DOKUMEN SELEKSI UMUM/RKS
(RENCANA KERJA DAN SYARAT)
NOMOR DOKUMEN : 4345/LL/KCJ/RKS/XI/2015 Tanggal, 27 Nopember 2015
PENGADAAN STANDAR DOKUMEN
MAINTENANCE ORGANIZATION
EXPOSITION (MOE), QUALITY
PROCEDURE (QP),
WORK INSTRUCTION (WI) DAN FORM
PT. KAI Commuter Jabodetabek
Stasiun Juanda Lt. 1 Jl. Ir. H. Juanda I, Jakarta Pusat 10120 Telepon : (021) 345 3535 / Fax: (021) 348 34084 www.krl.co.idKata Pengantar dan Daftar Isi
KATA PENGANTAR
Untuk menunjang terciptanya Good Corporate Governance (GCG) dan penerapan prinsip-prinsip pengadaan
yang efektif, efisien, terbuka, wajar dan dapat dipertanggungjawabkan, maka Panitia Pengadaan membuka
informasi Pengadaan ini kepada seluruh pihak-pihak yang dapat memenuhi ketentuan dalam Dokumen
Pengadaan ini untuk berpartisipasi dalam Pengadaan ini.
PT. KAI Commuter Jabodetabek (PT.KCJ) adalah anak perusahaan PT. Kereta Api (Persero) yang bergerak
dalam bidang jasa pengelolaan angkutan Kereta Rel Listrik (KRL) untuk daerah Jabodetabek (Jakarta Bogor
Depok Tangerang Bekasi) yang umum disebut Commuter Line.
Dokumen Pengadaan ini atau umumnya disebut RKS (Rencana Kerja dan Syarat) berisi tentang ketentuan
tatacara dan persyaratan administrasi dan teknis atas Pengadaan ini.
Kepada calon peserta Pengadaan diharapkan untuk mempelajari terlebih dahulu Dokumen Lelang/ RKS ini
dengan cermat agar tidak terdapat kesalahan dalam mengikuti pelaksanaan pengadaan ini. Kesalahan pada
pengajuan penawaran dapat menggugurkan atau tidak lulus evaluasi, untuk itu calon peserta diharuskan
melaksanakan ketentuan dalam pengadaan ini dengan lengkap dan benar.
Dokumen yang sudah diserahkan kepada panitia menjadi hak panitia dan tidak akan dikembalikan kecuali
Jaminan Penawaran untuk peserta yang tidak menang/gugur. Hasil evaluasi Pengadaan ini akan diumumkan
oleh panitia kepada seluruh peserta. Apabila masih terdapat hal – hal yang belum jelas, peserta dapat
meminta keterangan / penjelasan kepada Panitia Pengadaan.
Demikian kami sampaikan, dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Panitia Pengadaan
Ketua
Kata Pengantar dan Daftar Isi
DOKUMEN SELEKSI/ RKS
RENCANA KERJA DAN SYARAT
PENGADAAN STANDAR DOKUMEN
MAINTENANCE ORGANIZATION EXPOSITION (MOE), QUALITY PROCEDURE (QP),
WORK INSTRUCTION (WI) DAN FORM
Daftar Isi
1.
Kata Pengantar
2.
Daftar isi
3.
BAB I
INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG
I. 1
4.
BAB II
DATA DOKUMEN SELEKSI
II.1
5.
BAB III
BENTUK SURAT PENAWARAN, SURAT KUASA, SURAT PERJANJIAN
III.1
6.
BAB IV
SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
IV.1
7.
BAB V
SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK
V.1
8.
BAB VI
KERANGKA ACUAN KERJA
VI.1
9.
BAB VII
DAFTAR KUANTITAS, ANALISA HARGA SATUAN DAN
MEODE PELAKSANAAN
VII.1
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 1
BAB I
INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG
A. UMUM
1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1 Pengguna Jasa sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi, mengumumkan/mengundang Penyedia jasa untuk melaksanakan pekerjaan yang ditentukan dalam Data Dokumen Seleksi.
1.2 Pemenang Lelang wajib menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam Data Dokumen Seleksi dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya sesuai kontrak.
2. SUMBER DANA 2.1 Pekerjaan ini dibiayai dengan dana sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
3. PERSYARATAN
PESERTA LELANG 3.1 Pelelangan ini dapat diikuti oleh semua Penyedia Jasa Konsultansi yang memenuhi persyaratan pelelangan umum dengan pasca kualifikasi atau yang
telah lulus prakualifikasi.
3.2 Peserta lelang mengutamakan penggunaan bahan, peralatan dan jasa produksi dalam negeri.
3.3 Peserta lelang yang harus menyerahkan dokumen penawaran sesuai bentuk-bentuk yang ditentukan dalam bentuk-bentuk surat penawaran dan lampiran.
3.4 Penyedia jasa yang ditunjuk oleh pengguna jasa untuk melaksanakan layanan jasa konsultansi dalam perencanaan atau yang akan mengawasi pelaksanaan pekerjaan atau yang berafiliasi dengan peserta lelang tidak diperkenankan menjadi peserta lelang.
3.5 Peserta lelang yang telah memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan perundang-undangan terkait dengan PT. KCJ
4. KUALIFIKASI PESERTA
LELANG 4.1 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pasca kualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran.
4.2 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan prakualifikasi, dokumen kualifikasi disampaikan dan dinilai sebelum penyampaian dokumen penawaran.
4.3 Persyaratan kualifikasi peserta lelang tercantum dalam dokumen kualifikasi.
5. SATU PENAWARAN
TIAP PESERTA LELANG 5.1 Setiap peserta lelang atas nama sendiri atau sebagai anggota kemitraan hanya boleh menyerahkan satu penawaran untuk satu paket pelelangan pekerjaan.
5.2 Peserta lelang yang menyerahkan lebih dari satu penawaran untuk setiap pelelangan pekerjaan selain penawaran alternative (bila diminta) akan digugurkan. 5.3 Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan oleh peserta lelang sesuai
dengan pasal 19.1.
6. BIAYA PENAWARAN 6.1 Semua biaya yang dikeluarkan oleh Penyedia jasa untuk mengikuti pelelangan menjadi beban Penyedia jasa dan tidak mendapat penggantian dari Pengguna jasa.
7. PENJELASAN DOKUMEN LELANG
7.1 Panitia pengadaan memberikan penjelasan mengenai Dokumen Seleksi pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
7.2 Dalam acara penjelasan lelang, dijelaskan mengenai : a. Metode penyelenggaraan pelelangan;
b. Cara penyampaian penawaran (satu sampul atau dua sampul atau dua tahap);
c. Dokumen yang harus dilampirkan dalam dokumen penawaran; d. Acara pembukaan dokumen penawaran;
e. Metode evaluasi;
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 2
g. Jenis kontrak yang akan digunakan;
h. Ketentuan dan cara evaluasi berkenaan dengan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri;
i. Ketentuan dan cara subkontrak sebagian pekerjaan kepada usaha kecil termasuk koperasi kecil;
j. Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran.
7.3 Pertanyaan dari peserta lelang, jawaban dari panitia pengadaan, keterangan lain termasuk perubahannya, dituangkan dalam Berita Acara Penjelasan (BAP). BAP ditandatangani oleh panitian pengadaan dan minimal 1 (satu) wakil peserta yang hadir.
7.4 Apabila dalam BAP terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka panitia pengadaan harus menuangkan ke dalam addendum Dokumen Seleksi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Seleksi dan harus disampaikan dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang secara tertulis setelah disampaikan oleh Pengguna jasa.
7.5 Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan Dokumen Seleksi tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/ menggugurkan penawarannya.
8. PENINJAUAN
LAPANGAN 8.1 Bila dipandang perlu, Panitia Pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan melakukan peninjauan lapangan.
8.2 Peserta lelang dengan resiko dan biaya sendiri dianjurkan untuk meninjau lapangan pekerjaan dengan seksama untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan guna menyiapkan penawaran.
