SKRIP KARYA TUGAS AKHIR
TRAGEDI KECELAKAAN KENDARAAN SEBAGAI
INTERPRETASI DALAM KEHIDUPAN
Oleh
I Gede Jaya Putra NIM : 2006.04.010 Program Studi Seni Lukis Jurusan Seni Rupa Murni
FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN
INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR
HALAMAN PENGESAHAN/ PERSETUJUAN PROPOSAL TA
Proposal Tugas Akhir dengan judul : Tragedi Kecelakaan Kendaraan Sebagai Simbolik dalam kehidupan
yang diajukan oleh :
Nama : I Gede Jaya Putra NIM : 2006.04.010 Prodi : Seni Lukis
Jurusan : Seni Rupa Murni
Telah disetujui untuk dilaksanakan sebagai karya Tugas Akhir Penciptaan Karya Seni/ Desain/ Skripsi, dan untuk itu ditetapkan :
Dosen Pembimbing I : Dra. Ni Made Rinu, M.Si Dosen Pembimbing II : Drs. I Made Bendi Yudha, M.Sn
Ditetapkan di
Denpasar………
Ketua Jurusan Ketua Minat Lukis
i
SKRIP KARYA TUGAS AKHIR
TRAGEDI KECELAKAAN KENDARAAN SEBAGAI
INTERPRETASI DALAM KEHIDUPAN
Karya tulis ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Sarjana Seni (S1) pada Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar
Oleh
I GEDE JAYA PUTRA NIM : 2006.04.010
PROGRAM STUDI SENI LUKIS JURUSAN SENI RUPA MURNI
FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN
INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR
ii
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING
Skrip Karya Tugas Akhir ini disusun oleh :
Nama : I Gede Jaya Putra NIM : 2006.04.010 Jurusan : Seni Rupa Murni Program Studi : Seni Lukis
TRAGEDI KECELAKAAN KENDARAAN SEBAGAI INTERPRETASI DALAM KEHIDUPAN
Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji sebagai syarat untuk mencapai gelar Sarjana Seni (S1) pada Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar.
Denpasar,...
Pembimbing I Pembimbing II
iii
LEMBAR PENGESAHAN UJIAN DAN LEMBAGA
Skrip Karya Tugas Akhir ini disusun oleh :
Nama : I Gede Jaya Putra syarat untuk mencapai gelar Sarjana Seni (S1) dan dinyatakan sah.
Dewan Penguji
Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar Institut Seni Indonesia Denpasar
iv
PERSEMBAHAN
Skrip Ka rya ini ku persembahkan untuk kedua Ora ng Tua ku
ya ng telah mendukung ku hingga sa a t ini.
MOTTO
v
ABSTRAK
TRAGEDI KECELAKAAN KENDARAAN SEBAGAI INTERPRETASI DALAM KEHIPUDPAN
Skrip karya ini merupakan deskripsi dan uraian tentang penciptaan seni lukis dengan judul “Tragedi kecelakaan Kendaraan sebagai interpretasi dalam kehidupan”. Berangkat dari pengalaman pribadi pencipta hingga observasi langsung kelapangan tentang tragedi kecelakaan, di mana pencipta menemukan ketertarikan terhadap lekuk- lekuk besi pasca tabrakan dan warna-warna aneh yang muncul baik itu karat maupun noda yang memberikan kesan estetik di mata pencipta. Setelah melakukan beberapa kali observasi dan bereksperimen akhirnya pencipta menginterpretasikan tragedi kecelakaan tersebut ke dalam kehidupan manusia, agar bisa dikaitkan dengan fenomena- fenomena yang terjadi saat ini. Namun bagaimanakah menciptakan karya estetis dari objek yang mengalami tragedi kecelakaan kendaraan. Adapun tujuan dan manfaatnya untuk mencari dan mempresentasikan keindahan dari tragedi kecelakaan kendaraan, dan agar dapat membuka wawasan pencipta tentang suatu fenomena kehidupan yang terjadi baik itu bencana maupun berkah yang dikaitkan dengan tragedi kecelakaan kendaraan bermotor.
Melalui paduan berolah estetik dengan aneka ba hasa simbolis pencipta memadukan ide gagasan dan penyusunan elemen seni rupa hingga terwujud karya seperti “Tersudut”, “Tanda”, dan juga “Bantu Kami Keluar” adalah hasil dari eksplorasi panjang pemaknaan tentang tragedi kecelakaan sebagai subjek matternya dan terinspirasi dari fenomena- fenomena kehidupan saat ini sehingga karya yang diwujudkan memiliki makna yang ingin disampaikan.
Pada akhirnya terwujudlah karya terkait dengan judul yang diangkat yaitu “Tragedi Kecelakaan Kendaraan Sebagai Interpretasi Dalam Kehidupan”, dan diharapkan dengan tercapainya karya ini dapat berguna bagi khalayak dan dapat memberikan kesadaran bagi kita tentang Tragedi kecelakaan dan fenomena Kehidupan.
vi
ABSTRACT
VEHICLE ACCIDENT TRAGEDY AS INTERPRETATION IN THE LIFE
The script of this work is the description and the description of the creation of the painting titled "The Tragedy of vehicle accidents as an interpretation of life". Departing from personal experience the creator to direct observation in the field about the tragedy of accidents, where the creators find interest in the contours of post-collision iron and colors to appear either rust or stain which gives aesthetic impression in the eyes of the creator. After making several observations and experiment ultimately interpret the creator of the accident into a tragedy of human life, to be associated with phenomena that occur at this time. But how to create works of aesthetic objects that experienced the tragedy of a vehicle accident. The purpose and benefits to find and present the beauty of tragedy vehicle accidents, and in order to bring more information about the creator of a phenomenon of life that occurred either disaster or a blessing that is associated with the tragedy of motor vehicle accidents.
Through a blend of aesthetic exercise with various symbolic language of the creator of the idea of combining ideas and compilation element to true works of art like "cornered", "Signs", and "Help Us O ut" is the result of a long exploration of the meaning of the tragedy of the accident as a matter subject and inspired of the phenomena of life at this time so the work is embodied to have meaning to be conveyed.
At the end of the work associated with the realization that lifted the title of "Vehicle Accident Tragedy As Interpretation In the Life", and with the expected achievement of this work can be useful for the audience and can provide for our awareness about the tragedy of the accident and the phenomenon of Life.
vii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nyalah skrip karya tugas akhir yang berjudul “Tragedi Kecelakaan Kendaraan
Sebagai Interpretasi Dalam Kehidupan” ini selesai tepat pada waktunya. Pengantar karya ini merupakan persyaratan mengikuti Tugas Akhir Program Studi S1 Seni lukis, Jurusan Seni Rupa Murni, Fakultas Seni Rupa Dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar tahun akademik 2010/2011
Pencipta menyadari sepenuhnya bahwa skrip karya ini jauh dari sempurna. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki pencipta. Untuk lebih sempurnanya skrip karya ini maka pencipta mengharapkan adanya saran dan kritik yang membangun dari pembaca.
