijadikan sampel dalam penelitian ini mengingat sedikitnya perusahaan
yang bergerak di industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia.
4. Pencarian sumber atau buku referensi yang diperoleh peneliti terbatas untuk
BAB V PENUTUP 71
Universitas Kristen Maranatha
5.3 Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran yang
dapat peneliti berikan bagi :
1. Akademisi
Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar dapat mengembangkan penelitian
ini dengan menambah jumlah variabel yang diteliti dan menambah jumlah
perusahaan yang diteliti serta memperpanjang periode waktu yang diteliti.
Peneliti selanjutnya diharapkan untuk memperbanyak buku yang dijadikan
referensi dalam penelitian agar dapat menunjang teori yang memadai dalam
penelitian selanjutnya.
2. Investor
Bagi para investor peneliti memberikan saran untuk lebih memperhatikan
analisis keuangan sebelum melakukan investasi dengan rasio keuangan
yang ada terutama rasio perputaran persediaan dan perputaran piutang
setelah diketahui berpengaruhnya perputaran persediaan dan perputaran
piutang terhadap profitabilitas agar dapat mengambil keputusan yang tepat
dalam berinvestasi.
3. Perusahaan
Bagi perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan perputaran piutang dan
persediaan dalam aktivitas operasi perusahaan sehingga dapat
meningkatkan profitabilitas perusahaan. Perusahaan harus memperhatikan
persediaan sehingga tidak terjadi over investment dan juga memperhatikan
i
PENGARUH PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN
PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP
PROFITABILITAS
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh
Sidang Sarjana Strata 1 (S-1)
Oleh
SYLVIA CHRISTIANI
1351057
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
BANDUNG
vi
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat, dan karunia-Nya
kepada saya sehingga Karya Tulis Ilmiah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Perputaran Persediaan dan Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas”, memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur industri
barang konsumsi yang terdaftar di BEI selama tahun 2012 hingga 2015. Penulisan Karya
Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu persyaratan akademik untuk mencapai gelar
Sarjana Ekonomi (S.E) di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung.
Penulis menyadari bahwa penulisan karya tulis ilmiah ini masih jauh dari sempurna, namun
penulis berharap karya tulis ilmiah ini dapat menambah wawasan bagi peneliti selanjutnya
dan juga memberi manfaat kepada penulis sendiri, investor, dan pembaca lainnya.
Karya tulis ilmiah ini dapat diselesaikan dengan baik berkat bantuan dan dukungan
dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis dengan penuh kerendahan hati mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Tuhan Yesus Kristus yang selalu menuntun dan memberkati penulis dengan
anugerah-Nya hingga tugas akhir ini dapat selesai.
2. Papa, Mama, dan Dede yang selalu memberikan doa, dukungan, perhatian, dan
bantuan materi sehingga penulis dapat menempuh studi dan menyelesaikan
tugas akhir ini.
3. Yth. Ibu Christine Dwi Karya Susilawati, S.E., M.Si., Ak., CA sebagai Dosen
Pembimbing saya yang baik, selalu sabar dan bersedia meluangkan waktunya
untuk membimbing dan memberikan saran dan masukan untuk penyusunan
tugas akhir ini.
4. Yth. Pak Dr. Mathius Tandiontong, S.E., M.M., Ak., CA sebagai Dekan Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Maranatha.
5. Yth. Ibu Dr. Dra. Ratna Widyastuti, M.T sebagai Wakil Dekan I Universitas
Kristen Maranatha Bandung.
6. Yth. Ibu Elyzabet I. Marpaung, S.E., M.Si., Ak., CA sebagai Ketua Program
Studi Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha Bandung.
7. Yth. Ibu Debbianita, S.E., M.,Ak sebagai Sekretaris Program Studi Jurusan
vii
8. Terima kasih kepada Ibu Elyzabet I. Marpaung, S.E., M.Si., Ak., CA sebagai
Dosen Wali saya selama 7 semester ini.
9. Seluruh Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha yang telah
memberikan ilmunya kepada saya dan memberikan nasihat-nasihat untuk masa
yang akan datang.
10.Staf Perpustakaan Universitas Kristen Maranatha yang telah memberikan
fasilitas untuk meminjam buku-buku yang diperlukan untuk kuliah dan tugas
akhir ini.
11.Seluruh Staf Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha
Bandung.
12.Untuk teman seperjuangan skripsi yaitu Anggrena F.K, Debby R, dan Fenny
yang selalu ada dalam suka maupun duka dalam pengerjaan tugas akhir ini.
13.Untuk seluruh teman-teman S1 Akuntansi angkatan 2013 hingga 2015 yang
tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah memberikan semangat dan
dukungan dalam segala hal, juga menjadi teman main, ngobrol, memberikan
hiburan dan kebersamaan lainnya.
14.Kepada pihak-pihak lain yang turut membantu selama masa perkuliahan dan
penyusunan skripsi, saya ucapkan terima kasih banyak atas bantuannya baik
secara moril maupun materil.
Akhir kata, semoga Tuhan selalu melimpahkan kasih dan berkat-Nya kepada
semua pihak atas semua kebaikan dan bantuannya yang telah diberikan. Semoga tugas
akhir ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan semua pihak yang membacanya serta
dapat memberikan wawasan yang baru. Tuhan Memberkati.
