TANYA JAWAB SURAT EDARAN NO.12/19/DInt TANGGAL 22 JULI 2010 PERIHAL KEWAJIBAN PELAPORAN UTANG LUAR NEGERI
Q. Apa yang menjadi pokok-pokok perubahan dalam Surat Edaran (SE) Bank Indonesia ini?
A. Perubahan SE pada dasarnya lebih menekankan pada perubahan formulir-formulir yang harus diisi pelapor ULN sehubungan dengan adanya enhancement pada aplikasi SIUL versi 2.1. Adapun pokok-pokok perubahan dalam SE tersebut, antara lain:
1. Memperjelas cakupan pelapor, termasuk Yayasan dan Lainnya.
2. Memindahkan hal-hal yang bersifat teknis yang pada SE sebelumnya berada di dalam batang tubuh dipindahkan ke dalam lampiran dan Petunjuk Teknis.
3. Memberikan contoh-contoh untuk penyampaian laporan ULN yang dianggap terlambat dan tidak menyampaikan laporan baik untuk laporan data profil, data realisasi maupun data koreksi.
Enhancement aplikasi SIUL versi 2.1 juga dimaksudkan untuk membuat aplikasi yang lebih user friendly bagi pelapor ULN sehingga memudahkan pelapor menyampaikan laporan ULN-nya ke Bank Indonesia.
Q. Kapan SE tersebut mulai berlaku?
A. Surat Edaran diberlakukan sejak diterbitkan SE ini, yaitu tanggal 22 Juli 2010.
Q. Apakah yang harus diperhatikan dengan terbitnya SE ini?
A. Dengan terbitnya SE ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
1. Melakukan review ulang terhadap isian data Profil Utang Luar Negeri (ULN) karena terdapat beberapa informasi baru yang diminta oleh SE ini, antara lain:
• Pengisian data ULN yang bersifat revolving, ULN tanpa rencana, atau loan yang tidak memiliki jatuh tempo.
• Tanggal pertama pembayaran bunga serta periodesasi pembayaran bunga utang. • Nama tempat penggunaan ULN.