Dalam kesempatan baik ini pencipta mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Prof.DR. I Wayan Rai S, M.A, sebagai Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar.
viii
3. Drs. I Made Bendi Yudha, M.Sn sebagai Pembantu Dekan II Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar dan juga selaku pembimbing II pencipta yang telah banyak memberikan petunjuk dan pengarahan dalam penyelesaian Skrip Karya dan Karya Seni Tugas Akhir.
4. Drs. I Wayan Kondra,M.Si sebagai Ketua Jurusan Seni Rupa Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar.
5. Drs.A.A.Ngr.Gde Surya Buana,M.Si selaku Ketua Program Studi Seni Lukis Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Denpasar. 6. Drs. I Wayan Gulendra, M.Sn selaku Pembimbing Akademik pencipta
selama masa perkuliahan.
7. Ibu/Bapak Dosen Seni Rupa Institut Seni Indonesia Denpasar yang telah banyak membimbing tugas-tugas akademik selama masa perkuliahan.
8. Seluruh Civitas Akademik Institut Seni Indonesia Denpasar atas dorongan moril dan spiritual dalam proses belajar.
9. Seluruh staf dan karyawan perpustakaan Institut Seni Indonesia Denpasar atas bantuan peminjaman buku dan dorongan moril dalam proses belajar.
ix
11.Teman – teman serta semua pihak yang sangat membantu kelancaran Tugas Akhir ini yang pencipta tidak bias sebutkan satu persatu atas bantuan dan kerja samanya selama pencipta dalam proses belajar.
Akhirkata, pencipta persembahkan skrip karya ini dengan segala kekurangannya, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Denpasar, 7 Juni 2011
x
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL... i
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... ii
LEMBAR PENGESAHAN UJIAN DAN LEMBAGA... iii
PERSEMBAHAN……… iv
DAFTAR FOTO BAHAN DAN PROSES BERKARYA ... xiii
DAFTAR FOTO KARYA... xiii
2.7 Prinsip – prinsip Penyusunan Karya Seni Lukis... 26
xi
BAB III PROSES KREATIVITAS... 43
3.1 Tahap Penjelajahan (Eksplorasi)... 44
3.2 Tahap Percobaan ( Eksperimentasi )... 46
3.3 Tahap Pembentukan ( Forming )... 52
BAB IV WUJUD KARYA... 59
4.1 Aspek Ideoplastis... 60
4.2 Aspek Fisikoplastis... 60
4.3 Wujud Karya ditinjau dari Aspek Ideoplastis dan Fisiolpastis...… 62
BAB V PENUTUP... 92
5.1 Kesimpulan... 92
5.2 Saran……... 93
xii
DAFTAR FOTO SUMBER ACUAN
1. In Between Motorcyle ………...……32
2. Illusive Wall ………..34
3. Untitlle ………..36
4. Foto Dokumentasi,21-09-2010 ……….37
5. Foto Dokumentasi,06-05-2010 ……….39
6. Foto Dokumentasi,13-10-2010 ……….40
7. Foto Street Art ………...………42
8. Foto Street Art 2 ………42
DAFTAR FOTO SKETSA 1. Sketsa 1……….………47
2. Sketsa 2 .…..……….48
3. Sketsa 3 ..……….……….49
4. Sketsa 4 ..………..50
xiii
DAFTAR FOTO BAHAN DAN PROSES BERKARYA
1. Alat dan Bahan…….………..………...56
2. Proses Melukis …..………57
3. Proses Instalasi…..……….………58
DAFTAR FOTO KARYA 1. Tersudut……….63
2. Tanda ……….………...65
3. Semiotika ………..………67
4. Si Cantik dan Buruk Rupa ...………69
5. Dialektika ...………..72
6. Mutilasi ………..………...74
7. Obsesi ………..……….76
8. Siklus ………....79
9. Melanggar Batas ………...82
10. Sendiri ………...84
11. Si Cantik dan Buruk Rupa 2 ……….86
12. Teropong Tragedi ………..88
ABSTRAK
TRAGEDI KECELAKAAN KENDARAAN SEBAGAI INTERPRETASI DALAM KEHIPUDPAN
Skrip karya ini merupakan deskrips i da n ura ian te ntang pe nciptaan seni lukis dengan judul “Tragedi kecelakaan Kendaraan sebagai interpretasi dalam kehidupan”. Berangkat dar i penga la ma n pribad i penc ipta hingga observasi la ngs ung ke lapanga n tenta ng tra gedi kecelakaan, di ma na penc ipta me nemukan ketertarikan terhadap lekuk - lekuk besi pasca tabrakan dan warna - warna aneh yang munc ul ba ik it u karat ma upun noda yang me mber ikan k esan estet ik di mata pencipta. Setelah me lakukan beberapa kali observas i dan bereksperimen akhir nya pencipta me nginterpretasikan traged i kecelakaan tersebut ke dala m kehidupan ma nus ia, agar bisa d ika itkan dengan feno mena - fe nome na yang terjad i saat ini. Namun baga imanakah menc iptakan karya estetis dari objek yang me nga la mi tragedi kecelakaan kendaraan. Adapun tujua n dan ma nfaatnya unt uk me ncari dan me mpresentas ikan ke indaha n dar i tra gedi kecelakaan kendaraan, dan agar dapat me mbuka wawasan penc ipta te ntang suat u fe nome na kehidupan ya ng terjadi ba ik it u benca na maup un berkah yang d ikaitkan dengan traged i kecelakaan kendaraan bermotor.
Mela lui paduan bero lah estet ik dengan aneka bahasa s imbolis penc ipta me madukan ide gagasa n dan penyusunan e le men seni r upa hi ngga terwuj ud karya seperti “Tersudut”, “Tanda”, dan juga “Bantu Kami Keluar” adalah hasil dari eksplorasi panja ng pemaknaan tenta ng traged i kecelakaan sebaga i s ubjek matter nya dan ter insp iras i dar i feno me na - feno mena kehid upan saat ini sehingga karya yang d iwujudkan me milik i makna ya ng ingin d isampa ikan.
Pada akhirnya terwuj udla h karya terkait de nga n j udul ya ng d iangkat yaitu “Tragedi Kecelakaan Kendaraan Sebagai Interpretasi Dalam Kehidupan”, dan diharapkan denga n tercapainya karya ini dapat berguna bagi k ha layak dan dapat me mber ikan kesadaran bagi k ita tentang Traged i kecelakaan dan feno me na Kehidupan.
