• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.Presiden seharusnya menjadi seorang figur yang kuat dan sangat berpengaruh terhadap negaranya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "1.Presiden seharusnya menjadi seorang figur yang kuat dan sangat berpengaruh terhadap negaranya"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

KOPI - Berdirinya atau munculnya suatu negara dapat diakibatkan oleh beberapa hal, ada negara yang muncul dari kelompok masyarakat yang manyatakan diri menjadi negara merdeka, ada negara yang muncul karena terjadinya perpecahan atau ketidak cocokan dengan negara asal atau perbedaan ideologi, ada negara yang muncul karena mendapat kemerdekaan dari negara yang menjajah dan ada negara yang muncul karena melepaskan diri dari penjajah.

Perbedaan proses dalam munculnya berbagai negara tersebut juga berdampak terhadap bentuk negara dan sistem pemerintahan yang dianut oleh masing-masing negara tersebut. Bentuk negara dan sistem pemerintahan yang dianut oleh negara tersebut menjadi salah satu ciri khas dan pembeda antar negara dalam menentukan jalannya pemerintahan. Pada

umumnya di dunia terdapat 2 sistem pemerintahan yakni sistem pemerintahan Parlementer dan sistem pemerintahan Presidensial, sistem pemerintahan Parlementer bercirikan kepala negara di pegang oleh raja, ratu atau sultan dan kepala pemerintahnnya dipegang oleh perdana menteri, ratu, raja atau sultan hanya bertugas untuk menghadiri kegiatan yang bersifat seremonial belakang. Sistem pemerintahan presidensial bercirikan Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Indonesian merupakan negara yang muncul karena melapaskan diri dari penjajahan Belanda, namun sistem pemerintahan yang dianut Indonesia saat ini tidak sama dengan negara Belanda, Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial sedangkan Belanda menganut sistem pemerintahan parlementer dengan ratu sebagai kepala negaranya. Setiap sistem pemerintahan tersebut tentunya mempunyai kelebihan dan kekurang, sekarang tergantung negara tersebut untuk menyikapinya.

1.Presiden seharusnya menjadi seorang figur yang kuat dan sangat berpengaruh terhadap negaranya

karena dia lah yang memengang kekuasaan tertinggi di negara tersebut. Namun saat ini negara kita sepertinya telah kehilangan figur tersebut, presiden seolah-olah hanya menjadi lambang hidup dari visualisasi adanya negara Indonesia. Masyarakat banyak yang tidak mengakui dan tidak menegenal siapa sosok presidennya karena tidak merasakan pembagunan sebagai realisasi adanya presiden. Terjadinya korupsi di berbagai bidang yang dilakukan oleh pejabat publik menjadi suatu bukti lemahnya figur presiden kita saat ini. Agar hal ini tidak terjadi terus menerus maka dibutuhkan lah seorang presiden masa depan yang mampu memimpin bukan mampu menjadi presiden. Apa yang menjadi kriteria presiden masa depan tersebut ? berikut akan dijelaskan beberapa kriterianya.

(2)

2.Presiden harus negarawan

Seorang presiden harus menjalankan tugas yang diembannya dengan sepenuh hati bukan karena gaji tinggi yang akan diperolehnya, fasilitas yang lengkap dan nama istimewa, melainkan dia harus memperjuangkan negaranya. Hal ini lah yang dilakukan oleh mantan Presiden RI pertama yakni Soekarno yang selalu mengutamakan dan memperjuangkan hak-hak rakyatnya dalam proses politik yang dijalaninya dan dia tidak segan-segan untuk melakukan konfrontasi dengan negara lain. “Ganyang Malaysia” itu lah yang selalu dikatakan Soekarno untuk membakar semangat Rakyat Indonesia saat Malaysia melecehkan Indonesia.

3. Bersifat Sederhana

Presiden yang berjuang demi rakyat harus bersifat sederhana dan mengerti keadaan rakyat yang sedang dipimpinnya. Seperti presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang mengatakan bahwa “kemakmuran hanya menjadi milik negara dan dia hanya bertugas menjaganya”,

Mahmoud Ahmadinejad selalu menggunakan pesawat komersil kelas ekonomi untuk bepergian dan saat menikah kan anaknya, dilakukan dengan sangat sederhana berbeda dengan pejabat di Indonesia yang sangat mewah tanpa ingat rakyat yang merana, bahkan gajinya sebagai seorang presiden pun tidak pernah diambil, dia hanya hidup dari gajinya sebagai dosen.

4. Presiden tidak obral janji kampanye

Seperti sosok pemimpin China, Zhu Rongji yang sangat layak diteladani, Ketika dilantik jadi PM China dalam Tahun 1998, Zhu Rongji menyatakan, “Berikan saya 100 peti mati, 99 akan saya kirim untuk para koruptor dan satu untuk saya sendiri jika saya melakukan hal demikian” dan sekarang kita bisa melihat realisasi dari perkataan Zhu tersebut. China menjadi salah satu negara terbersih dari koruptor, puluhan koruptor telah dihukum mati dan bahkan China bukan hanya menjadi negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia tetapi juga menjadi raksasa ekonomi dunia yang sangat diperhitungkan kini

(3)

6. Progresif Sebagai seorang presiden harusnya membuat banyak terobosan dalam rangka memajukan negara, terobosa dari berbagai aspek, baik bidang ekonomi, sosial dan pendidikan baik yang memberi perubahan negara maupun dunia melalui kebijakannya. Bawahan yang berani menentangnya tidak segan-segan untuk dipecatnya karena dia lebih takut terhadap rakyat.