B. DOKUMEN SELEKSI
9. ISI DOKUMEN SELEKSI 9.1 Dokumen Seleksi terdiri dari :
Bab I. INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG;
Bab II. DATA DOKUMEN SELEKSI;
Bab III. BENTUK SURAT;
Bab IV. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK;
Bab V. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK;
Bab VI. KERANGKA ACUAN KERJA;
Bab VII. DAFTAR KUANTITAS, ANALISA HARGA SATUAN DAN METODE PELAKSANAAN;
Adendum (bila ada)
10. KLARIFIKASI
DOKUMEN SELEKSI 10.1 Calon Peserta Lelang yang memerlukan klarifikasi atas isi Dokumen Seleksi dapat memberitahukan kepada panitia pengadaan secara tertulis dan diterima oleh
panitia pengadaan selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran sesuai Pasal 21.1.
10.2 Panitia pengadaan wajib menanggapi setiap klarifikasi secara tertulis, sebelum addendum Dokumen Seleksi diterbitkan.
11. ADDENDUM DOKUMEN
SELEKSI 11.1 Sebelum batas waktu penyampaian penawaran berakhir, Pengguna jasa dapat mengubah ketentuan Dokumen Seleksi dengan menerbitkan addendum.
11.2 Setiap Addendum yang diterbitkan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Dokumen Seleksi dan harus disampaikan secara tertulis dalam waktu bersamaan kepada semua peserta lelang.
11.3 Apabila addendum diterbitkan oleh Pengguna jasa kurang dari 7 (tujuh) hari kerja dari batas akhir pemasukan penawaran, maka untuk memberi waktu yang cukup kepada peserta lelang dalam penyiapan penawaran, Pengguna jasa wajib
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 3
mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran sesuai pasal 21.2. C. PENYIAPAN PENAWARAN
12. BAHASA PENAWARAN 12.1 Semua dokumen penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.
13. DOKUMEN
PENAWARAN 13.1 Dokumen penawaran terdiri dari :
(a) Surat penawaran; harus bermaterai cukup, bertanggal, ditandatangani oleh yang berhak dan dicap.
(b) Lampiran surat penawaran; terdiri dari: 1. Surat Penawaran
2. Daftar kuantitas dan harga; 3. Surat kuasa (bila diperlukan); 4. Metode Pelaksanaan; 5. Jadwal Waktu Pelaksanaan; 6. Daftar Peralatan Utama; 7. Daftar Personil Inti;
8. Analisa harga satuan pekerjaan;
9. Daftar harga satuan dasar upah, bahan dan alat; 10. Lampiran lain yang ditentukan dalam Dokumen Seleksi;
13.2 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pasca kualifikasi, data kualifikasi disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran.
13.3 Dalam hal pelelangan dilakukan dengan prakualifikasi, data kualifikasi disampaikan sebelum dokumen penawaran.
14. HARGA PENAWARAN 14.1 Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran berdasar jumlah rincian dalam daftar kuantitas dan harga untuk seluruh pekerjaan seperti diuraikan dalam pasal 1.1.
14.2 Harga penawaran harus ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Dalam hal angka dan huruf berbeda, maka yang digunakan adalah dalam huruf. Apabila harga penawaran dalam huruf tidak bisa diartikan/tidak bermakna, maka pada saat pembukaan penawaran ditulis “TIDAK JELAS”, dalam evaluasi penawaran tidak boleh digugurkan dan harga penawaran yang berlaku adalah harga penawaran terkoreksi.
14.3 Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan jumlah harga untuk semua mata pembayaran dalam daftar kuantitas dan harga. Apabila harga satuan dicantumkan nol/tidak diisi untuk mata pembayaran tertentu, maka maka dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.
14.4 Biaya umum dan keuntungan dikenakan untuk seluruh mata pembayaran kecuali untuk mata pembayaran pekerjaan persiapan non fisik.
14.5 Semua pajak dan retribusi yang harus dibayar oleh Penyedia jasa dalam pelaksanaan kontrak, serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga penawaran.
14.6 Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga adalah tetap.
15. MATA UANG
PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN
15.1 Harga satuan dasar, harga satuan pekerjaan dan jumlah harga penawaran harus menggunakan mata uang Rupiah.
15.2 Cara pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
16. MASA BERLAKUNYA
PENAWARAN 16.1 Masa berlakunya penawaran adalah sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
16.2 Dalam keadaan khusus, sebelum akhir masa berlakunya penawaran, panitia pengadaan dapat meminta kepada peserta lelang secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.
16.3 Peserta lelang dapat:
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 4
memperpanjang masa berlakunya jaminan penawaran untuk jangka waktu tertentu dan menyampaikan pertanyaan perpanjangan masa berlakunya penawaran dan perpanjangan jaminan penawaran kepada panitia pengadaan; b. Menolak permintaan tersebut secara tertulis dan jaminan penawarannya tidak
disita dan tidak dikenakan sangsi.
17. JAMINAN PENAWARAN 17.1 Peserta Lelang harus menyediakan jaminan penawaran dalam mata uang Rupiah
dengan nominal minimal sebesar 3% (tiga persen) dari nilai
penawaran termasuk PPN 10%
. Nilai dan masa berlakunya sesuai ketentuandalam data lelang. Dikecualikan untuk penyedia barang dan jasa Perguruan Tinggi dan Lembaga Ilmiah Pemerintah.
17.2 Jaminan Penawaran harus diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh perusahan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagai mana yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan.
17.3 Bentuk jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam bentuk jaminan. 17.4 Penawaran yang tidak dilampiri jaminan penawaran sesuai ketentuan dinyatakan
gugur.
17.5 Jaminan penawaran dari kerjasama operasi (KSO) harus ditulis atas nama semua anggota KSO.
17.6 Jaminan penawaran dari peserta lelang yang tidak menang dikembalikan segera setelah penetapan pemenang lelang.
17.7 Jaminan penawaran dari pemenang lelang dikembalikan segera setelah pemenang lelang menyerahkan jaminan pelaksanaan
dan telah menandatangani surat
perjanjian/Kontrak
.17.8 Jaminan Penawaran akan disita apabila:
(a) Peserta lelang menarik penawarannya selama masa berlakunya penawaran; atau
(b) Peserta lelang menolak koreksi aritmatik atas harga penawarannya sesuai dengan Pasal 29.2; atau
(c) Pemenang lelang mengundurkan diri; atau
(d)
Pemenang lelang tidak dapat menyerahkan jaminan pelaksanaan
dalam batas waktu yang ditentukan atau 7 (tujuh) hari kalender
sejak diterbitkannya surat permintaan Jaminan Pelaksanaan.
(e) Pemenang lelang tidak menandatangani perjanjian dalam batas
waktu yang telah ditetapkan atau 10 (sepuluh) hari kalender sejak
surat pemberitahuan penandatanganan Kontrak.
18. PENAWARAN ALTERNATIF OLEH PERSERTA LELANG
18.1 Peserta lelang harus menyampaikan penawaran sesuai dengan ketentuan Dokumen Seleksi. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan, kecuali bila penawaran alternatif diperbolehkan sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
19. BENTUK DAN PENANDAAN PENAWARAN
19.1 Peserta Lelang harus menyiapkan 1 (satu) dokumen penawaran asli yang dijilid sesuai Pasal 13.1. dan diberi tanda “ASLI” dan 2 (dua) dokumen penawaran rekaman yang dijilid masing-masing diberi tanda “REKAMAN”. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen penawaran asli dan rekaman, maka dokumen penawaran asli yang berlaku.
19.2 Dokumen penawaran asli dan rekaman harus ditandatangani oleh orang yang berhak atas nama badan usaha peserta lelang sesuai dengan akta pendirian dan perubahannya, akta pendirian cabang dan perubahannya atau perjanjian KSO. 19.3 Dokumen penawaran tidak boleh ada perubahan, penghapusan atau penambahan,
kecuali untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat peserta lelang dan perbaikan tersebut harus diparaf oleh orang yang menandatangani penawaran.