Kata Kunci : Seni Traged i kecelakaan : Fenome na Kehidupa n.
v
ABSTRACT
VEHICLE ACCIDENT TRAGEDY AS INTERPRETATION IN THE LIFE
blessing that is associated wit h the tragedy o f motor ve hic le accidents.
Through a blend of aesthet ic exerc ise with vario us symbo lic la nguage o f the creator o f t he idea of combining ideas and comp ilat ion ele ment to true works of art like "cornered", "Signs ", and "He lp Us Out " is the result of a long exp loratio n of the meaning of t he tragedy of t he accident as a matter s ubject and insp ired of t he pheno mena o f life at this time so the work is embodied to have mea ning to be conveyed.
At the end o f the work associated wit h t he realizat io n that lifted t he tit le o f "Ve hic le Accident Tragedy As Interpretat ion I n the Life ", and with the expected achieve ment o f this work can be useful for the aud ience and can provide for our awareness about the tragedy o f the accident and t he pheno menon o f Life.
1 me namp ung ide, ekspresi, pemaknaan kembali seseorang atas dunianya me lalui gar is, warna, bentuk dan tekstur.
Tragedi kecelakaan mer upakan kejadian di mana sebuah kendaraan bermotor tabrakan dengan benda la in dan menyebabkan kerusakan. Kadang kala kecelakaan ini dapat mengakibatkan luka- luka, kemat ian manus ia atau b inatang. Kecelakaan merujuk kepada perist iwa yang terjadi se cara tidak sengaja. Sebagai contoh kecelakaan la lu lintas, Kecelakaan la lu- lintas mene la n korban jiwa sekitar 1,2 juta manus ia set iap tahun me nurut WHO . (Darwis, 2008 : 97)
3 Oleh karena maraknya kejadian kecelakaan yang ser ing terjadi, ak ibat kelala ia n orang- orang me nge ndarai kendaraannya, dan bahkan ser ingnya me langgar rambu- ramb u la lu lintas ya ng terjadi d i kota- kota besar di indones ia seperti Jakarta, Bandung, S urabaya ter masuk De npasar. Dala m ka ita nnya dengan penciptaan ini penc ipta me la lukan observasi langs ung se hingga me nemukan ketertarikan d ibalik kecelakaan ke ndaraan tersebut. Ada pun ketertarikan pencipta d ibalik kece lakaan tersebut ia lah pada lekuk - lekuk bes i atau karat- karat motor ya ng terjad i secara spontan, sehingga me nyebabkan bentuk yang aneh yang t idak pernah terpik irkan dan menimb ulkan war na - warna yang t idak terduga. Pencipta t idak bermaksud unt uk me ngga mbarkan perwuj udan ya ng kasat mata saja, me lainkan juga me makna i nila i- nila i yang ters impan d ibalik tra gedi kecelakaan tersebut kemud ian d iinterpretasikan dan dika itkan dengan feno me na kehid upan saat ini. Perwuj udan tersebut mungk in mer upakan sebuah hasil penga matan ata u e mosi ya ng d irasakan, bukan yang ko munikat if secara jelas dan efektif. Tra gedi kecelakaan kendaraan dipilih sebagai sumber insp irasi dala m me lukis dan sebaga i med ia dala m mengungkapkan atau mengkr it ik tenta ng kehid upan di mana kehidupan t idak sela lu berjalan dengan baik atau mulus.
5 karya dan me mbedakan pada karya- karya seniman di atas sehingga diharapkan dari penemuan ini akan me ne mui nila i- nila i baru dala m karya.
1.2 Rumus an Mas alah
Ada beberapa permasalahan yang menyangkut konsep dan cara me nterjema hkan menjadi karya seni luk is, ada pun masa lah- masa lah tersebut sebagai berikut :
a. Baga imanakah me nc iptakan karya estet is dari objek yang menga la mi tra gedi kecelakaan kendaraan yang ma mp u mewak ili ide- ide yang d iinginkan?
6 c. Unt uk me ngungkapkan makna- makna yang terkandung dala m suat u perist iwa
atau feno me na yang dala m ha l ini divis ua lisasikan me la lui karya seni luk is.
1.4 Manfaat Pe nciptaan
Besar harapan penc ipta dari proses penciptaan kar ya seni ini dapat bermanfaat bagi dir i penc ipta, mas yarakat, dan insta n akademik. Adapun ma nfaat yang diperole h penc ipta dalam proses penciptaan sebagai berikut :
a. Agar dapat memb uka wawasan penc ipta te ntang s uatu feno mena kehidupan
d. Agar tragedi kecelakaan bisa menjadi suat u contoh unt uk proses pembelajaran kepada anak- anak tentang kedis ip linan berla lu lintas dija lan.
e. Agar traged i kecelakaan dapat menjad i contoh b uruk bagi k ha layak ya ng ge mar kebut- kebutan dija lan raya.
7
1.5 Ide pe nciptaan
Ide dalam penc iptaan ini terdapat pada inte rpretasi dala m kehidupan ma nus ia yang d ivis ua lisas ikan me la lui s ubjeck matter kendaraan ha ncur atau tragedi kecelakaan, di mana penc ipta tertarik dan me ne mukan ide dari observasi la ngs ung kelapangan dan me lihat secara langs ung terjadinya kecelakaan tersebut. Secara kasat mata tragedi kecelakaan merupakan suat u ha l ya ng sangat me nger ikan. J ika di lihat dar i sebuah kaca mata yang berbeda, tragedi kecelakaan banyak me nyimpan nila i- nila i estetik. Contohnya lekuk- lekuk besi atau karat-karat motor yang terjadi secara spontan, sehingga menyebabkan bentuk yang aneh ya ng t idak pernah terpik irkan dan me nimbulkan war na - warna yang t idak terduga. Da la m vis ualisas inya bent uk - bentuk akan dib uat sedetail mungk in sehingga me ncer minkan karakter yang je las kemud ian d iko mbina s ikan dengan goresan- goresan abstrak agar tercapai ide ya ng ingin d iwujudkan na mun ide tersebut tetap diinterpretas ikan kedalam kehidupa n ma nus ia.