7. Presiden itu harus seorang peneliti dan penemu Dia menemukan sendiri apa-apa saja yang menjadi masalah di negaranya dengan turun langsung ke lapangan tanpa diketahui oleh orang lain, dengan mengetahui sendiri apa yang menjadi masalah maka presiden akan lebih mudah dalam menemukan solusinya karena dia tahu duduk permasalahannya, jika hanya

mendengarkan laporan-laporan dari bawahannya yang belum tentu benar itu maka presiden hanya menjadi korban kebohongan saja.

8. Mengerti hukum

Dengan mengerti hukum maka presiden tidak akan mudah takut dengan ancaman-ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri, dia mengerti tidakan apa yang harus dilakukan jika terjadi masalah, pintar mengambil kebijakan, tidak menerimah mentah-mentah kesepakatan dengan negara lain yang secara implisit sangat merugikan dan mampu memberikan

pencerahan terhadap penegak hukum sebagai pondasi negara agar kokoh.

9. Harus orang merdeka

Indonesia sudah merdeka sejak tahun 1945 bukan ?, tapi jarang ada presiden kita yang

merdeka, mereka sangat takut terhadap kekuasaan asing, mereka takut tidak diberi hutang dan banyak ketakutan lain. Sehingga kegiatan politik, pertambangan, industri dan perdangangan telah didikte oleh asing, Rakyat Indonesia hanya menjadi buruh di negeri sendiri, negara kita hanya menjadi sapi perah negara-negara maju, semua SDA alam kita telah diberikan kepada negara asing dengan gratis. Soekarno pernah berkata “biarkan kekayaan alam ibu pertiwi tetap didalam tanah sampai ada anak bangsa yang mampu mengolahnya”

(4)

10. Berwibawa

Berwibawa bukan berarti bertubuh tegap, besar dan pintar berpidato tetapi berwibawa itu setiap perintah dan perkataanya mempunyai power, selalu diikuti dan dilaksanakan oleh bawahannya, tidak ada yang berani menentang dengan demikian pemerintahan akan sinergi dengan satu tujuan yakni memajukan bangsa dan tentunya tidak poligami atau poliandri.

11. Bersikap Netral

Dengan keanekaragaman suku, bangsa dan agama yang dimiliki indonesia, tidak mungkin memiliki presiden dari setiap suku yang ada, itu sama saja memecah kedaulatan negara. Sehingga dibutuhkan lah seorang presiden yang bersifat netral terhadap semua rakyat yang beraneka ragam tersebut. Seperti Mother Theresia yang menolong semua orang

membutuhkannya ketika dia di Calcuta, India tanpa membedakan dari agama mana, kasta mana dan suku apa dia.

12. Presiden harus bagaikan Pelayan

Seorang pemimpin harus bersikap seperti seorang pelayan, dia melayani yang dipimpinnya dengan sepenuh hati, bukan presiden yang harus dilayani oleh rakyat karena presiden bekerja untuk rakyat, presiden dibayar oleh rakyat dan dipilih oleh rakyat, rakyat lah menjadi tuan dan presiden pelayannya.

Presiden sebagai Pionir Perubahan Sebelum masa kepemimpinan Kaisar Meiji hanyalah negara biasa yang tidak diperhitungkan ditambah lagi Jepang sangat tertutup dengan dunia luar yang mambuatnya semakin dikucilkan. Namun sejak Kaisar Meiji memerintah jepang

mengalami perubahan, dia menyuruh rakyatnya untuk budaya membaca, banyak buku

pengetahuan yang diterjemahkan kedalam bahasa Jepang dan telah terbuka untuk umum yang dikenal dengan Istorasi Meiji. Sehingga ketika 2 kota besar Jepang di bom tahun 1945 oleh Amerika, dengan cepat Jepang bangkit dari keterpurukan dan ketika Jepang terkena Tsunami tahun 2011 silam Jepang pun mampu keluar dari masalah yang dihadapinya dan tetap menjadi

(5)

BIODATA

Nama : Monica Sitorus

Tempat/tanggal lahir : Tanjung Pinang, 15 Fabruari 1992

Universitas : Universitas Diponegoro, Semarang

Fakultas : Hukum

Semester : IV (empat)

Alamat Universitas : Jln. Prof Sudarto, S.H No. 1, Tembalang, Semarang

Alamat Rumah (kos) : Jln. Tunjungsari II No. 106A (kos Griya Permata) , Tembalang, Semarang.

No. Seluler : 085727755592

(6)

No. Rekening : 0210898209 (Bank BNI) atas nama Monika Sitorus

Email : [email protected]

Facebook : Monica Februari Sitorus

Twitter : @profesor_monica

Referensi

Dokumen terkait