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 5 D. PENYAMPAIAN PENAWARAN
20. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN
20.1 Peserta menyiapkan Sampul Penawaran:
a. Sampul I : Dokumen Administrasi dan Teknis b. Sampul II : Dokumen Penawaran Harga
c. Sampul Luar: Untuk memasukkan dokumen Sampul I dan Sampul II 20.2 Peserta lelang harus memasukan dokumen Administrasi dan Teknis serta 2
(dua) rekamannya masing-masing dijilid dimasukan ke dalam sampul I, ditutup rapat, direkat untuk menjaga kerahasiaan dan diberi tanda “DOKUMEN ADMINISTRASI dan TEKNIS”
Dokumen Administrasi adalah:
a. Surat penawaran asli Administrasi dan Teknis tanpa menyebutkan besaran harga yang ditawarkan, bermaterai cukup (Rp. 6.000), bertanggal, dicap serta mencantumkan masa berlakunya penawaran. Ditandatangani oleh pimpinan/direktur utama atau penerima kuasa dari pemimpin/direktur utama yang namanya tercantum dalam akte pendirian/perubahan atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama adalah yang berhak mewakilinya.
b. Fotocopy Akte Perusahaan
c. Fotocopy SIUP atau SBU dan SIUJK Jasa Konsultansi (khusus pekerjaan konstruksi)
d. Fotocopy Surat Pengukuhan Pengusahaa Kena Pajak (PKP) dan NPWP. e. Fotocopy Surat Keterangan Domisili
f. dokumen terkait lainnya yang dijabarkan pada daftar simak Dokumen Teknis terdiri dari:
a). Pendahuluan
Uraian singkat latar belakang penyedia jasa, meliputi organisasi dan pengalaman.
b). Pengalaman perusahaan
Penyedia jasa harus menjelaskan pengalaman perusahaan selama kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dilampiri bukti Referensi Pengguna atau Berita Acara Serah Terima Pekerjaan atau Kontrak.
c). Pemahaman terhadap KAK
Uraian tentang pengertian penyedia jasa atas lingkup proyek, sasaran, kebutuhan jenis dan jumlah tenaga ahli, jenis dan substansi laporan yang dihasilkan berdasar dokumen seleksi.
d). Tanggapan atas KAK
Berdasar pemahaman penyedia jasa, penyedia jasa dapat menyampaikan tanggapan terhadap KAK dalam rangka pencapaian sasaran KAK. e). Apresiasi inovasi
Dalam hal penyedia jasa berpendapat KAK perlu disempurnakan, maka penyedia jasa dapat mengusulkan inovasi yang secara konsisten dituangkan dalam penawaran teknis maupun penawaran biaya.
f). Pendekatan dan metodologi
(1). Konsistensi antara pemahaman KAK, lingkup pekerjaan dan tujuan serta layanan, apresiasi terhadap inovasi KAK, tanggapan terhadap KAK, rencana kerja, jadual penugasan dan jumlah orang bulan untuk tenaga ahli, organisasi dan fasilitas penunjang.
(2). Hasil kerja/deliverable dan laporan-laporan.
(3). Fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan, penyedia jasa dapat memberikan tanggapan terhadap data barang dan fasilitas yang disediakan oleh pengguna jasa.
(4). Jadual pelaksanaan pekerjaan dan jadual penugasan personil. (5). Kebutuhan staf penunjang.
g). Rencana kerja
Uraian mengenai pelaksanaan pekerjaan meliputi pola kerja, sistematika pengumpulan data, analisis permasalahan, pemecahan masalah, kontribusi masing-masing tenaga ahli dalam setiap kegiatan dan laporan. h). Kualifikasi tenaga ahli yang diusulkan.
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 6
diusulkan, lama waktu penugasan dan jadual penugasan. (2). Penjelasan tugas dan kontribusi masing-masing tenaga ahli.
(3). Kualifikasi tenaga ahli yang diusulkan disampaikan dalam bentuk daftar riwayat hidup dan surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan
20.3 Kemudian Peserta lelang memasukkan dokumen Penawaran Harga (SPH) asli dan 2 (dua) rekamannya masing-masing dijilid dimasukkan kedalam sampul II, ditutup rapat, direkat untuk menjaga kerahasiaan dan diberi tanda “DOKUMEN PENAWARAN HARGA”.
Surat Penawaran Harga (SPH) terdiri dari:
a). Biaya langsung personil minimum 60% dari nilai total penawaran biaya. Besarnya biaya langsung personil diperhitungkan berdasar lama waktu penugasan dikalikan imbalan jasa (gaji dasar per satuan waktu).
b). Biaya langsung non personil maksimum 40% dari nilai total penawaran biaya, antara lain:
(1). Biaya untuk Pengadaan Jasa/Barang dan fasilitas yang tidak disediakan pengguna jasa.
(2). Pengeluaran kantor meliputi biaya pengeluaran penyedia jasa untuk menyediakan sarana kantor komunikasi, penyusunan laporan. (3). Biaya pengadaan/sewa kendaraan termasuk biaya operasi dan
pemeliharaannya.
(4). Pengeluaran lain dalam pelaksanaan pekerjaan.
c). Penawaran Harga yang diajukan harus sudah memperhitungkan besarnya keuntungan dan pajak. Surat Penawaran Harga bermaterai cukup, bertanggal, ditandatangani oleh yang berhak, dan dicap.
20.4 Pada sampul dalam harus ditulis:
(a) Alamat Pengguna jasa, sesuai dengan ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi, pada bagian tengah;
(b) Jenis pekerjaan, tempat, hari, tanggal, bulan, tahun, jam pemasukan, sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi, pada sudut kiri atas; dan (c) “JANGAN DIBUKA SEBELUM WAKTU PEMBUKAAN PENAWARAN”, pada
sudut kanan atas.
20.5 Sebagai tambahan identifikasi yang diperlukan dalam Pasal 20.2, sampul dalam harus ditulis nama alamat peserta lelang untuk pengembalian penawaran tanpa dibuka dalam hal penawaran dinyatakan terlambat, sesuai dengan Pasal 22. 20.6 Bila sampul luar tidak direkat dan sampul dalam tidak direkat dan sampul dalam
tidak ditandai seperti Pasal 20.2, 20.3, dan 20.4, panitia pengadaan tidak bertanggung jawab atas resiko yang mungkin timbul terhadap dokumen penawaran.
21. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN
21.1 Penyampaian dokumen penawaran dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
a. Langsung
1). Peserta lelang secara langsung menyampaikan dokumen penawarannya ke dalam kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran yang telah disediakan oleh panitia pengadaan.
2). Batas waktu paling lambat untuk pemasukan dokumen penawaran ke dalam kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Seleksi yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dokumen penawaran.
3). Pada batas waktu pemasukan dokumen penawaran berakhir, panitia pengadaan menyatakan penyampaian dokumen penawaran ditutup, menolak dokumen penawaran yang terlambat, dan menolak penambahan dokumen penawaran.
b. Peserta dapat mengirim dokumen penawaran melalui pos atau layanan hantaran/expedisi, akan tetapi bila bisa dihindari tidak mengirimnya
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 7
dengan cara ini.
1). Dokumen penawaran yang dikirim melalui pos/layanan hantaran/expedisi menggunakan sampul dalam dan sampul luar seperti tersebut Pasal 20.1, 20.2, 20.3. Panitia pengadaan langsung memberi catatan tanggal dan jam penerimaan pada sampul luar. 2) Batas waktu paling lambat untuk penerimaan dokumen penawaran
harus sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Seleksi, yaitu sebelum batas waktu penutupan pemasukan dokumen penawaran. 3). Panitia pengadaan membuat Berita Acara Penerimaan dokumen
penawaran yang sampul luarnya masih dalam keadaan tertutup, kemudian dokumen penawaran tersebut dimasukkan ke dalam kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran.
4). Panitia pengadaan menolak dokumen penawaran yang terlambat. Dokumen penawaran yang terlambat sampul luarnya dibuka untuk mengetahui alamat penawar dan dokumen penawaran tersebut oleh panitia pengadaan dikembalikan kepada penawar setelah pada sampul luarnya diberi catatan tanggal dan jam penerimaan. Nama, alamat penawar, serta sampul luar disimpan oleh panitia pengadaan. 22. BATAS AKHIR WAKTU
PENYAMPAIAN PENAWARAN
22.1 Dokumen Administrasi & Teknis dan dokumen Penawaran harus disampaikan kepada panitia pengadaan paling lambat pada tempat dan waktu sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
22.2 Untuk Dokumen Administrasi & Teknis, bila masih ada dokumen yang bersifat administratif dan/atau tidak substantif terhadap pengadaannya, maka dapat disusulkan segera selambat-lambatnya 5 (lima jam) sesudah waktu pembukaan dokumen Administrasi & Teknis.
22.3 Panitia pangadaan dapat mengundurkan batas akhir waktu penyampaian penawaran dengan mencantumkan dalam addendum Dokumen Seleksi.