1.6 Ruang Lingkup Pe ncipta
Mengingat cukup luasnya per masala han yang d ia ngkat penc ipta yaitu tentang “Traged i Kecelakaan Kendaraan”, disini pencipta mencoba
9
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Kajian Sumbe r Te rtulis
11 dan merobohkan 9 toko dip inggir jala n. Tra gedi kecelakaan tersebut terjadi pada bula n Oktober 2010. (liputa n 6.com / 13 / 10 / 2010)
Faktor jalan terkait denga n kecepatan rencana jalan, geo metr ik jala n, pagar pengama n di daerah pegunungan, ada tidaknya media n ja lan, jarak pandang dan kondis i permukaan ja lan. Jala n ya ng r usak/berlobang sangat me mbahayakan pemakai ja la n terutama bagi pe makai sepeda motor. Seperti yang d ilontarkan Kapolda Bali Irjen Po l As hik in Huse in d i Denpasar, Selasa (29/12) me ngungkapkan,mas ih cuk up t ingginya a ngka kecelakaan la lu lintas pada tahun ini se lain d ikarenakan me nta litas penge mud i ya ng be lum seperti d iharapkan, juga ada faktor rekayasa atau kondisi ja la n. "Ja la n raya mas ih c ukup banyak ya ng semp it, menik ung taja m da n menur un, serta t idak dile ngkapi marka / med ian jalan sesua i kebut uhan, sehingga sering menimbulkan kecelakaan” ucapnya. (berita.kapanlagi.co m)
12 Hubungan Estet ik Seni dengan Realitas karanga n C her nyshevsky dalam bukunya dipaparkan bahwa “Sebuah objek hidup tidak mungkin indah, semata
-mata disebabkan berlangsungnya proses kehidupan yang keras dan kasar di dalamnya. “Sebuah karya seni adalah sebuah objek yang tidak hidup , karena ia tampak aman dar i ce laan ini”. Tetap i kesimp ulan sepert i itu ada lah s uatu kedangkalan. Kenyataan- kenyataan bertentangan denga nnya. Sebuah karya seni adalah sebua h proses kehid upan, c iptaan seorang ma nus ia ya ng hid up, ya ng matter nya penc ipta secara sadar menga mb il ha l yang t idak bersifat estetik secara awam dan d iubah me njadi ses uatu yang estet ik denga n me la lukan berbagai proses baik itu observasi maup un eksperimen denga n penuh perjuangan penc ipta berharap agar karya yang d ic iptakan dapat menjadi sebuah karya yang estet ik dengan menggunakan e le me n- eleme n se ni r upa ya it u gar is, war na, bent uk, rua ng dan tekstur
14 ma na pencipta t idak mengga mbarkan perwujudan ya ng kasat mata, me la inkan hanya me njadikan kecelakaan tersebut sebagai subjeck matter pada luk isan pencipta. Seperti pada karya pencipta yang berjudul “Tersudut” di ma na penc ipta
me ngga mbarkan empat buah sepeda motor dengan t iga kondis i motor baik atau bagus dan satunya denga n kondis i r usak atau bur uk. Pencipta t idak ingin me nceritakan te ntang motor tersebut me la inkan mena fs irkannya kedalam kehid upan ma nus ia.
Imma nue l Kant (1724-1804) dalam Dje la nt ik, dala m bukunya berjudul Estetika menyebutkan K ant tidak setuju denga n obyektivitas konsep keindaha n. Ia menga nggap obyektivikasi akan menimb ulkan kekelir uan da la m me ncari subjek matter dala m luk isannya semata - mata bukan hanya ingin mena mp ilkan ha l yang a neh tetap i mer upakan has il dar i penga la man e mpir is penc ipta tenta ng kecelakaan.
16 Kendaraan adalah sesuatu yang d igunakan unt uk dikendara i atau d inaik i (kuda, kereta, mobil) untuk mene mp uh jarak jauh.(KBBI, 2002 : 543) Jika ditar ik kesimpulan, menur ut pencipta kendaraan adalah sebuah alat atau media antar – me nga ntar kita kesuatu te mpat, baik itu me nggunakan kuda, kereta, atau bahkan mob il.
Interpretasi adalah pe mberia n pendap at, kesan, teoritis, me nafs irka n. (KBBI,2002 : 439) Dalam ha l ini interpretasi yang dimaksud adala h tafs ira n ya ng dikaitka n dengan objek kecelakaan kendaraan dengan kehidupan saat ini.
17 pendapat para teorit is tentang seni sebagai ber ikut :
19 pada contohnya karya seni set idaknya harus ber landasan estet ika seperti pada karya mult imed ia penc ipta dima na j ika dilihat secara sudut pandang awa m ide dari karya tersebut t idak akan me milik i uns ur seni, na mun sete lah divis ua lkan ke dalam karya t iga dime ns i me la lui med ia plat besi, kaca, cat dan fiber ada kesadaran tentang seni yang terkandung pada karya pencipta.
20
2.4 Pe nge rtian Se ni Lukis
Soedarso Sp dalam M ikke Susanto me nje laskan bahwa Seni Luk is adalah pengungkapan atau pengucapan ide, penga la man art ist ik ya ng d ita mpilka n dala m bidang dua dimens i dengan me nggunakan gar is dan warna. (2011 : 241)
Dari pe maparan di atas dapat pencipta tar ik kesimpula n bahwa se ni lukis mer upakan has il dari ide atau gagasa n yang d idasari ole h penga la man-penga la man ma nus ia. J ika dika itkan denga n karya penc ipta di mana penc ipta secara mur ni menggunakan penga la man pr ibadinya ya it u kecelak aan kendaraan sebagai dasar landasan dala m berkarya seni.
Dala m buk u Ens ik lopedia Umum d isebutkan bahwa seni lukis mer upakan ataupun yang dik urangi ole h pencipta.
21 eksperimen Ba uhaus, Dadais me, surrealis me dan konstrukt ur is me.
Dala m buku Seni Rupa Penyadaran Moelyo no dipaparkan bahwa seni insta lasi merupakan hak ikat seni yang ter letak pada la ndasan konseptua lnya, dan selanj ut nya se ni insta las i b iasanya te rwuj ud nyata pada saat perupanya berusa ha unt uk me ndefinis ikan ulang ruanga n pameran yang akan dite mpat inya. (F akih, 1997 : 24) dari pemaparan d i atas dapat pencipta s imp ulkan bahwa seni instalas i mer upakan seni yang diwuj udkan secara nyata me lalui b idang t iga dime ns i ya ng terletak pada la ndasan konseptua lnya. J ika d ikaitkan denga n karya penc ipta di ma na seperti ya ng diura ikan di atas bahwa se ni insta las i ter letak pada landasan konseptualnya, pada karya pencipta d i mana tra gedi kecelakaan kendaraan sebagai la ndasan dari ide penc ipta yang d ivisua lisas ikan me lalui media t iga dimens i.
22 evolus i dari seni patung yang bersifat lebih bebas dan modernis me, karena tidak terikat dala m segi apapun baik ide ma upun mater ia l. Dala m ha l ini, karya pencipta juga mena mp ilkan insta lasi yang da lam proses penciptaannya me nggunakan kebebasan dalam berkarya denga m me nggunakan plat besi, fiber, kaca dan cat.
