• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR SENI LUKIS ANAK SEKOLAH DASAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR SENI LUKIS ANAK SEKOLAH DASAR"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR SENILUKIS ANAK SEKOLAH DASAR

Oleh:

Trie Hartiti Retnowati, M.Pd

Penelitian ini bertujuan mengembangkan spesifikasi penilaian yang meliputi penilaian proses dg.n produk hasil belajar karya seni lukis anak di sekolah dasar dan mengembangkan instrumen penilaian yang valid dan relibel untuk mengukur hasil belajar seni lukis anak. Adapun pengembangan instrumen penilaian proses dan produk hasil belajar sen' lukis anak sekolah dasar ini dimaksudkan agar para guru seni lukis pada jenjang pendidikan dasar dapat memberikan penilaian secara objektif.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengujian konstruk instrumen dilakukan mela'.ui pendapat para pakar bidang seni lukis, pakar bidang penilaian pendidikan, dan para praktisi lapangan. Penentuan indeks keandalan instrumen penilaian dilakukan dengan menggunakan teori general'izeabilily yang dikembangkan oleh Crick dan Brennan yang terdiri dari teori G (generalized study) dan D {decision study). Secara keseluruhan penelitian ini menggunakan GENOVA yang komponen variansnya adalah item, person,

interaksi person dan item, dan kesalahan. Subjek penelitian ini terdiri dari dua elemen yaitu pendidik dan peserta didik sekolah dasar kelas satu sampai dengan kelas tiga dan pendidik seni lukis anak yang ada di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sapen, Sekolah Dasar Negeri Langensari, dan MIN Tempel Yogyakarta.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Spesifikasi instrumen penilaian hasil belajar meliputi pen'.laian proses dan produk karya seni lukis anak di SD berbentuk lembar pengamatan yang di dalamnya terdiri atas indikator, deskripsi, dan rubrik (kriteria). Pengguna instrumen ini adalah pendidik sebagai rater. Komponen penilaian ini terdiri dari penilaian proses dan produk. Komponen proses terdiri atas 7 (tujuh) item, komponen produk 3 (tiga) item. 2) Karakteristik instrumen penilaian meliputi proses dan produk hasil belajar karya seni lukis anak mencakup validitas, reliabilitas, dan keterpakaian di SD. Validitas telah teruji melalui proses focus group discussion sebanyak 3 kali dan seminar sekali. Reliabilitas telah teruji melalui teknik generalize ability theory (Teori G) dan interrater Cohen's Kappa. Koefisien Genova untuk instrumen ini sebesar 0.71 dan koefisisn interrater 0.82 lebih besar dari kriteria minimal yang digunakan yaitu 0.70.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PERFORMANCE UNTUK MENGUKUR HASIL BELAJAR

(kinerja) menggunakan Lembar Penilaian Unjuk Kerja dan/atau Lembar Penilaian Produk dengan kriteria (Y/T) atau (Go/NoGo) atau (Tepat/Tidak Tepat) atau (L/TL).  Kompetensi

Dari definisi rangkuman berdasarkan kutipan di atas maka yang dimaksud pada judul Materi Sekolah Dasar sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis adalah: satu atau sekumpulan bahan kajian

Den- gan memiliki instrumen penilaian yang stan- dar, diharapkan guru dapat mengembangkan kreativitasnya untuk selalu meningkatkan kompetensinya dalam tugasnya

Penelitian ini menghasilkan satu instrumen penilaian hasil belajar siswa aspek sikap berupa lembar penilaian diri dengan daftar cek yang berdasarkan pada kompetensi dasar

Penciptaan karya seni lukis pada Tugas Akhir ini terinspirasi dari kehidupan dalam keluarga pengkarya yang percaya bahwa keceriaan anak-anak adalah sesuatu yang

Dari definisi rangkuman berdasarkan kutipan di atas maka yang dimaksud pada judul Materi Sekolah Dasar sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis adalah: satu atau sekumpulan bahan kajian

Hal ini juga didukung oleh beberapa penelitian yang relevan, yang membuktikan bahwa instrumen penilaian hasil belajar IPA layak untuk dikembangkan seperti : Penelitian yang dilakukan