23. PENAWARAN
TERLAMBAT 23.1 Setiap penawaran yang diterima oleh panitia pangadaan setelah batas akhir waktu penyampaian penawaran pada Pasal 22.1. akan ditolak dan dikembalikan kepada peserta lelang dalam keadaan tertutup (sampul dalam tidak dibuka). 24. PERUBAHAN DAN
PENARIKAN PENAWARAN
24.1 Peserta Lelang boleh menarik, mengubah, mengganti dan menambah dokumen penawarannya, setelah penyampaian penawaran dengan memberitahukan secara tertulis sebelum batas akhir waktu penyampaian penawaran pada Pasal 22.1 dan Pasal 22.2.
24.2 Pemberitahuan penarikan, pengubahan, penggantian atau penambahan dokumen penawaran harus dibuat secara tertulis dan dimasukkan ke dalam sampul yang direkat, ditandai dan disampaikan sesuai dengan Pasal 20 dengan menambahkan tanda “PENARIKAN” / “PENGUBAHAN” / “PENGGANTIAN” atau “PENAMBAHAN” pada sampul luar.
24.3 Penawaran tidak dapat ditarik, diubah, diganti atau ditambah setelah batas akhir waktu penyampaian penawaran sesuai Pasal 22.1 dan Pasal 22.2.
24.4 Penarikan Penawaran dalam kurun waktu antara batas akhir penyampaian penawaran sesuai Pasal 22.1. dan Pasal 22.2. dan akhir masa berlakunya penawaran sesuai Pasal 16.1., dikenakan sanksi penyitaan jaminan penawaran sesuai Pasal 17.8.a.
E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN 25. PEMBUKAAN
PENAWARAN
25.1 Setelah pemasukan dokumen penawaran ditutup, perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima.
Para penawar atau wakil penawar yang hadir harus memperlihatkan identitas atau surat keterangan/penugasan dari perusahaan untuk menghadiri pembukaan dokumen penawaran dan menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadirannya. Panitia pengadaan meminta kesediaan 2 (dua) orang
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 8
wakil dari penawar yang hadir sebagai saksi. Apabila tidak terdapat wakil penawar yang hadir pada saat pembukaan, panitia menunda pembukaan kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran sampai dengan batas waktu yang ditentukan oleh panitia pengadaan sekurang-kurangnya 2 (dua) jam. 25.2 Setelah batas waktu yang ditentukan tidak ada penawar yang hadir, maka
pembukaan penawaran dilaksanakan dengan disaksikan 2 (dua) saksi yang bukan anggota panitia pengadaan, yang ditunjuk secara tertulis oleh panitia pengadaan.
25.3 Panitia pengadaan meneliti isi kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah sampul penawaran yang masuk (tidak dihitung surat pengunduran diri) dan bila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga), pelelangan tidak dapat dilanjutkan dan harus diulang.
25.4 Selanjutnya panitia pengadaan membuka sampul luar penawaran, termasuk dokumen penarikan/pengubahan/ penggantian/ penambahan (bila ada), di hadapan para penawar atau para wakil penawar yang hadir pada jam, hari, tanggal dan tempat sebagaimana telah ditentukan oleh panitia pengadaan. 25.5 Sampul bertanda “PENARIKAN” / “PENGUBAHAN” / “PENGGANTIAN” atau
“PENAMBAHAN” harus dibuka dan dibaca terlebih dahuli. Dokumen penawaran yang ada pemberitahuan “PENARIKAN” tidak dibuka.
25.6 PEMBUKAAN SAMPUL I: Administrasi dan Teknis
25.6.1. Sampul II tidak boleh dibuka dan dimasukan dalam sampul luar yang ditanda tangani oleh panitia pengadaan serta wakil peserta dari perusahaan yang berbeda, sebelum disimpan oleh panitia pengadaan. 25.6.2. Nama peserta lelang, harga penawaran, nilai penawaran alternatif (bila
ditentukan), rabat, penarikan, pengubahan, penggantian, penambahan dokumen penawaran, ada atau tidaknya jaminan penawaran, dan lampiran lain yang ditentukan dalam Dokumen Seleksi, dibacakan dengan jelas sehingga terdengar oleh semua peserta pada saat pembukaan penawaran.
25.6.3 Setelah pembukaan sampul I panitia pengadaan membuat Berita Acara Pembukaan sampul I, yang sekurang-kurangnya memuat :
a). Jumlah dokumen penawaran yang masuk;
b). Jumlah dokumen penawaran yang lengkap dan tidak lengkap; c). Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam dokumen penawaran; d). Keberatan/sanggahan dari peserta;
e). Keterangan lain yang dianggap perlu;
f). Tanda tangan anggota panitia pengadaan dan wakil peserta yang hadir; Berita acara pembukaan sampul I dilampiri dokumen penawaran sampul I.
25.7 PEMBUKAAN SAMPUL II: PENAWARAN BIAYA
Panitia pengadaan hanya mengundang peserta yang lulus evaluasi teknis untuk menghadiri acara pembukaan penawaran sampul II sebagai berikut:
a). Panitia pengadaan menyebutkan peserta yang lulus evaluasi teknis dan masing-masing nilai evaluasi penawaran teknis;
b). Panitia pengadaan menyebutkan ketentuan pembobotan nilai evaluasi penawaran teknis dan nilai evaluasi penawaran biaya sebagaimana tercantum dalam dokumen seleksi;
c). Panitia pengadaan membuka sampul II dari seluruh peserta yang lulus evaluasi teknis;
d). Panitia pengadaan membacakan dan menulis biaya penawaran dari tiap peserta yang lulus evaluasi teknis;
e). Panitia pengadaan melakukan evaluasi gabungan teknis dan biaya sebagai berikut:
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 9
(1). Melakukan koreksi aritmatik;
(2). Menghitung nilai kombinasi antara nilai penawaran teknis dan nilai penawaran biaya dengan cara perhitungan sebagai berikut:
Nilai Akhir = {Nilai (score) Penawaran Teknis x Bobot Penawaran Teknis} + {Nilai (score) Penawaran Biaya x Bobot Penawaran Biaya} Catatan:
• Pembobotan nilai (score) teknis dan biaya sesuai dengan bobot yang telah ditentukan dalam dokumen seleksi. Pada saat penyusunan dokumen seleksi, acuan yang digunakan untuk pembobotan sesuai dengan rentang sebagai berikut:
• Penawaran biaya terkoreksi terendah diberikan nilai (score) penawaran biaya tertinggi.
(3). Hasil dari peringkat gabungan tersebut akan dijadikan dasar untuk penetapan peringkat pemenang.
f). Panitia pengadaan membuat berita acara pembukaan penawaran biaya, yang mencantumkan penawaran biaya, penawaran biaya terkoreksi, nilai (score) penawaran teknis, nilai (score) penawaran biaya, dan nilai gabungan penawaran teknis dan penawaran biaya. Berita acara ditandatangani oleh panitia pengadaan dan wakil peserta.
26. KERAHASIAAN PROSES 26.1 Proses evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilakukan oleh panitia pengadaan secara independen.
26.2 Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi, klarifikasi, konfirmasi dan usulan calon pemenang lelang tidak boleh diberitahukan kepada peserta lelang atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan.
26.3 Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan.
27. KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN
27.1 Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran, panitia pengadaan dapat melakukan klarifikasi. Peserta lelang harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. Klarifikasi tidak boleh mengubah substansi dan harga penawaran. Klarifikasi dan tanggapan atas klarifikasi harus dilakukan secara tertulis.
27.2 Terhadap hal-hal yang diperlukan, panitia pengadaan dapat melakukan konfirmasi kepada peserta lelang dan instansi terkait.
28. PEMERIKSAAN PENAWARAN DAN PENAWARAN YANG MEMENUHI SYARAT
28.1 Sebelum dilakukan evaluasi yang lebih rinci terhadap semua dokumen penawaran, panitia pengadaan akan meneliti apakah setiap penawaran: (a) Berasal dari peserta lelang yang memasukan penawaran;
(b) Telah dibubuhi meterai, tanggal, ditandatangani oleh yang berhak dan dicap;
(c) Memenuhi ketentuan Dokumen Seleksi.
28.2 Penawaran yang memenuhi syarat adalah Penawaran yang sesuai ketentuan Dokumen Seleksi, tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah:
(a) Jenis penyimpangan yang berpengaruh terhadap hal-hal yang sangat substantif dan akan mempengaruhi lingkup, kualitas, dan hasil/kinerja/performance pekerjaan;
(b) Substansi kegiatan tidak konsisten dengan Dokumen Seleksi;
(c) Persyaratan tambahan di luar ketentuan Dokumen Seleksi yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta lelang yang memenuhi syarat.