24 pencipta, tidak jarang pula menggunakan warna- warna baru unt uk me ndukung sis i estet ik pada karya luk is pencipta.
c. Bent uk
Bent uk merupakan wujud yang d iga mbarkan, bentuk me milik i s ifat : Geometr is dan organis, bent uk geo metr is struktur nya searah misa lnya segit iga, se gie mpat, lingkaran dan sebagainya. Be ntuk or ganis susunan/str uktur nya bentuk- bentuk ilmia h (Sur yahad i, 1994 : 5)
25 belakang karya penc ipta. Rua ng dis ini j uga tercipta dengan adanya warna -warna kontras objek utama denga n objek pendukung sebaga i latar belakang.
e. Tekstur
Tekstur mer upakan nila i raba pada permukaan baik nyata maup un se mu, tekstur nyata apabila diraba, secara fis ik akan betul- betul terasa sedangkan tekstur semu hanya ke lihata nnya saja berbeda, namun apabila diraba t idak nyata, sedangkan kekerasan dari tekstur nyata ada lah nyata. (Sid ik, 1981 : 41- 42)
26 seperti pasir, serbuk kayu, zinc white dan baha n- bahan la innya yang b isa me nyebabkan terbentuknya tekstur.
Pada karya pencipta menggunakan tekstur nyata dengan bant uan zinc white, t issu dan la in- la in agar luk isan ter lihat lebih art ist ik dan leb ih var iat if baik secara teknik maupun media ya ng digunakan.
2.7 Prins ip-prins ip Pe nyus unan Karya Se ni Lukis
Terwuj udnya karya seni t idak terlepas dari uns ur - unsur ke indaha n ya ng terbentuk dari penyus una n komposis i, proporsi, pusat perhatia n, keseimbanga n, ira ma dan kontras.
a. Komposisi
27 b. Proporsi
28 d. Kesatuan
Kesatuan ini berart i estetis it u tersus un secara baik ataupun semp urna bentuknya dan me milik i s uatu kesatua n b ent uk, antara bagia n- bagian sampai keselur uha n. (Liang Gie, 1976 : 48)
Jadi menur ut kes impula n penc ipta kesatuan mer upakan penyus usuna n dari ele men- ele men seni r upa sehingga t iap- tiap bagia n tidak terlepas dengan bagia n la innya. Kesatuan pada karya pencipta dapat dicapai dengan me nyusun bent uk abstrak dan bentuk r ea l sehingga dapat me mbent uk suatu karya yang har mo nis.
e. Bala nce/Keseimbangan
Persesuaian mater i- mater i dari ukuran berat dan member ikan tekanan pada stabilitas pada suatu komposisi da la m karya se ni. (Susanto, 2002 : 20) Dala m uara ian d i atas pencipta dapat menimp ulkan bahwa kepekaan perasaan terhadap suatu unsur dala m se ni luk is ya ng me mberikan kesan stabil dala m suat u susuna n.
29 karya pencipta kebanyakan me nggunakan kese imbanga n infor mal karena baik warna maup un bent uk - bentuk lebih ditekankan untuk mendekati me nga lir (flowing). (Arsana dan Supono, 1983 : 70)
Dapat pencipta tambahka n bahwa ira ma dala m se ni luk is d iper lukan unt uk
30 dengan karya penc ipta kontras pada karya pencipta sela in untuk me mbuat pusat perhatian, kontras juga digunakan unt uk me mbent uk kesan ruang.
2.8 Kajian Sumbe r Lain me ningkatkan le ve l karya pencipta agar leb ih bervar iat if.
32
Foto-foto karya se ni lukis se bagai s umbe r acuan
Foto 1
Karya Lukis I Wayan Hendra Kusuma Judul : In Bet ween Mot or cyle Ukuran : 135 x 180 cm
Bahan :Cat Minyak pada Kanvas
Tahun 2008
(Katalog Real[ i]t i, 2009 : 51)
34
Foto 2
Karya Lukis Agus Cahaya Judul : Illusive Wa ll Ukuran : 140 x 188 cm
Bahan : Oil, Charcoal, & Spray Paint padaK anvas
Tahun : 2009
(Katalog Real[ i]t i, 2009 : 23)
36
Foto 3
Karya Lukis Jean Mic hael Basquiat Judul : U nt it led, 1984
Ukuran : 223.5 cm x 196.6 cm
Bahan : Acrylic, Silkscreen dan Oilst ick padaK anvas
Tahun : 1984
(The Art Book, 1994 : 29)
37
Foto-foto obse rvas i se bagai s umbe r acuan
Foto 4
( Foto Dokumentas i Penc ipta, 21/ 09/ 2010 11 : 51 am)
39
Foto 5
( Foto Dokumentas i P enc ipta, 06/ 05/ 2010 04 : 00 am )
40
Foto 6
( Foto Dokumentas i Penc ipta, 13/ 10/ 2010 17 : 03 )
42
Foto Street Art se bagai s umbe r acuan
Foto 7
(foto dikut ip dari http ://sabet.tv/gro up/ mura lartwork)
Foto 8
44 Tahap improvisas i, tahap ini me mber ikan kesempatan ya ng lebih besar bagi ima j inas i, se leksi da n menc ipta dari pada tahap eksplorasi. Karena dalam tahap improvisas i terdapat kebebasan yang ba ik, sehingga jumla h keterlibatan dir i dapat ditingkatkan. Dala m tahap ini me mungk inkan unt uk me lakukan berbagai maça m percobaan-percobaan (eksperime n) denga n berbagai se lek si mater ia l dan pene mua n bent uk - bentuk artist ik untuk me ncapai integr itas dari hasil percobaan yang te la h dilakukan.
Forming, tahap ini adalah s uatu proses perwujudan (eksekusi) dari bebagai percobaan yang te lah d ilakukan. Kebutuha n me mbuat komposis i t umb uh dari hasrat ma nus ia unt uk me mber i bentuk terhadap sesuatau yang te lah d ite muka n. Tahap ini merupakan proses penyus unan dengan me nggab ungkan s imbo l- simbol yang dihas ilkan dar i berbagai percobaan yang berdasarkan pada pertimbangan har moni, kerumitan, inte ns itas, dan la in sebagainya.
3.1 Proses Pe nje lajahan (E kspl orasi )
45 a. Penga matan objek secara langs ung, pada tahap ini penc ipta me lakukan penga matan objek yang dilakuka n secara langs ung kelokasi, ya ng biasanya pencipta menge lilingi daerah De npasar, Badung, Tabanan hingga Negara. Dalam perjala nan tersebut penc ipta me ncari tra ged i kecelakaan maupun pacsa tragedi kecelakaan tersebut. Tidak jarang pencipta menyaksika n lans ung incident kecelakaan tersebut, hingga munc ul ra ngsa nga n penc ipta unt uk me mvis ua lkannya kedala m karya atau sebagai perbandingan karya penc ipta dengan karya pelukis la innya. Mela lui proses ini penc ipta banyak me ndapat masukan-masuka n berupa ide- ide dan teknik- teknik baru yang berguna dala m proses kreatif penc ipta.