Bandung, Januari 2017
72
DAFTAR PUSTAKA
Ainiyah, Qurotul. (2016). Pengaruh Perputaran Piutang, Perputaran Persediaan,
dan Debt to Equity Ratio terhadap Profitabilitas. Jurnal Ilmu dan Riset
Manajemen : Volume 5, Nomor 1.
Bramasto, Ari. (2007). Analisis Perputaran Aktiva Tetap dan Perputaran Piutang Kaitannya terhadap Return On Assets pada PT.POS Indonesia (PERSERO)
Bandung. Jurnal Ekonomi Unikom, vol 9, No. 2, hal 215-230
Brigham, Eugene F dan Joel F. Houston. (2006). Dasar-dasar Manajemen
Keuangan. Edisi kesepuluh. Jakarta: Salemba Empat.
Brigham, Eugene F dan Joel F. Houston. (2010). Dasar-dasar Manajemen
Keuangan. Edisi kesebelas. Jakarta: Salemba Empat.
Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Halim, Abdul. (2015). Manajemen Keuangan Bisnis Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Harahap, Sofyan Syafri (2013).Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Cetakan Kesebelas. Jakarta: Rajawali Pers.
Ikatan Akuntan Indonesia.(2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan.Revisi 2014. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No.14 Revisi 2014. Persediaan. Jakarta
Ikatan Akuntan Indonesia. (2015). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 01 Revisi 2014. Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta.
Irawan, M. R. N. (2014). Pengaruh Perputaran Piutang dan Perputaran Persediaan terhadap Profitabilitas. Jurnal EKBIS/Vol.X/No.1/edisi Maret 2014.
Jogiyanto. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis:Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman.Edisi keenam.Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA.
Kasmir. (2008). Analisis Laporan Keuangan. Diakses pada 12 Oktober 2016 dari
http://www.landasanteori.com/2015/07/pengertian-analisi-laporan-keuangan.html
Kasmir. (2013). Analisis Laporan Keuangan.Edisi kesatu.Cetakan keenam. Jakarta: Rajawali Pers.
DAFTAR PUSTAKA 73
Universitas Kristen Maranatha
Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverages di
BEI periode 2009-2012. KOMPARTEMEN, Vol. XI No.2,hal 1-14.
Munawir, S. (2010). Analisa Laporan Keuangan. Cetakan kelima. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Muflihati, Kun. (2015). Pengaruh Perputaran Kas, Piutang dan Persediaan
terhadap Profitabilitas Perusahaan Pakan Ternak. Jurnal Ilmu dan Riset
Manajemen.hal. 1-10.
Prakoso, dkk. (2014). Pengaruh Perputaran Modal Kerja dan Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas (Studi Pada Perusahaan Pembiayaan Listing di BEI
Periode 2009-2013). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)| Vol. 15 No. 1,hal
1-10.
Putra, Lutfi Jaya. (2010). “Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap
Profitabilitas (Studi Kasus : PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.)”. Jurnal
Ekonomi Gunadarma. Vol. 9. No. 1, hal. 1 –10.
Riyanto, B. (2008). Dasar-Dasar Pembelajaran Perusahaan.Edisi keempat. Cetakan keduabelas. Yogyakarta:BPFE.
Santoso, Iman. (2010). Akuntansi Keuangan Menengah.Bandung: PT.Rafika Aditama
Sartono, R Agus. (2012). Manajemen Keuangan : Teori Dan Aplikasi.Yogyakarta: BPFE.
Sekaran, Uma. (2006). Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Edisi keempat. Buku kedua. Jakarta: Salemba Empat.
Slamet, Sugiri. (2009). Jenis-Jenis Piutang.Diakses 17 Oktober 2016, dari http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2015/03/04/jenis-jenis-piutang/
Subramanyam. K. R dan Wild, J.W.(2012). Analisis Laporan Keuangan. Buku kesatu.Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Subramanyam. K. R dan Wild, J. W.(2013). Analisis Laporan Keuangan. Buku kedua Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan kuantitatif, kualitatif
dan R&D. Diakses 11 Oktober 2016, dari
https://navelmangelep.wordpress.com/2011/12/30/variabel-variabel-dalam-penelitian/
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Supriyadi, Yoyon dan Fani Fazriani. (2011). Pengaruh Modal Kerja Terhadap Tingkat Likuiditas dan Profitabilitas (Studi kasus pada PT. Timah Tbk.dan
DAFTAR PUSTAKA 74
Universitas Kristen Maranatha
Suwardjono. (2010). Teori Akuntansi Perekayasaan Laporan Keuangan.Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Suwardjono. (2011). Akuntansi Pengantar Bagian 1 Proses Penciptaan Data
Pendekatan Sistem Edisi Ketiga.Cetakan
KelimaYogyakarta:BPFE-Yogyakarta.
Tejaningrum, T. (2014). Pengaruh Perceived Value pada Brand Loyalty: Brand
trust dan Brand Affect sebagai variabel mediasi. Skripsi jurusan Manjemen
Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha.
Wibowo. (2014). Perputaran Piutang. Diakses 17 Oktober 2016, dari http://www.wibowopajak.com/2014/04/pengertian-perputaran-piutang.html
Wibowo. E. M. Dan Iriyadi (2014). Pengaruh Persediaan terhadap Peningkatan Profitabilitas Perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 2 No. 1 pg. 1-8 STIE Kesatuan.
Yohanes, S. N. (2016). Pengaruh Inventory Turnover dan Receivables Turnover
terhadap Gross Profit Margin.Skripsi, Bandung: Program Sarjana
Universitas Kristen Maranatha.