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 10
28.3 Apabila Penawaran tidak memenuhi ketentuan Dokumen Seleksi, akan ditolak oleh panitia pengadaan dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat, hanya dokumen administrasi seperti surat perijinan atau bukti setor pajak yang sifatnya tinggal difotocopy yang dapat dilengkapi pada saat pembukaan dokumen.
29. KOREKSI ARITMATIK 29.1 Koreksi aritmatik dapat dilakukan sebelum evaluasi dokumen penawaran, sebagai berikut:
(a) Kesalahan kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan kuantitas yang tercantum dalam Dokumen Seleksi.
(b) Koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga dilakukan terhadap perkalian antara kuantitas yang telah disesuaikan dengan harga satuan beserta penjumlahannya, sebagai berikut:
1). Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga tidak boleh dikoreksi;
2). Apabila terdapat kesalahan hasil pengalian antara kuantitas dengan harga satuan dan penjumlahan, maka dilakukan pembetulan dan yang mengikat adalah hasil koreksi;
3). Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan mata pembayaran yang lain, dan harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga tetap diberikan kosong;
4). Hasil koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga tersebut harus diberikan kepada penawar dalam waktu secepatnya. (c) Apabila terdapat perbedaan antara harga satuan pada daftar kuantitas
dan harga, dengan harga satuan pada analisa harga satuan yang bersangkutan, maka yang mengikat adalah harga satuan pada daftar kuantitas dan harga.
29.2 Bila penawar tidak dapat menerima jumlah penawaran hasil koreksi aritmatik, maka penawarannya ditolak dan jaminan penawarannya disita sesuai Pasal 17.8.b.
30. MATA UANG UNTUK EVALUASI
30.1 Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah sesuai Pasal 15.1. 31. EVALUASI
PENAWARAN
31.1 Evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Jasa/Barang/Jasa KCJ.
31.2 Panitia pengadaan hanya akan mengevaluasi penawaran yang memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 28.
31.3 Metoda evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi.
31.4 Evaluasi penawaran dilakukan terhadap mulai dari penawaran terendah setelah dilakukan koreksi aritmatik.
Metoda evaluasi yang digunakan disebutkan dalam BAB II: Data Dokumen Seleksi
Urutan evaluasi penawaran adalah: a. Evaluasi administrasi, meliputi:
1). Surat penawaran; 2). Surat kuasa (bila ada); 3). Kerjasama operasi bila ada;
4). Dokumen Administrasi yang ditentukan dalam Daftar Simak Dokumen Seleksi.
b. Evaluasi teknis, meliputi: 1). Metode pelaksanaan;
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 11
2). Jadwal waktu pelaksanaan;
3). Spesifikasi teknis / Metode Pelaksanaan; 4). Personil inti;
5). Syarat teknis lainnya yang ditentukan dalam Dokumen Seleksi. c. Evaluasi kewajaran harga, meliputi:
1). Total harga penawaran; Daftar kuantitas dan harga;
2). Unsur-unsur yang mempengaruhi substansi/ lingkup / kuantitas pekerjaan;
3). Harga satuan timpang & Kewajaran harga.
4). Bila harga penwaran yang memenuhi sayrat Administrasi dan Teknis lebih besar dari HPS (Harga Perkiraan Sendiri)/OE (Owner Estimate)
maka akan dilakukan Negosiasi
31.5 Dampak yang diperkirakan dari ketentuan penyesuaian harga yang diterapkan selama masa pelaksanaan pekerjaan, tidak diperhitungkan dalam evaluasi penawaran.
F. PEMENANG LELANG
32. KRITERIA PEMENANG 32.1 Pengguna Barang akan menetapkan pemenang lelang dari peserta lelang yang harga penawarannya terendah terkoreksi dan memenuhi syarat sesuai ketentuan dokumen lelang serta memenuhi syarat kualifikasi.
32.2 Panitia akan melakukan pengumuman pemenang secara terbuka atas Hasil Pelelangan pada website KCJ www.krl.co.id
32.3 peserta lelang dapat melakukan sanggahan atas hasil pelelangan selambat-lambatnya 4 hari sesudah Pengumuman Pemenang dengan menyerahkan Jaminan Sanggahan sebesar sekurang-kurangnya 3 % dari penawaran atau sebesar sama dengan nilai jaminan penawaran
32.4 Pengguna barang/jasa akan menjawab surat sanggahan dan bersifat final
32.5
Bila sanggahan tidak benar maka Jaminan sanggahan akan dicairkan dan menjadi milik pengguna barang/jasa33. PENILAIAN
KUALIFIKASI 33.1 Penilaian Jasa/Barang/Jasa PT KAI Commuter Jabodetabek dan Dokumen Seleksi kualifikasi dilakukan sesuai dengan Juklak Pengadaan Pengadaan ini.
33.3 Terhadap Penyedia jasa yang akan diusulkan sebagai pemenang dilakukan pembuktian kualifikasi.
34. HAK PENGGUNA JASA UNTUK MENERIMA DAN MENOLAK PENAWARAN
34.1 Pengguna jasa mempunyai hak untuk menerima atau menolak salah satu atau semua penawaran dan membatalkan proses lelang setiap saat sebelum penetapan pemenang lelang, tanpa tuntutan dari peserta lelang yang bersangkutan dan tanpa kewajiban memberikan alasan apapun kepada peserta lelang, apabila dipandang seluruh penawaran tidak menunjukkan adanya persaingan yang sehat, terjadi pengaturan bersama (kolusi), dan tidak cukup tanggap terhadap Dokumen Seleksi.
35. PENUNJUKAN
PENYEDIA JASA 35.1 Sebelum Pengguna jasa menunjuk Penyedia jasa, panitia pengadaan mengumumkan pemenang lelang. 35.2 Sanggahan, Peserta lelang yang berkeberatan atas pengumuman pemenang lelang tersebut dapat mengajukan sanggahan selambar-lambatnya 4 (empat) hari setelah Pengumuman dikeluarkan.
35.2 Sebelum akhir masa berlakunya penawaran yang ditetapkan Pengguna jasa pada Pasal 16., Pengguna jasa mengeluarkan surat penunjukan Rekanan (SPR) yang menjadi bagian dokumen kontrak.
36. JAMINAN
PELAKSANAAN 36.1 Dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ Penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada Pengguna jasa dengan nilai sesuai ketentuan dalam data lelang.
BAB I - Instruksi Kepada Peserta Lelang I. 12
36.2 Untuk Penyedia barang dan jasa Perguruan Tinggi (PTN/PTS) dan Lembaga Ilmiah Pemerintah, Jaminan Pelaksanaan ditiadakan.
36.3 Jaminan pelaksanaan yang berupa bank garansi harus dikeluarkan oleh bank umum (bukan bank perkreditan rakyat).
36.4 Apabila Penyedia jasa yang ditunjuk sebagai pemenang lelang gagal memenuhi Pasal 36.1., maka dinyatakan batal sebagai pemenang lelang disita jaminan pelaksanaannya dan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.Jaminan Pelaksanaan ditiadakan untuk pengadaan ini
37. PENANDA-TANGANAN KONTRAK
37.1 Penandatangan kontrak dilakukan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah penerbitan SPPJ dan setelah Penyedia jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan sesuai Pasal 36.
38. UANG MUKA DAN
JAMINAN UANG MUKA 38.1 Pengguna jasa akan membayar uang muka sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak setelah penyedia jasa menyerahkan jaminan uang muka dari bank terkemuka dengan nilai sekurang-kurangnya 100 (seratus) persen dari besarnya uang muka. Adanya uang muka ditentukan oleh pengguna jasa sepanjang hal ini memungkinkan.
39. JURU PENENGAH 39.1 Pengguna jasa mengusulkan nama orang sebagi juru penengah (mediator/konsiliator) sesuai ketentuan dalam Data Dokumen Seleksi yang akan ditunjuk sebagai mediator/konsiliator untuk pelaksanaan kontrak : a. Apabila penyedia jasa tidak setuju terhadap usulan tersebut, penyedia
jasa harus mengusulkan nama orang sebagai mediator/konsiliator dalam dokumen penawaran;
b. Apabila dalam SPR, pengguna jasa tidak menyetujui usulan mediator/konsiliator penyedia jasa, maka mediator/konsiliator harus ditetapkan atas kesepakatan kedua belah pihak.
c. Apabila mediator/konsiliator tidak ada atau tidak disepakati kedua belah pihak, maka nama mediator/konsiliator dapat diminta dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).