46
47 Berik ut ini ada lah beberapa contoh sketsa- sketsa yang me njadi gagasan pencipta.
Ske tsa 1
Judul : Semiot ika Ukuran : 30 x 42 cm
48
Ske tsa 2
Judul : Mercy Ukuran : 30 x 42 cm
49
Ske tsa 3
Judul : Supra ft sho gun Ukuran : 30 x 42 cm
50
Ske tsa 4
Judul : Dia lekt ika Ukuran : 30 x 42 cm
51
Ske tsa 5
Judul : Send ir i Ukuran : 30 x 42 cm
52
3.3 Pe mbe ntukan (F ormi ng)
Tahap ini adalah tahap pembentukan ya ng mana dar i gagasan awa l itu pencipta coba terapkan dan diterje mahkan d i dala m sketsa dan kemudia n me milih dari sketsa yang terbaik menurut penc ipta kemudia n diwuj udkan, na mun dala m ha l ini penc ipta kerap kali me lakuka n pero mbakan- perombakan demi pencapaian estetik baik it u dari segi war na dan besarnya bidang yang akan dipakai.
-53 prins ip penyusunan se ni luk is dan e le ment- ele me nt vis ua l yang ada, namun ta npa me ngubah maksud sketsa awal tersebut.
Setelah sekira nya d ianggap selesai, maka tahap berikut nya me mberikan warna. Pencipta biasanya me mula i taha pan warna dari proses pengerjaan
ba ckgr ound, yang biasanya dibuatkan tekstur ter lebih d ahulu dengan
54
Tahap berikut nya merupakan tahap terakhir dari proses penciptaan sebelumnya. Eva luas i d ilakukan berdasarkan atas rasa estetik dan kemamp uan disertai dengan me mber ikan na ma atau tanda ta nga n sebaga i bent uk pertanggung jawaban terhadap karya yang d ic iptakan. Terkadang penc ipta j uga mena mbahkan bingka i atau fr a me demi perhit unga n keserasian serta tercapainya keharmo nisan dalam berkarya, dengan demik ia n proses berkarya telah selesai.
55 pencipta, na mun d ibalik kendala - kendala tersebut ada beberapa fa ktor pendukung yang me mbuat penc ipta kemba li se mangat da la m berkarya. Penc ipta sa ngat berterimakasi kepada keluarga dan te ma n- teman yang me mba ntu me mberi dukungan baik it u secara mor il ata upun mater ia l sehingga penc ipta dapan me nye lesa ikan karya pencipta tepat pada waktunya.
56
Foto 9
Alat dan Bahan
57
Foto 10
Pros es be rkarya Lukis
58
Foto 11
Pros es be rkarya ins talas i
59
BAB IV
WUJUD KARYA
Pencipta seni luk is d ilakukan me la lui beberapa tahapan- tahapan yang sangat mendasar dan mer upakan sebagian dar i proses kreatif ter masuk kenda la -kendala dan res iko yang d ihadapinya serta akan me nentukan arah da n perjala nan berkeseniannya d idala m pencar ia n jat i d ir i maup un eksistens i kesenima nannya. Bila ma na seorang penc ipta telah berhas il dala m me mvisua lkan ide - ide dengan segala tota litas nya, pada saat it u pula ia te la h me ncurahka n l uapan emos inya secara kreatif ke dala m bahasa vis ua l me la lui med ia tertentu, ke mud ian d i wuj udkan dala m suatu karya seni.
Wujud karya dala m skr ip karya ini merupakan penje lasan dar i karya seni yang penc ipta buat unt uk dapat diter ima dan d ikaji secara ilmia h. Unt uk me maha mi leb ih jauh baga imana te ntang hub ungan a ntara ide dengan wuj ud karya, dapat dipahami lewat visua lisas i karya.
Pada karya ini, pencipta berusa ha mewuj udkan karya seni yang s ifat nya me mber ikan suat u ga mbaran tentang traged i kecelakaan seca ra wujud karya na mun secara ide, pencipta ingin mena fs irkan te ntang kehidupan ma nus ia saat ini di mana dala m kehidupan tersebut t idak selalu berjala n baik atau mulus.
60 direalisa ikan dengan me nga mbil kendaraan hancur sebaga i subject matter nya na mun ide yang me mpengaruhi penc ipta berasal dari kehidupan manus ia saat ini di ma na kehidupan berjalan t idak sela lu sesua i dengan kehendak manus ia. Pada ide penciptaan, penc ipta tertarik pada lekuk- lekuk besi atau karat-karat motor yang terjad i secara spontan, sehingga menyebabkan bentuk yang ane h yang t idak pernah terfik irkan dan menimb ulkan war na - warna yang t idak terduga. Dala m visua lisas inya bentuk- bentuk akan dib uat sedetail mungk in sehingga me ncerminkan karakter ya ng je las kemud ian d iko mbinas ikan denga n goresan-goresan abstrack agar tercapai ide ya ng ingin d iwujudkan na mun ide tersebut tetap diinterpretasikan kedala m kehid upan manus ia.
4.2 As pe k Fis ioplas tis
61 Aspek fis ioplast is pada karya penc ipta dapat dilihat dar i penerapan unsur -uns ur seni rupa atau se ni lukis sepert i misa lnya gar is, bidang, warna, bent uk proporsi misalnya, na mun secara sadar pencipta berusaha pula melepaskan proses keterikatan terhadap hal tersebut agar komposis i ya ng d iinginkan penc ipta dapat terealisasi dengan bebas. Hal ini penc ipta rasakan baik, sebab mampu me mberi dorongan unt uk pembebasan ekspresi dalam berteknis.
62
4.3 Wujud Karya diti njau da ri As pek Ide oplas tis dan Fis ioplas tis
63
Foto Karya 1
Judul : Ters udut Ukuran : 130 x 180 cm
64 Karya yang mengambil judul “Tersudut” ini berawal dari ide kecalakaan kendaraan bermotor sebagai la ndasan oleh penc ipta. Pencipta mengintepretasi kehid upan dengan me mvis ua lkan kendaraan ber motor sebagai s ubjek matter nya. karya di atas pencipta me ngga mbarkan t iga bua h motor denga n kondis i ba ik yang bermaksud sesuatu ya ng lebih ba ik sela lu d ita mp ilkan leb ih banyak ketimbang sesuatu yang b uruk atau jelek. Da la m ha l ini ter lihat pengga mbaran sebuah sepeda motor yang diletakan pada posisi tersud ut dengan maksud sesuatu yang buruk atau jelek sebisa mungk in akan dise mbunyika n.