40. LARANGAN
PERSEKONGKOLAN 40.1 Pengguna jasa, panitia pengadaan dan Penyedia jasa atau antara Penyedia jasa dilarang melakukan persekongkolan untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang dalam pelelangan sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat.
40.2 Pengguna jasa, panitia pengadaan dan Penyedia jasa dilarang melakukan persekongkolan untuk menaikkan nilai pekerjaan (mark up).
40.3 Pengguna jasa, panitia pengadaan dan Penyedia jasa yang melakukan persekongkolan sesuai Pasal 40.1 dan Pasal 40.2, dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu Undang-undang Jasa Konstruksi jo Undang-Undang Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
41. PAKTA INTEGRITAS 41.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).
41.2 Pengguna jasa dan panitia pengadaan harus menandatangani pakta integritas sebelum dimulainya pelaksanaan pelelangan yaitu sebelum pengumuman pelelangan.
41.3 Penyedia jasa harus menandatangani pakta integritas pada saat menyampaikan penawaran.
41.4 Pakta integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan atau penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik, atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama.
BAB II - Data Dokumen Seleksi II. 1
BAB II
A.
DATA DOKUMEN SELEKSI
1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1 Nama Pengguna Barang : PT. KAI Commuter Jabodetabek Nama pekerjaan : PENGADAAN STANDAR DOKUMEN
MAINTENANCE ORGANIZATION EXPOSITION (MOE), QUALITY PROCEDURE (QP), WORK INSTRUCTION (WI) DAN FORM
1.2 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan: 90 (Sembilan Puluh) Hari Kalender sejak ditandatanganinya kontrak sampai dengan berita acara penyelesaian pekerjaan
2. SUMBER DANA 2.1 Pengguna Barang menggunakan dana
RKAP 2015, PT. KAI Commuter Jabodetabek.
3. PENJELASAN 3.1 Penjelasan Dokumen Seleksi akan dilaksanakan pada: Hari/ Tanggal : Selasa,01 Desember 2015
Pukul : 14:00 WIB
Tempat : Depo KRL Depok
Jl. Raya Citayam Rawageni Pancoran Mas Depok 16400
3.2 Peserta Penjelasan dokumen adalah pimpinan perusahaan dan atau penerima kuasa yang mewakili perusahaan untuk mengikuti acara pengadaan dimaksud
4. KUALIFIKASI PESERTA
LELANG
4.1 Kualifikasi Penyedia Barang/Jasa adalah Perusahaan dengan Kualifikasi
Perusahaan
: Siup Kecil
Bidang
: Jasa Konsultan
Sub bidang
: Jasa Konsultansi Manajemen
4.2
Berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT), memiliki NPWP danlaporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan/BPK
5. MATA UANG PENAWARAN DAN PEMBAYARAN
5.1 Mata uang penawaran adalah Rupiah
5.2
Pembayaran akan dibayarkan 100% setelah Pekerjaan diserahkan dan
terbitnya Berita Acara Serah Terima Pekerjaan.
6. MASA BERLAKU
PENAWARAN 6.1 Masa laku penawaran selama waktu pemasukan penawaran. 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir 7. JAMINAN PENAWARAN
7.1
Besarnya jaminan penawaran sekurang-kurangnya adalah
3 (tiga)
persen dari total harga penawaran termasuk PPn 10%
. Masa
berlaku jaminan penawaran harus
90 (sembilan puluh)
hari kalender
terhitung dari tanggal pemasukan dokumen penawaran.
7.2 Apabila terjadi tender ulang (pengumuman ulang), untuk Peserta Lelang
yang menghadiri pada pemasukan/pembukaan dokumen penawaran
pertama yang dibuktikan mengisi daftar hadir maka masa berlaku
Jaminan Penawaran 90 (sembilan puluh) hari kalender terhitung dari
tanggal pemasukan dokumen penawaran pertama
7.3 Jaminan penawaran ditujukan kepada :
Panitia Pengadaan
PT. KAI Commuter Jabodetabek
Stasiun Juanda Lt. 1
BAB II - Data Dokumen Seleksi II. 2 8. SAMPUL DAN TANDA
PENAWARAN 8.1 Pada sampul penawaran dicantumkan identitas sbb:
a. Alamat pengguna jasa :
Panitia Pengadaan PT. KAI Commuter Jabodetabek Stasiun Juanda Lt. 1
Jl. Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat 10120 b. Nama pekerjaan :
PENGADAAN STANDAR DOKUMEN MAINTENANCE ORGANIZATION EXPOSITION (MOE), QUALITY PROCEDURE (QP), WORK
INSTRUCTION (WI) DAN FORM 9. BATAS AKHIR WAKTU
PENYAMPAIAN PENAWARAN &
PEMBUKAAN PENAWARAN
9.1 Batas akhir waktu penyampaian Penawaran & Pembukaan Penawaran pada : Hari / Tanggal : Senin, 07 Desember 2015
Jam : 10.00 WIB Tempat : Depo KRL Depok
Jl. Raya Citayam Rawageni Pancoran Mas Depok 16400
10. EVALUASI
PENAWARAN 10.1 Metoda evaluasi yang digunakan untuk penilaian dokumen penawaran adalah : Metode Evaluasi Kualitas Teknis dan Biaya
- Bobot penawaran Teknis 80 % - Bobot penawaran Biaya 20 %
10.2 EVALUASI ADMINISTRASI
Penilaian terhadap dokumen administrasi dilakukan terhadap data yang diminta pada Dokumen Seleksi.
1). Penawaran dinyatakan gugur apabila salah satu persyaratan administrasi yang diminta dalam dokumen seleksi tidak dipenuhi atau tidak memenuhi syarat, yaitu :
a). Tidak ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama atau penerima kuasa dari pemimpin/direktur utama yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama (association agreement) adalah yang berhak mewakili kemitraan (pejabat dari perusahaan konsultan utama/lead firm);
b). Tidak mencantumkan masa berlakunya penawaran, atau mencantumkan kurun waktu kurang dari yang ditetapkan dalam dokumen seleksi;
c). Tidak menyampaikan dokumen legal, Akte Pendirian dan Perubahannya bila ada, NPWP, PKP, Sk Domisili, TDP dan dokumen lainnya yang ditentukan dalam daftar simak;
2). Untuk dokumentasi panitia pengadaan, dokumen asli yang mengakibatkan gugurnya penawaran disimpan oleh panitia pengadaan. 3). Penawaran yang lulus administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. 4). Dokumen penawaran teknis dan penawaran biaya bagi penawaran yang
dinyatakan gugur administrasi dapat diambil kembali oleh peserta yang bersangkutan.
9.3 EVALUASI TEKNIS
Penilaian penawaran teknis dilakukan dengan cara memberikan nilai angka terhadap unsur penawaran teknis dengan memperhatikan bobot yang diberikan pada unsur-unsur yang dinilai.
1). Unsur-unsur pokok yang dinilai adalah : pengalaman penyedia jasa, pendekatan dan metodologi, serta kualifikasi tenaga ahli yang diuraikan dalam proposal teknis dan bila perlu diadakan presentasi. Pembobotan masing-masing unsur dengan rentang sebagai berikut :
Persentase (%) a). Pengalaman Perusahaan 20 b). Kualifikasi Tenaga Ahli 40
BAB II - Data Dokumen Seleksi II. 3
c). Metodologi 40 Total 100 a). Pengalaman Perusahaan:
(1). Penilaian dilakukan atas pengalaman perusahaan yang diakui dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir dalam melaksanakan pekerjaan sejenis dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan. Pengalaman tersebut harus diuraikan secara jelas dengan mencantumkan informasi: nama pekerjaan yang telah dilaksanakan secara singkat, lokasi, pengguna jasa, nilai, dan waktu pelaksanaan. Penilaian juga dilakukan terhadap jumlah pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh penyedia jasa, disamping untuk mengukur pengalaman juga dipergunakan untuk mengukur kemampuan/ kapasitas penyedia jasa yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya.
(2). Pengalaman perusahaan harus dilengkapi dengan referensi pengguna jasa/ Konrak, yang menunjukkan kinerja penyedia jasa.
(3). Subunsur yang dinilai, antara lain :
(a). Pengalaman melaksanakan pekerjaan sejenis; (b). Pengalaman menajerial dan fasilitas utama ;
(c). Kapasitas perusahaan dengan memperlihatkan jumlah tenaga ahli tetap.
b). Kualifikasi Tenaga Ahli.
Penilaian dilakukan atas tenaga ahli yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan jenis keahlian, persyaratan, serta jumlah tenaga yang telah diindikasikan di dalam KAK.
Sub unsur yang dinilai adalah:
(1). Tingkat pendidikan, yaitu lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah lulus ujian negara atau yang telah diakreditasi, atau perguruan tinggi luar negeri yang telah diakreditasi, dibuktikan dengan salinan ijazah ;
(2). Pengalaman kerja profesional, seperti yang disyaratkan dalam KAK,. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai pemimpin/ wakil pemimpin pelaksana pekerjaan (Team Leader/Co Team Leader) dinilai pula pengalaman sebagai pemimpin/ wakil pemimpin tim. Keahlian tersebut dibuktikan dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh asosiasi profesi dan diregistrasi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konsultansi;
Kualifikasi tenaga ahli yang melebihi kualifikasi dari persyaratan KAK tidak memperoleh tambahan nilai.
Pembobotan dan penilaian untuk masing-masing unsur dan sub unsur ditetapkan oleh panitia pengadaan.
c). Metodologi Pelaksanaan :
Untuk menilai pemahaman penyedia jasa atas lingkup pekerjaan/jasa layanan yang diminta dalam KAK, pemahaman atas sasaran/tujuan, kualitas metodologi, dan hasil kerja, subunsur yang dinilai adalah:
(1). Pemahaman atas jasa layanan yang tercantum dalam KAK, penilaian terutama meliputi: pengertian terhadap tujuan pekerjaan yang akan dilaksanakan, lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK), dan pengenalan lapangan ;
(2). Kualitas metodologi, penilaian terutama meliputi: ketepatan menganalisa masalah dan langkah pemecahan yang diusulkan dengan tetap mengacu kepada persyaratan KAK, konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja, apresiasi terhadap inovasi, tanggapan terhadap KAK khususnya mengenai data
BAB II - Data Dokumen Seleksi II. 4
yang tersedia, orang bulan (man-month) tenaga ahli, uraian tugas, jangka waktu pelaksanaan laporan-laporan yang disyaratkan, jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan, program kerja, jadual pekerjaan, jadual penugasan, organisasi, kebutuhan jumlah orang bulan, dan kebutuhan fasilitas penunjang;
(3). Hasil kerja (deliverable), penilaian meliputi: analisis, gambar-gambar kerja, spesifikasi teknis, perhitungan teknis, dan laporan-laporan;
(4). Fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK.
Penyedia jasa yang mengajukan gagasan baru yang meningkatkan kualitas keluaran yang diinginkan dalam KAK diberikan nilai lebih.
2). Ambang lulus (passing grade)
Nilai ambang lulus 70, Bagi penyedia jasa yang nilainya di bawah nilai ambang lulus, dinyatakan gugur. Bagi penyedia jasa yang nilainya sama atau di atas nilai ambang lulus, dimasukkan dalam peringkat teknis.
9.4. PENETAPAN PERINGKAT TEKNIS
Berdasarkan evaluasi penawaran teknis, panitia pengadaan menyusun peringkat teknis penyedia jasa yang dituangkan dalam berita acara evaluasi penawaran teknis dan dilaporkan kepada pengguna jasa untuk ditetapkan.
9.5. PENGUMUMAN PERINGKAT TEKNIS
Peringkat teknis yang ditetapkan oleh pengguna jasa diumumkan oleh panitia pengadaan melalui pemberitahuan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan/atau internet dan disampaikan undangan kepada seluruh peserta yang lulus evaluasi teknis untuk menghadiri pembukaan Penawaran Sampul II
B. DAFTAR SIMAK
DOKUMEN SELEKSI YANG HARUS DIMASUKKAN
1. Dokumen Administrasi dan Teknis (Dimasukan dalam Sampul I)
No. Uraian Ada Tidak
1. Formulir Isian Kualifikasi
2. Surat Penawaran yang Bermaterai dan Ditanda tangani
3. Jaminan Penawaran disertai dengan surat kuasa pencairannya, kecuali untuk penyedia barang dan jasa Perguruan Tinggi dan Lembaga Ilmiah Pemerintah 4. Surat Kuasa Jika yang menandatangani bukan Direktur Utama
5. Copy Akte Notaris & Perubahan (jika ada) 6. Copy Surat Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 7. Copy Surat Keterangan Domisili Perusahaan
8.
Copy NPWP & Surat Pengukuhan Kena Pajak (PKP) dan Bukti SPT Pajak masa tahun 2014 dan Tanda Lapor 3 bulan terakhir yaitu (Bulan Agustus, September dan Oktober 2015), khusus untuk Perusahaan yang pernah mendapatkan pekerjaan di PT. KCJ, maka dilampirkan bukti SPT pajak 3 (tiga) bulan terakhir terkait transaksi dengan PT. KCJ.
9.
- Copy SIUP Kualifikasi kecil - Kartu tanda anggota asosiasi
BAB II - Data Dokumen Seleksi II. 5
- Bidang : Pemasok Barang/Jasa lainnya - Sub Bidang : Jasa Konsultasi
10. Metodologi Pelaksanaan 11. Pengalaman Perusahaan
12. Curriculum Vitae Team Leader dan Tenaga Ahli
13. List Client serta contact person, copy kontrak dan surat keterangan 14. Pakta Integritas atau dinyatakan dalam surat penawaran
15. Organisasi Pelaksana Jasa Konsultansi
16. Neraca keuangan Perusahaan Bulan Oktober 2015 yang ditandatangani Pejabat berwenang
2. Dokumen Penawaran Harga (Dimasukan dalam Sampul II)
No. Uraian Ada Tidak
1. Surat Penawaran Harga
BAB III - Bentuk Surat III. 1 BAB III
BENTUK SURAT A. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : __________[nama wakil sah jika badan usaha]
Jabatan : __________[diisi sesuai jabatan dalam akte notaris]
Bertindak untuk dan atas nama
: PT/CV/Firma/Koperasi/Kemitraan/Orang Perseorangan
__________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha]
Alamat : __________
Telepon/Fax : __________
Email : __________
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:
1. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan Akta Notaris ______________
[sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa, disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/perubahan/surat kuasa. Jika Kemitraan maka ditambah Surat Perjanjian Kemitraan/KSO]
2. Saya/Perusahaan saya tidak sedang dinyatakan pailit atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan atau tidak sedang menjalani sanksi pidana atau sedang dalam pengawasan pengadilan;
3. Saya tidak sedang menjalani sanksi pidana;
4. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentengan kepentingan dengan para pihak yang terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini;
5. Badan usaha yang saya wakili tidak masuk kedalam Daftar Hitam, tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit atau kagiatan usahanya tidak sedang dihentikan;
6. Salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam;
7. Data-data saya/badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: I. Data Administrasi
1. Nama (PT/CV/Firma/ Koperasi/Kemitraan/
Perorangan) [pilih yang sesuai] : __________
2. Status :
3.
Alamat Kantor Pusat : __________
No. Telepon : __________
No. Fax : __________
E-Mail : __________
4.