65
Foto Karya 2
Judul : Ta nda
Ukuran : 150 x 130 cm
66 “Tanda” mer upakan jud ul dar i karya kedua penc ipta, dala m karya ini
67
FotoKarya 3
Judul : Semiot ika Ukuran : 130 x 150 cm
68 Semiotika merupakan b idang st ud i tenta ng ta nda dan cara tanda- tanda itu bekerja (dikatakan juga se mio logi) atau leb ih tepatnya d ikatakan tanda dan makna. (Firdus i, 14 oktober 2006)
Semiotika, me mvisua lisas ikan objek motor berwarna mera h yang r usak akibat kecelakaan sebagai pusat perhat iannya. Di sebela hnya terdapat rambu atau tanda belok kir i yang berwarna kuning sebaga i penye imbang kompos is i sekaligus judul dar i karya tersebut. Luk isan ini ter insp iras i dari banyaknya kha layak ya ng me langgar tanda atau peraturan. Penggarapan motor diga mbar me ndekati aslinya dengan pengkolaborasia n teknik le leha n ya ng d ilakuka n penc ipta agar luk isan terkesan lebih dramat is.
Ba ckgr ound dibuat leb ih impresif ket imbang objek bermaksud ingin
69
Foto Karya 4
Judul : Si Cant ik dan Bur uk Rupa Ukuran : 150 x 180 cm
70 Marilyn Monroe (1 Juni1926 - 5 Agustus1962) ya ng terla hir denga n nama Norma Jeane Mortenson adalah seorang aktr is, penya nyi dan j uga model terkenal asal Amer ika Serikat. Hingga saat ini, dia mer upakan bintang film dan s imbol seks paling terkena l pada abad ke- 20. Namun demik ia n permasa laha n ya ng me nya ngk ut kar ir maup un ke hidupan pr ibadinya menjad i se makin b uruk dan rumit. Kehid upan Marilyn Monroe berakhir me nge naskan, dia dite mukan tewas di r umahnya ya ng dipercaya sebaga i ak ibat t indakan b unuh d ir i karena over dosis me minum obat t idur. Hingga saat ini, berbagai teori konspiras i me nyangkut bermaksud me ngedepankan kecantikan, kemewa han dan popular itas dala m kehid upan na mun tetap semua it u akan berujung bencana, jika kita t idak bisa me nja laninya secara benar.
71 terlihat. Goresan objek uta ma lebih d ib uat impres if ket imbang dua motor disebelahnya agar objek utama lebih me milik i power dari moto r disamp ingnya. Pengga mbaran ke dua motor dibuat me ndekati as linya baik bent uk maup un warna.
72
Foto Karya 5
Judul : Dia lekt ika Ukuran : 130 x 170 cm
74
Foto Karya 6
Judul : Mut ilas i Ukuran : 130 x 150 cm
75 sepeda motor hancur sebagai objek utama nya denga n komposis i terpotong-potong yang me negaskan kesan mut ilas i pada karya pencipta.
76
Foto Karya 7
Judul : Obsesi
Ukuran : 120 x 150 cm
77 Karya 7 terinspiras i dar i besarnya ke inginan a nak - anak belum c ukup umur unt uk mengendara i sepeda motor. Obsesi adalah judul dar i karya pencipta, di mereka tidak menghiraukan ra mbu la lu lintas sehingga dapat menimbulkan bencana atau tragedi kecelakaan ucap Kabid Humas Polda Ba li Kombes Pol Gede Sugianyar dan be liau j uga mengatakan akan me masukan masa lah tert ib ber la lu lintas ke dalam kur ik ulum pend id ikan anak di sekola h dan pada tahun 2011 kurik ulum it u d iharapkan sudah dapat diterapkan sehingga dapat menumbuhkan kesadaran para siswa untuk dapat tertib di jala n raya .
79
Foto karya 8
Judul : Sik lus
Ukuran : 210 x 150 cm (3 Panel)
80 bermaksud agar kelak menjad i sesuatu ya ng berani dan tangguh.
Pada panel ke dua pencipta mengga mbarkan sebuah sepeda motor dengan keadaan baik yang s udah tersentuh ole h mod ifikasi sehingga motor tampak leb ih tampan dari aslinya. J ika d iinterpretas ikan da la m kehid upan d i mana pane l ke dua ini sepert i kehid upan seorang re maja ya ng se la lu mer ias d ir inya a gar ter lihat leb ih cant ik dan ta mpan d i hadapan kha la yak. Ba ckgr ound dengan war na pink bermaksud agar lukisa n leb ih terkesan romant is.
82
Foto Karya 9
Judul : Me langgar batas Ukuran : 120 x 130 cm
83 Pada karya ini penc ipta me mvis ualka n mobil ya ng ha ncur akibat terjat uh dari atas gedung sebaga i objek uta ma nya. Me la nggar batas merupakan j udul dari karya di atas, di ma na pencipta ber maksud me mberikan sebua h gambaran terhadap kehidupan. J ika k ita selak u manus ia t idak pernah me ma ha mi atau me ngert i batasan k ita se laku manus ia maka siap - siap saja kita akan terkena mus ibah ataupun hukuma n. Pada karya ini penc ipta me mvis ua lkan sebuah mobil yang me laj u denga n me lewat i batas sehingga jatuh dan hancur, begit u juga dengan ma nus ia j ika k ita sela lu me maksakan dir i unt uk se la lu ter gesa - gesa kedepan maka akan berisiko fata l.
84
Foto Karya 10
Judul : Sendir i Ukuran : 140 x 150 cm
85 pencipta mengga mbarkan sebuah tr uk ya ng r usak akibat kecelakaan, di ma na pencipta tertarik me mvis ua lkan truk tersebut karena setelah pencipta me lakukan observasi berulang kali pasca tragedi kecelakaan tersebut, terlihat tidak adanya kepedulian orang bahkan pe miliknya unt uk me mperbaiki tr uk it u. Oleh karena itu, pencipta memberi judul “Send ir i” pada karya ke sepuluh.
86
Foto Karya 11
Judul : Si Cant ik dan Bur uk Rupa #2 Ukuran : 150 x 130 cm
87 Karya ini mer upakan karya ser i kedua dar i S i Cant ik dan Bur uk Rupa yang ter inspiras i dar i art is film dewasa ya it u Mar ia Osawa yang me milik i paras yang cant ik dan me milik i banyak keleb iha n sebaga i wa nita d i mana dapat me mbuat para le lak i mengaguminya na mun dala m karya ini penc ipta bermaksud me ngga mbarkan cantik secara fis ik na mun buruk secara sifat, seperti mana ya ng telah d iketahui bahwa Maria Osawa tersebut merupakan figur ya ng tidak baik dan tidak patut dit iru.