Alamat Kantor Cabang : __________
__________ __________ __________ No. Telepon : No. Fax : E-Mail : Pusat Cabang
BAB III - Bentuk Surat III. 2 II. Izin Usaha
No. Surat Izin Usaha_________ : __________ Tanggal __________
Masa berlaku izin usaha : __________
Instansi pemberi izin usaha : __________
III. Izin Lainnya [apabila dipersyaratkan]
No. Surat Izin Usaha_________ : __________ Tanggal __________
Masa berlaku izin usaha : __________
Instansi pemberi izin usaha : __________
IV. Landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1. Akta Pendirian PT/CV/Firma/ Koperasi
a. Nomor Akta : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________
2. Akta Perubahan Terakhir
a. Nomor Akta : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________
V. Pengurus
1. Komisaris untuk Perseroan Terbatas (PT)
No. Nama No. KTP Jabatan dalam Perusahaan
2. Direksi/Pengurus Badan Usaha
No. Nama No. KTP Jabatan dalam Perusahaan
VI. Data Keuangan
1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Persero (untuk CV/Firma)
No. Nama No. KTP Alamat Persentase
2. Pajak
a. Nomor Pokok Wajib Pajak : __________
b. Bukti Pelunasan Pajak Tahun terakhir : No.__________ tanggal_______ c. Bukti Laporan bulanan (tiga bulan
terakhir) :
1) PPh Pasal 21; : No.__________ tanggal_______
2) PPh Pasal 23; : No.__________ tanggal_______
3) PPh Pasal 25/Pasal 29; : No.__________ tanggal_______
4) PPN : No.__________ tanggal_______
d. [Surat Keterangan Fiskal (sebagai
pengganti huruf bdan c)] : No.__________ tanggal_______
BAB III - Bentuk Surat III. 3
VII. Data Pengalaman Perusahaan No. Nama Paket Pekerjaan Bidang/ Sub Bidang Pekerjaan Lokasi Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Komitmen Kontrak *) Tanggal Selesai Menurut
Nama Alamat/ Telepon Tanggal No / Nilai Kontrak Serah BA. Terima
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. Jika dikemud ian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan, maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi nerupa sanksi administratif, sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam, gugatan secara perdata, dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
PT
……….
Direktur Utama /Berdasarkan Surat Kuasa
Materai, Tanggal, Tanda tangan dan
BAB III - Bentuk Surat III. 4 B. BENTUK SURAT PENAWARAN
B.1. Surat Penawaran Administrasi & Teknis
Nomor : ….., ……….200…
Lampiran : Kepada Yth.:
Panitia Pengadaan Barang/Jasa PT. KAI Commuter Jabodetabek Di Jakarta
Perihal : PENGADAAN STANDAR DOKUMEN MAINTENANCE ORGANIZATION EXPOSITION (MOE),
QUALITY PROCEDURE (QP), WORK INSTRUCTION (WI) DAN FORM
Sehubungan dengan Pengumuman Pengadaan dimaksud nomor: ... Tanggal ... , dan setelah kami mempelajari dengan saksama Dokumen Seleksi termasuk berita acara penjelasan dan addendumnya, dengan ini kami mengajukan penawaran Administrasi dan Teknis.
Penawaran ini berlaku selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak pembukaan penawaran Sampul I dan Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan Sesuai dengan masa pelaksanaan kegiatan.
Bersama ini juga menyatakan :
1. Berminat dan tunduk pada proses pengadaan yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pengadaan PT. KAI Commuter Jabodetabek;
2. Tidak akan melakukan praktek KKN dan akan melaporkan kepada pihak yang berwajib/berwenang apabila mengetahui ada indikasi KKN di dalam proses pengadaan ini;
3. Dalam proses pengadaan ini, berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan, dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penyiapan penawaran, pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan/kegiatan ini;
4. Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
5. Menjaga Kerahasiaan Dokumen.
Sesuai dengan persyaratan, bersama ini kami lampirkan 1 (satu) asli dan 2 (dua) fotocopy dokumen sesuai dengan : BAB II DATA LELANG, B. Daftar Simak, Dokumen Administrasi dan Teknik (Sampul I)
Demikian Penawaran, Pernyataan dan Data Perusahaan di website e-Procurement ini kami buat dengan benar dan penuh tanggung jawab.
PT
……….
Direktur Utama / Berdasarkan Surat Kuasa
KOP PERUSAHAAN
Materai, Tanggal, Tanda tangan dan
BAB III - Bentuk Surat III. 5 B.2. Surat Penawaran Harga
Nomor : ….., ……….200…
Lampiran : Kepada Yth.:
Panitia Pengadaan Barang/Jasa PT. KAI Commuter Jabodetabek Di Jakarta
Perihal : PENAWARAN HARGA PENGADAAN
PENGADAAN STANDAR DOKUMEN MAINTENANCE ORGANIZATION EXPOSITION (MOE), QUALITY PROCEDURE (QP), WORK INSTRUCTION (WI) DAN FORM
Sehubungan dengan undangan Pengadaan... nomor: ... Tanggal ... , dan setelah kami mempelajari dengan saksama Dokumen Seleksi termasuk berita acara penjelasan dan addendumnya, dengan ini kami mengajukan penawaran sebesar Rp. …………... (………...).
Dalam penawaran ini sudah termasuk semua kewajiban pajak, pengeluaran terkait lainnya dan keuntungan. Penawaran ini berlaku selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak pembukaan penawaran dan Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan Sesuai dengan masa pelaksanaan kegiatan dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Berita Acara Klarifikasi, Konfirmasi dan Negosiasi Teknis yang sudah disepakati dengan benar dan bertanggung jawab.
Kami akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Seleksi dan mematuhi dan mentaati keputusan dan segala ketentuan Pengadaan Jasa/Barang/Jasa di PT. KAI Commuter Jabodetabek.
Sesuai dengan persyaratan, bersama ini kami lampirkan 1 (satu) asli dan 2 (dua) fotocopy dokumen sesuai dengan : BAB II DATA LELANG, B. Daftar Simak, Dokumen Penawaran Harga (Sampul II)
PT
………. Direktur Utama /
Berdasarkan Surat Kuasa
KOP PERUSAHAAN
Materai, Tanggal, Tanda tangan dan
BAB III - Bentuk Surat III. 6 C. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN UNTUK KERJASAMA OPERASI (KSO)
SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN KERJASAMA OPERASI (KSO) MENIMBANG :
BAHWA,
Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ... yang pembukaan penawaran akan dilakukan di ... pada tanggal ..., maka
... (nama penyedia jasa 1) dan
... (nama penyedia jasa 2) dan
... (nama penyedia jasa 3)
bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-samadalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO).
MENYETUJUI DAN MEMUTUSKAN : BAHWA,
1. Secara bersama-sama :
a. Menunjuk ... (nama penyedia jasa 1) sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama KSO dan menandatangani semua dokumen termasuk dokumen penawaran dan dokumen kontrak.
b. ... (nama penyedia jasa 1) dan
... (nama penyedia jasa 2) dan
... (nama penyedia jasa 3)
menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak.
2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam KSO adalah :
Penyedia jasa 1 ... % (... persen) Penyedia jasa 2 ... % (... persen) Penyedia jasa 3 ... % (... persen)
3. Masing-masing penyedia jasa KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2, dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari KSO. Pembagian sharing dalam KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pengguna jasa dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota KSO. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas, masing-masing anggota KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja, perjanjian subkontrak, surat menyurat, teleks dan lain-lain.
4. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama KSO diberikan kepada ... (nama wakil penyedia jasa yang diberi kuasa) dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana ... (nama penyedia jasa 1) berdasarkan persetujuan tertulis dari ... (nama penyedia jasa 2) dan
BAB III - Bentuk Surat III. 7
...(nama penyedia jasa 3) sehubungan dengan substansi dan semua ketentuan dalam semua dokumen yang akan ditandatangani.
5. Perjanjian ini akan berlaku sejak tanggal ditandatangani.
6. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan KSO.
7. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ...(...) bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.
DENGAN KESAKSIAN INI, semua anggota KSO membubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan di ... pada hari ... tanggal ...bulan ... tahun ...
Penyedia jasa 1 Penyedia jasa 2 Penyedia jasa 3
(...) (...) (...) (materai, tanda tangan dan cap tiap wakil yang diberi kuasa)
Disahkan oleh NOTARIS
(...) (tanda tangan dan cap)
BAB III - Bentuk Surat III. 8 D. BENTUK SURAT KUASA
SURAT KUASA Nomor : ... Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : ………..
Jabatan : Direktur Utama/Direktur PT ………
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris………. di ………No ………. Tanggal ……… beserta perubahannya yang berkedudukan di ……….…..(alamat perusahaan)
yang selanjutnya disebut sebagai Pemebri Kuasa. Memberi kuasa kepada :
Nama : ... ………. Jabatan : ... ……….
Yang diangkat berdasarkan Akta Notaris ……… di ………No………… Tanggal ……… beserta perubahannya yang berkedudukan di ………. (alamat perusahaan).
Yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.
Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pekerjaan ……… beserta lampirannya.
Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.
…….., ……….200….
Penerima Kuasa Pemberi Kuasa
………. ………..
(nama dan jabatan) (nama dan jabatan) Materai Rp. 6.000,- Bertanggal, Tandatangan, Cap perusahaan.