Dala m visua lisas inya penc ipta me ngga mbarkan sosok wanita cant ik tersebut dengan me ndekati as linya, sepeda motor hanc ur mer upakan interpretasi pada pengungkapan buruk rupa ya ng penc ipta gambarkan dengan sosok sepeda motor rusak atau hancur.
88
Foto Karya 12
Judul : Teropong Tra gedi Ukuran : 120 x 100 cm
89 Teropong Tra gedi mer upakan karya dua dime ns i terakhir penc ipta di ma na pada karya ini penc ipta ter insp iras i pada kegiatan po lis i / me lacak suatu keadaan. Karya ini lebih berbicara tentang baga ima na kita bisa me lihat sesuatu kedepan baik it u ha l bur uk ma upun ha l ya ng me nye nangkan, na mun dala m ha l ini pencipta me ngga mbarkan sosok seorang polis i ya ng sedang me neropong me lalui kameranya unt uk me lihat sesuatu d i depan.
Pencipta mengga mbarkan mob il rusak atau hanc ur d i depan polis i tersebut bermaksud bahwa kita dapat me lihat ses uatu yang hanc ur atau b uruk kedepannya agar kita bisa me nyiasat i atau bert indak secara langsung me ngena i sesuat u ya ng buruk tersebut agar dapat dilewat i / d ihadapi dengan ba ik.
Pada vis ua lisasinya pencipta me ngga mbarkan karya tersebut dengan me nggunakan komposis i ya ng hor izo nta l dengan penggarapan objeknya me ndekati as linya baik dar i segi bent uk maup un warna, na mun pada bagian tertentu penc ipta mena mbahkan da n mengura ngi objek a gar lukisa n dapat terlihat leb ih me narik.
90
Foto karya 13
91 Bant u Kami Keluar, karya ini ter insp iras i dari ser ingnya terjadi bencana ala m d i Bumi ini. Karya ini berbicara tenta ng baga ima na sebaiknya ma nus ia me nghadapi cobaan / bencana yang ser ing me nimpanya dan baga imana so lus i atau cara untuk keluar dari bencana tersebut.
Karya “Bantu Kami Keluar” ini merupakan karya instalasi yang
divis ua lisas ikan denga n menggunakan sebuah mobil yang hancur pasca tabrakan yang diart ikan penc ipta sebagai bencana yang terjadi d i Bumi denga n mobil hanc ur sebagai med ia uta manya kemudia n direspon denga n patung tangan ya ng terbuat dari fiber yang me negaskan kesan manus ia yang seo lah- olah ingin ke luar dari bencana tersebut. Patung tangan d iwarna secar a variat if agar kesan perbedaan antara satu orang dengan orang la in leb ih tertangkap dan juga t idak terkesan monoton.
92
BAB V
PENUTUP
5.1 Kes impulan
Dari ura ia n diatas maka dapat disimpulka n beberapa hal sebagai berik ut : 5.1.1 Karya divis ua lisa ikan dengan me lakukan observas i kelapangan
93 Penjelajaha n (eksplora si), tahap Improvisas i, dan tahap pembentuka n (F orming ).
DAFTAR PUSTAKA Artspace litt le Librar y : Yo gyakarta.
Campbell, N.A.; Reece, J.B.; Mitche ll, L.G. 2002. Biologi. jilid 1. d iterjema hkan oleh R. Lestar i dkk. (edisi ke - edis i ke- 5). Penerbit Er la ngga. ISBN 979- 688- 468-2 : Jakarta.
Chernys hevsky, N.G. 2005, Hubunga n E stet ik Seni dengan Rea lit as, Ult imus : Bandung.
Darwis 97. 2008, Safet y. htt p: //da rwis97.wor dpress.com/2008/06/29/kecelakaa n -la lu-linta s/
Dermawa n. T, Agus, Sumarj i dan Sr i Warso Wahono. 1985, Apresia si Seni, Badan Pelaksana Pembanguna n Proyek Ancol : Jakarta.
Djela nt ik, A.A.M. 1999, E st et ika Sebua h P engant a r, Masyarakat Seni Pertunj ukan Indones ia (MSPI) : Jakarta.
E nsiklopedia Na siona l Indonesia. 2004, PT Delta Pamungkas : Jakarta.
Fakih, Mansour. 1997, Seni Rupa P enya da ra n Moelyono, Yayasan Be ntang Budaya : Yogyakarta.
Kor an Jaka rta. Edisi Cetak : 1011 – 19 April 2011 : Jakarta.
Liquite x. 2007, The Acr ylic Book, Liquitex Art ist Mater ia l : Jakarta.
Sidik, Fadjar dan Aming Prayitno. 1979, Desa in E lement er, STSRI, ASRI : Yogyakarta.
Soetomo, Greg. 2003, Kr isis Seni Kr isis Kesa da ra n, Kanis ius : Yo gyakarta.
Sony Kartika, Dharsono. 2004, Seni Rupa Moder n, Rekayasa Sains : Yo gyakarta.
Suryahad i. 1994, P engembangan Kr eat ifit a s mela lui Seni Rupa, Departemen Pendid ikan dan Kebudayaan : Yogjakarta.
Susanto, Mikke. 2002, Diksi Seni Rupa, Kanis ius : Yo gyakarta.
Susanto, Mikke. 2011, Diksi Rupa , DictiArt Lab & Djagad Art House : Yogyakarta.
The Art Book, 1994, Phaidon Press Limited : S ingapore.
The Liang Gie. 2004, F ilsafat Seni, Pusat Be lajar I lmu Ber guna (PUBI B) : Yogyakarta.
Tim Pusat Pe mb inaa n dan Pe mbangunan Ba hasa. 1998, Kamus Besa r Ba ha sa
Indonesia, Departemen Pendid ikan dan Kebudayaan : Jakarta.
Vanessa Artlink. 2009, Rea l[ i] t i, Edelwe is : Jakarta
Http : Anta r a News.com 23 Juli 2010.
Http : Ber it a . Ka pa n La gi.com, 29 Desember 2008.
Http : fa hr i99.wor dpr ess.com/2006/.../semiot ika -ta nda -dan-makna /
Foto bersama mahasiswa TA FSRD ISI Denpasar.
Foto pencipta bersama Prof.DR. I Wayan Rai S, M.A, Drs. I Ketut Murdana, M.Sn, Dra. Ni Made Rinu, M.Si, Drs. D.A Tirta Ray, M.Si, Drs. I Wayan Gulendra, M.Sn dan Bapak
Foto suasana Pameran TA “Life Style” di Bentara Budaya Bali